cover
Contact Name
DWITA NURULITA
Contact Email
dwita513@gmail.com
Phone
+6285642443582
Journal Mail Official
dwita513@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH Wachid Hasyim No.62, Bandar Lor, Kec. Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur 64114
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Multidiciplinary Journal of Islamic Studies
ISSN : -     EISSN : 30639360     DOI : https://doi.org/10.33367/%25mujalasat
Mujalasat: Multidisciplinary Journal of Islamic Studies is the leading journal in Islamic educational institutions concerning Islamic education.The journal promotes research and scholarly discussion concerning Islamic Education in Academic disciplines and Institutions, focusing on the advancement of scholarship both formal and non-formal education. Topics might be about Islamic educational studies in madrasah (Islamic schools), pesantren (Islamic boarding school), and Islamic education in university.
Articles 82 Documents
Konsistensi Pendidikan dalam Perubahan Sosial M. Agus Pratama; Dwita Nurulita
Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies, Juli
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problem pada lingkungan masyarakat dan pendidikan di era saat ini sangatlah memperhatinkan, didalamnya memberikan ruang bagi kita untuk lebih sedikit memperhatikan sesuai dengan porsi yang ada. Bukan menyampingkan satu komponen, namun bagaiamana keduanya bisa terkait dengan jalan beriringan tanpa menggeser atau mengalahkan satu dengan lainnya. Pendidikan menjadi sumber pengetahuan yang bisa berkontribusi dan mampu merubaha segala hal dalam semua bidang. Masyarakat/ sosial mampu menempatkan diri sebagai objek sekunder dalam produk aktif sebuah pendidikan. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan mode deskriptif untuk mampu menjelaskan beberapa istilah yang sedang dibahas oleh penulis. Dengan hal ini penulis mencoba membedah secara pelan terkait sejauh mana pendidikan ini bisa berkintribusi penuh dalam perubahan sosial masyarakat, sebab akibat apa yang akan timbul jika pendidikan ini menyanding dalam perubahan sosial.
Management Pesantren Salafiyah Berstandar Internasional di Kabupaten Cilacap Chaliel Ghibran Mustafa; Mugni Labib
Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies, November
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok pesantren memainkan peran penting dalam meningkatkan sistem pendidikan Islam nasional karena merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam pertama. Meskipun beberapa pesantren masih terus beroperasi, banyak pesantren yang telah ditinggalkan seiring berjalannya waktu. Tantangan utama yang dihadapi adalah implementasi manajemen pesantren yang tidak memadai, yang masih mengandalkan praktik manajemen tradisional. Menerapkan manajemen pesantren yang efektif adalah metode yang layak untuk meningkatkan kualitas pesantren secara keseluruhan. Manajemen mengawasi dan memandu operasional lembaga pesantren, memastikan bahwa mereka dapat dimonitor secara efektif. Para kyai telah menerapkan berbagai inisiatif untuk mengatasi keterbelakangan pendidikan di pesantren. Kebutuhan lembaga non-formal seperti pesantren di Indonesia terletak pada kemampuan mereka untuk menyediakan pendidikan yang unggul. Saat ini, baik pesantren maupun institusi formal memainkan peran penting dalam pembangunan bangsa. Oleh karena itu, ada kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pondok pesantren, khususnya pondok pesantren salafiyah, melalui penerapan ISO (International Standard Organizer). Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kerangka kerja manajemen Pondok Pesantren Salafiyah Bertaraf Internasional di Kabupaten Cilacap, Indonesia meliputi: 1) Manajemen Pondok Pesantren Salafiyah mengikuti rencana yang mencakup "strategi perencanaan program" yang terdiri dari program jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. 2) Pelaksanaan rencana tersebut meliputi pendistribusian dan pemilihan program berdasarkan musyawarah. 3) Pondok pesantren memberikan teladan kepada bawahannya (pengurus dan ulama) dengan cara terjun langsung melaksanakan program kegiatan pesantren. 4) Langkah-langkah pengawasan di Pondok Pesantren Salafiyah Miftahul Huda Majenang dibagi menjadi tiga tahap, yaitu pengawasan pada tahap pembelajaran, pengawasan pada tahap program, dan pengawasan untuk pemeliharaan sarana dan prasarana.
Implementasi Reward dan Punishment dalam Membentuk Kedisiplinan Peserta Didik Sinta Yuli Yeni; Rio Alfansyah
Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies, Juli
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The application of rewards and punishments has an important role in shaping student discipline. Discipline is one of the factors that support the process of teaching and learning activities to be effective. This paper discusses the form, implications, and application of rewards and punishments in shaping the discipline of students of Madrasah Diniyah HM Al Mahrusiyah Putri Lirboyo Kediri. The results of this study found that the process of applying reward and punishment in madrasah diniyah with effect. The forms of rewards given vary including, praise, gifts, award certificates, while the forms of punishment given include, reprimands, white cards, yellow cards, red cards, standing in other classes. The implication of the application of reward and punishment is that participants become motivated to behave in accordance with the rules of madrasah diniyah. From the process and form of application of rewards and punishments given to students gradually and has implications for motivating students to obey the rules.The application of rewards and punishments has an important role in shaping student discipline. Discipline is one of the factors that support the process of teaching and learning activities to be effective. This paper discusses the form, implications, and application of rewards and punishments in shaping the discipline of students of Madrasah Diniyah HM Al Mahrusiyah Putri Lirboyo Kediri. The results of this study found that the process of applying reward and punishment in madrasah diniyah with effect. The forms of rewards given vary including, praise, gifts, award certificates, while the forms of punishment given include, reprimands, white cards, yellow cards, red cards, standing in other classes. The implication of the application of reward and punishment is that participants become motivated to behave in accordance with the rules of madrasah diniyah. From the process and form of application of rewards and punishments given to students gradually and has implications for motivating students to obey the rules.
Implementasi Metode Pembelajaran Active learning dalam Pembelajaran Fiqih (Studi Kasus di Ma’had Aly Lirboyo Kediri) Muhammad Haris Maulana
Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies, Juli
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan metode pembelajaran yang tepat merupakan salah satu kunci penting dalam proses belajar mengajar. Kesuksesan dalam penguasaan sejumlah kompetensi dalam pembelajaran merupakan keinginan peserta didik. Metode active learning sebagai sebuah metode pembelajaran dapat meningkatkan berfikir kritis dari mahasantri sehingga dapat memberikan pemahaman dalam materi yang diajarkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif dan studi kasus, untuk menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata atau lisan yang mendalam dari individu, kelompok, atau situasi. Peneliti memperoleh kesimpulan pada tiga aspek, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pertama adalah perencanaan yaitu terletak pada silabus yang sederhana. Kedua adalah pelaksanaan, pada kegiatan pelaksanaan ini ada dua kegiatan yang dilakukan dosen yaitu kegiatan pembelajaran aktif (active learning) berupa debat aktif, direct instruction, dan small grup discussion. Ketiga adalah evaluasi/penilaian yang dilakukan dosen yaitu pada ranah kognetif, psikomotorik, dan afektif.
Merdeka Belajar dalam Perspektif Ki Hadjar Dewantara Muh. Rosihuddin
Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies, Juli
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketika suatu negara berinvestasi pada pendidikan masyarakatnya, hal itu membantu membentuk budayanya. Konsekuensinya, strategi yang digunakan di kelas harus mewakili kualitas pengajaran. Paradigma pendidikan mengalami pergeseran akibat dinamika global yang membawa dampak baik dan buruk bagi pendidikan Indonesia. Agar pembelajaran benar-benar membebaskan, siswa harus mampu dengan bebas mengartikulasikan ide dan pendapatnya. Jadi, penting untuk dicatat bahwa anak-anak tetap perlu belajar. Namun program Merdeka Belajar bertujuan untuk memastikan seluruh siswa di Indonesia memiliki akses terhadap pendidikan berkualitas. Seperti terlihat di Perguruan Tamansiswa, Ki Hadjar Dewantara mengusulkan alternatif sistem pendidikan nasional yang lebih berkeadilan dan partisipatif melalui penggunaan taktik kepemimpinan dan Sistem Among yang didasarkan pada model Pawiyatan. Ki Hadjar Dewantara mempunyai pemikiran yang tepat mengenai pendidikan Indonesia, karena pendidikan Indonesia didasarkan pada kebudayaannya sendiri dan semangat kebangsaannya yang luar biasa kuat, dinamis, dan berorientasi masa depan.
Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Kurikulum Merdeka Naffa Ulul Azmi; Abbas Sofwan Matla'il Fajar
Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies, Juli
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan agama Islam mempunyai peranan yang sangat penting dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Perkembangan pendidikan di Indonesia tidak lepas dari pembaharuan kurikulum. Dengan Kurikulum Merdeka maka kemandirian berpikir dapat terwujud. Program belajar mandiri ini dibentuk berdasarkan keinginan atau tujuan yang mengkonstruksi proses pembelajaran dengan suasana baru, suasana yang membahagiakan siswa dengan tidak lagi menggunakan nilai penilaian sebagai tolok ukur keberhasilan. Dengan diterapkannya Kurikulum Merdeka maka Pendidikan berbasis kejuruan juga harus mampu beradaptasi dengan kebijakan tersebut, seperti halnya di SMK PGRI 2 Kediri dapat mengembangkan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan visi dan misi sekolah. Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti mengajukan pertanyaan penelitian sebagai berikut: (1) Bagaimana Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Kurikulum Merdeka Kelas X SMK PGRI 2 Kediri?; (2) Bagaimana Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Kurikulum Merdeka di Kelas X SMK PGRI 2 Kediri?; (3) Bagaimana Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Kurikulum Merdeka Kelas X SMK PGRI 2 Kediri? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan yaitu deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Proses analisis data menggunakan model aliran yang meliputi: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan temuan penelitian berupa: (1) Perencanaan yang dilakukan guru sebelum melaksanakan pembelajaran adalah modul pengajaran yang memuat penguatan profil siswa Pancasila. (2) Implementasi pembelajaran PAI pada kurikulum Merdeka, dalam pelaksanaan tiap kelas pembelajaran 3 jam 40 menit per jam, sedangkan pembelajaran berbasis proyek dilaksanakan pada hari jumat. (3) Evaluasi pembelajaran PAI pada kurikulum mandiri, Pertama: Penilaian Diagnostik, Kedua: Penilaian Formatif, Ketiga: Penilaian Sumatif.
Pengaruh Teacher Behavior Terhadap School Engagement Peserta Didik di Pondok Pesantren Putri Savira Ayu; Tri Prasetiyo Utomo; Hamam Syamsuri
Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies, Juli
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan positif antara keterlibatan peserta didik dan kesuksesan akademis. Peserta didik yang memiliki engagement tinggi di akademis, akan merasa lebih nyaman dan bersemangat dalam mengikuti berbagai kegiatan. Skinner dan Belmont mendefinisikan teacher behavior terdiri dari tiga dimensi, yaitu autonomy support, involvement, dan structure. Frederick, Blumenfield, dan Paris mendefinisikan school engagement terdiri dari tiga dimensi, yaitu behavioral engagement, emotional engagement, dan cognitive engagement. Sehingga school engagement dapat disimpulkan sebagai partisipasi aktif peserta didik seperti konsentrasi, bersungguh-sungguh, memberi perhatian, berusaha, mematuhi peraturan, dan menggunakan strategi regulasi diri dalam kegiatan belajar disertai dengan emosi positif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analisis statistik kuantitatif dengan jumlah sampel 50 peserta didik. Berdasarkan hasil uji hipotesis, terdapat pengaruh antara teacher behavior terhadap school engagement sebesar 1,9%, sesuai dengan teori yang telah dikemukakan bahwasannya saat guru memberikan teacher behavior kepada peserta didik maka school engagement akan meningkat tinggi.
Pembelajaran Santri di Pondok Pesantren dalam Perspektif Pendidikan Inklusif Rizky Ridwan; Ma'rifatul Gina; Ali Imron
Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies, Juli
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran santri di pondok pesantren dalam prespektif pendidikan iklusif. Penelitian ini di lakukan di pondok pesantren HM Al-Mahrusiyah I Putri Lirboyo Kediri. Penelitian ini menggunakan kerangka teori humanistik dengan tokoh Habermas mengenai pembelajaran santri di pondok pesantren dalam prespektif pendidikan inklusif. jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara secara mendalam terhadap informan berupa pendidik, dan peserta didik, serta menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Proses analisis data menggunakan model alir yang meliputi:reduksi data, penyajian data, dan konklusi. Hasil penelitian ini menghasilkan temuan penelitian berupa:1) Pembelajaran santri dalam perspektif pendididkan inklusif adalah Belajar teknis (technical learning), santri belajar berintegrasi dengan lingkungan di pondok pesantren. Belajar praktis (practical learning) santri belajar berintegrasi terhadap teman-teman yang ada di pondok pesantren. Karena setiap teman memiliki ciri khas masing-masing. Belajar emansipatoris (emancipator learning) siswa berusaha mencapai pemahaman dan kesadaran yang sebaik mungkin tentang perubahan (transpormasi) cultural dari suatu lingkungan pondok pesantren.2) transformasi pendidikan inklusif di pondok pesantren adalah: menggunakan metode kisah, diskusi, dan keteladanan. 3) internalisasi nilai-nilai pendidikan inklusif yang di tanamkan di pondok pesantren adalah: nilai aqidah, kemandirian, dan tanggung jawab.
Supervisi Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Kinerja Guru PAI di MAS Al-Mahrusiyah Mutiar Aslamiyah
Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies, Juli
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the necessity to improve the quality of education in order to prepare the young generation who have competitiveness. One way to improve the quality of education is through a supervision program that can improve the performance of a teacher. This study aims to examine how the implementation of supervision in Madrasah Aliyah Private Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri. This study uses qualitative research methods with a field research approach, where researchers directly carry out research in the field. The research location is located in Madrasah Aliyah Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri. The subjects of this study were the head of the madrasa, waka curriculum and teachers. The object of this research is supervisory competence. Data colleection techniques used three techniques, namely observation, interviews and documentation. The analysis technique uses the Miles and Huberman model, starting from reducing data, presenting data, to drawing conclusions. The results showed that (1) the planning of academic supervision carried out by the head of the madrasah was to formulate the objectives of academic supervision, to arrange an academic supervision schedule by adjusting the school's academic calendar and to develop instruments and determine academic supervision techniques. (2) The implementation of academic supervision activities at Madrasah Aliyah Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri there are two stages of supervision carried out, namely academic supervision of learning devices. (3) As for the evaluation and follow-up supervision, namely in the form of indirect coaching and direct coaching, it is rarely carried out.
Aktualisasi Disiplin Positif di Lembaga Pendidikan Perspektif Psikologi Pendidikan Islam Ainun Na'im
Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies, November
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga pendidikan sebagai salah satu pemegang amanat atas pendidikan karakter generasi bangsa, sudah selayaknya terus membangun dan mengembangkan diri dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan dan peningkatan kedisiplinan diri alumninya. Penerapan metode disiplin positif di lembaga pendidikan adalah upaya dini lembaga pendidikan memberikan pembinaan dan pendidikan kedisiplinan terhadap peserta didik. Metode disiplin positif memberiknn tanggung jawab kepada pendidik, baik orang tua maupun guru melakukan berbagai upaya yang dapat menumbuhkan kedisiplinan dalam diri setiap anak didik tanpa iming-iming hadiah dan tanpa ancaman hukuman. Maka dalam penerapannya tidak akan dikenal dan ditemukan kekerasan dalam bentuk apapun dari lembaga pendidikan. Dalam perspektif psikologi pendidikan Islam, setiap manusia diberikan kedudukan sebagai makhluk dengan penciptaan yang sempurna. Psikologi Pendidikan Islam menghendaki manusia secara sadar mampu membentuk kualitas diri yang lebih sempurna, sehingga dia mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.