cover
Contact Name
Didin Septa Rahmadi
Contact Email
lppmununtb@gmail.com
Phone
+6285339028532
Journal Mail Official
pacupendidikan@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan No. 6 , Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83000
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : 2807110     DOI : https://doi.org/10.22021/pacu.v5i2
Core Subject : Education,
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat, beralamat di Jalan Pendidikan Nomor 6, Mataram yang bertujuan sebagai wahana publish atas karya penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa, guru, dosen dan masyarakat umum terkait pendidikan tingkat dasar meliputi PAUD/SD/MI. Ruang lingkup Jurnal Pacu Pendidikan Dasar yaitu desain pembelajaran PAUD/SD/MI, Strategi dan Metode Pembelajaran PAUD/SD/MI, Desain Kurikulum Pendidikan PAUD/SD/MI, Inovasi Pembelajaran PAUD/SD/MI, Perkembangan-perkembangan anak PAUD/SD/MI, Teknologi dan Media Pembelajaran PAUD/SD/MI, Gagasan, Teori dan Praktik Pendidikan anak PAUD/SD/MI, Konsep pendidikan PAUD/SD/MI, Penelitian Pendidikan anak PAUD/SD/MI, Kompetensi dan profesionalisme Guru PAUD/SD/MI, Pendidikan Karakter anak PAUD/SD/MI, Psikologi Pendidikan anak PAUD/SD/MI, Manajemen Pendidikan PAUD/SD/MI, Pengembangan sarana dan prasarana pendidikan di PAUD/MI/SD.
Articles 79 Documents
Pengaruh Kinerja Guru dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas V DI SD N 1 Sidorekso Nadia Pramitasuri; Nur Aini Rikhayana; Cantik Marina Marlin; Cynthia Carla Ika Santoso; Fitriyah Amaliyah
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.404

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kinerja guru dan motivasi belajar pada hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 1 Sidorekso. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian regresi linear ganda, proses pengumpulan data diawali dengan menggunakan angket tertutup dan dokumentasi oleh siswa kelas V SDN 1 Sidorekso sebagai target penelitian yang memiliki populasi sebanyak 37 siswa dengan menggunakan sampel yang sama sebanyak 37 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan uji regresi linier ganda dan menggunakan beberapa uji persyaratan yaitu uji auto klasik yang berisi: uji normalitas, uji linearitas, uji kolinearitas, uji autokorelasi, uji heterokedastisitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kinerja guru dan motivasi belajar tidak berpengaruh pada hasil belajar siswa.
Pengaruh Kedisiplinan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas IV SDN 1 Sadang Devi Oktavia; Nilam Cahya; Adiatma Haris; Fitriyah Amaliyah
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.405

Abstract

Kedisiplinan belajar merupakan hal yang penting dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kedisiplinan belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDN 1 Sadang yang beralamat di Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 1 Sadang sebanyak 26 siswa. Sampel pada penelitian ini yaitu 26 siswa kelas IV SDN 1 Sadang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner (angket) dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menggunakan analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa variabel bebas kedisiplinan belajar hanya berpengaruh sebesar 0,4% terhadap variabel terikat prestasi belajar dan sisanya 99,6% dipengaruhi oleh variabel lain.
Pengaruh Kemandirian Belajar dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Kelas 3 SD 1 Sadang Nela Fatikah Sari; Lela Ayu Septyani; Abdullah Fatkhi Fiddin; Devina Dwi Astuti; Fitriyah Amaliyah
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.406

Abstract

Kemandirian belajar dan motivasi belajar siswa melibatkan kemampuan individu untuk bertanggung jawab secara mandiri sehingga memunculkan suatu dorongan untung mencapai sesuatu yang diharapkan yaitu hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemandirian belajar dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa kelas III SD 1 Sadang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian regresi linier berganda. Jenis penelitian ini dapat dilakukan ketika ingin mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan antara variabel independen dengan variabel dependen. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh data adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kemandirian belajar yang dimiliki seseorang tidak akan mempengaruhi motivasi belajarnya dalam mencapai suatu prestasi hasil belajar. Jadi dalam hal ini, kemandirian dan motivasi belajar secara bersama-sama, secara teori kuantitatif dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari kemandirian belajar dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran matematika.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Possing Terhadap Hasil Belajar Kongnitif Matematika Pada Siswa Kelas V SD 1 Gribig Kinesti Destia Syafitri; Bayu Dwi Rachmadi; Nabila Fakhrin Nihayati; Putri Amelia Noviyanti
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.408

Abstract

Pendidikan secara formal banyak berlangsung pada Lembaga pendidikan yaitu sekolah. Permasalahan matematika yang juga terdapat pada masalah keseharian yaitu tentang bangun ruang dan volume benda. Siswa sering kesulitan untuk memahami secara logis mengapa suatu rumus tersebut diterapkan. Pendekatan, strategi, metode dan teknik pembelajaran yang digabungkan menjadi satu kesatuan yang utuh akan menciptakan suatu model pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menerapkan metode eksperimen pada penelitian. Teknik pengumpulan data dalam penelitian eksperimen ini menggunakan tes dalam bentuk tes tertulis. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan nilai pretest dan posttest dengan penerapan model pembelajaran problem possing. Berdasarkan uji normalitas menggunakan SPSS diperoleh hasil uji normalitas yaitu nilai pretest dengan nilai signifikansi 0,155 > 0,05 dan nilai posttest dengan nilai signifikansi 0,07 > 0,05. Dari kedua data tersebut nilai signifikansi α > 0,05 yang berarti data tersebut berditribusi normal. Uji paired sampel t-test digunakan untuk mengetahui hipotesis sebuah perlakuan atau percobaan. Hal tersebut berarti Ho ditolak dan menerima Ha. Uji paired t-test tersebut menujukkan bahwa nilai signifikansi α 0,000 < 0,05. Hal tersebut berarti Ho ditolak dan menerima Ha. Kesimpulan penerapan model pembelajaran problem possing memiliki pengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa SD 1 Gribig.
Pengaruh Kemampuan Berpikir Kreatif Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas 5 di SD Negeri 3 Plajan Jepara Aini Noor Khofifah; Jessica Dhiya &#039;Ulhaq; Dian Fatmasari; Muhammad Sya&#039;ban Zakiya; Melinda Khoriyah. N; Silvia Berliana
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan berpikir kreatif terhadap hasil belajar siswa kelas 5. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis regresi pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SDN 3 Plajan Jepara.Untuk mengetahui kemampuan awal siswa peneliti melakukan angket soal untuk siwa kelas 5. Berdasarkan hasil data yang diperoleh dari penelitian di SD Negeri 3 Plajan Jepara dapat dikatakan bahwa kemampuan berpikir kreatif sangat efektif dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siwa. Berdasarkan penelitian ini diharapkan hasil belajar matematika siswa kelas 5 SD dapat ditingkatkan dengan pengaruh kemampuan berpikir kreatif, karena hasil verifikasi membuktikan Berdasarkan penelitian ini diharapkan hasil belajar matematika siswa kelas 5 SD dapat ditingkatkan dengan pengaruh kemampuan berpikir kreatif, karena hasil verifikasi membuktikan bahwa kemampuan berpikir kreatif menjadi faktor-faktor penentu yang signifikan.
Peran Kurikulum Merdeka Dalam meningkatkan harmonisasi antara masyarakat dan Sekolah Ine Pebriyanti; Arifin Ahmad; Muhammad Dzaky; Syifa Nur Fauziah; Rendi Rendi; Pia Puspitasari
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.411

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan pendekatan pendidikan yang menekankan pada pemberdayaan siswa melalui pengembangan keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang relevan dengan kehidupan yang nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kurikulum merdeka dalam meningkatkan harmonisasi antara masyarakat dan ssekolah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada responden melalui teknik purposive sampling. Dengan jumlah responden 42 orang terdiri dari guru, orang tua siswa dan anggota masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka ini dapat mempengaruhi hubungan sekolah dan masyarakat menjadi lebih harmonis. Penelitian ini menunjukkan bahwa 92%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka ini dapat membawa pengaruh positif bagi hubungan sekolah dan masyarakat, Melalui kurikulum merdeka, sekolah dapat melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses pendidikan, memperkuat ikatan antara sekolah dan masyarakat. selain itu, Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya peran kurikulum merdeka dalam harmonisasi hubungan sekolah dan masyarakat.
Pengelolaan Hubungan Sekolah dan Masyarakat Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Sophie Muda Malik; Arifin Ahmad; Ericha Gabrielia Charlie; Widiyanti Susilawati; Putri Natasya Tanjung; Velia Margaretifera.S.A
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i2.414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hakekat pengelolaan hubungan sekolah dan masyarakat, (2) prinsip-prinsip dalam pengelolaan hubungan sekolah dan masyarakat (3), ruang lingkup pengelolaan hubungan sekolah dan masyarakat di Sekolah Dasar,, (4) tujuan, fungsi dan manfaat hubungan sekolah dan masyarakat (5) pelaksanaan program hubungan sekolah dan masyarakat dilakukan dengan menggunakan alternatif teknik agar dapat menyesuaikan dengan perkemabangan zaman. Metode yang digunakan adalah metode Kuantitatif, Teknik pengumpulan data penulis menggunakan metode kuesioner, yaitu dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Hasil menunjukkan bahwa fungsi dari pengelolaan hubungan sekolah dan masyarakat dapat membangun mutu pendidikan khususnya di jenjang Sekolah Dasar, meningkatkan partisipasi dari masyarakat terhadap proses pencapaian program-program sekolah, dengan adanya pengelolaan maka dapat meningkatkan kerja sama antara hubungan sekolah dan masyarakat. Implemenasinya meliputi berbagai pertemuan, musyawarah serta adanya kerja sama antara lembaga pendidikan dengan masyarakat sekitar, selain itu dapat terjalin hubungan yang erat antara warga sekitar sekolah untuk menjaga keamanan, mengikutsertakan warga masyarakat di lingkungan sekolah begitupun sebaliknya, serta melaksanakan pembinaan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD). Evaluasi yang dilakukan terhadap pengelolaan hubungan sekolah dan masyarakat yaitu orangtua terlibat dalam pengelolaan, terciptanya programkerja baru, menjalankan proses dan saling melakukan sharing antar orangtua.
Pengaruh Kecerdasan Interpersonal Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas VI SDN 2 Gribig Dinar Safitri; Della Ayu Puspita; Liftiya Ayu Lestari; Filyas Aleansyah; Fitriyah Amaliyah
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.415

Abstract

Kecerdasan interpersonal adalah kemampuan anak dalam memahami dan bekerja sama yang berdampak besar pada kemampuan pemecahan masalah siswa. Misalnya ketika siswa merasa bingung, mereka tidak malu bertanya kepada teman, guru, atau bahkan orang asing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan interpersonal terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VI SDN 2 Gribig. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan yaitu secara parsial tidak terdapat pengaruh kecerdasan interpersonal terhadap prestasi belajar siswa kelas VI SDN 2 Gribig, hal ini dapat dilihat pada nilai sebesar 0,837 yang lebih kecil dari sebesar 1,720 dan nilai signifikansi sebesar yang artinya H0 diterima dan H1 ditolak, sehingga tidak ada pengaruh.
Peningkatan Hasil Belajar Tematik Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Melalui Pendekatan Contextual Teaching Learning Laila Rahmawati; Rakhmad Rakhmad
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.416

Abstract

Hasil belajar, motivasi dan keaktifan siswa yang rendah menjadi permasalah di masa pasca pandemik, sehingga diperlukan suatu solusi yang mampu membuat siswa aktif, memunculkan kekritisan berpikir, dan mengembangan kreatifitas siswa. pendekatan contextual teaching learning merupakan solusi yang tepat untuk digunakan dalam penelitian ini. Metode yang digunakan adalah metode penelitian Tindakan kelas dengan menggunakan 2 siklus. Hasil penelitian yang didapatkan adalah terdapat peningkatan hasil belajar menggunakan pendekatan contextual teaching learning, dimana pada hasil belajar siswa meningkat dari 19% ke 100% yang dinyatakan lulus dari indikator keberhasilan yang peneliti tentukan. Hal ini didukung dengan peningkatan aktivitas guru dari skor 17 (cukup baik) ke skor 35 (sangat baik) dan peningkatan aktivitas siswa dari 53% (cukup aktif) ke 88% (sangat baik). Sehingga penggunaan pendekatan contextual teaching learning dapat dijadikan sebagai salah satu variasi pembelajaran tematik yang mampu meningkatkan hasil belajar siswa.
Peran Guru Dalam Melaksanakan Bimbingan dan Konseling Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas V Sekolah Dasar Nilam Cahya; Shollu Maulida Anjelifa; Heradini Jelli Wistiana; Nur Fajrie; Sekar Dwi Ardianti
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i2.419

Abstract

Pelaksanaan program layanan bimbingan konseling dilakukan oleh guru kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam melaksanakan layanan bimbingan konseling untuk meningkatkan kedisiplinan siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan naratif. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa program layanan bimbingan konseling oleh guru kelas sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Guru kelas berperan sebagai pendidik, konsultan dan teladan teladan. Kendala guru dalam melaksanakan bimbingan dan konseling yaitu kemampuan guru sebagai konselor masih rendah, pelaksanaan bimbingan dan konseling belum terorganisir. Solusi guru terkait kendala dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling yaitu meningkatkan kompetensi guru sebagai konselor, perbaikan pelaksanaan bimbingan dan konseling.