cover
Contact Name
DWITA NURULITA
Contact Email
dwita513@gmail.com
Phone
+6285642443582
Journal Mail Official
dwita513@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH Wachid Hasyim No.62, Bandar Lor, Kec. Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur 64114
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Multidiciplinary Journal of Islamic Studies
ISSN : -     EISSN : 30639360     DOI : https://doi.org/10.33367/%25mujalasat
Mujalasat: Multidisciplinary Journal of Islamic Studies is the leading journal in Islamic educational institutions concerning Islamic education.The journal promotes research and scholarly discussion concerning Islamic Education in Academic disciplines and Institutions, focusing on the advancement of scholarship both formal and non-formal education. Topics might be about Islamic educational studies in madrasah (Islamic schools), pesantren (Islamic boarding school), and Islamic education in university.
Articles 82 Documents
Implementasi Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Nilai Nilai Religius pada Peserta Didik Taufiqiyatul Iftitah
Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies, November
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/mujalasat.v3i3.8107

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan penting dalam membentuk nilai religius peserta didik, terutama pada jenjang sekolah menengah yang berada pada fase perkembangan karakter. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi implementasi PAI di SMK Mamba’ul Ulum Tunjungmuli Purbalingga. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PAI dilaksanakan melalui perencanaan program berbasis kurikulum religius, pelaksanaan kegiatan keagamaan seperti shalat berjamaah, sholawat kubro, amaliah Jumat, serta keteladanan guru, dan evaluasi melalui rapat guru serta monitoring perilaku peserta didik. Temuan ini menunjukkan bahwa internalisasi nilai religius lebih efektif jika PAI diintegrasikan dengan budaya sekolah dan kegiatan pesantren. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat kajian pendidikan Islam, sedangkan secara praktis memberikan model pengembangan budaya religius di sekolah.
Konsep Pengembangan Life Skill dalam Organisasi Santri Pondok Pesantren Modern Nurussalam Sidogede Belitang Oku Timur Sumatera Selatan Suhaib Jawahir; Sri Susanti Tjahja Dini; Diana Nur Sholihah
Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies, Juli
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/mujalasat.v3i2.8249

Abstract

Abstract: Pengembangan life skill dalam pendidikan pesantren merupakan bekal santri untuk menghadapi tantangan kehidupan nyata. Pondok Pesantren Modern Nurussalam menerapkan proses pengembangan life skill melalui organisasi santri secara konsisten. Tujuan utama riset ini untuk mengulas konsep, implementasi, dan dampak dari pengembangan life skill dalam organisasi santri di pesantren tersebut. Mengadopsi pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melibatkan narasumber seperti pengasuh, direktur, ustadz, dan pengurus organisasi. Data dihimpun dengan wawancara yang terstruktur, pengamatan partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan interaktif. Hasil menunjukkan bahwa pengembangan life skill meliputi kecakapan individu, sosial, spiritual, sosial dan vokasional yang dibentuk melalui aktivitas organisasi secara sistematis dan kontekstual. Santri tidak hanya berkembang dalam aspek religius, tetapi juga menjadi pribadi mandiri dan produktif di masyarakat. Penelitian ini menguatkan teori konstruktivisme dan multiple Intelligences, bahwa organisasi santri dapat menjadi model strategis dalam pendidikan pesantren untuk menjadi wadah pengembangan keterampilan hidup yang bermakna dan bermanfaat bagi santri sesuai dengan minat dan bakat.