cover
Contact Name
Nur Taufik
Contact Email
nrtaufik@gmail.com
Phone
+6281703355335
Journal Mail Official
nrtaufik@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.stitba.org/index.php/ATJPI/about/editorialTeam
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal At-Tarbiyah
ISSN : 2086719     EISSN : 29859603     DOI : https://doi.org/10.21462
Attarbiyah : Jurnal Pendidikan, Kebudayaan dan Keislaman adalah jurnal akses terbuka double-blind, peer-review, di Zona Pendidikan, Kebudayaan dan Keislaman. Jurnal Attarbiyah dimaksudkan untuk menyediakan forum akademik bagi para peneliti yang tertarik untuk membahas isu-isu saat ini dan masa depan tentang pendidikan Islam. Fokus pada pemberian kesempatan bagi para peneliti di bidang pendidikan khususnya hasil-hasil penelitian dan penelitian yang relevan dengan Pendidikan untuk dipublikasikan. Para ahli akan meninjau semua artikel sebelum diterima untuk publikasi. Jurnal ini terbuka untuk penulis di seluruh dunia tanpa memandang kebangsaan. Jurnal Educastra diterbitkan dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember.
Articles 41 Documents
Resolusi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Dalam Menyikapi Era Society 5.0 Nurut taufik
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 5 No. 2 (2023): At-Tarbiyah, Vol 5 (2) Desember 2023
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesiapan generasi penerus peradaban yang berada di era society 5.0 dengan melihat peluang, tantangan, kemampuan individu dan sumber daya manusia lainnya agar ke depan bisa bersaing dan mampu memecahkan masalah yang ada di hadapannya dengan memanfaatkan kemampuan yang disiapkan dalam pendidikan, dan kemampuan tersebut adalah dalam rangka upaya menyambut hiruk pikuk kehidupan era society 5.0 yang penuh dengan tantangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tantangan, kemampuan dan muatan kurikulum di era society 5.0, dan proses pengembangan kurikulum di era 5.0. Penulisan ini menggunakan metode library search dengan sumber data primer adalah artikel, jurnal yang terkait dengan pokok pembahasan kemudian dianalisis dan diberikan penjelasan. Tantangan kurikulum yang berada ditengah-tengah perkembangan teknologi saat ini adalah kurangnya pseserta didik menguasai teknologi dan juga muatan dari kurikulum itu sendiri anak didik masih kurang mampu untuk menyelesaikan sebuah permasalahan yang dihadapinya. Tantangan-tantangan era super-smart ini harus dilalui dan di hadapi dengan kemampuan yang sesuai agar mampu menyelesaikan masalah dengan mudah. Tentunya dibekali dengan kemampuan berpikir kreatif, kritis dan keterampilan menyelesaikan masalah dengan penuh percaya diri.
Pembelajaran wudhu melalui metode bernyanyi dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas 1 di MI Negeri 1 Balikpapan rani, maha; Siti Fatimah; suherman
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 7 No. 1 (2025): At-Tarbiyah, Vol 7 (1) Juni 2025
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/atjpkk.v7i1.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran wudhu melalui metode bernyanyi dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas 1, untuk mengidentifikasi pendekatan apa yang digunakan dalam pembelajaran tersebut, serta faktor-faktor pendukung dan penghambat pada pembelajaran wudhu melalui metode bernyanyi dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas 1 di MI Negeri 1 Balikpapan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode bernyanyi dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas 1 pada pembelajaran wudhu dengan lagu yang disusun secara berurutan dari lirik yang diubah sesuai dengan rukun dan tata cara wudhu, sehingga siswa lebih mudah paham dan mengingatnya serta merasa senang dalam proses pembelajaran wudhu. Pendekatan yang digunakan pada pembelajaran wudhu melalui metode bernyanyi dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas 1 di MI Negeri 1 Balikpapan adalah pendekatan yang berpusat pada siswa meliputi pendekatan kontekstual, pendekatan pembelajaran aktif dan pendekatan sosio-emosional. Ketiga pendekatan ini mendukung pembelajaran wudhu yang sesuai dengan karakteristik siswa kelas 1. Adapun faktor pendukung pada pembelajaran wudhu melalui metode bernyanyi antara lain karakter siswa kelas 1 yang senang lagu dan gerakan, antusiasme siswa dan adanya media pembelajaran serta fasilitas sekolah yang memadai. Sementara itu, faktor penghambatnya adalah adanya beberapa siswa yang kurang aktif, perbedaan kemampuan belajar atau ada yang masih belum bisa membaca, serta waktu yang kurang dalam mengajar di kelas.
Hubungan Antara Kreativitas Guru Dengan Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sdit Mutiara Rahmah Balikpapan Melantika, Aulia; Kusnan; Nurut Taufik
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 7 No. 1 (2025): At-Tarbiyah, Vol 7 (1) Juni 2025
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/atjpkk.v7i1.33

Abstract

Fokus dari penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan antara kreativitas guru dengan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDIT Mutiara Rahmah Balikpapan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya peran kreativitas guru dalam menciptakan suasana pembelajaran yang menarik dan melibatkan, sehingga berpotensi memperkuat minat siswa terhadap pelajaran. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kreativitas guru dalam mengajar berada pada kategori baik, sementara minat belajar siswa secara umum berada pada kategori sedang hingga tinggi. Analisis korelasi Product Moment mengungkapkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kreativitas guru dan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Temuan ini menegaskan bahwa dengan meningkatnya kreativitas guru dalam pembelajaran, maka semakin besar pula minat siswa untuk belajar. Penelitian ini merekomendasikan agar guru terus mengembangkan kreativitas dalam mengajar guna meningkatkan minat dan hasil belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
Pandangan Orang Tua Dalam Memilih Pendidikan Berbasis Islam (Studi Kasus Pondok Pesantren Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Balikpapan) Makbul Khoir, Muhammad; Siti Fatimah; erina siskawati
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 7 No. 1 (2025): At-Tarbiyah, Vol 7 (1) Juni 2025
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/atjpkk.v7i1.34

Abstract

This study aimed to explore in depth the views and motivations of parents in choosing Islamic-based education for their children, focusing on Pondok Pesantren Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari in Balikpapan. The background of this research is based on the central role of parents as the primary and first educators for children in the family, especially in facing modern era challenges characterized by rapid technological developments and increasingly complex external environmental influences on children's growth and development. This research used a qualitative approach with a case study method. Data were collected through observation techniques, in-depth interviews, and documentation with parents of students who enrolled their children at Pondok Pesantren Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Balikpapan. The results showed that parents' motivation in choosing Islamic-based education can be categorized into two main factors, namely intrinsic and extrinsic factors. Intrinsic factors include parents' strong desire to form children’s noble personalities, have Islamic characters, and be able to practice religious teachings in daily life. Meanwhile, extrinsic factors include the religious pesantren environment, the existence of a curriculum integrated with Islamic values, the exemplary role of ustaz and teachers, and the hope that children will be able to face the challenges of the times with strong religious knowledge.
Budaya Religiusitas di SDIT Mutiara Rahmah Kota Balikpapan Amalia, Khofifatul; Elsa Yulianingsih; Hasbi Assiddiq
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 6 No. 2 (2024): At-Tarbiyah, Vol 6 (2) Desember 2024
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/atjpkk.v6i2.38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk penanaman, berjalannya konsistensi, dan dampak budaya religiusitas di SDIT Mutiara Rahmah Balikpapan. Metode penelitian menggunakan jenis studi kasus dan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data Miles & Huberman reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya religiusitas diterapkan melalui rutinitas, seperti shalat dhuha, do’a pagi, murojaah, tahfidz, kelas Al-Qur’an, infaq Jum’at, keteladanan dan Nama tokoh Islam serta peringatan hari besar Islam. Strategi sekolah mencakup tiga pendekatan, kekuatan (peran kepala sekolah), persuasif (hubungan guru dan siswa menciptakan suasana religiusitas) dan redukasi-normatif (kerja sama dengan orang tua). Sejak awal berdiri, sekolah ini bertujuan membentuk generasi muda albaiyatush Sholihah bukan hanya unggul secara akademik. Budaya religiusitas bermanfaat membentuk nilai Ibadah, nilai ruhul jihad, nilai akhlaq/disiplin, dan nilai keteladanan. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam penguatan budaya religiusitas di sekolah dasar lainnya.
Peran Orang Tua dalam Mengantisipasi Dampak Negatif Media Sosial bagi Anak di RT 05 Mekar Sari, Kecamatan Balikpapan Tengah Hefizi Fairy, Alfiya Adelani; Khoirul Anam Siddeh2; Jamila
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 7 No. 1 (2025): At-Tarbiyah, Vol 7 (1) Juni 2025
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/atjpkk.v7i1.39

Abstract

Kemajuan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan sosial, termasuk pada anak-anak yang kini semakin mudah mengakses media sosial. Meskipun media sosial memberikan manfaat edukatif dan hiburan, penggunaannya tanpa pengawasan dapat berdampak negatif. Dampak seperti kecanduan gadget, paparan konten yang tidak sesuai usia, hingga menurunnya interaksi sosial menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana orang tua di RT 05 Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Balikpapan Tengah berperan dalam mengantisipasi dampak negatif media sosial terhadap anak-anak mereka. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap tiga keluarga yang memiliki anak usia 5–10 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan langsung, pembatasan waktu bermain gadget, serta komunikasi terbuka antara orang tua dan anak menjadi strategi utama dalam membatasi dampak negatif media sosial. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi masyarakat untuk menerapkan pola asuh yang lebih sadar teknologi dan responsif terhadap perkembangan zaman. Penelitian ini mengkaji peran pengawasan, pemberian aturan yang jelas, edukasi, dan komunikasi terbuka antara orang tua dan anak. Hasil dari studi ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai bentuk keterlibatan orang tua dalam menghadapi tantangan era digital serta menjadi acuan bagi masyarakat dalam membangun pola pengasuhan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Implementasi Pembelajaran Al-Qur'an di SDIT Istiqamah Balikpapan Kota Fedrika Intan Kumala Dewi; Siti Kamilah; suherman
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 7 No. 1 (2025): At-Tarbiyah, Vol 7 (1) Juni 2025
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/atjpkk.v7i1.40

Abstract

This study aims to understand how the implementation of Qur’an learning using the Ummi method takes place at SDIT Istiqamah in Balikpapan City, and to explore why the Ummi method is applied in Qur’an learning at SDIT Istiqamah. The background of this research stems from the transition of the Qur’an learning method from Tilawati to Ummi, due to the previous method being considered to lack clear standardization and evaluation. This study uses a qualitative approach with a case study design. Data collection techniques include observation, structured interviews, and documentation. The data analysis techniques used involve data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the Ummi method is implemented in a structured manner according to the Ummi Foundation standards, with teachers acting as the main facilitators from apperception to evaluation. Supporting factors include the school management’s commitment, certified teachers, adequate learning facilities, and parental support. Inhibiting factors consist of poor student-teacher ratio, differences in textbook volumes within the same group, and lack of internal coordination. Overall, the Ummi method helps students read the Qur’an better; however, to achieve better results, improvements in management, workforce strengthening, and collaboration between the school and parents are needed.
Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama di SMK Negeri 5 Balikpapan fadhila, nurul; Elsa Yulianingsih; Hasbi Assiddiq
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 6 No. 1 (2024): At-Tarbiyah, Vol 6 (1) Juni 2024
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/atjpkk.v6i1.45

Abstract

Penelitian ini mengkaji proses internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMKN 5 Balikpapan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran PAI berperan penting dalam internalisasi nilai moderasi melalui tiga tahap: transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Siswa diajarkan untuk menghargai keragaman dan berpartisipasi aktif dalam diskusi keagamaan. Faktor pendukung termasuk keberagaman siswa dan dukungan kebijakan, sementara hambatan meliputi pengaruh negatif media sosial dan kurangnya kesadaran akan pentingnya moderasi. Penelitian ini menekankan pentingnya nilai-nilai moderasi dalam membentuk karakter siswa yang toleran dan bijak.
Metode Talaqqi Dalam Pembelajaran Al-Qur'an Untuk Meningkatkan Prestasi Pai Di Smpn 22 Balikpapan rofiq, abdul; Khoirul Anam Siddeh2; suherman
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 7 No. 1 (2025): At-Tarbiyah, Vol 7 (1) Juni 2025
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/atjpkk.v7i1.47

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan metode talaqqi dalam pembelajaran Al-Qur’an serta dampaknya terhadap prestasi Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPN 22 Balikpapan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, ditemukan bahwa pembelajaran Al-Qur’an dilaksanakan secara terstruktur dengan menekankan metode talaqqi sebagai pembelajaran lisan langsung antara guru dan siswa. Metode ini memungkinkan koreksi bacaan secara real-time dan membangun kedekatan emosional yang mendorong motivasi belajar siswa. Talaqqi dipadukan dengan kegiatan seperti tadarus, hafalan, tilawah harian, serta program Kamis Mengaji dan Pesantren Ramadhan, baik dalam kegiatan formal maupun nonformal. Dibandingkan metode lain seperti Qira’ati, Tilawati, dan Iqro’, talaqqi lebih adaptif terhadap perbedaan kemampuan siswa dan lebih efektif dalam menanamkan nilai-nilai keislaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan talaqqi secara konsisten berdampak positif terhadap peningkatan kompetensi spiritual, aspek kognitif, dan sikap religius siswa, sekaligus mendukung capaian prestasi akademik PAI mereka. Dengan demikian, talaqqi menjadi metode yang relevan dan efektif dalam pembelajaran Al-Qur’an di tingkat SMP
Analisis Nilai-Nilai Edukatif Dalam Serial Animasi Nussa: Kajian Kritik Edukasi Islami Kontemporer hadi, gigih
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 6 No. 1 (2024): At-Tarbiyah, Vol 6 (1) Juni 2024
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/atjpkk.v6i1.91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai edukatif dalam serial animasi Nussa dan Rara melalui perspektif kritik edukasi Islami kontemporer. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan akan inovasi pendidikan Islam di era digital, di mana media visual menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai moral dan spiritual kepada anak-anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data utama diperoleh dari sejumlah episode Nussa dan Rara, seperti “Ayo Berdzikir”, “Latihan Puasa”, dan “Shalat Itu Wajib”, sedangkan data sekunder berasal dari jurnal dan literatur pendidikan Islam. Analisis dilakukan menggunakan metode content analysis untuk menafsirkan pesan dan makna nilai keislaman yang tersirat dalam tayangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serial ini berhasil mengintegrasikan empat kategori nilai utama akidah, ibadah, akhlak, dan sosial ke dalam narasi yang ringan dan menarik bagi anak-anak. Tayangan ini bukan hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media dakwah dan pendidikan yang mampu menumbuhkan karakter Islami secara kontekstual di tengah budaya digital.