cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
ganendra@batan.go.id
Editorial Address
Jl. Babarsari Kotak Pos 6101 ykbb, Yogyakarta 55281
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Ganendra: Majalah IPTEK Nuklir
ISSN : 14106957     EISSN : 25035029     DOI : https://doi.org/10.17146/gnd
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Iptek Nuklir Ganendra merupakan jurnal ilmiah hasil litbang dalam bidang iptek nuklir, diterbitkan oleh Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan (PTAPB) - BATAN Yogyakarta. Frekuensi terbit dua kali setahun setiap bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 236 Documents
PREPARATION AND CHARACTERIZATION OF TRANSPARENT CONDUCTIVE ZnO THIN FILMS BY DC MAGNETRON SPUTTERING Sudjatmoko Sudjatmoko; Suryadi Suryadi; Widdi Usada; Tono Wibowo; Wiryoadi Wiryoadi
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 5 Nomor 1 Januari 2002
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.919 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2002.5.1.212

Abstract

PREPARATION AND CHARACTERIZATION OF TRANSPARENT CONDUCTIVE ZnO THIN FILMS BY DC MAGNETRON SPUTTERING. Transparent and conductive aluminium-doped zinc oxide thin films have been prepared by dc magnetron sputtering using targets composed of ZnO and Al2O3. Polycrystalline ZnO:Al films were deposited onto a heated glass substrate. The surface morphology and crystalline structure, as well as optical and electrical properties of the deposited films were found to depend directly on substrate temperature. From optical and electrical analysis were observed that the optical transmittance and conductivity of the ZnO:Al transparent conductive oxide films increased when deposition temperature was raised from 200 to 400 oC. Films grown on 300 oC substrates showed a high conductivity value of 0.2 x 102 -1cm-1 and a visible transmission of about 85%. The growth temperatures of 300 oC, aluminium doping levels of 0.9 wt.% were preferable to achieve ZnO:Al films with optical and structural qualities as required for solar cell applications.
PENGARUH IRADIASI SINAR GAMMA TERHADAP RESIDU INSEKTISIDA KLORPIRIFOS PADA BUAH ANGGUR (VITIS VINIFERA L.) Sofnie Chairul
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 15 Nomor 1 Januari 2012
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.233 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2012.15.1.20

Abstract

PENGARUH IRADIASI SINAR GAMMA TERHADAP RESIDU INSEKTISIDA KLORPIRIFOS PADA BUAH ANGGUR(Vitis vinifera L.). Telah dilakukan penelitian secara simulasi untuk mengetahui kandungan insektisida klorpirifos di dalambuah anggur akibat diiradiasi dengan sinar gamma. Buah anggur direndam dengan insektisida klorpirifos dengan kadar yangbesar yaitu 100 ppm; 200 ppm dan 300 ppm selama 3 menit. Perlakuan yang dilakukan adalah diekstraksi langsung setelahperendaman, penyimpanan selama satu minggu setelah direndam lalu diekstrak, iradiasi setelah penyimpanan pada dosis0,5; 1,0; dan 1,5 kGy lalu diekstraksi. Pada penentuan kandungan, ekstraksi dilakukan dengan pelarut etil asetat dannatrium sulfat, lalu injeksikan pada gas kromatografi. Hasil perhitungan menyatakan bahwa terjadi penurunan residuklorpirifos dari masing-masing perendaman akibat penyimpanan selama tujuh hari sebesar berturut-turut 7,55; 8,42; dan18,88 %, sedangkan akibat iradiasi sinar gamma pada dosis 0,5 kGy akan menurunkan kandungannya berturut-turut 13,90;19,16; dan 52,79%, dan pada iradiasi dosis 1,0 kGy akan menurunkan kandungan klorpirifos berturut-turut 14,69; 30,58; dan57,73%, dan pada 1,5 kGy akan menurunkan kandungannya berturut-turut 34,45; 36,15; dan 49,79%.Kata kunci: iradiasi sinar gamma, insektisida, klorpirifos, anggur, gas kromatografi
PENENTUAN LOG AM B3 DALAM CUPLIKAN INDIKA TOR LINGKUNGAN (AIR, SEDIMEN, BIOTA KANGKUNG) TERESTRIAL MURIA J Djati Pramana; Sukirno .; Bambang Irianto
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 7 Nomor 1 Januari 2004
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1047.716 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2004.7.1.1286

Abstract

Telah dilakukan analisis dan evaluasikandungan logam B3 dalam air sungai. tumbuhan kangkung (Ipomea reptans poir) dan sedimensungai dari lima lokasi sampling sungai di daerah Semenanjung Muria dengan metoda AANInstrumental. Metode sampling. preparasi maupun analisis cuplikan mengikuti prosedur bakuanalisis lingkungan. Mengacu syarat baku mutu air golongan C maupun baku mutu air golongan D.cuplikan dari kelima lokasi sampling belum melampaui kadar Cd dan Co maksimum yang diijinkan.Korelasi antar variabel bebas lokasi danjenis indikator terhadap variabel terikat konsentrasi logamberat secara statistik ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi Pearson (r) dan diperoleh hasilinterpretasi tak berkorelasi (0.00 <r<0.200) sampai korelasi rendah (r<0.600). Korelasi antar jenisindikator menunjukkan bahwa air sungai mempunyai korelasi bermakna terhadap kangkung dalam hal kandungan logam Cd.
ANALISIS STRUKTUR-MIKRO LAPISAN TIPIS NITRIDA BESI YANG TERNITRIDASI PADA PERMUKAAN MATERIAL KOMPONEN MESIN Sudjatmoko Sudjatmoko; Wirjoadi Wirjoadi; Bambang Siswanto; Suharni Suharni; Tjipto Sujitno
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 13 Nomor 2 Juli 2010
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.441 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2010.13.2.52

Abstract

ANALISIS STRUKTUR-MIKRO LAPISAN TIPIS NITRIDA BESI YANG TERNITRIDASI PADA PERMUKAANMATERIAL KOMPONEN MESIN. Pada penelitian ini telah dilakukan proses nitridasi ion material komponen mesin,yang terdiri dari pena piston dan ring piston. Nitridasi ion dari material komponen mesin tersebut dilakukan untukbeberapa variasi suhu nitridasi, waktu nitridasi dan tekanan gas nitrogen menggunakan lucutan pijar DC. Kekerasanoptimum dari cuplikan pena piston diperoleh pada suhu nitridasi 100 oC, waktu nitridasi 3 jam dan tekanan gasnitrogen 1,6 mbar, dan nilai kekerasannya meningkat sekitar enam kali terhadap cuplikan yang tidak ternitridasi;sedangkan kekerasan cuplikan cincin piston meningkat sekitar 2,6 kalinya pada kondisi suhu nitridasi 100 oC, waktunitridasi 3 jam dan tekanan gas nitrogen 1,2 mbar. Untuk mengamati struktur-mikro dan komposisi unsur dari lapisantipis nitrida besi yang terbentuk pada permukaan cuplikan digunakan SEM-EDAX, dan struktur fase lapisan nitridabesi dilakukan dengan menggunakan XRD. Berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa lapisan senyawa yangterbentuk pada permukaan cuplikan mempunyai kandungan unsur nitrogen yang berbeda dan membentuk strukturfase g’-Fe4N, e-Fe3N dan z-Fe2N yang mempunyai sifat mekanik sangat baik.Kata kunci: struktur-mikro, lapisan tipis nitrida besi, komponen mesin, nitridasi ion.
PENGEMBANGAN TEKNIK PEMISAHAN RADIOISOTOP 113mIn DENGAN SISTIM KROMATOGRAFI KOLOM ZIRCONIUM OKSIDA Duyeh Setiawan; M.Basit Febrian; Yanuar Setiadi
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 22 Nomor 1 Januari 2019
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.328 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2019.22.1.4096

Abstract

PENGEMBANGAN TEKNIK PEMISAHAN RADIOISOTOP 113mIn DENGAN SISTEM KROMATOGRAFI KOLOM ZIRKONIUM OKSIDA. Radioisotop indium-113m ( 113mIn ) mempunyai waktu paruh, T1/2 = 1,7 jam dan energi gamma, Eg = 391 keV cocok dan memenuhi kriteria sebagai radioperunut di bidang industri.  Radioisotop 113mIn diperoleh dari peluruhan tin-113 (113Sn, T1/2 = 115 hari) hasil aktivasi neutron 112Sn(n,g)113Sn dalam reaktor nuklir.  Proses pemisahan radioisotop 113mIn menggunakan metode kolom kromatografi berbasis matriks zirkonium oksida dengan elusi menggunakan larutan HCl 0,05 M merupakan pengembangan teknik pemisahan dari kromatografi kolom silika gel. Uji kemurnian radionuklida menggunakan metode pengukuran energi 113mIn dengan spektrometri-gamma, serta kemurnian radiokimia dengan cara kromatografi kertas. Spesifikasi produk akhir dalam bentuk 113mInCl3 berupa larutan jernih, pH 2, diperoleh yield > 90 %,  kemurnian radionuklida > 90 %, kemurnian radiokimia sebesar 95,51 ± 0,24 % dan stabil selama 5 hari pada suhu kamar.
DEPOSISI LAPISAN TIPIS ZnO:Al PADA SUBSTRAT ALUMINA UNTUK BAHAN SENSOR GAS Sayono Sayono; Tjipto Sujitno
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 10 Nomor 2 Juli 2007
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.183 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2007.10.2.165

Abstract

DEPOSISI LAPISAN TIPIS ZnO:Al PADA SUBSTRAT ALUMINA UNTUK BAHAN SENSOR GAS. Telah dilakukandeposisi lapisan tipis ZnO:Al pada substrat alumina menggunakan teknik DC Sputtering untuk aplikasi sensor gas.Deposisi lapisan tipis ZnO:Al dilakukan dengan parameter proses sputtering tegangan elektroda DC sebesar 2.2 kV,arus 10 mA dan suhu substrat 250oC, waktu deposisi divariasi 30 - 150 menit dengan interval 30 menit dan tekanandivariasi masing-masing : 1 ´ 10-2 atm, 2 ´ 10-2 atm, 3 ´ 10-2 atm, 4 ´ 10-2 atm dan 5 ´ 10-2 atm. Dari hasilkarakterisasi diperoleh nilai resistansi terendah sebesar 64 kΩ diperoleh pada kondisi waktu deposisi 90 menit dantekanan operasi 4 ´ 10-2 atm. Hasil pengukuran sensitivitas menunjukkan bahwa sensor gas dari bahan ZnO:Almempunyai sensitivitas tertinggi terhadap gas sensor C2H5OH sebesar 24%, untuk gas NH3 sebesar 19,77% danuntuk gas SO2 sebesar 17,53% pada 141,54 konsentrasi/volume.
PENENTUAN KETIDAKPASTIAN ANALISIS Ti,V, Al, Mn, Cl, Ce, Cr, Cs, Sc, Co, Fe, DAN Ca DALAM SAMPEL PADAT SECARA AANI MENGGUNAKAN STANDAR ADISI SESUAI ISO 17025 Sumining Sumining; Agus Taftazani
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 6 Nomor 2 Juli 2003
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.563 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2003.6.2.203

Abstract

PENENTUAN KETIDAKPASTlAN ANALlSIS Ti, V, Cl, Ce, Cr, Cs, Sc, Co, Fe, dan Ca DALAM SAMPEL PADAT SECARA AANI MENGGUNAKAN STANDAR ADISI SESUAl SNI-I7025. Telah ditentukan ketidakpastian dalam analisis unsur-unsur Ti, V, Cl, Ce, Cr, Cs, Sc, Co, Fe, dan Ca, dalam sampel padat secara AANI (Analisis Aktivasi Neutron Instrumental) dengan metode komparatif dan standar adisi di P3TM BATAN. Sebagai contoh telah disajikan perhitunlgan ketidakpastian analisis unsur Ti. Ketidakpastian dalam INAA berasal dari cara sampling, preparasi sample, preparasi standar, irradiasi dan pencacahan. Sampel dalam percobaan ini diperoleh dari IAEA sudah siap analisis sehingga hanya faktor-faktor, preparasi sampel, preparasi standar, irradiasi dan pencacahan yang dipertimbangkan. Analisis dilakukan secara relatif, sampel maupun standar diirradiasi bersama-sama dalam satu kelongsong agar ketidakpastian dari faktor-faktor irradiasi (meliputi lama irradiasi, fluks neutron, geometri irradiasi), dan sifat-sifat isotopik dapat tereliminasi. Ketidakpastian yang diperoleh dari faktor pencacahan meliputi ketidakpastian dari peluruhan nuklida selama periode pencacahan, hilangnya pulsa karena penjumlahan random, geometri pencacahan. dan laju cacah. Cara relatif ini juga menyebabkan perbedaan waktu pencacahan (diatur dengan alat yang sama), perbedaan geometri pencacahan, ketebalan sampel, fluks neutron, waktu irradiasi dapat teriliminasi. Hasil fisi tidak ada karena tidak terdeteksi adanya uranium dalam sampel yang dianalisis. Tidak adanya perubahan jumlah nuklida target karena selama irradiasi tidak terjadi pembakaran, dan perubahan status kimia tidak mempengaruhi hasil analisis.
CORROSION RESISTANCE IMPROVEMENT OF AISI 316L STAINLESS STEEL USING NITROGEN ION IMPLANTATION Sudjatmoko .; Lely Susita R.M.; Wirjoadi .; Bambang Siswanto
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 16 Nomor 2 Juli 2013
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.114 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2013.16.2.602

Abstract

The nitrogen ion implantation can be used to improve surface mechanical properties and corrosion resistance behavior of AISI 316L stainless steels by modifying the near-surface layers of these materials. In this study, an AISI 316L stainless steel plate was implanted with the optimum ion dose of 5  1016 ion/cm2 for ion energy variation of 60, 80 and 100 keV. Microhardness was measured by Vickers method, and the results of measurements clearly indicate an enhancement hardness behavior for nitrogen implanted layer. It is found that the implanted layer hardness was increased by a factor of 1.3 in comparison to that of the unimplanted samples. The increased hardness resulting from nitrogen ion implantation was attributed to the formation of an iron nitride phase. Microstructure, chemical composition and surface morphology studied using the technique of Scanning Electron Microscope (SEM) coupled with Energy Dispersive X-ray (EDX) and X-ray Diffraction (XRD). Analysis of SEM-EDX micrographs and XRD diffraction patterns indicate that the nitrogen implanted layer is composed of a metastable single phase which has properties very hard, good corrosion resistance behavior and wear resistance surface layers of stainless steel components. Effects of nitrogen ion implantation on the corrosion properties of AISI 316L stainless steels was evaluated using potentiostat PGS 201T. Corrosion properties of test results showed that there was a significant improvement in the corrosion resistance in the case of nitrogen implanted samples.
PENAFSIRAN NILAI KETIDAKPASTIAN ANALISIS Fe, Ca, Zr, Ba, La, Ti DAN Ce DALAM CUPLIKAN SEDIMEN DENGAN METODA XRF Sukirno Sukirno; Agus Taftazani
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 13 Nomor 1 Januari 2010
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.576 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2010.13.1.43

Abstract

PENAFSIRAN NILAI KETIDAKPASTIAN ANALISIS Fe, Ca, Zr, Ba, La, Ti DAN Ce DALAM CUPLIKAN SEDIMENDENGAN METODA XRF. Telah dilakukan pengujian ketidakpastian untuk analisis Fe, Ca, Zr, Ba, La, Ti dan Cedalam cuplikan sedimen sungai Pancuran Wonosari. Nilai suatu hasil pengujian tidak akan bermakna tanpa disertaidengan perhitungan nilai ketidakpastian. Sebagai contoh telah disajikan perhitungan ketidakpastian analisis logamBa dalam makalah ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk memenuhi persyaratan akreditasi alat X-Ray Fluorescence(XRF) di laboratorium kimia analitik PTAPB – BATAN sesuai standar ISO/IEC 17025-2005. Hasil penafsiranketidakpastian pengukuran pada analisis logam Fe, Zr, Ba, La, Ce, Ti dan Ca menunjukkan bahwa, komponenketidakpastian berasal dari: tahapan preparasi sampel dan standar/pembanding, kemurnian bahan, statistikpencacahan sampel dan standar, serta kedapatulangan. Hasil analisis kuantitatif diketahui bahwa logam yangterkandung dalam sedimen sungai Pancuran di Wonosari adalah Fe = 7,290 %, Zr = 54,5 mg/kg, Ba = 1661,6 mg/kg,La = 22,9 mg/kg, Ce = 161,0 mg/kg, Ti = 3193,2 dan Ca = 7,816 %, sedangkan penafsiran ketidakpastian logam Fe,Zr, Ba, La, Ce, Ti dan Ca berturut-turut adalah ± 0,60 %, ± 4,5 mg/kg, ± 55 mg/kg, ± 1,4 mg/kg, 12,0 mg/kg, ± 208mg/kg dan ± 0,61 %.Kata kunci : Ketidakpastian, sedimen, XRF, ISO 17025-2005
REKAM JEJAK KIMIA PERMUKAN SIO2 PRODUKSI FASILITAS TEKNOLOGI PEMURNIAN ZIRKONIUM PSTA Muzakky Akhmad
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 21 Nomor 1 Januari 2018
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.785 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2018.21.1.3922

Abstract

AbstrakRekam jejak kimia permukan SiO2 produksi fasilitas teknologi pemurnian zirkonium PSTA. Telah dilakukan rekam jejak kimia permukan SiO2 produksi fasilitas teknologi pemurnian zirkonium PSTA. Tujuan dari pelenilian ini adalah untuk melakukan merekaman jejak gugus silanol (≡Si-OH), siloksan (≡Si-O-Si≡) serta group air (OH) di permukaan produk hasil pemurnian SiO2gel. Sebagai parameter proses pemurnian dilakukan variable fungsi suhu, waktu dan konsentrasi asam HF.  Rekam jejak SiO2(gel) dilakukan dengan Fourier- transform infrared (FT-IR) spectroscopy  dan deteksi desorpsi pengotor Fe3+ memakai absorpsi serapan atom (AAS).  Hasil  Pemurnian SiO2(gel) dengan pelarut campuran HF dan HCl, sebaiknya dilakukan pada komposisi 1% HF dan 1N HCl pada suhu 80 oC selama 8 jam. Pada keadaan proses pemurnian 5%HF, suhu 100 oC dan waktu konatak 10 jam akan merusan gugus silanol, siloksan dan group air.  Rekam jejak FTIR pada hasil terdeteksi  puncak di panjang gelombang 3448 cm-1, 1635 cm-1, 1103 cm-1 dan 462 cm-1 yang merupakan karakteristik dari SiO2.  Dengan munculnya puncak disekitar panjang gelombang 1103 cm-1 dapat diprediksi cuplikan terdapat mineral jenis α quart.  Proses pemurnian SiO2(gel) yang dilakukan kondisi optimal, ternyata dapat menghilangkan pengotor dalam filtrat sebesar 60,4 ppm Fe3+ 

Page 8 of 24 | Total Record : 236