SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Schoulid | Indonesian Journal of School Counseling is a peer-reviewed journal that publishes research articles, theoretical studies, and program applications in the fields of education, counseling, social sciences, and the humanities. The journal is dedicated to advancing knowledge and practice that support the academic, career, social-emotional, and holistic development of individuals. It also welcomes interdisciplinary contributions that bridge education, counseling, social sciences, humanities, and related fields. The scope of the journal includes, but is not limited to: 1. Education and Counseling: school and community counseling services, career counseling, academic support, social-emotional and multicultural development, counseling approaches and models, and the integration of technology in counseling practices. 2. Social Sciences and Humanities: studies addressing social, cultural, legal, and community issues, including linguistics, economics, management, and business within the context of education, student development, and counseling interventions. 3. Leadership and Advocacy: coordination of services, consultation, collaboration and teamwork, policy advocacy, educational leadership, and resource management in schools and communities. 4. Data and Technology Use: innovations in technology for counseling, education, and social research; data-driven program evaluation; and policy development. 5. Scientific Publications: empirical research articles, conceptual and methodological studies, program evaluations, book reviews, and reports on educational or counseling practices and materials. Schoulid Journal welcomes contributions from researchers, academics, practitioners, and policymakers who work on individual development as well as those engaged in broader studies in education, counseling, social sciences, and the humanities.
Articles
213 Documents
"Tik Tok" Application Impact in English Learning Experience on Motivation and Learning Student Achievement
Nadila Natasya;
Adinda Siregar;
Angellia Bheriani By;
Bambang Nur Alamsyah Lubis
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 8 No. 2 (2023): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23916/083643011
This research aims to find out how the experience of learning English affects students' motivation and learning achievement. This research is descriptive research with a qualitative approach. The data source in this research is the students of SMAS Muhammadiyah 01 Medan whose address is Jalan Utama No. 170, Matsum II City, Medan Area District, Medan City, North Sumatra. The results of this research are that the results of data analysis show that using Tiktok can significantly increase student motivation and learning achievement. Although not all students use Tiktok as a learning medium, they only use Tiktok as entertainment. The average result of the percentage that Tiktok can have a good impact on students' English language skills is 86.7%, where this percentage was obtained from students who felt a good impact from Tiktok. Students think that Tiktok has a good impact on their English language skills. This means that pronunciation, vocabulary, tenses, speaking, reading and writing skills in learning English are increasing and Tiktok can have a good influence as social media if it is applied well by students.
Parents’ Impression On Quality Of Children In Learning Process At Classroom
Dinda Salsabilah Siregar;
Melina Putri Septiani Nasution;
Thalya Marchanda Tarigan;
Soechi Kurnia;
Bambang Nur Alamsyah Lubis
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 8 No. 2 (2023): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23916/083652011
Parenting style referred to the approach and methods that parents used to raise their children. This research aims to explore parents' perceptions, policies and participation in supporting children's learning process. Descriptive qualitative was used as a research method. The data of this study was a result of questionnaire and interview, and the source of the data was taken from students at MIS AL-QUBA Medan. The result of this study was the role of parents did not influence student learning in class, due to a lack of supporting factors. Various studies show that parental involvement has a positive impact on children's academic achievement, social development and emotional well-being by some factors, communication between parents and students, nutritious food, and other supporting factors such as additional tutoring and learning facilities.
Analisis pemilihan karir remaja dari keluarga broken home: studi literatur
Intan Zulian Apri;
Nilma Zola;
Afdal Afdal;
Nurfarhanah Nurfarhanah;
Lailatul Afifah Ardi;
Soeci Izzati Adlya
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23916/083738011
Pemilihan karir merupakan proses yang sangat penting dalam perjalanan hidup seseorang. Di mana, setiap individu harus menentukan arah pilihan karirnya dengan baik agar kehidupannya dapat berkembang sesuai dengan yang diharapkan. Akan tetapi, beberapa remaja dari keluarga broken home mengalami kesulitan dalam menentukan arah pilihan karirnya karena beberapa hal. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana arah pemilihan karir remaja yang berasal dari keluarga broken home. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah studi literatur, yaitu menghimpun berbagai referensi teori dari artikel, jurnal, dan buku yang relevan dengan kasus atau permasalahan yang ditemukan. Berdasarkan hasil penelitian yang ditemukan remaja dari keluarga broken home cenderung sulit untuk menentukan arah pemilihan karirnya dengan baik. Namun, beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja dari keluarga broken home mampu menentukan pemilihan karirnya dengan menghadirkan faktor-faktor pendukung lainnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa remaja dari keluarga broken home dapat menentukan arah pemilihan karirnya jika dibarengi dengan beberapa faktor pendukung.
Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Kurikulum Merdeka Belajar dan Problematikanya
suhertina suhertina;
Nur’aini Safitri
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 3 (2024): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23916/083751011
Kurikulum merdeka atau kurikulum merdeka belajar merupakan kebijakan yang diambil oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia untuk menyempurnakan kurikulum 2013. Dalam rangka untuk mencapai tujuan Pendidikan Nasional serta untuk mensukseskan implementasi kurikulum merdeka belajar, guru bimbingan dan konseling atau konselor perlu melakukan penyesuaian diri terhadap berbagai kebijakan dalam perubahan Kurikulum Pendidikan Nasional. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kulitatif dengan jenis library research untuk mengetahui pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling dalam kurikulum merdeka belajar dan problematikanya. Hasil kajian dari beberapa literatur diperolah bahwa pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling dalam kurikulum merdeka belajar di satuan pendidikan idealnya satu orang guru bimbingan dan konseling atau konselor melayani 150-160 peserta didik/konseli, pelaksana utama hendaknya guru bimbingan dan konseling atau konselor yang berlatar belakang pendidikan S-1 BK, dan disetiap sekolah harus memiliki ruangan khusus untuk pelaksanaan konseling. Implementasi kurikulum merdeka belajar di Indonesia masih ditemukan beberapa problema khususnya dalam pelaksanaan layanan konseling yaitu guru bimbingan dan konseling belum memahami betul capaian layanan yang harus dicapai oleh peserta didik, tidak adanya jam khusus masuk kelas untuk melaksanakan layanan konseling, pelaksanaan layanan masih berfokus pada penanganan masalah, dan sosialisasi tentang kurikulum merdeka masih secara umum.
Analisis kesalahan pelafalan bunyi bahasa Indonesia siswa ob-om school di Thailand
Afdhila Nurcahyani;
Enny Rahayu
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23916/083752011
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam terhadap kesalahan pelafalan bunyi Bahasa Indonesia pada siswa Ob-Om School di Thailand. Fokus penelitian adalah mengidentifikasi jenis-jenis kesalahan pelafalan, faktor-faktor yang mempengaruhi, dan perbandingan antara siswa berlatar belakang pendidikan bahasa Indonesia dengan siswa berlatar belakang pendidikan non bahasa Indonesia. Penelitian dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam kesalahan pelafalan antara kedua kelompok siswa. Siswa berlatar belakang pendidikan bahasa Indonesia cenderung memiliki tingkat kesalahan pelafalan yang lebih rendah dibandingkan dengan siswa berlatar belakang pendidikan non bahasa Indonesia. Jenis-jenis kesalahan pelafalan yang dominan mencakup bunyi vokal /e/ dan /o/, bunyi konsonan /r/, /l/, /f/, /v/, /z/, /s/, dan /c/, serta intonasi dan tekanan kata. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesalahan pelafalan meliputi interferensi bahasa ibu, keterbatasan kosakata, minimnya latihan berbicara, dan rendahnya motivasi belajar. Siswa yang memiliki latar belakang pendidikan bahasa Indonesia cenderung lebih unggul dalam pelafalan, menunjukkan bahwa faktor pendidikan memegang peran penting dalam kemampuan pelafalan siswa. Implikasi penelitian ini memberikan gambaran yang lebih mendalam tentang masalah pelafalan bahasa Indonesia di kalangan siswa di luar negeri, khususnya di Ob-Om School di Thailand. Temuan ini dapat menjadi dasar untuk penyusunan program pembelajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pelafalan siswa yang memiliki bahasa ibu berbeda dengan Bahasa Indonesia.
Analisis afiksasi bahasa indonesia pada tulisan siswa darul u-loom school satun di Thailand
Dahni Lubis;
Enny Rahayu
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23916/083755011
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis afiksasi pada tulisan siswa Darul U-loom School Satun di Thailand, dengan fokus memahami penggunaan dan distribusi afiks dalam teks mereka. Metode penelitian ini melibatkan pengumpulan tulisan siswa sebagai data primer, kemudian dilakukan analisis afiksasi menggunakan pendekatan linguistik terkini. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa menggunakan afiks dengan beragam pola, termasuk prefiks, sufiks, dan konfiks, untuk membentuk kata-kata yang sesuai dengan tata bahasa Indonesia. Statistik menonjolkan variasi afiksasi yang digunakan siswa dalam mengekspresikan ide dan makna dalam tulisan mereka. Kesalahan penggunaan afiks juga diidentifikasi dan dianalisis secara mendalam, memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap tantangan yang dihadapi siswa dalam menguasai afiksasi. Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap kesalahan ini mencakup kurangnya pemahaman aturan afiksasi, keterampilan menulis yang masih perlu diasah, dan kurangnya bimbingan dari guru. Interpretasi mendalam terhadap hasil analisis ini dikaitkan dengan literatur terkait afiksasi dalam bahasa Indonesia. Implikasi dari hasil penelitian ini juga dibahas, terutama terkait dengan pengajaran bahasa Indonesia di lingkungan sekolah Darul U-loom School Satun. Temuan ini memberikan pemahaman lebih lanjut tentang proses pembelajaran siswa dalam menggunakan afiksasi dan dapat digunakan sebagai dasar untuk perbaikan kurikulum dan metode pengajaran.
Implementasi model pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kosakata bahasa indonesia siswa muslim satun wittaya school di Thailand
Egi Fahira Tuhfa;
Enny Rahayu
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23916/083756011
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dalam meningkatkan kosakata Bahasa Indonesia bagi siswa Muslim di Satun Wittaya School, Thailand. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Partisipan penelitian melibatkan siswa dan guru Bahasa Indonesia di sekolah tersebut. Model Pembelajaran Berbasis Proyek diintegrasikan ke dalam kurikulum Bahasa Indonesia untuk memfasilitasi pembelajaran yang kontekstual dan menarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PjBL efektif meningkatkan pemahaman dan penguasaan kosakata Bahasa Indonesia siswa. Penilaian formatif dan sumatif mengungkapkan peningkatan signifikan dalam keterampilan berbahasa siswa. Dalam konteks keberagaman budaya di Satun Wittaya School, model pembelajaran ini juga mendorong apresiasi terhadap keanekaragaman budaya Indonesia. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan metode pembelajaran Bahasa Indonesia yang kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan siswa Muslim di lingkungan internasional.
Tradisi Ingkung pada pernikahan di desa Sei Kamah kabupaten Asahan
Sri Indah Islaini;
Jufri Naldo;
Nabila Yasmin
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23916/083774011
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sejarah tradisi ingkung dalam pernikahan masyarakat jawa di desa sei kamah kabupaten asahan dan apa makna tradisi ingkung bagi yang melaksanakannya. Metode pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan sejarah, teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan 3 tahap yaitu: Observasi, wawancara dan dokumentasi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan antropologi budaya yang merupakan cara hidup sekelompok masyarakat berupa tingkah laku, kepercayaan, nilai-nilai dan simbol-simbol yang mereka terima dan wariskan melalui proses komunikasi dari satu generasi ke generasi berikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ingkung telah ada sejak lama di wilayah Jawa dan setelah masyarakat Jawa bertransmigrasi ke wilayah Sumatera, tradisi tersebut berkembang dan bertahan secara turun temurun hingga terus dilakukan hingga saat ini. Tradisi Ingkung mempunyai makna dan maksud yang baik yaitu sebagai wujud mohon syafaat kepada Nabi dan selalu mengikuti ajaran Rasul serta wujud zikir diri untuk selalu bersujud memohon ampun dan pertolongan hanya kepada Allah SWT.
The effect of leadership style on performance with psychological capital as moderating
Muhammad Aldiansyah;
M Giatman;
Hasan Maksum;
Ambiyar Ambiyar
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23916/083807011
An organization must have more value in terms of human resources in order to compete with other organizations. The organization in implementing the work program that has been prepared basically always aims to achieve organizational goals. One way is to improve employee performance. Performance is the result or level of success of a person as a whole during a certain period in carrying out tasks. This study was conducted to determine the effect of leadership style on performance with psychological capital as moderating on employees of the Faculty of Sport Sciences, Padang State University. Independent variables in this study include leadership style, while employee performance is used as the dependent variable and psychological capital as a moderating variable. The sampling technique was carried out by saturated sampling which made the entire population as a sample obtained as many as 66 employees at the Faculty of Sports Science, Padang State University. By using an instrument in the form of a questionnaire which is analyzed using SEM-PLS analysis, where the results obtained are leadership style has a significant and positive effect on employee performance. Psychological capital can moderate leadership style on employee performance. It is recommended that the leadership of the Faculty of Sports Science, Padang State University needs to provide development training, update the knowledge of employees, because in filling out the questionnaire the respondents are still low in skillful value compared to the standard procedures that exist in work.
Problematika kepala sekolah mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar di sekolah dasar
Putri Dinanty Dinanty
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23916/084219011
Kepala sekolah mulai merasakan dampak dari perubahan dalam proses implementasi kurikulum merdeka belajar di sekolah. Dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka ini, menjadi problematika kepala sekolah dalam mengimplementasikannya di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis masalah yang dihadapi oleh kepala sekolah saat menerapkan kurikulum merdeka belajar di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Naturalistik Inquiry dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui proses wawancara dan observasi. Pengolahan data mencakup reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki problematika dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka ini seperti, kesiapan sumber daya, kesiapan para guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, keterlibatan peran orangtua siswa serta kebijakan dan koordinasi dina pendidikan