Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

APLIKASI FORMULASI RANSUM DENGAN MENGGUNAKAN HIJAUAN LEGUMINOSA SEBAGAI PAKAN DASAR PENYUSUNAN RANSUM SAPI DI DESA JUNGUTAN KABUPATEN KARANGASEM Trisnadewi A. A. A. S; I G. L. O. Cakra; I M. Mudita; I W. Wirawan; E. Puspani; I K. M. Budiasa
Buletin Udayana Mengabdi Vol 12 No 1 (2013): Volume 12 No.1 – April 2013
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.201 KB)

Abstract

The community service was conducted in Jungutan Village, Karangasem Regency and was aimed to improvethe farmers knowlegde especially the members of farmers groups about the utilization of leguminose forage asbasal ration for ruminant. The services was conducted on Sunday, 2nd September 2012 at Wana Sari Groups ofFarmers at Banjar Untalan, Jungutan Village, and attended by 20 from 24 total members of farmers’ groups(83.33%). The methods used were direct instruction and discussion to the farmers. Almost 43% members offarmers’ groups have been given leguminose besides grass and 57% only given grass as Bali cattle feed. The resultof the services showed that the farmer’s awareness and knowlegde improved to give leguminose forage such asGliricidia sepium, Caliandra callothyrsus, and Leucaena leucochepala, besides grass feeding as basal ration forBali cattle. The utilization of forage need to be applied because of high energy and protein content in leguminoseforage, therefore the dry matter consumption will improve. The nutrient requirement could fulfill and will impactto the improvement of Bali cattle growth and production.
RESPON PEMBERIAN DAUN UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L), DAUN MENGKUDU (Morindacitrifolia L), DAN DAUN SIRIH (Piper betle L) DALAM RANSUM TERHADAP PENAMPILAN ITIK BALI Trisnadewi A. A. A. S.; T. G. B. Yadnya; A. A. P. P. Wibawa; I M. Mudita
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 22 No 2 (2019): Vol. 22 No.2 (2019)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.857 KB) | DOI: 10.24843/MIP.2019.v22.i02.p02

Abstract

The experiment was carried out to study the response of additional leaves of purple sweet potato (Ipomoea batatasL.), noni (Morinda citrifolia L.) and betle (Piper betle L.) in diets on performance of bali duck. The experimentused completely randomized design with four treatments consists of control diet A (diet without leaves), diet B (dietcontaining with purple sweet potato leaf, diet C (diet containing noni leaf), and diet D (diet containing beetle leaf).Each treatment conducted with three replications and each replications consist of five ducks. The variables observedwere feed consumption, antioxidant consumption, body gain, and FCR and of bali ducks. Feed consumption of baliducks in treatment B, C and D were significantly lower, however, the antioxidant consumption significantly higherthan control diet. In contrast, body weight gain in treatments B, C and D increased significantly but decreased FCRcompared to treatment A. The treatments of B, C, and D can increase the carcass weight, and carcass percentagesignificantly. These were offered to bali ducks could increase percentage of meat and bone but significantly decreasefat of carcass including their skin for bali ducks fed with A (control treatment). It can concluded that the leaves ofpurple sweet potato, noni, and betle leaf in diets improved the performance and carcass of bali ducks.
KAJIAN PEMANFAATAN SEKAM PADI YANG DIFERMENTASI EFFECTIVE MICROORGANISM-4 (EM-4) DISUPLEMENTASI DAUN SIRIH (Piper betle L) TERHADAP PERFORMANS DAN KARKAS ITIK BALI UMUR 22 MINGGU Partama I. B. G.; T. G. Belawa Yadnya; A. A. A. S. Trisnadewi; A. A. P. P. Wibawa; I. M. Mudita
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 21 No 3 (2018): Vol 21, No 3 (2018)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.786 KB) | DOI: 10.24843/MIP.2018.v21.i03.p02

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan sekam padi difermentasi larutan EffectiveMicroorganism-4 (EM-4) dalam ransum disuplementasi daun sirih (Piper betle L.) terhadap performans dan karkasitik bali betina, umur 22 minggu. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan yaituransum tanpa sekam padi (A), ransum mengandung 12,50% sekam padi (B), ransum mengandung 12,50 % sekampadi difermentasi EM-4 (C), ransum mengandung 12,50% sekam padi dan daun sirih (D), serta ransum 12,50%sekam padi difermentasi EM-4 dan daun sirih (E). Setiap perlakuan terdiri atas empat ulangan dan setiap ulanganberisi lima ekor ituik bali betina, Variabel yang diamati konsumsi ransum, konsumsi antioksidan ransum, bobotbadan akhir, pertambahan bobot badan, feed conversion ratio dan karkas meliputi bobot potong, bobot karkas danpersentase karkas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian 12,50 % sekam padi difermentasi EM-4 sertadisuplementasi daun sirih tidak berpengaruh terhadap konsumsi ransum(P>0,05), namun dapat menghasilkanbobot badan akhir, pertambahan bobot badan lebih tinggi (P<0,05), serta FCR yang lebih rendah (P<0,05) sertabobot karkas dan persentase karkas yang lebih baik daripada perlakuan yang lainnya. Dapat disimpulkan bahwapemberian sekam padi yang difermentasi EM-4 serta disuplementasi daun sirih dapat memperbaiki performansdan karkas yang lebih baik daripada perlakuan yang lainnya.
SUPLEMENTATION OF KEMBANG TELANG (Clitoria ternatea) FOR IMPROVING THE QUALITY OF BANANA STEMS SILAGE I W. Suarna; I M. Mudita; I W. Wirawan; N. N. Suryani
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 9 No 2 (2020): Pastura Vol. 9 No. 2 Tahun 2020
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.74 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2020.v09.i02.p03

Abstract

Penyediaan pakan berkesinambungan dan berkualitas sangat penting untuk meningkatkan produktivitasternak. Batang pisang yang tersedia melimpah dan murah dapat ditingkatkan daya gunanya sebagai sumberpakan berkualitas melalui teknologi silase dengan penambahan hijauan Clitoria ternatea. Penelitian inimengkombinasikan batang pisang dengan hijauan C. ternatea dibuat dalam bentuk selase complete feedmelalui penambahan pollar, molasis dan EM4 ke dalam empat perlakuan. Kontrol (perlakuan A): 65%batang pisang + 30% pollar + 5% (molasis + EM4); perlakuan B: 55% batang pisang + 10% C. ternatea+ 30% pollar + 5% (molasis + EM4); perlakuan C: 45% batang pisang + 20% C. ternatea + 30% pollar +5% (molasis + EM4); dan perlakuan D: 35% batang pisang + 30% C. ternatea + 30% pollar + 5% (molasis+ EM4). Masing-masing perlakuan terdiri atas tiga ulangan. Penelitian dilaksanakan untuk mendapatkankombinasi silase batang pisang dan hijauan C. ternatea yang terbaik melalui pengamatan kualitas fisik,sifat pisik, kandungan nutrien dan kecernaan secara in vitro. Data yang diperoleh dianalisis menggunakanAnova. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan kandungan nutrisi, kecernaan bahan kering danbahan organik serta penurunan komponen penghambat kecernaan secara in vitro. Kesimpulan penelitian iniadalah, penambahan C. ternatea dalam silase batang pisang sampai 30% menghasilkan kandungan bahanorganik, protein kasar, energi, kecernaan bahan kering dan bahan organik tertinggi dan kandungan seratkasar terendah. Kata kunci: silase, batang pisang, Clitoria ternatea, in-vitro
PEMANFAATAN LIMBAH LIDAH BUAYA SEBAGAI FEED SUPPLEMET PAKAN SAPI BALI DALAM UPAYA MENGURANGI EMISI METAN I.G. Mahardika; N.N. Suryani; N.P. Mariani; I.W. Suarna; M.A.P. Duarsa; I.M. Mudita
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 1 No 2
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.812 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2012.v01.i02.p03

Abstract

Waste of Aloevera is one of the agriculture wastes which have highly potential for Bali cattle feed supplement, so that research in order to learn the effect of supplementation of Aloevera as High Quality Feed Supplement (HQFS) is needed. Twenty male Bali cattle were used in this experiment, which weight range between 191 – 232 kg. Feed for cattle consisted of rice straw, concentrate and feed supplement in form of Hight Quality Feed Supplement (HQFS) which mixed from sea grass and waste of aleovera. Randomized Block Design was applied in this experiment with 4 repetitions. Treatment A was ad lib of rice straw + 2 kg of concentrate, Treatment B was ad lib of rice straw + 2 kg of concentrate + 150 g HQFS, Treatment C was ad lib of rice straw + 2.5 kg of concentrate + 150 g HQFS, Treatment D was ad lib of rice straw + 3 kg of concentrate + 150 g HQFS and Treatment E was ad lib of rice straw + 3 kg of concentrate. Results of this experiment showed that supplementation of HQFS tended to decrease feed consumption and methan production, meanwhile supplementation of HQFS could increase diets efficiency and therefore increased the growth of cattle. HQFS supplementation gave more effective response at lower quality diets meanwhile in good quality diets gave no positive effect.
SUBSTITUSI GAMAL (Gliricidia sepium) DENGAN KALIANDRA (Calliandra calothyrsus) PADA RANSUM TERHADAP KECERNAAN IN-VITRO A. A. Ayu Sri Trisnadewi; I G. L. O. Cakra; I W. Wirawan; I Made Mudita; N. L. G. Sumardani
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 3 No 2
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.912 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2014.v03.i02.p12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggantian gamal dengan kaliandra (Calliandra calothyrsus) pada ransum terhadap degradasi rumen secara in-vitro. Penelitian mengunakan rancangan acaklengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan tiga kali ulangan sehingga terdapat 15 unit percobaan. Adapun kelima perlakuan tersebut adalah: perlakuan A (ransum basal + 20% gamal), B (ransum basal + 15% gamal + 5% kaliandra), C (ransum basal + 10% gamal + 10% kaliandra ), D (ransum basal + 5% gamal + 15 % kaliandra ), dan E (ransum basal + 20% kaliandra ). Peubah yang diamati adalah: degradasi ransumdalam cairan rumen in-vitro (kecernaan bahan kering [KCBK], kecernaan bahan organik [KCBK]), degradasi ransum dalam pepsin in-vitro (KCBK, KCBO), kadar ammonia, kadar VFA (Vollatyl Fatty Acid) dan pH cairanrumen in-vitro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian daun gamal dengan daun kaliandra sampai tingkat 20% dalam ransum, dapat menurunkan kecernaan bahan kering dan organik dalam rumen, tetapisebaliknya meningkatkan kecernaan bahan kering dan organik dalam pepsin in-vitro. Disamping itu dapat menurunkan kadar N-NH3 dan VFA, tetapi meningkatkan pH cairan rumen in-vitro. Dapat disimpulkan bahwa tanin kaliandra dapat dipakai sebagai agen proteksi dari degradasi mikroorganisme rumen in-vitro di dalam ransum, dan penggunaan kaliandra sampai 20% dalam ransum sebagai protek protein ransum dapatmenghasilkan kecernaan bahan kering dan bahan organik pepsin in-vitro tertinggi.
Pemanfaatan Teknologi Bio-Balitani dalam Optimalisasi Pengolahan Limbah Peternakan di Yayasan Lembu Putih Dewi N.K.S; N.W.E. Setyawati; P.E.N. Putri; I.M. Wirawan; I.G.A.N.C. Wiguna; I.M. Mudita; I.N.S. Miwada; N.L.G. Sumardani; N.W.T. Inggriati; N.W. Siti
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v4i1.228

Abstract

The White Lembu Preservation, which is located in Taro Village, Tegallalang District, is one of the places that produces livestock waste which is an indicator of the cause of environmental pollution if it is not managed properly. The service activities carried out are aimed at processing livestock waste, especially cow feces and urine which accumulate into organic fertilizer by disseminating Bio-BaliTani technology. This technology is a multi-use technology based on fermentation technology utilizing superior lignocellulytic probiotic bacteria isolates from the rumen contents of bali cattle and termites. The methods used in this activity are socialization, training, formation of demonstration plots, and mentoring. Bio-BaliTani technology is applied to the processing of livestock manure, feces and urine into organic fertilizer by adding Bio-BaliTani. The results of the activity show that farmers who are members of the Lembu Putih Foundation are able to absorb and apply technology that is well disseminated as indicated by their increased knowledge in the production of solid organic fertilizer and the production of liquid organic fertilizer (biourine). The organic fertilizer produced has been marketed to several hotels in the Tegallalang and Ubud sub-districts. Based on the results of the activity, it can be concluded that the dissemination of Bio-BaliTani technology can be accepted and applied by the Lembu Putih Foundation
Optimalisasi Teknologi Bio-Balitani Dalam Pengolahan Sampah Rumah Tangga Di TPS3R Desa Taro Ardina Ratna Pramesti; K.T.D. Deliana; I.M.J. Hermawan; I.P.R.Y. Pradana; I.W.P.Widnyana; I.M. Mudita; I.N.S. Miwada; N.L.G. Sumardani; N.W.T. Inggriati; N.W. Siti
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1035.622 KB) | DOI: 10.29303/jsit.v2i2.50

Abstract

Pemanfaatan limbah rumah tangga menggunakan teknologi Bio-BaliTani menjadi pupuk organik diyakini mampu mengurangi penumpukan sampah dan mencegah pencemaran lingkungan di kawasan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Desa Taro sekaligus mendorong mitra untuk memanfaatkan sumberdaya yang dimiliki secara berkelanjutan guna meningkatkan perekonomian desa. Teknologi fermentasi melalui produk Bio-BaliTani yang memanfaatkan isolat bakteri probiotik lignoselulolitik unggul asal rumen sapi bali dan rayap mampu mengatasi permasalahan dengan cara mempercepat pembusukan sampah organik yang ada di TPS3R Desa Taro. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, transfer teknologi, pengembangan jiwa kewirausahaan, dan pembentukan jejaring kemitraan. Hasil kegiatan pembinaan yang dilakukan di TPS3R Desa Taro adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman mitra dalam mengolah sampah rumah tangga yang dilihat dari kemampuan menerapkan teknologi Bio-BaliTani dengan baik dalam pengolahan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik dan produk yang dihasilkan mampu memenuhi standar yang telah ditetapkan.
APLIKASI TEKNOLOGI BIO-BALITANI DALAM PRODUKSI BIOURINE DI KELOMPOK TANI ARSA WINANGUN DI DESA TARO Ardina Ratna Pramesti; I Made Arba Rahastra; Ni Putu Dewi Tata Arini; Komang Rita Noviyanti; Putu Erika Nandia; I Made Mudita
Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 3 (2021): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v8i3.408

Abstract

Teknologi pemanfaatan urin ternak menjadi pupuk organik cair penting diketahui untuk mengurangi resiko pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah kotoran ternak yang tidak diolah dengan baik. Desiminasi teknologi fermentasi melalui pemanfaatan produk Bio-BaliTani yang diproduksi memanfaatkan konsorsium bakteri Lignosellulolitik asal rumen sapi bali dan rayap merupakan salah satu inovasi yang dikembangkan untuk menanggulangi berbagai permasalahan yang ada di Kelompok Tani Arsa Winangun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kurangnya pengetahuan dan keterampilan Kelompok Tani Arsa Winangun dalam pengelolaan limbah peternakan yang dihasilkan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa Kelompok Tani Arsa Winangun mampu menyerap dan mengaplikasikan teknologi yang di diseminasikan. Hal ini ditunjukkan dengan adanya kemampuan dari kelompok tersebut dalam memproduksi biourine dengan memanfaatkan teknologi Bio-BaliTani. Hasil analisis kandungan hara biourine yang diproduksi juga menunjukkan bahwa biourine memiliki kualitas baik dan mampu memenuhi standar SNI No.19-7030-2004.
APLIKASI TEKNOLOGI BIO-BALITANI DALAM PRODUKSI PUPUK ORGANIK DI KELOMPOK TANI ARSA WINANGUN DI DESA TARO Jurnal Pepadu; Widyana I W P; A.A.A.S. Suamba; N.W.E. Setyawati; N.K.S.P. Dewi; .L.A.K. Pratiwi; I M. Mudita
Jurnal Pepadu Vol 2 No 3 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i3.2221

Abstract

ABSTRAK Limbah peternakan merupakan salah satu indikator yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Kegiatan yang dilakukan bertujuan untuk pengolahan limbah peternakan terutama feses sapi menjadi pupuk organik. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelompok Tani Arsa Winangun yang berlokasi di Desa Taro Kaja, Tegallalang, Gianyar, Bali mulai dari bulan September - November 2020 dengan diseminasi teknologi Bio-BaliTani yang merupakan teknologi multi fungsi berbasis teknologi fermentasi memanfaatkan isolate bakteri probiotik Lignoselulolitik unggul asal isi rumen Sapi Bali dan rayap. Metode yang digunakan dalam kegiata ini adalah dengan melakukan sosialisasi, pelatihan, pembentukan demoplot dan pendampingan penuh. Teknologi Bio-Bali Tani diaplikasikan pada pengolahan limbah kotoran ternak menjadi pupuk organik. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat khususnya Kelompok Tani Arsa Winangun mampu mengadopsi (menyerap dan menerapkan) teknologi yang didiseminasikan dengan baik yang ditunjukkan dengan peningkatan pengetahuan mereka dalam produksi pupuk organik padat yang ditunjukkan dengan dihasilkannya pupuk organik berkualitas yang telah mampu memenuhi standar yang ditetapkan, serta pupuk organik yang dihasilkan telah mulai dipasarkan di lingkungan masyarakat setempat serta ke beberapa hotel/penginapan yang ada di Desa Sebatu, Tegalalang, Gianyar. Berdasarkan hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa diseminasi teknologi Bio-Balitani mampu diterima dan diterapkan oleh Kelompok Tani Arsa Winangun.
Co-Authors .L.A.K. Pratiwi A. A. A. Adinda Savitrie Suamba A. Anjarwati A. W. Puger A.A.A.S. Suamba Anak Agung Ayu Sri Trisnadewi Anak Agung Putu Putra Wibawa Antari N L.D Ardina Ratna Pramesti Ardina Ratna Pramesti Asmara N.D.E.A.D.P.S.M. Bangun A. B. Banurea M.R Bhuana I M. K. A. Darma I N. D. DESAK PUTU MAS ARI CANDRAWATI Dewa Putu Indra Pranata Dewi N.K.S Dewi O. Dioksa IM.R Eny Puspani Gabrella T.D.V.F Gunawa I D. P. W. Gusti Ayu Mayani Kristina Dewi I G. Lanang Oka Cakra I Gede Mahardika I Gusti Ngurah Kayana I Kadek Yoga Kertiyasa I Ketut Mangku Budiasa I Ketut Sumadi I Made Abra Rahastra I Made Arba Rahastra I N. S. Sutama I Nyoman Sumerta Miwada I NYOMAN SUTARPA SUTAMA I W. SUKANATA I Wayan Suarna I WAYAN SUBERATA I Wayan Wijana I WAYAN WIRAWAN I. G. M. A. Sucipta I.G. Mahardika I.G.A.N.C. Wiguna I.M. Wirawan I.M.J. Hermawan I.P.R.Y. Pradana I.W.P.Widnyana Ida Bagus Gaga Partama Juliartawan I K Jurnal Pepadu K.T.D. Deliana Karo E. K. Khoiron I. I. Komang Rita Noviyanti KRISTIANTI N.W.D. Lisandy M. A. R. Made Ananta Wirya Magna Anuraga Putra Duarsa Manubawa I K. V. Mario A D. D. Masadji P. N.K.S.P. Dewi N.L.G. Sumardani N.L.G. Sumardani N.W.E. Setyawati N.W.E. Setyawati Ni Gusti Ketut Roni Ni Luh Ayu Kornita Pratiwi Ni Luh Gde Sumardani Ni Luh Gede Sumardani Ni Made Suci Sukmawati Ni Nyoman Sulastri Ni Nyoman Suryani Ni Putu Dewi Tata Arini NI PUTU MARIANI Ni Wayan Siti Ni Wayan Tatik Inggriati NUGRAHA I K. P. Okariyadi I.D.K P., Masadji P.E.N. Putri PERMANA PUTRA I K. Prabowo F. D. Putra I M. D. Y. Putu Erika Nandia Riandani N W. Risnayanti N. K. Rohman M. F. Sinta Dewi R. A. Sitepu E. B. Slamet I K Sobari M. Suardita I K.G Suarningsih N. K. A. A. T. G. B. Yadnya Taqwa R. M. Tjokorda Gede Belawa Yadnya Widyana I W P