cover
Contact Name
Yunika Triana
Contact Email
yunika@staff.uinsaid.ac.id
Phone
+6281904047103
Journal Mail Official
yunika@staff.uinsaid.ac.id
Editorial Address
Jl. Pandawa, Pucangan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Indonesia.
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Literasi: Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif
Core Subject : Religion, Education,
Literasi: Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif is a scientific publication that publishes research papers with any research approach and method that has high validity (quantitative approaches, for example correlational, comparative, experimental, meta-analysis; qualitative approaches, for example phenomenology, case studies, grounded research, ethnography, systematic literature review, literature review, and mixed approaches).
Articles 73 Documents
Sharia Principles According to Muhammad Asad and Their Significance in Legal Rulings ahmad nabil amir
Literasi : Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif Vol. 6 No. 1 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/literasi.v6i1.13506

Abstract

The paper aims to throw lights on Muhammad Asad’s legal thought as expounded in his book This Law of Ours and Other Essays to identify the extent to which Zahiri dogmatic literalism had influenced his legal ideas and interpretation. It seeks to present its underlying philosophy and epistemology of sharī‘ah premises upon plain and direct ordinances of the two fundamental source of Sharī‘ah, the Qur’ān and sunnah (the life-example of the Prophet saw) that constituted the Law of Islam. The study is based on descriptive-qualitative approaches using historical, textual, thematic, semantic, hermeneutical and interpretative method to analyze the data. The finding shows that Muhammad Asad’s cohesive ideas of Islamic law was largely derived from Ibn Hazm’s (d. 456/1064) legal hermeneutic as projected in his voluminous work of Islamic jurisprudence, al-Muhallā. It was structured upon his classical text that inspired his conscious ideas of the spiritual and social aims of the law and its observance as moral habit, and to expound the ideological basis of the sharī‘ah, its nature, meaning and practical implication in the modern context.
Wajah Penafsiran Al-Qur’an: Dialog antara Tafsir Tahlili Kemenag RI dan Tafsir al-Mishbah Muhammad Amin Badali; Nuriyatul Muzakiya; Lasmiati Radiah; Syaira Latifa
Literasi : Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif Vol. 5 No. 2 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/literasi.v5i2.13621

Abstract

Kajian tafsir Al-Qur’an di Indonesia menunjukkan perkembangan yang dinamis, terutama melalui munculnya karya-karya tafsir kontemporer seperti Tafsir Tahlili Kemenag RI dan Tafsir al-Mishbah. Artikel ini bertujuan memetakan titik temu dan titik lain antara keduanya, dengan menelaah metode penafsiran, pola pendekatan, serta karakter hermeneutik yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui kajian kepustakaan dengan menganalisis sumber primer berupa kedua tafsir tersebut, serta literatur pendukung dari buku dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua tafsir memiliki kesamaan dalam relevansi sosial, penggunaan warisan klasik, serta komitmen terhadap moderasi, namun berbeda dalam gaya bahasa, ekspresi metodologis, dan kedalaman refleksi kontekstual. Tafsir Kemenag lebih sistematis dan institusional, sedangkan al-Mishbah lebih personal, komunikatif, dan humanis. Temuan ini penting sebagai kontribusi untuk memperkuat pemahaman terhadap keragaman tafsir Indonesia serta mengembangkan pendekatan penafsiran yang lebih menyeluruh dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat modern
Peran Desain Sampul dan Persepsi Harga dalam Membentuk Keputusan Pembelian Buku di Gramedia Solo Laila Sangadhah
Literasi : Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif Vol. 6 No. 1 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/literasi.v6i1.13716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran desain sampul buku dalam membentuk keputusan pembelian melalui persepsi harga sebagai variabel mediasi. Penelitian ini didasari oleh pentingnya elemen visual dalam mempengaruhi perilaku konsumen, khususnya pada produk buku yang sangat mengandalkan kesan pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuesioner, dengan jumlah responden 140 konsumen yang pernah membeli buku di Gramedia Area Solo Raya. Analisa data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desai sampul berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dan persepsi harga. Selain itu, persepsi harga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian serta berperan sebagai variabel mediasi parsial. Penelitian ini menegaskan bahwa desain sampul yang menarik mampu meningkatkan persepsi nilai produk dan mendorong keputusan pembelian.
Pengaruh Social Media Influencer dan Persepsi Kualitas Produk terhadap Minat Beli dengan Kepercayaan Merek sebagai Variabel Moderator Adinda Dwi Ariyanti
Literasi : Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif Vol. 6 No. 1 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/literasi.v6i1.13737

Abstract

The rapid development of the cosmetics industry and the increase in social media users have encouraged companies to utilize influencers as a marketing strategy. This study aims to analyze social media influencer and product quality perceptions on the purchase intention of Hanasui product with brand trust as a moderator. This study uses a quantitative approach by conducting a questionnaire ti 146 respondents. The result show that social media influencer and product quality perceptions have a pocitif and significant effect on putchase intention. Bbrand trust was found to moderate the relationship between social media influencer and purchase intentions with a weak effect, while teh relationship between product quality perceptons and purchase intention didn’t show significant effect. The result empharuze the important of influencer stratef=gy management and strengthening brand trsut in increasing customer purchase intention.
Analisis Konstruksi Karakter Hilmi sebagai Pria Palestina dalam Novel Israel “All The Rivers” melalui Teori Orientalisme dan Representasi: Indonesia Ganung Ahmad Maulana Maulagann
Literasi : Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif Vol. 6 No. 1 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/literasi.v6i1.13925

Abstract

Konflik Palestina antara Israel yang berkepanjangan tidak hanya hadir dalam ranah politik dan sejarah, tetapi juga direpresentasikan melalui karya sastra. Salah satu novel yang mengangkat dinamika tersebut adalah All The Rivers karya Dorit Rabinyan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi karakter Hilmi sebagai pria Palestina dalam novel tersebut, dengan menyoroti bagaimana identitas Palestina direpresentasikan melalui sudut pandang narator Israel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis deskriptif, menjadikan novel All The Rivers sebagai sumber data utama. Data diperoleh melalui pembacaan mendalam dan pengumpulan kutipan yang berkaitan dengan penggambaran fisik, sifat, dan pandangan politik tokoh Hilmi, kemudian dianalisis menggunakan teori orientalisme dan representasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter Hilmi dikonstruksi sebagai sosok yang eksotis, sensitif, dan berjiwa seni, namun mengalami depolitisasi identitas sebagai bagian dari bangsa Palestina yang terjajah. Latar New York sebagai “ruang ketiga” memungkinkan interaksi lintas identitas berlangsung relatif setara, tetapi sekaligus menyamarkan realitas konflik kolonial Palestina–Israel. Kematian Hilmi di akhir cerita berfungsi sebagai simbol kegagalan imajinasi multikultural dan menegaskan batas toleransi naratif terhadap keberadaan pria Palestina dalam kehidupan subjek Israel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa novel All The Rivers masih mereproduksi pola orientalisme, meskipun dikemas dalam narasi romansa dan kemanusiaan.
Interaksi Sosial Penggemar K-Pop Dalam Mengikuti Event Dan Perayaan Bias: Teori Pengaruh Sosial Herbert Kelman Rista Eka
Literasi : Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif Vol. 6 No. 1 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi sosial penggemar K-Pop dalam mengikuti event dan perayaan bias berdasarkan teori pengaruh sosial Herbert Kelman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas empat penggemar K-Pop berusia 18–25 tahun yang berdomisili di wilayah Solo Raya dan dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam secara luring dan daring, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial dalam fandom K-Pop memunculkan proses pengaruh sosial yang berlangsung melalui tiga tahapan, yaitu kepatuhan, identifikasi, dan internalisasi. Kepatuhan tercermin dari penyesuaian perilaku subjek terhadap norma dan aktivitas kelompok, seperti penggunaan dresscode, pembelian merchandise, dan pembuatan freebies. Identifikasi terlihat dari keterlibatan aktif subjek dalam komunitas serta upaya mempertahankan identitas sosial sebagai penggemar K-Pop. Selanjutnya, internalisasi ditandai dengan tertanamnya nilai kebersamaan, solidaritas, kerja sama, dan kepercayaan diri yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari di luar konteks fandom. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fandom K-Pop berfungsi sebagai ruang sosial yang tidak hanya memengaruhi perilaku secara situasional, tetapi juga berperan dalam pembentukan identitas dan nilai personal penggemarnya.
Implementasi Knowledge Management di SMP Muhammadiyah Al-Kautsar PK Kartasura Miftakhul Huda
Literasi : Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif Vol. 6 No. 1 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya strategis dalam pengembangan lembaga pendidikan adalah melalui penerapan knowledge management sebagai sistem pengelolaan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi knowledge management di SMP Muhammadiyah Al-Kautsar PK Kartasura serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan secara purposive sampling yang meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi knowledge management berdasarkan model SECI (Socialization, Externalization, Combination, dan Internalization) di SMP Muhammadiyah Al-Kautsar PK Kartasura mengacu pada yang diwujudkan melalui kegiatan diskusi, pelatihan, pendokumentasian hasil pembelajaran, pengelolaan pengetahuan secara konvensional dan digital, serta penerapan pengetahuan dalam praktik pembelajaran. Implementasi ini berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi dan kinerja guru, namun belum berjalan optimal. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan pemanfaatan teknologi, perbedaan pemahaman sumber daya manusia, tingginya beban kerja guru, serta belum adanya kebijakan khusus yang berkelanjutan.
Relevansi Ajaran Fikih Ibadah dalam Kitab Mabadi’ Fiqhiyyah terhadap Kebutuhan Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah pada Era Modern Abdrur rahman; Umu Salamah; Rizky Nur Rohman; Sani Jamilatus Solihah
Literasi : Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/literasi.v6i2.15011

Abstract

Pembelajaran fikih ibadah memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman dan praktik keagamaan peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah. Namun, pembelajaran yang bersumber dari kitab klasik masih cenderung bersifat tekstual dan kurang kontekstual dengan kebutuhan peserta didik era modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi ajaran fikih ibadah dalam kitab Mabadi’ Fiqhiyyah terhadap kebutuhan pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah pada era modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari kitab Mabadi’ Fiqhiyyah, buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi fikih ibadah dalam kitab Mabadi’ Fiqhiyyah masih relevan sebagai dasar pembelajaran karena disusun secara sistematis dan praktis. Namun, diperlukan pengembangan melalui pendekatan kontekstual, metode variatif, dan media pembelajaran agar materi lebih aplikatif dan sesuai dengan karakteristik peserta didik era modern.
Analisis Kesalahan Ejaan dan Fonologi dalam Komentar Akun Instagram Sherly Tjoanda Ragil Nur Safitri; Nazilatul Faizah; Maruf Annas
Literasi : Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/literasi.v6i2.15092

Abstract

Perkembangan teknologi digital memengaruhi penggunaan bahasa dalam berkomunikasi di media sosial sehingga memunculkan fenomena kesalahan berbahasa terutama dalam komentar akun Instagram @s_tjo periode Mei 2026. Kesalahan berbahasa tersebut sebagai bagian dari kajian kesalahan berbahasa di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesalahan ejaan dan fonologi pada komentar netizen. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik baca dan catat. Sampel penelitian berupa komentar pada 6 reels Instagram akun @s_tjo. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 119 data kesalahan berbahasa, terdiri atas 60 data kesalahan ejaan dan 59 data kesalahan fonologi. Kesalahan ejaan meliputi penggunaan huruf kapital, kata tidak baku, penulisan kata depan “di”, tanda baca, partikel “pun”, partikel “-nya”, pengulangan kata, serta bentuk gabung dan pisah kata. Kesalahan fonologi meliputi penambahan, penghilangan, dan perubahan fonem. Kesalahan penggunaan huruf kapital dan penghilangan fonem menjadi bentuk yang paling dominan karena dipengaruhi situasi komunikasi informal dan ungkapan ekspresif netizen dalam berkomentar di media sosial. Penelitian ini berkontribusi dalam kajian kesalahan berbahasa pada komunikasi digital. Kata Kunci: Kesalahan Ejaan; Kesalahan Fonologi; Instagram
Reconstructing Qur’anic Meaning Through Intertextual Polysemy: Abdulla Galadari’s Hermeneutical Implications for Contemporary Tafsir Tria Feri Ardona
Literasi : Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/literasi.v6i2.15119

Abstract

Contemporary Qur’anic interpretation continues to face an enduring tension between classical exegetical authority and emerging modern hermeneutical approaches. In increasingly plural and interconnected religious societies, contemporary tafsir requires interpretive frameworks capable of engaging both the internal linguistic dimensions of the Qur’an and its broader interreligious textual environment. However, despite the growing development of contextual tafsir studies, the hermeneutical potential of intertextual approaches - particularly those involving scriptural traditions beyond the Qur’an - remains insufficiently explored within contemporary Islamic studies discourse. This paper examines the hermeneutical implications of Abdulla Galadari’s theory of intertextual polysemy for contemporary Qur’anic interpretation. It seeks to position Galadari’s approach within broader debates surrounding contextual tafsir, interreligious textuality, and modern Qur’anic hermeneutics. Using a qualitative library research methodology, this study analyzes Galadari’s major works, particularly his article on intertextual polysemy (2013) and his monograph Qur’anic Hermeneutics: Between Science, History, and the Bible (2018), alongside comparative hermeneutical perspectives drawn from Julia Kristeva, Michael Fishbane, and Gabriel Said Reynolds. This study argues that Galadari’s intertextual polysemy offers a distinctive hermeneutical model in contemporary tafsir by integrating semantic analysis of Arabic root structures with intertextual engagements involving Biblical and Rabbinic traditions. Rather than reducing the Qur’an to a merely historical text or limiting interpretation within rigid exegetical boundaries, this approach expands the interpretive possibilities embedded within the Qur’an’s linguistic and textual architecture. In doing so, Galadari proposes an alternative interpretive pathway that maintains the theological authority of the Qur’an while simultaneously opening broader dialogical and contextual horizons of meaning. The findings demonstrate that intertextual polysemy provides important hermeneutical resources for the development of contextual tafsir in religiously plural societies, particularly within the contemporary Southeast Asian Muslim intellectual context.