cover
Contact Name
Didin Septa Rahmadi
Contact Email
lppmununtb@gmail.com
Phone
+6287761229493
Journal Mail Official
jurnalinanpaer@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan Nomor 06 Mataram, Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Inen Paer
ISSN : -     EISSN : 30470463     DOI : https://doi.org/10.69503/jip.v2i2.617
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Inen Paer terbit dua kali setahun, pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini meliputi kajian sosial, kebudayaan, pendidikan, ekologi, politik, seni, ekonomi, antropologi, filsafat, sastra dan sejarah. Jurnal ini bisa diakses secara terbuka yang berarti bahwa semua konten yang tersedia bebas diakses tanpa biaya, baik kepada pengguna atau pada lembaganya.
Articles 33 Documents
MERDEKA BELAJAR EPISODE KE 4: PROGRAM ORGANISASI PENGGERAK: bahasa indonesia Aydatul Munawwarah
Jurnal Inen Paer Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Inen Paer Edisi Juni
Publisher : Pusat Studi Kebudayaan Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/jip.v1i2.618

Abstract

Kurikulum merdeka adalah sebuah kebijakan yang memungkinkan pembelajaran yang lebih baik bagi siswa. Salah satu upaya perbaikan tersebut diwujudkan melalui kebijakan Merdeka Belajar Episode Ke-4: Organisasi Penggerak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kebijakan pelaksanaan program Merdeka Belajar Episode Ke-4: Organisasi Penggerak, untuk menciptakan pembelajaran yang menguntungkan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan literatur, dan data dikumpulkan dari berbagai artikel, buku, dan sumber pustaka atau dokumen yang relevan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan analisis konten saluran YouTube acara peluncuran Merdeka Belajar Episode ke-4: Program Organisasi Penggerak, yang diadakan pada 10 Maret 2020. Peneliti juga menggunakan teori analisis dari William N. Dunn dalam bukunya Public Policy Analysis, bersama dengan beberapa buku dan artikel terkait, sebagai rujukan dan acuan untuk menganalisis kebijakan ini. Hasil temuan analisis peneliti menunjukkan bahwa organisasi penggerak memainkan peran yang sangat penting dalam meningkatkan pendidikan di seluruh dunia, posisi penulis dalam hal ini mendukung kebijakan program organisasi penggerak. Meskipun program ini mungkin menghadapi tantangan yang cukup signifikan. Namun, dengan memahami dan penangan masalah dengan cermat, sekolah-sekolah akan dapat memanfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan pendidikan bagi generasi Indonesia.
ESENSI PEMIKIRAN POLITIK DAN PENDIDIKAN SAYYID QUTB STUDI ANALISIS KITAB TAFSIR FI DZILALIL QUR’AN: bahasa indonesia Muhammad Ali; Syamsu Syauqani
Jurnal Inen Paer Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Inen Paer Edisi Juni
Publisher : Pusat Studi Kebudayaan Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/jip.v1i2.625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep latar belakang pemikiran penafsiran Sayyid Qutb dalam kitabnya berjudul Dzilalil Qur’an dengan mengurai pemahaman metode,corak penafsiran yang telah disusun dalam kitabnya, serta menelusuri riwayat hidup selama Sayyid Qutb menempuh kehidupan dalam mendalami ilmu pendidikan dari usia belia hingga beliau wafat. Menelusuri dasar pemikiran beliau dalam dunia politik, pendidikan yang masih sampai sekarang di praktekkan di seluruh dunia, dan kontribusi Sayyid Qutb dalam mengaplikasikan corak, metode penafsiran beliau melalui digitalisasi dalam kitab tafsir Fi Dzilalil Qur’an. Dalam hal ini perlu untuk menganalisis pemikiran beliau melalui kitab tafsirnya dalam menafsirkan ayat tentang pendidikan di surat Al-Alaq ayat 1-5, dan ayat tentang politik di surat Al-Baqarah ayat 208.
PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI UPAYA UNTUK MEWUJUDKAN PERUBAHAN DI SEKOLAH (Nilai-Nilai Kepemimpinan Perubahan di Sekolah): bahasa indonesia Thriska Afifandasari
Jurnal Inen Paer Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Inen Paer Edisi Juni
Publisher : Pusat Studi Kebudayaan Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/jip.v1i2.641

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan kepemimpinan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Prambon, Nganjuk. Metode yang digunakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek kepala Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Prambon, Nganjuk. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Perubahan disekolah yang dapat dilakukan oleh seluruh warga sekolah guna meningkatkan mutu sekolahnya. Banyak sekali program dan kegiatan perbaikan di sekolah yang dapat direncanakan, dikendalikan, dilaksanakan, serta dievaluasi secara berkesinambungan. perubahan sekolah dikatakan berhasil apabila perubahan itu menginternalisasikan orang-orang disekolah. Oleh karena itu, perubahan disekolah membutuhkan peran kepala sekolah sebagai katalisator, pencipta, fasilitator, dan stabilazator.
TELAAH APLIKASI SATU HARI SATU HADIS (PKH): bahasa indonesia M. Habib Al-Chudori
Jurnal Inen Paer Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Inen Paer Edisi Juni
Publisher : Pusat Studi Kebudayaan Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/jip.v1i2.643

Abstract

Pesatnya kemajuan teknologi di era digital membawa manfaat yang signifikan bagi pengkajian hadis. Hal ini ditandai dengan digitalisasi kitab-kitab hadis dalam bentuk aplikasi. Buah dari proyek digitalisasi ini adalah munculnya ragam aplikasi hadis, seperti Ensiklopedi Hadis 9 Imam , Hadis Shahih Muslim, Hadits Shahih Bukhari, Hadis Lengkap, Hadis Nabi Muhammad SAW, dan Kutipan Islami. Aplikasi-aplikasi ini menawarkan kemudahan dalam pencarian hadis Nabi SAW, mulai dari uraian sanad, kualitas perawi, hingga interpretasi para ulama hadis. Namun, kebanyakan aplikasi yang telah disebutkan masih bersifat pasif. Artinya, software hadis hanya menjadi “penunggu”, menunggu dirinya di akses oleh para User. Padahal hadis merupakan instrumen penting dalam keseharian umat Muslim, namun mereka terkadang terlupa sebab kesibukan dalam bekerja. Dalam analisis ini, kajian difokuskan pada aplikasi hadis bernotifikasi, yaitu Satu Hari Satu Hadis. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah membedah konstruksi Satu Hari Satu Hadis. Penelitian ini dianggap penting karena aplikasi Satu Hari Satu Hadis merupakan aplikasi yang up to date dengan notifikasi yang ditawarkan. Hasil yang dicapai adalah adanya kebaruan paradigma dalam kajian hadis berbasis android.
HUBUNGAN ANTARA KETERBATASAN LAHAN DAN KETERBATASAN EKONOMI DENGAN KETAHANAN PANGAN PETANI DI DESA TEDUH DI ERA PENDEMI COVID-19 Muhlis Adi Putra; Bagus Haryono
Jurnal Inen Paer Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Inen Paer Edisi Juni
Publisher : Pusat Studi Kebudayaan Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/jip.v1i2.646

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan antara keterbatasan lahan dan keterbatasan ekonomi dengan ketahanan pangan petani yang berada di Desa Teduh di era Covid-19. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori masyarakat resiko Ulrich Beck. Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif berjenis eksplanatif. Data dikumpulkan melalui survei. Populasi penelitian ini adalah petani Desa Teduh, Kecamatan Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat sebanyak 698 orang. Sampel diambil secara random sampling sebanyak 30 orang. Data dianalisis menggunakan pearson product moment sederhana dan ganda dengan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan signifikan pada α=0,05 antara keterbatasan lahan dan keterbatasan ekonomi sebesar -0,765; hubungan antara keterbatasan lahan dengan ketahanan pangan sebesar 0,023; hubungan secara bersama-sama antara keterbatasan lahan dan kerentanan ekonomi dengan ketahanan pangan sebesar 59,1 %. Sisanya sebesar 40,9 % merupakan pengaruh variabel lain di luar model. Hasil menarik penelitian ini pada saat pandemi covid-19 semakin tingginya resiko ketahanan pangan, disertai kerusakan komoditas menjadikan pendapatan petani kian menurun, dan terganggunya keseimbangan pengeluaran dan pendapatan, terbukti telah mengakibatkan melemahkan ketahanan pangan yang terwujud dalam perubahan pada pola makan petani mereka. Teori masyarakat resiko makin menegaskan bahwa semakin terbatasnya lahan petani dan kerentanan ekonomi, terbukti semakin beresiko pada melemahnya ketahanan pangan mereka.
TRANSFORMASI DMC AWESOME DARI ORGANISASI SOSIAL MENJADI GERAKAN AFILIASI POLITIK SEBAGAI MATA RANTAI EKUIVALENSI: STUDI GERAKAN SOSIAL DI KOTA SURAKARTA, JAWA TENGAH Rikmadenda Arya Mustika; Rezza Dian Akbar
Jurnal Inen Paer Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Inen Paer Edisi Juni
Publisher : Pusat Studi Kebudayaan Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/jip.v1i2.650

Abstract

AbstrakStudi ini meneliti tentang proses transformasi organisasi DMC sebagai gerakan sosial menjadi gerakan afiliasi politik di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui pendekatan discourse theory dalam konteks kota Surakarta pasca reformasi, serta strategi populisme politik DMC yang dibangun melalui pendekatan political analysis. Dengan menggunakan perspektif populisme Ernesto Laclau dan Chantal Mouffe sebagai pisau analisis diskursus politik, peneliti membaginya dalam beberapa sub analisis. Pertama, reformasi dan momen populis dimana munculnya DMC merupakan konsekuensi dari ketimpangan ekonomi dan kondisi struktur sosial di kota Surakarta pasca peristiwa Mei 1998. Kedua, periode transformatif bagi DMC dimana telah terjadi perubahan dalam perolehan modal dan mulai terjalinnya afiliasi politik, terbangunnya afeksi politik dan peran pemimpin kharismatik, serta strategi membangun wacana organisasi sosial-kemasyarakatan. Ketiga, DMC sebagai gerakan sosial dan afiliasi politik dalam membangun mata rantai ekuivalensi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan strategi populisme politik, DMC dapat membangun formasi hegemonik yang selain dalam domain politik juga “kultural” melalui agenda sosial-kemasyarakatannya, hal ini sebagai peluang dalam merebut common sense dan potensi memenangkan war of position dalam setiap agenda politik di Kota Surakarta.
PANCASILA SEBAGAI CIVIL RELIGIOUS PARADIGMA ALTERNATIF MENUJU INDONESIA HARMONI Hendrawangsyah Hendrawangsyah; Erli Norafiza Binti Abu Hafiz
Jurnal Inen Paer Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Inen Paer Edisi Juni
Publisher : Pusat Studi Kebudayaan Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/jip.v1i2.654

Abstract

Relasi antara agama dan Negara tidak selalu berlangsung secara harmonis—khususnya di Negara-negara multikultural seperti di Indonesia. Kenyataan atas keberagaman tersebut kadang melahirkan dilema bagi Negara untuk menjaga keseimbangan dalam kehidupan berdemokrasi. Belum lagi maraknya praktek politisasi agama juga menimbulkan ketegangan, sehingga muncul paradigma untuk memisahkan yang sakral (sacred) dengan yang profan (profane). Gerakan pemisahan antara agama dengan urasan politik kenegaraan ini kemudian melahirkan paham sekulerisme yang terus dikampanyekan secara lantang oleh negara-negara Barat bahkan di Indonesia sendiri. Alih-alih ingin menghindarkan agama dari politik praktis—tetapi justeru gerakan sekulerisasi ini malah menimbulkan dua masalah baru; Pertama, munculnya gugatan dan perlawanan oleh kelompok religionis atas peminggiran agama dengan urusan politik kenegaraan. Kedua, Agama hanya menjadi urusan privat—sehingga menjadikan agama sebagai “pajangan di lemari-lemari kamar”. Agama akhirnya dipinggirkan dari urusan publik, sehingga menyebabkan agama kehilangan fungsi dan otoritasnya. Maka tak heran jika banyak sarjana yang meramalkan bahwa tidak lama lagi agama-agama konvensional akan mati. Demikian tulisan ini berupaya merekonstruksi kembali paradigma sekulerisme dengan mengajukan pancasila sebagai civil religious dengan dasar dua alasan kuat. Pertama, karena Pancasila merupakan representasi dari nilai-nilai yang terkandung dalam agama-agama konvensional. Kedua, demi keseimbangan demokrasi (Negara). Dari dua alasan setidaknya akan melahirkan dua implikasi; yang pertama, mengembalikan fungsi agama-agama konvensional pada urusan politik kenegaraan—khususnya dalam membangun bangsa Idonesia yang lebih baik kedepannya. Kedua, dapat memperkuat identitas kebangsaan dan menjamin hubungan harmonis antara agama dan Negara.
Implementasi Pengelolahan dan Pendistribusian Dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) Muh Zul Fauzan
Jurnal Inen Paer Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Inen Paer Edisi Desember
Publisher : Pusat Studi Kebudayaan Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/jip.v2i1.658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pengelolaan dan pendistribusian dan zakat, infak dan sedekah. Infaq dan sedekah menjadi bagian dari zakat dan memiliki tujuan sama yaitu untuk mensejahterakan umat dan mengajarkan untuk selalu berbagi kepada sesama dengan memberikan sebagian harta yang kita miliki. Yang membedakannya yaitu orang yang menerimanya. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis literatur, yang melibatkan kajian mendalam terhadap berbagai sumber yang relevan, termasuk Al-Qur'an, hadis Nabi Muhammad SAW, serta literatur terkait pengelolaan zakat dan pendistribusian zakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infak maupun zakat dapat dilihat dari waktu pengeluarannya, infaq tidak memiliki nisab, sedangkan zakat memilikinya. Zakat diberikan kepada delapan ashnaf, sedangkan infaq dapat diberikan kepada siapapun juga, seperti keluarga, anak yatim, dll. Sebaliknya, amal baik yang material maupun non-material berkorelasi dengan sedekah. Zakat, infaq, dan sedekah pengumpulan dan distribusi zakat sama pentingnya. Namun, al-Qur'an lebih menyoroti masalah distribusi. Ini mungkin karena pendistribusian berarti pengumpulan juga. Nishab, kadar, dan waktu zakat maal ditetapkan menurut hukum agama. Badan amil zakat mengumpulkan zakat dari harta muzzaki dengan memberikan atau mengambilnya tanpa memberi tahu muzzaki. Badan amil zakat juga dapat bekerja sama dengan bank untuk mengumpulkan zakat dari harta muzzaki.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana penegelolaan dan pendistribusian dana zakat,infak dan sedekah.
ILMU AL-JARH WAAL TA’DĪL: FALSIFIKASI, SEJARAH dan TANTANGAN di ERA KONTEMPORER Bejo Mujoko; Tajul Arifin
Jurnal Inen Paer Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Inen Paer Edisi Juni
Publisher : Pusat Studi Kebudayaan Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/jip.v1i2.659

Abstract

al-Jarh wa al-ta‟dil adalah ilmu yang menjelaskan tentang cacat- cacat yang dilekatkatkan kepada perawi serta tentang penta‟dilan-nya keadilan dan kebaikan para perawi) menggunakan kata-kata yang khusus, untuk menerima atau menolak riwayat para perawi tersebut. Ilmu ini tumbuh seiring dengan perkembangan periwayatan dalam Islam dan menjadi salah satu cara untuk mengetahui keshohihan hadis-hadis, dalam kaitan ini adalah dengan mengetahui keadaan rawinya. Di era kontemporer, keberadaan ilmu Jarh wa Ta’dil tidak mustahil digugat relevansinya, sebagai konsekwensi dari terus tumbuh kembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi dari berbagai kalangan terutama oleh para pengkaji islam baik dari kalangan non muslim maupun dari ilmuwan muslim sendiri. penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, dengan pendekatan kualitatif, yakni sebuah penelitian yang menjadikan buku-buku dan karya tulis ilmiah sebagai bahan kajian utama. salah satu pisau analisis yang digunakan untk melihat apakan Jarh wa Takdil memiliki relevansi di era kontemporer adalah konsep Falsifikasi. sebuah metode uji kesalahan dengan cara mengajukan berbagai pertanyaan mengenai konsep yang diajukan. Dalam penelitian ini, selanjutnya ditemukan bahwa disiplin Jarh wa Ta’dil merupakan disiplin ilmu yang original, ilmiah, dan bermakna (meaningfull).
TOLERANCE AND RELIGIOUS SOCIAL INTERACTION AT THE GONDOMANAN TEMPLE IN YOGYAKARTA Aris Shihabuddin; Muhammad Mukhlis Ardianto
Jurnal Inen Paer Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Inen Paer Edisi Desember
Publisher : Pusat Studi Kebudayaan Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/jip.v2i1.660

Abstract

This paper is the result of field research that tries to see the dynamics of social interaction and religious tolerance in the Fuk Ling Miau Temple in Gondomaman, Yogyakarta. This research is interesting because in one temple there are three religions, namely Confucianism, Taoism, and Buddhism. On the other hand, the architecture of the temple is an acculturation of Chinese and Javanese culture. This research will use a qualitative method. This method was chosen because it emphasizes the depth of value. This method will try to answer how the choice of action to be interpreted and given a certain meaning. The results of this study found that the Gondomanan temple has unique characteristics due to the acculturation of Chinese and Javanese culture. The three religious’ adherents between confucianism, Taoism, and Buddhism look good in social interaction and tolerance as evidenced by interactions not only with the three religions, but also, they interact with other religious adherents, namely Christians and Muslims. Furthermore, the existence of these three places of worship as a tangible manifestation of religious plurality illustrates the willingness to accept and respect differences in beliefs during a multicultural society.

Page 2 of 4 | Total Record : 33