cover
Contact Name
Guido Roberto Jerun Parera
Contact Email
guidoparera0306@gmail.com
Phone
+6281292567470
Journal Mail Official
mspaquanipa@gmail.com
Editorial Address
Pusat Studi Pengembangan Perikanan Berkelanjutan, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Teknologi Pangan Pertanian dan Perikanan, Universitas Nusa Nipa Maumere. Jalan Kesehatan No.03, Maumere-86111, Flores, NTT. Website: msp.nusanipa.ac.id
Location
Kab. sikka,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Published by Universitas Nusa Nipa
ISSN : -     EISSN : 27230031     DOI : -
AQUANIPA-Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Studi Pengembangan Perikanan Berkelanjutan, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Teknologi Pangan Pertanian dan Perikanan, Universitas Nusa Nipa, dan sebagai sarana publikasi hasil penelitian serta sharing perkembangan ilmu kelautan dan perikanan. Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun penelitian terapan, artikel telaah yang berkaitan dengan pengelolaan sumberdaya perairan, perikanan budidaya, perikanan tangkap, penanganan pacsa panen hasil perikanan, ekowisata perikanan, sosial ekonomi perikanan serta pemanfaatan sumberdaya perairan, pesisir dan lautan. Informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui perrreview process setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel. Penerbitan jurnal ini dilakukan sebanyak dua kali setahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus.
Articles 99 Documents
MANAJEMEN PEMBERIAN PAKAN PADA BUDIDAYA UDANG VANAME(Litopenaeus Vanamei) MENGGUNAKAN SISTEM KOLAM TERPAL DI BPBAP TAKALAR,SULAWESI SELATAN Benedictha Clarissa Gara; Erfin; Maria Theresa Dua Tei
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 6 No 1 (2024): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara pengelolaan manajemen pemberian pakan pada udang vaname dan mengetahui nilai Feed Convertionn Ratio (FCR) dan kelangsungan hidup/SR pada udang vaname. Kegiatan ini dilakukan selama 4 bulan terhitung mulai dari tanggal 7 Agustus- 7 Desember 2023 di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisis data dilakukan dalam penelitian ini adalah Feed Convertionn Ratio (FCR) dan tingkat kelangsungan hidup/SR pada udang vanamei. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan pemberian pakan udang vaname pada tambak pembesaran udang di BPBAP Takalar dilakukan dengan frekuensi pemberian pakan 4 kali/hari yaitu (05.00 WITA,11.00 WITA,17.00 WITA dan 23.00 WITA). Kontrol pakan melalui takaran anco dengan durasi waktu pengontrolan 2 jam sesudah pemberian pakan. Jika pakan habis menandakan udangnya makan dengan baik dan dosis pakan dinaikan 5-10% begitupun sebaliknya jika pakan tidak habis maka dosis pakan bisa ditahan atau dikurangi Hasil analisis nilai FCR adalah pada kolam A 1,65, kolam B 1,66, kolam C 1,85, dan kolam D 1,87. Kelangsungan hidup atau SR udang vaname adalah: kolam A 88,4%, kolam B 97,29%, kolam C 97,28% dan kolam D 91,95%.
KAJIAN MUTU IKAN KERAPUH (EPINEPHELUS SP) YANG AKAN DI LALULINTASKAN DI KANTOR STASIUN KARANTINA IKAN, PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN (SKIPM) KUPANG WILKER MAUMERE KABUPATEN SIKKA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Ardianus Martin; Christofel O.Nobel Pale; Erfin
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 6 No 1 (2024): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mutu ikan kerapu (Epinephelus sp) yang akan dilalulintaskan di Kantor Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Kupang Wilker Maumere. Penelitian telah dilaksanakan selama 4 bulan dalam proses MBKM terhitung sejak tanggal 7 Agustus s.d 7 Desember 2023. Penilaian mutu ikan kerapu (Epinepheelus sp) dilakukan dengan metode Organoleptik/sensori dengan mengamati kenampakan mata, insang, lendir, bau, tekstur dan daging. Hasil pengamatan organoleptik terhadap 4 sampel ikan kerapu yang akan dilalulintaskan dengan kode sampel 555, 731, 799 dan 831 memiliki nilai rata-rata (7,5), (7,4), (8,0), (7,6) artinya bahwa ke 4 sampel yang telah diuji berdasarkan ketentuan Batas Standar Mutu SNI 2729:2013 dengan nilai minimal 7 dari indek nilai 1 sampai 9 menerangkan bahwake empat sampel memiliki mutu dan kesegaran yang baik sehingga layak untuk dilalulintaskan ke luar daerah.
HUBUNGAN EKOWISATA TERHADAP KONSERVASI MANGROVE (KAJIAN KERAPATAN JENIS MANGROVE DENGAN JUMLAH KUNJUNGAN DI DAERAH PARIWISATA HUTAN MANGROVE WATUBAING) Petrus Da Cunha; Angelinus Vincentius; Guido Roberto Jerun Parera
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 6 No 1 (2024): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis mangrove yang ada di hutan mangrove Watubaing, untuk mengetahui jenis nilai kerapatan jenis mangrove di hutan mangrove Watubaing, dan untuk mengetahui jenis hubungan antara kerapatan jenis mangrove dengan jumlah pengunjung di hutan mangrove Watubaing. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Watubaing, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia mulai tanggal 01 Desember 2023 sampai 30 Desember 2023. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah jenis mangrove, kerapatan jenis dan jumlah pengunjung setiap jenis mangrove serta hubungan antara kerapatan jenis dengan jumlag pengunjung stiap jenis mangrove. Analisis data yang digunakan adalah kerapatan jenis (Di) menggunakan rumus Bengen (2000) serta Analisis korelasi dan Kriteria hubungan koefisien korelasi menggunakan rumus Misbahuddin dan Hasan (2013). Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis mangrove yang terdapat di Daerah Ekowisata Hutang Mangrove Watubaing sebanyak 4 yaitu Ceriops tagal, Rhizophora, Avicennia marina dan Sonneratia alba, dengan nilai kerapatan jenis (Di) yang diperoleh adalah Ceriops tagal sebesar 128 individu/ha; Rhizophora sebesar 24 individu/ha, Sonneratia alba sebesar 16 individu/ha dan Avicennia marina sebesar 10 individu/ha. Jumlah pengunjung setiap jenis mangrove adalah Ceriops tagal sebanyak 162 orang, Rhizophora sebanyak 80 orang, Sonneratia alba sebanyak 65 orang dan Avicennia marina sebanyak 32 orang. Analisis regresi menunjukan bahwa nilai korelasi antara kerapatan jenis dan jumlah pengunjung setiap jenis bernilai positif dengan kategori Sangat Kuat dengan Nilai Koefisien Determinasi sebesar 0,963 yang berarti bahwa keberadaan kerapatan jenis mangrove sangat berpengaruh terhadap jumlah pengunjung setiap jenis di Hutan Mangrove Watubaing, dimana hasil analisis ANOVA menunjukan bahwa Nilai F tabel > (lebih besar) F hitung artinya ada pengaruh antara variabel kerapatan jenis mangrove dengan variabel jumlah pengunjung setiap jenis.
ANALISIS PERTUMBUHAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) SEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN SIKKA Apriliani Pingki Wulandari; Yohanes Don Bosco R. Minggo; Hartina Iyen
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 6 No 2 (2024): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui kontribusi yang diberikan oleh sektor perikanan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Sikka. Penelitian ini dilakukan di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Jl. Litbang, Kota Uneng, Kec. Alok, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada bulan Agustus 2023. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari analisis rasio efektivitas, rasio pertumbuhan, dan analisis trend. Pendapatan asli daerah kabupaten sikka pada sektor Perikanan terdiri dari Retribusi pemakaian kekayaan daerah penyewaan tanah dan bangunan (retribusi sewa laboraturium, retribusi pabrik es, retribusi cold storange, retribusi bangunan depo dan bengkel, retribusi solar pocked dealer nelayan (SPDN) dan retribusi termo king), retribusi tempat khusus parkir dan retribusi pelayanan pelabuhan. Laju pertumbuhan tertinggi terdapat pada tahun 2020 dengan nilai laju pertumbuhan 5,66% dan yang terendah pada tahun 2022 dengan nilai laju pertumbuhan -59,45%. Rasio efektivitas tertinggi terdapat pada tahun 2020 dengan rasio 87%, kemudian tahun 2021 dengan nilai rasio 58% dan yang terendah pada tahun 2022 dengan nilai rasio 21%. Analisis trend Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kab. Sikka selama 4 tahun (2023-2026) mengalami penurunan yaitu pada tahun 2023 Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sikka sebesar Rp. 284.389.631, pada tahun 2024 sebesar Rp. - 179.608.087, pada tahun 2025 sebesar Rp. -643.605.806 dan pada tahun 2026 sebesar Rp. -1.107.603.525.
KERAGAAN PERIKANAN LAYANG (Decapterus Sp) DI PESISIR UTARA KABUPATEN SIKKA Januarius A. Parera; Barnabas Pablo Puente Wini Bhokaleba; Yohanes Don Bosco R. Minggo
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 6 No 2 (2024): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sikka merupakan wilayah yang memiliki potensi sumberdaya kelautan dan perikanan yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan, salah satunya adalah sumberdaya ikan layang. Tingkat produksi ikan layang di Kabupaten Sikka terus mengalami peningkatan setiap tahun sejak tahun 2018. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaan perikanan layang di Pesisir Utara Kabupaten Sikka. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Wolomarang selama satu bulan dari Bulan September sampai Oktober 2023. Metode yang digunakan adalah metode survei. Hasil penelitian menunjukkan alat tangkap ikan layang yang digunakan nelayan di Kelurahan Wolomarang adalah mini purse seine dengan alat bantu berupa derek, lampu, rumpon dan perahu pembakar; Kapasitas kapal didominasi dengan ukuran 6 GT dengan ukuran mesin penggerak 30 – 70 PK (tenaga kuda); Musim penangkapan ikan layang terjadi setiap tahun yaitu awal musim timur hingga akhir musim barat; Daerah penangkapan ikan layang berada di perairan Laut Flores dengan jarak fishing base ke fishing ground terdekat 1-2 mil dan jarak terjauh 12 mil; Lama operasi penangkapan 1-2 jam. Biaya operasional bahan bakar per trip dengan harga Rp 139.000 – 214.000; Biaya makan minum yang dikeluarkan per trip sebesar Rp 100.000, sedangkan biaya pelumas (oli) yang dikeluarkan nelayan bervariasi mulai dari Rp 40.000 sampai dengan Rp 60.000 per liter.
Perbandingan Klasifikasi SVM dan Random Forest dalam Memetaan Mangrove Berbasis Piksel Menggunakan Citra Satelit Sentinel-2A di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Guido Roberto Jerun Parera; Vincentius P.Siregar; Syamsul B. Agus
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 6 No 2 (2024): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangrove memiliki peranan penting baik secara ekologi maupun secara sosialekonomi. Telah banyak dilakukan penelitian tentang mangrove dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh. Penelitian ini bertujuan untuk menilai keakuratan pendekatan analisis citra berbasis piksel pada metode klasifikasi Support Vector Machine (SVM) dan Random Forest untuk mengklasifikasikan mangrove dan memperkirakan luas mangrove. Lokasi penelitian berada dikawasan hutan mangrove Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Penelitian ini menggunakan citra satelit Sentinel-2A. Pengambil data lapangan menggunakan metode Random Sampling dan jumlah data yang dikumpulkan sebanyak 160 titik untuk uji akurasi. Hasil analisis klasifikasi berbasis piksel menunjukkan bahwa SVM memiliki akurasi keseluruhan sebesar 90 % (Kappa = 0.89) dan klasifikasi Random Forest memiliki akurasi keseluruhan sebesar 88 % (Kappa = 0.87). Kemampuan SVM dalam membentuk ruang dimensi cukup efektif dalam mengkelaskan data, selain itu kemempuan SVM dalam mencari hyperplane terbaik dan titik maksimal tiap kelas yang dinilai mampu menghasilkan akurasi tinggi. Hasil estimasi berdasarkan penilaian menunjukkan bahwa SVM yang menggunakan mangrove memiliki luas 234.51 Ha dan menggunakan Random Forest memiliki luas 193.95 Ha. Hubungan tutupan Kanopi dan nilai NDVI tinggi (r = 0,86) dan Koefien Determinasi sebesar r²=0.75 yang berarti tutupan kanopi mangrove berpengaruh terhadap NDVI sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variable lainnya.
ANALISIS TINGKAT KEPENTINGAN DAN KEPUASAN NELAYAN TERHADAP FASILITAS DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN AMAGARAPATI LARANTUKA KABUPATEN FLORES TIMUR, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Servinus Pati Fernandez; Yohanes D.B.R Minggo; Maria Yohanista
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 7 No 1 Februari (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan perikanan merupakan instansi publik yang bertujuan memberikan pelayanan terbaik dalam pemenuhan kepentingan masyarakat perikanan, terutama nelayan sebagai salah satu elemen yang memiliki peran dominan dalam menggerakkan kegiatan perikanan. Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) merupakan pelabuhan perikanan yang termasuk dalam tipe D. Fasilitas yang terdapat di PPI yaitu fasilitas pokok, fungsional serta penunjang. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2024 sampai 10 Maret 2024 bertempat di PPI Amagarapati, Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan tujuan untuk menganalisis tingkat kepentingan dan kepuasan nelayan terhadap penyediaan fasilitas pokok, fungsional dan penunjang di PPI Amagarapati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif survey yang bersifat studi kasus dengan menggunakan analisis Importance and Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat atau nelayan merasa Puas dengan fasilitas yang terdapat di PPI Amagarapati dengan skor yang didapat adalah 66,28 %, jika dimasukan ke dalam kriteria penilaian termasuk dalam rentang nilai 60% < Satisfaction index < 80% dengan kategori puas.
PENILAIAN KELAYAKAN PENERBITAN STANDAR LAIK OPERASI (SLO) BAGI KAPAL PERIKANAN DI KABUPATEN SIKKA Yohanes Fitriano Kasi Da Cunha; Angelinus Vincentius; Yohanes D.B.R. Minggo
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 7 No 1 Februari (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Standar Laik Operasi (SLO) merupakan surat keterangan yang menyatakan bahwa kapal perikanan telah memenuhi syarat secara administratif dan kelayakan teknis untuk melakukan kegiatan perikanan. Penerbitan SLO merupakan salah satu tugas dari Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, sehingga kapal-kapal yang tidak memiliki kelengkapan dokumen tidak diperbolehkan untuk melakukan kegiatan perikanan. Penelitian dilakukan pada PSDKP Wilker Maumere sejak 29 Oktober hingga 29 November 2024, yang bertujuan untuk mengetahui penilaian kelayakan penerbitan SLO bagi kapal perikanan yang ada di Kabupaten Sikka. Metode penelitian mencakup penilaian terhadap dokumen SIPI, SIUP, SIKPI, Pas Besar, Surat Ukur Kapal, Sertifikat Kelayakan atau Kesempurnaan Kapal, SLO Lama, Surat Keterangan SKAT, Radio Kapal, Sertifikat Kecakapan Nahkoda dan Log Book ABK (Mahardi dan Suhery, 2022), dilanjutkan dengan penilaian kelayakan dokumen (Majid & Kadar, 2021). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan penerbitan SLO pada PSDKP Wilker Maumere telah sesuai dengan ketentuan Permen KP 23/2021, dengan nilai persentase berkisar 70-100 % dengan kategori valid/layak. Jenis alat tangkap yang terdata di PSDKP Maumere yaitu terdiri dari alat tangkap pole and line sebanyak 85%, mini purse seine 4% dan purse seine sebanyak 11%, dimana kapal perikanan yang melakukan pengurusan SLO umumnya memiliki kapastitas (GT) yang didominasi oleh kapal dengan ukuran < 30 GT.
PENGARUH FAKTOR PENDIDIKAN, PEKERJAAN, DAN PENDAPATAN TERHADAP TINGKAT KONSUMSI IKAN MASYARAKAT DESA KAJOWAIR, KECAMATAN HEWOKLOANG, KABUPATEN SIKKA Agustinus Andrico Goleng; Christofel O. Nobel Pale; Erfin
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 7 No 1 Februari (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan adalah salah satu bahan pangan yang memiliki komposisi gizi yang cukup lengkap, dan harganya relatif lebih murah. Produk ikan memiliki unsur-unsur sifat produk yang memengaruhi konsumen dalam melakukan keputusan pembelian, yaitu kualitas produk dan harga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh faktor pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan terhadap tingkat konsumsi ikan masyarakat Desa Kajowair, Kecamatan Hewokloang Kabupaten Sikka. Penelitian dilaksanakan sejak 23 Desember 2023 - 23 Januari 2024. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan analisis deskriptif kuantitatif. Analisis data menggunakan Regresi Logistik Multinominal. Uji Statistik menggunakan Goodness of fit. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa variabel independen (pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan) secara signifikan mempengaruhi variabel dependen (tingkat konsumsi ikan per-minggu). Berdasarkan uji parsial, memberikan informasi bahwa pendidikan dan pekerjaan tidak memiliki pengaruh terhadap variabel dependen (tingkat konsumsi ikan), sedangkan pendapatan berpengaruh terhadap tingkat konsumsi ikan di Desa Kajowair, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka.
POTENSI Chizochytrium Sp. SEBAGAI PENGHASIL ASAM DEKOSOHEKSANOAT (DHA) DAN ASAM EIKOSAPENTANOAT (EPA) UNTUK SUPLEMEN OMEGA-3 BERKUALITAS : SEBUAH KAJIAN REVIEW Natalia Yessica Onya Parera; Nurjanah
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 7 No 1 Februari (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam lemak tak jenuh ganda (PUFA) seperti asam dekosoheksanoat (DHA) dan eikosapentanoat (EPA) merupakan asam lemak yang tidak dapat disintesis oleh tubuh. Sementara itu, asam lemak tersebut berperan penting dalam proses biokimia dan fisiologi tubuh berkaitan dengan perkembangan sistem neuron, retina, kardiovaskuler, dan imun. Sehingga, asam lemak tersebut dikategorikan esensial bagi tubuh. DHA dan EPA umumnya diperoleh dari serealia, ikan, dan tiram. Terkadang juga, masyarakat mengonsumsi suplemen berupa kapsul berisikan asam lemak PUFA. Akan tetapi, suplemen tersebut memiliki harga yang relatif mahal bagi sebagian orang. Hal ini berkaitan dengan bahan baku yang digunakan dalam pembuatan suplemen tersebut sulit dan langka untuk diperoleh. Oleh sebab itu, pencarian sumber alternatif lain menjadi perhatian penting pada industri pharmaceutical dan nutraceutical. Bioprospeksi mikroorganisme penghasil bahan baku berupa DHA dan EPA menjadi salah satu upaya yang masif dilakukan dalam beberapa dekade terakhir. Hal tersebut dikarenakan, bahan baku yang digunakan sebisa mungkin diperoleh dari sumber yang dapat diperbaharui, murah dan memiliki potensi untuk dikembangkan agar mengurangi biaya produksi, sehingga lebih efisien. Mikroorganisme yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh bahan baku tersebut salah satunya yaitu mikroalga. Berdasarkan laporan penelitian, beberapa spesies mikroalga mampu menghasilkan DHA dan EPA dalam jumlah yang cukup tinggi. Spesies mikroalga yang potensial untuk dikembangkan secara bioteknologi dalam mendapatkan DHA dan EPA yaitu Schizochytrium sp. sehingga dalam artikel ini akan dilakukan pengkajian mengenai Schizochytrium sp. yang dapat dijadikan sumber potensial secara komersial untuk memperoleh DHA dan EPA serta pengaplikasiannya.

Page 8 of 10 | Total Record : 99