cover
Contact Name
Achmad Suyono
Contact Email
achmad.suyono@polinema.ac.id
Phone
+62341-404425
Journal Mail Official
jlt@polinema.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Malang Jl. Soekarno Hatta No. 9 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Linguistik Terapan
ISSN : 20882025     EISSN : -     DOI : 10.33795
Core Subject : Education,
Jurnal Linguistik Terapan (JLT) terbit dua kali dalam setahun pada bulan Mei dan November yang berisi artikel ilmiah hasil penelitian atau kajian dalam bidang pengajaran bahasa, pembelajaran bahasa, pemerolehan bahasa, sosiolinguistik, psikolinguistik, penerjemahan, analisis wacana, pragmatik, bilingualisme, linguistik kontrastif, multilingualisme, komunikasi multilingual, leksikografi, linguistik komputasional, komunikasi berbantuan komputer, linguistik forensik, dan lain-lain, serta tinjauan buku dalam bidang-bidang tersebut.
Articles 178 Documents
Using picture-based chat in Edmodo social learning platform as a vocabulary learning strategy Achmad Suyono
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 8 No 1, 2018
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of information and communication technologies has increased the opportunities for teachers to present learning experience which go beyond the classic face-to-face classroom interaction. By using appropriate teachnology, like a smartphone and an appropriate educational application, teachers can interact with their students and deliver text-based or multimedia learning activities. Edmodo is an example of such technology and has been gaining popularity among teachers and students. In English learning environment, Edmodo can be used to offer various learning activities and one of them is picture-based chat. In this chat, students are involved in conversation which is based on a selected picture posted by the students in turns. This strategy is expected to offer not only better retention of the vocabulary but also high level of interaction and participation among students. To provide more information about this strategy, this article is going to explore the advantages of picture-based chat in vocabulary learning and how to design the picture-based chat instruction so that it can promote effective vocabulary learning.
To use or not to use Google Translate Fitrotul Maulidiyah
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 8 No 2, 2018
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The unavoidable development of the Internet in 1990s along with the introduction of Google Translate in 2007 have increasingly shifted perspectives previously occupied by translation teachers, translation students, translation process, and most importantly translation product. In the past, the instructions in translation used to rely on teacher resourcefulness and physical availability of texts. Nowadays, they involve in the introduction of freely accessible translation machine, namely Google Translate, which should be commensurate with its professional application and utilization. Thus, this study sought to describe the students’ purposes and attitudes towards the use of Google Translate (GT) for English language learning. Students observed are students of English department program at Politeknik Negeri Malang. Eventually, results of the study illustrate that most students use Google Translate during English language learning even though they realize that there are some problems occurring during the use of Google Translate.
Korelasi antara penguasaan Goi (Kosakata) dan pemahaman Dokkai (Membaca) mahasiswa Politeknik Negeri Malang Eny Widiyowati; Bambang Suryanto; Achmad Suyono
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 8 No 2, 2018
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca adalah aktifitas yang biasa dilakukan oleh individu untuk berbagai tujuan. Untuk memahami bacaan dengan baik, penguasaan kosakata oleh pembaca menjadi salah satu faktor yang penting disamping faktor-faktor lainnya seperti: sikap, minat dan motivasi, pemahaman sintaktik dan pemahaman semantik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara penguasaan goi (kosakata) dan kemampuan dokkai (membaca) bahasa Jepang mahasiswa Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi D-IV Manajemen Pemasaran Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang kelas IIA, IIB dan IIC semester 4. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Jumlah sampel sebanyak 69 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa tes tertulis dan observasi. Teknik analisis data menggunakan uji statistik korelasi Pearson atau Product Moment Correlation. Hasil analisis data menggunakan rumus korelasi Pearson menghasilkan koefisien korelasi sebesar 0,426. Nilai ini menujukkan bahwa terdapat korelasi positif dan signifikan antara penguasaan goi (kosakata) dan kemampuan dokkai (membaca) bahasa Jepang mahasiswa Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang.
Grammatical drill: menggunakan tenses untuk membantu meningkatkan kemampuan membuat kalimat bahasa Inggris Sigit Budisantoso
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 8 No 2, 2018
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah membuat mahasiswa bisa membuat kalimat-kalimat Bahasa Inggris dengan fungsi tenses yang benar. Kalimat-kalimat yang dibuat oleh mahasiswa tidak terkait dengan persiapan mereka untuk mengahadapi ujian Tugas Akhir (TA), Ujian Skripsi mereka ataupun sebuah komposisi (novel, cerita pendek, dll). Kalimat-kalimat yang mereka buat akan berkaitan dengan percakapan sehari-hari yang akan berguna bagi para mahasiswa sebelum mereka menghadapi wawancara pekerjaan maupun dalam berkomunikasi dengan rekan kerja. Ini adalah Collaborative Classroom Action Research. Grammatical Drill adalah metode pembelajaran untuk membuat kalimat Bahasa Inggris dengan penekanan pada pengulangan-pengulangan fungsi tenses dan pola kalimat yang digunakan oleh masing-masing tenses. Fungsi dan pola kalimat diberikan dan dijelaskan terlebih dahulu kepada mahasiswa. Setelah fungsi dan pola dipahami okeh mahasiswa, latihan-latihan diberikan. Latihan-latihan diberikan dalam bentuk kalimat-kalimat Bahasa Indonesia berdasarkan fungsi tenses dan grammar yang sudah dibahas sebelumnya. Dari pengulangan-pengulangan tersebut diharapkan mahasiswa akan bisa memahami dan menggunakan fungsi grammar dan pola kalimat yang sudah dibahas sebelumnya. Metode pembelajaran ini difokuskan pada pengembangan keahlian mahasiswa untuk membuat kalimat berdasarkan fungsi tenses. Data yang diperlukan untuk penelitian ini dikumpulkan dari porto folio pekerjaan mahasiswa, hasil dari preliminary study, dan rekaman hasil kemajuan mahasiswa (progress report) dalam tiga siklus. Rekaman hasil pekerjaan mahasiswa mulai dari preliminary study, sampai siklus ketiga kemudian dibandingkan. Tujuan pembandingan adalah untuk mengetahui apakah strategi pembelajaran yang diusulkan oleh peneliti efektif atau tidak.
Non-observance of cooperative principles in SpongeBob SquarePants’ episode “Home Sweet Pineapple” Destra Wibowo Kusumo
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 6 No 2, 2016
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article attempts to seek out the non-observance of cooperative principles in animated series SpongeBob SquarePants episode ‘Home Sweet Pineapple’. The objects of the study is the spoken utterances by all the characters. The study applied linguistic and descriptive qualitative design as proposed by Sudaryanto (1993), Moleong (2004), Dorney (2007), and Lodico (2010). Note-taking technique is used in the data collection process. In the data analysis, the researcher employed the notion of non-observance of cooperative principles as proposed by Grice (1975), Thomas (1995), Cruse (2000), Grundy (2000), and Cutting (2002). The study results in three findings. Firstly, there are three kinds of non-observances of all four maxims: infringement, flout, and violation of four maxims. Next, Squidward tends to violate the maxims, whereas SpongeBob and Patrick tends to flout the maxims. Finally, the nonobservance of the cooperative principles are successful in creating the humorous effect to the viewers.
Pembelajaran berbasis proyek dan blogging dalam mata kuliah ESP Sugeng Hariyanto
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 8 No 2, 2018
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajar akan mudah belajar apabila bahan pelajarannya disusun secara tematis dan rapi. Pembelajaran akan efisien apabila informasi yang disajikan bermakna dan gayut dengan kehidupan pembelajar. Hal-hal di atas semakin penting untuk pengajaran Bahasa Inggris untuk Tujuan Khusus (English for Specific Purposes) karena di dalam pengajaran ini pembelajar tidak mempelajari ilmu utama bidang minatnya. Tematik dan tertata rapi adalah ciri khas dari pembelajaran berbasis konten yang dibangun berdasarkan silabus yang berbasis konten pula. Salah sat metode pengajaran yang paling sesuai untuk silabus berbasis konten adalah pengajaran berbasis proyek. Di dalam era internet saat ini, penggunaan media internet menjadi sesuai yang hampir wajib untuk menarik minat pembelajar. Artikel ini melaporkan penelitian terkait silabus berbasis konten yang disajikan dengan metode pengajaran berbasis proyek dengan menggunakan blogging di dalam mata kuliah ESP for Marketing. Di akhir semester, mahasiswa melakukan swa-refleksi dan mereka melaporkan hasil refleksi tersebut. Dari laporan mereka ditemukan bahwa pengajaran ESP berbasis proyek dengan blogging ternyata meningkatkan di empat bidang, yaitu: (a) kemampuan bahasa, (b) penguasaan bidang keahlian (konten), (c) kerja sama, serta (d) pelajaran hidup bagi mahasiswa.
Errors made by academicians in writing journal articles Dea Analisti; Siti Rohani
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 8 No 2, 2018
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Writing and publishing journal articles is challenging and yet developing the academicians’ way of thinking to get not only the value of writing process but also recognition from others. However, there are a lot of difficulties encountered including grammatical and syntactical problems. This study focused on analysing the errors made by academicians when writing journal articles and identifying the influencing factors for the errors made. This case study was conducted by examining ten journal articles written by non-English Department lecturers. The error analysis on the journal articles included the sentence types, the sentence logic, and the sentence errors. Then, further analysis was made regarding the possible influencing factors on the errors made. Findings show that the most frequent sentence type was complex sentences. In terms of sentence logic, the numbers of sentences written correctly were in a high percentage and the most of sentences were also well structured. In other words, the sentence logic in the journal articles was considered as good. In addition, the most common errors found in the journal articles were more related to the use of conjunctions. The influencing factors for the errors included the lack of assessment of the writing quality and lack of extensive editing on the part of the journal editor. In conclusion, the authors were suggested to take editing services for reviewing process or to ask for assistance from experienced colleagues for several revisions in order to improve the quality of journal articles and avoid unnecessary errors.
A critical review of Gardner’s and Dornyei’s motivational orientations Af’idatul Husniyah
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 8 No 2, 2018
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivation has been long regarded as one of the prominent factors affecting second language acquisition. Numerous studies have been conducted to see what plays the most important role in learning a language over the years (Dornyei, 1994, p.273). The studies of L2 motivation were mostly inspired by the works of two psychologists, Robert Gardner and Wallace Lambert, with their socio-psychological approach (ibid). This paper will focus on the notions of integrative and instrumental motivational approach in accordance with Gardner’s and Dornyei’s view, their relevance in today's society, and empirical studies being conducted within this field. It appears that each study in L2 motivation offers different result and each researcher offers different theoretical framework in which it portrays the nature of motivation as being dynamic and not restricted (Dornyei, 2006). However, it can be argued that the notion of integrative and instrumental motivation contribute a huge influence on L2 motivation research over the past decades. With the development of L2 motivation research, it is expected that more practical guidelines in improving learners’ motivation in classroom context will be uncovered.
Kajian linguistik komparatif terhadap bunyi vokal dan konsonan bahasa Jawa dan bahasa Bima Ahmadin Ahmadin
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 7 No 2, 2017
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian terhadap linguistik komparatif di Indonesia bagian timur patut dicacat masih sangat langka. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis perlumengkaji bahasa Jawa dan bahasa Bima Nusa Tenggara Barat dengan sudut pandang tersebut. Metode yang digunakan dalam penelelitian ini adalah metode simak-cakap terhadap data berian berupa 200 kosa kata Swadesh. Untuk mengetahui hubungan kekerabatan bahasa Jawa dan bahasa Bima, penelitian ini membandingkan bunyi vokal dan bunyi konsonan kedua bahasa dengan menggunakan sudut pandang linguistikkomparatif yang bertujuan untuk mengungkapkan relasi kekerabatan antara kedua bahasa
Kognitif pragmatik pada respon pembaca berita di media Agung Farid Agustian
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 7 No 2, 2017
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Representasi makna dari realitas ujaran tergantung dari konteks kognitif penutur dan mitra tuturnya. Pertanyaan penelitian ini adalah 1) apa makna dan bentuk presuposisi? 2) apa kognitif dari penutur bahasa? Penelitian ini bertujuan menjelaskan makna sesungguhnya dari ujaran dalam bentuk presuposisi dan konsep pemikiran dari penutur bahasa kognitif pragmatik penutur bahasa. Hasil penelitian ini, terdapat empat bentuk presuposisi yaitu presuposisi leksikal, struktural, faktif, dan eksistensial dengan didominasi oleh bentuk leksikal dan struktural. Secara garis besar, presuposisi dan makna ikutan adalah bentuk, cara realisasi dan peta konseptualisasi bahasa dari pembaca berita. Pada tataran kognisinya, pembaca berita menggunakan tuturannya dalam bentuk respon berdasarkan pengetahuan bersama (share knowledge).

Page 3 of 18 | Total Record : 178