cover
Contact Name
SUKMA SHINTA YUNIANTI S.PD., M.PD
Contact Email
meleklitersi24@gmail.com
Phone
+62895352937588
Journal Mail Official
melekliterasijpkk@gmail.com
Editorial Address
CV. Melekliterasi Press Jl. Banyuanyar Utara No.29, RT 03 RW IX Banyuanyar, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57137 Telp. 0895352937588 | Email: meleklitersi24@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
ISSN : 30902681     EISSN : 30902681     DOI : https://doi.org/10.66340/arf43m25
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Diterbitkan oleh Melekliterasi press. Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan terbitan berkala dua bulan, setiap terbitan memuat lima artikel. Artikel yang dikirimkan akan diterbitkan setiap bulan Januari dan Agustus. Misi Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan adalah menyebarkan berbagai informasi kesehatan dan membahasnya melalui komunikasi tertulis ilmiah tentang kesehatan di Indonesia, baik kesehatan klinis maupun kesehatan sosial. Dengan demikian, jurnal ini diharapkan dapat menjadi media interaksi bagi orang-orang yang mempunyai perhatian terhadap dunia kesehatan meliputi organisasi pelayanan kesehatan, pelayanan kesehatan, departemen kesehatan, instansi pemerintah terkait, industri obat, asuransi kesehatan, peneliti kesehatan dan ilmu-ilmu terkait, pengajaran, ilmuwan yang tertarik dengan penerapan ilmu di bidang kesehatan. Isi jurnal dapat berupa artikel yang relevan dengan permasalahan kesehatan klinis dan sosial baik berupa artikel penelitian, artikel tinjauan pustaka, maupun artikel laporan lapangan (laporan penelitian, tinjauan pustaka, laporan lapangan).
Articles 33 Documents
ARTIKEL REVIEW: HUBUNGAN PERSEPSI IBU TERHADAP IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BALITA soffia dwi anjani
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 2 No. 01 (2025): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/ahb8x634

Abstract

Imunisasi dasar lengkap (IDL) merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama untuk menurunkan angka kematian balita (AKB). Salah satu faktor yang mempengaruhi kelengkapan imunisasi pada balita adalah persepsi ibu terhadap imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar pada balita. Dalam penulisan ini, dilakukan review literatur terhadap 4 jurnal yang membahas persepsi ibu mengenai imunisasi dasar lengkap pada balita yang diterbitkan antara tahun 2017 hingga 2024. Hasil penelitian dominan lebih banyak dengan hasil negatif dikarenakan kebanyakan ibu tidak melengkapi imunisasi dasar lengkap jadi, dengan adanya dukungan keluarga dan komunitas adalah kunci untuk meningkatkan hasil positif dalam cakupan imunisasi dasar. Intervensi yang berkelanjutan sangat diperlukan untuk meningkatkan cakupan imunisasi dan pada akhirnya, menurunkan angka kematian balita. Efek apabila negatif akan Membahayakan kesehatan balita akibat meningkatnya risiko penyakit yang sebenarnya dapat dicegah. Penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok ibu dengan persepsi positif dan negatif.
PENGARUH PELATIHAN FIRST AID TERHADAP PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN FIRST AIDER DI PERUSAHAAN KILANG GAS SULAWESI TENGAH Sri Widya
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 2 No. 01 (2025): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/9z2dj718

Abstract

Latar Belakang: First Aid adalah  upaya memberikan pertolongan   pertama   secara   cepat   dan   tepat   kepada   pekerja   yang mengalami  sakit  atau  cidera  ditempat  kerja (Rahayu, 2021).  First Aid adalah langkah penting untuk mencegah parahnya kondisi kecelakaan. Tindakan First Aid  terhadap korban kecelakaan sangatlah penting agar kondisi korban tidak bertambah parah dan tidak berakibat fatal. Meskipun pertolongan pertama atau  First Aid bukanlah langkah pengobatan yang begitu sempurna dan langsung berefek, namun tindakan First Aid di tempat kerja memiliki banyak manfaat. Dalam melakukan tindakan First Aider dibutuhkan pengetahuan dan keterampilan First Aider, karena pengetahuan dan keterampilan adalah dasar seseorang untuk melakukan first aid. Tujuan: Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengevaluasi pengaruh pelatihan First Aid terhadap pengetahuan dan keterampilan First Aider di Perusahaan Kilang Gas di Sulawesi Tenga. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian pre-eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Pengambilan sampel dilakukan dengan probability sampling menggunakan teknis total sampling. Sampel dari penelitian ini berjumlah 21 responden dengan menggunakan instrument berupa kuesioner pengetahuan dan ceklist keterampilan. Hasil: Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pengetahuan first aider sebelum dan setelah intervensi mengalami peningkatan dari 8,62 (kurang) menjadi 11,86 (baik) sedangkan nilai rata-rata keterampilan sebelum dan setelah intervensi juga mengalami peningkatan secara signifikan dari 17,48 (kurang) menjadi 25,90 (baik). Pada uji t berpasangan, diketahui nilai p value 0,001 atau p<0,05 sehingga hipotesis diterima. Kesimpulan: Ada pengaruh Pelatihan First Aid Terhadap Pengetahuan dan Keterampilan First Aider di Perusahaan kilang gas Sulawesi tengah.
ETNOFARMAKOLOGI DAN PENAPISAN FITOKIMIATANAMAN NONBESKA OLEH MASYARAKATDI DESA SONRAEN AMARASI SELATAN Theodosia Marini Jemalu
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 2 No. 01 (2025): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/7nc8zh64

Abstract

Tanaman Nonbeska  merupakan tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat oleh masyarakat di desa Sonraen Amarasi selatan. Masyarakat menggunakan dan mengetahui manfaat tanaman nonbeska secara turun-temurun dari nenek moyang. Pembuktian komponen zat aktif dalam tanaman Nonbeska belum dilakukan secara ilmiah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan tanaman nonbeska sebagai obat tradisional dan mengidentifikasi kandungan senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam daun tanaman nonbeska. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dari hasil wawancara dan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat yang mengetahui secara pasti tentang tanaman nonbeska sebanyak 8 orang. Pemanfaatan untuk penyakit kanker sebesar 75 %, kencing nanah 12,5 % dan stroke 12,5 %. Rata-rata bagian tanaman yang digunakan adalah bagian daun yang masih muda. Pengelolaan sebagai obat dilakukan dengan cara ditumbuk 87,5 % dan direbus 12,5 %. Hasil penapisan fitokimia tanaman nonbeska menunjukkan positif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, triterpenoid dan steroid, tannin, dan Saponin.          Kata Kunci : Etnofarmakologi, Penapisan Fitokimia, Tanaman Nonbeska, Desa sonraen ABSTRACT Nonbeska plants are plants that are used as medicine by the community in Sonraen village, South Amarasi. The community uses and knows the benefits of nonbeska plants from generation to generation from ancestors. Proving the active substance components in Nonbeska plants has not been done scientifically. The purpose of this study was to determine the utilization of nonbeska plants as traditional medicine and identify the content of secondary metabolite compounds contained in the leaves of nonbeska plants. This study used qualitative analysis methods from the results of interviews and sampling techniques in this study using purposive sampling techniques. The results showed that people who knew for sure about nonbeska plants were 8 people. Utilization for cancer is 75%, gonorrhea 12.5% and stroke 12.5%. The average part of the plant used is the young leaves. Management as a medicine is done by pounding 87.5% and boiling 12.5%. The results of phytochemical screening of nonbeska plants showed positive for alkaloid, flavonoid, triterpenoid and steroid compounds, tannins, and saponins.   Keywords: Ethnopharmacology, Phytochemical Screening, Nonbeska Plants, sonraen Village
Literatur Review : Pengaruh media edukasi dalam meningkatkan kepatuhan  pengobatan pasien tuberculosis Dian Yunita Dwie Lailiana
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 2 No. 01 (2025): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/ay2qxg55

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah salah satu masalah kesehatan global dengan tingkat insidensi tinggi, khususnya Indonesia. Ketidakpatuhan pasien terhadap pengobatan menjadi tantangan besar yang berkontribusi pada resistensi obat dan kegagalan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh berbagai media edukasi terhadap kepatuhan pengobatan pasien TB. Studi ini menggunakan metode narrative review dengan menganalisis 10 jurnal yang dipublikasikan antara 2014-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai media edukasi, seperti media audiovisual, video, whatsApp reminder, aplikasi digital, dan edukasi berbasis komunitas seperti peer group, terbukti efektif dalam meningkatkan kepatuhan pasien TB. Jadi penerapan pada media edukasi yang disesuaikan dengan karakteristik pasien dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan TB dan mendukung program kesehatan nasional
PENGARUH TERAPI MUSIK GENDING JAWA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN INTRA OPERASI BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA Sulastri Wahyuningsih; Anik Suwarni; Atik Aryani
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 2 No. 01 (2025): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/n2nqyk91

Abstract

Background: Benign Prostate Hyperplasia (BPH) is a non-cancerous enlargement of the prostate gland caused by aging and usually occurs in more than 50% of men aged 50 years and over. Medical treatment for BPH patients is Transurethral Resection of the Prostate (TURP) surgery, which can cause anxiety in patients. One way to reduce patient anxiety is Javanese gending music therapy. Objective: To determine the effect of Javanese gending music therapy on the level of anxiety in intra-operative benign prostatic hyperplasia patients. Method: This study used a quantitative approach with the pre-experimental type and with a One Group Pretest-Posttest Design research design. The instrument used the Hamilton Rating Scale For Anxiety (HARS). The sample was patients with benign prostatic hyperplasia surgery at Diponegoro Dua Satu Klaten Hospital with 49 respondents. The sampling technique used purposive sampling. Data analysis used the paired t-test. Results: Most respondents have a level of anxiety before being given music therapy, they have a moderate level of anxiety with 41 respondents (83.7%), while after being given music therapy, most respondents have a mild level of anxiety with 30 respondents (61.2%). Based on the results of the analysis, a p-value of 0.001 <0.05 is obtained. It shows that there is an effect of Javanese gending music therapy on the level of anxiety in intraoperative benign prostatic hyperplasia patients. Conclusion: There is an effect of Javanese gending music therapy on the level of anxiety in intraoperative benign prostatic hyperplasia patients Keywords: Benign Prostatic Hyperplasia, Javanese Gending, Anxiety   ABSTRAK   Latar Belakang : Benigna Prostat Hyperplasia merupakan pembesaran kelenjar prostat non kanker disebabkan oleh penuaan yang biasanya muncul pada lebih dari 50% laki-laki yang berusia 50 tahun ke atas.Penanganan medis pada penderita BPH dilakukan tindakan pembedahan disebut Transurethral Resection of the Prostate (TURP) yang dapat menimbulkan kecemasan pada pasien. Salah satu cara mudah untuk mengurangi kecemasan pada pasien adalah dengan menggunakan terapi musik gending jawa. Tujuan : Mengetahui pengaruh terapi musik gending jawa terhadap tingkat kecemasan pada pasien intra operasi benign prostatic hyperplasia. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Pre Eksperimental dan dengan rancangan penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Instrumen yang digunakan Hamilton Rating Scale For Anxiety (HARS). Sampel penelitian ini adalah pasien yang menjalani operasi benign prostatic hyperplasia di RSU Diponegoro Dua Satu Klaten sebanyak 49 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji paired t-test. Hasil : Sebagian besar responden memiliki tingkat kecemasan sebelum diberikan terapi musik memiliki tingkat kecemasan sedang sebanyak 41 responden (83,7%), sedangkan setelah diberikan terapi musik sebagian besar responden memiliki tingkat kecemasan ringan sebanyak 30 responden (61,2%). Berdasarkan hasil analisis diperoleh p-value 0.001 < 0.05 yang menunjukkan terdapat pengaruh terapi musik gending jawa terhadap tingkat kecemasan pada pasien intra operasi benign prostatic hyperplasia. Simpulan : Terdapat pengaruh terapi musik gending jawa terhadap tingkat kecemasan pada pasien intra operasi benign prostatic hyperplasia Kata Kunci : Benign Prostatic Hyperplasia, Gending Jawa, Kecemasan  
Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan Kepuasan Pasien Yang Menjalani Terapi HemodialiSis Di Ruang Hemodialisis RSU Diponegoro Dua Satu Klaten Tetraningsih; Widiyono Widiyono; Indriyati
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 2 No. 02 (2025): Vol. 2 No. 02 (2025): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/arf43m25

Abstract

ABSTRAK Latar belakang : Perilaku caring perawat merupakan inti utama dalam pelayanan keperawatan. Pasien akan merasa puas atas perilaku caring atau kepedulian yang diberikan perawat kepada dirinya sebagai penerima layanan keperawatan. Salah satu kunci utama pelayanan keperawatan dikatakan bermutu adalah pelayanan yang diberikan dapat memberikan kepuasan bagi pasien (Inayati, 2021). Peningkatan kepuasan pasien akan meningkatkan kualitas hidup terkait layanan kesehatan. Kepuasan pasien yang lebih baik akan meningkatkan pendapatan dan peningkatan keunggulan dari fasilitas kesehatan. Tujuan :  mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan kepuasan pasien yang menjalani terapi hemodialisis di ruang hemodialisis RSU Diponegoro dua satu Klaten. Metode : Desain penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 79 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner Caring Professional Scale (CPS) dan kepuasan pasien. Analisa statistik menggunakan uji kendalls tau. Hasil : Diperoleh dengan P value < α (0,000) serta nilai koefisien korelasi adalah 0,556** maka dapat disimpulkan adanya hubungan yang signifikan, kuat dan arah hubungan positif pada variabel perilaku caring perawat dengan kepuasan pasien yang menjalani terapi hemodialisis. Kesimpulan : adanya hubungan perilaku caring perawat dengan kepuasan pasien yang menjalani terapi hemodialisis di Ruang Hemodialisis RSU Diponegoro Dua Satu Klaten. Kata Kunci: Perilaku Caring, Kepuasan Pasien, Hemodialisis    
PENGARUH PIJAT PUNGGUNG TERHADAP TINGKAT NYERI POST SECTIO CAESAREA PADA IBU Tatik Sri Utami; Widiyono; Ni'mah Mufidah
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 3 No. 01 (2026): Vol. 3 No. 01 (2026): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/0d8hfw92

Abstract

Latar Belakang: Sectio caesarea semakin umum di Indonesia, termasuk di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen, dengan nyeri pasca operasi sebagai keluhan utama. Terapi non-farmakologis seperti pijat punggung menjadi alternatif menjanjikan untuk mengurangi nyeri. Angka kematian ibu (AKI) masih menjadi tantangan nasional, naik dari 4.005 kasus (2022) menjadi 4.129 (2023). Di Sragen, AKI meningkat dari 10 (2022) menjadi 12 kasus (2023), dan 7 kasus hingga Mei 2024.Tujuan: Mengetahui pengaruh pijat punggung terhadap nyeri post sectio caesarea pada ibu pascapersalinan di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-eksperimen one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 52 ibu pasca sectio caesarea. Intervensi pijat punggung dilakukan selama 3 hari (15–20 menit/sesi). Tingkat nyeri diukur dengan Numerical Rating Scale (NRS). Hasil: Terdapat penurunan nyeri signifikan setelah intervensi (p = 0,000). Kesimpulan: Pijat punggung efektif menurunkan nyeri post sectio caesarea dan dapat digunakan sebagai terapi komplementer dalam praktik keperawatan untuk meningkatkan kenyamanan dan pemulihan ibu.
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE YANG MENJALANI HEMODIALISIS Tri Indrayati; Atik Aryani; Fajar Alam Putra
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 3 No. 01 (2026): Vol. 3 No. 01 (2026): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/bpq10h21

Abstract

Latar belakang: Rendahnya penerimaan diri pada penyakit CKD yang diderita dan kebutuhan menjalani program hemodialiasis memengaruhi mekanisme koping pasien CKD. Ketidakmampuan mengontrol koping diri mengakibatkan kondisi penyakit yang dihadapi menjadi sebuah stressor dan sumber masalah sehingga akan meningkatkan kecemasan diri pasien. Tujuan penelitian ini yaitu supaya tahu hubungan mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani hemodialisis.  Metode penelitian ini memakai desain korelasi dan melibatkan populasi penelitian yaitu pasien CKD di ruang inap interna RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. Teknik sampling yang diterapkan pada penelitian ini yaitu total sampling dengan total sampel penelitian banyaknya 42 orang responden. Instrument yang diterapkan di penelitian ini yaitu kuesioner Jalowiec Coping Scale untuk menilai mekanisme koping responden dan kuesioner Hospital Anxiety And Depression Scale (HADS) untuk menilai tingkat kecemasan responden.  Hasil Penelitian: Hasil analisis univariat diperoleh mayoritas mekanisme koping responden penelitian dalam kategori mekanisme koping maladaptive yaitu banyaknya 25 orang (59,5%) dan Tingkat kecemasan respoden mayoritas dalam kategori kecemasan sedang yaitu banyaknya 19 orang (45,2%). Analisis bivariat memakai uji Spearman Rank diperoleh p value 0,001 dan nilai correlation Coefficient sebesar -0, 771. Dengan demikian ada hubungan mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pasien CKD yang menjalani hemodialisis dengan tingkat kekuatan hubungan kedua variable penelitian ini sangat kuat (0,76-0,99) dengan arah variable penelitian ini yaitu negatif.   Simpulan penelitian ini yaitu mekanisme koping berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien. Edukasi dan dukungan emosi dan sosial sangat dibutuhkan pasien CKD yang menjalani hemodialisis agar tidak mengalami kecemasan yang berkelanjutan.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA KARTU GAMBAR TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TINDAKAN CUCI TANGAN YANG BENAR PADA ANAK USIA PRASEKOLAH Fava Priskila Ferlanda; Widiyono; Atik Ariyani
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 2 No. 02 (2025): Vol. 2 No. 02 (2025): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/2dp0tp54

Abstract

Cuci Tangan pakai sabun (CTPS) adalah suatu perilaku yang dapat mendukung hidup bersih dan sehat serta terhindar dari penyakit menular, salah satunya diare. Anak Usia Prasekolah hanya mengerti cuci tangan yang penting hanya tangannya terlihat basah saja. Hasil survei yang dilakukan oleh World Health Organization ditahun 2020 diperoleh sebanyak 2 milyar kasus pencernaan pada anak dimana 80 juta kasus berupa diare. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media kartu gambar terhadap pengetahuan dan sikap tindakan cuci tangan pada anak usia prasekolah. Penelitian ini merupakan penelitian Pre Eksperimental dan rancangan one group pre-test post-test. Pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 96 responden.  Hasil penelitian ini didapatkan bahwa pengetahuan dan sikap tindakan berpengaruh terhadap  pendidikan kesehatan dengan media kartu gambar dengan nilai p=0,001.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI MTSN 10 BOYOLALI Maila Yesi Kharisma Wati; Atik Ariyani; Anik Suwarni
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 2 No. 02 (2025): Vol. 2 No. 02 (2025): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/jzqg3s69

Abstract

Anemia adalah kondisi di mana konsentrasi hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah berada di bawah tingkat normal. Hb memiliki peran penting dalam mengikat serta mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh, termasuk otot dan otak. Remaja putri adalah kelompok yang rentan terkena anemia. Prevalensi tinggi anemia terjadi akibat kurangnya pengetahuan yang baik tentang anemia. Cara untuk meningkatkan pengetahuan dengan pemberian edukasi tentang pencegahan anemia pada remaja putri. Tujuan mengetahui pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap pengetahuan tentang pencegahan anemia pada remaja putri di MTsN 10 Boyolali. Jenis penelitian pra eksperiment dengan desain one group pre test post test. Populasi seluruh siswi MTsN 10 Boyolali yang berjumlah 249 orang, teknik sampling stratified random sampling, jumlah sampel sebanyak 71 orang. Uji bivariat menggunakan Wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian sebelum diberikan Pendidikan kesehatan menunjukkan mayoritas remaja putri memiliki pengetahuan dengan kategori cukup yaitu sebanyak 36 remaja putri (50,7%). Sedangkan setelah diberikan Pendidikan kesehatan mayoritas memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 64 remaja putri (90,1%). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai p value 0,001 < 0,05 yang berarti ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan tentang pencegahan anemia pada remaja putri di MTsN 10 Boyolali. Kesimpulan ada pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap pengetahuan tentang pencegahan anemia pada remaja putri di MTsN 10 Boyolali.

Page 2 of 4 | Total Record : 33