cover
Contact Name
Sarwandi
Contact Email
jacsi6494@gmail.com
Phone
+6282320131042
Journal Mail Official
jacsi6494@gmail.com
Editorial Address
Sekretariat Komplek Senda Residence, Jln. Payanibung Ujung Dalu 10-B Tanjung Morawa Kab. Deli Serdang
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal of Applied Community Service and Innovation
ISSN : -     EISSN : 31101763     DOI : https://doi.org/10.63401/jacsi
Journal of Applied Community Service and Innovation (JACSI) is an international, peer-reviewed, open-access journal that publishes original articles, case studies, and best practices in the field of community service, empowerment, and applied innovation. This journal aims to provide a platform for academics, researchers, practitioners, and community activists to share knowledge, experiences, and innovative solutions that contribute to sustainable community development. JACSI covers a wide range of topics, including but not limited to education and literacy programs, digital transformation for communities, health promotion, environmental sustainability, entrepreneurship, local wisdom-based empowerment, and the application of technology to solve social issues. The journal emphasizes practical contributions, applied research, and innovative approaches that have real impacts on communities at local, national, and global levels.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Simulasi Rumah Banjar Pintar, Sehat & Aman dari Bencana M. Sobirin Mohtar; Ahmad Syahlani; Hj. Latifah; Nadya Rosalina; Nur Hakidah Habibi; Laila Kodtriah Fitriani; Khusnul Khotimah; Onevia Berlian Nataly; Mely Agustina; Munawarah Munawarah; Ni Gusti Ayu Agung; Lorenza Cloudia; Almaida Almaida
Journal of Applied Community Service and Innovation Vol. 1 No. 01 (2025): ISSUE JUNI
Publisher : Journal of Applied Community Service and Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Simpang Limau di Banjarmasin Timur menghadapi tantangan kesehatan dan kebencanaan seperti tingginya kasus infeksi saluran pernapasan, sanitasi rumah yang buruk, pengelolaan sampah yang tidak optimal, serta rendahnya kesiapsiagaan terhadap banjir, kebakaran, gempa bumi, dan tanah longsor. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat melalui pendekatan edukatif berbasis teknologi tepat guna dan kearifan lokal. Kegiatan dilaksanakan dalam satu hari melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan metode edukasi langsung, simulasi evakuasi, dan demonstrasi teknologi sederhana. Inovasi yang diperkenalkan meliputi alat deteksi banjir, kebakaran, korban gempa, dan filter sampah sungai. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat dari 47,17% menjadi 87,69%, dan peningkatan pada tokoh komunitas dari 33,33% menjadi 86,66%. Respons masyarakat terhadap materi dan simulasi sangat positif. Kegiatan ini efektif dalam membentuk komunitas yang sehat, tangguh, dan adaptif terhadap risiko lingkungan dan bencana.
Development of the Hypovolemic Shock Response Kit (Emergency Kit Containing Infusion Fluids and Pressure Dressing Equipment) at SMK Bina Banua Banjarmasin M. Sobirin Mohtar; Ahmad Syahlani; Maria Fransiska Katni; Muhammad Ramadhani; Mitra Olivia; Mahdiyanti Mahdiyanti; Nurul Qamaril Wardani; Nasyuha Shirin Ebadi R; Nazilatul Audah Surya P; Nadila Nadila; Patmawati Patmawati; Rahmadana Rahmadana
Journal of Applied Community Service and Innovation Vol. 1 No. 01 (2025): ISSUE JUNI
Publisher : Journal of Applied Community Service and Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypovolemic shock is a medical emergency condition that can be life-threatening due to significant loss of fluids or blood, leading to tissue hypoperfusion and organ failure. In Indonesia, the incidence of hypovolemic shock, particularly from trauma, dehydration, and bleeding, remains high. Therefore, prompt and appropriate intervention is crucial, especially among school students. This article aims to develop and introduce the Hypovolemic Shock Response Kit (an emergency kit containing infusion fluids and pressure dressing equipment) at SMK Bina Banua Banjarmasin through a community service activity. The method used is a participatory educational approach, including counseling, demonstrations, and simulation practices. The pre-test results indicated that students' knowledge of hypovolemic shock was 81.2%, which significantly increased to 96.15% after the training. Students' skills in recognizing signs and providing first aid also improved significantly. Thus, this program successfully equipped students with the knowledge and skills to handle medical emergencies, while fostering an emergency response culture within the school environment. It is hoped that similar programs can be implemented in other schools to enhance public readiness for medical emergencies.
Pengobatan Tradisional (Bemandi-Mandi Buka Aura Positif) Berbasis Transcultural Nursing Care (TNC) sebagai Upaya Meningkatkan Perawatan Diri di Desa Simpang Limau M. Sobirin Mohtar; Hj. Latifah; Alpiansyah Alpiansyah; Anissa Amelianti; Desi Wulandari; Dewi Puspita Sari; Fahria Rusali; Fathul Jannah; Elva Wahyu Ningsih
Journal of Applied Community Service and Innovation Vol. 1 No. 01 (2025): ISSUE JUNI
Publisher : Journal of Applied Community Service and Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan diri merupakan tindakan dimana memelihara kebersihan dan kesehatan diri seseorang untuk kesejahteraan fisik maupun psikisnya. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menjelaskan manfaat mandi mandi buka aura dan pentingnya perawatan diri bagi diri sendiri. Perawatan diri sangat bergantung pada pribadi masing-masing dimana nilai individu dan kebiasaan untuk mengembangkannya. Peserta mengisi tabel kuesioner pre-test dan didapatkan hasil berupa presentase rata-rata dimana nilai terendah 10 dan nilai tertinggi 100. Sebelum edukasi bemandi-mandi buka aura positif berhubungan dengan perawatan diri berbasis Transcultural Nursing Care didapatkan nilai pre-test terendah adalah 1 dan nilai tertinggi adalah 3 sedangkan untuk post-test didapat nilai terendah adalah 25% dan nilai tertinggi adalah 75%. Hasil pre-test dan post-test didapatkan perubahan sebanyak 50%.
Pemberdayaan Masyarakat Adat dalam Pengobatan Tradisional Berbasis Transcultural Nursing Care (TNC) sebagai Upaya Perbaikan Nyeri Dada di Sungai Bilu M. Sobirin Mohtar; M. Arief Wijaksono; Nabila Maharani; Hayatun Latifah; Intan Audi Yusfanita; Malika Putri Azahra; Maria Emeliana Meme; Nadia Amelia; Siti Nabila
Journal of Applied Community Service and Innovation Vol. 1 No. 01 (2025): ISSUE JUNI
Publisher : Journal of Applied Community Service and Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keperawatan transkultural adalah pendekatan yang menekankan pemberian asuhan sesuai budaya pasien, mempertimbangkan kesamaan dan perbedaan budaya dalam praktik keperawatan. Konsep ini, yang diperkenalkan oleh Madeleine Leininger, bertujuan memberikan perawatan yang sejalan dengan nilai dan kepercayaan pasien untuk meningkatkan kenyamanan dan hasil kesehatan. Pendekatan ini membutuhkan kompetensi budaya dan menempatkan perilaku “caring” sebagai inti keperawatan yang humanis dan universal. Dalam konteks budaya Banjar di Banjarmasin, praktik tradisional seperti “cabut angin” digunakan untuk meredakan nyeri dada, yang diyakini disebabkan oleh “angin” dalam tubuh. Teknik ini melibatkan penggunaan daun sirih yang telah dibacakan doa khusus, kemudian dioleskan pada area tubuh yang sakit dengan lembut. Metode ini dipercaya membawa kesembuhan melalui kombinasi khasiat alami daun sirih dan kekuatan doa. Meskipun praktik ini populer, ada risiko menunda penanganan medis dalam kondisi serius seperti serangan jantung. Oleh karena itu, penting bagi tenaga kesehatan untuk memahami nilai budaya pasien sambil memberikan edukasi tentang penanganan medis yang tepat. Integrasi ini mencerminkan esensi keperawatan transkultural yang menghormati budaya sembari memastikan keselamatan pasien.
Effectiveness of Government Policies in Municipal Waste Management in Pekanbaru City, Riau Province, 2022 Aulia Novri Rahmayanti
Journal of Applied Community Service and Innovation Vol. 1 No. 01 (2025): ISSUE JUNI
Publisher : Journal of Applied Community Service and Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The persistent and poorly managed waste problem in Pekanbaru City raises public questions regarding the effectiveness of government policies in waste management and their implementation. The daily increase in population contributes directly to the rise in waste volume, with at least 1,100 tons of additional waste generated every day. Public participation also plays a significant role in the growth of waste volume. Citizens are expected to manage waste properly and understand the urgency of waste management. Furthermore, the community needs to recognize the importance of maintaining environmental cleanliness to safeguard public health. By providing the community with adequate understanding, it is expected that the amount of waste produced can be reduced. To assess the effectiveness of government policies in managing waste in Pekanbaru City, this study employs William N. Dunn’s policy effectiveness theory, which identifies five indicators of effectiveness: efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and accuracy. In evaluating policy effectiveness, the government must determine whether a policy is efficient in achieving its intended objectives. This article utilizes a qualitative approach with a descriptive method.
Program PKM Literasi Digital untuk Meningkatkan Kompetensi Teknologi Pembelajaran Guru SMAN 8 Yogyakarta Agung Syah Putra
Journal of Applied Community Service and Innovation Vol. 1 No. 02 (2025): ISSUE DESEMBER
Publisher : Journal of Applied Community Service and Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang berfokus pada peningkatan kompetensi literasi digital guru di SMAN 8 Yogyakarta. Latar belakang kegiatan ini berawal dari kebutuhan guru dalam mengintegrasikan teknologi pembelajaran secara efektif di era digital, khususnya pascapandemi yang menuntut adaptasi terhadap platform daring dan media interaktif. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan berbagai aplikasi dan perangkat digital dalam proses pembelajaran. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung melalui workshop berbasis proyek, di mana peserta dilibatkan secara aktif dalam pembuatan media pembelajaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan guru dalam menggunakan teknologi, peningkatan motivasi mengajar, serta kemampuan menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi model pengembangan kompetensi digital bagi pendidik di lingkungan sekolah menengah.
Peningkatan Kompetensi Mengajar Guru SMP dalam Pendekatan Deep Learning melalui In-House Training Madya Giri Aditama
Journal of Applied Community Service and Innovation Vol. 1 No. 02 (2025): ISSUE DESEMBER
Publisher : Journal of Applied Community Service and Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis Deep Learning di SMP Negeri 4 Bandar, Kabupaten Batang. Kegiatan dilakukan melalui model In-House Training (IHT) yang dirancang dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahapan utama, yaitu identifikasi kebutuhan dan perancangan materi, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan praktik, serta evaluasi hasil kegiatan. Peserta kegiatan berjumlah 20 guru dari berbagai mata pelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk melihat perubahan kompetensi guru sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa IHT berbasis Deep Learning efektif meningkatkan pemahaman guru terhadap prinsip pembelajaran reflektif, kolaboratif, kontekstual, dan berorientasi pada pengembangan berpikir kritis siswa. Nilai rata-rata kompetensi guru meningkat dari 57,8% menjadi 86,4% setelah pelatihan. Selain peningkatan kemampuan individu, kegiatan ini juga menghasilkan terbentuknya komunitas belajar profesional sebagai wadah refleksi berkelanjutan antar guru. Dampak lain yang terlihat adalah perubahan sikap guru dalam merancang pembelajaran yang lebih bermakna, inovatif, dan sesuai dengan konteks kehidupan siswa. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan In-House Training yang kontekstual dan kolaboratif mampu memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah dan dapat direplikasi di lembaga pendidikan lain dengan karakteristik serupa.
Sosialisasi Dampak Penyalahgunaan Teknologi dan Pergaulan Bebas terhadap Karakter dan Kerohanian Siswa Fredik Melkias Boiliu; Margareta S Kase; Incel A Hulu; Harvesto R Rehoatn; Arni M Meja; Yarlia Ndruru; Yuni A Yati; Dewinta D Tampani; Dian A Lake
Journal of Applied Community Service and Innovation Vol. 1 No. 02 (2025): ISSUE DESEMBER
Publisher : Journal of Applied Community Service and Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi dan pergaulan bebas yang tidak terkontrol berdampak besar pada pembentukan karakter dan kehidupan rohani remaja, khususnya di tingkat SMP. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan menyosialisasikan dampak negatif penyalahgunaan teknologi dan pergaulan bebas kepada siswa SMP Yadika 2 Jakarta Barat. Peserta berjumlah 120 siswa beragama Kristen dari kelas VI, VII, dan VIII. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan 30,6% siswa cukup sadar dan 66,1% sangat sadar akan bahaya penyalahgunaan teknologi dan pergaulan bebas. Setelah sosialisasi, 56,1% siswa berkomitmen mengurangi penggunaan gadget untuk hal tidak penting, 32,3% memilih teman yang baik, dan 12,5% mendengarkan nasihat guru dan orang tua. Implikasi dari Pk Mini adalah mensosialisasikan bahaya pergaulan bebas dan penggunaan teknologi bagi siswa untuk meningkatkan kesadaran, memperkuat karakter, dan membangun nilai kerohanian siswa.
Penguatan Komunitas Bank Sampah melalui Pengelolaan Limbah Organik Mandiri untuk Literasi Lingkungan Berkelanjutan di Ciwandan Ekawati Rini Wulansari; Figo Azka Ramdhani; Durahtun Hainiyah; Aura Noer Afrietha; Ahmad Fauzi; Ledia Hanifa; Lola Lolita Nur Hapidah; Selly Amelia; Dwi Octavia Nanda Winanto; Muhammad Ghanie Baskara; Dyah Salma Ratna Muninggar; Wulan Apriyani; Fandi Febrian Wijanarko
Journal of Applied Community Service and Innovation Vol. 1 No. 02 (2025): ISSUE DESEMBER
Publisher : Journal of Applied Community Service and Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah organik rumah tangga merupakan tantangan besar dalam pembangunan berkelanjutan, terutama di wilayah padat penduduk seperti Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (2023), limbah organik menyumbang sekitar 44% dari total timbulan sampah nasional dan sering tidak terkelola secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi lingkungan berkelanjutan masyarakat melalui pelatihan pembuatan eco-enzyme dan biokonversi limbah menggunakan maggot Black Soldier Fly (BSF) di Bank Sampah RT 02 Desa Kubangsari. Metode pelaksanaan mencakup edukasi partisipatif, demonstrasi pembuatan eco-enzyme, pelatihan budidaya maggot BSF, dan pendampingan lanjutan dalam pengelolaan hasil fermentasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman masyarakat tentang pengelolaan limbah organik, yang ditunjukkan dengan partisipasi aktif 90% peserta dalam praktik eco-enzyme dan komitmen warga untuk menerapkan sistem pengelolaan mandiri. Program ini berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 13 (Aksi Iklim). Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan literasi lingkungan berbasis aksi dapat memperkuat kapasitas komunitas lokal dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang mandiri, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi.
BKPSDM Laksanakan Sosialisasi dan Verifikasi Pengusulan PPPK Paruh Waktu di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan Iqomatul Fitriyah; Satunggale Kurniawan
Journal of Applied Community Service and Innovation Vol. 1 No. 02 (2025): ISSUE DESEMBER
Publisher : Journal of Applied Community Service and Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan sosialisasi dan verifikasi pengusulan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang dilaksanakan oleh BKPSDM Kabupaten Bangkalan pada bulan Agustus 2025 merupakan bagian dari agenda reformasi birokrasi dalam mewujudkan tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan adaptif terhadap kebutuhan pelayanan publik. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada perangkat daerah mengenai mekanisme pengusulan PPPK Paruh Waktu, sekaligus memastikan akurasi data dan kesesuaian formasi dengan kebutuhan riil organisasi. Sosialisasi dan verifikasi dilakukan secara bertahap di lima perangkat daerah, yaitu RSUD Syamrabu, Dinas KB PP dan PA, Sekretariat DPRD, Dinas PUPR, dan Satpol PP, dengan total peserta sebanyak 584 calon PPPK Paruh Waktu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh berkas calon dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat administrasi. Proses validasi berjalan efektif berkat dukungan sistem kepegawaian digital yang terintegrasi dengan BKN. Kegiatan ini juga memperlihatkan peningkatan pemahaman perangkat daerah terhadap kebijakan PPPK Paruh Waktu, penguatan komitmen reformasi ASN, serta kontribusi terhadap efisiensi anggaran pemerintah. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat implementasi kebijakan manajemen ASN berbasis kinerja, transparansi, dan akuntabilitas di Kabupaten Bangkalan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10