cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen
ISSN : 23032065     EISSN : 25025430     DOI : 10.21831
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 276 Documents
PENGARUH KOMITE AUDIT, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, DAN PERSENTASE SAHAM PUBLIK TERHADAP AKTIVITAS MANAJEMEN LABA Sukirno, Sukirno; putritama, Afrida; Dewanti, Patriani Wahyu; Ningsih, Adeng Pustika
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 6 No. 1 (2017): Nominal April 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.743 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v6i1.14329

Abstract

Pengaruh Komite Audit, Kepemilikan Institusional, Dan Persentase Saham Publik Terhadap Aktivitas Manajemen Laba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Komite Audit, Kepemilikan Institusional, dan Persentase Saham Publik Terhadap Aktivitas Manajemen Laba pada perusahaan perbankan yang menjual sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Populasi penelitian ini adalah semua perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI sejak tahun 2011 – 2014. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan kriteria yang digunakan akhirnya diperoleh 26 perusahaan perbankan selama empat tahun berturut-turut. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dengan tabulasi dan grafik serta menggunakan analisis regresi dengan akrual diskresioner sebagai proksi manajemen laba. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan: Pertama, komite audit tidak terbukti mengurangi praktik  manajemen laba yang dilakukan oleh manajemen perusahaan. Kedua, kepemilikan institusional terbukti mengurangi praktik manajemen laba. Ketiga, persentase saham publik terbukti mengurangi praktik manajemen laba. Keempat, komite audit, kepemilikan institusional, dan persentase saham publik secara simultan terbukti mengurangi praktik manajemen laba. Kata kunci: Komite audit, kepemilikan institusional, persentase saham publik, manajemen laba, perusahaan perbankan.
PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP MANAJEMEN LABA Widyaningsih, Hastuti
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 6 No. 2 (2017): Nominal September 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.027 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v6i2.16652

Abstract

Abstrak: Pengaruh Corporate Governance Terhadap Manajemen Laba.  Tujuan utama dari penelitian ini adalah meneliti hubungan antara corporate governance, yang diukur dengan kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, kepemilikan asing, dan komisaris independen, terhadap manajemen laba.  Dengan menggunakan sampel dari perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2013-2015.  Penelitian ini menemukan bukti bahwa kepemilikan manajerial dan kepemilikan asing memiliki pengaruh terhadap manajemen laba, sedangkan kepemilikan institusional dan komisaris independen tidak memiliki pengaruh terhadap manajemen laba.Kata kunci: corporate governance, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, kepemilikan asing, komisaris independen, manajemen laba
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2007-2010) Retno, Reny Dyah; Priantinah, Denies
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 1 No. 2 (2012): Nominal September 2012
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.021 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v1i2.1000

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui 1) PengaruhGCG Terhadap Nilai Perusahaan dengan variabelkontrol Size dan Leverage pada perusahaan yangterdaftar di BEI periode 2007-2010 2) PengaruhPengungkapan CSR Terhadap Nilai Perusahaandengan variabel kontrol Size, Jenis industri, Profitabilitas,dan Leverage pada perusahaan yang terdaftardi BEI periode 2007-2010 3) Pengaruh GCGDan Pengungkapan CSR Terhadap Nilai Perusahaanpada perusahaan yang terdaftar di BEI periode2007-2010. Teknik pengambilan sampelmenggunakan metode purposive sampling. Teknikpengumpulan data menggunakan dokumentasi,studi pustaka, dan literatur. Teknik analisis datameliputi 1) Statistik deskriptif 2) Uji AsumsiKlasik: Normalitas, Multikolinearitas, Autokorelasidan Heteroskedastisitas 3) Pengujian Fit andGoodness: a) Koefisien Determinasi b) Uji StatistikF c) Uji Statistik t 4) Pengujian Hipotesis metoderegresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan 1)GCG berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaandengan variabel kontrol Size dan Leveragepada perusahaan yang terdaftar di BEI periode2007-2010 2) Pengungkapan CSR berpengaruhpositif dan tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaandengan variabel kontrol Size, Jenis industri,Profitabilitas, dan Leverage pada perusahaan yangterdaftar di BEI periode 2007-2010 3) GCG danPengungkapan CSR berpengaruh positif terhadapNilai Perusahaan pada perusahaan yang terdaftar diBEI periode 2007-2010.Kata Kunci: Good Corporate Governance,Pengungkapan Corporate Social Responsibility,Nilai perusahaan
PENGARUH FRAMING DAN INDEPENDENSI AUDITOR TERHADAP AUDIT JUDGMENT Yuliyana, Sani; Waluyo, Indarto
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 7 No. 2 (2018): Nominal September 2018
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.474 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v7i2.21348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh Framing terhadap Audit Judgment, (2) pengaruh Independensi Auditor terhadap Audit Judgment, dan (3) pengaruh Framing dan Independensi Auditor secara bersama-sama terhadap Audit Judgment. Penelitian ini termasuk penelitian kausal komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh auditor yang bekerja di KAP Wilayah DIY. Penelitian ini bersifat populatif dimana semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji prasyarat analisis meliputi uji normalitas, uji linieritas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Framing berpengaruh terhadap Audit Judgment, (2) Independensi Auditor tidak berpengaruh terhadap Audit Judgment, (3) Framing dan Independensi Auditor secara simultan berpengaruh terhadap Audit Judgment. Kata Kunci: Framing, Independensi Auditor, Audit Judgment
THE NAPA CHANGE MODEL: AN APPROACH TO EASE THE ORGANIZATIONAL CHANGE Sari, Annisa Ratna
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2013): Nominal April 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.22 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v2i1.1645

Abstract

Perubahan adalah suatu keharusan dalam sebuah organisasi dalam mempertahankan eksistensinya. Perubahan organisasi dapat berupa perubahan yang sistemik ataupun struktural, dan dapat dilakukan sendiri oleh organisasi tersebut maupun dengan bantuan konsultan. Dalam melakukan perubahan, dibutuhkan keberanian dari dalam diri organisasi untuk bertransformasi dari keadaan saat ini ke keadaan ideal yang diharapkan. Oleh karena itu, organisasi memerlukan sebuah model perubahan yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam mengimplementasikan perubahannya. The NAPA Change Model merupakan model perubahan yang diajukan oleh penulis sebagai sebuah pendekatan yang dapat diadopsi agar perubahan dapat berjalan dengan baik. Model ini meliputi empat fase, yaitu fase pengenalan kebutuhan (Need Urgency), fase penilaian dan analisis (Assessment and Analysis), fase perencanaan (Planning), dan fase pelaksanaan (Action). Fase pengenalan kebutuhan dilakukan dengan cara membandingkan antara keadaan organisasi saat ini dengan keadaan ideal yang diharapkan oleh organisasi. Fase Penilaian dan analisis meliputi beberapa tahap analisis, yaitu analisis PEST, analisis SWOT, dan analisis Force Field. Fase perencanaan merupakan tahapan pengembangan strategi dan rencana aksi organisasi untuk mengelola transisi organisasi dari keadaan saat ini ke keadaan idealnya. Fase pelaksanaan merupakan fase dimana organisasi mulai melakukan perubahan berdasarkan desain yang sudah dibuat dalam fase sebelumnya. Kelebihan model ini adalah bahwa model ini menawarkan fleksibilitas kepada agen perubahan ataupun pemimpin perubahan untuk dapat melakukan refleksi, pengambilan kesimpulan, dan pengambilan keputusan selama proses pelaksanaan keempat fase yang sudah dijelaskan diatas. Keywords: change model, organizational change, change process
ANALISIS RASIO KEUANGAN SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN NOMOR 13 PADA PUSKESMAS TEGALREJO YOGYAKARTA PERIODE 2016-2017 YOHAN, YUMAZAIN IZHHAR; TAMAN, ABDULLAH
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 8 No. 1 (2019): Nominal April 2019
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.786 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v8i1.24502

Abstract

Abstrak: Analisis Rasio Keuangan Sebelum Dan Sesudah Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan Nomor 13 Pada Puskesmas Tegalrejo Yogyakarta Periode 2016-2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Rasio Keuangan ditinjau dari Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, Rasio Profitabilitas, dan Rasio Aktivitas sebelum dan sesudah penerapan PSAP Nomor 13 pada Pelaporan Keuangan Puskesmas Tegalrejo Yogyakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis komparatif sederhana pada Pelaporan Keuangan Puskesmas Tegalrejo dengan menggunakan Rasio Keuangan tahun 2016-2017 yang meliputi Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, Rasio Profitabilitas, serta Rasio Aktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rasio Solvabilitas tahun 2016 dan 2017 Puskesmas Tegalrejo Yogyakarta diperoleh hasil bahwa analisis Rasio Likuiditas pada Puskesmas Tegalrejo mengalami penurunan, hasil Rasio Solvabilitas diperoleh meningkat. Sementara hasil Rasio Profitabilitas cenderung mengalami peningkatan, serta rasio aktivitas mengalami penurunan. Kata Kunci: Laporan Keuangan, Penyajian Laporan Keuangan, Rasio Keuangan, Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, Rasio Profitabilitas, Rasio Aktivitas.
REAKSI PASAR MODAL DI BURSA EFEK INDONESIA TERHADAP PENGUMUMAN PERISTIWA BENCANA BANJIR YANG MELANDA DAERAH KHUSUS IBU KOTA JAKARTA TAHUN 2013 Yuwono, Andri
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 2 No. 2 (2013): Nominal September 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.13 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v2i2.1668

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk menguji apakah peristiwa bencana banjir yang melanda DKI Jakarta tahun 2013 mampu mempengaruhi kegiatan di pasar modal Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi yaitu data yang dikumpulkan dan diolah oleh pihak lain yang berasal dari publikasi Bursa Efek Indonesia. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah saham yang termasuk kedalam sektor consumer goods industy dan sub sektor retail. Analisis yang digunakan adalah event study dan uji beda. Abnormal return dihitung berdasarkan expected return yang diperoleh dengan menggunakan Single Index Market Model (SIMM). Periode pengamatan selama 65 hari bursa yang terdiri dari dua periode yaitu 44 hari periode estimasi dan 21 hari periode peristiwa yang terdiri 1 hari peristiwa, 10 hari sebelum peristiwa dan 10 hari setelah peristiwa dijadikan periode jendela untuk mengukur reaksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat abnormal return positif pada saham yang bergerak di sektor consumer goods industry dan sub sektor retail di hari peristiwa. Abnormal return positif juga terjadi pada saat hari pertama, kedua, keempat, kelima, kedelapan dan kesepuluh. Uji perbedaan menunjukkan bahwa secara statistik terdapat perbedaan rata-rata abnormal return pada saham yang bergerak di sektor consumer goods industry dan sub sektor retail sebelum dan setelah peristiwa. Sedangkan untuk rata-rata aktivitas volume perdagangan saham tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik.   Kata kunci: Studi Peristiwa, Abnormal Return, dan Volume Perdagangan Saham
MODERATION OF INTERNAL CONTROL SYSTEM IN THE RELATIONSHIP BETWEEN INTERNAL AUDITOR COMPETENCE AND ORGANIZATIONAL JUSTICE OF FRAUD PREVENTION Kharie, Sitti Marwa; Darwis, Herman
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 9 No. 1 (2020): Nominal April 2020
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.311 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v9i1.30059

Abstract

This research aimed to known the effect of internal auditor competence and the justice organization toward prevention of fraud with internal control system as moderate variable. The population of this research is Government Internal Controlling (APIP) in Inspektorat of North Moluccas. The method of taken sample is used multistage sampling. The technique which used to examine the hypotesa is simple regression and examine moderate variable used absolute difference value test.The result of this research is to show that internal auditor competence affect to prevention fraud justice organization is not affect to prevention fraud, internal control system can moderate internal auditor competence to prevention fraud, while the justice organization is not affect to prevention fraud which moderated by internal control system.
ANALISIS PENGARUH INDEKS HARGA KONSUMEN, JUMLAH UANG BEREDAR (M1), KURS RUPIAH, DAN INDEKS S&P 500 TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN: STUDI EMPIRIS PADA BURSA EFEK INDONESIA Heriyanto, Heriyanto; Chen, Ming
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 3 No. 2 (2014): Nominal September 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.307 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v3i2.2694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan keseimbangan jangka panjang antara variabel makroekonomi (yang diproksi dengan variabel indeks harga konsumen, jumlah uang beredar, kurs rupiah terhadap dollar, dan Indeks S&P 500) dengan indeks harga saham gabungan (IHSG). Data bulanan variabel makroekonomi dan IHSG selama periode Januari 2005 – Desember 2013 digunakan untuk pengujian hubungan keseimbangan jangka panjang. Data penelitian dikumpulkan dengan metode dokumentasi yang terdiri dari variabel indeks harga konsumen, jumlah uang beredar, kurs rupiah terhadap dollar, Indeks S&P 500, dan IHSG. Setelah data dikumpulkan, data selanjutnya akan dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda. Analisis pengujian residual (dari model regresi berganda) dengan pendekatan Granger Residual Test digunakan untuk memastikan tidak terjadi spurious regression (regresi palsu). Selanjutnya, analisis data dengan pengujian Johannsen Cointegration Test digunakan untuk menguji keberadaan hubungan keseimbangan jangka panjang antara variabel makroekonomi dan IHSG. Tahap akhir analisis data dilakukan dengan pengujian vector error correction model (VECM) dan Granger Causality Test yang bertujuan untuk menguji kemungkinan adanya hubungan biderectional (dua arah) antara variabel makroekonomi dan IHSG. Hasil pengujian menggunakan analisis regresi berganda menunjukkan bahwa variabel kurs rupiah terhadap dollar dan Indeks S&P 500 berpengaruh signifikan terhadap pergerakan indeks harga saham gabungan, sedangkan variabel indeks harga konsumen dan jumlah uang beredar tidak berpengaruh signifikan. Hasil pengujian dengan menggunakan Granger Residual Test menunjukkan bahwa tidak terdapat spurious regression. Sementara itu, hasil pengujian dengan menggunakan Johannsen Cointegration Test menunjukkan bahwa terdapat hubungan keseimbangan jangka panjang antara variabel makroekonomi dan IHSG. Terkait dengan kemungkinan adanya hubungan biderectional antara variabel makroekonomi dan IHSG, hasil pengujian dengan menggunakan Vector Error Correction Model (VECM) dan Granger Causality Test menunjukkan bahwa hubungan antara variabel makroekonomi dan IHSG adalah hubungan satu arah. Kata Kunci: spurious regression, granger residual test, granger causality test, vector error correction model.
PENGARUH SKEMA KOMPENSASI DENDA TERHADAP KINERJA DENGAN RISK PREFERENCE SEBAGAI VARIABEL MODERATING (Studi Eksperimen pada Mahasiswa S1 Fakultas Ekonomi UNY dan Mahasiswa S2 Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM) Purnama, Ida Ayu
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 1 (2015): Nominal April 2015
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.299 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v4i1.6892

Abstract

Abstrak: Pengaruh Skema Kompensasi Denda terhadap Kinerja dengan Risk Preference sebagai Variabel Moderating (Studi Eksperimen pada Mahasiswa S1 Fakultas Ekonomi UNY dan Mahasiswa S2 Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh skema kompensasi denda terhadap kinerja, (2) risk preference memoderasi pengaruh skema kompensasi denda terhadap kinerja. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi UNY yang berjumlah 62 orang, mahasiswa Magister Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM berjumlah 3 orang, dan mahasiswa Magister Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM berjumlah 5 orang sehingga total sampel adalah 70 orang. Penelitian eksperimen ini menggunakan desain faktorial 5 x 2 dengan instrumen Contract Frames, Risk Preference, and Performance Program. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan melalui uji validitas, uji normalitas, uji homogenitas. Hipotesis dalam penelitian ini diolah dengan two ways ANOVA untuk mengetahui pengaruh utama dari tiap variabel. Hasil penelitian ini adalah tidak terdapat pengaruh skema kompensasi denda terhadap kinerja karena nilai F hitung kelompok skema kompensasi denda adalah 0,318 sedangkan F hitung yaitu 1,036 sehingga hipotesis pertama ditolak. Hasil pengujian hipotesis kedua menunjukkan bahwa risk preference tidak memoderasi pengaruh skema kompensasi denda terhadap kinerja. Hasil nilai signifikansi ini adalah 0,171 sedangkan F hitung yaitu 1,824 sehingga hipotesis kedua ditolak. Kata kunci: skema kompensasi, denda, risk preference, kinerja