cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Cakrawala Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 24428620     DOI : -
Core Subject : Education,
Cakrawala Pendidikan (CP) merupakan jurnal ilmiah kependidikan. Jurnal ini menerbitkan berbagai artikel tentang kajian ilmiah dan hasil penelitian pendidikan baik dalam pengertian luas (pendidikan secara umum) maupun khusus (menunjuk pada bidang-bidang studi tertentu). Pemuatan suatu artikel diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan konsep keilmuan dan aplikasinya atau pada pemahaman pendidikan di Indonesia. Jurnal CP terbit tiga kali dalam satu tahun, yaitu edisi Februari, Juni, dan November, diterbitkan oleh LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta
Arjuna Subject : -
Articles 1,490 Documents
PEMBELAJARAN KERAJINAN MENURUT KURIKULUM MUATAN LOKAL DI SLTP PENYELENGGARA PROGRAM KETERAMPILAN KERAJINAN DJ YOGYAKARTA Martono Martono
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,2001,TH.XX
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1763.818 KB) | DOI: 10.21831/cp.v3i3.8761

Abstract

In developing the quality l?!'teaching crqfis in junior high school, LPM Universitas NegeriYogyakarta through the school developing program has done development which resulteddecreasing the gap jelt by the school. This program was done in the form ~f leaming activity,which has done by developing team from LPM UNY to the teachers and students in the school.Teachers as the prin1ary target of'handicraft skill development, in the next time are hoped thereis good improving the teaching crafts in the school it self. The actuating ofthe handicraft skillsin the class use the material that has outlined in the curriculum developed with local culturalmaterial. The aims ofteaching crqfts principally were to teach esthetic value, work appreciationthe basic offorming work ethos, the appreciation product toward teacher and student. Thetraining aims to analyze the curriculum ojj'unior high school crajis related the local culturalpotential,The teaching crafts in the class uses the materials guided in the curriculum that aredeveloped using the local culturallnaterials. The teaching materials involve: 1) wood crafts thatconsists oj" carving and bench working (constnlction): 2)Textil that consists oj" macrame,embroidery, printing, and batik; 3) ('feramic (earthen ware) that consists o.fforming, decorating,and burning; 4). Weaving (cane) that consists .flat cane work, and construction, and; 5).Drawing that consists oftechnical drawing, still life drawing, ornament, and color knowledge.The teaching strategy involve the student activity in cra..fis activities.The. result ofthis training shows that teaching and learning are cultural activities. Becousethey are cultural activities, they truth value, norm, and principle needs to be protected. The crafttraining in junior high school involves teachers and students in the realistic process, so theworking appreciation, craji product appreciation, and introduction oj'the local cultural cangrow. The result of the training been felt be teacher and student. Materially the students'production are proper and they can been sold. The teacher will add the knowledge and skills inorder to improving the teaching quality. The school get special attention through relationshipwith high education institution. l'he student also get knowledge and skills to continue the studyand they can be useful"lor society. The last aims oj'this training is that the children becomecreative, diligent, scrutinized, sensitive to the environment, and become independent.
KEMAJUAN BELAJAR SISWA PADA GEOMETRI TRANSFORMASI MENGGUNAKAN AKTIVITAS REFLEKSI GEOMETRI Irkham Ulil Albab; Yusuf Hartono; Darmawijoyo Darmawijoyo
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN OKTOBER 2014, TH. XXXIII, NO. 3
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.404 KB) | DOI: 10.21831/cp.v3i3.2378

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemajuan belajar siswa pada materi geometri transformasi yang didukung dengan serangkaian aktivitas belajar berdasarkan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia. Penelitian didesain melalui tiga tahap, yaitu tahapan perancangan desain awal, pengujian desain melalui pembelajaran awal dan pembelajaran eksperimental, dan tahap analisis retrospektif. Dalam penelitian ini, Hypothetical Learning Trajectory, HLT (HLT) berperan penting sebagai desain pembelajaran sekaligus instrumen penelitian. HLT diujikan terhadap 26 siswa kelas VII. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, pengamatan, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran ini mampu menstimulasi siswa untuk memberikan karakteristik refleksi dan transformasi geometri lainnya secara informal, mengklasifikasikannya dalam transformasi isometri pada level kedua, dan menemukan garis bantuan refleksi pada level yang lebih formal. Selain itu, garis bantuan refleksi digunakan oleh siswa untuk menggambar bayangan refleksi dan pola pencerminan serta memahami bentuk rotasi dan translasi sebagai kombinasi refleksi adalah level tertinggi. Keyword: transformasi geometri, kombinasi refleksi, rotasi, translasi, design research,HLT STUDENTS’ LEARNING PROGRESS ON TRANSFORMATION GEOMETRY USING THE GEOMETRY REFLECTION ACTIVITIES Abstract: This study was aimed at describing the students’ learning progress on transformation geometry supported by a set of learning activities based on Indonesian Realistic Mathematics Education. The study was designed into three stages, that is, the preliminary design stage, the design testing through initial instruction and experiment, and the restrospective analysis stage. In this study, Hypothetical Learning Trajectory (HLT) played an important role as an instructional design and a research instrument. HLT was tested to 26 seventh grade students. The data were collected through interviews, observations, and field notes. The findings of the study showed that this instructional design could stimulate students to provide reflection characteristics and other transformation geometry informally, to classify them in the transformation isometry in the second level, and to find the reflection supporting line in the more formal level. In addition, the reflection supporting line was used by the students to draw the reflection image and the mirroring pattern and to understand the rotation and translation shapes as a combination of reflection at the highest level. Keyword: geometric transformation, rotation, translation, and HLT
Pembelajaran Pelafalan Bahasa Inggris melalui Teknik Sulih Suara Suwartono Suwartono
Jurnal Cakrawala Pendidikan No 1 (2006): Cakrawala Pendidikan, Februari 2006, Th. XXV, No.1
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1937.979 KB) | DOI: 10.21831/cp.v0i1.8564

Abstract

Pronunciation is an essential part in language, for the nature of language is spken. But, most learners of Engglish in the environment where a research was undertaken faced problems with the pronunciation of English. Ths study aims (1) finding out the effectiveness of dubbing aas technique for teaching the pronunciation of English, and (2) identifying the commonly mispronounced sounds of English.The experimental study involved semester 1 students of English Department of Teachir Training and Education Faculty of Universita Muhammadiyah Purwokerto in the Academic Year 2005/2006. Out of 120 student that had been split into 5 smaller groups by the management authority for practical purpose, 2 grups have been chose as the research sample groups on the basis of equality in the pre-test result. Group A2 has been the Expreimental Group and Group A1 has been the Congrol Group. The teaching dan learning process in te former employed dubbing system as the main technique, while the classroom learning activities is the latter used drill in most of the time. After 6 sessions (within 6 weeks) a post-test was administered. Data collected through the post-test were analyzed using descriptive statistical opeerations of mean, frequency distribution, percentage and the t-test inferential statistical tool 
ARTI PENTING VERIFIKASI DAN DIAGNOSIS MASALAH DALAM PERENCANAAN PENDIDIKAN Tatang M. Amirin
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1988,TH.VII
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.574 KB) | DOI: 10.21831/cp.v1i1.7438

Abstract

Identifikasi dan analisis masalab merupakan tahapan paling awal dari seluruhrangkaian proses perencanaan. Tahapan ini merupakan tahapan yang paling pen­ting. tetapi kerap kali tidak mampu dilakukan dengan book yang di:sebabkan oleh dua faktor pokok, yakni data dan inforrnasi yang diperlukan tidak tersedia sesuai dengan keperluan. dan ketidakmampuan perencanaan melakukan iden~fikasi dan analisis masalah dengan baik. Mengidentifikasi masalah berarti mengenali dan mencatat segala sesuatu yang dipandang rnerupakan masalah, sedangkan meng­analisis masalah berarti melakukan verifikasi, yakni menguji apakah yang diang­gap sebagai masalah itu benar-benar merupakan masalah yang sebenarnya dan mendesak uotuk dipecahkan, dan melakukan diagnosis, yakni rnengenali faktor­ faktor penyebab timbulnya masalah. Dapat terjadi perencana langs"uog menentu­kan berbagai altematif pemecahan masalah tanpa melakukan verifikasi dan diagnosis yang cermat terhadap masalahnya itu sendiri. Lalu, apa sebenarnya yang bisa dinamakan sebagai masalah dalam pendidikan itu. bagairnana menemukannya, mengujinya, dan mendiagnosisnya? "Dan kenapa pula verifikasi dan diagnosis masalah itu sedemikian penting artinya dalam perencanaan pendidikan?
STRATEGI KEPEMIMPINAN PEMBELAJARAN MENYONGSONG IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 Husaini Usman; Nuryadin Eko Raharjo
Jurnal Cakrawala Pendidikan No 1 (2013): CAKRAWALA PENDIDIKAN Februari 2013, Th. XXXII, No. 1
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.538 KB) | DOI: 10.21831/cp.v5i1.1253

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konsep strategi kepemimpinan pembelajaran. Perbedaan pembelajaran di SMK dengan SMA membawa konsekuensi strategi kepemimpinan pembelajaran yang berbeda pula. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis grounded theory. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi partisipasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan anggota komite sekolahsecara snowball. Orang kunci dalam penelitian ini adalah kepala sekolah. Objek penelitian adalah pelaku, konsep, tempat, dan kegiatan. Keabsahan data dilakukan dengan kriteria kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan komfirmabilitas. Langkah-langkah dan analisis data yang digunakan adalah model Lichman (2011). Penelitian menemukan bahwa strategi kepemimpinan pembelajaran adalah: keteladanan, pembelajaran di kelas dan luar kelas, kultur sekolah, dan penguatan.Kata Kunci: strategi, kepemimpinan pembelajaran, implementasi kurikulum 2013THE STRATEGY OF INSTRUCTIONAL LEADERSHIP TOWARD THE IMPEMENTATION OF CURRICULUM 2013Abstract: Theresearch was aim to find the strategy concept of instructional leadership. Different between VHS and HS learning bring coonsequency different of strategy of instructional too. The research used was qualitative with grounded theory type. Research instrument is the researchers ourself. Data collecting technique were used deep-interview, participation observation, and documentation. Reseach subjects areprincipal, vice principals, and school committee members with snowball. Key informan is principal. Research objects are: persons, concept, place, and activities. Verification of data was done by credibility, transferability, dependability, and comfirmability criteria. Stage and data analysis were used the Lichman model (2011). The research findings that the strategy of instructional leaderships are modeling, learning in and out classroom, school culture, and strengthening.Keywords: strategy, instructional leadership, implementation of curriculum 2013
MENGENAL JENIS-JENIS CACING TANAH ASLI INDONESIA DAN KEMUNGKINAN PEMANFAATANNYA Yulipriyanto Yulipriyanto
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1993,TH.XIII
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (944.113 KB) | DOI: 10.21831/cp.v1i1.8922

Abstract

Caeing tanah merupakan salah satu biota tanah yangdewasa ini baoyak memperoleh perhatian dari para ahli diberbagai bidang ilmu, seperti biologi, pertanian, ekologimaupun tanah, karena mempunyai sumbangan yang tidak keeilbagi berlangsungnya kehidupan, baik tumbuh-tumbuhan, hewan·.maupun manusia.Penelitian-penelitian mengenai caeing tanah di negaranegarakawasan Eropa, Amerika Serikat dan Australia sertabeberapa negara di benua Asia, seperti China, India dan Filipina,sudah banyak dilakukan, hal ini dapat diketahui daripublikasi-publikasi ilmiah yang disajikan. Bahkan beberapajenis cacing tanah yang mempunyai kemampuan istimcwCi,seperti dalam mengelola limbah padat, yang berarti dapatme.mperbaiki kuali tas lingkungan, sudah diketemukan.Di Indonesia, informasi mengenai caeing tanah yangasH, artinya yang hidup di wilayah nusantara ini masih sedikitsekali. Berbagai upaya kiranya perlu dilakukan baik melaluipenelitian ilmiah maupun penelusuran pustaka terhadapcacing tanah - di negara kita ini agar masyarakat dapatmengetahui dan mengenalnya. Bertitik tolak dari hasil-hasilpeneliti-an yang sangat menarik tentang potensi cacing tanahdi negara-negara lain tersebut, maka usaha-usaha untukmengenal caeing tanah asH sebagai tahap awal dalam mencaripotensinya serta kemungkinan pemanfaatannya sangatdiperlukan.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN KOMPUTER DENGAN METODE KOOPERATIF Edy Supriyadi
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1995,TH.XIX
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.084 KB) | DOI: 10.21831/cp.v1i1.9162

Abstract

Untu1- menguasai pemrograman kompuler dengan baikdiperlukan kemampuan dasar-dasar pemrograman, alur logikaberpikir rasional dan sistematis, kemampuan memahami danmenentukan masalclh, serta kemampuan mengaplikasikankaidah-kaidah bahasa pe~rograman untuk merancang danmembuat program guna memecahkan suatu masalah. Penggunaanmetode klasikal, individual serta pengajaran berbantuankomputer yang selama ini digunakan dipandang kurangtepat karena tidak sesuai dengan karakteristik mated pemrogramankomputer. Oleh karena itu, periu dikembangkanmetode pembelajaran pemrograman komputer yang palingtepat agar ha~sil pembelajaran dapat dicapai secara optimal.Metode kooperatif merupakan metode yang palingsesuai dan efektif uotuk mengajarkan materi pemrogramankomputer karena pada proses pembelajaran metodc ini mahasiswamampu meningkatkan penemuan dan pengembanganstrategi kognitif pada kualitas yang tinggi, berpikir analisissintesis dan mengarah pada pemecahan masalah. Pdns1p-·prinsip metode kooperatif antara lain: menekankan adanyakerja sarna dan keberhasilan bersama, terdiri a tas kelompokkelompokkedl (3 s.d. 5 mahasiswa perkelompok), aktivitasbelajar Iebih berpusat pada mahasiswa, dosen berfungsisebagai fasilitator dan motiva~or, diskusi untuk mengemukakaninformasi baru, menjelaskan dan mcnyatukan pemikiranpemikiranrasional yang mengarah pada pemecahan masalah.Berbagai keuntungan penggunaan\ metode kooperatH diantaranya adalah: mampu meningkatkan aktivitas dankreativitas mahasiswa, lebih termotivasi secara intrinsik,mempunyai self-esteem lebih baik dan secara personal lebih. terampil serla mempunyai apresiasi yang Iet.ib tinggiterbadap materi yang dipelajari.
MAKNA DASAR MEMBELAJARKAN SISWA Gunawan Gunawan
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1991,TH.XI
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.91 KB) | DOI: 10.21831/cp.v2i2.8758

Abstract

Mengajar sudah jelas' menjad! tugas pengajar atauguru, namun apakah guru benar-benar mengerti dan menghayati. tugas mengajarnya, pastilah disadari merupakansebuah pertanyaan yang rawan jawaban.Tulisan ,ini memandang perlu adanya telaah hakika~mengajar .dan pengajaran melalui amatan khusus pada hakikatmembelajarkan siswa be~erta contoh':'contoh" penggarap'annyadalam kegiatan belajar-mengajar di kelas.Hakikat membelajarkan siswa dcilam 'tulisan 1mmengacu pada kaitan antara kerja sadar otaksiswa d~mpengajaran yang diberikan gurunya.
TENAGA KERJA WANITA: PERANANNYA DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI Pranowo Pranowo
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1993,TH.XIII
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.838 KB) | DOI: 10.21831/cp.v2i2.8979

Abstract

Jumlah penduduk tH;:d·~l;:].min wanita saat ini sudah tercatatmelebihi pria. Namun, keterlibatan mereka dalam pembangunanekonomi masih tetap lebih rendah dibandingkandengan pria. Mengingat bahwa desakan kebutuhan pembangunan,tampaknya peran wanita dalam pembangunan ekonomiterasa perlu untuk ditingkatkan. Peningkatan peran tenagakerja wanita di Indonesia baik dalam percaturan Produk NasionalBrute (PDB) maupul1 tingkat partisipasi angkatan kerjawanita. Memang secar·a konsisten partisipasi mereka dalampembangunan ekonpmi itu bertambah; sehingga diharapkanpada tahun 1998 ·kelak tingkat partisipasi angkatan kerjawanita ini mencapai 50.9% sesuai dengan propersi jumlahwanita terhadap pria yang ada selama ini.Ada beberapa kendala yang menghambat upaya untukmencapai hal tersebut sebab adanya perbedaan perlakuan-terutama di sektor swasta- terhadap tenaga kerja wanitadan pria. Di samping itu, ada pula kendala lain yang menghambat,yaitu rendahnya pendidikan angkatan kerja wanitadan jam kerja yang clapat dialokasikannya untuk bekerja diluar rumah itu "relatif" renciah. Perihal jam kerja bagi angkatankerja wanita ini memang agak merepotkan. Sesuaidengan kodratnya sebagai wanita, maka ia harus melahirkananak dan bertugas sebagai ibu t'umah tangga. Oleh karenanya,ada sejumlah angkatan kerja wanita yang memilih jam kerjapendek selama mereka bekerja di luar rumah" karena pertimbangan-pertimbangan di atas.
Modifikasi Metode Setengah Reaksi untuk Menyetarakan Reaksi pada Pembelajaran Konsep Reaksi Redoks dan Elektrokimia di SMA Sukisman Purtadi
Jurnal Cakrawala Pendidikan No 1 (2006): Cakrawala Pendidikan, Februari 2006, Th. XXV, No.1
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2324.159 KB) | DOI: 10.21831/cp.v0i1.8563

Abstract

Redox reaction is one of difficult concept to be understood. It is coused mainly by existing reaction redox balancing methods that give students some difficultness. For that case, this paper was meant to discuss about modifying reaction redox balancing method so that it can be acquired more easily.Algebra mothod is too mathematical. The more complex the reaction is, the more diffcult its solution is. The complexity of rule of half reaction method on balancing redox reaction brings difficult under-standing on studens also. Even, on a particuler condition, balanceing process lead to break the rules.Half rection method modification can simplity the rule students have to rote. Simplifying the method will reduce student bourdon.. By this modification method, students neet just to remember that in every conditon. OH and H ion is used to balance O and H atom respectively. 

Page 55 of 149 | Total Record : 1490


Filter by Year

1981 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 44 No. 3 (2025): Cakrawala Pendidikan (October 2025) Vol. 44 No. 2 (2025): Cakrawala Pendidikan (June 2025) Vol. 44 No. 1 (2025): Cakrawala Pendidikan (February 2025) Vol. 43 No. 3 (2024): Cakrawala Pendidikan (October 2024) Vol. 43 No. 2 (2024): Cakrawala Pendidikan (June 2024) Vol. 43 No. 1 (2024): Cakrawala Pendidikan (February 2024) Vol. 42 No. 3 (2023): Cakrawala Pendidikan (October 2023) Vol 42, No 3 (2023): Cakrawala Pendidikan (October 2023) Vol 42, No 2 (2023): Cakrawala Pendidikan (June 2023) Vol 42, No 1 (2023): Cakrawala Pendidikan (February 2023) Vol 41, No 3 (2022): Cakrawala Pendidikan (October 2022) Vol 41, No 2 (2022): Cakrawala Pendidikan (June 2022) Vol 41, No 1 (2022): Cakrawala Pendidikan (February 2022) Vol 40, No 3 (2021): Cakrawala Pendidikan (October 2021) Vol 40, No 2 (2021): Cakrawala Pendidikan (June 2021) Vol 40, No 1 (2021): Cakrawala Pendidikan (February 2021) Vol 39, No 3 (2020): CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 39, NO. 3, OCTOBER 2020 Vol 39, No 2 (2020): CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 39, NO. 2, JUNE 2020 Vol 39, No 1 (2020): CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 39, NO. 1, FEBRUARY 2020 CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 38, NO. 3, OCTOBER 2019 CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 38, NO. 2, JUNE 2019 CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 38, NO. 1, FEBRUARY 2019 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2018, TH.XXXVII, NO.3 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI JUNI 2018, TH.XXXVII, NO.2 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2018, TH.XXXVII, NO.1 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2017, TH.XXXVI, NO.3 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI JUNI 2017, TH. XXXVI, NO. 2 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2017, TH. XXXVI, NO. 1 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2016, TH. XXXV, NO. 3 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI JUNI 2016, TH. XXXV, NO. 2 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2016, TH. XXXV, NO. 1 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2015, TH. XXXIV, NO. 3 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI JUNI 2015, TH. XXXIV, NO. 2 CAKRAWALA PENDIDIKAN FEBRUARI 2015, TH. XXXIV, NO. 1 CAKRAWALA PENDIDIKAN OKTOBER 2014, TH. XXXIII, NO. 3 CAKRAWALA PENDIDIKAN JUNI 2014, TH. XXXIII, NO. 2 CAKRAWALA PENDIDIKAN FEBRUARI 2014, TH. XXXIII, NO. 1 No 3 (2013): CAKRAWALA PENDIDIKAN NOVEMBER 2013, TH. XXXII, NO. 3 No 2 (2013): CAKRAWALA PENDIDIKAN Juni 2013, Th. XXXII, No. 2 No 1 (2013): CAKRAWALA PENDIDIKAN Februari 2013, Th. XXXII, No. 1 No 3 (2012): Cakrawala Pendidikan edisi November 2012, Th. XXXI, No. 3 No 2 (2012): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI Juni 2012, Th. XXXI, No. 2 No 1 (2012): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI Februari 2012, Th. XXXI, No. 1 No 3 (2011): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI NOVEMBER 2011, Th. XXX, No. 3 No 1 (2011): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI Februari 2011, Th. XXX, No. 1 No 2 (2011): CAKRAWALA PENDIDIKAN Mei 2011, Th. XXX, Edisi Khusus Dies Natalis UNY No 3 (2010): Cakrawala Pendidikan, November 2010, Th. XXIX, No. 3 No 2 (2010): Cakrawala Pendidikan, Juni 2010, Th. XXIX, No. 2 No 3 (2010): Mei 2010, Th. XXIX, Edisi Khusus Dies Natalis UNY No 1 (2010): Cakrawala Pendidikan Edisi Februari 2010 No 3 (2009): Cakrawala Pendidikan, November 2009, Th. XXVIII, No. 3 No 2 (2009): Cakrawala Pendidikan, Juni 2009, Th. XXVIII, No. 2 No 1 (2009): CAKRAWALA PENDIDIKAN, Februari 2009, Th. XXVIII, No. 1 Vol 2, No 2 (2008): Cakrawala Pendidikan, Juni 2008, Th. XXVII, No. 2 Vol 1, No 1 (2008): Cakrawala Pendidikan, Februari 2008, Th. XXVII, No. 1 No 3 (2008): Cakrawala Pendidikan, November 2008, Th. XXVII, No. 3 Vol 3, No 3 (2007): Cakrawala Pendidikan, November 2007, Th. XXVI, No. 3 Vol 2, No 2 (2007): Cakrawala Pendidikan, Juni 2007, Th. XXVI, No. 2 Vol 1, No 1 (2007): Cakrawala Pendidikan, Februari 2007, Th. XXVI, No. 1 No 3 (2006): Cakrawala Pendidikan, November 2006, Th. XXV, No.3 No 2 (2006): Cakrawala Pendidikan, Juni 2006, Th. XXV, No.2 No 1 (2006): Cakrawala Pendidikan, Februari 2006, Th. XXV, No.1 No 3 (2005): Cakrawala Pendidikan, November 2005, Th. XXIV, No.3 No 2 (2005): Cakrawala Pendidikan, Juni 2005, Th. XXIV, No.2 No 1 (2005): Cakrawala Pendidikan, Edisi Februari 2005, Th. XXIV, No.1 No 3 (2004): Cakrawala Pendidikan edisi November 2004, Th. XXIII, No.3 No 2 (2004): CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI JUNI 2004, TH. XXIII, NO. 2 No 1 (2004): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2004, TH. XXIII, NO. 1 No 3 (2003): Cakrawala Pendidikan edisi November 2003, Th. XXII, No. 3 No 2 (2003): CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI JUNI 2003, TH. XXII, NO. 2 No 1 (2003): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2003, TH. XXII, NO. 1 No 3 (2002): CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI NOVEMBER 2002, TH. XXI, NO. 3 No 2 (2002): Cakrawala Pendidikan edisi Juni 2002, Th. XXI, No. 2 No 1 (2002): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2002,TH XXI. NO.1 CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,2001,TH.XX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,2001,TH.XX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,2001,TH.XX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,2000,TH.XX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1999,TH.XVIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1999,TH.XVIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1999,TH.XVIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1998,TH.XVII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1998,TH.XVII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1997,TH.XVI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1997,TH.XVI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1997,TH.XVI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1996,TH.XV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1996,TH.XV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1996,TH.XV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1995,TH.XIX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1995,TH.XIX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1995,TH.XIX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1994,TH.XIV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1994,TH.XIV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1994,TH.XIV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1993,TH.XIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1993,TH.XIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1993,TH.XIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1992,TH.XII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1992,TH.XII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1991,TH.XI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1991,TH.XI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1990,TH.X CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1990,TH.X CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1989,TH.VIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1989,TH.VIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1989,TH.VIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1988,TH.VII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1988,TH.VII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1988,TH.VII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1987,TH.VI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1987,TH.VI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1985,TH.IX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1985,TH.IX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1984,TH.IV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1984,TH.IV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1983,TH.III CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1983,TH.III CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1983,TH.III CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1982,TH.II CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1981,TH.I CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1981,TH.I More Issue