cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : 26857111     EISSN : 23386061     DOI : 10.21831
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian pendidikan dosen, dan penelitian disertasi mahasiswa S3 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hasil-hasil penelitian yang disampaikan pada jurnal ini tidak terbatas pada bidang evaluasi pendidikan tetapi juga hasil penelitian dan evaluasi pendidikan dalam arti luas, seperti bidang teknologi dan kejuruan, ilmu pengetahuan sosial, pendidikan luar sekolah, linguistik terapan, teknologi pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan sains, dan pendidikan matematika. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan dengan Nomor ISSN cetak 1410-4725 dan ISSN online 2338-6061 telah terakreditasi kembali dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 040/P/2014 yang berlaku selama 5 (lima) tahun sejak ditetapkan pada tanggal 18 Februari 2014
Arjuna Subject : -
Articles 499 Documents
Pengembangan bahan Pembelajaran Berbantuan komputer (PBK) untuk Memfasilitasi Active Learning dalam Mata Kuliah Landasan Kependidikan Surtikanti Surtikanti
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2005)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v7i2.2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan software PBK mata kuliah Landasan Kependidikan sebagai salah satu sumber media alternatif dalam rangka mencapai efektivitas, efisiensi dan daya tank untuk belajar; (2) menerapkan prinsip-prinsip desain pembelajaran (in­structional design) dalam software pembelajaran Landasan Kependidikan; (3) Menentukan kelayakan produk pembelajaran landasan kependidikan berbantuan komputer agar dapat memfasilitasi active learning. Subjek penelitian terdiri dari 2 orang, (1 orang ahli mated dan 1 orang ahli media), 6 orang mahasiswa untuk uji coba kelompok kecil, dan 20 orang mahasiswa untuk uji coba lapangan. Data yang dijaring sesuai dengan jenisnya. Data kuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif sedangkan data kualitatif dengan naratif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: (1) Bahan PBK yang dirancang efektif digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran; (2) Bahan PBK memiliki efisiensi waktu yang tinggi dalam penyampaian isi pembelajaran; (3) Bahan PBK yang digunakan memiliki daya tarik yang tinggi; (4) isi program PBK sesuai dengan prinsip-prinsip desain pembelajaran; dan (5) program PBK ini dapat memfasilitasi strategi active learning. Kata kunci: pembelajaran berbantuan komputer, strategi active learning.
PENGARUH METODE DAN UKURAN SAMPEL TERHADAP VARIANSI SKOR HASIL PENYETARAAN Rijanto, Tri
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2012)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v16i1.1122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi perbedaan variansi skor hasil penyetaraan (equating) metode linear dan metode eki-persentil untuk ukuran sampel 200, 400, dan 800 pada Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN). Metode yang digunakan adalah simulasi de-ngan variabel metode penyetaraan dan banyaknya responden. Data pene-litian berupa respons peserta UASBN SD/MI tahun pelajaran 2008/2009 mata pelajaran IPA di Jakarta Timur, yang ditentukan menggunakan teknik penarikan sampel acak dengan pengembalian. Hipotesis diuji menggunakan uji kesamaan variansi. Hasil penelitian dengan α = 0,05 menunjukkan: (1) variansi skor penyetaraan metode ekipersentil (σ2ekp200) tidak berbeda de-ngan variansi skor penyetaraan metode linear (σ2lin200) untuk ukuran sampel 200, (2) variansi skor penyetaraan metode ekipersentil (σ2ekp400) tidak ber-beda dengan variansi skor penyetaraan metode linear (σ2lin400) untuk ukuran sampel 400, dan (3) variansi skor penyetaraan metode ekipersentil (σ2ekp800) berbeda dengan variansi skor penyetaraan metode linear (σ2lin800) untuk ukuran sampel 800. Kata kunci: variansi skor, equating, metode ekipersentil, metode linear______________________________________________________________  THE IMPACT OF METHODS AND SAMPLE SIZE TO THE SCORE VARIANCE OF EQUATING RESULTAbstractThis study was aimed to obtain information on the difference of score variance as a result of equating linear method and equipercentile method for the sample size of 200, 400, and 800 in the Final Examinition of National Standardized Schools. The method used was a simulation of variables equating method and the number of respondents. The population are examinees from the 2008/2009 elementary school final examination for science class in East Jakarta. Random sampling with replacement technique was used. The hypotheses were tested using similarity variance. The results with α = 0,05 showed that: (1) the equated score variance from equiper-centile method (σ2ekp200) was not different from the equated score variance from linear method (σ2lin200) for the sample size of 200, (2) the equated score variance from equipercentile method (σ2ekp400) was not different from the equated score variance from linear method (σ2lin400) for the sample size of 400, and (3) the equated score variance from equipercentile method (σ2ekp800) was different from the equated score variance from linear method (σ2lin800) for the sample size of 800. Keywords: score variance, equating, equipercentile method, linear method
Berbagai Permasalahan yang Dihadapi Para Praktisi Pendidikan di Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul Mukminan Mukminan
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2005)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v7i1.2033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemutunjukkan berbagai masalah pendidikan dan pembelajaran yang dialami guru, kepala sekolah, dan pengawas. Dari penelitian ini diharapkan diperoleh berbagai informasi yang berkaitan persoalan-persoalan yang dihadapi para pihak yang berkepentingan di bidang pendidikan, baik pada jenjang SD, SMP, maupun SMA. Selanjutnya, bertitik tolak dari hasil temuan masalah-masalah tersebut kemudian dicari altentatif solusinya, terutama untuk peningkatan mutu pendidikan di kabupaten Bantul. Penelitian ini termasuk penelitian survai. Populasi penelitian ini adalah segenap sivitas akademika sekolah di Kabupaten Bantul yang terdiri dari kepala sekolah, guru, serta pengawas sekolah. Adapun sampelnya ditetapkan secara stratified, sehingga seluruh komponen sivitas akademika serta jenjang sekolah dapat terwakili. Untuk itu responden penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, pengawas dan guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, yakni persentase dan deskriptif kualitatif, sesuai dengan konteks permasalahan yang dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya guru masih menghadapi sejumlah masalah pembelajaran berupa penguasaan materi bidang studi, metode dan media, serta sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan KBK. Kepala sekolah umumnya masih menghadapi masalah terkait implementasi KBK, tetapi lebih pada aspek administrasi dan manajemen. Sementara itu, pengawas juga merasa belum memiliki wawasan yang cukup serta kemampuan yang memadai tentang KBK sesuai tugas kepengawasan. Sarana dan prasarana penunjang pembelajaran berupa media atau alat peraga, lab IPA dan bahasa Inggris dirasa belum memadai sehingga periu ditingkatkan. Studi lanjut ke jenjang yang lebih tinggi termasuk S2 dan S3 tampaknya juga menjadi harapan responden untuk dapat diprogramkan secara sungguh-sungguh dengan pemberian beasiswa yang memadai Katakunci: permasalahan pendidikan, praktisipendidikan
EVALUASI KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN SUMATERA BARAT PASCASERTIFIKASI Ramli, Ramli; Jalinus, Nizwardi
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2013)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v17i1.1362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi (1) tingkat capaian UU no. 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen, (2) beban mengajar guru SMK yang telah disertifikasi, dan (3) dampak sertifikasi ter-hadap kinerja guru di mata masyarakat. Metode penelitian yang di-gunakan deskriptif, populasi sebanyak 954 orang guru, sampel di-pilih sebanyak 247 orang dengan teknik random sampling. Data di-kumpulkan dengan angket dan dianalisis menggunakan teknik des-kriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) secara umum guru SMK telah memenuhi kriteria UU No. 14 Tahun 2005 ten-tang Guru dan Dosen; (2) sebagian besar guru SMK telah mem-peroleh beban mengajar yang sesuai dengan yang ditetapkan peme-rintah yaitu 24 jam tatap muka, dan (3) secara umum dampak serti-fikasi relatif kecil terhadap kinerja guru, namun cukup baik ter-hadap kesejahteraan guru kejuruan. Kata kunci: evaluasi, sertifikasi, kinerja guru SMK        ______________________________________________________________PERFORMANCE EVALUATION OF VOCATIONAL HIGH SCHOOL'S CERTIFIED TEACHERS IN WEST SUMATRAAbstract This study was aimed to evaluate the achievement level of: (1) Law no. 14 of 2005 on teachers and lecturers, (2) the teaching load of vocational school teachers who have been certified, and (3) the impact of certification on the teachers' performance. The research used descriptive method. The population comprised 954 teachers, and sample of 247 people were selected with a random sampling technique. Data were collected by questionnaire and analyzed using descriptive techniques. The study found (1) the general vocational teachers had met the criteria of the law no. 14 of 2005 on teachers and lecturers. (2) the majority of teachers had acquired vocational teaching load in accordance with the government's full 24-hour face-to-face, and (3) in general, the impact of certification is relatively little on the performance of certified teachers, but good enough for the welfare of vocational teachers. Keywords: evaluation, certification, vocational teacher performance
Pelaksanaan Bimbingan Kejuruan di SMK (Studi Kasus di SMK Kristen Petra Surabaya) J. A. Pramukantoro
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i2.2049

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pelaksanaan bimbingan kejuruan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kristen Petra Surabaya yang meliputi: (1) aktivitas pelaksanaan bimbingan, (2) kemampuan dan pengalaman guru pembimbing, (3) ketersediaan fasilitas, (4) pelaksanaan bimbingan kejuruan di SMK, dan (5) manajemen bimbingan kejuruan Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif positivistik. Seeing lokasi penelitian adalah SMK Kristen Petra Surabaya pada 4 Program Keahlian yaitu Teknik Elektronika Komunikasi, Teknik Listrik Instalasi, Teknik Mekanik Otomotif, dan Teknik Mesin Perkakas. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah: (1) pedoman wawancara, (2) pedoman observasi pelaksanaan Bimbingan Kejuruan, (3) angket, dan (4) dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman melalui langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan-temuan hasil penelitian menggambarkan pelaksanaan bimbingan kejuruan di SMK Kristen Petra Surabaya yang meliputi: (1) aktivitas kegiatan dalam bimbingan kejuruan telah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Depdiknas; (2) aktivitas kegiatan bimbingan ke-juruan disampaikan oleh semua guru bidang studi sesuai kompetensi masing-masing, dan telah mendapatkan pengalaman industri; (3) sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan bimbing-an kejuruan secara umum sangat baik dan sangat kondusif. Hal ini dapat diketahui dan kelengkapan peralatan laboratorium masing-masing Program Keahlian; (4) pelaksanaan bimbingan kejuruan di SMK baik dan telah sesuai dengan petunjuk pelaksanaan yang diberikan Depdiknas; dan (5) manajemen yang diterapkan pada bimbingan kejuruan menjadi satu kesatuan tak terpisahkan dari seluruh aspek/kegiatan di sekolah, menggunakan komputerisasi dan menggunakan jaringan lokal (LAN) sehingga segala informasi dapat diakses sesuai kebutuhannya. Kata kunci: bimbingan kejuruan, SMK kristen petra surabaya
KOMPARASI BEBERAPA METODE ESTIMASI KESALAHAN PENGUKURAN Wahyu Widayati, Catharina Sri
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2009)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v13i2.1409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan besarnya estimasi kesalahan pengukuran perangkat soal Ujicoba Ujian Nasional mata pelajaran Biologi SMA. Analisis data dalam penelitian ini didasarkan pada respons siswa peserta tes ujicoba di kabupaten Bantul tahun pelajaran 2007/2008. Sumber data berupa lembar jawaban siswa yang diambil dengan teknik stratified proportional random sampling sebanyak 842 respons siswa dari 9 SMA negeri. Metode estimasi kesalahan pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1) metode Thorndike, 2) metode Polynomial, 3) pendekatan Binomial Lord dengan modifikasi Keats, 4) pendekatan compound Binomial, 5) metode analisis varians, dan 6) metode teori respons butir. Hasil analisis data menunjukkan bahwa besarnya estimasi kesalahan pengukuran perangkat soal tes ujicoba ujian nasional mata pelajaran biologi SMA tahun pelajaran 2007/2008 dengan menggunakan metode Thorndike, Polynomial, Binomial dengan modifikasi Keats, Compound Binomial, Analisis Varians, dan teori respons butir berturut-turut sebagai berikut: 2,96, 2,99, 2,87, 2,87, 2,83, dan 2,81, sedangkan hasil perhitungan root mean square error (RMSE) untuk masing-masing metode berturut-turut sebagai berikut: 0,02869, 0,02904, 0,02891, 0,02873, 0,02854, dan 0,02848. Harga RMSE terkecil diperoleh dengan metode teori respons butir, sehingga metode ini merupakan metode yang paling tepat.Kata kunci: metode estimasi kesalahan pengukuran
Efektivitas Pertunjukan untuk Mencapai Prestasi Belajar Ansambel Musik yang Bermakna Kun Setyaning Astuti; Suminto A. Sayuti
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 5 (2002)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v4i5.2065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pertunjukan musik sebagai fokus pembelajaran ansambel musik terhadap prestasi hasil belajar musik khususnya aspek psikomotor dan makna hasil belajar, dibandingkan dengan proses pembelajaran ansambel musik dengan focus pembelajaran berupa teknik bermain ansambel musik. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Musik FBS Universitas Negeri Yogyakarta. Adapun teknik pengambilan sample dengan purposive sampling, sedangkan desain penelitiannya adalah the completely randomized single factor experiment atau kovariansi acak lengkap satu faktor. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis kovarian, uji-z dan uji-t. Hasil analisis mengungkapkan bahvva: Pertama, proses pembelajaran ansambel musik dengan fokus berupa pertunjukan musik menghasilkan prestasi hasil belajar ansambel musik aspek psikomotor lebih tinggi daripada proses pembelajaran ansambel musik dengan fokus berupa penguasaan teknik pada taraf signifikansi 5%. Kedua. baik proses pembelajaran ansambel musik dengan fokus pembelajaran berupa pertunjukan maupun penguasaan teknik bermain ansambel musik sama-sama menghasilkan hasil belajar ansambel musik yang penuh makna. Kata Kunci: pertunjukan, prestasi, ansambel
PENGARUH TES FORMATIF DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA SMA A. Ghani, Abdul Rahman
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2008)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v12i2.1425

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji ada tidaknya pengaruh tes formatif dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Eksperimen dilaksanakan pada tahun pelajaran 2004/2005. Subjek penelitian adalah siswa Kelas II semester I SMA Negeri 63 dan 29 di Jakarta Selatan. Jumlah sampel 104 siswa dipilih secara acak bertahap. Eksperimen dilakukan melalui pemberian tes formatif bentuk esai dan pilihan ganda sebanyak 7 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penggunaan tes formatif bentuk esai dalam proses pembelajaran dapat memberikan hasil belajar yang lebih tinggi dibanding dengan penggunaan tes formatif bentuk pilihan ganda. (2) Bagi siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi, penggunaan tes formatif bentuk esai dalam evaluasi formatif dapat memberikan hasil belajar yang lebih tinggi dibanding dengan penggunaan tes formatif bentuk pilihan ganda. (3) Bagi siswa yang memiliki kemandirian belajar rendah, penggunaan tes formatif bentuk esai dan bentuk pilihan ganda tidak memberikan hasil belajar yang berbeda. (4) Efektivitas penggunan tes esai dan pilihan ganda dalam evaluasi formatif sangat tergantung pada tingkat kemandirian belajar siswa, pada tingkat kemandirian belajar tinggi lebih efektif digunakan tes formatif bentuk esai dan pada tingkat kemandirian belajar rendah lebih efektif digunakan tes formatif bentuk pilihan ganda.Kata kunci:      hasil belajar ekonomi, tes formatif, kemandirian belajar
Segi Kultural relijius Perpindahan Keraton Kartasura ke Surakarta Sarmino Sarmino; Husain Haikal
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 3, No 4 (2001)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v3i4.2081

Abstract

Keraton dapat diartikan sebagai bangunan fisik juga sebagai entitas sosial. Sebagai bangunan fisik, keraton tidak hanya berkedudukan sebagai pusat pemerintahan dan kebudayaan, tetapi juga pusat magis kerajaan. Raja, menurut konsepsi orang Jawa berkewajiban membuat kehidupan masyarakatnya sejahtera lahir batin. Oleh rakyatnya raja dianggap sakral dan magis. Demikian pula benda-benda yang dimilikinya. Sebagai entitas sosial, berupa masyarakat dan komunitas yang di dalamnya terjadi interaksi sosial, baik secara individual maupun kolektif. Penelitian ini meliputi keraton sebagai bangunan fisik yang berkedudukan sebagai pusat pemerintahan dan kebudayaan, juga segi kultural relijius perpindahan keraton Kartasura ke Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode historis atau sejarah. Segi kultural relijius perpindahan Keraton Kartasura ke Surakarta merupakan peristiwa besar bagi kerajaan Mataram karena perpindahan keraton tersebut menyangkut kelangsungan Kerajaan Mataram, baik pada bidang politik, ekonomi, kebudayaan maupun kerajaan sebagai pusat magis. Kata kunci: kultural; relijius; perpindahan; keraton.
PENGEMBANGAN MODEL PENELITIAN PERSPEKTIF GENDER Huda, Nuril; Rasyid, Aliyah A.; Suyata, Pujiati; Sumarno, Sumarno
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2013)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v17i2.1702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1. menggambarkan dan merancang prosedur pengembangan model penelitian berperspektif gender, 2. mengembangkan dan menghasilkan model pe-nelitian berperspektif gender, dan 3. menghasilkan karakteristik model penelitian berperspektif gender. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan mengadaptasi model penelitian pe-ngembangan  dari Borg dan Gall. Prosedur pengembangan dilakukan melalui sepuluh tahapan, yaitu: 1. studi pendahuluan, 2. perencanaan model, 3. pengembangan model awal, 4.uji coba model awal, 5. revisi model awal, 6.uji coba scope terbatas, 7. revisi uji coba scope terbatas, 8. pengujian model akhir, 9. revisi model akhir, 10. diseminasi dan implementasi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, checklist dan dokumentasi. Data  dianalisis secara kualitatif  dengan  teknik analisis kualitatif  fenomenologi (grounded) dan dilengkapi dengan analisis gender model HARMOS (modifikasi dari teknik analisis gender model Harvard dan model Moser). Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Pengembangan model penelitian berperspektif gender dilakukan dengan mengadaptasi model penelitian dan pengembangan yang dikemukakan oleh Borg dan Gall. 2. Menemukan model  penelitian berperspektif gender  yang secara spesifik menggunakan analisis gender model HARMOS (modifikasi dari analisis gender model Harvard dan model Moser) dan pedoman aplikasinya. 3. Menghasilkan karakteristik model penelitian berperspektif gender.Kata kunci: pengembangan, model penelitian, perspektif gender______________________________________________________________DEVELOPING  A MODEL OF RESEARCH WITH GENDER PERSPEKTIFAbsrtact The objectives of this study are: 1). to describe and to design the procedure of developing a model of research  with gender perspective,  2). to develop and to produce  a model of research with gender perspective. 3) to produce model's characteristic of research with gender perspective.This research is  a research and development  using the research model adapted from the Borg and Gall.The  development was carried out through ten stages, namely: 1. preliminary study, 2. planning  models, 3. developing the  initial model, 4. testing the initial model, 5. revising the initial model, 6. testing it with limited scope, 7.  revising the limited scope testing result, 8. testing  the final model, 9. revising  the final model, and  10. dissemination and implementation. The study used the qualitative research. The data were collected through in-depth interviews, participant observation, checklist  and documentaries.  The data were analyzed using the qualitative analysis techniques called Phenomenology and   gender analysis of the HARMOS model. The results are: 1. The development of the model of  gender perspective in the research  is carried out using model  by Borg and Gall model. 2. Producing the model of the research  with gender perspective  that specifically used gender analysis HARMOS model  and its manual 3. Producing model's characteristic of research with gender perspective.Keywords: development, research model, gender perpecstive