cover
Contact Name
Riska Aryanti
Contact Email
riska.rts@bsi.ac.id
Phone
+6285777750910
Journal Mail Official
jurnal.komunikasi@bsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Kramat Raya No.98, Senen, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Komunikasi : Jurnal Komunikasi
ISSN : 20866178     EISSN : 25793292     DOI : https://doi.org/10.31294/jkom
Core Subject : Education,
KOMUNIKASI: Jurnal Komunikasi (E-ISSN: 2579-3292) merupakan jurnal ilmiah yang memfasilitasi publikasi hasil penelitian, kajian konseptual, dan pengembangan keilmuan di bidang Ilmu Komunikasi. Jurnal ini berfungsi sebagai wahana akademik untuk mendokumentasikan serta menyebarluaskan gagasan, temuan riset, dan praktik komunikasi yang relevan dengan dinamika masyarakat lokal, nasional, maupun global. KOMUNIKASI: Jurnal Komunikasi diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika, dan terbit secara berkala dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret dan September. Jurnal ini menerapkan sistem akses terbuka (open access) sehingga seluruh artikel dapat diakses secara bebas oleh masyarakat luas. Jurnal ini telah terindeks di beberapa basis data ilmiah nasional dan internasional, antara lain SINTA, Google Scholar dan GARUDA. Seluruh artikel yang diterbitkan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0).
Articles 51 Documents
Mengurai Mitos Tokoh Agama dalam Serial Bidaah (2025) Studi Semiotika Barthes terhadap Representasi Tokoh Walid Widarti; Jusuf Fadilah; Dina Andriana
Jurnal Komunikasi Vol. 16 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v16i1.12094

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi tokoh Walid dalam Serial Bidaah (2025) melalui pendekatan semiotika dua tahap Roland Barthes, yang mencakup level denotasi, konotasi, dan mitos. Data dikumpulkan melalui observasi visual dan naratif terhadap busana, mimik, dialog, dan setting sosial-budaya yang membentuk karakter Walid. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara denotatif, Walid direpresentasikan sebagai figur agama kharismatik dan berwibawa. Namun, pada level konotatif dan mitologis, muncul kontradiksi antara citra kesalehan dan praktik kekuasaan simbolik, yang mengungkap ideologi tersembunyi dalam konstruksi karakter tersebut. Temuan ini memperlihatkan bahwa Bidaah berfungsi sebagai teks budaya yang mendekonstruksi simbol-simbol keagamaan dan menawarkan wacana kritis terhadap institusi agama di tengah perubahan sosial. Penelitian ini berkontribusi pada kajian media dan komunikasi dengan menunjukkan bagaimana media fiksi membentuk, menggugat, dan membingkai ulang makna dominan terkait religiusitas dan kekuasaan dalam masyarakat kontemporer.