cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Cakrawala Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 24428620     DOI : -
Core Subject : Education,
Cakrawala Pendidikan (CP) merupakan jurnal ilmiah kependidikan. Jurnal ini menerbitkan berbagai artikel tentang kajian ilmiah dan hasil penelitian pendidikan baik dalam pengertian luas (pendidikan secara umum) maupun khusus (menunjuk pada bidang-bidang studi tertentu). Pemuatan suatu artikel diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan konsep keilmuan dan aplikasinya atau pada pemahaman pendidikan di Indonesia. Jurnal CP terbit tiga kali dalam satu tahun, yaitu edisi Februari, Juni, dan November, diterbitkan oleh LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta
Arjuna Subject : -
Articles 1,512 Documents
OPERASIONALISASI IKIP YOGYAKARTA DALAM PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) INDONESIA MENGHADAPI ERA GLOBALISASI Anti K. Prodjosantoso
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1997,TH.XVI
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v1i1.9240

Abstract

IKIP memegang peranan yang strategis dan menentukan dalam menyiapkanSDM. Kegagalan IKIP melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam rangkapenyiapan SDM yang berkualitas tinggi dapat mengakibatkan proses pembangunanmengalami hambatan. Hal ini dapat membahayakan bagi eksistensi bangsa Indonesiadalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang dalam era globalisasi.Upaya-upaya peningkatan pengajaran, penelitian dan pengabdian padamasyarakat perlu dilakukan oleh IKIP. Kualitas masukan, proses pembelajaran, daninstrumen pengajaran harus diusahakan sebaik mungkin. Kemampuan dosen dalammeneliti. mengelola penelitian dan mengoptimalkan pemanfaatan hasil penelitian perluditingkatkan. Kegiatan pengabdian pada masyarakal dalam upaya mengantisipasi eraglobalisasi diupayakan berdasarkan suatu program yang jelas. Tujuan dan materipengabdian harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
METODE LATIHAN UNTUK MENGEMBANGKAN SISTEM ENERGI GUNA MENINGKATKAN KUALITAS FISIK ATLET Subarjana Subarjana
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1997,TH.XVI
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v3i3.9108

Abstract

Setiap cabang olahraga dalam aktivitas geraknya tidak mungkin hanyamenggunakan sumber energi aerobik atau anaerobik saja, melainkan melibatkan keduasistem tersebut. tetapi dalam poni yang berbeda. Kecenderungan untuk aerobik atauanaerobik sering disebut sumber energi utama aembik atau anaembik. Agar latihandapat memacu peningkatan sumber energi utama dalam suatu cabang olahraga, perludipilih suatu metode yang sesuai untuk mengembangkan sumber energi utama tenebut.. . Ada tiga sirtem energii yaitu Sistem ATP-PC (sistem fosfagen). sistem asamlaktat (glikolisis anaerobik). dan sistem oltsigen (sistem aerobik). Aktivitas yang kurangdari 30 detik terutama mcnggunakan sirtem ATP-PC, 30 - 90 detik lerutamamenggunakan sislem ATP-PC dan asam laktat, 'dan 90 detik - 3 menil terutamamenggunakan aram laktal dan olisigen. Lebih dari 3 menit terulama menggunakanaistem aerobik.Banyak mctode latihan yang dapat dipilih, antara lain untuk mengembangkansinem ATP-PC dan asam laktat dapal menggunakan Accekmtion Spn'N, Hdbr Sprint,Sorint Tmininz. sedan"e kanuntuk mcn"ee mbanekan sislem asam laklar dan sistem -ol-igcn dapal menggundkatl Reprrbion Runninp, SpeedPhy, dan unluk mcngembangkansislcm olislgcn dapdl mengpnabn CoNinuot#s Ildnning, Jogging, INemal Tmining.
PERAN PENDTDlICAN FISlKA DALAM PENlNGI Suparwoto Suparwoto
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1996,TH.XV
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v3i3.9252

Abstract

Pcndidikan Fisika rnemiliki dimensi metode dan substansi yangkduanya bcrpcran dslarn pengembangan penehian. Hal ini didasarkanpada hasil perlelitian fisiba yang memiliki objektivitas yangtinggi dnn LCFU~O~.I CJI karcna itu , upaya pcningkatan peran PendidiknnFisika pcrlu dilnkukan dcngan melibatkan diri kc sekolah-sekolahdengay ,,rncmlangt~nk crjasa~nay ang bcrsifnt kernitman. Hal-ha1 yangd a p 1 dililngnrli anlnrn lain analisis materi pelnjaran bertolak darikonscp d:~s:tr pcrncrsnlil dalnrn Pisika. Upaya ini perlu dilakukan agarguru dan sisws di sckolnh mcrniliki wawasan Fisika yang lebih luasdan mcndal.qm. Kcgialan lain hcrsnms guru untuk mclakukan penelitiankclas. puhlikasi bcrsama dari knrya yang dihasilkan, baik meIalui kegiatanPPM m:iupun bcntuk kerjasama lainnya. Melalui kegintan semacarnini siklus tri dharmn aksn mc~jadi scrnakin nyata dan bermanfaatbagi kcdun bclah pihak.
PEMBETULAN KESALAHAN DALAM PENGAjARAN BAHASA KEDUA Suwarna, Suwarna
Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1992,TH.XII
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v2i2.8908

Abstract

Kaum behavioris memandang kesalahan berbahasamerupakan suatu cela yang harus dihindari dan segeradibetulkan bila kesalahan itu terjadl. Kaum nativis sebaliknya.memandang kesalahan berbahasa merupakan hal yangwajar terjadi dan merupakan bukti adanya proses belajardalam diri pembelajar.Pembetulan kesalahan dalam pembeJajaran bahasai<edua (B2) juga masih sangat bervariasi. Hal ini disebabkandasar teori dan cara pandang terhadap adanya kesalahan berbaha~a tiap-tiap aUran (kaum nativisme dan behaviorisme)berbeda sehingga timbul isu apakah pembetulan kesalahanbenar-benar membantu pemerolehan Bl. Makalah ini berusahamenjawab isu tersebut. Pembetulan kesalahan .akan dapatmembantu pemerolehan B? bila (a) dilakukan secara selektif;(b) tidak perlu ajeg dan sistematis; (e) interaksi merupakanaktivitas instruksional .yang bersifat pembelajaran; (d) terdapatvariasi penggunaan teknik langsung dan tidak langsung;(e) terdapat variasi giliran subjek pembetulan kesalahan; (f)nomor a - e mempertimbangka.n .waktu yang tepat dankemampuan pembelajar.
ALTERNATIF PENGGUNAAN STRATEGI DAN METODE MENGAJAR PADA PERKULIAHAN SEJARAH OLAHRAGA Margono Margono
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1994,TH.XIV
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v3i3.9149

Abstract

Keberhasilan suatu Proses Belajat" ,Mengajar dipenga:uhibanyak faktor yang seca-ra um"um dibedakan menjadi faktorenclogen dan eksogen. Apabila" kedua faktor tersebut yangdapat dideskdpsikan menjadi lebih banyak lagi. saling mendukung.maka tujuan untuk mengadakan perubahan perilakupada peserta didik (bersilat kognitiI, afektif. maupun psikomotor)sesuai dengan yang dikehendaki dapat tercapai.Dosen sebagai salah satu kornponen penting dalamproses pembelajaran. tepat apabila senantiasa berupayameningkatkan kualitas perkuliahannya. Banyak cara dapatdilakukan. Salah" satu c~ra yang dapat ditempuh adalahdengan menerapkan strategi dan rnetode mengajar yangtepat. .Dengan memahami pengertian. peranan serta macamstrategi dan metode mengajar. juga pengelompokan rna terikuliah Sejarah 01aht"aga; tentunya pemilihan strqtegi danmetode mengajar dapat dilakukan dengan tepat. Model gat"is.besar kronologis. tematis, garis perkembangan khu5us danregresif; merupakan strategi yang lazim digunakail dalamrnengajar sejarah. Sedangkan metode yang sering dig-unakandalam mengajar sejarah adalah metode reseptif." diskusi,discovery/inquiry. dan pengajaran di luar kelas.
STRUKTUR LOGIKA KALIMAT AMBIGUITAS: TINJAUAN SEMANTIK GENERATIF Suwama Suwama
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1993,TH.XIII
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v2i2.8965

Abstract

Kalimat ambiguitas adalah kalimat yang memilikimakna ganda. mempunyai dua pengertian. dan bersifat taksa(Moeliono, 1989:2:7). Kalimat ambiguitas itu memiIiki fenomenasatu struktur Iahir, tetapi pada hakikatnya memiJikidua atau lebih struktur batin. Fenomena kalimat ambiguitastersebut baru dapat dijelaskan setelah muncul Tata BahasaGeneratif Transformasi yang dipelopori oleh Chomsky (1957).Salah satn perkembangan lebih Iaojut dari Tata Bahasa Transformasiadalab Semantik Generatif. Semantik Generatif"muncul untuk menyempurnakan kekurangan-kekurangan yangterdapat pada Teori Standar dan Teori Standar- yang Diperluasyang ditulis Chomsky.Semantik Oeneratif mendeskripsikan suatu kalimatdengan meninjau struktur batin yang lebih dalam yang disebutstruktur loglka yang mengandung representatH semantik.Struktur logika menunjukkan tentang isi yang akan dikatakan,sedangkan struktur lah!r menunjukkan bagaimana isi itu dinyatakan.Kalimat yang berbeda memiliki struktur logikayang berbeda pula. .Dengan demikian, kalimat ambiguitas yang bermaknaganda memiliki struktur logika yang ganda pula. Jumlahstruktur logika dalam kalimat ambiguitas tergantung padajumlah kegandaan makna yang dikandungnya. Penguraianstrukt.ur logika kalimat ambiguitas menggunakan pemarkahfrasa pada struktur batin.
MENGATASI MASALAH KETENAGAKERJAAN DALAM PJPTII SEBAGAI STRATEGI UNTUK MEMPERKOKOH KETAHANAN NASIONAL Sunarso Sunarso; Puji Lestari
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1995,TH.XIX
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v1i1.9171

Abstract

Sebagai salah satu negara berkembang. Indonesiamenghadapi tiga masalah besar dalam pembangunannya.Ketiga pcrmasalahan tersebut aclalah ma:;;alah ketcllilgakerjaan,masalah pemerataan pendapatan, dan masalah pcngcntasankemiskinan. Ketiga permasalahan tcrsebut mcmpunyaikaitan yang sarigat erat, di samping menduduld posisi sangatstrategis dalam membentuk ketahanan nasian~;ll Indone~ia.Tutisan ini mencaba untuk melihat salah satu aspek saja,yaitu ketenagakerjaan dikaitkan d~ngan ketihanan nasianal.Masalah ketenagakerjaan dalam PJPT I belutTI banyakterpecahkan. Pengangguran terselubung masih mt:numpuk. didaerah pedesaan, sedangkan jumlah tenaga .kerja set:;ngahmenganggur semakin memadati wilayah perkotaan. PadahaJ.dalam menyongsong era iinggal landas. masalah kclcr,agakerjaanyang kini populer dengan sebutan llsumbcr dayamanusia" menjadi masalah strategis, sehingga masalah ketenagakerjaanmerupakan kunci dari keberhasilan PJPT I1mendatang.GBHN 1993 khususnya dalam Repelita VI sebagai awaldari PJPT II mengamanatkan bahwa kebijaksanaan ketenagakerjaanlebih diarahkan pada upaya penciptaan dan perluasanlapangan kerja. peningkatan IIlutu tenaga kerja, serta kesejahteraandan keselamatan tenaga kerja. Guna mewujudkanamanat GBHN tersebut hendaknya masalah ketenagakerjaandipecahkan secara integralistik, komprehensif dan !iotassek1C'ral, mengingat masalah ketenagakerjaan sangat terkaitdengan ketahanan nasional.
PEMAKAIAN SERAT OPTIK DALAM KOMUNIKASI Surjono, Herman Dwi
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1993,TH.XIII
Publisher : LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v3i3.8985

Abstract

Para era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi dewasa ini menuntut penyampaian informasi dalam waktu yang cepat pada jangkauan tempat yang tidak terbatas. Ini semua menuntut kualitas transimi yang handal, untuk itu sejak tahun 1979 telah dikemabangkan penguunaan sera optik menggantikan kawat transmisi.
PENINGKATAN PRESTASI DAN KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA MELALUI PENDEKATAN RECIPROCAL TEACHING DAN COOPERATIVE LEARNING Eli Rohaeti; Suwardi, Jaslin Ikhsan
Jurnal Cakrawala Pendidikan No 1 (2013): CAKRAWALA PENDIDIKAN Februari 2013, Th. XXXII, No. 1
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v5i1.1265

Abstract

Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan prestasi dan kemandirian belajar mahasiswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan pendekatan reciprocal teaching dan cooperative learning. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia FMIPA UNY yang menempuh mata kuliah Kimia Fisika II pada tahun akademik 2009/2010. Penelitian tindakan kelas dengan dua siklus ini meliputi langkah-langkah perencanaan, implementasi tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengikuti perkuliahan, terdapat 92,31% mahasiswa yang mencapai ketuntasan belajar secara individual. Kemandirian belajar mahasiswa juga meningkat. Mahasiswa menunjukkan tanggapan positif terhadap perkuliahan. Mahasiswa antusias mengikuti kuliah.Kata Kunci: cooperative learning, belajar mandiri, kimia fisika, reciprocal teachingIMPROVING STUDENTS’ ACHIEVEMENT AND LEARNING INDEPENDENCE THROUGH RECIPROCAL TEACHING APPROACH AND COOPERATIVE LEARNINGAbstract: This action research was aimed at describing the students’ achievement and learning independence after joining the instruction using the reciprocal teaching approach and cooperative learning. The subjects were the students of the chemistry education department of FMIPA UNY taking the physics chemistry course II in the 2009/2010 academic year. The steps of this two-cycle action research included: planning, acting, observing, and reflecting. The findings showed that after joining the instruction, 92.31% of students had reached mastery learning individually. The students’ learning independence also improved. The students showed positive evaluation toward the instruction. The students were enthusiastic in joining the course.Keywords: cooperative learning, independent learning, physics chemistry, reciprocal teaching 
SASTRA SEBAGAI PEMAHAMAN ANTARBUDAYA Burhan Nurgiyantoro
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1995,TH.XIX
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v3i3.9187

Abstract

Pemahaman antarbudaya merupakan usaha untuk memahamikehidupan sosial budaya berbagai bangsa ~ain di dunia yang amat bergunauntuk menjalin hubungan dan kerja sama antarbangsa. Ada banyakeara memahami budaya bangsa lain yang meneakup berbagai aspekkehidupan. dan salah satunya adalah pemahaman lewat karya sastra. Dimanapun dan kapanpun sastra dituEs tidak pernah lepas dari situasikekosongan budaya. Sastra akan meneerminkan pola kehidupan budayamasyarakat yang menjadi setingnya. Kelahiran karya sastra diprakondisioleh kehidupan sosial budaya masyarakat di mana pengarang menjadibagian di dalamnya. Dengan demikian. membaca dan mempelajari karyasastra secara langsung atau tidak langsung berarti mengenal dan memahamikehidupan sosial budaya masyarakat yang bersangkutan.Genre sastra yang paling komprehensif memberikan saranapemahaman antarbudaya adaJah karya liksi khususnya novel. Novel yangpaling baik dibaca u.ntuk. tllj.lIan tersebut adalah yang berseting tipikal,khususnya yang menyangkut lInsllr latar sosial budaya. Novel yangberlatar budaya tipikal akan menggambarkan keadaan kehidupan sosialbudaya masyarakat yang bersangkutan secara rellektif, dan karenanyadapat dipandang bersifat dokumentatif. Karya-karya semacam SriSilmarah, Pengakllan Pm·O'em. Canting, dan Para Priyayi merupakancontoh karya yang secara meyakinkan mercfleksikan budaya Jawa didalamnya..

Page 100 of 152 | Total Record : 1512


Filter by Year

1981 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 45 No. 1 (2026): Cakrawala Pendidikan (February 2026) Vol. 44 No. 3 (2025): Cakrawala Pendidikan (October 2025) Vol. 44 No. 2 (2025): Cakrawala Pendidikan (June 2025) Vol. 44 No. 1 (2025): Cakrawala Pendidikan (February 2025) Vol. 43 No. 3 (2024): Cakrawala Pendidikan (October 2024) Vol. 43 No. 2 (2024): Cakrawala Pendidikan (June 2024) Vol. 43 No. 1 (2024): Cakrawala Pendidikan (February 2024) Vol 42, No 3 (2023): Cakrawala Pendidikan (October 2023) Vol. 42 No. 3 (2023): Cakrawala Pendidikan (October 2023) Vol 42, No 2 (2023): Cakrawala Pendidikan (June 2023) Vol 42, No 1 (2023): Cakrawala Pendidikan (February 2023) Vol 41, No 3 (2022): Cakrawala Pendidikan (October 2022) Vol 41, No 2 (2022): Cakrawala Pendidikan (June 2022) Vol 41, No 1 (2022): Cakrawala Pendidikan (February 2022) Vol 40, No 3 (2021): Cakrawala Pendidikan (October 2021) Vol 40, No 2 (2021): Cakrawala Pendidikan (June 2021) Vol 40, No 1 (2021): Cakrawala Pendidikan (February 2021) Vol 39, No 3 (2020): CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 39, NO. 3, OCTOBER 2020 Vol 39, No 2 (2020): CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 39, NO. 2, JUNE 2020 Vol 39, No 1 (2020): CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 39, NO. 1, FEBRUARY 2020 CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 38, NO. 3, OCTOBER 2019 CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 38, NO. 2, JUNE 2019 CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 38, NO. 1, FEBRUARY 2019 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2018, TH.XXXVII, NO.3 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI JUNI 2018, TH.XXXVII, NO.2 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2018, TH.XXXVII, NO.1 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2017, TH.XXXVI, NO.3 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI JUNI 2017, TH. XXXVI, NO. 2 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2017, TH. XXXVI, NO. 1 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2016, TH. XXXV, NO. 3 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI JUNI 2016, TH. XXXV, NO. 2 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2016, TH. XXXV, NO. 1 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2015, TH. XXXIV, NO. 3 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI JUNI 2015, TH. XXXIV, NO. 2 CAKRAWALA PENDIDIKAN FEBRUARI 2015, TH. XXXIV, NO. 1 CAKRAWALA PENDIDIKAN OKTOBER 2014, TH. XXXIII, NO. 3 CAKRAWALA PENDIDIKAN JUNI 2014, TH. XXXIII, NO. 2 CAKRAWALA PENDIDIKAN FEBRUARI 2014, TH. XXXIII, NO. 1 No 3 (2013): CAKRAWALA PENDIDIKAN NOVEMBER 2013, TH. XXXII, NO. 3 No 2 (2013): CAKRAWALA PENDIDIKAN Juni 2013, Th. XXXII, No. 2 No 1 (2013): CAKRAWALA PENDIDIKAN Februari 2013, Th. XXXII, No. 1 No 3 (2012): Cakrawala Pendidikan edisi November 2012, Th. XXXI, No. 3 No 2 (2012): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI Juni 2012, Th. XXXI, No. 2 No 1 (2012): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI Februari 2012, Th. XXXI, No. 1 No 3 (2011): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI NOVEMBER 2011, Th. XXX, No. 3 No 1 (2011): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI Februari 2011, Th. XXX, No. 1 No 2 (2011): CAKRAWALA PENDIDIKAN Mei 2011, Th. XXX, Edisi Khusus Dies Natalis UNY No 3 (2010): Cakrawala Pendidikan, November 2010, Th. XXIX, No. 3 No 2 (2010): Cakrawala Pendidikan, Juni 2010, Th. XXIX, No. 2 No 3 (2010): Mei 2010, Th. XXIX, Edisi Khusus Dies Natalis UNY No 1 (2010): Cakrawala Pendidikan Edisi Februari 2010 No 3 (2009): Cakrawala Pendidikan, November 2009, Th. XXVIII, No. 3 No 2 (2009): Cakrawala Pendidikan, Juni 2009, Th. XXVIII, No. 2 No 1 (2009): CAKRAWALA PENDIDIKAN, Februari 2009, Th. XXVIII, No. 1 Vol 2, No 2 (2008): Cakrawala Pendidikan, Juni 2008, Th. XXVII, No. 2 Vol 1, No 1 (2008): Cakrawala Pendidikan, Februari 2008, Th. XXVII, No. 1 No 3 (2008): Cakrawala Pendidikan, November 2008, Th. XXVII, No. 3 Vol 3, No 3 (2007): Cakrawala Pendidikan, November 2007, Th. XXVI, No. 3 Vol 2, No 2 (2007): Cakrawala Pendidikan, Juni 2007, Th. XXVI, No. 2 Vol 1, No 1 (2007): Cakrawala Pendidikan, Februari 2007, Th. XXVI, No. 1 No 3 (2006): Cakrawala Pendidikan, November 2006, Th. XXV, No.3 No 2 (2006): Cakrawala Pendidikan, Juni 2006, Th. XXV, No.2 No 1 (2006): Cakrawala Pendidikan, Februari 2006, Th. XXV, No.1 No 3 (2005): Cakrawala Pendidikan, November 2005, Th. XXIV, No.3 No 2 (2005): Cakrawala Pendidikan, Juni 2005, Th. XXIV, No.2 No 1 (2005): Cakrawala Pendidikan, Edisi Februari 2005, Th. XXIV, No.1 No 3 (2004): Cakrawala Pendidikan edisi November 2004, Th. XXIII, No.3 No 2 (2004): CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI JUNI 2004, TH. XXIII, NO. 2 No 1 (2004): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2004, TH. XXIII, NO. 1 No 3 (2003): Cakrawala Pendidikan edisi November 2003, Th. XXII, No. 3 No 2 (2003): CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI JUNI 2003, TH. XXII, NO. 2 No 1 (2003): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2003, TH. XXII, NO. 1 No 3 (2002): CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI NOVEMBER 2002, TH. XXI, NO. 3 No 2 (2002): Cakrawala Pendidikan edisi Juni 2002, Th. XXI, No. 2 No 1 (2002): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2002,TH XXI. NO.1 CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,2001,TH.XX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,2001,TH.XX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,2001,TH.XX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,2000,TH.XX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1999,TH.XVIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1999,TH.XVIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1999,TH.XVIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1998,TH.XVII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1998,TH.XVII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1997,TH.XVI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1997,TH.XVI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1997,TH.XVI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1996,TH.XV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1996,TH.XV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1996,TH.XV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1995,TH.XIX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1995,TH.XIX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1995,TH.XIX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1994,TH.XIV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1994,TH.XIV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1994,TH.XIV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1993,TH.XIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1993,TH.XIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1993,TH.XIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1992,TH.XII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1992,TH.XII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1991,TH.XI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1991,TH.XI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1990,TH.X CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1990,TH.X CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1989,TH.VIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1989,TH.VIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1989,TH.VIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1988,TH.VII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1988,TH.VII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1988,TH.VII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1987,TH.VI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1987,TH.VI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1985,TH.IX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1985,TH.IX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1984,TH.IV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1984,TH.IV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1983,TH.III CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1983,TH.III CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1983,TH.III CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1982,TH.II CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1981,TH.I CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1981,TH.I More Issue