cover
Contact Name
Ghefra Rizkan Gaffara
Contact Email
ghefra@esaunggul.ac.id
Phone
+6282112846970
Journal Mail Official
planesa@esaunggul.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/planesa/about/contact
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Planesa
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 02169673     EISSN : 02169673     DOI : 10.47007
Jurnal Planesa adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan tulisan dalam bidang ilmu planologi, yang mencakup penelitian dan non-penelitian. Jurnal ini dipublikasikan oleh Pusat Pengelola Universitas Esa Unggul dan berisi artikel-artikel hasil penelitian civitas akademika di bidang perencanaan. Jurnal Planesa adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan tulisan dalam bidang ilmu planologi, yang mencakup penelitian dan non-penelitian. Jurnal ini dipublikasikan oleh Pusat Pengelola Universitas Esa Unggul dan berisi artikel-artikel hasil penelitian civitas akademika di bidang perencanaan. Scope dari Jurnal Planesa adalah: - Transportasi - Kebencanaan (Pedesaan, Kota dan Wilayah) - Tata Ruang - Lingkungan - Arsitektur dan Bangunan - Pariwisata
Articles 134 Documents
Identifikasi Karakteristik Pasar Tradisional di Wilayah Jakarta Selatan (Studi Kasus : Pasar Cipulir, Pasar Kebayoran Lama, Pasar Bata Putih, dan Pasar Santa)
Jurnal Planesa (Planologi) Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi perkembangan kawasan perkotaan yang seiring dengan perkembangan jaman, menimbulkan pola konsumtif masyarakat yang semakin kompleks, hal tersebut meningkatkan kebutuhan masyarakat akan pasar yang menjadi tempat pemenuhan kebutuhsan hidup sehari-hari. Jakarta merupakan kota dengan tingkat kesibukan tinggi dan gaya hidup modern, membangkitkan pertumbuhan pasar-pasar dengan pola modern yang menerapkan metode berdagang self­service atau swalayan. Pertumbuhan pasar-pasar tersebut terlihat menjadi suatu kebutuhan masyarakat kota Jakarta, namun juga merupakan ancaman bagi Pasar tradisional yang melibatkan rangkaian atau lapangan usaha atau mata pencaharian masyarakat, baik di kawasan tersebut ataupun di wilayah yang menjadi produsen. Studi ini bertujuan mengidentifikasi keberadaan pasar tradisional disertai dengan permasalahannya dan mencapai atau memberikan usulan pemecahan permasalahan tersebut. Tujuan studi ini adalah mengidentifikasi karakteristik pengguna atau masyarakat pasar di dalam tumbuh berkembangnya pasar modern yang sangat diterima masyarakat saat ini. Dengan melihat kondisi di lapangan disertai dengan karakteristik pengguna pasar tradisional dapat disimpulkan keberadaan pasar masih sangat diperlukan serta merupakan penerapan Peraturan Daerah Khusus Ibukota Jakarta No 6 Tahun 1999 yang menjelaskan keberpihakan pada masyarakat atau pengusaha skala kecil yang terintegrasi dengan pengusaha besar. Sehingga pada saat ini masih dapat kita jumpai keberadaan pasar tradisional yang berkonotasi lingkungan masyarakat menengah dan kecil, ternyata tidak terbukti pada mayoritas pengguna pasar.Kata Kunci : Pasar, Pasar Tradisional, Berkembangnya Pasar Modern
KERUSAKAN LINGKUNGAN DAN MINIMNYA KESEHATAN DI MASYARAKAT PERKOTAAN Cahyani, Reffi Anggun
Jurnal Planesa (Planologi) Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Planesa Perencanaan Wilayah dan Kota
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan menjadi suatu kebutuhan penting bagi setiap manusia. Hal ini sesuai dengan tujuan pembangunan yaitu kesejahteraan masyarakat sebagai objek pembangunan dan perkembangan. Daerah perkotaan merupakan daerah yang perkembangannya sangat pesat karena didorong oleh masuknya industry modern yang tentunya membawa implikasi. Salah satu diantaranya adalah masalah kesehatan yang kemudian meluas ke masalah lain yang kompleks. Berbagai permasalahan yang hadir, jelas menimbulkan berbagai pertanyaan tentang konsep modernitas berwujud pembangunan yang diterapkan.
Pengaruh Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Bencana Banjir di Kota Bima Bestari, Ulfah
Jurnal Planesa (Planologi) Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Planesa Perencanaan Wilayah dan Kota
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir bandang yang terjadi pada tanggal 21 dan 23 Desember tahun 2016 menimbulkan kerugian baik fisik, sosial, ekonomi maupun lingkungan. Kerugian fisik dan lingkungan yang terjadi yaitu terdapat 203 rumah yang hanyut, 652 rumah rusak berat, 742 rumah rusak sedang dan juga 18.294 rusak ringan/terendam (BNPB, 2017). Sejumlah lima kecamatan di Kota Bima terdampak oleh bencana ini hingga menyebabkan 105.754 jiwa terdampak (BNPB, 2017). Hujan ekstrim, kondisi daerah aliran sungai (DAS) pada bagian hulu yang mengalami pengurangan luas kawasan hutan dan meningkatnya perkembangan Kota Bima diduga sebagai faktor penyebab utama terjadinya banjir besar tersebut. Perubahan penggunaan lahan yang signifikan berdampak pada perubahan respon DAS terhadap hujan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi besarnya perubahan penggunaan lahan serta menganalisis pengaruh perubahan penggunaan  lahan terhadap bencana banjir di kota Bima. Pendekatan penelitian yang di pakai peneliti dalam penelitian yaitu menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yaitu dengan menggunakan metode overlay peta tata guna lahan tahun 2010 dan tata guna lahan 2022, sedangkan alat analisis yang di pakai yaitu ArcGis 10.3.
IMPLEMENTASI KONSEP TRANSPORTASI BERKELANJUTAN TERHADAP PENYEDIAAN JALUR KHUSUS SEPEDA SEBAGAI NON MOTORIZED TRANSPORTATION DI JALAN A.Y.PATTY Leunufna, Chrisalis Patricia
Jurnal Planesa (Planologi) Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Planesa Perencanaan Wilayah dan Kota
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah tranportasi Kota Ambon seperti kecelakaan lalu lintas yang mempengaruhi indeks keselamatan kota maupun kemacetan yang berdampak pada peningkatan polusi udara dan suara, perlu diatasi melalui pengembangan sistem transportasi berkelanjutan, salah satu perwujudan transportasi berkelanjutan adalah dengan penggunaan Non Motorized Transportation (NMT), yang dalam penelitian ini adalah sepeda. Namun demikian penyediaan jalur khusus sepeda sepeda belum diperhatikan termasuk di Jalan A.Y.Patty. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuian penyediaan jalur khusus sepeda pada lokasi kajian dengan dimensi transportasi berkelanjutan. Metode kuantitatif adalah metode yang dipakai dengan analisis pembobotan. Hasil analisis menunjukan bahwa kesesuaian kondisi eksisting lokasi penelitian pada variabel keamanan tidak sesuai dengan presentase 39% dan variabel kesehatan sangat sesuai dengan presentase 89%. Maka penyediaan jalur khusus sepeda pada Jalan A.Y.Patty masih belum maksimal dalam konsep transportasi berkelanjutan pada aspek keamanan
Penentuan Lokasi Pengembangan Perumahan Dan Permukiman Di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor Azzahra, Annisa; Suryandari, Ratnawati Yuni
Jurnal Planesa (Planologi) Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Planesa Perencanaan Wilayah dan Kota
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan penduduk di JABODETABEK menyebabkan permintaan lahan hunian meningkat, memicu pencarian daerah dengan kepadatan rendah dan penggunaan lahan efisien. UU No.1 Tahun 2011 menekankan perlunya perencanaan pembangunan perumahan yang terpadu. Kabupaten Bogor, khususnya Kecamatan Cileungsi, menawarkan potensi besar untuk pengembangan perumahan karena letak strategisnya dan investasi properti tinggi. Penelitian ini menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menganalisis enam parameter—kemiringan lereng, penggunaan lahan, kerawanan bencana, aksesibilitas, lokasi perdagangan, dan sumber daya air—untuk menentukan lokasi perumahan yang optimal di lima kelurahan potensial di Kecamatan Cileungsi. Hasilnya Luas wilayah yang sangat berpotensi mencapai 2.487,79 ha, cukup berpotensi 3.231,32 ha, dan kurang berpotensi 1.285,95 ha, dengan dominasi wilayah yang cukup berpotensi. Kelurahan Dayeuh, dengan luas 594,44 ha, merupakan area yang sangat berpotensi
PEMANFAATAN GNSS RTK GEOTIK UNTUK PENGUKURAN PTSL DI DESA KEBONTUNGGUL Ardiansyah, Dede; Gaffara, Ghefra Rizkan
Jurnal Planesa (Planologi) Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Planesa Perencanaan Wilayah dan Kota
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran PTSL (Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan tanah sebagai sumber keadilan dan kemakmuran. Dimana dalam kegiatan ini meliputi pengumpulan, pengolahan, pembukuan, dan penyajian serta pemeliharaan data fisik (pengukuran) dan data yuridis, dalam bentuk peta dan daftar bidang-bidang tanah serta pemberian surat tanda bukti hak atas tanahnya. Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN kemudian meluncurkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebagai upaya agar masyarakat dapat memperoleh kepastian hukum dan perlindungan hukum hak atas tanah secara pasti, cepat, sederhana, aman, lancar, adil, merata dan transparan. Dalam pelaksanaan kegiatan PTSL (Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) menggunakan GNSS RTK. Dimana dalam penelitian ini menggunakan Geodetik T 300. Adapun kegiatan PTSL ini di lakukan di Desa Kebontunggul Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto - Jawa Timur. Terdapat 1.280 bidang yang telah dilakukan pengukuran dari 1.300 bidang yang direncanakan. Dimana bidang yang lolos dalam verifikasi yaitu sebanyak 1.280 bidang tanah, dimana jumlah bidang tanah dalam kategori K4 sebanyak 292 bidang tanah, dimana bidang K4 yang ditemukan sejumlah 102 bidang, dan jumlah K4 yang tidak ditemukan sebanyak 190 bidang. Dan juga terdapat beberapa kendala dalam pengambilan data lapangan, diantaranya ketidak jelasan batas tanah warga, banyaknya patok yang tidak terpasang, serta titik batas bidang tanah banyak didalam rumah yang menyebabkan data Geodetik menjadi Fload, serta cuaca yang berubah-ubah
ANALISIS POTENSI LAHAN UNTUK KEBUTUHAN RUANG TERBUKA HIJAU. STUDI KASUS: KECAMATAN KEMBANGAN JAKARTA BARAT Dharmastyo, Ichsan Adi
Jurnal Planesa (Planologi) Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Planesa Perencanaan Wilayah dan Kota
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTAccording to Regulation Number 26 from the year 2007 on Spatial Planning, and Regulation Number 15 from the year 2010 on the Implementation of Spatial Planning, it is mandated that municipal or regional areas allocate 30% of their territory for Green Open Spaces. This allocation should include 20% for Public use and 10% to be administered by private entities. Quantitatively, in the Kembangan District with an administrative area of 2497Ha, there are lands that can be developed into green open space This study employed overlay-intersect analysis using Arc GIS 10.0 to measure the contribution of open land to meeting green open space needs, We used property rights, building use rights, open land distribution. And low building coverage ratio (BCR) area polygons to conclude the potential and contributed land. Results of this study showed that there is 368,19ha of potential land in Kembangan District to be developed as new green space areas. However, due to the building regulation, there is only 93.9 Ha (3.76%) that can be contributed for the new green space development.
MENGEVALUASI HAMBATAN DAN KENDALA DALAM PENGUKURAN PTSL DI DESA KLAPAYAN Vernina, Yella Vonis
Jurnal Planesa (Planologi) Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Planesa Perencanaan Wilayah dan Kota
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini membahas evaluasi terhadap solusi yang digunakan untuk mengatasi hambatan dan kendala dalam proses pengukuran Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Klapayan. Penelitian ini mencakup analisis berbagai hambatan administratif, teknis, dan sosial yang sering muncul selama pelaksanaan PTSL. Dengan mengidentifikasi permasalahan tersebut, jurnal ini menyajikan evaluasi solusi yang telah diimplementasikan untuk meningkatkan efisiensi dan keberhasilan program ini. Hasil penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi perbaikan proses pengukuran PTSL di tingkat desa dan kontribusi positif terhadap pengembangan kebijakan pertanahan
Kerusakan dan Perubahan Penggunaan Lahan Pada Kawasan Permukiman Di Kota Kupang Akibat Badai Siklon Tropis Seroja Meyok, Whelmy
Jurnal Planesa (Planologi) Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Planesa Perencanaan Wilayah dan Kota
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena siklon tropis seroja menyebabkan angin kencang (34 knot) menyebakan kerusakan rumah, fasilitas umum dan sosial maupun lahan pertanian masyarakat, dan juga menyebabkan gelombang pasang dan abrasi yang menyebakan kerusakan sarana dan prasaran perikanan milik masyarakat maupun pemerintah. Maka dari itu, penelitian bertujuan untuk menghitung persentase kerusakan yang terjadi akibat badai siklon tropis seroja pada tiap kecamatan di Kota Kupang dan melihat bagaimana perubahan luasan penggunaan lahan yang terjadi di kota Kupang sebelum dan sesudah terjadinya badai siklon tropis seroja. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dan analisis spasial. Temuan utama dalam peneltiian ini adalah Peta persentase kerusakan bangunan per kecamatan di kota Kupang dan temuan kedua adalah peta hasil overlay penggunaan lahan di Kota Kupang sebelum, dan sesudah terjadi badai siklon tropis seroja. Secara keseluruhan Kota Kupang mengalami kerusakan di semua tingkat kerusakan. Perubahan penggunaan lahan permukiman di Kota Kupang sebelum dan sesudah terjadi badai siklon tropis seroja adalah semakin meningkatnya luas penggunaan lahan permukiman yaitu sebesar 5,66 Km2 atau 3,17% dari luas total Kota Kupang, yang menunjukan bahwa kerusakan akibat badai siklon tropis seroja tidak berpengaruh terhadap penggunaan lahan permukiman di Kota Kupang
EVALUASI TINGKAT KENYAMANAN RUANG TERBUKA HIJAU TAMAN KOTA BERDASARKAN PERSEPSI PENGUNJUNG: STUDI KASUS DI TAMAN KOSAMBI JAKARTA BARAT Anatomi, Tegar Anan
Jurnal Planesa (Planologi) Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Planesa Perencanaan Wilayah dan Kota
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Kosambi memiliki potensi sebagai tempat rekreasi, relaksasi, dan habitat alam. Setelah mengalami revitalisasi dari lahan bekas rawa yang sering tergenang banjir, taman ini sekarang memiliki peran ekologis yang penting dalam menjaga area hijau di tengah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kenyamanan pengunjung di Taman Kosambi. Metode penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa taman ini mendapatkan skor rata-rata sekitar 73,98, masuk dalam kategori "Nyaman" berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Ini menunjukkan bahwa Taman Kosambi telah menciptakan lingkungan yang nyaman bagi pengunjung dalam berbagai aspek yang dinilai, seperti iklim, sirkulasi, kebisingan, aroma, keamanan, kebersihan, keindahan, dan bentuk taman