cover
Contact Name
Khambali
Contact Email
goldenagejournal@gmail.com
Phone
+6287820485914
Journal Mail Official
goldenagejournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tamansari No. 24-26, Lt. 2 Tel. 022-4203368 Ext. 7301-7302-7385 Fax - 4201897, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40116, Phone/ WhatsApp: 0878-2048-5914
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 25498371     EISSN : 25805843     DOI : https://doi.org/10.29313/ga:jpaud
Core Subject : Education,
The focus of Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is research, study and analysis that related to early childhood include. And the Scope of this journal (but not limited) are: development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Articles 38 Documents
Penanaman Nilai Karakter Disiplin Anak Usia 5-6 Tahun di Kabupaten Belitung pada Ibu Generasi Milenial Inayah Rufaidah; Sugiana Sugiana
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/golden_age.v9i1.7440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penanaman nilai karakter disiplin pada anak usia 5-6 tahun di Kabupaten Belitung pada Ibu generasi milenial. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis data statistic deskriptif. Selanjutnya, Teknik pengumpulan data penelitian ini berupa pertanyaan terbuka dan tertutup dalam bentuk kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai karakter disiplin dari ibu generasi milenial termasuk dalam kategori tinggi, dengan rata-rata sebesar 84.62. Hasil tersebut dapat dijelaskan bahwa dalam menanamkan nilai karakter disiplin anak, ibu milenial memberikan rutinitas harian seperti ketepatan waktu, ketaatan terhadap peraturan, konsistensi perilaku, pengendalian diri, dan kepatuhan yang dilakukan secara optimal.  
Peran Guru dalam Penanaman Nilai Bersyukur melalui Penerapan Metode Pembiasaan untuk Anak Usia Dini Siti Roisah; Siti Muntomimah; Rina Wijayanti
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2025): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/golden_age.v9i2.7441

Abstract

This study aims to gain an in-depth understanding of the role of teachers in instilling the value of gratitude in children aged 4–5 years through the application of the habituation method at TK Plus Wahidiyah Poncokusumo. A qualitative descriptive approach was employed, with data collected through observations, interviews, and documentation. The research subjects included Group A teachers and the school principal. At the same time, observations focused on children’s behavior during habituation activities such as morning exercises, collective prayers, and the recitation of Asmaul Husna. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing, and was complemented by triangulation to ensure data validity. The findings suggest that the teacher’s role, utilizing the habituation method, is effective in promoting the value of gratitude. This is evidenced by children’s emerging habits of appreciating what others give them and spontaneously expressing gratitude, such as saying “Alhamdulillah,” in their daily activities.
Pengembangan Kurikulum Operasional Sekolah Berbasis Konteksual Norma Sulistiyani; Rusmayadi Rusmayadi; Herlina Herlina; Muhammad Yusri Bachtiar; Salma Samputri
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2025): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/golden_age.v9i2.7490

Abstract

This study aims to develop a contextual-based operational school curriculum for early childhood education at PAUD TPQ Kreatif, Gowa Regency. The research employed a Research and Development method using the 4-D model (Define, Design, Develop, Disseminate). Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation. Data analysis included qualitative and quantitative methods, specifically assessing the validity, practicality, and effectiveness of the curriculum product. The findings indicate a strong need for a contextual-based curriculum to enhance the relevance of learning to students' daily lives. The developed curriculum comprises needs analysis, instrument preparation, and an implementation guidebook. The practicality of the curriculum, as rated by teachers, reached 85.93% (very practical), while its effectiveness was 91.40% (very effective), demonstrating the curriculum’s capability to achieve learning objectives optimally. The developed contextual operational school curriculum is suitable for use in early childhood education institutions and significantly contributes to improving the quality of meaningful and relevant learning.
Peran Orang Tua dalam Membentuk Karakter Kesiapsiagaan Bencana Pertanian pada Anak Usia Dini Eni Rahmawati; Mochammad Ramli Akbar; Rina Wijayanti
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/golden_age.v9i1.7595

Abstract

Penelitian bertujuan mengkaji peran orang tua dalam membentuk karakter kesiapsiagaan bencana pertanian pada anak usia dini. Kesiapsiagaan terhadap bencana, khususnya yang berkaitan dengan sektor pertanian seperti kekeringan, banjir, dan serangan hama, merupakan aspek penting yang perlu ditanamkan sejak usia dini, terutama bagi anak-anak yang tinggal di wilayah rawan bencana pertanian, khususnya di daerah poncokusumo kab malang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, melibatkan orang tua yang memiliki anak usia dini usia 4-5 tahun di sekolah DWP 2 jambesari dan bermukim di daerah dengan potensi bencana pertanian tinggi sejumlah 14 orang di desa jambesari kevamatan poncokusumo kabupaten malang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran strategis sebagai pendidik pertama dan utama dalam membentuk nilai-nilai dasar karakter, seperti peduli lingkungan, tanggung jawab, disiplin, dan kerja sama, yang menjadi fondasi dalam membangun kesiapsiagaan bencana. Selain itu, keterlibatan aktif orang tua dalam kegiatan edukatif berbasis lingkungan dan mitigasi bencana turut memperkuat pemahaman anak terhadap risiko dan cara merespons bencana pertanian secara bijak. Penelitian ini merekomendasikan perlunya sinergi antara keluarga, sekolah, dan komunitas dalam membangun budaya kesiapsiagaan bencana sejak dini.
Permainan Angklung: Meningkatkan Kemampuan Emosi Anak Usia Dini Pitri Andari; Mochammad Ramli Akbar; Rina Wijayanti
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/golden_age.v9i1.7665

Abstract

Pendidikan anak usia dini seringkali berfokus pada aspek kognitif, padahal kemampuan emosional krusial bagi keberhasilan jangka panjang. Banyak anak usia dini menunjukkan hambatan emosional, seperti kesulitan berbagi, mengelola amarah, dan mengekspresikan perasaan positif. Permainan tradisional, khususnya Angklung, memiliki potensi besar sebagai intervensi inovatif untuk mengembangkan kecerdasan emosional anak. Penelitian  menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi intensif, wawancara dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi. Subjek penelitian adalah enam anak usia 4-6 tahun di KB Ester Sidoasri Sumbermanjing Wetan. Data dianalisis menggunakan model Miles & Huberman, dengan triangulasi Patton untuk validitas. Indikator kemampuan emosional meliputi pengendalian amarah, kesabaran, ekspresi perasaan, empati, penyesuaian diri, dan pemecahan masalah.Hasil observasi selama dua sesi permainan Angklung menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek emosi sosial anak. Skor penilaian emosi rata-rata meningkat dari 2,5% (cukup/kurang) menjadi 4,1% (baik/sangat baik). Chezila menunjukkan peningkatan kesabaran dan empati, Elzi menjadi lebih aktif, Alfiando lebih kooperatif, Absyalom lebih percaya diri, BC konsisten positif,  MC lebih fokus. Wawancara guru dan orang tua mengkonfirmasi perubahan perilaku positif di sekolah dan rumah. Interaksi kolaboratif dalam bermain Angklung terbukti menstimulasi regulasi diri dan keterampilan sosial.%Penerapan permainan Angklung secara kolaboratif memberikan dampak positif signifikan terhadap perkembangan emosi sosial anak usia dini, meningkatkan empati, pengendalian diri, dan kerja sama. Integrasi musik tradisional ini direkomendasikan dalam kurikulum PAUD untuk pengembangan holistik anak.
Analisis Faktor Penghambat Pemahaman Simbol Perbandingan Matematika Anak Usia Dini Rosifah Rosifah
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2025): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/golden_age.v9i2.7674

Abstract

This study aims to identify the factors that hinder children’s understanding of the use of the less-than (<) and greater-than (>) comparison symbols, as well as to examine teachers’ perceptions of the obstacles affecting children’s ability to comprehend these comparison concepts at TK Pertiwi 49, Semarang City. The research employed a qualitative approach with data collected through guided interviews. The findings indicate that difficulties in understanding comparison symbols stem from children’s limited cognitive abilities, a lack of concrete learning media, and instructional methods that are insufficiently varied. In addition, individual differences in children’s developmental levels also influence their understanding of comparison concepts using symbols. Teachers perceive that the use of teaching aids, play-based learning approaches, contextual examples, and intensive guidance can enhance children’s understanding.
Analisis Kurikulum Pada Taman Kanak-kanak Al-Qur’an Khairiyah Sabila Sabila; Ahmad Syukri Sitorus
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/golden_age.v9i1.7690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif kurikulum yang diterapkan pada TK Al- Qur’an Umairah dan TK Al-Qur’an Bunda Isnaini. Fokus penelitian ini adalah pembelajaran perencanaan, strategi dan evaluasi kurikulum yang digunakan dalam membentuk pemahaman dan kecintaan anak usia dini terhadap Al-Qur'an. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan pengelola dan guru, serta analisis dokumen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan kedua TK tersebut menerapkan kurikulum berbasis nilai-nilai Alquran yang dipadukan dengan Kurikulum.  bahwa kurikulum TKA Umaira dan TKA Bunda Isnaini umumnya menekankan pada pengenalan huruf hijaiyah, tajwid dasar, hafalan surat-surat pendek dan doa-doa, serta penanaman nilai-nilai akhlak dan adab Islami. Metode pembelajaran cenderung aktif dan menyenangkan, melibatkan nyanyian, cerita, dan permainan edukatif untuk menjaga minat belajar anak. Meskipun demikian, ditemukan beberapa tantangan terkait variasi kualitas implementasi kurikulum, keterbatasan media pembelajaran di beberapa TKA Umairah dan TKA Bunda Isnaini  dan perlunya peningkatan kapasitas guru dalam mengoptimalkan proses pembelajaran. upaya sinergis antara pendidik, orang tua, dan lingkungan dalam mendukung pencapaian tujuan pendidikan anak usia dini berbasis keislaman. Analisis ini merekomendasikan pengembangan kurikulum yang lebih terstruktur dan adaptif, peningkatan dukungan sarana prasarana, serta program pelatihan berkelanjutan bagi para pendidik untuk memastikan tercapainya tujuan pendidikan Al-Qur'an yang holistik dan efektif pada anak usia dini.
Peningkatan Kemampuan Spasial Anak Usia 5-6 Tahun melalui Kegiatan Studi Wisata ke Kebun Kopi di TK DWP Nurul Huda Jabung Malang Ifah Hidayah; Mochammad Ramli Akbar; Sarah Emanuel Haryono
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2025): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/golden_age.v9i2.7694

Abstract

This study aims to enhance the spatial abilities of children aged 5-6 years through educational field trips to a coffee plantation. The research employed a Classroom Action Research (CAR) approach conducted in two cycles, each consisting of the stages of planning, action implementation, observation, and reflection. The research subjects were Group B children at TK DWP Nurul Huda Jabung, Malang, with the researcher acting as the primary instrument as well as the implementer of the actions. The findings indicate a significant improvement in children’s spatial abilities, as reflected in their increased understanding of directional concepts, position, size, and spatial relationships among objects in the surrounding environment. The field trip activities provided authentic and contextual learning experiences that facilitated spatial exploration, visual observation, and active use of spatial language. In addition, these activities enhanced children’s enthusiasm and active participation in the learning process. Therefore, educational field trips to a coffee plantation are proven to be an effective and enjoyable learning method for developing early childhood spatial abilities.
Peran Permainan Tradisional Congklak dalam Pembentukan Karakter Anak Usia 4–5 Tahun di TK Mardi Putra Sitiarjo Ike Yanuwati; Siti Muntomimah; Farida Nur Kumala
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/golden_age.v9i1.7698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan permainan tradisional congklak serta menganalisis perannya dalam pembentukan karakter anak usia 4–5 tahun di TK Mardi Putra Sitiarjo. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus, karena memungkinkan peneliti untuk menggali secara mendalam proses pembelajaran berbasis permainan dalam konteks alami anak usia dini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan orang tua murid, guru, dan kepala sekolah, serta dokumentasi berupa catatan kegiatan dan foto. Validitas data dijamin melalui triangulasi teknik dan sumber. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan congklak mampu menanamkan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, sportivitas, dan kesabaran. Anak-anak menunjukkan keterlibatan aktif dalam permainan dan menginternalisasi nilai-nilai tersebut secara alami dalam situasi bermain. Temuan ini memperkuat pentingnya integrasi permainan tradisional dalam pembelajaran karakter anak usia dini sebagai strategi yang menyenangkan, edukatif, dan berbasis budaya lokal.
Pengembangan Media Kucingan untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik dan Sosial Anak Usia Dini di KB Al Fithrah Malang Novia Yuniar Rahmawati; Mochammad Ramli Akbar; Rina Wijayanti
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/golden_age.v9i1.7703

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Pengembangkan Media Kucingan dalam mengembangkan kemampuan motorik dan sosial anak KB AL Fithrah Malang. Penelitian ini diharapkan dapat membantu anak dalam mengembangkan motorik dan sosial anak sesuai dengan tahap perkembangannya melalui media kucingan yang disajikan. Instrumen pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi untuk kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman dan diakhiri dengan pengecekan keabsahan data menggunakan Triangulasi Patton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kucingan berperan signifikan dalam meningkatkan kemampuan motorik dan sosial. Media kucingan ini tidak semata-mata di nilai negatif di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat, melainkan  sebagai instrumen edukatif yang memuat nilai-nilai moral, etika, dan kearifan budaya yang dapat ditanamkan sejak usia dini.

Page 2 of 4 | Total Record : 38