cover
Contact Name
Rahmawati
Contact Email
jurnaljagadtani@gmail.com
Phone
+6282142565631
Journal Mail Official
jurnaljagadtani@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian diterbitkan
ISSN : 30467535     EISSN : 30465842     DOI : https://doi.org/10.71333/w557rs37
Core Subject : Agriculture,
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian (pISSN: 3046-7535 | eISSN: 3046-5842) merupakan jurnal yang menerbitkan artikel hasil penelitian (baik penelitian lapangan maupun studi pustaka) di bidang Ilmu Pertanian dan ilmu-ilmu yang berkaitan. Jurnal ini diterbitkan oleh Yayasan Jagad Aksara Kita sejak tahun 2024.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2026)" : 3 Documents clear
Pengaruh Pemberian Fermentasi Air Kelapa Pada Bibit Kopi Arabika Varietas Komasti Efendi, Muhammad Septian
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/18ryd968

Abstract

Pendahuluan. Penelitian terkait pengaruh pemberian fermentasi air kelapa pada bibit kopi arabika varietas komasti dilakukan pada bulan Januari – April 2024 di Afdeling Plalangan Bondowoso. Metode Pengumpulan Data. Metode Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non-Faktorial dengan mengamati setiap perlakuannya dan jika hasil memperlihatkan pengaruh nyata maka dilanjut uji lanjut BNT Taraf 5%. Hasil dan Diskusi. Hasil dari penelitian pengaruh pemberian fermentasi air kelapa pada bibit kopi arabika varietas komasti menunjukkan bahwa pengamatan tinggi bibit (cm), jumlah daun (pasang), berat basah bibit (gram), dan berat kering bibit (gram) menunjukkan tidak terpengaruh nyata sedangkan pada parameter diameter batang bibit (mm) memberikan pengaruh sangat nyata. Simpulan. Penggunaan fermentasi air kelapa memberikan pengaruh nyata pada parameter diameter batang pada umur 7 MST (49 hari). Sedangkan pada parameter pengamatan yaitu tinggi bibit, jumlah daun, berat tajuk basah dan berat tajuk kering memberikan pengaruh yang tidak nyata
Pengaruh Ekstrak Bawang Merah Terhadap Pertumbuhan Bibit Tebu (Saccharum officinarum L.) Varietas Bululawang Aprianti Rahmatullah, Nurul; Kusuma, Satria Indra
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/c1gxaa81

Abstract

Pendahuluan. Tebu (Saccharum officinarum L.) adalah bahan baku pembuatan gula. Namun, produksi gula domestik belum mampu memenuhi permintaan. Kualitas tebu yang kurang optimal dapat ditingkatkan dengan menggunakan bibit unggul melalui teknik bud chip. Untuk mempercepat pertunasan dan pertumbuhan akar pada tebu bisa menggunakan Zat Pengatur Tumbuh. Bawang merah adalah ZPT alami yang mengandung auksin dan giberelin untuk membantu mempercepat pertumbuhan tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak bawang merah terhadap pertumbuhan bibit tebu dan dosis yang efektif terhadap pertumbuhan bibit tebu.  Metode Pengumpulan Data. terdiri dari 1 faktor yaitu pemberian ekstrak bawang merah dengan taraf: P0 (Kontrol), P1 (250 gr/tanaman), P2 (300 gr/tanaman), P3 (350 gr/tanaman), P4 (400 gr/tanaman), P5 (450 gr/tanaman). Sehingga pada penelitian ini mendapatkan 6 perlakuan, total tanamanya yaitu 120 yang akan diulang sebanyak 4 kali, sehingga terdapat 24 unit percobaan. Penelitian ini menggunakan metode uji Rancangan Acak Kelompok Non-Faktorial Hasil dan Diskusi. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak bawang merah berpengaruh tidak nyata pada parameter panjang tanaman, diameter batang dan jumlah daun. Ekstrak bawang merah berpengaruh sangat nyata pada parameter jumlah tunas pada umur 75 HST dan 90 HST. Dosis ekstrak bawang merah yang efektif terhadap pertumbuhan bibit tebu yaitu P4 yang menunjukkan hasil terbaik pada parameter jumlah tunas dengan rata-rata 3.15 tunas, jumlah daun dengan rata-rata 12.48 helai, perlakuan P5 menunjukkan hasil terbaik pada parameter diameter batang dengan rata-rata 1mm dan perlakuan P3 menunjukkan hasil terbaik pada parameter panjang tanaman dengan rata–rata 68.23cm. Simpulan. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa. Perlakuan pemberian ekstrak bawang merah pada pertumbuhan bibit tebu berpengaruh sangat nyata pada parameter jumlah tunas pada umur 75 HST dan 90 HST. Dosis ekstrak bawang merah yang efektif terhadap pertumbuhan bibit tebu yaitu P4 pada parameter jumlah tunas, jumlah daun ,perlakuan P5 menunjukkan hasil terbaik pada parameter diameter batang dan perlakuan P3 menunjukkan hasil terbaik pada parameter panjang tanaman. Kata kunci: Tebu, Ekstrak Bawang Merah, Bud Chip
Pengaruh Konsentrasi dan Lama Perendaman Ekstrak Bawang Merah Sebagai ZPT Alami Terhadap Pertumbuhan Stek Lada (Piper nigrum L.) Bayu Aji, Agung; Fatimah, Titien
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/cmseqt98

Abstract

Pendahuluan. Budidaya lada dengan stek memerlukan waktu kurang lebih dua bulan untuk pertumbuhan akar. Salah satu cara untuk memacu tumbuh akar yaitu dengan pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT). Pemakaian ZPT tergantung oleh beberapa faktor, dimana salah satunya adalah lamanya stek direndam pada larutan ZPT, semakin lama stek berada dalam larutan ZPT maka larutan akan meningkat. Ekstrak bawang merah mengandung auksin dan rhizokalin yang dapat memacu pertumbuhan dan perkembangan akar. Observasi ini bertujuan akan memahami Pengaruh Konsentrasi Dan Lama Perendaman Ekstrak Bawang Merah Sebagai ZPT Alami Terhadap Pertumbuhan Stek Lada (Piper nigrum L.). Metode Pengumpulan Data.  Terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi ekstrak bawang merah yang terdiri dari 4 taraf yaitu K0 = 0% (kontrol), K1 = 30%, K2 = 60%, dan K3 = 90%. Faktor kedua adalah lama perendaman ekstrak bawang merah yang terdiri dari 3 taraf yaitu P1= 8 jam, P2 =12 jam, dan P3 = 16 Jam. Hasil dan Diskusi. Pemberian ekstrak bawang merah dengan berbagai macam konsentrasi 30%, 60%, 90% berpengaruh nyata pada pertumbuhan panjang tunas dan jumlah ruas stek lada pada umur 8MST. Pertumbuhan stek lada terbaik diperoleh pada perlakuan ekstrak bawang merah dengan konsentrasi 30%. Lama perendaman 8 jam memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan tinggi tunas dan jumlah ruas stek lada. Interaksi konsentrasi dan lama perendaman ekstrak bawang merah hanya berpengaruh nyata terhadap panjang tunas 2 MST & 6 MST. Pertumbuhan stek lada terbaik diperoleh pada perlakuan kombinasi ekstrak bawang merah dengan konsentrasi 30% terhadap perlakuan lamanya perendaman selama 8 jam. Simpulan. Hasil riset ini membuktikan bahwa dampak perlakuan dengan pemberian ekstrak bawang merah dengan beragam konsentrasi 30%, 60%, 90% memberikan hasil yang berdampak nyata pada parameter panjang tunas 8 MST,  dan jumlah ruas. Lama perendaman 8 jam ekstrak bawang merah berdampak berbeda sangat nyata terhadap jumlah ruas. Hubungan konsentrasi dan lama perendaman ekstrak bawang merah hanya berpengaruh nyata terhadap panjang tunas 2 MST.

Page 1 of 1 | Total Record : 3