cover
Contact Name
Achmad Suyono
Contact Email
achmad.suyono@polinema.ac.id
Phone
+62341-404425
Journal Mail Official
jlt@polinema.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Malang Jl. Soekarno Hatta No. 9 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Linguistik Terapan
ISSN : 20882025     EISSN : -     DOI : 10.33795
Core Subject : Education,
Jurnal Linguistik Terapan (JLT) terbit dua kali dalam setahun pada bulan Mei dan November yang berisi artikel ilmiah hasil penelitian atau kajian dalam bidang pengajaran bahasa, pembelajaran bahasa, pemerolehan bahasa, sosiolinguistik, psikolinguistik, penerjemahan, analisis wacana, pragmatik, bilingualisme, linguistik kontrastif, multilingualisme, komunikasi multilingual, leksikografi, linguistik komputasional, komunikasi berbantuan komputer, linguistik forensik, dan lain-lain, serta tinjauan buku dalam bidang-bidang tersebut.
Articles 178 Documents
Translation analysis of figurative language contained in sentences in The Fault in Our Stars Magistradewi Ayu Paramitha; Nur Saptaningsih
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 9 No 1, 2019
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted to analyze the translation of figurative language contained in sentences in a novel entitled The Fault in Our Stars. The data are categorized into two: the linguistic data and translation data. Linguistic data refer to the figurative language. Translation data refer to the techniques used and the translation quality assessment. The result shows that there are 96 data which contain figurative language and 13 techniques used. The most dominant technique used is established equivalent, followed by the technique of variation. Both of the techniques above mostly reflect good quality of translation, while the other techniques such as amplification, reduction, modulation, borrowing, compensation, discursive creation, adaptation, generalization, transposition, literal translation, and particularization reflect both quite good and bad qualities of translation. The total score of the translation quality is 2.97. It is categorized as high-quality translation.
Pengembangan bahan ajar mata kuliah menulis aksara Cina Prodi Bahasa Dan Sastra Cina di Universitas Brawijaya Malang Wandayani Goeyardi
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 9 No 1, 2019
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Bahasa Mandarin di Indonesia dewasa ini turut memegang peranan penting untuk menghasilkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas, produktif dan mampu bersaing dengan bangsa lain di era global. Pembelajaran Bahasa Mandarin pada level pendidikan tinggi dirancang, dikembangkan, dimanfaatkan dengan baik untuk menjadikan penguasaan Bahasa Mandarin sebagai persyaratan sistem akademik dan meningkatkan keterampilan berbahasa mahasiswa dalam rangka menghasilkan lulusan yang mampu berkompetisi. Pembelajaran Bahasa Mandarin harus mampu memanfaatkan berbagai strategi, metode dan berbagai sumber belajar untuk menciptakan pembelajaran yang efektif. Tetapi di lapangan terdapat keterbatasan referensi yang membahas strategi pembelajaran sehingga mahasiswa kesulitan untuk mendapatkan bahan ajar yang mudah dipelajari dalam perkuliahan. Referensi yang tersedia terbatas pada buku pegangan dosen dan itu pun masih kurang memadai dengan kebutuhan dan karakteristik mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Cina. Berangkat dari masalah tersebut, maka perlu segera diberikan solusinya dengan mengembangkan bahan ajar strategi pembelajaran untuk mahasiswa Program Studi (Prodi) Bahasa dan Sastra Cina di Universitas Brawijaya Malang.
Error analysis: kesalahan-kesalahan grammatikal yang dibuat oleh lulusan sekolah menengah di Malang dan sekitarnya Sigit Budisantoso
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 9 No 1, 2019
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi Bahasa Inggris lulusan sekolah menengah di Malang, dan untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan yang sering mereka buat dalam mengaplikasikan tata bahasa Inggris. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa baru di Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Malang. Dua kelas mahasiswa baru digunakan sebagai populasi penelitian ini. Error analysis (obyek penelitian ini) adalah salah satu obyek dalam penelitan linguistik (linguistic study). Pemelajar Bahasa Inggris di Indonesia selalu menghadapi masalah apabila mereka harus menggunakan tenses. Kesulitan itu sangat mungkin disebabkan oleh tidakadanya tenses atau sejenisnya di dalam tata bahasa Indonesia. Tenses adalah jenis kesalahan yang paling tinggi persentasenya dibandingkan dengan jenis kesalahan lain misalnya salah ejaaan (spelling), salah pilihan kosa kata (choice of words). Penelitian ini difokuskan pada analisis kesalahan yang dibuat oleh lulusan sekolah menengah di Malang dalam membuat kalimat Bahasa Inggris. Pengumpulan data tentang kompetensi mahasiswa dilakukan dengan memberikan tugas menterjemahkan sebuah artikel pendek dari Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Inggris. Pekerjaan mahasiswa kemudian dianalisis berdasarkan kesalahan-kesalahan gramatikal yang meliputi kesalahan dalam pemakaian tenses, salah artikel, tidak ada artikel, salah pilih kata, salah verb-to be, salah plural sign,, salah adverb atau adjective, salah structure, salah pronoun (kata ganti) Pada dasarnya jenis kesalahan dalam Bahasa Inggris dibagi menjadi dua bagian besar yaitu lexical errors dan syntactical errors.
Digital photograph dalam pengajaran BIPA di Polandia Hilda Cahyani; Mariana Ulfah Hoesny
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 9 No 1, 2019
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan penggunaan digital photograph dalam pengajaran Bahasa Indonesia tingkat menengah di Polandia. Dengan menggunakan foto digital yang memediasi antar budaya (diadopsi dari Kusumaningputri dan Widodo) kegiatan ini meliputi fase (1) mengumpulkan digital yang sarat budaya foto, (2) mengamati foto yang dipilih, (3) mendeskripsikan teks visual ini, (4) membandingkan dan membandingkan teks fotografi, dan (5) mengevaluasi informasi / data yang berkaitan dengan foto-foto yang dipilih yang menggambarkan realitas sosiokultural. kegiatan ini membutuhkan persiapan yang cukup matang dan serius bagi pemelajar bahasa, khususnya untuk mengumpulkan informasi, mencari gambar (memilih dan memilah gambar yang sesuai dengan topik), kemudian menginterpretasi gambar dan menceritakannya di kelas. Melalui fase yang panjang ini mahasiswa membutuhkan alokasi waktu yang cukup banyak yang harus mereka investasikan dalam proses pembelajaran. Persepsi mahasiswa menggambarkan refleksi positif terhadap penggunaan foto digital untuk pembelajaran BIPA. Pemelajar Bahasa Indonesia memiliki motivasi yang tinggi dalam belajar dikarenakan melampaui fase pembelajaran mandiri dan aktif pada saat mereka di kelas. Hal ini mendukung perkembangan bahasa mereka secara terarah dan baik.
Frasa nomina endosentris atributif berpewatas adjektiva dalam bahasa Rusia dan bahasa Indonesia: aplikasi analisis kontrastif dalam penerjemahan Tri Yulianty Karyaningsih
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 8 No 1, 2018
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Frasa nomina endosentris atributif berpewatas adjektiva adalah salah satu tipe frasa produktif dalam bahasa Rusia dan bahasa Indonesia. Akan tetapi, pada frasa kedua bahasa ini terdapat perbedaan akibat berbedanya sistem gramatika. Hal ini dapat menjadi kendala saat kedua bahasa tersebut digunakan secara bersamaan seperti dalam penerjemahan. Dalam makalah ini dibahas mengenai analisis kontrastif frasa dimaksud serta aplikasinya dalam penerjemahan dari bahasa Rusia ke bahasa Indonesia dan sebaliknya. Teori yang digunakan bersifat eklektik. Sementara deskripsi dan komparasi diterapkan sebagai metode penelitian. Data bersumber dari buku gramatika dan karya sastra. Terkait dengan analisis kontrastif, didapatkan hasil: 1) pada frasa nomina endosentris atributif bahasa Rusia adjektiva sebagai pewatas terletak di depan inti frasa, sedangkan pada bahasa Indonesia di belakang inti; 2) muncul perbedaan pada komponen pewatas akibat adanya perbedaan dalam kategorisasi (kelas) kata; 3) pada frasa nomina bahasa Rusia terdapat kategori gramatikal genus, jumlah, dan kasus yang membentuk relasi konkordansi nomina dengan adjektiva, sedangkan dalam bahasa Indonesia tidak ada. Hasil analisis kontrastif ini dapat diacu dalam penerjemahan frasa kedua bahasa sehingga terjemahan dapat berterima dan sesuai dengan kaidah gramatika masing-masing bahasa.
Analisis teknik penerjemahan teks cerita rakyat Jepang Nezumi No Sumo ke dalam bahasa Indonesia Tikus dan Sumo pada situs www.jitco.or.jp Retno Dewi Ambarastuti
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 8 No 1, 2018
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis teknik penerjemahan pada cerita rakyat Jepang, Nezumi no Sumo ke dalam bahasa Indonesia, Tikus dan Sumo. Teknik penerjemahan adalah suatu cara yang digunakan penerjemah untuk memecahkan persoalan pengalihkan pesan dari BSu ke BSa, yang diterapkan pada tataran kata, frasa, klausa, maupun kalimat. Teori yang digunakan adalah teknik penerjemahan oleh Newmark. Metode penelitian ini adalah deskriptif analisis. Hasil dari penelitian ini, teknik penerjemahan yang digunakan penerjemah adalah 1) Transposisi, pergeseran kategori (category shift), pergeseran kategori struktur, dan intrasistem. 2) Modulasi, terdiri dari pergeseran sudut pandang, dan pergeseran cakupan makna. 3) Penjelasan tambahan. 4) Padanan budaya. 5) Omisi.
Strategi penerjemahan istilah budaya pada novel laskar pelangi bab pertama karya Andrea Hirata ke dalam bahasa Jepang I Gede Oeinada
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 8 No 1, 2018
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang penerjemahan dengan menggunakan teks sumber (TSu) bahasa Indonesia dengan padanannya yakni teks sasaran (TSa) yang berbahasa Jepang masih sedikit dilakukan. Hal ini dikarenakan masih terbatasnya jumlah karya sastra Indonesia yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi serta mendeskripsikan strategi-strategi penerjemahan yang diterapkan oleh penerjemah ketika menerjemahkan istilah-istilah budaya Indonesia dalam novel best-seller berjudul Laskar Pelangi karya Andrea Hirata (2005) yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang oleh Kato Hiroaki (2013). Dengan mengetahui strategi-strategi tersebut akan mempermudah dan memberi panduan bagi penerjemah-penerjemah lainnya ketika akan menerjemahkan istilah-istilah budaya yang serupa nantinya. Metode penelitian yang dipergunakan adalah metode deskriptif kualitatif-kuantitatif. Sumber data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah novel Laskar Pelangi (2005) bab pertama karya Andrea Hirata yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang dengan judul Niji no Shonentachi (2013) oleh Kato Hiroaki. Strategi-strategi penejemahan istilah budaya didasarkan pada pendapat Mona Baker (2006). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua puluh data yang berkaitan dengan istilah budaya pada bab pertama novel Laskar Pelangi tersebut. Jumlah strategi penerjemahan yang diterapkan adalah tujuh strategi dari delapan strategi yang dikemukakan oleh Baker. Ketujuh strategi tersebut yakni: enam istilah budaya diterjemahkan menggunakan kata yang lebih netral; lima istilah budaya diterjemahkan menggunakan strategi adaptasi budaya; tiga istilah budaya diterjemahkan menggunakan kata umum; dua istilah budaya diterjemahkan menggunakan parafrasa dengan kata yang berkaitan; satu istilah budaya diterjemahkan menggunakan parafrasa dengan kata yang tidak berkaitan; satu istilah budaya diterjemahkan menggunakan kata pinjaman. Hanya satu strategi yakni menggunakan ilustrasi yang tidak ditemukan pada data. Dapat disimpulkan bahwa penerjemah lebih menerapkan strategi menerjemahkan menggunakan kata yang lebih netral dalam menerjemahkan novel Laskar Pelangi yang terkesan ditulis dengan gaya bahasa berbunga-bunga. Selain itu, strategi adaptasi budaya juga banyak diterapkan untuk menerjemahkan istilah-istilah budaya Indonesia ke dalam bahasa Jepang. Hal ini tentunya berkaitan dengan keberterimaan terjemahan istilah-istilah budaya tersebut oleh pembaca teks sasaran yakni masyarakat Jepang.
Analisis penjurubahasaan konsekutif antara mantan presiden Barack Obama dan Presiden Joko Widodo pada APEC 2014 Idea Bhaktipertiwi
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 8 No 1, 2018
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah dengan judul “Analisis Penjurubahasaan Konsekutif antara Mantan Presiden Barack Obama dan Presiden Joko Widodo pada APEC 2014” merupakan penelitian yang diangkat penulis mengenai variabel interaksional penjurubahasaan. Penelitian ini menggunakan teori paradigma penelitian kualitatif dengan metode deskripsi menggunakan teori variabel interaksional penjurubahahasaan berdasarkan model interaksional Pochhacker (2004) guna menjelaskan bagaimana juru bahasa memosisikan dirinya dalam sebuah footing, kemudian teori kesopanan internasional berdasarkan Brown & Levinson (1997) guna mengetahui kemungkinan ketidaksesuaian yang terjadi dalam pertemuan-pertemuan diplomatik, terakhir teori relevansi yang dikemukakan oleh Gile (2004) guna melihat seberapa relevan pesan yang disampaikan oleh penerjemah.Melalui analisis footing, dapat diketahui bahwa sebagai pembicara, juru bahasa merupakan principal dan penulis. Sedangkan sebagai pendengar, juru bahasa merupakan recapitulator. Melalui analisis kesopanan interaksional, dapat dicermati pula ketidaksesuaian yang mungkin terjadi dalam pertemuan diplomatik antara dua negara, seperti: posisi duduk juru bahasa dan penggunaan juru bahasa bawaan. Melalui analisis relevansi, disimpulkan bahwa relevansi yang terjadi sebesar 75%. Kesalahan-kesalahan seperti gramatikal, pelesapan, dan penambahan informasi ditemukan sebanyak 25% dari analisis pada transkrip.Kesimpulan dari penelitian ini adalah variabel interaksional penjurubahasaan menunjukkan bahwa seorang juru bahasa berperan aktif dalam kegiatan interaksional tiga arah. Model yang dikemukakan para ahli dapat membantu menggambarkan situasi tertentu dari kegiatan penjurubahasaan. Model itu menunjukkan bahwa seorang juru bahasa memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan sebuah komunikasi antara dua orang yang hanya menguasai kemampuan ekabahasa.
Pemberitaan konflik antara Viking dan Jakmania dalam viva.co.id: suatu kajian wacana kritis Fikri Hakim; Nani Darmayanti; Ani Rachmat
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 8 No 1, 2018
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis wacana kritis (AWK). Dengan metode AWK, penelitian difokuskan pada aspek tekstual dan konteks-konteks yang berpengaruh terhadap konstruksi teks yang dianalisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap representasi Viking dan Jakmania. Analisis berfokus pada tiga tataran, yakni teks, ideologi media, dan latar sosial budaya. Teori yang digunakan adalah kombinasi teori Theo van Leeuwen dan Teun A. van Dijk. Sumber data yang digunakan adalah wacanapemberitaan konflik antara Viking dan The Jakmaniapada 27 Mei 2012 dalam viva.co.id. Pada tataran tekstual, hasil analisis menunjukkan bahwa dalam viva.co.id pihak Jakmania dan Persija lebih dominan direpresentasikan secara positif, sedangkan Persib dan Viking direpresentasiken secara negatif. Hal tersebut dikuatkan oleh hasil analisis ideologi media yang menunjukkan adanya pengaruh dari kognisi sosial viva.co.id baik secara institusi, maupun secara individu terhadap berita yang diproduksi. Pada tataran analisis sosial budaya, teridentifikasi fakta sejarah dan perkembangan konflik yang berdampak pada representasi yang tidak berimbang dalam pemberitaan. Hal tersebut menguatkan hasil analisis tekstual dan kognisi sosial sebelumnya.
Developing materials for teaching translation Sri Endah Tabiati; Yana Shanti Manipuspika
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 8 No 1, 2018
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In teaching translation we can use authentic materials to be translated by the students. This is done for translating practice. However, prior to translating we have to explain to the students translations theories as the basis to guide the translation work in order that the students are able to produce the target language well. Based on the experience in teaching translation at the university, we have published a book called “Translation: Theory and Practice”. In writing the book, we refer to the opinions of translation experts documented in books and articles. We also cited reseach results whether they are published or unpublished. The book has been printed twice, in February 2017 and in September 2017. To evaluate the book, we distributed questionnaire students who have used the book to get feedbacks for improving the book in the coming edition. This paper aims to share the contents of the book and the students’ opinions about the book.

Page 2 of 18 | Total Record : 178