cover
Contact Name
Sarwinda Intan Putri
Contact Email
sarwindaintan96@uho.ac.id
Phone
+6281245849917
Journal Mail Official
journalcelebica@uho.ac.id
Editorial Address
https://celebica.uho.ac.id/index.php/journal/about/editorialTeam
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 27231909     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jc.v2i2
Core Subject : Agriculture, Social,
Celebica Jurnal Kehutanan Indonesia merupakan jurnal online open akses enam bulanan yang diterbitkan oleh Jurusan Kehutanan Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan Universitas Halu Oleo. Jurnal ini fokus untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dan pemikiran di bidang Kehutanan. Hasil Penelitian kehutanan yang dipublikasikan dalam jurnal ini mencakup bidang Manajemen Hutan, Sosial Ekonomi Kehutanan, Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Teknologi Pemanfaatan Hasil Hutan, Silvikultur dan Konservasi Sumberdaya Hutan
Articles 92 Documents
ANALISIS FITOKIMIA, SIFAT ANTI BAKTERI DAN ANTIOKSIDAN PROPOLIS Tetragonula sapiens DARI BUTON UTARA Niken pujirahayu; Zakiah Uslinawaty; Nurhayati Hadjar; Dirvin; Ahmat Gari
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Celebica Jurnal Kehutanan Volume 6 no 2 tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65078/jc.v6i2.219

Abstract

This study investigates the phytochemical composition, antioxidant, and antibacterial activities of stingless bee, Tetragonula sapiens propolis from four locations in Buton Utara, Southeast Sulawesi, Indonesia. Phytochemical screening confirmed the presence of flavonoids, tannins, and polyphenols in all samples, while alkaloids were absent. Antioxidant activity, measured by DPPH assay, varied significantly among samples, with Lakonea exhibiting the strongest activity (IC₅₀ 42.22 ppm), followed by Linsowu (66.33 ppm), Lemo Ea (85.13 ppm), and Lantagi (113.39 ppm). Antibacterial tests against Escherichia coli, Staphylococcus aureus, and Salmonella typhi revealed distinct inhibitory patterns, with Lakonea showing the broadest spectrum of activity at 30% concentration. Statistical analysis indicated a strong negative correlation (rₛ = -0.80) between IC₅₀ values and total antibacterial inhibition, suggesting that samples with higher antioxidant capacity tend to possess stronger antibacterial effects. The findings highlight the influence of geographical origin and botanical sources on the bioactivity of propolis. This study concludes that stingless bee propolis from Buton Utara, particularly from Lakonea, holds promising potential as a natural source of antioxidants and antibacterial agents, supporting its future application in the development of functional foods, nutraceuticals, and pharmaceuticals.
SIMPANAN KARBON PADA HUTAN MANGROVE DI DESA MOLINESE KECAMATAN LAINEA KABUPATEN KONAWE SELATAN Alamsyah Flamin; Abdul Sakti; Umar Ode Hasani; Andi Rachmat Asyura Hakim
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Celebica Jurnal Kehutanan Volume 6 no 2 tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65078/jc.v6i2.220

Abstract

Hutan mangrove memiliki peran ekologis penting sebagai penyerap dan penyimpan karbon sehingga berkontribusi besar dalam mitigasi perubahan iklim. Penelitian ini dilakukan untuk mengestimasi simpanan karbon pada hutan mangrove di Desa Molinese, Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Tujuan penelitian adalah mengetahui besarnya potensi simpanan karbon yang tersimpan dalam vegetasi mangrove di lokasi tersebut. Metode yang digunakan adalah non-destructive sampling dengan pengukuran diameter batang setinggi dada (DBH) pada tiga tingkat pertumbuhan (pohon, tiang, dan pancang) melalui 42 plot pengamatan yang ditempatkan secara sistematis sebanyak enam transek. Data hasil pengukuran kemudian dikonversi menggunakan persamaan alometrik spesifik untuk tiap jenis mangrove guna menghitung biomassa, yang selanjutnya diturunkan menjadi estimasi simpanan karbon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hutan mangrove Desa Molinese memiliki total simpanan biomassa sebesar 18.748,42 ton atau rata-rata 109,90 ton/Ha dan simpanan karbon mencapai 8.624,27 ton atau sekitar 50,56 ton/Ha. Jenis dominan dengan simpanan karbon terbesar adalah Rhizophora apiculata, sedangkan jenis dengan kontribusi terkecil adalah Aegiceras corniculatum dan Xylocarpus granatum. Temuan ini menegaskan bahwa hutan mangrove di Desa Molinese berpotensi signifikan sebagai cadangan karbon pesisir, sekaligus menjadi dasar penting bagi upaya konservasi dan pengelolaan berkelanjutan kawasan mangrove. Kata kunci: Alometrik, Biomassa, Mangrove, Simpanan Karbon

Page 10 of 10 | Total Record : 92