cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Cakrawala Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 24428620     DOI : -
Core Subject : Education,
Cakrawala Pendidikan (CP) merupakan jurnal ilmiah kependidikan. Jurnal ini menerbitkan berbagai artikel tentang kajian ilmiah dan hasil penelitian pendidikan baik dalam pengertian luas (pendidikan secara umum) maupun khusus (menunjuk pada bidang-bidang studi tertentu). Pemuatan suatu artikel diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan konsep keilmuan dan aplikasinya atau pada pemahaman pendidikan di Indonesia. Jurnal CP terbit tiga kali dalam satu tahun, yaitu edisi Februari, Juni, dan November, diterbitkan oleh LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta
Arjuna Subject : -
Articles 1,512 Documents
Foundation of Physical Education and Sport Margono, Margono
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1995,TH.XIX
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v1i1.9172

Abstract

Salah satu alasan penulisan buku ini seperti yang tertuang pada pengantaradalah kaiena sernakin meningkatnya jumlah pelaku olahraga, ·sehingga -dibutuhkaninformasi yang benar tenlang hal tersebut. .Terlebih bagi yang menginginkanolahraga sehagai karlr atau profesinya. Banyak hal yang perlu diperhatikan dandipelajari apabila benar-benar ingin menggeluti bidang yang satu ini.Penulis buku ini, Charles A. Bucher, seorailg profesor di University ofNevada, mensistematikakan bukunya dalam enam bagian, masing-masing bagian.terdiri dari beberapa bab, serta dilengkapi dengan referensi dan ilustrasi sejumlah382 yang banyak memberikan informasi tenlang sputar olahraga.
PROSES PEMBELAJARAN BIOLOGI MELALUI PENDEKATAN LINGKUNGAN PERTANIAN DALAM MASYARAKAT AGRARIS IGP Suryadarma; Slamet Suyanto
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1993,TH.XIII
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v3i3.8987

Abstract

Proses pembelajaran anak pada bidang biologi akan lebih berjasil apabila obyek yang dipelajari merupakan obyek nyata yang dijumpai anak dalam kehidupannya. Cara pembelajaran seperti ini memberi peluang tumbuh dan berkembangnya anak sesuai dengan ekosistemnya, sesuai dengan budayanya dan selnjutnya anak dapat mengembangkan ekosistemnya untuk kebutuhan hidupnya.
HIKAYAT KALILA DAN DAMINA DITINJAU DARI ASPEK PENDIDIKAN Haryadi Haryadi
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1995,TH.XIX
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v3i3.9188

Abstract

Arus globalisasi yang melanda berbagai belahan dunia, lermasukIndonesia telah membnerikan andil cukp besar terhadap kemajuan.Namun, di sisi lain globalisasi memberikan dampak negal.if berupapeningkatan kriminalitas, dekadensi moral, dan benluk penyimpanganyang lain. Berbagai pihak yang menaruh keprihatina'nmenyarankan agardigunakan filter budaya sebagai penangkairiya. Hikayal KaliladanDomina Dilinjall dari Aspek Pendidikan ditulis dalam rangka mempcrkenalkanbudaya nenek moyang kila, sckaligus mengkaji nilai-nilai yangterdapat di dalamnya untuk kepenlingan pembangunan, khususnya dalambidang pendidikan.Pemilihan subjek kajian didasarkan pada perlimbangan isi danmotivasi penulisannya. Kalika dan Damina berisi kisah leJ:llang keberhasilanseorang pendeta dalam mengangkat anak raja dari perilaku bermasalahsehingga menyadari kedudukannya sebagai pewaris masa depanbangsa dan negara. Oleh penyusunnya cerila itu dimaksudkan untukmemberikan pelajaran tentang berbagai hal.Hikayat Kalila dan Damina sebagai salah satu cerila berbingkaisarat dengan nilai pendidikan, anlara lain (I) pendidikan polilik, lerularnapolilik 'devide et impera', (2) pendidikan kemasyarakatan, (3) taktikdan stralegi menghadapi 'lawan, (4) tipu-menipu dan rayuan, (5) kecermatandan pengendalian emosi. 'Oi samping itu di dalamnya terdapat .beberapa pernyataan dan cerita yang berisi pendidikan hukum, moral,dan kesenatan. Penyajian hikayat ini kepada generasi muda akan memberikanmanfaat ganda, di satu pihak akan bermakna bagipeningkatanapresiasi sastra, dan di lain pihak diharapkan dapat bermanfaatbagipendidikan, terutama dalam usahanya membenluk manusia Indonesiayang berbudaya.
KEPERCAYAAN DIRI PEMBELAJAR PADA MATEMATIKA (Suatu Kajian Teoritik) Jailani, Jailani
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1999,TH.XVIII
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v3i3.9004

Abstract

Many factors affect learners' performance in learningmathematics. One is self-confidence, which is an importanttopic for discussion. Some researches have revealed thatlearners whose self-confidence is high have a low level ofanxiety in mathematics and vice versa. ..Learners' self-confidence in mathematics is their ownperception about their ability or competence in doing mathematics(e.g., in studying or doing tests on mathematics).Studies on genius reveal that most successfil original thinkershave been characterized with a high degree of self-confidence.Self-confidence can contribute to learners' achievenient,Improvements on learners' self-confidence can be doneby shoring up their self-image, self-esteem, and self-worth.especially when they fail their mathematics examination orbecome the objects of others' mockery or pressure.
Beberapa cara memberi respon terhadap pernyataan di dalam "Conversation" Bahasa Inggris Adenan, Ferry
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1981,TH.I
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v3i3.7376

Abstract

Banyak mahasiswa yang belajar bahasa inggris tidak tahu bagaimana memberi tanggapan (=respon) terhadap suatu pernyataan yang mengundang pendapat orang laihn. Misalnya, terhadap pernyataan-pernyataan berikut :That was veri intersting speech !The cake was terrific !What a day !Respon yang didapat biasanya "diam" (=tidak ada respon) atau hanya respon "yes" atau "no" saja. Jarang sekali terdengar variasi jawaban seperti : "Yes, wasn't it ?, atau "Indet it was !", atau jawan lain semacamnya. Padahal, menurut penelitian R.J. Wingfield di dalam conversation "statements" yang mengharapkan respon lebih sering frekuensinya dari pada pertanyaan yang mengharap respon. 
MOTIVASI KERJA GURU SMP NEGERI DI KOTA SEMARANG Supriyo .
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN FEBRUARI 2015, TH. XXXIV, NO. 1
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v1i1.4173

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model motivasi kerja guru SMP Negeri yang sesuai. Sampel penelitian berjumlah 322 orang guru SMP Negeri di Kota Semarang. Instrumen yang digunakan adalah skala numerikal. Analisis data melalui SEM dengan perangkat LISREL. Hasil penelitian model motivasi kerja guru SMP Negeri adalah fit. Secara keseluruhan, kepemimpinan kepala sekolah, kondisi lingkungan kerja, pelatihan, kompetensi, dan kepuasan kerja, pengaruhnya tinggi terhadap motivasi kerja guru (86%). Untuk meningkatkan motivasi kerja guru SMP Negeri hendaknya kepala sekolah dan pengawas memberdayakan guru secara optimal, menjadikan lingkungan kerja kondusif, merancang program pelatihan yang terarah. Dalam pengangkatan kepala SMPN, Dinas Pendidikan hendaknya memperhatikan kemampuan menejerial para calon. Kata Kunci: motivasi kerja, guru SMP STATE JUNIOR HIGH SCHOOL TEACHERS’ WORK MOTIVATION IN SEMARANG MUNICIPALITY Abstract: This study was aimed to find a fit model of State Junior High School Teachers’ work motivation. The sample consisted of 322 state junior high school teachers in Semarang municipality. The instrument used was in the form of a numerical scale. The data were analyzed through the SEM utilizing the LISREL program. The findings showed that the model was fit. As a whole, the school principal leadership, the work environment condition, training, competence, and work satisfaction had a high influence on the teachers’ work motivation (86%). To improve the teachers’ work motivation, it is suggested that the school principal and the supervisor empower the teachers optimally, create conducive work environment, and design a focused training program. In recruiting the school pricipal, the Local Office of Education should take into account the candidates’ managerial skill. Keywords: work motivation, junior high school teachers
PRAGMATIK DAN ASPEK-ASPEKNYA DALAM PENGAJARAN BAHASA INDONESIA Sudaryanto, Sudaryanto
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1996,TH.XV
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v1i1.9204

Abstract

Suara sumbang tentang penguasaan bahasa Indonesia sampaidewasa ini masih sering terdengar, bahwa penggunaan bahasa Indonesiamasih rendah, termasuk siswa dan mahasiswanya. Untuk itu, tidakmengherankan apabila Soeharto, Presiden Republik Indonesia mencanangkanGerakan Disiplin Nasional, pada tanggal 20 Mei 1995, yang diantaranya berisi agar digunakan bahasa Indonesia dengan baik danbenar. Dalam rangka upaya menyukseskan penggunaan bahasa Indonesiadengan baik dan benar bagi para siswa di sekolah, yaitu dengan digantinyaGBPP Bahasa Indonesia Kurikulum 1984 dengan GBPP Bahasa danSastra Indonesia 1994.lsi GBPP Bahasa Indonesia dari kedua kurikulum tersebut sangatberbeda. Apabila di dalam Kurikulum 1984 sajian materi masih tampakbersifat struktural, yang terdiri dari enam pokok bahasan, di dalamKurikulum 1994 tidak demikian halnya. lsi GBPP Bahasa IndonesiaKurikulum 1994, yang terdiridari aspek pcmahaman, penggunaan, dankebahasaan lebih menyaran pada penerapan pendekatan komunikatif.Makalah ini di samping berusaha sedikit menguak perbedaan dan persamaanantara GBPP Bahasa Indonesia kedua kurikulum di atas, jugaberusaha membahas persamaan pengajaran bahasa Indonesia denganpendekatan pragmatik dengan pendekatan komunikatif. Pembahasanselanjutnya ialah adanya aspek-aspek pragmatik karena aspek-aspek initerdapat pada Kurikulum 1984 ataupun pada Kurikulum 1994.Dengan pengajaran aspek-aspek pragmatik yang dil;lkukan secarabcnar, terutama dengan penerapan pendekatan komunikatif, diharapkanakan menjadikan siswa mampu dan terampil berbahasa Indonesia denganbaik dan benar. Dikatakan demikian, oleh karena dengan cara demik,iansiswa akan terlatih menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan fungsifungsibahasa Indonesia itu sendiri,
KEBI JAKAN DASAR PENDIDIMN MENU JU MASYARAKAT MADANI INDONESIA Sumarno Sumarno
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1998,TH.XVII
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v3i3.9022

Abstract

The Indonesian people are now in a period of uncertainchange due to the severity of the crisis facing them. 'The crisishas touched the wheels of the eco~lomics, legal, and politicalsystems and is very likely to touch also other aspects such as thesocio- cultural and moral aspccts of living in a socicty, countryand nation. The society is changing from a dual systcni, in whichthe political system (as a structure) and the social system (as thesuperstructure) are separated fronl each other, towards a 11cwsystem, the so-called ciivil society, whiich is actually still one stepbefore Ihe elhical society. Uurilig the present period orstructural change, the quality of the hunlan resources must beprepared, since they are the main components in the culturalchange towards the intended civil society. If the proporlio~l ofeducated citizens is still too small, it may be very difficult for thecivil society to come into reality and even niore so Tor the ethicalsociety. 'Thercfore, there necds to be rcorientatioli in thedirection and basic policy of the national education to supportthe effort of the nation towards a civil society. The eduqtionalreorentation involves two aspects. Firstly, the characteristics orthe quality of the educated people suitable for the civils societyneed to be clarified and, secondly, at the macro-level there arereal needs for a more democratic educational system, withhctter access to educational opportunities, equality in quality,efficiency, productivity, and employability.
PENGEMBANGAN MASYARAKAT BELAJAR DALAM KERANGKAPEMBANGUNAN Sodiq A. Kuntoro
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1997,TH.XVI
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v1i1.9223

Abstract

Dalam kerangka pembangunan nasional baik ekonomi, sosial, politik, danbudaya semakin disadari pentingnya melaksanakan pendidikan untuk semua (eduactionfor al1) terutama bagi negara-negara berkembang. Masalah-masalah kemiskinan,kebodohan, dan keterbelakangan yang masih banyak dihadapi akan segera dapat diatasiapabila strategi pendidikan untuk semua dapat dilaksanakan. Dengan pelaksanaanpendidikan bagi semua mllka diharapkan tertentuknya masyarakat belajar (learningsociety), yang merupakan kondisi dasar bagi pencapaian tujuan pembangunan nasionaldan derajat kemanusiaan yang lebih tinggi.Situasi masyarakat dunia yang semakin bersaing, pef1Jbahan yang sangat cepatdalam lapangan kerja, kesempatan yang lebih besar tetapi juga bahaya dan ancamanyang lebih besar mendorong diperlukan pembentukan masyarakat belajar.Pembentukan masyarakat belajar di samping sangat penting sebagai instrumen dasarbagi pencapaian kemajuan ekonomi dan politik, juga sangat penting bagi pengembanganmasy;lrakat yang bijak dan manusiawi._Bagi negara kita, pembentukan masyarakat belajar sudah memiliki modal yangkuat, dengan pelaksanaan wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun, serta pelaksanaanprogram pendidikan berkelanjutan di luar pendidikan sekolah. Keberhasilanpembangunan nasional kita juga merupakan faktor yang sangat penting bagi pendukungpembentukan masyarakat belajar. UUD 1945 Republik Indonesia yang mencantumkanpenghormatan pada kemerdekaan, persahabatan dan perdamaian dunia menjadi dasararah pengembangan masyarakat belajar, agar masyarakat belajar dapat membawa padakemakmuran, tetapi juga mengembangkan manusia yang bijak, membawa kemajuannasional maupun persahabatan dan perdamaian dunia.
KAJIAN INDEKS MUTU HIIJUP DAN mMISKINAN DALAM RANGKA PENGEMBANGAN PEROESAAN MENUJU ERA GLOBALISASI Hastuti, Hastuti
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1998,TH.XVII
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v2i2.9040

Abstract

Pembangunan Iangka penjang tal!np ke iI segcr;,rnc~~izstiklii ma tahur~k edua, keberhasilan leiah banyak dicapniantara lain dengan periingkatan kesqahteraan penduduk teruta~riadiperdesaan bahwa jumlah penduduk miskin di daerah tersebutsemakirt berkurang. lndeks bltltu I-lidup penduduk perdesaati yattgsemakin menirlgkat merupakan pertanda petlingkatan jurnlalipenduduk se.jalitern de~igante rpenuhinya berbagai kebutuhan hidupyang lebih layak. I'enghargaan atas keberhasilan perigentasankerniskinan yang diterima penierintah lndonesia dari UNDP padaSeptember 1997 seniata-rnata karena prestasi pemerintah yangrnalnpu tnenekan ju~iilah penduduk tniskin dari tahun ke tahun,meskipun untuk rnembebaskan kemiskinan di seluruh la~isanpenduduk masih tetap memerlukan perjuangan secaraberkelan.jutan. Peningkatan kesejahteraan penduduk memberikanpeluang bagi langkah pembangunan di segala sektor sehinggaseluruh penduduk dapat menikrnati hasil-hasil pe~nbangunan danmemiliki kcscmpatan turut serta dalatn laju pembangunan.Menghadapi era giobaiisasi yang sernakin dekat seluruhlapisan penduduk di segenap penjuru lndonesia harusdipersiapkan.Tantangan tersebut akan tnenjadi berat apabila masihbanyak di.jurnpai penduduk miskin. Perdesaan yang memilikijurnlah penduduk miskin relatif lebih besar menierlukan perhatianyang lebih serius untuk pengembangan di kawasan tersebut.Pengembangan perdesaan akan lebih tnudah dilaksanakan denganmelibatkan segenap potensi perdesaan oleh karena itu mutukehidupan yang lebih baik danterbebas dari belenggu kemiskinanmerupakan prasyarat untuk kelancaran pengembangandi perdesaan.Keadaan penduduk yang terjamin kesehatan, gizi, pendidikandengan pendapatan yang memadai memungkinkan pendudukmemiliki kesempatan lebih luas untuk berperan aktif dalam setiapaktifitas kehidupan lebil~ niaju yang merupakan satu kondisipertanda era globalisasi. Perdesaan merupakan luas wilayahlndonesia yang mencapai 65 persen sehingga potensi tersebut harusdikernbangkan tnengingat era globalisasi harus dihadapi olehpenduduk di wilayah tersebut

Page 99 of 152 | Total Record : 1512


Filter by Year

1981 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 45 No. 1 (2026): Cakrawala Pendidikan (February 2026) Vol. 44 No. 3 (2025): Cakrawala Pendidikan (October 2025) Vol. 44 No. 2 (2025): Cakrawala Pendidikan (June 2025) Vol. 44 No. 1 (2025): Cakrawala Pendidikan (February 2025) Vol. 43 No. 3 (2024): Cakrawala Pendidikan (October 2024) Vol. 43 No. 2 (2024): Cakrawala Pendidikan (June 2024) Vol. 43 No. 1 (2024): Cakrawala Pendidikan (February 2024) Vol 42, No 3 (2023): Cakrawala Pendidikan (October 2023) Vol. 42 No. 3 (2023): Cakrawala Pendidikan (October 2023) Vol 42, No 2 (2023): Cakrawala Pendidikan (June 2023) Vol 42, No 1 (2023): Cakrawala Pendidikan (February 2023) Vol 41, No 3 (2022): Cakrawala Pendidikan (October 2022) Vol 41, No 2 (2022): Cakrawala Pendidikan (June 2022) Vol 41, No 1 (2022): Cakrawala Pendidikan (February 2022) Vol 40, No 3 (2021): Cakrawala Pendidikan (October 2021) Vol 40, No 2 (2021): Cakrawala Pendidikan (June 2021) Vol 40, No 1 (2021): Cakrawala Pendidikan (February 2021) Vol 39, No 3 (2020): CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 39, NO. 3, OCTOBER 2020 Vol 39, No 2 (2020): CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 39, NO. 2, JUNE 2020 Vol 39, No 1 (2020): CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 39, NO. 1, FEBRUARY 2020 CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 38, NO. 3, OCTOBER 2019 CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 38, NO. 2, JUNE 2019 CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 38, NO. 1, FEBRUARY 2019 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2018, TH.XXXVII, NO.3 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI JUNI 2018, TH.XXXVII, NO.2 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2018, TH.XXXVII, NO.1 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2017, TH.XXXVI, NO.3 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI JUNI 2017, TH. XXXVI, NO. 2 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2017, TH. XXXVI, NO. 1 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2016, TH. XXXV, NO. 3 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI JUNI 2016, TH. XXXV, NO. 2 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2016, TH. XXXV, NO. 1 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2015, TH. XXXIV, NO. 3 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI JUNI 2015, TH. XXXIV, NO. 2 CAKRAWALA PENDIDIKAN FEBRUARI 2015, TH. XXXIV, NO. 1 CAKRAWALA PENDIDIKAN OKTOBER 2014, TH. XXXIII, NO. 3 CAKRAWALA PENDIDIKAN JUNI 2014, TH. XXXIII, NO. 2 CAKRAWALA PENDIDIKAN FEBRUARI 2014, TH. XXXIII, NO. 1 No 3 (2013): CAKRAWALA PENDIDIKAN NOVEMBER 2013, TH. XXXII, NO. 3 No 2 (2013): CAKRAWALA PENDIDIKAN Juni 2013, Th. XXXII, No. 2 No 1 (2013): CAKRAWALA PENDIDIKAN Februari 2013, Th. XXXII, No. 1 No 3 (2012): Cakrawala Pendidikan edisi November 2012, Th. XXXI, No. 3 No 2 (2012): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI Juni 2012, Th. XXXI, No. 2 No 1 (2012): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI Februari 2012, Th. XXXI, No. 1 No 3 (2011): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI NOVEMBER 2011, Th. XXX, No. 3 No 1 (2011): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI Februari 2011, Th. XXX, No. 1 No 2 (2011): CAKRAWALA PENDIDIKAN Mei 2011, Th. XXX, Edisi Khusus Dies Natalis UNY No 3 (2010): Cakrawala Pendidikan, November 2010, Th. XXIX, No. 3 No 2 (2010): Cakrawala Pendidikan, Juni 2010, Th. XXIX, No. 2 No 3 (2010): Mei 2010, Th. XXIX, Edisi Khusus Dies Natalis UNY No 1 (2010): Cakrawala Pendidikan Edisi Februari 2010 No 3 (2009): Cakrawala Pendidikan, November 2009, Th. XXVIII, No. 3 No 2 (2009): Cakrawala Pendidikan, Juni 2009, Th. XXVIII, No. 2 No 1 (2009): CAKRAWALA PENDIDIKAN, Februari 2009, Th. XXVIII, No. 1 Vol 2, No 2 (2008): Cakrawala Pendidikan, Juni 2008, Th. XXVII, No. 2 Vol 1, No 1 (2008): Cakrawala Pendidikan, Februari 2008, Th. XXVII, No. 1 No 3 (2008): Cakrawala Pendidikan, November 2008, Th. XXVII, No. 3 Vol 3, No 3 (2007): Cakrawala Pendidikan, November 2007, Th. XXVI, No. 3 Vol 2, No 2 (2007): Cakrawala Pendidikan, Juni 2007, Th. XXVI, No. 2 Vol 1, No 1 (2007): Cakrawala Pendidikan, Februari 2007, Th. XXVI, No. 1 No 3 (2006): Cakrawala Pendidikan, November 2006, Th. XXV, No.3 No 2 (2006): Cakrawala Pendidikan, Juni 2006, Th. XXV, No.2 No 1 (2006): Cakrawala Pendidikan, Februari 2006, Th. XXV, No.1 No 3 (2005): Cakrawala Pendidikan, November 2005, Th. XXIV, No.3 No 2 (2005): Cakrawala Pendidikan, Juni 2005, Th. XXIV, No.2 No 1 (2005): Cakrawala Pendidikan, Edisi Februari 2005, Th. XXIV, No.1 No 3 (2004): Cakrawala Pendidikan edisi November 2004, Th. XXIII, No.3 No 2 (2004): CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI JUNI 2004, TH. XXIII, NO. 2 No 1 (2004): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2004, TH. XXIII, NO. 1 No 3 (2003): Cakrawala Pendidikan edisi November 2003, Th. XXII, No. 3 No 2 (2003): CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI JUNI 2003, TH. XXII, NO. 2 No 1 (2003): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2003, TH. XXII, NO. 1 No 3 (2002): CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI NOVEMBER 2002, TH. XXI, NO. 3 No 2 (2002): Cakrawala Pendidikan edisi Juni 2002, Th. XXI, No. 2 No 1 (2002): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2002,TH XXI. NO.1 CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,2001,TH.XX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,2001,TH.XX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,2001,TH.XX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,2000,TH.XX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1999,TH.XVIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1999,TH.XVIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1999,TH.XVIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1998,TH.XVII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1998,TH.XVII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1997,TH.XVI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1997,TH.XVI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1997,TH.XVI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1996,TH.XV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1996,TH.XV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1996,TH.XV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1995,TH.XIX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1995,TH.XIX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1995,TH.XIX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1994,TH.XIV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1994,TH.XIV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1994,TH.XIV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1993,TH.XIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1993,TH.XIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1993,TH.XIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1992,TH.XII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1992,TH.XII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1991,TH.XI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1991,TH.XI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1990,TH.X CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1990,TH.X CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1989,TH.VIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1989,TH.VIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1989,TH.VIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1988,TH.VII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1988,TH.VII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1988,TH.VII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1987,TH.VI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1987,TH.VI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1985,TH.IX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1985,TH.IX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1984,TH.IV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1984,TH.IV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1983,TH.III CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1983,TH.III CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1983,TH.III CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1982,TH.II CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1981,TH.I CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1981,TH.I More Issue