cover
Contact Name
Julius Sutrisno
Contact Email
jsutrisno@bundamulia.ac.id
Phone
+6221-6929090
Journal Mail Official
bisnisdigital.ancol@ubm.ac.id
Editorial Address
UNIVERSITAS BUNDA MULIA PRESS PROGRAM STUDI BISNIS DIGITAL Lantai 6 Kampus Ancol - Universitas Bunda Mulia Jl. Lodan Raya No. 2, Ancol – Jakarta Utara 14430, Indonesia
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital)
ISSN : 27981819     EISSN : 27980819     DOI : http://dx.doi.org/10.30813/
Journal of Digital Business Management and Technology (Journal of Digismantech) aims to provide cutting-edge research and practice in the field of Digital Business. It provides a national publication platform for enhancing the scientific and academic publication of research in the field. Submissions are invited regarding the theoretical or practical implementation of the method and concept development. The subject of contributed articles may include, but is not limited to: -Digital Business Management -Digital Business Technology -Financial Technology -Digital Marketing -Digital Business & E-Commerce -Digital Economics -Cloud Computing -Digital Business Analysis & Design -Content Creation -Statistics Computing -UI/UX Design -Digital Branding -E-Retailing -Customer Relationship Management for Digital Business -Digital Business Strategic -Business Ethics for Digital Business -Services Marketing -Digital Business Valuation -Digital Analytics for Marketing -Digital Project Management -Content Management -Big Data & Business Intelligence -Knowledge Management and Innovation -Cyber Security for Digital Business
Articles 43 Documents
PERBINCANGAN DI MEDIA SOSIAL FILM PENDEK TILIK SEBAGAI HASIL DARI STRATEGI DIGITAL Panji Nandiasa Ananda Mukadis
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v1i1.2285

Abstract

Tidak setiap saat bisa kita temukan sebuah film pendek Indonesia menghasilkan perbincangan yang masif seperti film Tilik. Film pendek karya dari sutradara Wahyu Agung Prasetyo dan diproduki oleh Ravacana Films, sebuah rumah produksi berbasis komunitas di Yogyakarta memperoleh dua juta views di Youtube per 21 Agustus 2020. Awal diunggah sejak 17 Agustus 2020 film Tilik telah menarik banyak penonton hingga menghasilkan puluhan ribu views. Setelah beberapa hari jumlah views meningkat berkali lipat usai mendapat beragam reaksi dan akhirnya menghasilkan views beratus kali lipat,  juga perbincangan yang terus berdengung di media sosial. Perbincangan yang terus bergulir mengenai Tilik kemudian menghasilkan peliputan lanjutan di media daring, cetak, maupun liputan di televisi yang tidak main-main nilainya bila dihitung secara nilai Public Relations (PR Value). Apa yang terjadi pada Tilik bukan lahir begitu saja melainkan hasil hasil dari strategi digital dan didasari teknis yang memadai serta pilihan-pilihan dalam alur cerita yang membuatnya menjadi bahan perbincangan di media sosial. Bicara tentang jumlah views dan perbincangan seputar film Tilik kita juga perlu memperhatikan kondisi sosial masyarakat saat film ini beredar secara daring  Tidak lupa sebagai sebuah film, Tilik juga harus dilihat konteks yang dibawa, konteks yang memberinya bekal yang cukup untuk menanamkan menghasilkan traksi pada awal dan berbagai modal untuk jadi bahan perbincangan hari-hari pertama sejak film ini ditayangkan di Youtube.Kata Kunci: Film Pendek, Youtube, Media Sosial, Konten Viral, Pemasaran Digital An Indonesian short film produced massive conversations like the film Tilik which is rarely found in our daily lives.A film directed by Wahyu Agung Prasetio and produced by Ravacana Films, a community-based production house in Yogyakarta had gained two million views on YouTube per 21 August 2020. The first day it was uploaded 17 August 2020, it had gained many tractions until around 30K views, and then different kind of reactions multiply the number of viewers and conversation that also attract coverages from national media, online, offline, and also chose to be content for several television program, some coverage that is so pricey if we talk about Public Relations (PR) Value aspect.. The phenomena of Tilik is not for coming without reason, it came from some specific situation and then supported with good product material, and digital strategy. Talking about the number of its views we cannot cease to discuss the social condition around the society at that time. As a film, we cannot ignore the context of Tilik, context that had given it enough resource to gain traction from relevant people and communities. Context that had also gave it enough conversation materials the first days it was published on YouTube.Keywords: Short Film, Youtube, Social Media, Viral Content, Digital Marketing
The Dynamic Interactions of Social Media Use, Self-Efficacy, Academic Resilience, and Learning Engagement in College Students Madeline Lydia Hiustra; Christian Haposan Pangaribuan; Tri Wismiarsi
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v4i2.7605

Abstract

AbstrakStudi ini mengeksplorasi hubungan antara penggunaan media sosial, efikasi diri, ketahanan akademis, dan keterlibatan belajar di kalangan mahasiswa di Jakarta. Menyadari potensi media sosial sebagai alat pembelajaran yang berharga sekaligus sumber gangguan, penelitian ini menyelidiki peran mediasi efikasi diri dan ketahanan akademis dalam dampak media sosial terhadap keterlibatan mahasiswa. Sebanyak 149 responden yang memenuhi kriteria demografi yang ditentukan berpartisipasi dalam penelitian ini. Analisis statistik, termasuk pengujian hipotesis, analisis regresi, dan uji-T, dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Smart-PLS 4. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa meskipun efikasi diri dan ketahanan akademis secara signifikan memediasi hubungan tersebut, ketahanan akademis menunjukkan pengaruh yang lebih kuat. Hal ini menekankan peran penting ketahanan dalam menavigasi kompleksitas media sosial dan mendorong pembelajaran yang efektif. Studi ini menggarisbawahi perlunya memprioritaskan pengembangan ketahanan akademis pada siswa, di samping efikasi diri, untuk memaksimalkan manfaat media sosial untuk pembelajaran dan mengurangi potensi dampak negatif. Rekomendasinya meliputi pengembangan penggunaan media sosial yang bertanggung jawab, mengintegrasikan media sosial ke dalam proses pembelajaran melalui platform dan tugas daring, dan meningkatkan kesadaran akan penerapan positif media sosial untuk keberhasilan akademis.Kata Kunci: media sosial, ketahanan akademis, keterlibatan dalam proses pembelajaran, efikasi diri Abstract               This study explored the multifaceted relationship between social media use, self-efficacy, academic resilience, and learning engagement among college students in Jakarta. Recognizing the potential of social media as both a valuable learning tool and a source of distraction, the research investigated the mediating roles of self-efficacy and academic resilience in the impact of social media on student engagement. A total of 149 respondents who met the designated demographic criteria participated in the study. Statistical analyses, including hypothesis testing, regression analysis, and T-test, were performed using Smart-PLS 4 software. Findings revealed that while both self-efficacy and academic resilience significantly mediated the relationship, academic resilience exhibited a stronger influence. This emphasizes the critical role of resilience in navigating the complexities of social media and fostering effective learning. The study underscores the need for educators to prioritize cultivating academic resilience in students, alongside self-efficacy, to maximize the benefits of social media for learning and mitigate potential negative impacts. Recommendations include fostering responsible social media usage, integrating social media into the learning process through online platforms and assignments, and raising awareness of the positive applications of social media for academic success.Keywords:  social media use, learning engagement, academic resilience, self-efficacy
PENGARUH PROMOSI, GAMIFIKASI, DAN KEMUDAHAN PENGGUNAAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN DI APLIKASI SHOPEE Adrian Jeremiah; Arihta Tarigan
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v3i1.5216

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan menganalisis pengaruh promosi, gamifikasi, dan kemudahan penggunaan terhadap loyalitas pelanggan di aplikasi Shopee. Karena persaingan di industri e-commerce yang semakin ketat di era digital, sangat penting untuk memahami komponen yang memengaruhi loyalitas pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang menggunakan metode survei yang disebarluaskan kepada pengguna aplikasi Shopee. Hasil analisis data menguji hipotesis melalui regresi berganda. Jenis promosi yang ditawarkan menentukan promosi, fitur permainan dalam aplikasi menentukan gamifikasi, dan antarmuka pengguna yang sederhana dan navigasi yang mudah menentukan kemudahan penggunaan. Loyalitas pelanggan diukur melalui kecenderungan untuk melakukan pembelian ulang dan rekomendasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman kita tentang komponen yang memengaruhi kesetiaan pelanggan pada platform ecommerce. Penelitian ini dapat membantu manajemen Shopee meningkatkan daya saingnya di pasar e-commerce dengan mengoptimalkan strategi promosi mereka, meningkatkan aspek gamifikasi, dan memperbaiki tata letak antarmuka pengguna untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Kata Kunci: Promosi, Gamifikasi, Kemudahan Penggunaan, Loyalitas Konsumen, Aplikasi Shopee Abstract                The aim of this study is to discover and analyze the influence of promotion, gamification, and user-friendliness on customer loyalty in the Shopee application. Due to the increasingly competitive nature of the e-commerce industry in the digital era, understanding the components that affect customer loyalty is crucial. This research adopts a quantitative approach using a survey method distributed to Shopee application users. The results of data analysis test hypotheses through multiple regressions. The types of promotions offered determine promotion, in-app gaming features determine gamification, and a simple user interface and easy navigation determine user-friendliness. Customer loyalty is measured through the tendency to make repeat purchases and recommendations. The findings of this study are expected to enhance our understanding of the components influencing customer loyalty on ecommerce platforms. This research can assist Shopee management in improving its competitiveness in the ecommerce market by optimizing their promotion strategies, enhancing gamification aspects, and improving the layout of the user interface to enhance the user experience. Keywords:  Promotion, Gamification, User-Friendliness, Customer Loyalty, Shopee Application.
PENGARUH PEMASARAN MEDIA SOSIAL, KESADARAN MEREK, DAN KETERLIBATAN DENGAN MEREK TERHADAP NIAT MEMBELI (STUDI KASUS: MEREK FLIMTY DI JABODETABEK) Edina Diva Heryanto; Ali Wardhana; Chandra Hosen; I Gede Wisnu Satria Chandra Putra
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v5i2.9172

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemasaran media sosial (social media marketing), kesadaran merek (brand awareness), dan keterlibatan dengan merek (brand engagement) terhadap niat membeli (purchase intention) produk Flimty di kalangan pengguna media sosial di Jabodetabek. Populasi penelitian mencakup pengguna media sosial di wilayah Jabodetabek, dengan sampel sebanyak 155 responden yang dipilih secara non-probability sampling dan telah mengenal atau memiliki niat membeli Flimty. Data dianalisis menggunakan structural equation modeling (SEM) berbasis partial least squares (PLS) dengan bantuan SmartPLS 3. Hasil analisis mengungkap temuan yang menarik yaitu social media marketing terbukti mampu membangun brand engagement, brand awarness dan purchase intention yang dibuktikan dengan nilai p dibawah 0.05. Hal ini mengindikasikan bahwa strategi sosial media marketing yang dilakukan merek Flimty mampu menciptakan ruang interaksi yang mendalam antara merek dan konsumen. Namun, di sisi lain, brand awarness justru kurang efektif dalam menumbuhkan purchase intention yang dibuktikan dengan nilai p diatas 0,05 yang patut diduga sebagai akibat merek yang tergolong baru dan budaya makan orang Indonesia. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi pemasaran Flimty di media sosial berhasil menciptakan interaksi emosional dengan konsumen tetapi belum efektif dalam membangun pengenalan merek yang kuat. Selain itu, brand engagement terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara sosial media marketing dan purchase intention, sementara brand awareness tidak memiliki peran mediasi. Implikasi dari penelitian ini menekankan perlunya merek seperti Flimty untuk merancang strategi sosial media marketing yang tidak hanya interaktif tetapi juga fokus pada peningkatan brand awareness melalui konten edukatif dan kampanye yang lebih terarah Kata Kunci: Sosial media marketing, kesadaran merek, keterlibatan merek, niat beli.AbstractThis study was conducted to investigate the influence of social media marketing, brand awareness, and brand engagement on the purchase intention of Flimty products among social media users in the Jabodetabek area. The study population includes social media users in the Jabodetabek region, with a sample of 155 respondents selected through non-probability sampling who are familiar with or have the intention to purchase Flimty. The data was analyzed using structural equation modeling (SEM) based on partial least squares (PLS) with the help of SmartPLS 3. The results of the analysis revealed interesting findings, namely that social media marketing was proven to be able to build brand engagement, brand awareness, and purchase intention, as indicated by a p-value below 0.05. This indicates that the social media marketing strategy carried out by the Flimty brand was able to create a space for deep interaction between the brand and consumers. However, on the other hand, brand awareness was less effective in fostering purchase intention, as evidenced by a p-value above 0.05, which is likely due to the brand being relatively new and the eating culture of Indonesians. This finding indicates that Flimty's social media marketing strategy successfully creates emotional interaction with consumers but is not yet effective in building strong brand awareness. Additionally, brand engagement was found to significantly mediate the relationship between social media marketing and purchase intention, while brand awareness did not mediate this relationship. The implications of this study emphasize the need for brands like Flimty to design social media marketing strategies that are not only interactive but also focus on enhancing brand awareness through educational content and more targeted campaigns.Keywords: Social Media Marketing, Brand Awareness, Brand Engagement, Purchase Intention
MODEL FAST PADA E-SCHOOL GOODS INVENTORY SYSTEM SMK PGRI PANGKALPINANG Lili Indah Sari; Wishnu Aribowo Probonegoro; Parlia Romadiana
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v2i1.3051

Abstract

SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) merupakan salah satu sekolah menengah kejuruan yang ada di Pangkalpinang. SMK PGRI Pangkalpinang memiliki tiga jurusan yaitu multimedia, pemasaran dan akuntansi. Di Sekolah ini pengelolaan inventaris data barang, baik barang tetap maupun barang habis pakai masih di catat dan di proses secara manual, sudah menggunakan komputer tetapi hanya di masukin ke dalan microsft office word saja. Sehingga sering terjadi kesalahan pencatatan data inventaris barang, seperti barang yang sudah rusak tetapi masih bisa diperbaiki, inventaris barang pada setiap ruangan, atau peminjaman inventaris barang yang ada di sekolah, bahkan sering terjadi kehilangan data atau barang itu sendiri. Permasalahan ini menyebabkan pembuatan laporan menjadi lama dan tidak tepat, mengalami kesulitan untuk mecari data barang dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Solusi terbaik untuk menangani permasalahan tersebut yaitu dengan di buatkannyas sistem informasi pendataan Inventaris Berbasis Website yang di sekolah agar dapat mempermudahkan proses pendataan inventaris barang sehingga lebih efektif dan efisien, lebih terdata, terarah, dan dimasa datang bisa lebih baik. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode FAST (Framework for the Applications of Systems Technology) yang terdiri dari enam fase yaitu Persiapan awal, analisis masalah, analisis kebutuhan, Desain logis, Analisis keputusan, Desain intergrasi dan metodologi berorientasi objek dengan alat bantu UML (Unified Modeling Languange)Kata Kunci: Pendataan Inventaris Barang, SMK PGRI, Website, Metode FAST, UML. SMK (Vocational High School) is one of the vocational high schools in Pangkalpinang. SMK PGRI Pangkalpinang has three majors, namely multimedia, marketing and accounting. In this school, inventory management of goods data, both fixed goods and consumables are still recorded and processed manually, using a computer but only entered into Microsoft Office Word. So that there are often errors in recording inventory data, such as items that have been damaged but can still be repaired, inventory of items in each room, or borrowing inventory of items at school, and there is often loss of data or the item itself. This problem causes the report generation to be long and inaccurate, having difficulty finding item data and taking quite a long time. The best solution to deal with these problems is to build a Website-Based Inventory data collection information system in schools in order to facilitate the process of collecting inventory data so that it is more effective and efficient, more recorded, directed, and in the future it can be better. The research method used is the FAST (Framework for the Applications of Systems Technology) method which consists of six phases, namely initial preparation, problem analysis, needs analysis, logical design, decision analysis, integration design and object-oriented methodology with UML tools ( Unified Modeling Language)Keywords: Inventory Data Collection, SMK PGRI, Website, FAST Method, UML
Perancangan Manajemen Proyek Digital Sistem Rekomendasi F&B MealNow Julius Sutrisno; Vanessa Vanessa; Nagasena Tjandra; Verlita Juliana
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v4i2.7247

Abstract

Penelitian ini akan merancang proyek digital terkait sistem rekomendasi makanan dan minuman (F&B) berbasis preferensi pengguna yang dirancang untuk memberikan solusi dalam kebimbangan memilih konsumsi harian. Pengembangan melibatkan tahapan proyek digital, mulai dari perencanaan, analisis kebutuhan, analisis teknis, desain proses, dan penerapan mockup antarmuka yang terintegrasi dengan aplikasi delivery pihak ketiga. Hasil sistem ini akan menjadi landasan bagi perancangan antarmuka aplikasi yang user-friendly dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Proyek ini akan mengembangkan aplikasi yang memanfaatkan teknologi analisis big data dan kecerdasan buatan untuk menyediakan rekomendasi personal secara real-time. Aplikasi ini bertindak sebagai add-on yang terintegrasi dengan layanan pemesanan online, mempermudah pengguna dalam memilih makanan atau minuman yang sesuai preferensi. Dengan fitur personalisasi, pengguna dapat menentukan preferensi makanan, masakan favorit, dan batasan diet. Sistem rekomendasi memanfaatkan data pengguna, aktivitas, dan filter kualitas seperti rating merchant, untuk meningkatkan relevansi hasil.Dengan merancang sistem rekomendasi makanan dan minuman (F&B) berbasis preferensi pengguna , penelitian ini bertujuan tidak hanya untuk mendukung kebutuhan konsumen, tetapi juga membantu industri F&B dalam meningkatkan jangkauan dan penjualan melalui rekomendasi berbasis data. Implementasi aplikasi ini diharapkan memberikan manfaat signifikan bagi pengguna individu, industri makanan, dan pengembangan teknologi rekomendasi di Indonesia. This research will design a digital project related to a food and beverage (F&B) recommendation system based on user preferences, designed to provide solutions for the dilemma of choosing daily consumption. The development involves digital project stages, starting from planning, needs analysis, technical analysis, process design, and the implementation of a mockup interface integrated with third-party delivery applications. The results of this system will be the foundation for designing a user-friendly application interface that meets user needs. This project will develop an application that utilizes big data analytics and artificial intelligence technology to provide real-time personalized recommendations. The application acts as an add-on integrated with online ordering services, making it easier for users to choose food or beverages that suit their preferences. With personalization features, users can specify food preferences, favorite cuisines, and dietary restrictions. The recommendation system utilizes user data, activities, and quality filters such as merchant ratings to improve the relevance of results. By designing a food and beverage (F&B) recommendation system based on user preferences, this research aims not only to support consumer needs but also to help the F&B industry in increasing reach and sales through data-driven recommendations. The implementation of this application is expected to provide significant benefits for individual users, the food industry, and the development of recommendation technology in Indonesia.
PENGARUH VOUCHER GRAB UNLIMITED TERHADAP LOYALITAS MAHASISWA UBM SERPONG DALAM MENGGUNAKAN APLIKASI GRAB Shirleen Alysia Valencia; Yenny Chie Oi Yen; I Gede Wisnu Satria Chandra Putra
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v4i1.5994

Abstract

Grab merupakan layanan transportasi online yang sangat populer di Indonesia. Penelitian ini membahas pengaruh voucher diskon Grab Unlimited terhadap loyalitas mahasiswa Universitas Bunda Mulia (UBM) Kampus Serpong dalam menggunakan aplikasi Grab. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah insentif voucher yang diberikan Grab dapat berdampak terhadap meningkatnya loyalitas pengguna. Metode pengumpulan data dilakukan melalui survei dengan menggunakan kuesioner kepada 102 mahasiswa UBM Serpong yang telah menggunakan aplikasi Grab dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode yang digunakan meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, serta uji regresi linear sederhana. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa semua indikator valid dengan nilai r hitung lebih besar dari 0,3. Uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,898, yang menunjukkan data yang reliabel. Uji normalitas menggunakan Q-Q plot dan uji Skewness dan Kurtosis menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Uji heteroskedastisitas dengan scatterplot menunjukkan tidak adanya gejala heteroskedastisitas. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik regresi linear sederhana untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian voucher Grab Unlimited dan loyalitas pengguna terhadap aplikasi Grab (p < 0,05). Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya strategi pemasaran berbasis voucher untuk meningkatkan loyalitas pengguna dalam aplikasi layanan transportasi online. Dengan begitu, perusahaan dapat memanfaatkan strategi pemberian voucher untuk mempertahankan loyalitas pengguna.
APAKAH RETURN BAGI INVESTOR SAHAM AKAN TERDAMPAK AKIBAT PENGUMUMAN PANDEMIK COVID 19 DI MARET 2020? Olivia Ola Orca; Temy Setiawan
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v1i2.3256

Abstract

Ditemukannya penyakit baru Covid-19 pada akhir tahun 2019 dan mulai menyebar ke banyak negara di dunia pada awal tahun 2020, menyebabkan banyak dampak tidak hanya pada kesehatan manusia tetapi juga berdampak pada perkonomian negara termasuk Indonesia . Karena sudah menyebar sangat cepat ke banyak negara, World Health Organization atau Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan Covid-19 sebagai pandemi global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengumuman pandemi Covid-19 oleh World Health Organization (WHO) terhadap return saham seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020. Populasi penelitian ini berjumlah 726 perusahaan yang terdiri dari sembilan sektor. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan terdapat 526 sampel perusahaan yang digunakan dalam penelitian ini. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yakni laporan statistik bulanan seluruh perusahaan tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode event study serta teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji normalitas, uji hipotesis (uji beda) dan robustness test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa setelah dilakukan uji beda dengan paired sampel t-test dan wilcoxon signed rank test, hasil menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada return saham sebelum dan sesudah pengumuman pandemi Covid-19 oleh World Health Organization dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Kemudian setelah dilakukan robustness test, hasil juga menunjukan hasil yang sama dengan uji sebelumnya yaitu terdapat perbedaan yang signifikan pada return saham sebelum dan sesudah pengumuman pandemi Covid-19 oleh World Health Organization.Kata Kunci: Covid-19, Return Saham, Event Study The discovery of the new disease Covid-19 at the end of 2019 and began to spread to many countries in the world in early 2020, causing many impacts not only on human health but also on the economy of countries including Indonesia. Because it has spread very quickly to many countries, the World Health Organization has declared Covid-19 a global pandemic. This study aims to analyze the impact of the announcement of the Covid-19 pandemic by the World Health Organization (WHO) on stock returns of all companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2020. The population of this study amounted to 726 companies consisting of nine sectors. The sampling technique used was purposive sampling method and there were 526 sample companies used in this study. The data used in this study is secondary data, namely monthly statistical reports for all companies in 2020. This study uses the event study method and the analytical techniques used are descriptive analysis, normality test, hypothesis testing (differential test) and robustness test. The results of this study indicate that after a different test with the paired sample t-test and the Wilcoxon signed rank test, the results show that there is a significant difference in stock returns before and after the announcement of the Covid-19 pandemic by the World Health Organization with a significance value of 0.000 < 0,05. Then after the robustness test was carried out, the results also showed the same results as the previous test, namely there was a significant difference in stock returns before and after the announcement of the Covid-19 pandemic by the World Health Organization.Keywords: Covid-19, Return Saham, Event Study
Pengaruh Adoption Readiness terhadap Minat Penggunaan Aplikasi Bibit dengan Perceived Trust sebagai Mediasi Vanessa Evangelista Rudy; I Gede Wisnu Satria Chandra Putra; Anastasia Christy Arviana Montana; Regina Violyn Widjaja; Cindy Valentina Tamrin
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v5i1.8397

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi yang pesat telah memicu inovasi–inovasi baru termasuk dalam bidang ekonomi, dalam bentuk financial technology. Fintech mampu mempermudah transaksi pengguna dalam kehidupan sehari–hari, termasuk dalam berinvestasi. Salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang fintech investasi adalah Bibit. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh kesiapan adopsi terhadap minat penggunaan aplikasi Bibit dengan perceived trust sebagai mediasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan mampu mengumpulkan 151 responden melalui penyebaran kuesioner online dan 118 diantaranya merupakan responden yang memenuhi kriteria. Data yang telah didapat kemudian diolah dengan bantuan software SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kesiapan adopsi pengguna mampu mempengaruhi minat mereka dalam menggunakan aplikasi Bibit dan juga mempengaruhi tingkat perceived trust mereka. Tetapi perceived trust sendiri secara langsung maupun tidak langsung tidak mempengaruhi minat penggunaan aplikasi Bibit. Untuk penelitian selanjutnya, diharapkan peneliti dapat membahas lebih dalam faktor–faktor yang mempengaruhi minat penggunaan.Kata Kunci: Kesiapan adopsi, perceived trust, minat penggunaan.AbstractTechnology grows rapidly and triggers new innovations, including economic innovation in the form of financial technology. Fintech manages to simplify user transactions in everyday life, including investing. One of the companies who operates in the fintech investment sector is Bibit. This research aims to examine theinfluence of adoption readiness on intention to use Bibit with perceived trust as mediation. This research used quantitative methods and was able to collect 151 respondents through distributing online questionnaires and 118 of them met the criteria. The collected data is then processed with SmartPLS software. The results of this research show that user’s adoption readiness has an influence on their intention to use Bibit and their perceived trust. However, perceived trust has no direct nor indirect influence on intention to use Bibit. For further research, it is hoped that researchers can discuss in more detail the factors that influence the intention to use.Keywords: Adoption readiness, perceived trust, intention to use.
ANALISA KINERJA SUATU PERUSAHAAN DI JAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN BALANCED SCORECARD Antonius Felix
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v1i1.2286

Abstract

Penelitian dilakukan di sebuah perusahaan distribusi di Jakarta dengan melakukan pengukuran kinerja menggunakan Balanced Scorecard agar bisa menganalisa secara keseluruhan perspektif antara lain perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis, dan pembelajaran dan pertumbuhan. Metode penelitian adalah dengan survey lapangan, wawancara dan kuesioner. Permasalahan adalah penurunan penjualan perusahaan sejak tahun 2017. Teknik Pengumpulan data yang penulis lakukan adalah dengan penelitian lapangan, penelitian langsung pada objek yang diteliti. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa perusahaan dalam keadaan sehat, perspektif yang paling rendah adalah perspektif proses bisnis internal, walau perspektif lain dalam keadaan baik, namum tetap perlu adanya kemajuan berkelanjutan. Perusahaan perlu untuk menambahkan lini product, setidaknya menambah supplier baru , karena di perspektif ini sangat rendah dan membuat bargaining power dari supplier tinggi. Malah jika memungkinkan mulai untuk memulai brand sendiri. Melakukan penugasan kembali job description karena beberapa sistem sudah tidak sesuai dengan karyawan yang baru, harus di sesuaikan lagi dan perlu mengisi kursi- kursi yang memang kosong supaya tidak terlalu pembebanan di individu - individu tertentu. Saran dari penelitian ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan disarankan penambahan supplier, aftersales lambat, harus adanya SOP yang lebih baik dan sistem reward.Kata Kunci: Balanced Scorecard, pengukuran kinerja, manajemen strategis The research was conducted at a distribution company in Jakarta by measuring performance using the Balanced Scorecard in order to analyze the overall perspective, including financial, customer, business process, and learning and growth perspectives. The research method is by field survey, interview and questionnaire. The problem is the decline in company sales since 2017. The data collection technique that the writer does is by field research, direct research on the object. The data used are primary data and secondary data. The results showed that the company is in good health, the lowest perspective is the perspective of internal business processes, although other perspectives are in good condition, there is still a need for continuous progress. Companies need to add product lines, at least add new suppliers, because in this perspective it is very low and makes the bargaining power of suppliers high. In fact, if possible start to start your own brand. Reassigning job descriptions because some systems are no longer suitable for new employees, have to be adjusted again and need to fill empty seats so as not to be too burdensome for certain individuals. The suggestion of this research is that there are several things that must be considered, suggesting additional suppliers, slow after sales sales, better SOP and reward system.Keywords: Balanced Scorecard, performance analysis, strategic management