cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : 26857111     EISSN : 23386061     DOI : 10.21831
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian pendidikan dosen, dan penelitian disertasi mahasiswa S3 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hasil-hasil penelitian yang disampaikan pada jurnal ini tidak terbatas pada bidang evaluasi pendidikan tetapi juga hasil penelitian dan evaluasi pendidikan dalam arti luas, seperti bidang teknologi dan kejuruan, ilmu pengetahuan sosial, pendidikan luar sekolah, linguistik terapan, teknologi pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan sains, dan pendidikan matematika. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan dengan Nomor ISSN cetak 1410-4725 dan ISSN online 2338-6061 telah terakreditasi kembali dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 040/P/2014 yang berlaku selama 5 (lima) tahun sejak ditetapkan pada tanggal 18 Februari 2014
Arjuna Subject : -
Articles 499 Documents
Pengembangan Bank Soal Keterampilan Proses IPA (Biologi) Kelas X Tingkat Madrasah Aliyah Heni Prilantari
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v10i2.1984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: menyusun, mengetahui karakteristik, dan melakukan penyetaraan soal Biologi yang mengukur keterampilan proses, perumusan hipotesis, identifikasi variabel, prosedur eksperimen, dan penafsiran data. Populasi penelitian adalah respons siswa Madrasah Aliyah di Propinsi DIY terhadap tes yang dikembangkan. Sampel sekolah dan kelas sebagai uji coba ditentukan dengan menggunakan teknik stratified proposional random sampling. Ada dua paket soal yaitu paket tes 1 (kode KP-BIO/MA/P-1/2007) dan paket tes 2 (kode KP-BIO/MA/P-2/2007). Soal tes pilihan ganda sebanyak 36 butir tiap paket. Butir soal dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis butir tes secara modem menggunakan program BIGSTEP. Berdasarkan analisis ITEMAN, 11 butir tes perlu diperbaiki dan dua butir harus digand. Menurut analisis modern, rerata tingkat kesukaran paket tes 1 sesuai dengan paket tes 2, yaitu 0,00 logit. Daya pembeda soal paket 1 antara 0,02 - 0,39 logit dan antara 0,01 - 0,40 logit untuk soal paket 2. Fungsi informasi maksimum pada 6 = 0,00 baik untuk soal paket 1 dan 2. Penyetaraan soal paket 1 dengan paket 2 pada teori respon butir ini menggunakan desain Tes Anchor. Penentuan konstanta konversi menggunakan metode rerata dan sigma. Formula konversi skor untuk penyetaraan soal paket 1 ke dalam soal paket 2 adalah by = 0,929bx + 0,467, yang berarti soal paket 1 lebih mudah dari paket 2. Kata kunci: soal keterampilan proses IPA (Biologi), teori respon butir.
Pengembangan Computer-Assisted Instruction (CAI) untuk Pembelajaran Biologi SMA Kelas XI Dwi Riastuti
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 8, No 1 (2006)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v8i1.2012

Abstract

Tujuan penelitian pengembaogan ini adalah untukmenghasilkanproduk software berupa CD paket belajai Biologi SMA kelas XI semestet 1 yang memenuhi syarat sebagai sumber belajar yang baik. Responden uji coba berjumlah 184 orang, yakni dua orang ahli, yaitu masing-masing satu orang ahli media dan satu orang ahli materi Biologi, dan 182 siswa SMA kelas XI dengan rincian dua siswa untuk uji coba perorangan dan 180 siswa untuk uji coba lapangan. Jenis data berupa data kuantkatif dengan . skala lima (rentang satu sampai dengan lima) yang kemudian diubah ke data kualitatif. Data tersebut memberikan gambaran tentang kualitas aspek pembelajaran, isi, tampilan, dan pemrograman. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar evaluasi dan lembar kuesioner. Lembar evaluasi untuk ahli materi Biologi dan ahli media, sedangkan lembar kuesioner untuk siswa. Data yang diperoleh dianailisis secara deskriptif kemudian dikonversikan ke skala nilai lima untuk mengetahui kualitas produk. Hasil analisis menunjukkan kualitas produk dari penilaian oleh ahli materi Biologi, ahli media, dan siswa. Berikut adalah kualitas produk dari penilaian oleh responden: 1) dari ahli materi Biologi mengenai aspek pembelajaran adalah baik (dinilai 3,8) dan aspek isi adalah baik (dinilai 3,706), 2) dari ahli media mengenai aspek tampilan adalah sangat baik (dinilai 4,267) dan aspek pemrograman adalah baik (dinilai 3,667), 3) dari uji coba perorangan mengenai aspek pembelajaran adalah baik (dinilai 4,031), aspek isi adalah baik (dinilai 3,846), aspek tampilan adalah baik (dinilai 3,5), dan aspek pemrograman adalah sangat baik (dinilai 4,55), dan 4) dari uji coba lapangan mengenai aspek pembelajaran adalah baik (dinilai 4,1), aspek isi adalah baik (dinilai 3,917), aspek tampilan adalah baik (dinilai 3,453), dan aspek pemrograman adalah baik (dinilai 4,003). Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa produk software yang dihasilkan yaitu berupa CD paket belajar Biologi SMA kelas XI semester 1 memiliki kualitas baik sebagai sumber belajar Kata kuncd: pengembangan cat, pembelajaran biologi.
EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SMP/MTS DI KOTA BIMA Waluyati, Ida
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2012)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v16i1.1117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian pelaksanaan program pembelajaran IPS SMP/MTs di Kota Bima, yang meliputi: 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, dan 3) penilaian serta tindak lanjutnya, 4) dan hasil pembelajaran kognitif IPS siswa dengan standar Kriteria Ketuntasan Minimal belajar. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan meng-gunakan Model Countenance Stake, yang meliputi evaluasi Antecedents, Transac-tions, dan Outcomes. Subjek penelitian adalah 78 guru IPS yang diambil secara populasi dan siswa sejumlah 390 orang yang dipilih secara Quota Stratified Random Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, tes,  dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, tes, dan daftar cek. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kuantitatif, dengan membandingkan hasil penelitian dengan kriteria yang telah ditentu-kan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian antara pelaksanaan program pembelajaran IPS SMP/MTs di Kota Bima dengan standar proses pendidikan adalah sebagai berikut : (1) Perencanaan pembelajaran berada pada kategori baik (sesuai), (2) Proses pembelajaran berada pada kategori cukup baik (cukup sesuai), (3) Penilaian hasil belajar serta tindak lanjut hasil penilaian berada pada kategori baik (sesuai), (4) dan hasil belajar kognitif IPS siswa berada pada kategori baik (sesuai) standar Kriteria Ketuntasan Minimal belajar. Kata kunci: evaluasi program, pembelajaran IPS______________________________________________________________  EVALUATION OF SOCIAL STUDIES INSTRUCTIONAL PROGRAM FOR JUNIOR HIGH SCHOOL/MADRASAH TSANAWIYAH IN BIMA REGENCY Abstract This study aims to evaluate the  implementation of social studies instructional program for Junior High School/Madrasah Tsanawiyah in Bima regency, which involves: (1) planning, (2) implementation process, (3) learning outcome assessments and its follow-up with education process standard, (4) and students cognitive learning outcomes with learning minimal criteria standard. This is an evaluation research study employing the Countenance Stake's model consisting of the evaluation of antecedents, transactions, and outcomes. The subjects of this study were 78 social studies teachers of Junior High School/Madrasah Tsanawi-yah in Bima regency selected through population techniques and 390 students through quota stratified random sampling. The data were collected by using questionnaires, test and documentation techniques. The validity of the Instru-ments was done through logical. The questionnaire reliability was calculated by using Alpha Cronbach, while the questionnaires validity used content validity technique from expert and it was calculated by using Product Moment Corellation. Reliability coefficient of the questionnaires in terms of social studies instructional implementation process is 0.842 and learning outcome assessments and its follow-up is 0.772. Based on test results, all the instruments are valid and reliable. The data are analyzed by using the quantitative descriptive analysis by comparing the results of this research with the predetermined criteria. Data analysis result shows that the implementation of the social studies instructional program for Junior High School/Madrasah Tsanawiyah in Bima regency with the education process standard, is as follows. (1) The instructional plan is in good (compatible)category. (2) The instructional process is in quite good (quite compatible) category. (3) The learning outcome assessments and its follow-up is in good (compatible) category. (4) students cognitive learning outcomes is in good  (compatible) category with the learning minimal criteria standard. Keywords: program evaluation, social studies instructional
Sistem Honorifik Bahasa Lapung Dialek Pesisi di Kabupaten Tanggamus (suatu kajian sosiolinguistik) Dessy Saputry
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2005)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v7i1.2028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menemukan bentuk, jenis, faktor sosial, dan kaidah pemakaian honorifik bahasa Lampung dialek Pesisir di Kabupaten Tanggamus. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif-naturalistik. Sumber data adalah para informan yang dijaring dengan teknik simak libat cakap (SLQ. Para informan berasal dari daerah-daerah di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Subjek penelitian ini adalah penutur asli (informan) bahasa Lampung dialek Pesisir yang bertempat tinggal di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Subjek penelitian ini berjumlah 14 penutur yang diambil secara acak 2 orang dari tiap lokasi penelitian. Sumber data lisan diambil melalui wawancara. Keabsahan data dilakukan dengan cara: (1) perpanjangan kesertaan; (2) ketekunan pengamatan; (3) triangulasi; (4) pemeriksaan sejawat melalui diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata bentuk hononfik bahasa Lampung dialek Pesisir di Kabupaten Tanggamus meliputi: (1) kata; (2) kelompok kata; (3) singkatan kata; (4) kelompok singkatan kata; dan (5) gabungan singkatan dan kata. Jenis honorifik meliputi hononfik: (1) kekerabatan; (2) kata ganti per­sona; (3) pangkat, jabatan, dan profesi; (4) gelar; (5) religius; (6) tokoh gaib; dan (7) umum. Faktor-faktor sosial penentu pemilihan honorifik meliputi faktor: (1) hubungan kekerabatan; (2) usia; (3) jenis kelamin; (4) status sosial; {5) latar belakang etnik; (6) situasi dan forum; (7) hubungan antarinterlokutor, (8) lokasi. tempat tinggal; dan (9) status perkawinan. Adapun kaidah pemakaian honorifik bahasa Lampung dialek Pesisir di Kabupaten Tanggamus meliputi kaidah: (1) alternasi; (2) kookurensi; dan (3) sekuensi. Honorifik dapat menambah kekayaan bahasa Lampung. Pemilihan honorifik yang tepat merupakan salah satu cara atau strategi untuk menunjukkan sopan santun dan sikap hormat terhadap or­ang lain. Katakunci: sistem honorifik, bentukjenisfaktor sosial, kaidabpemakaian honorifik, kajian sosiolinguistik
PENGEMBANGAN MODEL PENILAIAN KOMPREHENSIF BERBASIS PROYEK PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN TERINTEGRASI DI SMK Mulyani, Endang
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2012)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v16i2.1144

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model penilaian kom-prehensif berbasis proyek pendidikan kewirausahaan terintegrasi di SMK. Pengembangan model penilaian ini menggunakan Four-D model meliputi ta-hap define, design, develop, dan disseminate. Rancangan model dalam penelitian ini belum sampai pada tahap disseminate, sehingga hanya meliputi tiga tahap-an yaitu tahap define, design, dan develop.Subjek penelitian adalah siswa kelas XI program studi penjualan, guru  ekonomi, dan guru kewirausahaan. Tek-nik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi, dokumen-tasi, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis dis-kriptif,dan Confirmatory Factor Analysis (CFA). Hasil penelitian adalah seba-gai berikut: 1) dilihat dari hasil analisis penilaian pakar menunjukan bahwa model penilaian secara umum termasuk dalam kategori baik dan dapat digunakan; 2) dilihat dari hasil analisis CFA, menunjukkan adanya  konsis-tensi, hal ini terbukti dari hasil pengujian model pada uji coba terbatas dan skala luas sama-sama menghasilkan model fit pada taraf signifikansi 5%. Kata kunci: model, penilaian, komprehensif, proyek, pendidikan kewirausahaan ______________________________________________________________ DEVELOPING A COMPREHENSIVE ASSESSMENT MODEL BASED ON AN INTREGATED ENTREPRENEURSHIP EDUCATION PROJECT IN VOCATIONAL SECONDARY SCHOOLSAbstract The main objective of this study is to develop a comprehensive assessment model based on an integrated entrepreneurship education project in vocational secondary schools. This developed assessment model employed the Four-D model, consisting of define, design, develop, and disseminate stages. The model in this study did not take the disseminate stage; it only took three stages, namely the define, design, and develop stages.The research subjects comprised Year XI students of the Sales Study Program, economics teachers, and entrepreneurship teachers.The data were collected through questionnaires, observations, documents, and tests. The data were analyzed using the descriptive analysis technique, and Confirmatory Factor Analysis (CFA). The research findings are as follows 1) based on the results of the analysis of the evaluation by experts, the assessment model in general is in the good category and is applicable; 2) based on the results of the analysis using CFA, there is a consistency, indicated by the model testing in the small-scale and large-scale tryouts revealing that the model fits the empirical data; besides, all constructs designed to measure variables are significant at alpha 5%.Keywords: model, assessment, comprehensive, project, entrepreneurship education
Pengaruh Pembinaan Kepala Sekolah, Motivasi Kerja, dan Pengalaman Diklat terhadap Kinerja Guru dalam Pembelajaran Bahasa Madura di SDN Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan Madura Sugiyono Sugiyono
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 1 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i1.2044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembinaan kepala sekolah, motivasi kerja, dan pengalaman diklat guru secara bersama-sama maupun secara parsial terhadap kinerja guru dalam pembelajaran bahasa Madura di SD Negeri Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan Madura. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif ekplanatoris. Populasi penelitian adalah seluruh guru bahasa Madura di SDN se Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan Madura sebanyak 164 orang. Sampel diambil sebanyak 113 orang. Sampel ditentukan dengan cara proportional random sampling. Data primer dikumpulkan dengan invented berskala Likert Analisis data dilakukan dengan regresi berganda dan korelasi parsiaL Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) secara deskriprif pembinaan kepala sekolah terhadap guru menurut persepsi guru tergolong baik, demikian juga motivasi kerjanya. Pengalaman diklat juga tergolong baik. Kinerja guru dalam pembelajaran bahasa Madura juga tergolong baik. (2) Secara bersama-sama pembinaan kepala sekolah, motivasi kerja, dan pengalaman diklat berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru dalam pembelajaran bahasa Madura di SDN. (F = 347.0546; R2 = .905; df = 3:109; p .05). Sumbangan efektimya terhadap kinerja guru sebesar 90.5%. Secara parsial pembinaan kepala sekolah berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru (r parsial = .236; t = 2.543; p .05). Sumbangan efektimya 23.6%. Motivasi kerja guru juga berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru (r parsial = .456; t = 5.355; p .05). Sumbangan efektif 45.6%. Pengalaman diklat juga berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru (r parsial = .521; t = 6.381; p .05). Sumbangan efektif 52.1%. Kata kunci: kinerja guru bahasa madura.
IMPLEMENTASI BIMBINGAN KEJURUAN DI JURUSAN MESIN SMKN 2 WONOSARI Sukardi, Th.
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2009)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v13i1.1404

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan bentuk bimbingan kejuruan yang tepat, dampak terhadap prestasi pembelajaran produktif, kendala dan pemecahannya di Jurusan Mesin SMKN 2 Wonosari. Penelitian ini merupakan penelitian expost facto dengan metode korelasional dan diskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Jurusan Mesin SMKN 2 Wonosari dan sampelnya adalah siswa kelas 2 yang berjumlah 108 siswa yang ditentukan dengan teknik stratified sampling, dibantu oleh 8 orang pelaksana pembelajaran (6 guru, 1 kepala bengkel, 1 kepala bidang). Data pemahaman bimbingan kejuruan dikumpulkan menggunakan angket. Reliabilitas angket diestimasi dengan Cronbach's Alpha 0,750. Prestasi kerja praktik diambil dari dokumentasi guru praktik dan data lain dikumpulkan melalui wawancara pada subjek yang berkompeten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan bimbingan kejuruan dilaksanakan secara klasikal, selama 10 menit diawal dan 10 menit diakhir pembelajaran praktik. Tingkat pemahaman siswa tentang bimbingan kejuruan sangat memuaskan dan kinerja, mental, disiplin dan sosialisasi kerja terbentuk dengan baik. Ada hubungan positip antara prestasi praktik dengan bimbingan kejuruan. Kendala yang dihadapi adalah siswa masih canggung dan kurangnya komitmen, kompetensi, dan pengalaman guru.Kata kunci: bimbingan kejuruan, pembelajaran produktif
KEEFEKTIFAN PEMANFAATAN LABORATORIUM DI MADRASAH ALIYAH YOGYAKARTA Rahmiyati, Sri
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2008)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v11i1.1420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan keefektifan pemanfaatan laboratorium di Madrasah Aliyah di kota Yogyakarta. Variabel penelitian adalah kelengkapan sarana prasarana laboratorium, kemampuan guru dan teknis pengelolaan laboratorium. Subjek penelitian ini adalah empat Madrasah Aliyah di kota Yogyakarta yang memiliki laboratorium. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelengkapan sarana prasarana laboratorium berada pada kategori baik. Kemampuan guru pada kategori baik. Teknis pengelolaan laboratorium pada kategori baik. Supervisi/evaluasi yang dilakukan oleh kepala madrasah pada kategori cukup. Sikap siswa terhadap pembelajaran kimia menggunakan laboratorium pada kategori sangat baik. Faktor-faktor determinan pembelajaran kimia menggunakan laboratorium meliputi kelengkapan sarana prasarana laboratorium, kemampuan guru dan teknis pengelolaan laboratorium.Kata kunci: keefektifan, laboratorium, madrasah aliyah
Kontribusi Pemenuhan Kebutuhan Psikis dan Integritas Keluarga terhadap Penyesuaian Diri Suharni Suharni; Sayekti Sayekti
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 3, No 4 (2001)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v3i4.2076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendapatkan gambaran tentang tingkat pemenuhan kebutuhan psikis, integritas keluarga, dan penyesuaian diri mahasiswa; (2) mengetahui kontribusi pemenuhan kebutuhan psikis dan integritas keluarga terhadap penyesuaian diri di kampus. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto dengan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta angkatan tahun 1999/2000, dan sampel penelitiannya adalah 225 orang mahasiswa yang belum bekerja dan belum berkeluarga. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive quota random sampling Data dikumpulkan dengan angket, yang meliputi tiga perangkat instrumen, yaitu instrumen tentang pemenuhan kebutuhan psikis, integritas keluarga, dan penyesuaian diri. Tiap-tiap instrumen di uji coba dan memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Validitas instrumen dilakukan dengan menggunakan teknik analisis faktor. dan reliabilitas dilakukan dengan formula Alpha dan Cronbach. Data dianalisis dengan teknik statistik deskriptif dan analisis korelasi. Hasil analisis deskripsi menunjukkan gambaran bahwa tingkat pemenuhan kebutuhan psikis, integritas keluarga dan penyesuaian diri baik, sedangkan rinciannya: 46,2% pemenuhan kebutuhan psikis baik, 43,1% memiliki integritas keluarga baik, dan 38,2 penyesuaian diri baik. Dari analisis product moment dan regresi disimpulkan bahwa: (1) terdapat kontribusi yang signifikan antara pemenuhan kebutuhan psikis dengan rxly = 0,981; (2) terdapat kontribusi yang signifikan antara integritas keluarga dengan penyesuaian diri dengan rx2y = 0,15; (3) terdapat kontribusi yang signifikan antara pemenuhan kebutuhan psikis dan integritas keluarga secara bersama-sama terhadap penyesuaian diri di kampus, yang ditunjukkan dengan harga F = 2941,659 sedangkan F tabel = 3,04. Kata kunci: kontribusi, kebutuhan psikis, integritas keluarga.
PENGEMBANGAN SOAL PENALARAN MODEL TIMSS MATEMATIKA SMP Rizta, Amrina; Zulkardi, Zulkardi; Hartono, Yusuf
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2013)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v17i2.1697

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan soal penalaran model TIMSS pada mata pelajaran matematika SMP yang valid dan praktis. Metode penelitian yang digunakan research and develop-ment. Kevalidan diketahui dari hasil penilaian validator pada lembar validasi yang menyatakan soal-soal yang dikembangkan telah baik berdasarkan content (sesuai dengan kurikulum dan ma-teri), construct (sesuai dengan karakteristik/indikator penalaran), dan bahasa (sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku/EYD) dan kepraktisan diketahui dari hasil uji coba one-to-one dan small group. Hasil penelitian berupa soal penalaran model TIMSS matematika SMP yang valid dan praktis. Hasil uji coba diperoleh rata-rata hasil tes penalaran siswa adalah 4 siswa (14,815%) tergolong mempunyai penalaran yang sangat baik, 4 siswa (14,815%) tergolong memunyai penalaran yang baik, 8 siswa (29,63%) tergolong mempunyai penalaran yang se-dang, 6 siswa (22,22%) tergolong mempunyai penalaran yang rendah, dan 5 siswa (18,52%) tergolong mempunyai penalaran yang sangat rendah. Berdasarkan hasil tersebut maka kemam-puan penalaran siswa tersebut tergolong sedang.Kata kunci: penelitian dan pengembangan, soal penalaran, TIMSS, matematika, SMP_____________________________________________________________DEVELOPING REASONING QUESTION MODEL OF SMP TIMSS MATH PROBLEMSAbstract This research is aimed to develop valid and practical TIMSS model of questions in junior high school course. This research used research and development method. The validity is discovered from validator assessment in validation sheet stating the questions is well based on content (in accordance with curriculum and subject), construct (in accordance with reasoning characteristics/indicator) and language (in accordance with Bahasa applied rule) ,and the Ppracticality is discovered from one-to-one and small group try-out . The research products are in the form of TIMSS model reasoning questions in junior high school mathematics course which are valid and practical. The Eexperiment results from the reasoning test show that there are four students (14,815%) fine, four students (14,815%) good, eight students (29,63%) fair, six students (22,22%) low, five students (18,52%) poor. Those results showthat mathematical reasoning of student is good.Keywords: Research and development, reasioning question, TIMSS, Mathematics, SMP