cover
Contact Name
Muhammad Andi Septiadi
Contact Email
septiadi.andi90@gmail.com
Phone
+6282176562270
Journal Mail Official
septiadi.andi90@gmail.com
Editorial Address
A.H Nasution Street No.104
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Khazanah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 27462803     DOI : https://doi.org/10.15575
Core Subject :
Khazanah Multidisiplin is an open-access, peer-reviewed scholarly journal written in English and/or Bahasa Indonesia. This journal is published two times a year (June and December) by the UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Khazanah Multidisiplin encourages academicians, researchers, and professionals from various disciplines to publish original research, literature reviews, and conceptual papers. The journal serves as an academic platform to promote interdisciplinary dialogue and the advancement of knowledge that contributes to the betterment of society at local, national, and global levels. Scope Khazanah Multidisiplin welcomes a wide range of research methodologies and theoretical frameworks across disciplines. The journal covers, but is not limited to, the following areas: Social Sciences Law and Islamic Law Education Politics Science and Technology Linguistics Humanities Communication Studies Environmental Studies Economics and Business Health and Society Religious Studies Interdisciplinary Studies
Arjuna Subject : -
Articles 112 Documents
SPEECH ACT OF ULEMA IN COVID-19 PREVENTION APPEAL Ai Yeni Yuliyanti
Khazanah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2022): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v3i2.30044

Abstract

Amid deep sadness because of this virus, ulema, as a reference for Muslims, have an important role. This study aims to analyze the speech acts of the ulema in the Friday sermon text at the Great Mosque of Bandung to prove the role of the ulema regarding the appeal for COVID-19 prevention and explore the speech acts of the ulema's directive related to the appeal. This research uses the Speech Act theory with qualitative methods. Data was collected by transcribing the Friday sermon video at the Great Mosque of Bandung during the New Normal period. The results showed that the data contained no assertive, directive, or expressive speech acts. Assertive speech acts dominate, followed by directive speech acts. This dominance is related to the text being a religious text containing religious propositions or teachings. There were also many directive speech acts because the ulema called for the government's appeal regarding the prevention of COVID-19. The dominant directive speech act is requestive. This finding shows that scholars prefer the language of invitation rather than orders. In addition, scholars very often use direct action directive speech acts.
Efektivitas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum Badru Zaman Muhammad
Khazanah Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2023): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v4i2.30139

Abstract

Pemilihan Umum (Pemilu) sebagai salah satu sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang demokratis berfungsi untuk pergantian atau kelanjutan sebuah pemerintahan termasuk di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Adanya lembaga pengawas penyelenggaraan Pemilu (Bawaslu) yang di atur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum adalah sangat menentukan efektivitas dari proses penyelenggaraaan Pemilu. Untuk itu yang menjadi rumusan masalah adalah (1) Bagaimanakah peran dan fungsi Bawaslu dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum?; (2) Apakah Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas Bawaslu Kabupaten Lahat dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum tahun 2019?. Adapun jenis penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian lapangan (field research) yang dilakukan di Bawaslu Kabupaten Lahat. Tujuan penelitiannya  untuk mengetahui bagaimana peran dan fungsi BAWASLU dalam penyelenggaran Pemilihan Umum dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Eksistensi Bawaslu Kab.Lahat dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum. Hasil kesimpulannya adalah (1) Peran dan fungsi Bawaslu dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum adalah bersandarkan kedudukan dari jabatan berupa wewenang dan kewajiban, sementara fungsi merujuk pada tugas yang dipegang oleh posisi kedudukan tersebut, sehingga yang menjadi tugas dan fungsi Bawaslu adalah apa yang menjadi tugas, wewenang dan kewajiban yang melekat pada Bawaslu bersandarkan pada tugas dan wewenang dan kewajiban Bawaslu. Untuk Bawaslu Kabupaten adalah pada merujuk pada merujuk pada ketentuan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yaitu pada Paragraf 3 Pasal 101 dan Pasal 102 mengenai tugas, Pasal 103 mengenai wewenang serta Pasal 104 mengenai kewajiban dari Bawaslu Kabupaten/Kota. (2)       Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas Bawaslu Kabupaten Lahat dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum tahun 2019, a.Pendidikan dan Pengalaman dari Sumber Daya Manusia (SDM masih rendah, mulai dari Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan Panitia Pengawas Lapangan (PPL) baik  di tingkat Kecamatan, Kelurahan/desa sampai Panwaslu yang ada di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kabupaten Lahat; b.Kurangnya Penguasaan aturan dan teknis normatif  bagi Peserta Pemilu yang mencalonkan diri dalam Pemilu secara baik  serta Pemahaman fungsi dari pengawas dan panitia penyeleanggara Pemilu di lapangan masih minim; c. Masayarakat yang berfikiran pragmatis saja bahwa Pemilu hanya pada saat penjoblosan saja dan tidak fokus pada program yang ditawarkan para calon wakil rakyat yang ikut Pemilu; d.Keterbatasan pembiayaan dalam upaya peningkatan pengetahauan pendidikan politik masayarakat dan pihak-pihak yang terlibat dalam pengawasan penyelengaaraan Pemilu.Kata Kunci: Pemilihan Umum, Bawaslu, efektivitas
Tarkib Nama-Nama Hari Kiamat Pada Juz ‘Amma Aldi Ramdani; Abdurrahman Abdurrahman
Khazanah Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2023): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v4i2.30852

Abstract

Juz 'Amma is a section of the Quran that is commonly read by Muslims, and many people start their Quranic learning and memorization journey with Juz 'Amma. To better understand the meanings of the verses in Juz 'Amma, it is important to be familiar with the grammatical structures. The aim of this research is to simplify the understanding and provide a broader insight into the grammatical structures in Juz 'Amma. This research was conducted using a qualitative research approach and relied on the method of extracting information from literary sources. Based on the research findings, there are twenty-seven names for the Day of Judgment in the entire Quran, and nineteen verses in Juz 'Amma. These structures are divided into three categories: compound structures with twelve names, single structures with three names, and compound descriptive structures with four names.
IMPLEMENTASI MANAGEMENT KURIKULUM MERDEKA TERHADAP MATA PELAJARAN PAI DI SEKOLAH TINGKAT SMP Mohamad Erihadiana; Erik Jaenudin; Mada Sumringah Sari; Nadia Kurnia Fauziah; Slamet Slamet
Khazanah Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2024): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v5i1.32498

Abstract

Kurikulum merdeka berjalan seiring dengan konsep merdeka belajar yang dicanangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam mengembangkan kurikulum mandiri perlu memperhatikan kerangka dasar dan struktur kurikulum. Tujuan Pendidikan Nasional terkait dengan Profil Siswa Pancasila, yaitu (1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia; (2) mandiri; (3) gotong royong; (4) keberagaman global; (5) penalaran kritis; (6) kreatif. Standar Nasional Pendidikan sebagai acuan dan kerangka yang telah diterjemahkan ke dalam struktur kurikulum, prinsip pembelajaran, serta penilaian dan hasil pembelajaran. Pada kurikulum mandiri, struktur kurikulum memuat kegiatan intrakurikuler untuk memperkuat profil peserta didik Pancasila. Terdapat hasil pembelajaran yang harus dicapai sesuai dengan tiga unsur yaitu (1) Nilai Keagamaan dan Karakter; (2) Identitas, (3) Dasar-dasar Literasi, Matematika, Sains, Teknologi, Teknik, dan Seni. Penerapan kurikulum mandiri mata pelajaran PAI di SMP sangat berpengaruh terhadap kegiatan pembelajaran dengan baik.
MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN SEKOLAH Suhendri Suhendri; Mohamad Erihadiana
Khazanah Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2024): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v5i1.32499

Abstract

Penelitian ini mengungkap bahwa perencanaan anggaran pendidikan di SMPIT Al-Ummah Cibadak Sukabumi disusun melalui RAPBS setiap akhir tahun, melibatkan stakeholders sekolah, dengan keputusan akhir diambil oleh ketua yayasan. Mekanisme pengorganisasian pembiayaan pendidikan melibatkan struktur organisasi yang dipimpin oleh ketua yayasan dan kepala sekolah. Anggaran digunakan untuk pembiayaan program sekolah, belanja barang dan jasa, belanja modal, serta pengembangan sumber daya manusia, khususnya guru. Pengawasan dilakukan oleh Yayasan Peduli Ummat Indonesia dan dinas kependidikan, dengan pertanggungjawaban diserahkan kepada Komite Sekolah dan yayasan. Manajemen pembiayaan yang baik, terbuka, dan transparan di SMPIT Al-Ummah diakui memiliki dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan. Dengan demikian, strategi ini berpotensi untuk diterapkan dalam konteks pendidikan lainnya guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara lebih luas.
APAKAH CAMPUR KODE BAHASA PADA BALITA BAGIAN DARI LINGUISTIC NEO IMPERIALISM? Barzan Faizin; Nyimas Umi Kalsum
Khazanah Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2024): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v5i2.33346

Abstract

Interaksi anak balita dengan game online dan tayangan YouTube akan berpengaruh terhadap sikap dan perilaku kebahasaan campur code dalam komunikasi sehari-hari dengan orang-orang di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi jenis campur kode yang dipakai oleh anak beserta konteks tuturannya, dan mengungkap hegemoni bahasa Inggris terhadap bahasa lokal dan Indonesia. Metode yang dipakai dalam studi ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik untuk mendalami tuturan anak balita yang mencampurkan dua kode, dan pendekatan kritis untuk mengungkap dominasi kultural yang direpresentasikan dalam satuan kebahasaan campur kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campur kode tipe Penyisipan menempati posisi teratas, yang diikuti campur kode tipe Pemanfaatan, Preferensi, Alternasi, dan terakhir Kongruen. Berdasarkan urutan pemakaian campur kode tersebut, paling tidak ada dua karakteristik pada aktivitas campur kode anak pertama, anak balita cenderung menyisipkan leksem bahasa asing dan gaul secara acak (manasuka) tanpa melihat konteks tuturan. Kedua, anak balita cenderung memilih leksem yang mudah diucapkan karena ia telah menghafalnya dari tontonan atau game yang berulang-ulang ia lihat di internet. Fenomena ini menegaskan berkembangnya neo-imperialsime bahasa karena dorongan yang kuat dari dalam masyarakat yang merasakan keuntungan ekonomis dari penguasaan bahasa Inggris dan rasa percaya diri penutur ketika mampu berbicara bahasa Inggris serta munculnya rasa rendah diri pada sebagian masyarakat Indonesia yang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang rendah.
DESAIN DAN ANALISIS SISTEM PEMBUANGAN PANAS RESIDU PASIF PADA MOLTEN SALT REACTOR EXPERIMENT (MSRE) 10 MW Siti Nurhasanah
Khazanah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2021): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v2i2.33636

Abstract

As one of the Generation IV reactors, the Molten Salt Reactor (MSR) has the advantage of meeting safety requirements. To enhance the inherent safety, it is necessary to develop a conceptual design of a passive residual heat removal system for the 10 MW Molten Salt Reactor Experiment (MSRE) designed by Oak Ridge National Laboratory (ORNL). The principle, main components and design parameters of the system were discussed, and the thermalhydraulic behaviours, such as natural circulation and heat removal capability, were numerically analysed in C++ code, especially for the bayonet cooling thimble. The results show that this system can effectively remove the decay heat in the molten salt in MSRE and has a heat removal rate close to the decay heat generation rate, thus causing the temperature of the molten salt to decrease stably. The width of the gas gap in the bayonet cooling thimble has little effect on the heat exchange or natural circulation inside the thimble, while the width of the vapour riser, although it has little effect on the heat transfer of the system, greatly affects the natural circulation. With the vapour riser width increasing from 3.6 to 5.1 mm, the mass flow rate increases from 1.9 kg/s to 4.79 kg/s. Finally, three operational schemes are proposed for the passive residual heat dissipation system, among which reducing the thimble cooling thimble to three quarters results in comprehensive performance.
Article withdrawn (double publish) Anonim Anonim
Khazanah Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2024): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v5i1.33866

Abstract

-
ANALISIS KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA GURU DAN MURID DI PONDOK PESANTREN QODRATULLAH LANGKAN BANYUASIN DISESUAIKAN DENGAN KITAB TA’LIM MUTA’ALLIM Muhammad Syahid Fahmi; Ratu Mutialela Caropeboka MS; Isnawijayani Isnawijayani; Rahma Santhi Zinaida
Khazanah Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2024): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v5i1.34034

Abstract

Komunikasi dalam proses belajar mengajar, tidak selalu berjalan mulus, ada proses yang membuat para guru harus sabar dengan tingkah laku murid, hal tersebut bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti karakter dari guru dan murid itu sendiri, kurang terbukanya murid terhadap gurunya, tidak adanya empati guru kepada murid yang menghadapi masalah, selalu berfikir negatif kepada gurunya, sehingga dari hal tersebut dapat menyebabkan kerenggangan dalam komunikasi antara guru dan murid. Jika hal tersebut sering terjadi, maka proses komunikasi ini tidak sesuai dengan  prinsip dari teori Humanistik yang dibawakan oleh Joseph A. Davito tentang empat indikator yang terkait teori Humanistiknya yaitu, Keterbukaan, Empati, Sikap Mendukung, dan Sikap Positif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep teori Humanistik Joseph A. Devito dengan kesesuaian dari konsep kitab Ta’lim Muta’allim dan menganalisis pola komunikasi guru dengan murid dalam kitab Ta’lim Muta’allim  di Pondok Pesantren Qodratullah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif deskriptif, dengan lokasi penelitian di Pondok Pesantren Qodratullah Langkan, data ini dikumpulkan dengan menggunakan metode Observasi, Wawancara, Dokumentasi, dan Analisis Data. Responden dalam penilitian ini sebanyak 4 orang guru yang mengajar kitab Ta'lim Muta'allim, dan 20 orang murid yang sudah mempelajari kitab Ta'lim Muta'allim, yang terdiri dari 10 murid dari MTs Putra dan Putri, dan 10 Murid dari MA Putra dan Putri. Hasil penelitian menunjukkan Pola komunikasi interpersonal antara guru dan murid yang ada dalam kitab Ta’lim Muta’alim yang ada di bab IV sejalan dengan konsep humanistik yang digagas oleh Devito, dan sesuai dengan penerapan yang ada di Pondok Pesantren Qodratullah, yang mana dalam komunikasi interpersonal tersebut mengandung lima unsur yang telah ditekankan oleh Devito, yaitu: Keterbukaan, empati, sifat mendukung, sikap positif, dan kesetaraan.
STRATEGI PEMASARAN PT. PRIMAGRAPHIA DIGITAL: ANALISIS KINERJA DI LINGKUNGAN PLATFORM MARKETPLACE Yohan Suryanto
Khazanah Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2024): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v5i1.34198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi penjualan PT. Primagraphia Digital di marketplace selama tahun 2022. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh dari wawancara dengan lima informan internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fluktuasi penjualan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk perubahan selera konsumen, kondisi pasar, dan kualitas layanan. Faktor-faktor musiman seperti bulan Ramadhan dan Idul Fitri juga memiliki dampak signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perusahaan perlu terus melakukan evaluasi dan penyesuaian strategi pemasaran untuk mengatasi fluktuasi penjualan dan mempertahankan pertumbuhan yang stabil dalam jangka panjang.

Page 8 of 12 | Total Record : 112