cover
Contact Name
Julius Sutrisno
Contact Email
jsutrisno@bundamulia.ac.id
Phone
+6221-6929090
Journal Mail Official
bisnisdigital.ancol@ubm.ac.id
Editorial Address
UNIVERSITAS BUNDA MULIA PRESS PROGRAM STUDI BISNIS DIGITAL Lantai 6 Kampus Ancol - Universitas Bunda Mulia Jl. Lodan Raya No. 2, Ancol – Jakarta Utara 14430, Indonesia
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital)
ISSN : 27981819     EISSN : 27980819     DOI : http://dx.doi.org/10.30813/
Journal of Digital Business Management and Technology (Journal of Digismantech) aims to provide cutting-edge research and practice in the field of Digital Business. It provides a national publication platform for enhancing the scientific and academic publication of research in the field. Submissions are invited regarding the theoretical or practical implementation of the method and concept development. The subject of contributed articles may include, but is not limited to: -Digital Business Management -Digital Business Technology -Financial Technology -Digital Marketing -Digital Business & E-Commerce -Digital Economics -Cloud Computing -Digital Business Analysis & Design -Content Creation -Statistics Computing -UI/UX Design -Digital Branding -E-Retailing -Customer Relationship Management for Digital Business -Digital Business Strategic -Business Ethics for Digital Business -Services Marketing -Digital Business Valuation -Digital Analytics for Marketing -Digital Project Management -Content Management -Big Data & Business Intelligence -Knowledge Management and Innovation -Cyber Security for Digital Business
Articles 43 Documents
Analisis Faktor yang Memengaruhi Preferensi Siswa dalam Memilih Pendidikan Lanjut Kevin Stevanus Irwanto; Nathasya Nugraha; Nikitha Angelica; Ali Wardhana
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v5i1.8388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan pendidikan lanjut oleh siswa di Indonesia, melalui analisis studi literatur yang menitikberatkan pada preferensi konsumen dalam konteks pendidikan tinggi. Berdasarkan kajian terhadap 11 artikel literatur relevan, ditemukan bahwa pengambilan keputusan siswa dalam memilih perguruan tinggi dipengaruhi oleh lima tema utama: (1) Peran Sumber Informasi dalam Pengambilan Keputusan, (2) Faktor Institusional, termasuk Reputasi, Biaya, dan Kualitas Layanan, (3) Motivasi Individu yang terbagi menjadi faktor intrinsik dan ekstrinsik, (4) Pengaruh Sosial yang berkaitan dengan interaksi dengan teman sebaya dan lingkungan sosial, serta (5) Faktor Eksternal, yang meliputi Teknologi dan Fleksibilitas Pembelajaran. Biaya pendidikan, reputasi institusi, kualitas akademik, dan dukungan sosial juga terbukti sebagai faktor kritis yang mempengaruhi keputusan siswa dalam memilih perguruan tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor eksternal seperti reputasi dan biaya pendidikan serta faktor internal seperti motivasi pribadi dan pengaruh sosial berperan penting dalam proses pengambilan keputusan pendidikan. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya bagi institusi pendidikan untuk mempertimbangkan kombinasi faktor-faktor ini dalam strategi penerimaan siswa dan pengembangan program pendidikan.
DAMPAK FLASH SALE COUNTDOWN TIMER DI MARKETPLACE ONLINE PADA KEPUTUSAN PEMBELIAN DENGAN MINAT BELI SEBAGAI INTERVENING Herlina Herlina; Julia Loisa; Teady Matius Surya Mulyana
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v1i1.2616

Abstract

Flash Sale Countdown Timer merupakan bagian dari promosi produk di marketplace online eperti tokopedia, shopee, lazada biasanya letaknya di home menyajikan barang dalam bentuk flash sale yang telah diberikan diskon besar-besaran pada produk tertentu dalam waktu yang terbatas. Flash Sale Countdown timer merupakan layanan promosi menggiring konsumen pengunjung marketplace online untuk berpikir cepat melakukan pembelian selagi diskon besar-besaran dalam waktu terbatas.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi dan korelasi. Sampel dalam penelitian ini adalah 85 responden yang diambil secara exsidental. Tujuan dari penelitian ini adalah 1)mengetahui apakah Flash Sale Countdown timer memiliki dampak pada minat beli konsumen, 2)mengetahui apakah Flash Sale Countdown timer memiliki  pada keputusan pembelian produk. 3)mengetahui apakah Flash Sale Countdown timer memiliki dampak pada keputusan pembelian jika minat beli sebagai variabel intervening. Hasil penelitian ini adalah  Flash Sale Countdown Timermemiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat beli konsumen. Kontribusi Flash Sale Countdown Timerdalam menjelaskan minat beli adalah sebesar 33,76% dan sisanya 66,245 dijelaskan oleh variabel lain 2) Flash Sale Countdown timer memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian. Dan Kontribusi Flash Sale Countdowntimer dalam menjelaskan keputusan pembelian sebesar 43,1%  dan sisanya 56,9% dijelaskan oleh variabel lain. 3) Flash Sale Countdown timerpada keputusan pembelian dengan minat beli sebagai intervening memiliki pengaruh yang signifikanKata Kunci: Flash Sale Countdown timer, Minat Beli, Keputusan Pembelian. Flash Sale Countdown Timer is part of product promotion in online marketplaces such as tokopedia, shopee, lazada, usually at home, presenting goods in the form of flash sales that have been given massive discounts on certain products for a limited time. Flash Sale Countdown timer is a promotional service that leads consumers who visit online marketplaces to think quickly about making purchases while having massive discounts for a limited time. This research is a type of quantitative research using regression analysis and correlation. The sample in this study were 85 respondents who were taken exsidentally. 1) knowing whether the Flash Sale Countdown timer has an impact on consumer buying interest, 2) knowing whether the Flash Sale Countdown timer has on product purchasing decisions. 3) determine whether the Flash Sale Countdown timer has an impact on purchasing decisions if purchase intention is an intervening variable. The result of this research is the Flash Sale Countdown Timer has a significant effect on consumer buying interest. And the contribution of Flash Sale Countdown Timer in explaining purchase intention is 33.76% and the remaining 66.245 is explained by other variables 2) Flash Sale Countdown timer has a significant effect on purchasing decisions. And the Contribution of Flash Sale Countdowntimer in explaining purchasing decisions is 43.1% and the remaining 56.9% is explained by other variables. 3) Flash Sale Countdown timer on purchasing decisions with buying interest as intervening has a significant effectKeywords: Flash Sale Countdown timer, Purchase Interest, Purchase Decision
Mengapa Pengguna Memilih Dompet Digital GoPay? Studi Tentang Pengaruh Persepsi Terhadap Kemudahan, Keamanan, Dan Manfaatnya Ivan Christian Santoso; Agung Stefanus Kembau; Julius Sutrisno
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v4i1.5937

Abstract

Perkembangan internet yang pesat telah mempermudah berbagai aktivitas, termasuk transaksi non-tunai melalui dompet digital. Dompet digital, seperti GoPay, berperan penting dalam mendukung transaksi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh persepsi kemudahan, keamanan, dan manfaat terhadap minat penggunaan dompet digital GoPay. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner online (Google Forms) dan dianalisis menggunakan software SmartPLS 4. Populasi penelitian adalah masyarakat Jakarta yang menggunakan GoPay, dengan sampel sebanyak 94 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi kemudahan, keamanan, dan manfaat masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan GoPay. Kesimpulannya, pengembangan sistem pembayaran dompet digital di Indonesia perlu ditingkatkan untuk mendorong adopsi yang lebih luas. Penyedia layanan disarankan untuk terus meningkatkan sistem mereka guna mempermudah penggunaan, memperkuat keamanan, dan memberikan manfaat nyata bagi pengguna. Studi ini belum mengkaji faktor eksternal seperti kondisi ekonomi, regulasi pemerintah, atau tren sosial yang dapat mempengaruhi adopsi dompet digital. Penelitian masa depan disarankan untuk menggunakan pendekatan holistik dengan metode campuran kualitatif dan kuantitatif serta studi longitudinal untuk melacak perubahan perilaku pengguna dari waktu ke waktu. Kata Kunci:Persepsi Kemudahan, Persepsi Keamanan, Persepsi Manfaat, Minat Penggunaan, TAM, Dompet Digital, GoPay 
PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING, KUALITAS PRODUK, DAN INFLUENCER TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN UNIQLO Daniel Christian Lionawan; Arihta Tarigan
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v3i1.5222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Pengaruh Social Media Marketing dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian Produk UNIQLO, dengan mempertimbangkan peran mediasi dari Influencer dalam konteks generasi-Z. Penelitian ini dilakukan untuk memahami bagaimana interaksi antara Social Media Marketing, persepsi Kualitas Produk, pengaruh Influencer, dan Keputusan Pembelian saling berinteraksi dalam konteks produk UNIQLO. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deksriptif dengan metode pengumpulan data melalui kuesioner Google Form kepada responden generasi-Z yang memenuhi syarat untuk diteliti. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode regresi untuk mengukur pengaruh variabel independen (Social Media Marketing dan Kualitas Produk) terhadap variabel dependen (Keputusan Pembelian). Mediasi Influencer diuji menggunakan path analysis uji sobel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Social Media Marketing dan Kualitas Produk memiliki pengaruh terhadap Influencer. Kualitas Produk dan Influencer tidak memliki pengaruh terhadap Keputusan Pembelian, sedangkan Social Media Marketing memiliki pengaruh terhadap Keputusan Pembelian. Lalu Social Media Marketing dan Kualitas Produk tidak memiliki pengaruh terhadap Keputusan Pembelian melalui Influencer sebagai variabel mediasi.Kata Kunci: Kualitas Produk, Social Media Marketing, Influencer, Keputusan PembelianThis study aims to identify the influence of Social Media Marketing and Product Quality on Purchasing Decisions of UNIQLO products, considering the mediating role of Influencers in the context of Generation-Z. This research was conducted to understand how Social Media Marketing, perceived Product Quality, Influencer influence, and Purchase Decision interact with each other in the context of UNIQLO products. This research method uses a descriptive quantitative approach with data collection methods through Google Form questionnaires to generation-Z respondents who meet the requirements for research. The collected data were analyzed using the regression method to measure the effect of independent variables (Social Media Marketing and Product Quality) on the dependent variable (Purchase Decision). Influencer mediation was tested using sobel test path analysis. The results of this study indicate that Social Media Marketing and Product Quality have an influence on Influencers. Product Quality and Influencers have no influence on Purchasing Decisions, while Social Media Marketing has an influence on Purchasing Decisions. Then Social Media Marketing and Product Quality have no influence on Purchasing Decisions through Influencers as mediating variables.Keywords: Product Quality, Social Media Marketing, Influencer, Purchase Decisions
Mapping the Digital Business Landscape: A Systematic Literature Review of Transformation, Governance, and Ecosystem Dynamics (2020–2025) Umi Suryani; Jovannia Grisella Eka Putri; Irsyad Parama Dwiputra
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v5i2.9168

Abstract

 The digital transformation of global business ecosystems has rapidly reshaped how organizations create value, manage data, and compete in an interconnected economy. The convergence of platformization, artificial intelligence (AI), fintech innovation, and sustainability imperatives has generated complex cross-industry interactions, necessitating a comprehensive synthesis of recent research. Despite the proliferation of studies, existing literature remains fragmented across technological, managerial, and regulatory dimensions. Therefore, this study systematically reviews and integrates current knowledge on digital business between 2020 and 2025, identifying dominant themes, methodological trends, and research gaps shaping the future of digital transformation and governance. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted following PRISMA 2020 guidelines to ensure methodological transparency and replicability. Searches were performed across Scopus,Web of Science, ScienceDirect, and Google Scholar using Boolean combinations of keywords such as “digital business,” “digital transformation,” “AI,” “platform,” and “data governance.” From 1,132 initial records, 874 unique studies were screened, 148 were fully reviewed, and 18 met all inclusion criteria. Each study was assessed using CASP/JBI quality appraisal tools and analyzed via thematic synthesis through open, axial, and selective coding. Eight core clusters emerged: platformization & ecosystems, digital transformation of SMEs, omnichannel experience, data governance & privacy, AI & automation, fintech & payments, sustainability & social impact, and cross-border global value chains. The synthesis revealed that digital business research has evolved toward ecosystem-based models emphasizing data-driven collaboration, API interoperability, and AI-enabled decision-making. Future success in digital business depends on strategically integrating technology, governance, and sustainability. Further research should focus on quantifying data’s economic value, developing standardized ecosystem governance, and fostering inclusive digital transformation in developing economies.Keywords:  digital business, platform ecosystem, data governance, artificial intelligence, fintech, sustainability
DETERMINAN PENGGUNAAN E-FILING : SURVEY PADA WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DI DKI JAKARTA Chyntia Dewi; Ernie Riswandari; Theresia Hesti Bwarleling
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v1i2.3230

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tentang penggunaan e-filing yang dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan, persepsi kebermanfaatan, persepsi resiko dan kepuasan wajib pajak. Menggunakan metode asosiatif . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Wajib Pajak Orang Pribadi di wilayah DKI Jakarta yang melakukan pelaporan pajaknya sendiri melalui E-filing. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quota Sampling. Sampel dari populasi ini sejumlah 100 respondenyang didapatkan melalui hasil penyebaran  kuisioner. Hasil dari penelitian ini adalah kepercayaan berpengaruh terhadap penggunaan Efiling bagi Wajib Pajak Orang Pribadi, sedangkan persepsi kebermanfaatan, persepsi risiko, dan kepuasan tidak berpengaruh terhadap penggunaan E-filing bagi Wajib Pajak Orang Pribadi. Dalam penelitian ini, sebesar 66,5% variabel terikat dipengaruhi oleh variabel bebas yang dipilih oleh penulis dan sisanya sebesar 33,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dipilih oleh penelti.Keyword : Pajak, Kepercayaan, Persepsi Kebermanfaatan, Persepsi Risiko, Kepuasan, E-filing The purpose of this study is to find out about the use of e-filing which is influenced by the level of trust, perceived usefulness, perceived risk and taxpayer satisfaction. Using the associative method. The population in this study are all individual taxpayers in the DKI Jakarta area who do their own tax reporting through E-filing. The sampling technique used in this research is Quota Sampling. The sample of this population is 100 respondents who were obtained through the results of distributing questionnaires. The result of this research is that trust has an effect on the use of E-filing for individual taxpayers, while the perception of usefulness, risk perception, and satisfaction have no effect on the use of e-filing for individual taxpayers. In this study, 66.5% of the dependent variable was influenced by the independent variables chosen by the authors and the remaining 33.5% was influenced by other variables not selected by the researchers.Keywords : Tax, Trust level, Perceived Benefit, Perceived Risk, Satisfaction, E-filing
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Penggunaan QRIS Sebagai Sistem Pembayaran pada Bisnis Retail Superindo Garry Ferdinan; Anastasia Montana; Cindy Tamrin; I Gede Wisnu Satria Chandra Putra
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v4i2.7555

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi keuangan telah mencapai puncaknya dengan hadirnya Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) sebagai sistem pembayaran digital terbaru dengan efisiensi yang lebih efektif. Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) merupakan sistem pembayaran digital dengan menggunakan satu barcode yang meliputi banyak jenis pembayaran uang digital. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kausal dengan sistem penyebaran data lewat kuesioner Google Form. Responden yang didapatkan berjumlah 102 responden yang memenuhi syarat untuk diteliti. Pengolahan data menggunakan alat bantu IBM SPSS Statistics 22. Hasil dari pengolahan data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Trust dan Perceived Compatibility berpengaruh terhadap Behavioral Intention. Sedangkan untuk Mobile Usefulness, Mobile Ease Of Use, Social Influence, Facilitating Conditions, Perceived Security, dan Relative Advantage tidak berpengaruh terhadap Behavioral Intention.Kata Kunci: Mobile Usefulness, Mobile Ease Of Use, Social Influence, Facilitating Conditions, Trust, Perceived Security, Perceived Compatibility, dan Relative Advantage. Quick Response Code Indonesia Standard.AbstractThe development of financial technology has reached its peak with the introduction of the Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) as the latest digital payment system, offering more effective efficiency. QRIS is a digital payment system that utilizes a single barcode covering various types of digital currency transactions. In this research, the researcher employed a quantitative method with a causal approach, utilizing data distribution through a Google Form questionnaire. The study included 102 respondents who met the criteria for investigation. Data processing was carried out using the IBM SPSS Statistics 22 tool. The results of the data processing in this study indicate that Trust and Perceived Compatibility have an impact on Behavioral Intention. On the other hand, Mobile Usefulness, Mobile Ease Of Use, Social Influence, Facilitating Conditions, Perceived Security, and Relative Advantage do not influence Behavioral Intention.Keywords: Mobile Usefulness, Mobile Ease Of Use, Social Influence, Facilitating Conditions, Trust, Perceived Security, Perceived Compatibility, and Relative Advantage. Quick Response Code Indonesia Standard.
Menilai Pengaruh Manfaat, Kepercayaan, dan Kemudahan Terhadap Adopsi Layanan Paylater: Perspektif Pengguna Shopee Paylater di Jakarta Reynhold Alward Andreas Lesilolo; Agung Stefanus Kembau; Fricilla Elsyabeth Malae
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v4i1.5956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar pengaruh manfaat, kepercayaan, dan kemudahan terhadap keputusan penggunaan Shopee Paylater sebagai metode pembayaran alternatif cicilan di aplikasi Shopee oleh masyarakat DKI Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatif, yang bertujuan untuk melihat hubungan sebab-akibat dan menguji hipotesis. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang disebarkan menggunakan Google Form kepada sampel yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, manfaat dan kepercayaan memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap keputusan penggunaan Shopee Paylater, sedangkan kemudahan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Namun, secara simultan, manfaat, kepercayaan, dan kemudahan secara bersama-sama memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap keputusan penggunaan Shopee Paylater di DKI Jakarta. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor manfaat dan kepercayaan memainkan peran penting dalam mendorong masyarakat untuk menggunakan Shopee Paylater, sementara kemudahan perlu diperhatikan sebagai faktor pendukung.Kata Kunci:  Paylater, Manfaat, Kepercayaan, Kemudahan, Keputusan Penggunaan, Shopee Paylater
MOBILE DIGITAL MONEY IN FINTECH ERA CASE STUDY: T-CASH TELKOMSEL JABOTABEK JABAR Arihta Tarigan; Jimmy Sadeli; Halim Agung
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v1i2.3626

Abstract

T-Cash merupakan produk e-money yang di keluarkan oleh salah satu perusahaan telekomunikasi di Indonesia yaitu Telkomsel. T-Cash memiliki teknologi stiker NFC untuk melakukan transaksi dan juga memiliki aplikasi mobile dengan nama T-Wallet. Di Indonesia produk e-money sendiri sedang banyak diminati, terbukti banyak nya produk e-money yang dikeluarkan sebuah perusahaan, baik itu perbankan ataupun non perbankan. T-Cash pertama kali dikenalkan pada tahun 2007, dan dengan projek konsultasi ini diharapkan dapat membantu T-Cash dalam meningkatkan transaksi dan juga menambah jumlah pengguna T-Cash, dimana saat ini pengguna aktif T-Cash hanya 1.8% dari jumlah pelanggan Telkomsel di Jabotabek dan jabar. Dengan analisa strategi yang kami sarankan diharapkan dapat membantu T-Cash dalam meningkatkan market share penggunaan e-money di Indonesia, khusunya di area Jabotabek dan Jabar.Kata Kunci: T-Cash, Telkomsel, e-money, NFCT-Cash is an e-money product issued by one of the telecommunications companies in Indonesia, namely Telkomsel. T-Cash has NFC sticker technology to make transactions and has a mobile application called T-Wallet. In Indonesia, e-money products are in high demand, as evidenced by the number of e-money products issued by companies, both banking and non-banking. T-Cash was first introduced in 2007. This consulting project is expected to help T-Cash increase transactions and increase the number of T-Cash users, where currently active T-Cash users are only 1.8% of the total Telkomsel subscribers in Jabotabek and Jabar. With the strategy analysis, we suggest, it is hoped that it will help T-Cash in increasing the market share of using e-money in Indonesia, especially in the Greater Jakarta and West Java areas.Keywords: T-Cash, Telkomsel, e-money, NFC
Perancangan Aplikasi Inventaris Web dengan Rekomendasi Stok AI untuk Toko Kelontong Mandiri Julius Sutrisno; Youngky Viencent; Steffie Debbyana Wijaya; Nathanael Setiawan; Delvy Novytasari; Ruth Nattassha
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v5i1.8396

Abstract

Pengelolaan inventaris yang efisien merupakan aspek penting dalam operasional bisnis, terutama bagi usaha kecil seperti toko kelontong. Pengelolaan secara manual seringkali menyebabkan inefisiensi, kesalahan pencatatan, dan kesulitan pelacakan stok. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi inventaris gudang berbasis web guna mengatasi permasalahan tersebut dan meningkatkan efisiensi pengelolaan stok.Metode pengembangan perangkat lunak digunakan dalam penelitian ini, meliputi analisis kebutuhan pengguna melalui studi literatur dan observasi proses bisnis, perancangan sistem dengan Data Flow Diagram (DFD) dan flowchart, perancangan basis data relasional, serta pembuatan antarmuka pengguna (mockup). Aplikasi yang dikembangkan memiliki fitur utama untuk mencatat data barang, transaksi masuk dan keluar, pengelolaan data supplier dan pelanggan, serta menghasilkan laporan inventaris dalam berbagai bentuk.Sebagai nilai tambah, sistem dilengkapi dengan fitur rekomendasi stok berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memberikan saran otomatis terkait barang yang perlu diisi ulang berdasarkan riwayat transaksi dan pola perputaran stok. Fitur ini mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi kesalahan pencatatan, dan menyediakan informasi real-time yang mendukung keputusan manajerial. Kesimpulannya, aplikasi inventaris berbasis web ini merupakan solusi tepat guna yang dapat diimplementasikan secara efektif pada toko kelontong, sekaligus menjadi model penerapan teknologi informasi yang adaptif untuk skala usaha kecil.