cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.tarbawi@ibi.ac.id
Phone
+628881542856
Journal Mail Official
jurnal.tarbawi@ibi.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Hasyim Ashari kav dpr 236 gg. ambon. Kec. Pinang Kota Tangerang Post Code: 15145
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Tarbawi Website
ISSN : 20885733     EISSN : 27154777     DOI : https://doi.org/10.51476/tarbawi
Core Subject : Religion, Education,
Tarbawi adalah Jurnal pendidikan dan pemikiran Islam yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Binamadani Indonesia. Bidang kajian jurnal ini meliputi : 1. Komponen-komponen pendidikan Islam, seperti: kurikulum, model atau metode pembelajaran 2. Manajemen dan sistem pendidikan Islam 3. Psikologi pendidikan Islam 4. Konsep dan pemikiran tokoh pendidikan Islam 5. pemikiran pendidikan Islam kontemporer
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 101 Documents
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS ASWAJA DI MADRASAH ALIYAH Miftahur Rohman
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 8 No 2 (2025): Tarbawi
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v8i2.821

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya rumusan baku terkait implementasi pendidikan karakter di madrasah. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen strategik kepala madrasah dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter berbasis nilai-nilai aswaja di MA Roudlotul Huda yang terdiri dari formulasi, implementasi, dan evaluasi strategi. Dengan purposive sampling peneliti memilih informan terdiri dari pimpinan madrasah dan beberapa guru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi yang dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Kabsahan data penulis gunakan 4 uji: kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitias. Dengan menggunakan teori-teori manajemen strategi dan pendidikan karakter, penelitian ini menemukan fakta strategi kepala madrasah dalam menananmkan nilai-nilai pendidikan karakter terdiri dari penanaman nilai-nilai pendidikan karakter di madrasah diawali dengan menetapkan tujuan, budgeting, serta alokasi SDM; implementasi dilakukan dalam kegiatan pembelajaran Al-Qur’an Hadis, SKI, dan Fikih serta dalam kegiatan kesiswaan keagamaan, kesenian Islam, dan kebudayaan; dan evaluasi meliputi penilaian konteks, penilaian masukan, penilaian proses, dan penilaian produk.
STIMULUS KOMUNIKASI SPIRITUAL TERAPEUTIK BERBASIS ALQUR'AN TERHADAP PELAKU DAN KORBAN CYBERBULLYING DI MEDIA SOSIAL Mohamad Zaenal Arifin; Fatimah Fatimah
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 8 No 2 (2025): Tarbawi
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v8i2.825

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pemberian stimulus pesan-pesan spiritual berbasis Alqur’an terhadap pelaku dan korban cyberbullying di media sosial. Tujuannya agar terbangun kesadaran tentang buruknya perilaku cyberbullying dan interaksi dan komunikasi di media sosial dapat dilakukan secara beradab dan berkualitas. Peneliti mengumpulkan data primer penelitian dari berita media sosial, artikel, jurnal ilmiah, buku, dan literatur lainnya. Reduksi data dilakukan melalui proses merangkum, memilih, dan memfokuskan data yang penting dan relevan dengan pembahasan untuk mendapatkan konsepsi tentang perilaku cyberbullying, dampak negatif cyberbullying, dan stimulus komunikasi spiritual terapeutik terhadap pelaku dan korban cyberbullying. Penelitian ini menemukan bahwa perilaku cyberbullying dilakukan dengan banyak cara dan memberi dampak negatif terhadap dua belah pihak; korban dan pelaku. Pihak korban mengalami risiko gangguan psikis, mental dan emosi, seperti stres, depresi, cemas, trauma, malu, marah, tidak semangat hidup, dan merasa dikucilkan. Adapun pelaku cyberbullying akan terjerat masalah hukum, mentalnya terganggu, serta penurunan kualitas moral dan nilai kemanusiaan. Kesimpulan penelitian, perilaku cyberbullying di media sosial dapat diminimalisir dengan cara memberikan stimulus pesan-pesan spiritual berbasis Alqur’an kepada pelaku, berupa sikap lemah lembut terhadap lawan bicara, menjaga nilai-nilai moralitas dan spiritualitas dalam pergaulan sosial, dan berpegang pada prinsip hidup, taubat, dan pikiran positif. Terhadap korban, perlu distimulus untuk memiliki pikiran positif, sabar, dan mengambil hikmah suatu kejadian.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO DALAM PEMBELAJARAN FIKIH TERHADAP PEMAHAMAN SISWA DI MTS KUN FAYAKUN Devy Habibi Muhammad; Khoridatul Husnia; Lailatul Izzah; Alda Eky Nur Kholifah
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 8 No 2 (2025): Tarbawi
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v8i2.827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video terhadap pemahaman siswa dalam pembelajaran Fikih di MTs Kun Fayakun. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya inovasi media pembelajaran yang sesuai perkembangan teknologi, guna membantu siswa memahami materi aplikatif seperti praktik ibadah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain ex-post facto. Sampel penelitian terdiri atas 30 siswa kelas VII yang telah mengikuti pembelajaran Fikih menggunakan media video. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan tes pemahaman, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, dan regresi linear sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen valid dan reliabel, dengan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,603. Artinya, penggunaan media video memberikan kontribusi sebesar 60,3% terhadap peningkatan pemahaman siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa media video tidak hanya mempermudah siswa memahami teori Fikih, tetapi juga mendukung pemahaman praktik ibadah melalui visualisasi konkret. Selain itu, media video dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan meningkatkan motivasi serta keterlibatan aktif siswa. Oleh karena itu, penggunaan media video dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Fikih di madrasah.
ANALISIS PENGARUH MEDIA VIDEO TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NURUL ISLAM Istifaur Rosidah; Diyah Rodiyah; Siti Jamilah; Choirun Nisa; Auliyah Nazal Qur'ani
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 8 No 2 (2025): Tarbawi
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v8i2.843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media video terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII di SMP Nurul Islam. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa yang disinyalir akibat kurang menariknya metode pembelajaran konvensional. Dalam menghadapi tantangan era digital, media video dipandang sebagai alternatif inovatif yang dapat menjembatani kebutuhan siswa akan pembelajaran visual dan interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif korelasional dengan populasi seluruh siswa kelas VIII, dan sampel sebanyak 35 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi nilai, yang kemudian dianalisis dengan bantuan SPSS versi 31 melalui uji validitas, reliabilitas, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item kuesioner valid dan reliabel. Uji regresi menunjukkan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,992 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,984, yang berarti 98,4% variasi hasil belajar siswa dipengaruhi oleh penggunaan media video. Temuan ini membuktikan bahwa media video berperan signifikan dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pendidik untuk mengintegrasikan media video sebagai strategi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan generasi digital.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PAI (LITERASI, 4C, PPK DAN HOTS DALAM MATERI AQIDAH AKHLAK, DAN AL-QUR’AN HADIS) Nurhafiza Nurhafiza; Sri Murhayati
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 9 No 1 (2026): Tarbawi
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the implementation of 21st-century competencies in Islamic Religious Education (PAI), particularly in the subjects of Aqidah Akhlak and Qur’an-Hadith. The competencies discussed include literacy, the 4Cs (critical thinking, creativity, communication, and collaboration), Character Education (PPK), and Higher Order Thinking Skills (HOTS). This research employs a library research method by reviewing various relevant books, journals, and academic studies. The findings indicate that both religious and digital literacy serve as essential foundations for students to understand and connect Islamic teachings with contemporary life challenges. The 4Cs enrich Aqidah Akhlak and Qur’an-Hadith learning by fostering critical thinking, creativity, effective communication, and collaboration. Character Education strengthens students’ moral values, while HOTS encourages them to analyze, evaluate, and create solutions to social issues based on Islamic principles. Thus, integrating 21st-century competencies into PAI not only enhances academic achievement but also nurtures students to become religious, critical, creative, and adaptive individuals in facing the demands of modern times.
KAJIAN KOSEPTUAL TENTANG PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PAI DI ERA PENDIDIKAN ABAD 21 Ferdi Prasahaja; Siti Nur Halisaturrohma; Nur Eisyatur Rodhliyah; Devy Habibi Muhammad
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 9 No 1 (2026): Tarbawi
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital technology and the demands of 21st-century skills place Islamic Religious Education (PAI) teachers in a strategic position to enhance their professionalism and the quality of learning. Teachers are expected not only to master the four basic teaching competencies but also to adapt to technological changes and implement learning approaches relevant to the needs of today's students. This research aims to describe the development of professional competence of PAI teachers in the 21st-century education era through a comprehensive literature review. The method used is a literature study, examining national and international journals, educational policy documents, and various research related to digital literacy, Continuing Professional Development (CPD), and the Learning Cycle 5E model. The analysis process was conducted descriptively to synthesize theoretical and empirical findings regarding the challenges, opportunities, and strategies for strengthening the competence of PAI teachers. The study results indicate that although PAI teachers understand the importance of 21st-century skills, their implementation remains limited due to low digital literacy and a lack of technology training. CPD, ICT integration, and the application of the Learning Cycle 5E model have been proven to support the improvement of students' pedagogical abilities and critical thinking. This research contributes to strengthening the theoretical framework regarding the professionalism of PAI teachers and provides practical implications for developing sustainable competencies that are adaptive to the demands of the modern era.
PERAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM MENINGKATKAN KOLABORASI ANTAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) Abdul Latif; Siti Murtiningsih
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 9 No 1 (2026): Tarbawi
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) has had a broad impact on the world of education, including in the teaching of Islamic Religious Education (PAI). This article aims to analyze the role of AI in enhancing collaboration between students and its implications for pedagogical transformation in Islamic educational environments. This research uses a qualitative approach with a literature review method. Primary data sources were obtained from books, scientific journal articles, conference proceedings, and documents that directly discuss the integration of Artificial Intelligence (AI) in the learning process, particularly in the context of collaboration and religious education. Meanwhile, secondary data sources were obtained from various literature on technology ethics, as well as digital education policies relevant to the research theme. The collected data were analyzed using content analysis, through three main stages: data reduction, theme categorization, and interpretation of meaning. The results show that the application of AI in PAI can strengthen collaborative learning through project-based learning models, AI-supported discussion forums, AI-based peer review systems, and AI-assisted simulation and gamification. Through AI technology, students are able to access broader Islamic resources, develop critical thinking skills, and foster a collaborative attitude in understanding Islamic values ​​contextually. However, this study also identified ethical and structural challenges such as algorithmic bias, data privacy violations, and the digital access gap, which have the potential to hinder the equitable distribution of Islamic education. The implications of this research emphasize the importance of digital literacy for Islamic Religious Education teachers, ethical regulation of technology in Islamic educational institutions, and strengthening the role of AI as a learning tool that is not only innovative but also oriented towards religious and collaborative character development in the digital era.
PENGEMBANGAN MEDIA INFOGRAFIS BERBASIS KECERDASAN BUATAN PADA MATERI AKHLAK DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TINGKAT SMP Yudhi Fachrudin
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 9 No 1 (2026): Tarbawi
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop artificial intelligence-based infographic learning media on moral values, particularly honesty and trustworthiness, in Islamic Religious Education (PAI) for junior high school (SMP) students, as well as to analyze the feasibility and student response to the media produced. The research method used is Research and Development with the ADDIE model, which includes the stages of needs analysis, design, development, implementation, and evaluation. The infographic media was developed using generative AI technology to produce teaching materials that are attractive, contextual, and suitable for junior high school students. The results of the study indicate that artificial intelligence-based infographic media is considered feasible for use as PAI learning media, both in terms of material and visuals. This media is able to help students understand normative moral concepts in a more concrete and contextual manner. The conclusion of this study indicates that the development of artificial intelligence-based infographic media has the potential to become an effective learning media innovation in improving the quality of moral learning in PAI at the junior high school level.
PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN AKHLAK PESERTA DIDIK DI ERA DIGITAL Yanah Yanah; Wahyu Musrifah Ramadani; Sahrul Gunawan; Fina Dwi Novitasari; Devy Habibi Muhammad
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 9 No 1 (2026): Tarbawi
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research focuses on the role of Islamic Religious Education in shaping students' character, particularly in the context of peer relationships at school, which exhibit signs of moral decline. The research problem formulation includes the role of Islamic Religious Education in student friendships and the characteristics that emerge in their social interactions. The results of this research are expected to provide theoretical and practical benefits. Theoretically, this research is expected to enrich understanding of the importance of Islamic Religious Education in the dynamics of friendship for the formation of student character. From a practical perspective, this research can be a means to increase experience in the world of education and the real world, provide guidance to students in choosing positive peers, increase parental awareness to pay more attention to and supervise their children's social environment, and serve as a reference for schools to improve supervision of students.
MEDIA PEMBELAJARAN TEMATIK PADA PENDIDIKAN ISLAM Ruh Sakinah; Anisa Nurkholifah; Shifany Maulida Hijjah
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 9 No 1 (2026): Tarbawi
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic education plays a strategic role in shaping individuals who are faithful, knowledgeable, and possess noble character through a holistic and meaningful learning process. Along with the development of modern educational paradigms, the thematic learning approach has emerged as an effective alternative, as it is capable of integrating various competencies, learning materials, and Islamic values into a unified theme that is contextual to students’ lives. However, the success of thematic learning cannot be separated from the use of appropriate, innovative learning media that align with students’ characteristics within the context of Islamic education. Thematic learning media are designed as tools to facilitate the teaching and learning process by integrating various subjects into a single theme. This article aims to comprehensively discuss the definition, functions, types, as well as the strengths and weaknesses of thematic learning media. This study employs a literature review method by examining books, journal articles, proceedings, handbooks, and reliable online sources. The findings indicate that thematic learning media can enhance students’ learning motivation, conceptual understanding, and critical thinking skills. Nevertheless, challenges such as limited facilities, teachers’ creativity, and production costs remain obstacles in its implementation. This study is expected to provide insights for teachers, educational practitioners, and policymakers to further optimize thematic learning media in accordance with the demands of the 21st-century curriculum.

Page 10 of 11 | Total Record : 101