cover
Contact Name
Achmad Suyono
Contact Email
achmad.suyono@polinema.ac.id
Phone
+62341-404425
Journal Mail Official
jlt@polinema.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Malang Jl. Soekarno Hatta No. 9 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Linguistik Terapan
ISSN : 20882025     EISSN : -     DOI : 10.33795
Core Subject : Education,
Jurnal Linguistik Terapan (JLT) terbit dua kali dalam setahun pada bulan Mei dan November yang berisi artikel ilmiah hasil penelitian atau kajian dalam bidang pengajaran bahasa, pembelajaran bahasa, pemerolehan bahasa, sosiolinguistik, psikolinguistik, penerjemahan, analisis wacana, pragmatik, bilingualisme, linguistik kontrastif, multilingualisme, komunikasi multilingual, leksikografi, linguistik komputasional, komunikasi berbantuan komputer, linguistik forensik, dan lain-lain, serta tinjauan buku dalam bidang-bidang tersebut.
Articles 178 Documents
Pergeseran klausa dalam penerjemahan karya sastra Atsani Wulansari
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 7 No 2, 2017
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergeseran dalam penerjemahan sering terjadi karena perbedaan struktur dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Penelitian ini mencoba mencari pergeseran yang terjadi pada klausa kompleks dalam cerita pendek The Snow of Kilimanjaro dan penerjemahannya. Selain itu penelitian ini juga memaparkan penyebab dari terjadinya pergeseran tersebut. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori Linguistik Sistemik Fungsional (LSF) untuk menganalisis klausa dalam cerita pendek. Dalam LSF, klausa kompleks mempunyai hubungan interdependensi dan logikosemantik. Hubungan interdepensi ini membedakan klausa kompleks menjadi dua jenis yaitu klausa kompleks parataktik dan klausa kompleks hipotaktik. Fokus penelitian ini adalah klausa kompleks parataktik yang terdapat dalam cerpen The Snow of Kilimanjaro. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, ditemukan 24 klausa parataktik mengalami pergeseran saat diterjemahkan. Pergeseran tersebut terjadi dikarenakan teknik penerjemahan yang digunakan oleh penerjemah dalam menerjemahkan cerpen ini.
Keunikan dalam kesemestaan pada penerjemahan Kecap Anteuran dari bahasa Sunda ke dalam bahasa Inggris Erlina Zulkifli Mahmud; Taufik Ampera
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 7 No 2, 2017
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keunikan dalam kesemestaan merupakan dua istilah dalam Ilmu Budaya yang berhubungan dengan sifat budaya yang berwajah dua; unik ‘unique/special’ dan sekaligus semesta ‘universal’. Fenomena ini digunakan untuk menunjukkan keadaan yang muncul pada kecap anteuran yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris. Kecap Anteuran ‘kata pengantar’ yang merupakan bagian dari objek penelitian pada makalah ini adalah salah satu jenis kata yang terdapat dalam Bahasa Sunda, bahasa daerah yang digunakan hampir di seluruh wilayah Jawa Barat. Bentuk dari kecap anteuran yang spesifik menjadikannya begitu unik, dan keunikannya memunculkan fenomena-fenomena bahasa manakala kata ini diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dengan segala unsur-unsur kesemestaan yang dimilikinya. Hampir selalu ada celah untuk menemukan padanan yang terdekat dan yang alamiah untuk memindahkan pesan yang dikandung pada sebuah kecap anteuran. Tentu saja masih tetap ada masa ketika penerjemah harus mentransfer kecap anteuran ini ke dalam bahasa sasaran melalui teknik borrowing ‘peminjaman’ apabila hal seperti ini memang tidak dapat dihindari lagi dan itu sah-sah saja dalam penerjemahan. Hal yang menjanjikan dari penelitian ini adalah bahwa tidak ada lagi yang tidak mungkin dalam menerjemahkan unsur-unsur bahasa yang unik seperti ini bila keunikan tersebut dapat ditempatkan pada suatu kesemestaan yang sudah pasti dimiliki oleh semua bahasa. Melalui metode deskriptif komparatif, pencandraan tentang keunikan dalam kesemestaan pada penerjemahan kecap anteuran ke dalam Bahasa Inggris menjadi tujuan dari penelitian ini.
Promoting reflective thinking through journal assignment in Edmodo FX. Risang Baskara
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 7 No 2, 2017
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was an investigation to explore the use of Edmodo as a reflective platform in the learning processes of English as a Foreign Language (EFL) students. The students made use of Edmodo as a platform to critically reflect on their learning processes. Thirty-five students in Information and Technology class in Sanata Dharma University in Yogyakarta participated in this research. One lecturer created an Edmodo account for use as a journal assignment so that the student could engage in and examine their own reflection process. The data collected were qualitative, consisting of students’ posting messages and comments on the Edmodo, surveys on the students’ reflective experiences using Edmodo as reflection tools, and group reflective dialogues recorded by lecturer in class meetings over the implementation of Edmodos during the course. The positive implications for the use of Edmodo as a medium to provide and promote critical reflection for EFL students were also investigated.
Teacher’s perspectives in the use of technology in ESP language classroom Farida Ulfa; Atiqah Nurul Asri
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 7 No 2, 2017
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The integration of technology in a language classroom practice is effective, as shown by various researches around the globe. The ability in using technology in the language classroom also signifies the high quality a teacher has. This in turn will have a meaningful impact in the effectiveness of the teaching and learning process.However, in what ways the technology is used and how it is normally applied in the teaching and learning process is yet unknown. The obstacles in using the technology properly and also what kind of technology is used also become issues.This study is aimed at identifying to which extent the four English language teachers in Politeknik Negeri Malang, particularly in the Department of Information Technology, implement the technology, i.e. the use of the internet, computer, and other supporting devices in their ESP classrooms. Furthermore, the study also analyses the factors that demand the use of technology in ESP classrooms and how they can be used as a means of self-reflection for the teachers to evaluate their teaching and learning approaches to improve the students' English mastery.
Using Facebook group in teaching listening of English for accounting Fitria Nur Hamidah
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 7 No 2, 2017
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Facebook is an alternative media for teaching listening of English for Accounting. The aims of this study are to examine the kinds of listening teaching and learning activities in English for accounting class which carried out via Facebook group and to describe the use of Facebook group in facilitating listening teaching and learning for English for accounting class based on the students’ perception. Facebook (FB) group is one of features that is available on Facebook social networking site. This feature allows for an unlimited number of members to participate, communicate and interact via post and chatting style especially for supporting ESP teaching and learning process in listening teaching and learning process. The FB groups which were created by the chief of the classes were usually used by the lecturer and the students in the class. Using Facebook (FB) group in teaching listening of English for Accounting class in Polytechnic of Kediri was very useful for the lecturer and the students of accounting.
Interaksi pembelajaran bahasa Jerman di tingkat SMA dengan pemelajaran mobile Audrey Gabriella Titaley
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 7 No 2, 2017
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi saat ini memungkinkan berlangsungnya pemelajaran bahasa Jerman yang berorientasi pada interaksi pembelajar. Pembelajar dapat mempelajari bahasa Jerman di tingkat dasar (A1) dengan lebih aktif dan interaktif melalui perangkat komunikasi yang bersifat mobil yang dimiliki, seperti telepon pintar. Penelitian ini bertujuan untuk memperlihatkan interaksi pembelajar tentang penggunaan telepon pintar dalam pemelajaran bahasa Jerman. Untuk itu, penelitian ini mengumpulkan data dari siswa kelas XI-Bahasa dari sebuah SMA di Jakarta dan guru bahasa Jerman mereka sebagai subjek penelitiannya melalui pengamatan dan wawancara. Penelitian ini diharapkan dapat memperlihatkan salah satu penerapan teknologi komunikasi dalam meningkatkan interaksi pembelajar bahasa Jerman.
Tren kajian terjemahan dan industri terjemahan Sugeng Hariyanto
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 7 No 1, 2017
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di bidang kajian penerjemahan telah diteliti bagaimana terjemahan yang bagus itu seharusnya dilakukan, bagaimana penerjemahan mempengaruhi sistem sastra dan budaya lain, bagaimana penerjemahan dilakukan untuk menghasilkan respons yang diinginkan, siapa saja yang mempengaruhi penerjemahan, bagaimana penerjemahan bisa dikatakan sebagai alat untuk menguasai golongan terpinggirkan, dan akhirnya bagaimana mengamati fitur-fitur terjemahan dari berdasar pangkalan data teks terjemahan. Alur perkembangan ini membawa pada suatu kesimpulan bahwa penelitian di awal-awal masa berangkat dari intisari perihal penerjemahan dan bergeser serta bercabang hingga hal-hal yang tidak lekat terkait dengan intisari penerjemahan, mis. kajian poskolonial di bidang penerjemahan. Namun, ada juga yang berusaha kembali dengan membawa alat yang baru (studi korpus).Dari sudut pandang industri bahasa, ada tren yang tidak mungkin ditolak. Tren pertama adalah industri sekarang memandang terjemahan sebagai sarana untuk mencapai tujuan komunikasi (bisnis, politik, budaya, dll.). Tren kedua adalah semakin bagusnya teknologi komputer dan semakin maraknya penggunaan komputasi awan. Alhasil, perkembangan ini, didukung globalisasi ekonomi, telah banyak memaksakan perubahan dalam profesi terkait industri bahasa.Akhirnya, saya berpendapat bahwa kajian teori penerjemahan hendaknya kembali ke urusan dasar, yakni masalah pemindahan pesan dari suatu bahasa ke bahasa lainnya. Kajian terhadap tren perkembangan industri terjemahan memberi tahu kita di bidang pengajaran penerjemahan bahwa para peserta pengajaran perlu dibekali ilmu untuk menyintas tuntutan zaman. Jika yang diajarkan hanya ilmu-ilmu linguistik saja, ibaratnya kita mengajari mereka untuk menembak bayangan dari sosok yang sedang berlari
Analisis strategi penerjemahan berita BBC Indonesia dan pengaruhnya pada kualitas terjemahan Benedictus Bina Naratama
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 7 No 1, 2017
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini membahas analisis strategi penerjemahan teks jurnalistik yang dimuat dalam situs berita BBC Indonesia. Tujuan Penelitian adalah membuktikan keberhasilan strategi penerjemahan yang dipilih untuk menghasilkan terjemahan berita yang berkualitas berdasarkan aspek keakuratan, keberterimaan, dan keterbacaan. Analisis disusun dengan menggunakan model konseptual komparatif dengan memakai parameter terjemahan berkualitas sebagai kriteria utama keberhasilan penerapan strategi penerjemahan. Pertama, menganalisis data untuk menemukan strategi yang digunakan. Kedua, mengamati pengaruh strategi yang digunakan terhadap kualitas terjemahan. Data diambil dari situs berita Inggris sebagai teks sumber (TSu) dan situs berita Indonesia sebagai teks sasaran (TSa). Penelitian ini menunjukkan ada sembilan strategi yang digunakan, yakni kalki, naturalisasi, terjemahan diakui, parafrasa, penjelasan tambahan, pengurangan, kata generik, kesepadanan deskriptif, dan transposisi. Secara umum terjemahan dapat dikatakan berkualitas dengan persentase 80,6% terjemahan akurat, 19,4% terjemahan kurang akurat, 93,6% terjemahan berterima, 6,4% terjemahan kurang berterima, dan 100% tingkat keterbacaan tinggi. Tingkat keterbacaan turut dipengaruhi metode penerjemahan bebas yang mendekatkan diri pada pembaca TSa.
Kesepadanan dan pergeseran gramatika dalam penerjemahan semimodal bahasa Inggris “have to” ke dalam bahasa Indoensia pada Novel “Eclipse” Nur Hasanah
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 7 No 1, 2017
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan sistem modalitas antara bahasa inggris dan bahasa Indonesia menjadi perhatian dalam dunia penerjemahan. Salah satu perbedaannya adalah bahasa Inggris memiliki pengungkap semimodal sedangkan bahasa Indonesia tidak memilikinya. Dengan adanya perbedaan ini, penerjemahan modalitas dihadapkan pada masalah kesepadanan dan pergeseran berdasarkan segi semantis dan sintaksis. Analisis dilakukan dengan menggunakan model komparatif sehingga memperlihatkan adanya persamaan dan perbedaan yang ada dalam sistem modalitas bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Pada akhirnya, penelitian ini menemukan bahwa penerjemahan semimodal seharusnya memperhatikan kemungkinan adanya beberapa cakupan makna yang dapat muncul dan diabaikan untuk mencapai kesepadanan meskipun pergeseran gramatika tidak dapat dihindarkan.
Pergeseran makna dalam penerjemahan kosakata emosi bahasa Jepang Sa’idatun Nishfullayli
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 7 No 1, 2017
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kosakata emosi merupakan bentuk leksikalisasi pengalaman emosi para penutur masing-masing bahasa. Leksikalisasi kosakata emosi tersebut dipengaruhi oleh latar belakang budaya masing-masing penutur bahasa yang berbeda. Memahami makna kosakata emosi dalam Bsu berarti harus memahami pula latar belakang budaya penutur Bsu. Akan tetapi, karena umumnya penerjemah memahami sebuah kosakata emosi dengan kerangka pengalaman budayanya sebagai penutur Bsa, maka terkadang sulit mendapatkan kesepadanan makna (semantis) dalam penerjemahan kosakata emosi. Oleh karena itu, karena penerjemahan dituntut untuk menyampaikan pesan atau makna dari Bsu ke Bsa, maka salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah melakukan teknik pergeseran makna untuk mencapai kesepadanan semantis tersebut. Dalam tulisan ini akan dibahas tentang pergeseran makna kosakata emosi yang ada dalam novel Kicchin karya Yoshimoto Banana. Analisis dilakukan dengan membandingkan teks hasil terjemahan novel tersebut dengan teks aslinya dalam bahasa Jepang. Dari hasil analisis diketahui adanya kelompok kosakata emosi yang mengalami pergeseran makna dan kelompok kosakata emosi yang tidak mengalami pergeseran makna. Kosakata emosi yang mengalami pergeseran makna, misalnya: bikkuri-suru, komaru; sedangkan kosakata emosi yang tidak mengalami pergeseran makna, misalnya: ureshii, anshin-suru.

Page 4 of 18 | Total Record : 178