cover
Contact Name
Riska Aryanti
Contact Email
riska.rts@bsi.ac.id
Phone
+6285777750910
Journal Mail Official
jurnal.komunikasi@bsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Kramat Raya No.98, Senen, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Komunikasi : Jurnal Komunikasi
ISSN : 20866178     EISSN : 25793292     DOI : https://doi.org/10.31294/jkom
Core Subject : Education,
KOMUNIKASI: Jurnal Komunikasi (E-ISSN: 2579-3292) merupakan jurnal ilmiah yang memfasilitasi publikasi hasil penelitian, kajian konseptual, dan pengembangan keilmuan di bidang Ilmu Komunikasi. Jurnal ini berfungsi sebagai wahana akademik untuk mendokumentasikan serta menyebarluaskan gagasan, temuan riset, dan praktik komunikasi yang relevan dengan dinamika masyarakat lokal, nasional, maupun global. KOMUNIKASI: Jurnal Komunikasi diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika, dan terbit secara berkala dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret dan September. Jurnal ini menerapkan sistem akses terbuka (open access) sehingga seluruh artikel dapat diakses secara bebas oleh masyarakat luas. Jurnal ini telah terindeks di beberapa basis data ilmiah nasional dan internasional, antara lain SINTA, Google Scholar dan GARUDA. Seluruh artikel yang diterbitkan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0).
Articles 51 Documents
Government Securitizing Effort of Online Harmful Content in Indonesia Treviliana Eka Putri
Jurnal Komunikasi Vol. 14 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v14i2.12018

Abstract

The emergence of the Internet and social media has altered the way individuals interact with each other. This has also led to the flourishment of user-generated content on many platforms, where platforms act as the medium or environment for users' posts and interactions. While these developments may contribute to bringing space for ensuring citizens' freedom of speech and expression, there are also cases where the very same environment is filled with 'harmful' content such as fake news, hate speech, online fraud, etc. The government along with other related stakeholders in the field has the responsibility to ensure such harmful contents do not manifest into offline harms. In handling these issues, the government has often utilized legal measures to apply sanctions for the platforms and or individual creators and restrict the spread of the contents. Using the securitization perspective, this study will look into the Indonesian government's current approach to tackling online harmful content. This study argues that the government has put the issue to a higher level, putting it into the national security agenda, which results in some extraordinary measures being applied in several instances. Nonetheless, this study suggests that it is important for the government and all related stakeholders to de-securitize the issue, putting it into everyday discussion and politics while ensuring the protection of citizens' rights.
Strategi Televisi Lokal Kota Semarang untuk Mempertahankan Eksistensi Di Era Digital Romi Iriandi Putra; Tiara Indah; Dzikrina Aqsha Mahardika
Jurnal Komunikasi Vol. 14 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v14i2.12019

Abstract

TVKU Semarang dan Cakra Semarang TV sebagai televisi lokal daerah yang mengangkat unsur budaya lokal Jawa Tengah serta mengembangkan ilmu pengetahuan yang ada di Kota Semarang. Perkembangan teknologi internet mengakibatkan persaingan dalam perebutan sumber daya penghidupan televisi lokal juga semakin kompetitif. Akan tetapi Cakra Semarang TV dan juga TVKU masih dapat bertahan dengan tayangan yang menjunjung tinggi unsur budaya lokal Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran Cakra Semarang TV dan TVku dalam mempertahankan eksistensinya. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan teori niche yang melihat unsur niche breadth, niche overlap, dan competitive superiority. Peneliti melakukan pengumpulan data dengan cara wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan pengumpulan arsip rekaman dari televisi lokal Semarang.  Dari hasil penelitian ini, peneliti menemukan strategi yang digunakan dengan menjalankan aktivitas marketing mix, meningkatkan brand awareness dengan konsep 7P, peran penting seorang marketing public relations dalam menjembatani kerjasama, instansi pemerintah menjadi sasaran utama (market niche) dalam sumber daya penghidupan televisi lokal, memanfaatkan berbagai platform media yang tersedia di Era digital, dan menjalin kerjasama yang bersifat longterm dengan cara membangun ikatan yang kuat (bonding), saling berempati (empathy), saling menguntungkan dan memberikan timbal balik (reciprocity), dan berkomitmen terhadap kepercayaan yang dibangun (trust)
Peran Humas Hololive Productions Terhadap Perkembangan Virtual YouTuber Hololive Di Indonesia Ahmad Firmansyah; Arfian Suryasuciramdhan; Meiby Zulfikar; Hana Mauidunnajah; Ida Farida
Jurnal Komunikasi Vol. 15 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i1.12020

Abstract

Di era digital yang berkembang pesat seperti yang kita lihat sekarang, media tradisional telah mengalami perubahan yang signifikan. Salah satu fenomena berkembangnya media hiburan yang menarik perhatian,  adalah perilaku “Virtual YouTuber”. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah suatu metode yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, dimana peneliti adalah sebagai instrumen, teknik pengumpulan data melalui analisis yang bersifat kualitatif dan lebih menekan pada makna. Tujuan pembuatan jurnal ini yaitu meneliti bagaimana dan mengapa Hololive Indonesia bisa berkembang secara pesat hingga sekarang dan bagaimana peran dari humas atau Public Relations dapat membantu perkembangan Hololive di Indonesia. Dapat disimpulkan bahwa peran Public Relations sangatlah penting dan efektif, hal ini dibuktikan dengan berbagai macam strategi yang dilakukan agar Hololive Indonesia bisa menjadi agensi cabang terbesar di indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Public Relations merupakan kunci dari kesuksesan perkembangan Virtual Youtuber Hololive Di Indonesia dengan memberikan citra agensi yang bagus, branding setiap member yang memiliki keunikan masing-masing dan mengelola hubungan yang baik kepada penggemar dan bisa memperkuat brand Hololive di Indonesia
Preferensi Pengguna Media Sosial TikTok dalam Menonton Konten TikTok Abe Vincent Tanvaltin; Nina Yuliana
Jurnal Komunikasi Vol. 15 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i1.12022

Abstract

TikTok telah muncul sebagai salah satu platform media sosial paling populer di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi preferensi pengguna TikTok dalam menonton konten, dengan fokus pada konten yang dibuat oleh Abe, seorang influencer anak. Penelitian ini mengeksplorasi jenis konten yang paling disukai, faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi tersebut, dan implikasinya bagi pembuat konten dan pemasar digital. Penelitian ini menggunakan Teori Reasoned Actions (TRA) untuk menjelaskan perilaku pengguna, dengan fokus pada niat perilaku, sikap terhadap perilaku, dan norma subjektif. Metode kualitatif, termasuk wawancara mendalam dengan pengguna aktif TikTok dan analisis konten komentar pada video Abe, digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna TikTok memiliki niat perilaku yang kuat untuk menonton konten Abe setiap hari, didorong oleh motivasi untuk hiburan, edukasi, dan peningkatan suasana hati. Hal ini sejalan dengan TRA, yang menyatakan bahwa sikap positif dan norma subjektif yang mendukung meningkatkan niat perilaku
Penggunaan Komunikasi Dalam Mengatasi Isu Ham Di Proyek Pembangunan Sirkuit Mandalika Rio Septian; Intan Leliana; Achmad Haikal; Eddy Kusnadi; Gema Irhamdika
Jurnal Komunikasi Vol. 15 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i1.12047

Abstract

Hak asasi manusia tidak hanya menjadi landasan moral pembangunan berkelanjutan, namun juga merupakan faktor penting dalam memastikan pembangunan yang adil, inklusif dan menghormati hak-hak individu. Komunikasi yang efektif merupakan sarana untuk mendukung perlindungan dan pemajuan hak asasi manusia serta menyebarkan informasi mengenai program pembangunan yang dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat. Teori yang digunakan untuk melengkapi artikel ini adalah teori komunikasi model Claude Shannon dan Weaver yang dikemukakan pada tahun 1949 dalam buku The Mathematical/Theory of Communication. Model Shannon dan Weaver menyoroti masalah penyampaian pesan pada tingkat akurasi. Model ini menggambarkan sumber dari mana pesan itu berasal atau diciptakan dan dikirimkan melalui saluran tersebut kepada penerima dengan harapan dapat lebih efektif mengidentifikasi titik-titik tekanan di mana komunikasi terdistorsi. Sebagai upaya hukum, maka hal tersebut wajib untuk diikuti, dilaksanakan dan dipelihara. Mekanisme penyelesaian yang tidak diskriminatif dan memberikan sanksi atau hukuman kepada pihak yang bersalah secara keadilan hukum dan dilaksanakan sesuai dengan proses hukum yang berlaku
Peran Komunikasi Antarbudaya pada Mahasiswa dengan Empat Etnis Berbeda di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Vasulia Nur Fitri; Nina Yuliana
Jurnal Komunikasi Vol. 15 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i1.12048

Abstract

Penelitian ini mengkaji tantangan komunikasi antarbudaya yang mencakup hambatan bahasa, perbedaan nilai dan norma budaya, serta stereotip. Studi ini menyoroti pentingnya kemampuan hidup berdampingan dalam masyarakat majemuk dan bagaimana fakta-fakta ini dapat mencegah potensi konflik. Fokus utama penelitian adalah pada akomodasi kultur sosial yang memungkinkan pembauran dalam hubungan antarbudaya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan kasus, mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara mendalam dengan mahasiswa/i dari empat etnis berbeda (Tionghoa, Batak, Jawa, dan Banten) di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive sampling dan Snowball sampling. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi bagi setiap etnis dalam mengatasi hambatan komunikasi antarbudaya dan memanfaatkan peluang yang ada. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dialek budaya yang berpotensi menghambat komunikasi antarbudaya karena masing-masing etnis memiliki unsur kebudayaan yang berbeda
Media Sosial Instagram Sebagai Pembentukan Self image Pada Remaja Vina Elfariani; Devy Putri Kussanti; Dhefine Armelsa; Jaka Atmaja; Faqihar Risyan
Jurnal Komunikasi Vol. 15 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i1.12049

Abstract

Penggunaan Instagram telah menjadi perhatian utama dalam masyarakat saat ini, khususnya remaja yang berada pada tingkat mahasiswa. Dimana mahasiswa memiliki akses luas dan terbuka dalam penggunaan media sosial. Pada umumnya penggunaan media sosial bagi remaja hanya sebatas terkait hiburan dan mencari relasi/memperluas jaringan komunikasi. Namun kini penggunaan media sosial khususnya Instagram ada kaitannya dengan citra diri remaja. Keterkaitan media sosial Instagram dengan citra diri remaja meningkat dengan adanya kemajuan media sosial yang memungkinkan interaksi antarindividu serta pemantauan aktivitas publik. Dalam konteks ini, Instagram dapat dianggap sebagai platform yang memainkan peran penting dalam membentuk citra diri remaja. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan gambaran mengenai media sosial Instagram yang digunakan oleh mahasiswa sebagai pemberntukan self image di Tingkat remaja. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah fenomenologi dengan analisa data deskriptif kualitatif. Sehingga didapatkan Penggunaan media sosial Instagram sebagai alat komunikasi dan ekspresi bagi generasi muda sangat terkait dengan gambar-gambar yang diposting oleh pemilik akun dan pengguna aktifnya. Bagaimana citra diri tercermin dalam penampilan bisa memiliki dampak positif atau negatif
Dekonstruksi Tokoh Wanita dalam SitKom Tetangga Masa Gitu Widarti; Dina Andriana; Jusuf Fadilah
Jurnal Komunikasi Vol. 15 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i1.12050

Abstract

Masyarakat umumnya meyakini budaya patriarki, dimana persepsi mengenai gender merupakan kodrat, walau sebenarnya gender terbentuk melalui konstruksi lingkungan. Namun dalam Sinetron komedi yang  ditayangkan NET TV yaitu "Tetangga Masa Gitu", menyoroti kekuasaan dan kendali para istri terhadap suami dalam masalah kebutuhan pemenuhan rumah tangga. Salah satu aspek menarik dari sinetron adalah konsep gender yang menunjukkan bahwa sifat wanita dan pria yang di konstruksi secara sosial dan kultural dapat dipertukarkan, sehingga terjadi perubahan dekonstruksi perempuan. Penelitian ini menggunakan analisis dekonstruksi oleh Derrida, dimana dekonstruksi merupakan strategi pembongkaran teks untuk mempertanyakan kembali konstruksi yang ada dengan metode analisis deskriptif. Diperoleh kesimpulan bahwa budaya patriarki saat ini telah berubah dengan berkembangnya zaman, sehingga dekonstruksi peran perempuan dalam rumah tangga menjadi berubah.
Analisis Resepsi Khalayak mengenai Branding Hotel Borobudur Jakarta Sebagai Family Hotel melalui Konten Instagram Ribka Gabriella Ambarita; Melati Mediana Tobing
Jurnal Komunikasi Vol. 15 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i2.12054

Abstract

Wisata keluarga merupakan segmen yang menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam industri pariwisata. Beberapa peneliti berpendapat bahwa penyediaan destinasi yang family friendly adalah strategi efektif untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Hotel Borobudur Jakarta, sebagai bagian dari sektor pariwisata, mengusung branding sebagai "Family hotel" yang disampaikan oleh digital marketing communication executive Hotel Borobudur Jakarta. Family hotel yaitu hotel yang memiliki target utama yaitu keluarga dan memiliki klasifikasi seperti memiliki ruang kamar keluarga, tempat bermain anak, fasilitas rekreasi dan lain sebagainya yang bisa digunakan untuk semua anggota keluarga.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resepsi khalayak terhadap branding tersebut melalui konten Instagram. Karena Instagram sebagai media sosial yang sering digunakan oleh Hotel Borobudur Jakarta tersebut menggunakan teori resepsi Stuart Hall, yang mengkategorikan penerimaan pesan ke dalam tiga posisi: dominan, negosiasi, dan oposisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis resepsi, serta menerapkan tipe kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 8 informan, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan variasi dalam penerimaan branding Hotel Borobudur Jakarta oleh followers melalui Instagram
Membangun Atensi Pada Media Sosial (Studi Netnografi Remaja Pengguna Instagram) Laurensia Retno Hariatiningsih; Irwanto
Jurnal Komunikasi Vol. 15 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i2.12055

Abstract

Motif Komunikasi dalam Penelitian ini mengungkap penggunaan lambang komunikasi oleh remaja dalam membangun atensi atau mencari perhatian warganet pada Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lambang komunikasi pada instagram. Metode yang digunakan dalam menganalisa percakapan dan interaksi pada penelitian ini adalah netnografi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengguna Instagram melakukan konstruksi pesan bisa melalui tulisan, foto bahkan tayangan yang berbentuk visual dan audio. Lambang komunikasi tersebut disampaikan dengan mengoptimalkan fitur visual dan audio yang terdapat pada media sosial tersebut. Konstruksi bertujuan untuk memperoleh perhatian yang bisa berwujud dari jumlah penonton atau view dan jumlah likes atau suka