cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen
ISSN : 23032065     EISSN : 25025430     DOI : 10.21831
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 276 Documents
PENGARUH UKURAN DEWAN KOMISARIS, KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN KOMITE AUDIT TERHADAP STRUKTUR MODAL Thesarani, Nurul Juita
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 6 No. 2 (2017): Nominal September 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.849 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v6i2.16641

Abstract

Abstrak: Pengaruh Ukuran Dewan Komisaris, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional dan Komite Audit terhadap Struktur Modal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Ukuran Dewan Komisaris, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional dan Komite Audit terhadap Struktur Modal perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2012-2014. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 102 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Ukuran Dewan Komisaris berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Struktur Modal, (2) Kepemilikan Manajerial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Struktur Modal, (3) Kepemilikan Institusional berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Struktur Modal, (4) Komite Audit berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Struktur Modal, (5) Ukuran Dewan Komisaris, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional dan Komite Audit secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap Struktur Modal.Kata kunci: Ukuran Dewan Komisaris, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Komite Audit, Struktur Modal
PENGARUH PENGETAHUAN KEUANGAN, SIKAP KEUANGAN, DAN KEPRIBADIAN TERHADAP PERILAKU MANAJEMEN KEUANGAN PADA PELAKU UMKM SENTRA KERAJINAN BATIK KABUPATEN BANTUL Humaira, Iklima; Sagoro, Endra Murti
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 7 No. 1 (2018): Nominal April 2018
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.516 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v7i1.19363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh Pengetahuan Keuangan terhadap Perilaku Manajemen Keuangan pada pelaku UMKM Sentra Kerajinan Batik Kab.Bantul, (2) pengaruh Sikap Keuangan terhadap Perilaku Manajemen Keuangan pada Pelaku UMKM Sentra Kerajinan Batik Kab.Bantul, (3) pengaruh Kepribadian terhadap Perilaku Manajemen Keuangan pada Pelaku UMKM Sentra Kerajinan Batik Kab.Bantul, (4) dan pengaruh Pengetahuan Keuangan, Sikap Keuangan, dan Kepribadian terhadap Perilaku Manajemen Keuangan pada Pelaku UMKM Sentra Kerajinan Batik Kab.Bantul. Subjek penelitian ini adalah seluruh pemilik UMKM Sentra Kerajinan Batik Kab.Bantul Sebanyak 37 UMKM. Uji prasyarat analisis meliputi uji linearitas, uji multikolinearitas dan uji heteroskedastisitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif Pengetahuan Keuangan terhadap Perilaku Manajemen Keuangan pada pelaku UMKM Sentra Kerajinan Batik Kab.Bantul, (2) terdapat pengaruh positif Sikap Keuangan terhadap Perilaku Manajemen Keuangan pada pelaku UMKM Sentra Kerajinan Batik Kab.Bantul, (3) terdapat pengaruh positif Kepribadian terhadap Perilaku Manajemen Keuangan pada pelaku UMKM Sentra Kerajinan Batik Kab.Bantul, (4) terdapat pengaruh positif Pengetahuan Keuangan, Sikap Keuangan, dan Kepribadian terhadap Perilaku Manajemen Keuangan pada pelaku UMKM Sentra Kerajinan Batik Kab.Bantul. Kata Kunci: Pengetahuan Keuangan, Sikap Keuangan, Kepribadian, Perilaku Manajemen Keuangan
PENGARUH PENGENDALIAN INTERN, KEPATUHAN DAN KOMPENSASI MANAJEMEN TERHADAP PERILAKU ETIS KARYAWAN (STUDI KASUS PT ADI SATRIA ABADI YOGYAKARTA) Arifiyani, Hesty Arlich; Sukirno, Sukirno
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 1 No. 2 (2012): Nominal September 2012
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1182.203 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v1i2.995

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahuipengaruh Pengendalian Intern terhadap Perilaku EtisKaryawan, (2) untuk mengetahui pengaruh Kepatuhanterhadap Perilaku Etis Karyawan, (3) untukmengetahui pengaruh Kompensasi Manajemen terhadapPerilaku Etis Karyawan, (4) untuk mengetahuipengaruh Pengendalian Intern, Kepatuhan danKompensasi Manajemen terhadap Perilaku Etis KaryawanPT Adi Satria Abadi Yogyakarta.Penelitian ini merupakan penelitian kausal komparatif(Causal-Comparative Research) dengan unit analisisyang diteliti adalah karyawan yang terdapat padaPT Adi Satria Abadi Yogyakarta. Penelitian ini termasukpenelitian survei dengan jumlah sampelsebanyak 70 karyawan. Kuesioner di uji validitas danreliabilitasnya sebelum melakukan pengumpulan datapenelitian. Alat uji yang digunakan dalampenelitian ini menggunakan uji asumsi klasik yangmeliputi uji normalitas, uji multikolonieritas, uji heteroskedastisitasdan uji linearitas. Metode analisisdata yang digunakan adalah analisis regresi sederhanadan analisis regresi berganda.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PengendalianIntern berpengaruh positif dan signifikan terhadapPerilaku Etis Karyawan, yang ditunjukkan dengannilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,470, koefisiendeterminasi (R2) sebesar 0,221 dan nilai thitung> ttabelpada taraf siginifikansi 5% yaitu 4,390 > 1,995.Kepatuhan berpengaruh positif dan signifikan terhadapPerilaku Etis Karyawan, yang ditunjukkandengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,426,koefisien determinasi (R2) sebesar 0,181 dan nilaithitung> ttabel pada taraf siginifikansi 5% yaitu 3,883 >1,995. Kompensasi Manajemen berpengaruh positifdan signifikan terhadap Perilaku Etis Karyawan,yang ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi (R)sebesar 0,469, koefisien determinasi (R2) sebesar0,220 dan nilai thitung> ttabel pada taraf siginifikansi5% yaitu 4,382 > 1,995. Pengendalian Intern,Kepatuhan dan Kompensasi Manajemen secara bersama-sama (simultan) berpengaruh positif dan signifikanterhadap Perilaku Etis Karyawan, yang ditunjukkandengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar0,614, koefisien determinasi (R2) sebesar 0,377 dannilai Fhitung> Ftabel pada taraf siginifikansi 5% yaitu13,325 > 2,743.Kata Kunci: Pengendalian Intern, Kepatuhan,Kompensasi Manajemen, Perilaku Etis Karyawan
PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE PADA KEPATUHAN PENGUNGKAPAN TRANSAKSI BERELASI BERDASARKAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) NO. 7 TAHUN 2015. Hasna Pratista, Ardhana Reswari
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 8 No. 1 (2019): Nominal April 2019
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.796 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v8i1.24496

Abstract

Abstrak : Pengaruh Corporate Governance Pada Kepatuhan Pengungkapan Transaksi Berelasi Berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (Psak) No. 7 Tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh corporate governance terdahap kepatuhan pengungkapan transaksi pihak berelasi. Variabel independen dalam penelitian ini adalah komite audit, kepemilikan institusional, kepemilikan manajemen, dan komisaris independen.  Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kepatuhan pengungkapan transaksi pihak berelasi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif  dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dari perusahaan sektor utama selama tahun 2015 sampai 2016 yang didapat dari Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan sebanyak 21 perusahaan memenuhi kriteria kelengkapan data akhirnya 42 laporan keuangan tahunan yang dipakai dalam penelitian ini. Metode statistika yang digunakan adalah regresi panel. Dari analisis yang dilakukan komite audit, kepemilikan manajemen, dan komisaris independen berpengaruh secara positif signifikan terhadap pengungkapan transaksi pihak berelasi, sementara kepemilikan institusi tidak berpengaruh secara positif terhadap pengungkapan transaksi pihak berelasi. Kata kunci: corporate governance, pengungkapan, transaksi pihak berelasi
PENGARUH MOTIVASI DAN PENGETAHUAN UU NO.5 TAHUN 2011 TENTANG AKUNTAN PUBLIK TERHADAP MINAT MAHASISWA AKUNTANSI MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk) Kusumastuti, Rita; Waluyo, Indarto
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 2 No. 2 (2013): Nominal September 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.624 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v2i2.1662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Motivasi dan Pengetahuan Undang-Undang No.5 tahun 2011 tentang Akuntan Publik terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi. Pemilihan sampel menggunakan metode proportionate stratified sampling. Jumlah sampel penelitian sebanyak 102 sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji linieritas dan uji heteroskedastisitas. Analisis data untuk menguji hipotesis adalah dengan menggunakan teknik analisis regresi sederhana dan analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Motivasi Karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Mengikuti PPAk, dibuktikan thitung 5,289 > ttabel 1,984 (2) Motivasi Mengikuti USAP berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Mengikuti PPAk, dibuktikan thitung 4,528 > ttabel 1,984 (3) Motivasi Kualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Mengikuti PPAk, thitung 5,287 > ttabel 1,984 (4) Motivasi Ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Mengikuti PPAk, dibuktikan thitung 4,544 > ttabel 1,984 (5) Pengetahuan UU.No.5 tahun 2011 tentang Akuntan Publik berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Mengikuti PPAk, dibuktikan thitung 2,417 > ttabel 1,984 (6) Motivasi Karir, Motivasi Mengikuti USAP, Motivasi Kualitas, Motivasi Ekonomi, Pengetahuan Undang-Undang No.5 tahun 2011 tentang Akuntan Publik berpengaruh positif terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Mengikuti PPAk, dibuktikan Fhitung sebesar 9,907 > Ftabel sebesar 2,309. Kata Kunci: Motivasi, Pengetahuan Undang-Undang No.5 Tahun 2011, Minat Mengikuti PPAk
DETERMINAN MINAT INDIVIDU MENGGUNAKAN LAYANAN FINANCIAL TECHNOLOGY DENGAN KERANGKA INNOVATION DIFFUSION THEORY Indriyati, Rada Nur; Aisyah, Mimin Nur
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 8 No. 2 (2019): Nominal September 2019
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.134 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v8i2.26660

Abstract

Abstrak: Determinan Minat Individu Menggunakan Layanan Financial Technology dengan Kerangka Innovation Diffusion Theory. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat individu menggunakan layanan fintech dengan kerangka Innovation Diffusion Theory (IDT). Penelitian ini merupakan explanatory research. Sampel penelitian adalah 100 pengguna layanan fintech di Kota Yogyakarta yang diperoleh dengan teknik convenience sampling. Metode analisis yang digunakan yaitu Structural Equation Modeling (SEM) dengan menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa relative advantage, compatibility, trialability, dan observability berpengaruh positif terhadap minat individu menggunakan layanan financial technology di Kota Yogyakarta, sedangkan complexity berpengaruh negatif terhadap minat individu menggunakan layanan financial technology di Kota Yogyakarta. Kata kunci: Innovation Diffusion Theory (IDT), Layanan Financial Technology, Karakteristik inovasi.
PENGARUH LEVERAGE OPERASI, LEVERAGE KEUANGAN DAN LEVERAGE TOTAL TERHADAP RISIKO SISTEMATIS SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE SEBELUM DAN SESUDAH KONVERGENSI IFRS Pawestri, Septi Ika; Sari, Ratna Candra
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 3 No. 1 (2014): Nominal April 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.651 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v3i1.2156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh leverage operasi, leverage keuangan, leverage total terhadap risiko sistematis saham, (2) perbedaan pengaruh leverage operasi, leverage keuangan, dan leverage total terhadap risiko sistematis saham dan (3) perbedaan tingkat risiko sistematis saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode sebelum dan sesudah konvergensi IFRS. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear sederhana dan uji dua pihak t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage operasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap risiko sistematis saham sebelum dan sesudah konvergensi IFRS. Leverage keuangan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap risiko sistematis saham sebelum konvergensi IFRS sedangkan variabel leverage keuangan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap risiko sistematis saham sesudah konvergensi IFRS. Leverage total tidak berpengaruh terhadap risiko sistematis saham sebelum konvergensi IFRS dan variabel leverage total berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap risiko sistematis saham sesudah konvergensi IFRS. Tidak terdapat perbedaan pengaruh leverage operasi, leverage keuangan dan leverage total terhadap risiko sistematis saham sebelum dan sesudah konvergensi IFRS. Tidak terdapat perbedaan tingkat risiko sistematis saham antara sebelum dengan sesudah konvergensi IFRS. Kata kunci: Risiko Sistematis Saham, Leverage Operasi, Leverage Keuangan,  Leverage Total
PENGARUH ORIENTASI ETIS, EQUITY SENSITIVITY, DAN BUDAYA JAWA TERHADAP PERILAKU ETIS AUDITOR PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK DI YOGYAKARTA Widiastuti, Eni; Nugroho, Mahendra Adhi
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 1 (2015): Nominal April 2015
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.399 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v4i1.6886

Abstract

Abstrak: Pengaruh Orientasi Etis, Equity Sensitivity, dan Budaya Jawa terhadap Perilaku Etis Auditor pada Kantor Akuntan Publik di Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh Orientasi Etis Idealisme terhadap Perilaku Etis Auditor, (2) pengaruh Orientasi Etis Relativisme terhadap Perilaku Etis Auditor, (3) pengaruh Equity Sensitivity terhadap Perilaku Etis Auditor, (4) pengaruh Budaya Jawa terhadap Perilaku Etis Auditor, dan (5) pengaruh Orientasi Etis Idealisme, Orientasi Etis Relativisme, Equity Sensitivity, dan Budaya Jawa terhadap Perilaku Etis Auditor. Populasi penelitian ini adalah seluruh auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik (KAP) di Yogyakarta. Metode pengumpulan data dengan kuesioner. Uji validitas menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Conbrach Alpha. Uji asumsi klasik meliputi uji linearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji multikolinearitas. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana, dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat pengaruh Orientasi Etis Idealisme terhadap Perilaku Etis Auditor, (2) Terdapat pengaruh Orientasi Etis Relativisme terhadap Perilaku Etis Auditor, (3) Terdapat pengaruh Equity Sensitivity terhadap Perilaku Etis Auditor, (4) Terdapat pengaruh Budaya Jawa terhadap Perilaku Etis Auditor, (5) Terdapat pengaruh Orientasi Etis Idealisme, Orientasi Etis Relativisme, Equity Sensitivity, dan Budaya Jawa secara simultan terhadap Perilaku Etis Auditor.   Kata kunci: Orientasi Etis, Equity Sensitivity, Budaya Jawa, dan Perilaku Etis Auditor
PENGARUH PERSEPSI MENGENAI SISTEM BAGI HASIL, PERSEPSI LABA, DAN PERSEPSI TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP KEPUTUSAN UMKM MENGAMBIL PEMBIAYAAN MUDHARABAH (Studi pada: Koperasi Jasa Keuangan Syariah Baitul Maal WatTamwil Bina Ummat Sejahtera Cabang Utama (KJKS BMT BUS CU) Lasem) Khusna, Zayyinatul
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2016): Nominal April 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.318 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v5i1.11481

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengaruh Persepsi Mengenai Sistem Bagi Hasil terhadap Keputusan UMKM Mengambil Pembiayaan Mudharabah pada KJKS BMT BUS CU Lasem, 2) Pengaruh Persepsi Laba terhadap Keputusan UMKM Mengambil Pembiayaan Mudharabah pada KJKS BMT BUS CU Lasem, 3) Pengaruh Persepsi Tingkat Suku Bunga terhadap Keputusan UMKM Mengambil Pembiayaan Mudharabah pada KJKS BMT BUS CU Lasem, 4) Pengaruh Persepsi Mengenai Sistem Bagi Hasil, Persepsi Laba, dan Persepsi Tingkat Suku Bunga terhadap Keputusan UMKM Mengambil Pembiayaan Mudharabah pada KJKS BMT BUS CU Lasem. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Persepsi Mengenai Sistem Bagi Hasil (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan UMKM Mengambil Pembiayaan Mudharabah (Y), yang ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi (r) sebesar 0,313, nilai thitung > ttabel pada taraf signifikansi 5% yaitu sebesar 5,948>1,6525. Persepsi Laba (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan UMKM Mengambil Pembiayaan Mudharabah (Y), yang ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi (r) sebesar 0,224, nilai thitung > ttabel pada taraf signifikansi 5% yaitu sebesar 5,501>1,6525. Persepsi Tingkat Suku Bunga (X3) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Keputusan UMKM Mengambil Pembiayaan Mudharabah (Y), yang ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi (r) sebesar 0,205 nilai thitung > ttabel pada taraf signifikansi 5% yaitu sebesar 3,019>1,6525. Persepsi Mengenai Sistem Bagi Hasil (X1), Persepsi Laba (X2), dan Persepsi Tingkat Suku Bunga (X3) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan UMKM Mengambil Pembiayaan Mudharabah (Y), yang ditunjukkan dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,165 dan nilai Fhitung > Ftabel pada taraf signifikansi 5% yaitu sebesar 17,048>2,11. Kata kunci: Persepsi Mengenai Sistem Bagi Hasil, Persepsi Laba, Persepsi Tingkat Suku Bunga, Keputusan UMKM Mengambil Pembiayaan Mudharabah
ANALISIS KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI BERKAITAN DENGAN ADANYA KEBIJAKAN PENGHAPUSAN SANKSI PAJAK Istiqomah, Istiqomah
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 6 No. 1 (2017): Nominal April 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.642 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v6i1.14334

Abstract

Analisis Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Berkaitan dengan Adanya Kebijakan Penghapusan Sanksi Pajak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan WPOP Usaha sebelum dan sesudah berlakunya penghapusan sanksi pajak tahun 2014 – 2015. Metode pengumpulan data dengan teknik dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan rasio kepatuhan wajib pajak pada tahun 2014-2015. Uji statistik menggunakan Uji Beda Sampel Berpasangan (Paried Sample t-Test). Hasil penelitian menunjukkan jumlah kepatuhan WPOP Usaha yang menyampaikan SPT Tahunan tepat waktu mengalami peningkatan dari tahun 2014 sebesar 30,00% dan tahun 2015 sebesar 32,20%. Jumlah kepatuhan WPOP Usaha yang menyampaikan SPT Tahunan tidak tepat waktu mengalami peningkatan dari tahun 2014 sebesar 9,00% dan tahun 2015 sebesar 9,01%. Jumlah kepatuhan WPOP Usaha yang tidak menyampaikan SPT Tahunan mengalami penurunan dari tahun 2014 sebesar 61,01% kemudian tahun 2015 sebesar 58,78%. Hasil Uji Beda Berpasangan (Paried Sample t-Test) tidak terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah berlakunya kebijakan penghapusan pajak, yaitu hasil   (-3,295 < 4,303) jadi hasil hipotesis ditolak. Kata kunci: Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi, Penghapusan Sanksi Pajak