cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
ganendra@batan.go.id
Editorial Address
Jl. Babarsari Kotak Pos 6101 ykbb, Yogyakarta 55281
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Ganendra: Majalah IPTEK Nuklir
ISSN : 14106957     EISSN : 25035029     DOI : https://doi.org/10.17146/gnd
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Iptek Nuklir Ganendra merupakan jurnal ilmiah hasil litbang dalam bidang iptek nuklir, diterbitkan oleh Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan (PTAPB) - BATAN Yogyakarta. Frekuensi terbit dua kali setahun setiap bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 236 Documents
IDENTIFIKASI TENORM DALAM NATRIUM ZIRKONAT (NA2ZrO3) HASIL PROSES PELINDIAN AIR Sukirno Sukirno; Harry Supriadi
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 15 Nomor 1 Januari 2012
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.738 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2012.15.1.23

Abstract

IDENTIFIKASI TENORM DALAM NATRIUM ZIRKONAT (Na2ZrO3) HASIL PROSES PELINDIAN AIR. Makalahini melaporkan hasil-hasil pengukuran metoda spektrometri gamma dari konsentrasi radionuklida Th-228, Ra-226 dan K-40 serta dengan metoda AAN untuk pengukuran konsentrasi U-238 dan Th-232 dalam contohnatrium zirkonat (Na2ZrO3). Natrium zirkonat merupakan bahan hasil proses pelindian air, mengandung uraniumdan torium, sehingga memiliki potensi kontaminasi dan menaikkan paparan radiasi yang cukup besar. Tiaptahapan proses akan menghasilkan produk yang di dalamnya kemungkinan terdapat TENORM. Instrumen yangdigunakan adalah alat cacah g maestro II EG&G spektrometer γ Ortec dengan detektor Ge(Li). Teknik untukmenentukan konsentrasi radionuklida Th-228 ditentukan melalui anak luruhnya yaitu Pb-212 yang mempunyaienergi 238,6 keV, dan radionuklida Pb-210, Ra-226, K-40 langsung ditentukan dari energi masing-masing 46,5;186,2; 1460,75 keV. U-238 diidentifikasi melalui energi puncak 228,2 keV dari Np-239 dan Th melalui energipuncak 311,8 dari Pa-233. Konsentrasi radionuklida yang tertinggi dalam natrium zirkonat pada berbagai ukuranbutir adalah Ra-226 = 3664,4±95,9 Bq/kg dan radionuklida yang terendah adalah K-40 = 82,37±13,0 Bq/kg. Darimetoda analisis varians model desain acak sempurna untuk pengujian statistik, ditunjukkan bahwa terdapat tidakbeda secara nyata pengaruh ukuran butir umpan (hasil leburan pasir Zr) terhadap konsentrasi radionuklida Pb-210,Ra-226, Th-228 dan K-40, pada pengujian dengan taraf kepercayaan 95 %.Kata kunci : TENORM, pelindian, natrium zirkonat, uji statistik varian.
EKSTRAKSI KONSENTRAT NEODIMIUM MEMAKAI TRI OKTIL AMIN THE EXTRACTION OF NEODYMIUM CONCENTRATES USING TRI OCTYL AMINE MV Purwani; Prayitno .
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 17 Nomor 1 Januari 2014
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.134 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2014.17.1.1296

Abstract

Telah dilakukan ekstraksi konsentrat Nd hasil olah pasir monasit. Tujuan penelitian ini memisahkan Nd dari pengotornya : Y, Ce dan La. Sebagai fasa air adalah konsentrat Nd(OH)3 dalam HNO3 dan sebagai ekstraktan atau fasa organik adalah tri oktil amin (TOA) dalam kerosen. Variabel yang diteliti konsentrasi HNO3, konsentrasi umpan, konsentrasi TOA dalam kerosen, waktu pengadukan dan kecepatan pengadukan. Dari hasil penelitian optimasi proses ekstraksi neodimium dari konsentrat Nd(OH)3 hasil olah pasir monasit dengan ekstraktan TOA, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: konsentrasi HNO3 yang optimum 2M, konsentrasi umpan 5 gram/10 mL, konsentrasi TOA dalam kerosen 6 %, waktu pengadukan yang optimum 15 menit, kecepatan pengadukan 200 rpm. Pada kondisi ini diperoleh Kd Nd = 0,56; efisiensi ekstraksi Nd = 35,70%; FP Nd-La = ≈6,48; FP Nd-Ce = 3,72 dan FP Nd-Y = 1,38.Kata kunci : ekstraksi, tri oktil amin (TOA), neodimium ≈
KUALIFIKASI AIR TANGKI REAKTOR (ATR) KARTINI BERDASARKAN DATA DUKUNG METODA NYALA SPEKTROMETRI SERAPAN ATOM (SSA) DAN ION SELECTIVE ELECTRODE (ISE) Supriyanto Supriyanto; Iswani Gitowati
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 11 Nomor 1 Januari 2008
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.429 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2008.11.1.135

Abstract

KUALIFIKASI AIR TANGKI REAKTOR (ATR) KARTINI BERDASARKAN DATA DUKUNG METODA NYALASPEKTROMETRI SERAPAN ATOM (SSA) DAN ION SELECTIVE ELECTRODE (ISE). Air tangki reaktor (ATR)merupakan salah satu produk dari sistem pendingin reaktor yang sangat diperlukan pada reaktor nuklir. Jaminankualitas air tangki reaktor diperlukan agar memenuhi persyaratan yang harus dipenuhi antara lain kadar unsur-unsurFe, Mn, Mg, Na, Cr, Ca dan Cl dalam air tangki reaktor masing-masing < 1 ppm. Kadar unsur-unsur Fe, Mn, Mg, Na,Cr, dan Ca dalam ATR ditentukan dengan menggunakan metode nyala spektrometri serapan atom dan unsur Clmenggunakanmetode ion selective electrode (ISE). Kelayakan alat uji SSA dilakukan dengan melakukan kalibrasialat uji SSA menggunakan larutan Cu 2 ppm dan diperoleh kepekaan dan presisi alat uji masing-masing 0,019 ppmdan 0,65 % lebih kecil dari persyaratan masing-masing 0,4 ppm dan 1 %. Kelayakan alat uji ISE ditunjukan denganperolehan harga slope pada rentang potensial yang dipersyaratkan yaitu pada kisaran 0,56 – 0,59 mV. Diperolehdata kadar Ca dan Cl dalam ATR masing-masing 0,32 ± 0,005 ppm dan 1,052 ± 0,009 ppm, sedangkan unsur yanglain Fe, Mn, Mg, Na, dan Cr berada di bawah batas deteksi masing-masing unsur. Berdasar data tersebut dapatdisimpulkan kualitas ATR memenuhi salah satu peryaratan IAEA.
STUDI AWAL BIODISTRIBUSI NANOMATERIAL 186Re-M41S-NH2 SEBAGAI RADIOFARMAKA UNTUK PROSEDUR RADIOSINOVEKTOMI Sugiharti, Rizky Juwita; Daruwati, Isti; Widyasari, Eva Maria; Christina, Maria
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 22 Nomor 1 Januari 2019
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.065 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2019.22.1.4724

Abstract

Rheumatoid arthritis merupakan penyakit autoimun akibat reaksi antigen-antibodi pada lapisan membran sinovial yang menyebabkan kerusakan pada sendi. Salah satu prosedur radioterapi yang digunakan untuk meredakan nyeri dan inflamasi yang disebabkan oleh rheumatoid arthritis adalah radiosinovektomi yaitu dengan injeksi radioisotop pemancar sinar β secara intra-artikular ke dalam sendi sinovial. M41S-NH2adalah partikel ordered mesoporous silica dengan pori-pori seragam yang berikatan stabil dengan radioisotop renium-186 (186ReO4-) menjadi 186Re-M41S-NH2 yang dikembangkan sebagai radiofarmaka untuk prosedur radiosinovektomi. Untuk mengetahui pola biodistribusi dan stabilitas radiofarmaka 186Re-M41S-NH2 secara in vivo maka dilakukan uji biodistribusi dengan cara menyuntikan 186Re-M41S-NH2secara intra artikular ke dalam sendi tikus normal stok Sprague Dawley. Hasil uji biodistribusi 186Re-M41S-NH2, memperlihatkan partikel radiofarmaka 186Re-M41S-NH2 terakumulasi sebesar (96,80+3,92)% ID di dalam sendi lutut 3 jam pasca injeksi.  Eksresi  radiofarmaka  186Re-M41S-NH2di dalam urin setelah 24 jam adalah sebesar (6,11+0,5)% ID menunjukkan radiofarmaka ini cukup stabil di dalam rongga sendi. Data biodistribusi radiofarmaka 186Re-M41S-NH2memperlihatkan radioaktivitas yang sangat rendah di semua organ non target khususnya di hati dan limpa. Akumulasi radioaktivitas yang kecil di lambung menunjukkan radiofarmaka 186Re-M41S-NH2merupakan kompleks yang stabil secara in vivo dan tidak terurai menjadi ReO4-. Dari uji pendahuluan biodistribusi ini memperlihatkan bahwa radiofarmaka 186Re-M41S-NH2ini cukup ideal sebagai radiofarmaka yang dapat digunakan untuk prosedur radiosinovektomi. 
KAJIAN PENGGUNAAN OKSIDAN OZON PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI UDANG Isyuniarto Isyuniarto; Agus Purwadi
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 9 Nomor 1 Januari 2006
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.821 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2006.9.1.168

Abstract

KAJIAN PENGGUNAAN OKSIDAN OZON PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI UDANG. Telahdilakukan kajian penggunaan ozon pada pengolahan limbah cair industri udang. Tujuan penelitian ini adalah mengkajipengaruh penggunaan oksidan ozon untuk menurunkan BOD, COD dan TSS dalam limbah cair industri udang.Volume limbah untuk setiap perlakuan sebanyak 500 ml, diozonisasi selama 10 menit, dengan variasi pH limbah : 7, 8,9, 10 dan 11 dengan cara pemberian kapur tohor. Dengan pH yang optimal kemudian digunakan untuk perlakuanberikutnya, yaitu variasi waktu pemberian ozon : 0, 5, 10, 15, 20, dan 25 menit. Dari percobaan diperoleh data bahwakondisi yang optimal adalah pada pH = 9 dan waktu ozonisasi 20 menit. Pada kondisi ini diperoleh kadar ketigapencemar sebagai berikut : BOD = 41 mg/l, COD = 54 mg/l, dan TSS = 25 mg/l. Ketiga parameter pencemar tersebutsudah memenuhi ketentuan standat baku mutu limbah cair industri udang menurut Keputusan Menteri NegaraLingkungan Hidup No. Kep. 51/MENLH/10/1995 dan Keputusan Gubenur DIY No. Kep. 281/KPTS/ 1998, sebagaipersyaratan limbah golongan III.
EVALUASI SEBARAN LOGAM Hg, Cd, Cr DAN Co DALAM CUPLIKAN AIR, SEDIMEN DAN ENCENG GONDOK DI LOKASI PERAIRAN SURABAYA III Agus Taftazani; Sumining Sumining; Muzakky Muzakky
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 6 Nomor 2 Juli 2003
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.725 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2003.6.2.206

Abstract

EVALUASI SEBARAN LOGAM Hg. Cd, Cr dan Co DALAM CUPLIKAN AIR, SEDIMEN DAN ENCENG GONDOK DI LOKASI PERAlRAN SURABAYA III. Telah dilakukan evaluasi sebaran kadar logam berat dalam cuplikan lingkungan perairan sungai Surabaya ke III dengan metode Analisis Aktivasi Neutron (AAN). Cuplikan diambil dari sungai Morokrembangan dan sungai Kenjeran masing-masing dari 6 stasiun pengambilan. Cuplikan air, sedimen dan enceng gondok dihaluskan, dihomogenkan kemudian diradiasi dengan flux netron 1,05x1011 n.cm-2.dt-1 selama 12 jam. Diperoleh data, dalam semua cuplikan terdeteksi unsur 197Hg (77,6 keV), 31Cr (320 keV), 115Cd (527,7 keV) dan 60Co (1173,1 keV). Kadar logam berat Hg, Cd, Cr dan Co dalam air kedua sungai sudah melampaui batas ambang baku mutu Kep-02/MEN KLH/I/1988, sedangkan kadar logam berat dalam sedimen dan enceng gondok belum ada baku mutu dari Men Kesehatan atau Men KLH. Harga Faktor Distribusi (Fp) sedimen > Faklor Bioakumulasi (Fn) enceng gondok untuk unsur Hg, Cd, Cr dan Co.
PLASMA CHARACTERISTICS IN SQUARE PULSE ARC DISCHARGE OF PLASMA CATHODE ELECTRON SOURCE DEVICE Agus Purwadi; Bambang Siswanto; Wirjoadi .; Lely Susita R.M.; Sudjatmoko .
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 16 Nomor 2 Juli 2013
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.483 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2013.16.2.606

Abstract

Plasma parameters in Plasma Cathode Electron Source Device (PCESD) are very important things because they will determine the eficiency of its electron extraction. Square pulse mode of PCESD’s arc discharge plasma current can be obtained by using Pulse Forming Network (PFN) circuits which is called Arc Discharge Power Supply (ADPS). The square pulse mode is necessity to simplify in electron irradiation dose calculation. ADPS is connected with Hollow Anode Chamber (HAC) which is placed inside of PCESD to produce arc discharge plasma. The value of arc discharge plasma current is the main key to determine plasma parameters that can be measured by using Rogowski coil. The value of the arc discharge plasma current is IADPS = 206.30 A with pulse width  = 80 μs. Whereas the plasma parameters values inside of the HAC are: the electron plasma density ne = (16.85  1019) m-3, electron plasma temperature Te = 2.609 eV, electron plasma frequency fe = 116.74 GHz, and Debye length λD = 9.958 µm respectively.
ANALISIS UNSUR TOKSIK DAN MAKRO-MIKRO NUTRIEN DALAM BAHAN MAKANAN DENGAN METODE ANALISIS AKTIVASI NEUTRON Rina Mulyaningsih; Istanto Istanto; Saeful Yusuf; Siti Suprapti
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 13 Nomor 1 Januari 2010
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.457 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2010.13.1.46

Abstract

ANALISIS UNSUR TOKSIK DAN MAKRO-MIKRO NUTRIEN DALAM BAHAN MAKANAN DENGAN METODEANALISIS AKTIVASI NEUTRON. Telah dilakukan penentuan kadar unsur toksik dan makro-mikro nutrien dalambahan makanan dengan menggunakan metode analisis aktivasi neutron (AAN). Jenis cuplikan bahan makanan yangditeliti meliputi sayuran, kacang-kacangan, bumbu dan rempah, tepung, daging dan ikan. Cuplikan dikumpulkan daripasar Serpong. Hasil analisis menunjukkan bahwa cuplikan bahan makanan mengandung makro nutrien dengankadar > 1000 mg/kg, seperti : K, Ca, Mg, Na dan Cl, mikronutrien dengan kadar antara 10 hingga < 1000 mg/kg: Fe,Mn, Zn, Se, Br, Rb, dan La, dan unsur toksik Co, Sb, Hg, As dan Cr dengan kadar kurang dari 5 mg/kg. KonsentrasiAs dalam ikan, beras dan Hg dalam cabai merah dan ikan telah melebihi baku mutu yang ditetapkan pemerintah.Konsentrasi Zn dalam beberapa cuplikan, telah melebihi nilai baku mutu. Batasan nilai ini perlu dipertimbangkan,mengingat rata-rata asupan harian Zn masih di bawah nilai yang direkomendasikan yaitu 15 mg/hari. Kekuranganunsur ini dapat mengganggu pertumbuhan dan metabolisme tubuh. Kadar Al dalam bahan makanan cukup tinggiantara 10 – 500 mg/kg, logam Al termasuk logam ringan yang bersifat toksik, sehingga keberadaannya perlumendapat perhatian. Evaluasi unsur-unsur dibandingkan terhadap nilai kecukupan kebutuhan harian RDA(Recommended Daily Acceptable). Dalam studi ini dijelaskan juga efek apabila kekurangan atau kelebihan asupanunsur tersebut bagi kesehatan.Kata kunci : makro-mikro nutrien, unsur toksik, bahan makanan, aktivasi neutron
NEUTRONIC ANALYSIS ON IRRADIATION OF THE LEU ELECTROPLATING TARGET IN THE RSG-GAS REACTOR FOR PRODUCTION OF 99MO RADIONUCLIDE Surian Pinem; Tagor Malem Sembiring; Tukiran Tukiran; Iman Kuntoro
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 21 Nomor 2 Juli 2018
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.215 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2018.21.2.4392

Abstract

RSG-GAS reactor is a research reactor operated for radioisotope production, neutron activation analysis, research material testing, industry demand, R & D institutions and universities. One of the routine activities performed for RSG-GAS reactor operation is irradiation of LEU targets into the core to produce 99Mo radionuclide. The target insertion in the core will change the neutronic characteristic of the core so it can exceed the safety limits of reactor operation. This paper analyzes the neutronic parameters due to the insertion of the LEU electroplating target into the reactor core irradiation facility. The neutronic parameters for optimizing the LEU electroplating irradiated target are important for the safety of the reactor operation. Neutronic parameter calculations were performed using WIMS/D5 and Batan-3DIFF codes routinely used for RSG-GAS core calculations. Based on calculations by irradiating the LEU electroplating target in a CIP irradiation position of 36 g causes a reactivity change of 597.724 pcm and a maximum radial power peaking factor of 1.3078. Both of these quantities are within the limits permitted for the safety of the reactor operation.
KAJIAN KINETIKA KIMIA MODEL MATEMATIK REDUKSI KADMIUM MELALUI LAJU REAKSI, KONSTANTE DAN ORDE REAKSI DALAM PROSES ELEKTROKIMIA Prayitno Prayitno
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Vomor 10 Nomor 1 Januari 2007
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.318 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2007.10.1.159

Abstract

KAJIAN KINETIKA KIMIA MODEL MATEMATIK REDUKSI KADMIUM MELALUI LAJUREAKSI, KONSTANTE DAN ORDE REAKSI DALAM PROSES ELEKTROKIMIA. Telah dilakukankajian reduksi kadmium dengan elektrokimia dipengaruhi oleh waktu proses, konsentrasi, kuat arus danjenis plat elektroda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model matematik reduksi kadmium melaluikecepatan reaksi, konstante laju reaksi dan orde reaksi dipengaruhi oleh waktu proses, konsentrasi, kuatarus dan jenis plat elektroda. Hasil kajian menunjukkan bahwa waktu proses dengan menggunakan platelektroda tembaga adalah selama 30 menit dan plat elektroda aluminium selama 20 menit. Kuat arus yangdigunakan dalam proses elektrokimia ini hanya 0,8 amper dan konsentrasi yang digunakan sebesar 5,23mg/l, jenis plat elektroda Al yang paling baik digunakan untuk reduksi kadmium dalam limbah danefisiensi reduksi yaitu 98 %.

Page 2 of 24 | Total Record : 236