cover
Contact Name
Guido Roberto Jerun Parera
Contact Email
guidoparera0306@gmail.com
Phone
+6281292567470
Journal Mail Official
mspaquanipa@gmail.com
Editorial Address
Pusat Studi Pengembangan Perikanan Berkelanjutan, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Teknologi Pangan Pertanian dan Perikanan, Universitas Nusa Nipa Maumere. Jalan Kesehatan No.03, Maumere-86111, Flores, NTT. Website: msp.nusanipa.ac.id
Location
Kab. sikka,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Published by Universitas Nusa Nipa
ISSN : -     EISSN : 27230031     DOI : -
AQUANIPA-Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Studi Pengembangan Perikanan Berkelanjutan, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Teknologi Pangan Pertanian dan Perikanan, Universitas Nusa Nipa, dan sebagai sarana publikasi hasil penelitian serta sharing perkembangan ilmu kelautan dan perikanan. Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun penelitian terapan, artikel telaah yang berkaitan dengan pengelolaan sumberdaya perairan, perikanan budidaya, perikanan tangkap, penanganan pacsa panen hasil perikanan, ekowisata perikanan, sosial ekonomi perikanan serta pemanfaatan sumberdaya perairan, pesisir dan lautan. Informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui perrreview process setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel. Penerbitan jurnal ini dilakukan sebanyak dua kali setahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus.
Articles 95 Documents
Perbandingan Klasifikasi SVM dan Random Forest dalam Memetaan Mangrove Berbasis Piksel Menggunakan Citra Satelit Sentinel-2A di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Guido Roberto Jerun Parera; Vincentius P.Siregar; Syamsul B. Agus
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 6 No 2 (2024): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangrove memiliki peranan penting baik secara ekologi maupun secara sosialekonomi. Telah banyak dilakukan penelitian tentang mangrove dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh. Penelitian ini bertujuan untuk menilai keakuratan pendekatan analisis citra berbasis piksel pada metode klasifikasi Support Vector Machine (SVM) dan Random Forest untuk mengklasifikasikan mangrove dan memperkirakan luas mangrove. Lokasi penelitian berada dikawasan hutan mangrove Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Penelitian ini menggunakan citra satelit Sentinel-2A. Pengambil data lapangan menggunakan metode Random Sampling dan jumlah data yang dikumpulkan sebanyak 160 titik untuk uji akurasi. Hasil analisis klasifikasi berbasis piksel menunjukkan bahwa SVM memiliki akurasi keseluruhan sebesar 90 % (Kappa = 0.89) dan klasifikasi Random Forest memiliki akurasi keseluruhan sebesar 88 % (Kappa = 0.87). Kemampuan SVM dalam membentuk ruang dimensi cukup efektif dalam mengkelaskan data, selain itu kemempuan SVM dalam mencari hyperplane terbaik dan titik maksimal tiap kelas yang dinilai mampu menghasilkan akurasi tinggi. Hasil estimasi berdasarkan penilaian menunjukkan bahwa SVM yang menggunakan mangrove memiliki luas 234.51 Ha dan menggunakan Random Forest memiliki luas 193.95 Ha. Hubungan tutupan Kanopi dan nilai NDVI tinggi (r = 0,86) dan Koefien Determinasi sebesar r²=0.75 yang berarti tutupan kanopi mangrove berpengaruh terhadap NDVI sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variable lainnya.
ANALISIS TINGKAT KEPENTINGAN DAN KEPUASAN NELAYAN TERHADAP FASILITAS DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN AMAGARAPATI LARANTUKA KABUPATEN FLORES TIMUR, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Servinus Pati Fernandez; Yohanes D.B.R Minggo; Maria Yohanista
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 7 No 1 Februari (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan perikanan merupakan instansi publik yang bertujuan memberikan pelayanan terbaik dalam pemenuhan kepentingan masyarakat perikanan, terutama nelayan sebagai salah satu elemen yang memiliki peran dominan dalam menggerakkan kegiatan perikanan. Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) merupakan pelabuhan perikanan yang termasuk dalam tipe D. Fasilitas yang terdapat di PPI yaitu fasilitas pokok, fungsional serta penunjang. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2024 sampai 10 Maret 2024 bertempat di PPI Amagarapati, Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan tujuan untuk menganalisis tingkat kepentingan dan kepuasan nelayan terhadap penyediaan fasilitas pokok, fungsional dan penunjang di PPI Amagarapati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif survey yang bersifat studi kasus dengan menggunakan analisis Importance and Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat atau nelayan merasa Puas dengan fasilitas yang terdapat di PPI Amagarapati dengan skor yang didapat adalah 66,28 %, jika dimasukan ke dalam kriteria penilaian termasuk dalam rentang nilai 60% < Satisfaction index < 80% dengan kategori puas.
PENILAIAN KELAYAKAN PENERBITAN STANDAR LAIK OPERASI (SLO) BAGI KAPAL PERIKANAN DI KABUPATEN SIKKA Yohanes Fitriano Kasi Da Cunha; Angelinus Vincentius; Yohanes D.B.R. Minggo
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 7 No 1 Februari (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Standar Laik Operasi (SLO) merupakan surat keterangan yang menyatakan bahwa kapal perikanan telah memenuhi syarat secara administratif dan kelayakan teknis untuk melakukan kegiatan perikanan. Penerbitan SLO merupakan salah satu tugas dari Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, sehingga kapal-kapal yang tidak memiliki kelengkapan dokumen tidak diperbolehkan untuk melakukan kegiatan perikanan. Penelitian dilakukan pada PSDKP Wilker Maumere sejak 29 Oktober hingga 29 November 2024, yang bertujuan untuk mengetahui penilaian kelayakan penerbitan SLO bagi kapal perikanan yang ada di Kabupaten Sikka. Metode penelitian mencakup penilaian terhadap dokumen SIPI, SIUP, SIKPI, Pas Besar, Surat Ukur Kapal, Sertifikat Kelayakan atau Kesempurnaan Kapal, SLO Lama, Surat Keterangan SKAT, Radio Kapal, Sertifikat Kecakapan Nahkoda dan Log Book ABK (Mahardi dan Suhery, 2022), dilanjutkan dengan penilaian kelayakan dokumen (Majid & Kadar, 2021). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan penerbitan SLO pada PSDKP Wilker Maumere telah sesuai dengan ketentuan Permen KP 23/2021, dengan nilai persentase berkisar 70-100 % dengan kategori valid/layak. Jenis alat tangkap yang terdata di PSDKP Maumere yaitu terdiri dari alat tangkap pole and line sebanyak 85%, mini purse seine 4% dan purse seine sebanyak 11%, dimana kapal perikanan yang melakukan pengurusan SLO umumnya memiliki kapastitas (GT) yang didominasi oleh kapal dengan ukuran < 30 GT.
PENGARUH FAKTOR PENDIDIKAN, PEKERJAAN, DAN PENDAPATAN TERHADAP TINGKAT KONSUMSI IKAN MASYARAKAT DESA KAJOWAIR, KECAMATAN HEWOKLOANG, KABUPATEN SIKKA Agustinus Andrico Goleng; Christofel O. Nobel Pale; Erfin
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 7 No 1 Februari (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan adalah salah satu bahan pangan yang memiliki komposisi gizi yang cukup lengkap, dan harganya relatif lebih murah. Produk ikan memiliki unsur-unsur sifat produk yang memengaruhi konsumen dalam melakukan keputusan pembelian, yaitu kualitas produk dan harga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh faktor pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan terhadap tingkat konsumsi ikan masyarakat Desa Kajowair, Kecamatan Hewokloang Kabupaten Sikka. Penelitian dilaksanakan sejak 23 Desember 2023 - 23 Januari 2024. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan analisis deskriptif kuantitatif. Analisis data menggunakan Regresi Logistik Multinominal. Uji Statistik menggunakan Goodness of fit. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa variabel independen (pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan) secara signifikan mempengaruhi variabel dependen (tingkat konsumsi ikan per-minggu). Berdasarkan uji parsial, memberikan informasi bahwa pendidikan dan pekerjaan tidak memiliki pengaruh terhadap variabel dependen (tingkat konsumsi ikan), sedangkan pendapatan berpengaruh terhadap tingkat konsumsi ikan di Desa Kajowair, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka.
POTENSI Chizochytrium Sp. SEBAGAI PENGHASIL ASAM DEKOSOHEKSANOAT (DHA) DAN ASAM EIKOSAPENTANOAT (EPA) UNTUK SUPLEMEN OMEGA-3 BERKUALITAS : SEBUAH KAJIAN REVIEW Natalia Yessica Onya Parera; Nurjanah
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 7 No 1 Februari (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam lemak tak jenuh ganda (PUFA) seperti asam dekosoheksanoat (DHA) dan eikosapentanoat (EPA) merupakan asam lemak yang tidak dapat disintesis oleh tubuh. Sementara itu, asam lemak tersebut berperan penting dalam proses biokimia dan fisiologi tubuh berkaitan dengan perkembangan sistem neuron, retina, kardiovaskuler, dan imun. Sehingga, asam lemak tersebut dikategorikan esensial bagi tubuh. DHA dan EPA umumnya diperoleh dari serealia, ikan, dan tiram. Terkadang juga, masyarakat mengonsumsi suplemen berupa kapsul berisikan asam lemak PUFA. Akan tetapi, suplemen tersebut memiliki harga yang relatif mahal bagi sebagian orang. Hal ini berkaitan dengan bahan baku yang digunakan dalam pembuatan suplemen tersebut sulit dan langka untuk diperoleh. Oleh sebab itu, pencarian sumber alternatif lain menjadi perhatian penting pada industri pharmaceutical dan nutraceutical. Bioprospeksi mikroorganisme penghasil bahan baku berupa DHA dan EPA menjadi salah satu upaya yang masif dilakukan dalam beberapa dekade terakhir. Hal tersebut dikarenakan, bahan baku yang digunakan sebisa mungkin diperoleh dari sumber yang dapat diperbaharui, murah dan memiliki potensi untuk dikembangkan agar mengurangi biaya produksi, sehingga lebih efisien. Mikroorganisme yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh bahan baku tersebut salah satunya yaitu mikroalga. Berdasarkan laporan penelitian, beberapa spesies mikroalga mampu menghasilkan DHA dan EPA dalam jumlah yang cukup tinggi. Spesies mikroalga yang potensial untuk dikembangkan secara bioteknologi dalam mendapatkan DHA dan EPA yaitu Schizochytrium sp. sehingga dalam artikel ini akan dilakukan pengkajian mengenai Schizochytrium sp. yang dapat dijadikan sumber potensial secara komersial untuk memperoleh DHA dan EPA serta pengaplikasiannya.
STRUKTUR KOMUNITAS MEGABENTOS PADA ZONA INTI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN PULAU PALUE KABUPATEN SIKKA Martin Mario Rosario Da Gama; Angelinus Vincentius; Erfin
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 7 No 1 Februari (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas megabentos, yang mencakup kepadatan, index keanekaragaman jenis, dan index dominansi megabentos yang ditemukan pada zona inti Kawasan Konservasi Perairan Pulau Palue Kabupaten Sikka. Penelitian berlangsung selama 6 bulan mulai tanggal 7 Agustus 2023 sampai dengan 7 Februari 2024. Metode penelitian deskriptif kuantiatif, menggunakan metode eksplorasi. Analisis kepadatan megabentos menggunakan rumus menurut Harvey (2008). Analisis data keanekaragaman spesies dipakai analisis Indeks Shannon atau Shannon index of general difersity (H’) (Odum, 1993) sedangkan analisis indeks dominansi menggunakan rumus dari Magurran (2004). Hasil penelitian diperoleh kehadiran megabentos di Zona Inti KKP Palue sebanyak 8 jenis megabentos yaitu teripang, kima, lobster, lola, acanthaster planci, siput drupella, bulu babi dan Linckia laevigata dengan nilai kepadatan megabentos yang paling banyak dijumpai adalah spesies Linckia laevigata sebesar 0,11 ind/m2 (Stasiun Ona) kemudian sebesar 0,06 ind/m2 (Stasiun Watunoni) dan 0,04 ind/m2 (Stasiun Langawai) artinya terdapat spesies dengan jumlah tertentu di setiap m2. Nilai keanekaragaman di 3 lokasi termasuk dalam kategori sedang yaitu Langawai sebesar 1,9608, Watunoni sebesar 1,8362 dan Ona sebesar 1,6623. Nilai dominansi berkisar antara 0,11255 - 0,2342, dengan kategori sedang diperoleh di Ona sebesar 0,2342 sedangkan kategori rendah di Watunoni sebesar 0,1681 dan Langawai sebesar 0,11255.
PENGARUH LAMA PEMANCINGAN DAN JUMLAH UMPAN TERHADAP PRODUKSI TANGKAPAN IKAN PADA KAPAL POLE AND LINE DI PERAIRAN LAUT FLORES Suyatmin; Erfin; Christofel O. Nobel Pale
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 7 No 1 Februari (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laut Flores merupakan suatu wilayah perairan yang mempunyai potensi perikanan yang cukup besar dan merupakan daerah migrasi/ruaya berbagai jenis ikan pelagis besar (tuna dan cakalang) yang merupakan komoditas andalan perikanan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh lama pemancingan dan jumlah umpan terhadap produksi tangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap pole and line di Perairan Laut Flores. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 4 Oktober 2023 sampai tanggal 17 Oktober 2023, pada kapal perikanan pole and line di Desa Pemana, Kecamatam Alok, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Lokasi daerah fhising ground kapal pole and line bertempat di perairan laut Flores. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Berdasarkan uji parsial nilai signifikansi dari variabel X1 (jumlah umpan) dan variabel X2 (lama pemancingan) menunjukkan bahwa variabel X1 (jumlah umpan) dan X2 (lama pemancingan) secara parsial (sendiri-sendiri) berpengaruh terhadap variabel Y (hasil tangkapan pole and line). Berdasarkan uji simultan nilai signifikansi 0,00 < 0,05 atau Fhitung > Ftabel (6,652 > 2,99 yang menjelaskan bahwa variabel X1 dan X2 (jumlah umpan dan lama pemancingan) secara simultan atau secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel Y (hasil tangkapan pole and line).
IDENTIFIKASI JENIS EKOFAK MOLLUSCA BIVALVIA DI PANTAI WAIPARE KECAMATAN KANGAE KABUPATEN SIKKA Fidelis Paskalis Aprilnando; Maria Imaculata Rume; Maria Theresia Dua Tei
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 7 No 1 Februari (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis ekofak bivalvia yang ditemukan di kawasan Pantai Waipare, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2023 di kawasan Pantai Waipare, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi yakni pengamatan langsung di lapangan. Metode pengambilan sampelnya adalah cruise method dimana pengambilan sampel bivalvia dilakukan dengan menjelajahi sepanjang pantai di wilayah pesisir Waipare. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, mengacu pada panduan identifikasi spesies dan habitat dari moluska. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan empat jenis ekofak bivalvia di pantai Waipare, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka. Jenis ekofak mollusca bilvavia yang ditemukan adalah Anadara antiquata, Spondylus ducalis, Limopsis sulcata dan Spondylus sp.
PARAMETER FISIK (LUAS, KEDALAMAN) DAN KUALITAS AIR (SALINITAS, pH AIR) TAMBAK PADA STASIUN PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU (BRACKISHWATER AQUACULTURE STATION) NDETE DESA REROROJA KECAMATAN MAGEPANDA KABUPATEN SIKKA Angelinus Vincentius; Christofel O. Nobel Pale; Maria Theresia Dua Tei
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 7 No 1 Februari (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas air merupakan faktor yang sangat penting dalam budidaya ikan/udang karena akan menentukan hasil budidaya yang diperoleh. Kondisi kualitas air juga berperan dalam menekan terjadinya peningkatan perkembangan bakteri patogen dan parasit di dalam media pemeliharaan. Tujuan penelitian untuk mendapatkan data parameter fisik (luas, kedalaman), dan kualitas air (salinitas, pH) air, yang dilaksanakan sejak 19 Agustus 2024 - 19 September 2024 di Tambak Perikanan Budidaya Air Payau, Desa Reroroja. Metode pengukuran menggunakan meter, bambu, pH meter, dan water quality tester. Hasil pengukuran luas dan kedalaman air kolam pada tambak perikanan budidaya air payau Ndete Desa Reroroja, kolam A, B, C, D pada saat pasang naik dan surut terdapat selisih kedalaman yaitu ± 3-5 cm. Sedangkan pada luas kolam tambak memiliki luas rata-rata yaitu 162,42 m2.. Faktor penyebab terjadinya perbedaan kedalaman kolam dan luas kolam tambak adalah kondisi geografis dan topografi. Hasil pengukuran parameter kualitas air menunjukkan hasil yang optimal untuk pembudidayaan ikan dan udang, sesuai dengan kisaran nilai yang layak menurut beberapa penelitian terdahulu. Parameter salinitas dengan hasil nilai yang diukur yakni 18-21 ppt sesuai dengan baku mutu / nilai yang dianjurkan 15-40 ppt, dan nilai pH hasil pengukuran yaitu 7,50-7,70 sesuai dengan nilai yang dianjurkan 7,5-8,5. Hal tersebut menunjukkan bahwa parameter kualitas air (salinitas dan pH) kolam pada tambak budidaya perikanan air payau Ndete Desa Reroroja sudah sesuai dengan baku mutu kualitas air untuk pemeliharaan udang dan ikan.
ANALISIS PERSEPSI DAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN LIMBAH DI TEMPAT PELELANGAN IKAN ALOK KABUPATEN SIKKA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Marianus Ali Putra; Angelinus Vincentius; Guido Roberto Jerun Parera
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 7 No 2 (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan aktivitas perikanan dan perdagangan hasil perikanan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) menyebabkan peningkatan jumlah limbah. Jika tidak dikelola dengan baik, limbah ini berpotensi merusak ekosistem perairan dan menimbulkan masalah lingkungan yang serius. Pandangan dan partisipasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah berperan besar dalam menentukan sejauh mana mereka terlibat dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di area TPI. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 20 Januari 2025 sampai 20 Februari 2025, di TPI Alok, Jalan Cakalang, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan penelitian untuk menganalisis persepsi masyarakat serta menilai tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan limbah di TPI. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik purposive sampling, menggunakan analisis data statistik deskriptif dan pendekatan skala Likert. Hasil penelitian tentang persepsi masyarakat terhadap pengelolaan limbah, menunjukkan hasil pada kategori setuju dengan total skor sebesar 1.165 atau sekitar 78%. Tingkat partisipasi masyarakat terhadap pengelolan limbah menunjukkan hasil netral dengan total skor sebesar 681 atau sekitar 54%. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun masyarakat memiliki pemahaman yang baik mengenai pentingnya pengelolaan limbah, namun strategi yang lebih efektif masih diperlukan untuk meningkatkan partisipasi mereka.

Page 9 of 10 | Total Record : 95