Komunikasi : Jurnal Komunikasi
KOMUNIKASI: Jurnal Komunikasi (E-ISSN: 2579-3292) merupakan jurnal ilmiah yang memfasilitasi publikasi hasil penelitian, kajian konseptual, dan pengembangan keilmuan di bidang Ilmu Komunikasi. Jurnal ini berfungsi sebagai wahana akademik untuk mendokumentasikan serta menyebarluaskan gagasan, temuan riset, dan praktik komunikasi yang relevan dengan dinamika masyarakat lokal, nasional, maupun global. KOMUNIKASI: Jurnal Komunikasi diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika, dan terbit secara berkala dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret dan September. Jurnal ini menerapkan sistem akses terbuka (open access) sehingga seluruh artikel dapat diakses secara bebas oleh masyarakat luas. Jurnal ini telah terindeks di beberapa basis data ilmiah nasional dan internasional, antara lain SINTA, Google Scholar dan GARUDA. Seluruh artikel yang diterbitkan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0).
Articles
51 Documents
Praktik Komodifikasi, Spasialiasi dan Strukturasi Perusahaan Media Grup Emtek
Putri Widya Sari
Jurnal Komunikasi Vol. 14 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/jkom.v14i1.11846
Grup Emtek melakukan investasi ke perusahaan digital media milik Raffi Ahmad yaitu RANS Entertainment merupakan suatu bentuk spasialisasi yang dilakukan perusahaan media berdasarkan pada kajian ekonomi politik Vincent Mosco. Kajian ekonomi politik pada organisasi media melihat bagaimana praktik produksi, distribusi dan konsumsi yang berhubungan didalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas praktik-praktik komodifikasi, spasialisasi dan strukturasi pada Grup Emtek sebagai salah satu perusahaan konglomerasi media di Indonesia dengan kepemilikan penyiaran saluran televisi yang semula hanya SCTV lalu bertambah menjadi Indosiar dan Moji serta perluasan pada bidang media dan digital lainnya. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan data sekunder berupa data dari buku, literatur, undang-undang, makalah, artikel, bahan-bahan di Internet atau data terpublikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Grup Emtek melakukan praktik-praktik komodifikasi, spasialisasi dan strukturasi sebagai perusahaan media komersial yang bertujuan untuk keuntungan. Kebaruan dalam penelitian ini ialah melihat praktik ekonomi politik media Grup Emtek yaitu komodifikasi konten, komodifikasi pekerja, komodifikasi audiens, spasialisasi dan strukturasi
Faktor Penghambat dan Pendukung Komunikasi antara Guru dan Siswa Tuna Rungu di SLBN Kota Sungai Penuh
Ahmad Khairul Nuzuli
Jurnal Komunikasi Vol. 14 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/jkom.v14i1.11847
Komunikasi merupakan sebuah kebutuhan. Semua orang ingin komunikasi yang dilakukan berjalan dengan lancar dan tidak terhambat. Namun, hambatan komunikasi selalu ada. Termasuk proses komunikasi yang dilakukan oleh siswa tunarungu. Penelitian ini bertujuan ingin melihat apa saja faktor penghambat dan pendukung komunikasi antara guru dan siswa tuna rungu di SLBN Kota Sungai Penuh. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi, komunikasi efektif, hambatan komunikasi, dan teori fenomenologi sebagai dasar acuan penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan faktor penghambat yang ditemukan adalah hamabat fisik dan hambatan sematik. Sedangkan faktor pendukung adalah kejelasan, ketepatan, konteks dan budaya
Studi Etnografi Komunikasi Komunitas Penutur Bahasa Inggris Non-Native Speakers di Bandung
Ari Usman
Jurnal Komunikasi Vol. 14 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/jkom.v14i1.11848
Pentingnya bahasa Inggris telah mendorong Komunitas Ngabrink di Kota Bandung untuk menyelenggarakan program diskusi mingguan English Talk bagi masyarakat umum. Diskusi berlangsung dalam bahasa Inggris, meskipun para partisipannya bukanlah penutur asli bahasa tersebut. Sebagai bagian dari masyarakat tutur Inggris-Indonesia, peserta English Talk berkomunikasi dalam bahasa Inggris menurut kaidah dan variasi linguistiknya sendiri yang khas. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi yang terbentuk selama berlangsungnya kegiatan English Talk tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam. Informan penelitian terdiri dari Ketua Komunitas Ngabrink sebagai gatekeeper dan informan kunci, serta dibantu empat orang member lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang tercipta selama English Talk adalah pola lingkaran. Sedangkan situasi komunikasi berupa diskusi kelompok membahas topik-topik yang dielaborasi menjadi tiga pertanyaan, yang bertujuan agar member berani berbicara dalam bahasa inggris. Diskusi berlangsung secara kasual dan egaliter mengingat usia dan skema kognitif peserta yang relatif sama. Peserta diskusi juga berkomunikasi secara verbal dan nonverbal
Dramaturgi Dalam Membentuk Persentasi Diri Presenter
Ganjar Wibowo;
Iin Soraya
Jurnal Komunikasi Vol. 14 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/jkom.v14i1.11849
Penelitian ini bertujuan menganalisa presentasi diri presenter menggunakan pendekatan Teori Dramaturgi milik Erving Goffman sebagai main teory. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa presentasi diri presenter, mendeskripsikan dan menganalisa front stage dan back stage presenter, dan mendeskripsikan dan menganalisa komunikasi verbal dan non verbal presenter. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan studi dramaturgi, pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam presenter sebagai key forman dan Informan pendukung lainnya. Analisa data menggunakan model interaktif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian yaitu presentasi diri presenter yang terjadi dalam dua wilayah yaitu front stage (wilayah depan) dan back stage (wilayah belakang). Dalam wilayah depan presenter selalu mempersiapkan dan mempresentasikan diri secara sempurna dan penuh perencanaan yang baik sehingga tujuan pencitraan diri tercapai. Sedangkan wilayah belakang penuh dengan strategi yang disiapkan untuk wilayah depan. Pesan verbal dan non verbal ini yang menjadi akan selalu ada di panggung depan sebuah aktor. Yang menarik dari hasil penelitian ini diperoleh gambaran bahwa panggung depan tersebut, presenter melakukan manipulasi diri, dengan menampilkan perilaku yang baik dan sempurna. Pada akhirnya presentasi diri yang akan ditampilkan presenter di hadapan khalayak
A Systematic Literature Review on Communication In Health Using Narrative Theory
Rizky Amalia Wismashanti;
Irwansyah;
Kianti Azizah;
Sugiarto
Jurnal Komunikasi Vol. 14 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/jkom.v14i1.11850
Artikel ini disusun untuk mengetahui penggunaan Narrative Theory pada konteks komunikasi kesehatan saat ini. Pertanyaan utama yang dibahas adalah bagaimana penerapan Narrative Theory pada konteks komunikasi kesehatan dalam empat tahun terakhir. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis systematic literature review dilakukan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis (PRISMA). Hasil penelitian menunjukan bahwa Narrative Theory dalam konteks kesehatan dianggap berfungsi efektif untuk mencegah penyakit. Hal ini dikarenakan penyampaian dengan narasi ini lebih mudah diingat orang. Selain itu, narasi juga digunakan untuk membantu proses penyembuhan dengan menempatkan narasi sebagai sebuah wadah untuk meluapkan perasaan seseorang. Narasi juga dianggap memotivasi dalam mengelola emosi untuk kesembuhan. Penggunaan narasi dalam proses penyembuhan pasien tidak berdiri sendiri, tapi digunakan menjadi komplementer dalam proses penyembuhan, di samping pengobatan dan terapi fisik. Saat ini, narasi sudah dapat termediasi secara digital. Kesimpulan dari penelitian ini, diperlukannya penelitian dan arahan lebih dalam kedepannya terkait komunikasi dalam konteks kesehatan menggunakan Narrative Theory
Peran Media Sosial Bagi Humas Pemerintah
Herzi Rahmatia Maulvi;
Edwin Rizal;
Elnovani Lusiana
Jurnal Komunikasi Vol. 14 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/jkom.v14i1.11852
Media sosial hadir dan mengubah cara praktisi humas pemerintah untuk berkomunikasi dalam mencapai tujuan-tujuan lembaganya. Merupakan tugas dari humas lembaga pemerintah untuk dapat berkomunikasi, mendengar opini masyarakat, membangun citra yang baik serta mengelola reputasi pemerintah di mata publik. Maka, media sosial hadir dengan segala kemudahan dalam mencapai tujuan tersebut. Artikel ini membahas peran media sosial sebagai alat pelayanan publik dan alat manajemen krisis pemerintah. Ditulis dengan analisis studi literatur dari berbagai sumber. Kesimpulan yang dapat ditarik dari studi ini yakni bahwa media sosial telah digunakan berbagai instansi pemerintah untuk memudahkan pelayanan publik dan manajemen krisis karena kecepatan distribusi informasi, transparansi, mudahnya komunikasi dua arah, media dokumentasi dan sarana networking antar instansi berbeda
Strategi Public Relations di Masa Pandemi Covid-19 untuk Mempertahankan Citra Lembaga Pendidikan Tinggi
Mukhlish Muhammad Maududi;
Sari Ekowati
Jurnal Komunikasi Vol. 14 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/jkom.v14i1.11853
Dalam kondisi wabah Covid-19 semua institusi harus memiliki strategi sebagai cara untuk tetap eksis ditengah pandemi salah satu dengan menerapkan strategi public relations, tak terkecuali Lembaga-lembaga pendidikan tinggi, penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran bagaimana strategi lembaga pendidikan dalam masa pandemi covid-19 meningkatkan citra publik yang akan dianalisa dengan metode kajian pustaka dimana dokumen-dokumen berupa buku dan data-data digital menjadi sumber primer, penelitian ini menghasilkan gambaran bagaimana penerapan strategi public relations digunakan, dengan apa yang dinamakan dengan Three Ways Strategy, dengan adanya new media strategi ini bisa berhasil, strategi Pull strategy, menarik perhatian publik dengan sebaran informasi melalui media social instagram dan YouTube serta situs berita, (b) Push strategy memberikan layanan yang memudahkan konsumen dengan membuat sistem yang terpadu, (c) Pass strategy menciptakan image Lembaga Pendidikan yang peduli terhadap kondisi yang dihadapi publik dengan memberikan bantuan kepada publik, menjadi centra pemberian vaksin, dengan penerapan tiga strategi ini Lembaga pendidikan tinggi nilai berhasil menaikkan citra
Komodifikasi Makna Sehat dan Aktif dalam Iklan Komersil Susu Kental Manis Frisian Flag Gold
Andri Rubiana;
Jamalullail;
Ghifary Muhammad Arasta
Jurnal Komunikasi Vol. 14 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/jkom.v14i1.11855
Pertengahan tahun 2018 lalu, masyarakat Indonesia disuguhkan dengan isu bahwa Susu Kental Manis (SKM) tidak termasuk ke dalam varian olahan susu, sedangkan tingkat konsumsi SKM bagi sebagian masyarakat di Indonesia cukup besar. Namun, penulis mendapati iklan SKM Frisian Flag Gold versi Susi Susanti dan Alan Budikusuma yang dipublikasikan channel youtube Frisian Flag Indonesia pada bulan Juni 2019. Ketertarikan penulis untuk meneliti dan mengkaji iklan SKM Frisian Flag Gold ini adalah untuk mengungkap komodifikasi makna sehat dan aktif serta ideologi apa yang dibangun dalam tayangan iklan tersebut, hal ini menjadi pembeda dari penelitian sebelumnya. Penulis menggunakan teori komunikasi ekonomi politik Vincent Mosco, serta pendekatan kualitatif data deskriptif. Teknik analisis yang dipakai adalah semiotika John Fiske, dengan mengkaji makna simbol pesan sehat dan aktif, melalui 3 level: (1) level realitas, (2) level representasi, dan (3) level ideologi. Hasil penelitian ini mengungkapkan komodifikasi makna sehat dan aktif yang semula memiliki nilai bagi kesehatan tubuh, telah berubah menjadi komoditas yang memiliki nilai jual tinggi untuk memenuhi ideologi kapitalisme produsen iklan, serta mendorong penontonnya memiliki perilaku konsumtif atas produk yang diiklankan
Amplifikasi Budaya Pop Bonge-Jeje Melalui Media Sosial TikTok
Irwanto;
Laurensia Retno Hariatiningsih
Jurnal Komunikasi Vol. 14 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/jkom.v14i1.11858
Bonge-Jeje dan rekan-rekannya berhasil menarik perhatian publik melalui budaya pop yang mereka sebarkan. Pada awalnya penampilan mereka dikenal melalui media sosial TikTok. Keunikan dari pakaian yang mereka kenakan pada awal kemunculannya di TikTok adalah pakaian yang tidak bermerek, tidak mahal dan cenderung tidak lazimnya seperti pakaian pada umumnya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fenomena budaya pop ala Eka Satria Saputra alias Bonge dan Jeje dikomunikasikan dan dikenal serta diterima masyarakat melalui media sosial TikTok. Disini juga akan diuraikan faktor-faktor yang dapat membuat masyarakat menerima budaya pop mereka. Untuk mengetahui elemen-elemen tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Ditemukan bahwa Bonge-Jeje dan rekan-rekannya melakukan konstruksi terhadap konten budaya pop yang mereka sebarkan. Konstruksi tersebut dimulai dari pemilihan TikTok sebagai media sosial yang digunakan, elemen visual, elemen audio dan gimmick
Rebranding dalam Menciptakan Citra Baru dan Meningkatkan Loyalitas Pelanggan (Studi pada Nonaria Keik menjadi Nonaria Artisan)
Widya Darma Sasabila;
Eraskaita Ginting;
Muslimin Ritonga
Jurnal Komunikasi Vol. 16 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/jkom.v16i2.11865
The development of modern lifestyles encourages culinary MSMEs to adapt through rebranding to strengthen brand image and customer loyalty. This study aims to analyze the rebranding stages and strategies implemented after the rebranding of the Nonaria Keik MSME which transformed into Nonaria Artisan Bakery & Café. The theoretical basis used is Brand Equity according to Aaker which includes brand awareness, brand association, perceived quality, and brand loyalty. This study uses a descriptive qualitative method with interview, observation, and documentation techniques. The results show that the stages of repositioning, renaming, redesign, and relaunching followed by consistent brand communication strategies, digital promotions, customer relationship management, and improving service quality can increase brand Equity and customer loyalty. Rebranding has proven effective in building a professional brand image and long-term loyalty.