cover
Contact Name
NI LUH GDE SUMARDANI
Contact Email
nlg_sumardani@unud.ac.id
Phone
+6281338996609
Journal Mail Official
fapetmip@unud.ac.id
Editorial Address
FACULTY OF ANIMAL HUSBANDRY - UDAYANA UNIVERSITY
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Majalah Ilmiah Peternakan
Published by Universitas Udayana
ISSN : 08538999     EISSN : 26568373     DOI : -
Majalah Ilmiah Peternakan (MIP) was published by the Faculty of Animal Husbandry, Udayana University. MIP is published regularly, three times a year, in February, June and October. MIP summarizes various manuscripts in the field of animal husbandry such as nutrition, production, reproduction, post-harvest (processing and technology) and socio-economic fields of livestock. Open manuscripts for lecturers and researchers related to the field of animal husbandry, and open to S1, S2 and S3 students, by following the rules set by MIP.
Articles 10 Documents
FERMENTASI ANAEROB DEDAK PADI DENGAN STARTER SUPLEMEN ORGANIK CAIR (SOC) DARI FESES KAMBING DEVIARY C. S.; I. HERNAMAN; B. AYUNINGSIH; U. ROSANI
MAJALAH ILMIAH PETERNAKAN Vol. 28 No. 1 (2025): Vol. 28 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Suplemen Organik Cair (SOC) dari feses kambing terhadap kualitas dedak fermentasi. Materi yang digunakan adalah dedak padi dan feses kam- bing perah Saanen. Penelitian menggunakan metode eksperimental serta rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan terdiri atas P0 (1 kilogram dedak : 300 gram molases), P1 (1 kilogram dedak : 200 gram molases : 100 mililiter SOC) dan P2 (1 kilogram dedak : 100 gram molases : 200 mililiter SOC). Variabel yang diteliti adalah kadar asam laktat, pH, susut bahan kering dan nilai Fleigh. Data penelitian dianalisis meng- gunakan Analisis Varian (ANOVA). Hasil analisis menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar asam laktat, pH dan nilai Fleigh (NF), namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap susut bahan kering. Perlakuan P2 menghasilkan dedak fermentasi dengan kadar asam laktat tertinggi (38,133), pH te- rendah (4,327), dan NF tertinggi (33,513) dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Kesimpulannya, perlakuan P2 menghasilkan dedak padi fermentasi yang terbaik.
SIFAT FISIK DAN NILAI WARNA MERAH PADA PENGUJIAN KUALITAS CAMPURAN DEDAK PADI DAN SERBUK GERGAJI TAMBUNAN J. W.; I. HERNAMAN; B. AYUNINGSIH; U. ROSANI
MAJALAH ILMIAH PETERNAKAN Vol. 28 No. 1 (2025): Vol. 28 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk gergaji dengan dedak padi terhadap sifat fisik serta nilai warna merah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlaku- an dan diulang sebanyak 6 kali. Tingkat penambahan serbuk gergaji pada perlakuan, yaitu P0 = 0%, P1 = 10%, P2 = 20%, P3 = 30%, dan P4 = 40%. Analisis data dilakukan dengan sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Dunnet dengan P0 sebagai perlakuan kontrol, serta uji korelasi dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan nilai sifat fisik dedak padi berdasarkan perlakuan secara berturut-turut, yaitu: berat jenis partikel (g/mL) 1.343, 1.304, 1.259, 1.209, dan 1.162 (r = 98,42%), bulk density (g/mL) 0.363, 0.358, 0.347, 0.334, dan 0.323 (r = 97,45%), po- rositas (%) 26.868, 27.442, 27.543, 27.634, dan 27.781 (r = 81,50%), nilai warna merah 156, 146, 134, 128, dan 120 (r = 94,47%). Dapat disimpulkan bahwa pencampuran serbuk gergaji dalam dedak padi berpengaruh secara nyata (p<0,05) serta memiliki korelasi yang negatif terhadap berat jenis partikel, bulk density dan nilai warna merah, serta berkorelasi positif terhadap porositas.
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG JANGKRIK (Gryllus mitratus Burm) DALAM RANSUM KOMERSIAL TERHADAP KUALITAS ORGANOLEPTIK DAGING BROILER SURBAKTI E. B.; I P. A. ASTAWA; S. A. LINDAWATI
MAJALAH ILMIAH PETERNAKAN Vol. 28 No. 1 (2025): Vol. 28 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung jangkrik (Gryllus mitratus Burm) da- lam ransum komersial terhadap kualitas organoleptik daging Broiler. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Sesetan Fakultas Peternakan Universitas Udayana yang berlangsung selama 35 hari. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan masing-masing ulangan terdiri dari empat ekor broiler. Keempat perlakuan tersebut yakni: P0 (Pemberian ransum komersil tanpa substitusi), P1 (Pemberian ransum komersial substitusi 2% tepung jangkrik), P2 (Pemberian ransum komersial substitusi 4% tepung jangkrik), P3 (Pemberian ransum komersial substitusi 6% tepung jangkrik). Variabel yang diamati adalah kualitas organoleptik pada daging Broiler yang menggunakan uji hedonik kesukaan dan mutu he- donik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung jangkrik (Gryllus mitratus Burm) 2%, 4%, 6% dalam ransum komersial terhadap kualitas organoleptik daging broiler berbeda nyata. Dari hasil penelitian dapat disim- pulkan bahwa substitusi tepung jangkrik (Gryllus mitratus Burm) 6% dalam ransum komersial memperoleh skor tertinggi tingkat kesukaannya terhadap kualitas organoleptik daging broiler.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI PEPAYA MELALUI AIR MINUM TERHADAP PERFORMA DAN IOFDC AYAM KAMPUNG AYU D. N.; G. A. M. K. DEWI; G. SUARTA
MAJALAH ILMIAH PETERNAKAN Vol. 28 No. 1 (2025): Vol. 28 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peineilitian ini beirtuijuian uintuik meingeitahui peingaruih peimbeirian eikstrak biji peipaya meilalui air minuim teirha- dap peirforma dan IOFDC ayam kampuing yang teilah dilaksanakan seilama 8 minggui peineilitian di Farm Seiseitan, Fakuiltas Peiteirnakan Uiniveirsitas Uidayana. Rancangan peineilitian yang diguinakan adalah Rancangan Acak Leing- kap yang teirdiri atas 4 peirlakuian dan 4 uilangan dan masing-masing uilangan teirdiri dari 5 eikor ayam kampuing. Peirlakuian yang dibeirikan yaitui ayam kampuing dibeiri air minuim tanpa eikstrak biji peipaya (P0), ayam kampuing yang dibeiri air minuim 3% eikstrak biji peipaya (P1), ayam kampuing dibeiri air minuim 4% eikstrak biji peipaya (P2) dan ayam kampuing dibeiri air minuim 5% eikstrak biji peipaya (P3). Hasil peineilitian ini meinuinjuikkan bahwa dalam konsuimsi ransuim, konsuimsi air minuim, bobot badan akhir, dan peirtambahan bobot badan tidak meinuinjuikkan pei- ningkatan signifikan (P>0,05) jika dibandingkan deingan P0. Seidangkan nilai FCR dari keiduia peirlakuian P2 dan P3 meinuinjuikkan hasil yang beirpeingaruih nyata (P<0,05) jika dibandingkan deingan P0 dan P1. IOFDC beirbeida nyata (P<0,05) dimana P2 dan P3 meimiliki nilai yang leibih tinggi dibandingkan deingan P0. Beirdasarkan hasil peineilitian dapat disimpuilkan bahwa peimbeirian eikstrak biji peipaya 4% dan 5% meilalui air minuim beirpeingaruih meinuiruinkan nilai FCR dan meiningkatkan IOFDC seicara signifikan.
KONSUMSI PAKAN DAN KADAR METABOLIT DARAH KAMBING PE YANG DIBERI SILASE PADA AKHIR KEBUNTINGAN KURNIAWAN E.; L. DOLOKSARIBU; M. DEWANTARI; I G. MAHARDIKA
MAJALAH ILMIAH PETERNAKAN Vol. 28 No. 1 (2025): Vol. 28 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas kambing PE di Indonesia relatif rendah, disebabkan terbatasnya ketersediaan pakan berkualitas, serta minimnya pengetahuan peternak tentang tatalaksana pemberian pakan. Pemanfaatan limbah pembuatan tempe berupa kulit ari kedelai dan pembuatan bir berupa ampas gandum menyediakan pakan berkualitas, ekono- mis, dan tersedia sepanjang tahun. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian silase kulit ari kedelai (SKAK), silase ampas gandum (SAG), dan silase rumput odot (SO) pada bunting bulan ke-5 hingga hari ke-60 post-partum terhadap parameter yang diamati: konsumsi harian silase, total konsumsi pakan dan kadar metabolit darah induk kambing PE. Penelitian ini dilaksanakan dari Juli sampai Oktober 2023 di Desa Lemukih, Bali; menggunakan rancangan acak kelompok dengan empat perlakuan (T): Hijauan (T0); Hijauan+SKAK (T1); Hijauan+SAG (T2), dan Hijauan+SO (T3). Hasil penelitian ini menunjukkan konsumsi harian SKAK adalah nyata tertinggi 7,194 ± 74,2 g/hari dengan total konsumsi 647,5 ± 26,6 kg. Rataan kadar glukosa darah kambing ter- tinggi adalah 45,91 ± 2,3 mg/dl pada jam ke-6 post-feeding, albumin tertinggi adalah 4,80 ± 0,65 g/dl pada jam ke-3 post-feeding dan total protein tertinggi adalah 8,78 ± 0,2 g/dl pada jam ke-0 post-feeding. Pemberian pakan SKAK+Hijauan (T1) kepada kambing PE meningkatkan konsumsi pakan, dengan kadar metabolit darah normal dan tanpa gangguan terhadap status kesehatannya.
ANALISIS PERMINTAAN DAGING BABI DI PASAR TRADISIONAL KOTA RUTENG, KABUPATEN MANGGARAI, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR H. D. TUKAN; N. S. DALLE; E. Y. NUGRAHA; G. G. F. ADVENTTEN; P. S. GONAL; V. K. SEKAR
MAJALAH ILMIAH PETERNAKAN Vol. 28 No. 1 (2025): Vol. 28 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara variabel harga daging babi, harga barang lain dan selera konsumen terhadap jumlah permintaan daging babi pada pasar tradisional. Penelitian ini telah berlangsung pada bulan Januari hingga bulan Maret 2024 pada responden 49 orang di pasar tradisional Kota Ruteng Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yaitu menganalisis pangsa pasar dan dilanjutkan analisis regresi linear berganda sebagai alat bantu guna menghitung: 1) uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinieritas dan uji heterokedastisitas dan 2) uji hipotesis dengan uji t-statistik, uji F-statistik dan koefisien determinasi (R2). Hasil analisis menunjukan bahwa daging babi termasuk ke dalam jenis barang esensial yaitu barang kebutuhan pokok atau barang yang sangat penting artinya dalam kehidupan sehari-hari. Pada umumnya, peningkatan pendapatan tidak berpengaruh terhadap peningkatan jumlah permintaannya, selama dalam asumsi untuk kebutuhan sehari-hari. Hasil penelitian disimpulkan bahwa, besarnya permintaan rata-rata sebesar 594,5 Kg/bulan, dengan kuantitas permintaan daging tertinggi sebesar 1.882 Kg/bulan dan terendah sebesar 187 Kg/bulan; variabel harga daging babi segar, harga barang lain, dan sele- ra konsumen berpengaruh positif dan signifkan terhadap permintaan daging babi segar di pasar tradisional Kota Ruteng Kabupaten Manggarai.
KUALITAS ORGANOLEPTIK DAGING BROILER YANG DIBERI JAMU FERMENTASI DALAM RANSUM KOMERSIAL JAYA I K. D.; N. M. S. SUKMAWATI; S. A. LINDAWATI
MAJALAH ILMIAH PETERNAKAN Vol. 28 No. 1 (2025): Vol. 28 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini proses pemeliharaan broiler banyak menggunakan bahan kimia yang dapat menyebabkan resistensi antibiotik apabila dikonsumsi manusia, usaha yang bisa dilaksanakan ialah secara mengganti bahan kimia dengan bahan herbal. Target penelitian ini ialah guna mengkaji dampak pemberian jamu fermentasi dalam ransum komer- sial pada kualitas organoleptik daging broiler serta mengetahui level terbaik yang disukai oleh panelis. Penelitian ini dilaksanakan sejak Juli-Agustus 2023 di Banjar Jambe Baleran, Kabupaten Tabanan, Bali. Uji organoleptik diselenggarakan di Fakultas Peternakan Universitas Udayana Laboratorium Teknologi Hasil Ternak dan Mikro- biologi. Jamu fermentasi yang dipakai ialah jamu yang dibuat sendiri dari beberapa bahan, yaitu: jahe, kunyit putih, temulawak, gula aren, susu segar, nanas, dan air yang difermentasi secara alami. Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang mencakup 4 tindakan serta 4 pengulangan. Untuk tindakan P0 tanpa jamu, P1 sebanyak 2% dari berat ransum, P2 sebanyak 4% serta P4 sebanyak 6%. Variabel yang dikaji di penelitian ini ialah kualitas organoleptik (aroma, warna, keempukan, tekstur, penerimaan keseluruhan serta citarasa). Hasil penelitian menunjukkan bah- wa pemberian jamu fermentasi dapat meningkatkan kesukaan panelis pada keempukan, warna, serta penerimaan keseluruhan dengan nilai tertinggi pada perlakuan P3, tetapi tidak berdampak pada tekstur, aroma, serta citarasa. Disimpulkan bahwa pemberian jamu fermentasi bisa meninggikan kualitas organoleptik pada daging broiler de- ngan tingkat kesukaan tertinggi pada level 6%.
NILAI ORGANOLEPTIK FEED SUPLEMEN BERBASIS LITTER BROILER YANG DIFERMENTASI ISOLAT BAKTERI SELULOLITIK ASAL BABI BALI PARTAMA K. Y. A.; I M. MUDITA; I W. WIRAWAN
MAJALAH ILMIAH PETERNAKAN Vol. 28 No. 1 (2025): Vol. 28 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini guna mengetahui nilai organoleptik feed suplemen berbasis litter broiler yang difermen- tasi isolat bakteri selulolitik asal babi bali. Penelitian diselenggarakan sejak Januari-Maret 2024 di Universitas Udayana, Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan. Penelitian ini memakai rancangan acak lengkap (RAL) yang mencakup 4 ulangan serta 4 perlakuan. Perlakuan yang dibagikan berupa feed suplemen yang difermentasi hanya menggunakan air sebagai kontrol (A), isolat Bacillus licheniformis (B), isolat Bacillus lentus (C) dan isolat kombinasi (Bacillus licheniformis dan Bacillus lentus) (D), Variabel yang dikaji mencakup aroma, warna, keberadaan jamur serta tekstur. Hasil penelitian ini menunjukkan perlakuan (D) memberikan skoring ter- tinggi pada variabel aroma, warna, keberadaan jamur serta tekstur. Dapat disimpulkan feed suplemen berbasis litter broiler yang difermentasi menggunakan isolat kombinasi yaitu Bacillus licheniformis dan Bacillus lentus (D) menghasilkan pakan feed suplemen yang memiliki warna, aroma, tekstur dan keberadaan jamur berkualitas baik.
THE IMPACT OF SALES PROMOTION, CONTENT MARKETING, AND SHOPPING LIFESTYLE ON IMPULSE BUYING DECISIONS FOR BEEF PRODUCTS IN E-COMMERCE: A STUDY OF URBAN CONSUMERS I P. G. D. WIDIARTA; QAMARA C.; SUHARDI .; WIJAKESUMA M. H.; WIBOWO A.
MAJALAH ILMIAH PETERNAKAN Vol. 28 No. 1 (2025): Vol. 28 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

E-commerce has revolutionized the way consumers shop, especially in urban areas, transforming purchasing behaviors for essential commodities like beef. This study examines the impact of sales promotion, content marke- ting, and shopping lifestyle on impulse buying decisions for beef products among urban consumers in East Kali- mantan, Indonesia. Using a quantitative approach with a causal-comparative design, data were collected from 300 respondents through online surveys and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM). The results indicate that content marketing has the most substantial influence on impulse buying decisions, as engaging and emoti- onally resonant content fosters consumer interest and drives unplanned purchases. Sales promotion, including discounts, coupons, and time-limited offers, is the second most influential factor, creating urgency and increasing perceived value. A shopping lifestyle, characterized by preferences for convenience and efficiency, also significantly affects impulse buying, though its impact is comparatively weaker. These findings underscore the importance of integrating compelling content with strategic promotional efforts to optimize consumer engagement and stimulate impulsive purchasing behavior. This research provides valuable insights for e-commerce businesses to enhance their marketing strategies and adapt to the evolving preferences of urban consumers in emerging markets like In- donesia, contributing to improved competitiveness in the digital economy.
SUPLEMENTASI ASAM AMINO ESENSIAL DAN KOLIN DALAM PAKAN TERHADAP PERFORMA ORGAN REPRODUKSI BABI RAS PERSILANGAN SUMARDANI N. L. G.; I K. SUMADI; I P. A. ASTAWA; N. M. WITARIADI
MAJALAH ILMIAH PETERNAKAN Vol. 28 No. 1 (2025): Vol. 28 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Performa reproduksi yang baik dapat menjamin peningkatan populasi ternak babi melalui litter size dan service per conception dalam setahun. Salah satu faktor yang memengaruhi performa reproduksi adalah pakan yang me- ngandung asam amino. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perkembangan organ reproduksi babi ras persilangan fase starter-grower-finisher melalui suplementasi asam amino esensial (lisin, metionin dan triptofan) dan kolin dalam pakan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, dengan total 12 ekor babi betina lepas sapih. Perlakuan dalam penelitian ini meliputi P0: pakan standar tanpa campuran asam amino esensial (lisin, metionin dan triptofan) dan kolin (campuran AAK); P1: pakan P0 ditambahkan 5 % AAK; P2: pakan P0 ditambahkan 10% AAK; dan P3: pakan P0 ditambahkan 15% AAK. Pengam- bilan data dilakukan setiap 4 minggu selama 16 minggu. Variabel yang diamati adalah morfometri saluran reproduksi meliputi ovarium dan folikel, oviduk, uterus, dan servik. Data yang diperoleh dianalisi dengan analisis sidik sidik ragam (analysis of variance), bila terdapat perbedaan nyata (P<0,05), maka dilanjutkan dengan analisis Duncan’s New Multiples Range Test. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan nyata (P<0,05) pada semua perlakuan terhadap variabel yang diamati, dan perlakuan P2 menunjukkan hasil terbaik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah per- forma reproduksi babi ras persilangan yang diberikan suplementasi asam amino esensial dan kolin dalam pakan sebesar 10% menunjukkan perkembangan organ-organ reproduksi yang lebih baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 10