cover
Contact Name
Guido Roberto Jerun Parera
Contact Email
guidoparera0306@gmail.com
Phone
+6281292567470
Journal Mail Official
mspaquanipa@gmail.com
Editorial Address
Pusat Studi Pengembangan Perikanan Berkelanjutan, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Teknologi Pangan Pertanian dan Perikanan, Universitas Nusa Nipa Maumere. Jalan Kesehatan No.03, Maumere-86111, Flores, NTT. Website: msp.nusanipa.ac.id
Location
Kab. sikka,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Published by Universitas Nusa Nipa
ISSN : -     EISSN : 27230031     DOI : -
AQUANIPA-Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Studi Pengembangan Perikanan Berkelanjutan, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Teknologi Pangan Pertanian dan Perikanan, Universitas Nusa Nipa, dan sebagai sarana publikasi hasil penelitian serta sharing perkembangan ilmu kelautan dan perikanan. Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun penelitian terapan, artikel telaah yang berkaitan dengan pengelolaan sumberdaya perairan, perikanan budidaya, perikanan tangkap, penanganan pacsa panen hasil perikanan, ekowisata perikanan, sosial ekonomi perikanan serta pemanfaatan sumberdaya perairan, pesisir dan lautan. Informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui perrreview process setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel. Penerbitan jurnal ini dilakukan sebanyak dua kali setahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus.
Articles 95 Documents
Karakteristik Alat Tangkap Pukat Cincin (Purse Seine) Di Pangkalan Pendaratan Ikan (Ppi) Alok, Kecamatan Alok Kabupaten Sikka Yohanes Sabe1; Yohanes D.B.R. Minggo; Sofia Dhengi
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 3 No 2 (2021): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik alat tangkap pukat cincin (Purse seine) yang digunakan nelayan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Alok, metode pengoperasian alat tangkap pukat cincin (Purse seine) dan untuk mengetahui jenis ikan apa saja yang menjadi target dari alat tangkap pukat cincin (Purse seine). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Penentuan lokasi sampel dan responden menggunakan teknik purposive sampling (ditentukan /dipilih secara sengaja). Data hasil penelitian tersebut selanjutnya akan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian diketahui bahwa konstruksi alat tangkap Purse seine di PPI Alok pada umumnya terdiri dari jaring, jaring penguat (selvedge), tali ris atas, tali ris bawah, tali pelampung, tali pemberat, tali cincin, tali kerut, Pelampung, pemberat dan cincin. Metode pengoperasian alat tangkap pukat cincin (Purse seine) dimulai dari tahapan persiapan penangkapan, waktu penurunan, daerah penangkapan (fishing ground), penurunan alat (setting) serta pengangkatan alat dan hasil tangkapan. Ikan hasil tangkapan nelayan Purse seine di PPI Alok adalah ikan Tembang (Sardinella), Layang (Decapterus sp.), Tongkol (Euthynnus affinis), Selar (Caranx melamphigus) dan Lemuru (Sardinella sp.).
STUDI TUTUPAN TERUMBU KARANG DI DESA WAIARA DAN DESA NANGAHALE DALAM KAWASAN KONSERVASI TAMAN WISATA ALAM LAUT GUGUS PULAU TELUK MAUMERE Angelinus Vincentius; Erfin; Dionisius Bruno Conterius
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 4 No 1 (2022): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi terumbu karang dan persentase tutupan terumbu karang di perairan Kawasan Konservasi Taman Wisata Alam Gugus Pulau Teluk Maumere di Desa Waiara dan Desa Nangahale. Penelitian telah dilaksanakan selama 4 bulan mulai tanggal 2 September 2021 sampai 20 Desember 2021 di kawasan konservasi Taman Wisata Alam Gugus Pulau Teluk Maumere, Kabupaten Sikka. Metode penelitian ini adalah Metode Deskriptif Kuantitatif dengan menggunakan metode Transek Foto Bawah Air (Underwater Photo Transect = UPT) yang langsung di lakukan di site yang sudah di tentukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi terumbu karang di Desa Waiara dan Nangahale, kondisi Persentase tutupan karang hidup di perairan Desa Waiara sebesar 26,53% dan masuk dalam kategori buruk karena dinilai berdasarkan kriteria baku status kondisi terumbu karang (Kepmen LH No.4 tahun 2001) adalah 0-24,9% dan Persentase tutupan karang hidup di perairan Desa Nangahale sebesar 42,40% dikategorikan buruk karena dinilai berdasarkan kriteria baku status kondisi terumbu karang (Kepmen LH No.4 tahun 2001) adalah 25 – 49,9%.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PENYULUHAN DALAM BUDIDAYA IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus) DENGAN SISTEM BIOFLOK DI KEBUN TANI SVD PATIAHU Maria Imaculata Rume; Maria Yohanista; Maria Sartini Gu Wea
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 4 No 1 (2022): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas penggunaan media penyuluhan dalam budidaya ikan lele sangkuriang (Clarias gariepinus) dengan metode bioflok di Kebun Tani SVD Patiahu Desa Runut Kecamatan Waigete Kabupaten Sikka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu metode wawancara yang merupakan proses penelitian yang dapat memperoleh keterangan atau informasi dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara pewawancara dengan narasumber. Responden yang dimaksut dalam penelitian ini adalah Bruder Aldo,SVD selaku pengelola dan penanggung jawab Kebun Tani SVD Patiahu. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penggunaan media penyuluhan pada pemeliharaan lele sangkuriang (Clarias gariepinus) diketahui berhasil pada pemeliharaan pertama menghasilkan sekitar 539 kg dan 788 kg ikan lele sangkuriang siap panen dan berhasil pada panen seterusnya mencapai 581 kg sampai 709 kg ikan lele dan menjadi satu-satunya tempat praktek atau tempat magang budidaya ikan sistem bioflok bagi mahasiswa perikanan di Kabupaten Sikka. Penyuluhan perikanan adalah pendidikan yang ditujukan atau diberikan kepada masyarakat perikanan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam bidang kelautan dan perikanan yang lebih baik dan penggunaan media penyuluhan sangat efektif untuk budidaya ikan lele sangkuriang dengan sistem bioflok.
UJI KUALITATIF KANDUNGAN FORMALIN PADA IKAN LAYANG (DECAPTERUS SP) SEGAR DI PASAR PPI KOTA MAUMERE maria Yohanista; Erfin; Konterius Hento
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 4 No 1 (2022): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keberadaan formalin pada Ikan Layang (Decapterus sp) segar di pasar PPI Kota Maumere. Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 14 Desember 2021 sampai tanggal 14 Januari 2021 di Pasar PPI kota Maumere untuk pengambilan sampel ikan Layang (Decapterus sp) dan di Laboratorium Stasiun Balai Karantina Ikan untuk analisis kandungan formalin. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Analisa kualitatif untuk uji Formalin menggunakan metode Formaldehyde Test HCHO. Teknik pengambilan data dalam penelitian adalah Rendom sampling yang berlangsung 2 minggu dimana terdapat dua kali sampling yaitu pada minggu pertama dan kedua dengan banyaknya data sampling sebanyak 2 buah, yang diambil dari 1 lokasi. Analisis data melalui Coding (pengkodean pada pasar dan sampel ikan segar) dan Tabulating (Hasil uji laboraturium pada ikan segar kemudian di masukan kedalam tabel). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa identifikasi kandungan formalin pada ikan laying (Decapterus sp) yang beredar di pasar PPI Kota Maumere menggunakan uji kualitatif yaitu metode formaldehyde test HCHO tidak ditemukan kandungan formalin pada semua sampel ikan layang (Decapterus sp) dan tidak dapat perubahan warna pada sampel tubuh ikan layang (Decapterus sp) tersebut, dengan demikian ikan layang (Decapterus sp) yang beredar di beberapa pasar tersebut dinyatakan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat luas.
PRODUKTIVITAS ALAT TANGKAP GILL NET DI PERAIRAN NANGAMERAH, DESA BANGKOOR, KECAMATAN TALIBURA, KABUPATEN SIKKA Yohanes D.B.R. Minggo; Erfin; Febronius Florianus Moat Raul
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 4 No 1 (2022): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas alat tangkap Gill Net yang beroperasi di perairan Nangamerah, Desa Bangkoor, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Penelitian dilakukan pada tanggal 20 Oktober 2020 sampai 20 November 2020 di Perairan Nangamerah, Desa Bangkoor, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Metode Survey dengan melakukan pengamatan langsung ke lapangan. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan jenis Non Probability Sampling meliputi seluruh nelayan yang memiliki alat tangkap Gill Net yang beroperasi di perairan Nangamerah, Desa Bangkoor, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Pengukuran produktivitas alat tangkap Gill Net mengacu pada analisis yang digunakan oleh Gaspersz (2000) dengan mengitung produktivitas per unit alat tangkap dan per trip selama satu bulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah total hasil tangkapan selama 30 trip sebanyak 646 Kg dengan jenis hasil tangkapan nelayan Gill Net yang paling dominan adalah ikan Kakap Merah (Lutjanus Campechanus), Kepiting Bakau (Scylla spp), ikan Kerapu Merah (Plectropomus leopardus), ikan Kerapu (Epinephelus Pachycentru), ikan Ekor Kuning (Caesio erythrogaster), ikan Kakap Domba (lutjanus analis) dan Lencam (Lethrinidae). Nilai Produktivitas hasil tangkapan adalah sebesar 21,53 Kg/trip yang berarti alat tangkap Gill Net yang beroperasi di perairan Nangamerah, Desa Bangkoor, Kecamatan Talibura memiliki kemampuan menangkap ikan sebanyak 21,53 Kg per trip.
ANALISIS USAHA DISTRIBUSI IKAN LAYANG (Decapterus sp), DAN TEMBANG (Sardinella sp) ANTAR KABUPATEN FLORES TIMUR DAN KABUPATEN SIKKA Barnabas Pablo Puente Wini Bhokaleba; Erfin; Apolonarius F. Salbin
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 4 No 1 (2022): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis usaha distribusi Ikan Layang (Decapterus sp) dan Ikan Tembang (Sardinella sp) antar Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka. Penelitian ini dilaksanakan mulai Tanggal 10 November 2021 sampai Tanggal 10 Desember 2021 di Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Deskriptif Kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 4 orang (R1,R2, R3.dan R4). Analisis Data yang digunakan adalah Analisis Keuntungan, Analisis Imbangan Penerimaan dan Biaya (Revenue Cost Ratio atau R/C), Analisis Payback Period (PP) dan Analisis Return of Investment (ROI). Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha distribusi Ikan Layang (Decapterus sp) dan Ikan Tembang (Sardinella sp) antar Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka dengan biaya investasi usaha untuk pengadaan Mobil, Box, Tarpal, dan Tali Nilon diperoleh Keuntungan per tahun yang diperoleh tertinggi R4= Rp. 883.599.984,- kemudian R1=Rp. 691.599.984,- lalu R1=Rp. 350.799.984,- dan yang memperoleh keutungan terendah R3=Rp. 73.799.984,-. Analisis R/C atau setiap rupiah total biaya yang dikeluarkan diperoleh tertinggi R4=Rp 4,68, kemudian R1=Rp 3,65; R2=Rp 2,56 dan yang terendah R3= Rp 1,73. Hasil analisis PP atau rata-rata waktu untuk mengembalikan biaya investasi diperoleh yang tercepat R4=0,36 tahun kemudian R1=0,55 tahun; R2=0,95 tahun kemudian yang terlama adalah R3=2,01 tahun. Hasil analisis ROI menunjukan bahwa kemampuan investasi dalam usaha distribusi ikan layang dan ikan tembang antar Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka diperoleh yang tertinggi R4= 2,8% kemudian R1=1,8%; R2=1,1% sedangkan yang terendah R3=0,5%. Responden keempat memberikan komitmen yang terbaik karena memperoleh nilai keuntungan (Rp. 883.599.984,-) dan ROI (2,8%) tertinggi dengan rata-rata waktu untuk mengembalikan biaya investasi (PP) tercepat 0,36 tahun.
PERSEPSI DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN HUTAN MANGROVE DI DESA NANGADHERO, KECAMATAN AESESA, KABUPATEN NAGEKEO Erfin; Maria Yohanista; Maksima Bhija
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 4 No 1 (2022): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi dan partisipasi masyarakat pesisir Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo terhadap pengelolaan hutan mangrove. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 09 Oktober 2020 – 02 November 2020 di Kawasan Hutan Mangrove Desa Nangadhero, Kecaman Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Metode yang digunakan adalah metode survey, dengan populasi yang digunakan adalah seluruh Masyarakat pesisir yang tinggal di Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo sebanyak 20 orang dan pengambilan sampel dilakukan secara Non Probability Sampling (Purposive sampling) berjumlah 20 orang (responden). Variabel yang diamati adalah tingat persepsi dan partisipasi masyarakat Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Metode analisis yang digunakan ini adalah metode deskritif dengn pensklaan 1-3-5 (Modifikasi Skala Likert) dengan tiga kategori jawaban yang telah disediakan yaitu Memahami atau setuju; Kurang memahami atau ragu-ragu; Tidak memahami atau tidak setuju. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat persepsi masyarakat terhadap pengelolaan hutan mangrove di Desa Nangadehero selama penelitian diperoleh jumlah nilai skor akhir adalah 74. Menurut Marsia, dkk (2015) termasuk dalam kategori kurang memahami (60-99) artinya tingkat persepsi masyarakat kurang memahami terhadap pengelolaan hutan mangrove di Desa Nangadehero dimana tingkat persepsi masyarakat sangat bervariasi dengan jumlah 3 orang informan menyatakan tidak memahami, 7 orang informan menyatakan ragu-ragu dan 10 orang informan menyatakan memahami. Sedangkan tingkat partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan hutan mangrove di Desa Nangadehero selama penelitian diperoleh jumlah nilai skor akhir adalah 76. Menurut Marsia, dkk (2015) termasuk dalam kategori kurang partisipasi (60-99) artinya masyarakat kurang partisipasi dalam pengelolaan hutan mangrove di Desa Nangadehero dimana tingkat partisipasi masyarakat sangat bervariasi dengan jumlah 12 orang informan menyatakan sangat berpartisipasi, 4 orang informan menyatakan kurang berpartisipasi dan 4 orang informan menyatakan tidak berpartisipasi.
STUDI KASUS PENANGANAN MUATAN HASIL PRODUK PERIKANAN MENGGUNAKAN REEFER CONTAINER - FROZEN CARGO DI KAPAL MV. RELIANCE, PELABUHAN LAUREN SAY MAUMERE Dwi Rama Perwira Putra; Erfin; Maria Yohanista
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 4 No 1 (2022): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penanganan muatan hasil produk perikanan menggunakan reefer container - Frozen Cargo di Kapal MV. Reliance, Pelabuhan L-Say Maumere. Penelitian telah dilaksanakan selama 1 bulan mulai tanggal 10 September 2021 sampai dengan 10 Oktober 2021 di CV. Biru Laut dan di Pelabuhan L-Say Maumere. Metode penelitian ini adalah Metode Penelitian Studi Kasus dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk dapat mengetahui tata cara penanganan muatan produk ikan beku dari mulai penyimpanan di Gudang cold storage, kemasan produk, stuffing dan penyusunan dalam reefer container, sampai pengiriman melalui kapal MV. Reliance di Pelabuhan L-Say Maumere. Hasil penelitian ini menunjukan manajemen penanganan muatan hasil produk ikan beku di CV. Biru Laut dimulai dari ikan tuna dibersihkan, kemudian ikan di fillet dan di vacum agar udara tidak masuk. Setelah itu disimpan di cold storage dengan suhu -250C. CV. Biru Laut menerapkan sistem FIFO (first in first out) & FEFO (first expired first out). Sebelum proses stuffing, reefer container harus disetting point temperature yang sesuai dengan suhu di cold storage. Pada saat produk ikan beku sudah sesuai suhu yang diatur dan mesin reefer container harus dimatikan pada saat stuffing agar tidak rusak karena banyak udara yg keluar yang dikarenakan pintu kontainer yang dibuka. CV. Biru Laut juga sudah menerapkan sistem GMP (Good Manufacture Practice) & SSOP (Sanitation Standart Operation Procedure). Pelaksanaan manajemen penanganan muatan reefer container- frozen cargo di MV. Reliance selama pelayaran antara lain memastikan penempatan muatan yang sesuai; koordinasi dengan sesama awak kapal melalui tool box meeting serta dengan pihak pelabuhan dan perusahaan; pembuatan final stowage plan; pengawasan rutin setiap hari untuk memeriksa reefer container; dan perbaikan kendala reefer container selama dalam pelayaran.
STUDI EKOSISTEM HUTAN MANGROVE SEBAGAI EKOWISATA (ECOTOURISME) DI DESA REROROJA, KECAMATAN MAGEPANDA, KABUPATEN SIKKA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Angelinus Vincentius
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 4 No 2 (2022): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ekosistem hutan mangrove sebagai ekowisata; mengetahui masalah-masalah yang timbul dalam upaya ekosistem hutan mangrove sebagai ekowisata dan untuk mengetahui upaya untuk ekosistem hutan mangrove sebagai ekowisata. Penelitian telah dilaksanakan mulai tanggal 01 September 2016 sampai dengan 30 September 2016 di Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda,Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Deskriptif Kuantitatif dengan Analisis data yang digunakan adalah Analisis SWOT (Depdiknas, 2002). Hasil penelitian menunjukan bahwa Masyarakat di Desa Reroroja adalah masyarakat yang hetorogen, memiliki perekonomian yang bersifat fluktuatif karena sangat bergantung pada tinggi rendahnya hasil pertanian dan hasil penangkapan ikan. Perlindungan hutan mangrove sebagai ekowisata harus mendapat dukungan dari berbagai pihak untuk kegiatan peremajaan, perawatan, pemeliharaan dan pelestarian merupakan langkah yang tepat dalam menangani hutan mangrove sebagai ekowisata dimana jika Hutan Mangrove dikelola secara baik dan profesional maka akan menjadi primadona sebagai ekowisata.
APLIKASI TEKNOLOGI BIOFLOK TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN DAN KELANSUNGAN HIDUP BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DI KEBUN MISI SVD PATIAHU Maria Yohanista; Erfin; Maria Mahardika Rope
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 4 No 2 (2022): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aplikasi teknologi bioflok terhadap laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Kebun Misi SVD Patiahu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kualitatif Studi Kasus dimana metode ini bersifat deskriptif komperatif yaitu dengan menggambarkan dan menguraikan tentang aplikasi teknologi bioflok terhadap laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di kebun Misi SVD Patiahu, serta menjelaskan semua data yang di peroleh selama penelitian dengan membandingkan data dari hasil praktek dan materi atau literatur yang ada. Sampel yang digunakan sebanyak 50 benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) yang dibudidayakan menggunakan Metode Bioflok. Analisis data yang digunakan adalah perhitungan Kandungan flok menggunakan rumus Suryaningrum (2014), Tingkat kelangsungan hidup (SR) menggunakan rumus Effendie (1997) dalam Mulqan et al. (2017), Laju pertumbuhan (SGR) menggunakan rumus Zenneveld et al., (1991) dalam Mulqan et al., (2017), pertumbuhan panjang mutlak (Pm) dihitung dengan menggunakan rumus (Effendie, 1997 dalam Mulqan et al., 2017) serta Pengukuran kualitas air menggunakan alat ukur masing-masing. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kelangsungan hidup ikan nila pada awal hingga akhir pemeliharaan sebesar 100 % artinya tidak ditemukan ikan yang mati selama pemeliharaan. Laju pertumbuhan bobot ikan nila dengan sampel 50 ekor mengalami peningkatan, bobot biomassa ikan pada awal pemeliharaan adalah 20,62 gram dan setelah 30 hari pemeliharaan meningkat menjadi 41,04 gram. Panjang rata-rata ikan nila pada awal pemeliharaan adalah 7,66 cm dan setelah 30 hari pemeliharaan meningkat menjadi 10,52 cm. Berdasarkan hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa aplikasi teknologi bioflok dapat meningkatkan laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila.

Page 4 of 10 | Total Record : 95