cover
Contact Name
Andriyana
Contact Email
andriyana@uniku.ac.id
Phone
+6282121616969
Journal Mail Official
journal.fon@uniku.ac.id
Editorial Address
Jl. Cut Nyak Dien nomor 36A Cijoho Kuningan
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Fon; Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Kuningan
ISSN : 20860609     EISSN : 26147718     DOI : https://doi.org/10.25134/
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat artikel dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pembelajaran dan pengajaran Bahasa Indonesia serta sastra Indonesia. Ruang lingkup penelitian mencakup penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pertama, bahasa kedua, maupun bahasa asing. Penelitian dapat dilakukan di jenjang pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Subruang lingkup jurnal ini meliputi: fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, wacana, pragmatik, sosiolinguistik, psikolinguistik, menyimak, berbicara, membaca, menulis, teori sastra, sejarah sastra, kritik sastra, sastra bandingan, ekranisasi, sosiologi sastra, perencanaan pembelajaran, strategi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, kurikulum, bahan ajar, dan media pembelajaran.
Articles 341 Documents
NILAI-NILAI BUDAYA MINANGKABAU DALAM NASKAH DRAMA DR. ANDA KARYA WISRAN HADI Bawon Wiji Dia Prasasti; Purwati Anggraini
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/n6rmm132

Abstract

Rabunnya wawasan terhadap nilai-nilai budaya daerah di kalangan masyarakat semakin kurang diperhatikan sejak kesenian populer maupun barat menjamur di Indonesia. Dengan demikian, budaya tradisi perlu diberi ruang luas dalam berekspresi, yang tentu dilandasan dengan budaya-budaya daerah. Naskah drama karya Wisran Hadi dipilih karena cerita didalamnya mampu memberikan wawasan tentang kebudayaan Minangkabau yang penuh pemaknaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Jenis-jenis budaya Minangkabau dan (2) Nilai-nilai budaya dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Penelitian ini menggunakan pendekatan antropologi sastra. Pendekatan antropologi sastra dipilih karena sastra saling berkaitan dengan budaya yang membentuknya. Sumber data yang digunakan yaitu naskah drama DR. Anda, sedangkan data dalam penelitian ini adalah sekuens cerita, kutipan satuan cerita berwujud dialog dan monolog. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Metode deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan makna nilai budaya Minangkabau melalui naskah drama DR.Anda. Hasil penelitian ini berupa. Pertama, jenis-jenis budaya Minangkabau meliputi: pepatah pepitih, arti nama Minagkabau, merantau, pakaian adat, dan upacara adat. Kedua, Nilai-nilai kebudayaan berupa: nilai budaya politik dan nilai budaya sosial masyarakat Minangkabau.
TINDAK TUTUR SISWA DALAM PEMBELAJARAN ONLINE VIA WHATSAPP DI KELAS 3 SD NEGERI 2 SETROJENAR (Studi Deskriptif dilihat dari Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi) Fani Saputri; Aninditya Sri Nugraheni
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/c0kbgj55

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan guna memaparkan dan mendeskripsikan mulai dari jenis tindak tutur, bentuk, dan maksud tuturan siswa yang dipakai ketika pembelajaran online via WhatsApp di kelas 3 SDN 2 Setrojenar. Penelitian dilakukan dengan studi deskriptif yang dilihat berdasarkan jenis tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Adapun jenis dari penelitian yang digunakan dalam penyusunan artikel ini yaitu berupa penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang diperlukan dalam penelitian yaitu sumber dalam bentuk tertulis yang ada pada pembelajaran online via WhatsApp di kelas 3 SDN 2 Setrojenar. Data dari penelitian yang dilakukan yaitu berupa keseluruhan tuturan yang berjenis lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yakni teknik baca, simak, dan catat. Analisis data pada penelitian ini yaitu berupa analisis data kualitatif. Peneliti mendapatkan hasil penelitian yang dilakukan berdasarkan tindak tutur siswa saat pembelajaran online via WhatsApp bahwa di dalam pembelajaran tersebut terdapat, jenis-jenis tindak tutur yaitu tindak tutur lokusi, tindak tutur ilokusi, dan tindak tutur perlokusi. Berdasarkan jenis tindak tutur lokusi terdapat bentuk informatif dan bentuk pertanyaan. Bentuk asertif, direktif, dan ekspresif juga terdapat pada tindak tutur jenis ilokusi. Sedangkan pada tindak tutur terdapat bentuk dorongan yang membuat mitra tutur melakukan sesuatu. Tindak tutur siswa pada pembelajaran online via whatsApp di kelas 3 SDN 2 Setrojenar memiliki maksud tuturan yakni untuk mempengaruhi, menginformasikan sesuatu, memuji, dan mengapresiasi.
PEMEROLEHAN BAHASA ANAK SOMALIA UMUR 4 TAHUN TERHADAP BAHASA KEDUA DALAM LINGKUNGAN MASYARAKAT CIPUTAT TANGERANG SELATAN Dedy Eko Aryanto
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/7hwyne54

Abstract

Faktor lingkungan sangat penting dalam pertumbuhan anak, terutama dalam perolehan bahasa anak-anak, semua manusia berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain menggunakan bahasa yang sama dan ada juga yang menggunakan bahasa yang berbeda, dalam penelitian ini peneliti akan melakukan penelitian pada anak-anak Somalia yang berusia 4 tahun 8 bulan dan akan memperdalam bahasa kedua anak Somalia ini, yang bertepatan sekarang berdomisili di Indonesia, dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode ini digunakan untuk memperoleh informasi mendalam baik secara teori maupun informasi tentang anak somalia yang tinggal di Indonesia. Faktor lingkungan menjadi sangat penting dalam penelitian tentang penguasaan bahasa anak-anak Somalia yang berusia 4 tahun dan 8 bulan.
PRINSIP KERJA SAMA DALAM DIALOG LENONG BETAWI “ANAK DURHAKA” Figiati Indra Dewi; Dioka Muhammad Akbar; Sun Suntini
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/11n86k67

Abstract

Sandiwara lenong yang bersifat humor diduga memiliki beberapa jenis prinsip kerja sama yang terdapat di dalam dialognya. Dialog lenong yang dilakukan tanpa naskah dan memaksimalkan improvisasi antarpemeran menyebabkan terjadinya humor spontan. Maka dari itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menemukan jenis-jenis maksim kesantunan yang terdapat dalam dialog lenong Betawi. Judul lenong yang diteliti dalam penelitian ini adalah “Anak Durhaka” yang dipentaskan oleh grup Sanggar Surya Kencana. Data penelitian ini diperoleh dari pertunjukan lenong yang diadakan oleh Lembaga Budaya Betawi di Jurang Mangu Timur, Tangerang Selatan. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode analisis isi dengan kriteria analisis didasarkan pada teori prinsip kerja sama yang dikemukakan oleh Grice. Analisis dan interpretasi data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dalam dialog leonog “Anak Durhaka” terdapat maksim kesantunan. Hasil dari kajian tersebut menunjukkan bahwa pelanggaran maksim memiliki jumlah temuan terbanyak. Hal itu mengindikasikan bahwa dalam dialog lenong terdapat banyak pelanggaran maksim sehingga memunculkan percakapan humor.
PENINGKATAN KEAKTIPAN DAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS KOMPETENSI MENULIS DALAM TEKS PROSEDUR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH SISWA KELAS IX MTs NEGERI 5 KUNINGAN TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Herdi Ramdhani Sobandi
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/k3eq1002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar serta keaktifan siswa dalam pembelajaran mata pelajaran Bahasa Inggris kompetensi menulis teks procedure dengan menerapkan model pembelajaran Make a Match. Metodologi yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas model Kemis dan Mc Tagart yang dilaksanakan dalam dua siklus yang setiap siklusnya terdapat kegiatan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Secara keseluruhan (dua siklus) hasil penelitian ini adalah bahwa penerapan model pembelajaran Make a Match berhasil meningkatkan ketuntasan dari 2 siswa (5,71%) menjadi 29 siswa (82,85%) atau naik 27 siswa (77,14%). Sementara keaktifan siswa mengalami kenaikan dari rata-rata 25 siswa pada siklus 1 (71,42%), menjadi rata-rata 32 siswa pada siklus 2 (94,28 %).
PENERAPAN MODEL KARTU BICARA (TIME TOKEN) DALAM PEMBELAJARAN BERBICARA MELAPORKAN PERISTIWA SECARA LISAN PADA SISWA KELAS IX MTs NEGERI 5 KUNINGAN TAHUN AJARAN 2019/2020 Suryat
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/g5x5gb67

Abstract

Kemampuan berbicara siswa masih minim. Salah satu faktor penyebab minimnya kemampuan berbicara siswa adalah pemanfaatan strategi mengajar. Guru masih mempunyai pemikiran lama sehingga hasil pembelajaran kurang begitu maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan model pembelajaran kartu bicara (time token), mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan pembelajaran berbicara melaporkan peristiwa, dan mendeskripsikan peningkatan kemampuan berbicara siswa setelah menggunakan model kartu bicara (time token). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain pretest posttest control group design atau pretest posttest kelompok kontrol.
PENERAPAN MODEL TUTORIAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENULIS SURAT DINAS Agi Ahmad Ginanjar
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/c2qdpn05

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berhasil tidaknya model pembelajaran tutorial meningkatkan kemampuan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Puspahiang. Metode Penelitian ini adalah metode tidakan kelas. Sedangkan teknik penelitiannya adalah (1) teknik wawancara, (2) teknik observasi, (3) teknik tes. Sumber data penelitian ini ada dua yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Sumber data primer adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Puspahiang.. Sedangkan sumber data sekunder adalah guru, dokumen kelas, dan kepala sekolah. Hasil observasi dan analisi data menunjukkan bahwa kemampaun siswa kelas VIII A SMPN 1 Pusphiang dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan. Hal ini dapat diketahui dari hasil oleh data bahwa rata-rata pelaksanaan pembelajaran tutrial siklus I hanya 75% sementara siklus II 95,8%. Selain itu, sikap siswa ketika mengikuti pembelajaran dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan. Peningkatan tersebuut ditunjukkan bawah pada siklus I hanya satu kategori yang sangat baik yanitu kerja sama, sedangkan keaktifan, keseungguhan, dan pasrtipasi kategorinya baik. Pada siklus II semua aspek yang diamati baik kerja sama, keaktifan, kesungguhan, dan partispasi semuanya berkategori sangat baik. Nilai hasil belajar siswa dalam menulis surat dinas juga mengamali peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I sebanyak 12 siswa kategori sangat baik, dan 11 siswa kategori baik, dan 8 orang kategiri cukup. Pada siklus II meimgkat menjadi 24 sisa kategori sangat baik dan 7 siswa dengan kategori baik. Dengan demikian hipotesis dalam penelitian ini diterima. Artinya, model tutorial meningkatkan hasil pembelajaran menulis surat dinas pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Puspahiang.
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA MAHASISWA DAN DOSEN PADA UKM KEPROTOKOLAN SERTA DISKUSI DI KELAS Lilik Herawati
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/my9x5h76

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan alat pertama, alat utama, dan alat pokok fundamental dalam proses pendidikan. Berbicara tentang pendidikan, erat sekali kaitannya dengan bahasa. Bahasa tanpa penuturnya (mahasiswa dan dosen) tidak akan menghasilkan suatu bahasa, begitupun penutur tanpa bahasanya tidak akan menciptakan suatu bahasa. Karena bahasa memerlukan penutur dengan bunyi bahasanya yang dituturkan. Erat kaitannya dengan pembinaan yang ditujukan kepada orangnya atau penuturnya kemudian pengembangan yang ditunjukan kepada bahasanya. Kedua hal itu saling bertkaitan dan tidak bisa dipisahkan, karena untuk mencetak generasi yang cinta akan bahasa nasional bangsa kita, maka merekalah yang senantiasa meningkatakan mutu pembelajarannya dalam bahasa Indonesia dengan menguasai PUEBI serta melaksanakan Undang-Undang Kebijakan tentang bahasa yang harus kita biasakan bahkan lestarikan. Sehingga Pemerintah harus lebih tegas dan menegakan tentang hukum ketatabahasaan. Supaya mereka dapat saling membina dan mengembangkan bahasa di duplikasi selanjutnya.
STEREOTIP KEHIDUPAN WARIA DALAM NOVEL RUMAH ILALANG KARYA STEBBY JULIONATAN Agus Syaiputra Sugiarto; Eggy Fajar Andalas
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 17 No 1 (2021)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/gyj2ft45

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui Stereotip yang melekat pada kehidupan waria dalam novel Rumah Ilalang karya Stebby Julionatan. Stereotip yang dimaksud adalah gambaran atau cerminan kehidupan waria yang terjadi pada lingkungan masyarakat dalam karya sastra. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif dengan pendekatan Sosiologi Sastra. Sumber penelitian ini berasal dari novel Rumah Ilalang karya Stebby Julionatan. Data penelitian ini berupa kutipan, kalimat, dan paragraf yang berupa gambaran atau cerminan kehidupan waria. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode membaca Novel dan mengidentifikasikan konteks permasalahan yang akan diteliti. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Humberman melalui langkah-langkah (1) penyeleksian data, (2) pemaparan data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil memperlihatkan waria direpresentasikan dalam tiga aspek, yaitu (1) tidak beragama, (2) tidak memiliki pekerjaan yang tetap, (3) tidak diterima dengan baik oleh masyarakat.
FENOMENA BAHASA RESMI DALAM DOMAIN PENDIDIKAN Nur Farida; Gigit Mujianto
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 17 No 1 (2021)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ps6rh113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui situasi tutur dalam pemakaian bahasa resmi pada domain pendidikan. Untuk memenuhi tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah tiga video dari situs jejaring youtube yaitu; Pertama youtube Mwira Albarizi yang berjudul Juara 2 Video Pembelajaran Bahasa Indonesia SMPN Banjit. Kedua, youtube SDN 1 Pringsewu Selatan yang berjudul Video Rapat Dewan Guru SD Negeri 1 Pringsewu Selatan. Ketiga, youtube Yoga 17 yang berjudul Contoh Video Negosiasi (Tugas Bahasa Indonesia) X MIPA 2. Data penelitian ini berupa kata-kata dan kalimat yang diucapkan oleh penutur dan mitra tutur yang ada dalam tanyangan video. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak-cata. Teknik analisis data yang digunkan dalam penelitian ini yaitu (1) penyajian data, (2) reduksi data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pemakaian bahasa resmi pada domain pendidikan ditentukan dari tiga situasi yakni, hubungan peran, tempat peristiwa tutur, dan topik pembicaraan. Dalam pemakaian bahasa resmi pada domain pendidikan hubungan peran ini terjadi pada pendidik dengan peserta didik, kepala sekolah dengan dewan guru, dan antar teman. Tempat peristiwa tutur terjadi dalam domain pendidikan, seperti di dalam kelas, di ruang rapat, dan di lingkugan sekolah. Topik pembicaraan yang ditemukan sudah sesuai dengan pemakaian bahasa resmi dalam ranah pendidikan.