cover
Contact Name
Lady Wizia
Contact Email
wizialady@gmail.com
Phone
+6281374015820
Journal Mail Official
wizialady@gmail.com
Editorial Address
Jalan kusuma bhakti no 99 gulai bancah
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20857098     EISSN : 26571366     DOI : https://doi.org/10.35730
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan is open access, a peer-reviewed journal and authoritative source of health information. The journal has a special focus on Public health, nursing, midwifery, and relevant topics of health issues. The scopes of Jurnal Kesehatan are : Public health: Epidemiology, Health promotion, health policies and systems, environmental, health information, Nursing: Neurologist, paediatrics, community and home care, gerontology, maternity, medical and surgical nursing, psychiatric mental health Midwifery: midwifery in complementary based, midwifery in community with gender-based.
Articles 493 Documents
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MATERNITY PILLOW DAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III Jannah, Miftahul; Meihartati, Tuti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.811

Abstract

Latar Belakang Masalah: Ibu hamil trimester tiga sering mengalami berbagai keluhan, salah satunya yaitu gangguan atau kesulitan tidur. Gangguan atau kesulitan tidur merupakan kondisi dimana seseorang sulit untuk memulai atau mempertahankan tidur. Kualitas tidur ibu hamil, khususnya pada trimester III secara signifikan lebih rendah jika dibandingkan dengan kualitas tidur sebelum hamil atau pada dua trimester sebelumnya. Banyak faktor yang menurunkan kualitas tidur pada ibu hamil seperti perubahan fisiologis normal selama kehamilan, seperti membesarnya rahim dan ketidaknyamanan fisik, serta peningkatan hormon progesteron berkontribusi pada kualitas tidur yang buruk pada wanita hamil di akhir kehamilan. Kurang tidur dapat menyebabkan peningkatan kadar sitokin inflamasi plasma hal ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi pranatal, kelahiran, dan pascanatal. Selain itu berdampak serius pada kesehatan janin berupa persalinan lama, kelahiran prematur, dan peningkatan risiko stunting. Kualitas tidur pada ibu hamil dapat diatasi secara non farmakologis diantaranya yaitu penggunaan maternity pillow dan aromaterapi lavender. Tujuan : Untuk mengetahui mengetahui efektifitas penggunaan maternity pillow dan aromaterapi lavender terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III di RSUD Akhmad Berahim Kabupaten Tana Tidung. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment jenis pre test dan post test. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 22 orang yang terdiri dari 11 orang kelompok intervensi dan 11 orang kelompok kontrol. Instrument penelitian ini menggunakan kuisioner PSQI dan SOP. Hasil: Berdasarkan uji Mann Withney menunjukkan nilai P value = 0.001< ? (0.05), sehingga Ha diterima. Simpulan: ada perbedaan hasil post test kualitas tidur ibu hamil trimester III antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol, karena ada perbedaan yang signifikan maka dapat dikatakan bahwa penggunaan maternity pillow dan aromaterapi lavender efektif terhadap peningkatan kualitas tidur ibu hamil trimester III di RSUD Akhmad Berahim Kabupaten Tana Tidung.
AKSES LAYANAN ANTENATAL CARE SELAMA PANDEMI COVID-19 Samboina, Monica Tiara; Najmah, Najmah; Misnaniarti, Misnaniarti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.812

Abstract

Latar Belakang: Pandemi Covid-19 berdampak pada pelayanan kesehatan, baik dari segi akses maupun kualitas layanan kesehatan yang berujung pada pembatasan kunjungan pada pelayanan kesehatan karena takut terkontaminasi virus, keterlambatan kelas ibu hamil, dan ketidaksiapan ibu hamil.Tujuan: Scoping Review ini bertujuan untuk mengetahui akses layanan antenatal care (ANC) selama Covid-19.Metode: Scoping Review menggunakan database Wiley Online Library, PubMed, dan Frontiers serta literature searching google scholar.Hasil: Hasil pencarian yang memenuhi kriteria kemudian dilakukan analisis artikel. Studi  apprasial  menggunakan  Joana  Briggs  Institute  (JBI),  dan  metode  sintesis menggunakan modifikasi PEOS. Dari 106 artikel relevan judul dan abstrak, didapatkan 6 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil review ditemukan tiga tema yaitu akses terbatas ke pusat kesehatan, ketidakmampuan untuk mengakses perawatan kesehatan, dan kebutuhan pendidikan kesehatan pelayanan antenatal dalam bentuk digital. Perlunya meningkatkan berbagai materi IEC (Information, Education, and Communication) dan diproduksi untuk meningkatkan kesadaran tentang perlindungan ibu hamil selama pandemi Covid-19 serta perlunya layanan telepon masuk untuk membantu transportasi yang dapat diguankan ibu hamil dalam keadaan kritis. Selain itu, konsultasi virtual dengan dokter kandungan dapat diberikan melalui layanan telemedicine dan telehealth kepada ibu hamiil yang mencari layanan kesehatan.
HUBUNGAN FAKTOR IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA 24-59 BULAN Oktriani, Tuti; Hadi, Dasman; Fetrisia, Wiwit
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i2.814

Abstract

Kasus stunting atau anak bertubuh pendek semakin meluas di Sumatera Barat. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdes) yang dilakukan setiap lima tahun, terdapat 15.025 balita berisiko stunting di Pasaman dan 23.435 balita di Pasaman Barat. Sementara menurut survei yang dilakukan Dinas Kesehatan Sumbar tahun 2017, terdapat 21,5 persen balita di Pasaman yang berisiko tumbuh dengan tubuh pendek. Sementara di Pasaman Barat, angkanya 19,1 persen.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis mendalam keterkaitan usia, kunjungan Antenatal Care, Paritas, Asi Ekslusif, Tingkat Pendidikan, Pendapatan terhadap kejadian stunting pada balita usia 24 -59 bulan di kabupaten Pasaman .Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif analitik dengan menggunakan desain case control. Penelitian ini menggunakan pendekatan  retrospektif sebagai metode primer Populasi kasus adalah semua balita yang mengalami kasus stunting sebanyak 15025 dan jumlah sampel kasus 150 orang (Balita dengan stunting) dan sampel kontrol 150 orang (balita tidak stunting). Teknik pengambilan sampel, kasus dengan simple random sampling dan kontrol dengan purposive sampling (berdasarkan kelompok kasus). Data kuantitatif dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner. Data kuantitatif dianalisis dengan uji chi-square . hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara usia, kunjungan Antenatal Care, Paritas, Asi Ekslusif, Tingkat Pendidikan dengan p Value > 0,05 dan ada hubungan yang signifikan antara pendapatan keluarga dengan kejadian stunting p <0,05 .sehingga dapat di simpulkn bahwa hanya satu faktor pendapatan yang mempunyi hubungan yang siknifikan dengan kejadian stunting. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada petugas kesehatan di kab pasaman untuk bisa memperbaiki sistem ekonomi agar bisa memperbaiki pendapatan masyarakat
PELAYANAN ANTENATAL CARE DALAM KEJADIAN STUNTING Septhayudi, Gian; Sitorus, Rico Januar; Idris, Haerawati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.817

Abstract

Latar Belakang: Di Indonesia angka balita stunting diperkirakan satu dari tiga anak balita jumnlahnya sekitar 8,9 juta anak atau setara 30,2% pada tahun 2018. Stunting atau pendek terjadi akibat kurang gizi kronis yang sudah berlangsung lama. Kejadian stunting diyakini terjadi karena kondisi kekurangan gizi dalam rentang waktu yang lama dimulai sejak anak dalam kandungan sampai anak usia 2 tahun (1000 hari pertama kehidupan).Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelayanan ANC dalam kejadian stunting.Metode: metode yang digunakan adalah literatur review, yaitu uraian tentang teori, temuan dan artikel penelitian lainnya yang diperoleh dari bahan acuan untuk dijadikan landasan kegiatan penelitian.Hasil: Pemeriksaan ibu hamil yang berkualitas akan mencegah secara dini komplikasi ataupun kecacatan pada ibu dan janin, sehingga dapat menjadi faktor untuk mencegah terjadinya stunting pada anak.
EFEKTIVITAS TERAPI RENDAMAN CITRONELLA GRASS TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH IBU DENGAN PREEKLAMSIA Yunisti, Femilia; Wahyuni, Ridha
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.824

Abstract

Latar Belakang Masalah: Preeklampsia dianggap mempengaruhi sekitar 5-8% dari semua kehamilan. Secara farmakologis pengobatan preeklamsia tentunya dapat memberikan efek samping yang terkandung dalam obat-obatan karena mengandung bahan kimia, sedangkan pengobatan non farmakologis dapat memberikan kesan gaya hidup yang lebih sehat karena pengobatan yang dilakukan adalah secara alamiah, seperti terapi herbal, terapi nutrisi, aroma terapi, pijat refleksiologi dan terapi rendam kaki dengan air hangat dan serai. Tujuan : Mengetahui efektivitas terapi rendaman citronella grass terhadap perubahan tekanan darah ibu dengan preeklamsia di RSUD Kudungga Kabupaten Kutai Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan nonprobability sampling dengan metode consecutive sampling yang dilakukan pada bulan Maret s/d Mei 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 22 orang yang dipilih 11 orang kelompok kontrol dan 11 orang kelompok intervensi. Dilakukan observasi sebanyak 2 kali pengukuran yaitu hari 1 dan hari ke 3. Hasil: Hasil uji statistik diperoleh hasil uji statistik N-Gain didapatkan nilai mean N-Gain persen kelompok citronella grass sebesar 61,9827 (sistolik) & 64,1629 (diastolik) yang berarti pemberian rendaman citronella grass cukup efektif dalam menurunkan tekanan darah (sistolik dan diastolik) ibu dengan preeklamsia. Simpulan: penggunaan terapi komplementer rendaman kaki citronella grass lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah ibu preeklamsia di RSUD Kudungga Sangatta Kutai Timur.
HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN MENTAL IBU DENGAN STATUS GIZI BALITA Putri, Nur Qholifah Maharani Aprilia; Rosyada, Amrina
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.831

Abstract

Latar Belakang Masalah: Usia anak dibawah lima tahun seringkali disebut masa emas tumbuh kembang anak. Pada masa emas tumbuh kembang perlu didukung dengan status gizi yang baik. Kesehatan mental ibu dapat memengaruhi status gizi balita yang terlihat pada perilaku pengasuhannya yaitu praktik pemberian makanan, perilaku menjaga kebersihan dan sanitasi.Tujuan : Penelitian ini bertujuan melihat hubungan antara kesehatan mental ibu dengan status gizi balita di kecamatan Seberang Ulu 1.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling yang berjumlah 112 responden.Hasil: Terdapat 12 responden (38,7%) ibu dengan kesehatan mental yang buruk memiliki anak dengan status gizi yang tidak normal. Sementara pada status pemberian ASI terdapat 4 (36,4%) ibu yang tidak memberikan anaknya ASI dan status gizi anak tidak normal. Variabel berat badan lahir menunjukkan 2 (28,6%) anak yang lahir dengan berat badan rendah memiliki status gizi yang tidak normal. Kemudian variabel pekerjaan ibu sebanyak 16 (38,1%) ibu bekerja memiliki anak dengan status gizi yang tidak normal.Simpulan: Secara statistik tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kesehatan mental ibu dengan status gizi balita. Karena kesehatan mental ibu merupakan faktor tidak langsung yang memengaruhi status gizi balita.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT Siregar, Muhammad Ade Armansyah; Soewondo, Prastuti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i3.848

Abstract

Latar Belakang: SIMRS adalah alat informasi yang kuat yang dapat membantu manajer rumah sakit untuk memperbaiki proses pengambilan keputusan dan untuk meningkatkan fungsi positif rumah sakit. Keberhasilan implementasi SIMRS tergantung pada kepuasan pengguna, kebutuhan akan persepsi sistem, kepercayaan dan rasa kepemilikan pengguna terhadap sistem, serta partisipasi pengguna dalam pengembangan sistem.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Sistem Informasi Manajemen Kesehatan Rumah Sakit.Metode: Scoping Review menggunakan database seperti Pubmed, Wiley Online Library, dan ScienceDirect. Hasil pencarian yang memenuhi kriteria kemudian di analisis menggunakan PRISMA Flowchart, ekstraksi data, dan Mapping Tema.Hasil:  Hasil penelitian dari 148 artikel yang terkait dengan judul dan abstrak, 7 artikel memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Ditemukan tiga faktor yaitu faktor manusia, faktor teknologi, dan faktor organisasi.Kesimpulan: Menyederhanakan penggunaan sistem melalui pendidikan bagi pengguna dan menyediakan komprehensif dan pedoman khusus yang sesuai dengan spesialisasi atau departemen pengguna, termasuk kebutuhan kerja pengguna dalam kemampuan penerimaan  SIMRS. Melibatkan pengguna dalam pengembangan, implementasi, dan pendidikan langkah-langkah perangkat lunak SIMRS sangat penting untuk ditingkatkan ke tingkat yang ideal, meningkatkan kepuasan pengguna, dan meningkatkan penerimaan sistem ke tingkat yang optimal.
HARAPAN STAKEHOLDER TERHADAP PERAN BUNDO KANDUANG DALAM PENCEGAHAN KETERLAMBATAN KEGAWATDARURATAN KEBIDANAN Sefrina, Yosi; Bachtar, Fitrina; Arneti, Arneti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i3.852

Abstract

Latar Belakang Masalah: Setiap hari di dunia, ada 810 kematian ibu dengan determinan sosial keterlambatan menyadari kebutuhan untuk perawatan dan tanda-tanda bahaya kehamilan, keterlambatan pelayanan karena akses pelayanan mereka tidak tersedia, karena jarak dan/atau biaya layanan atau melakukan hambatan sosial-budaya, dan keterlambatan perawatan yang di terima di fasilitas tepat waktu dan efektif. Budaya Minangkabau menempatkan perempuan pada kedudukan istimewa yang dijuluki dengan Bundo Kanduang. Bundo kanduang merupakan “pusek jalo kumpalan tali”, tempat berkumpulnya semua informasi dan permasalahan. Bundo kanduang dituntut mampu membentuk akhlak generasi muda dan menyelesaikan permasalahan – permasalahan sosial lainnya di lingkungan keluarga, sanak famili dan lingkungan tempat tinggal. Pemerintah kota Bukittinggi sangat konsisten dalam peningkatan kesehatan masyarakat, salah satunya upaya pemerintah melalui peningkatan peran serta masyarakat yaitu bundo kanduang. Bundo kanduang sudah dilibatkan dalam berbagai program dan upaya kesehatan, termasuk program deteksi dini kegawatdaruratan kebidanan.Tujuan menemukan harapan stakeholder terhadap peran bundo kanduang dalam pencegahan keterlambatan kegawatdaruratan kebidanan di Kota Bukittinggi tahun 2021. Metode  penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di kota Bukittinggi pada tahun 2021. Informan penelitian; Dinas Kesehatan sebagai pengampu kebijakan, tenaga kesehatan, bundo kanduang dan ibu pasangan usia subur. . Pengumpulan data dengan wawancara mendalam. Hasil  Bundo kanduang dilibatkan dalam berbagai kegiatan seperti sosialisasi program kesehatan, pelaksanaan posyandu, pemberi edukasi dalam kesehatan serta dilibatkan secara aktif dalam pencegahan keterlambatan penanganan ibu bersalin, dilibatkan sebagai stakeholder, pelaksana kegiatan posyandu, dan volunteer kesehatan keluarga. melalui dasawisma dan majelis taklim serta penyuluh dalam penggunaan buku KIA dan P4K guna mencegah kematian pada ibu hamil, bersalin dan nifas. Harapan stakeholder agar bundo kanduang bisa menjadi fasilitator sebagai pemberi edukasi kesehatan kepada masyarakat, sebagai penggerak masyarakat dengan ikut terlibat langsung dalam setiap program kesehatan terkait kesehatan ibu dan anak, dan motivator yang bisa mendorong ibu dan keluarga untuk mencegah keterlambatan kegawatdaruratan kebidanan di Kota BukittinggiSimpulan Bundo kanduang sudah berperan dalam upaya kesehatan ibu hamil, bersalin dan nifas namun belum terfokus terhadap pengenalan tanda bahaya dan kegawatdaruratan pada ibu. Agar melakukan sosialisasi kepada bundo kanduang pengenalan dan deteksi dini tanda bahaya dan kegawatdaruratan kebidanan pada ibu hamil, bersalin dan nifas sebagai upaya pencegahan kematian ibu yang diakibatkan oleh komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas, dan melibatkan bundo kanduang secara aktif dalam program pencegahan keterlambatan kegawatdaruratan kebidanan di Kota Bukittinggi.
Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan peran bundo kanduang dalam pencegahan kegawatdaruratan kebidanan Arneti, Arneti; Sefrina, Yosi; bachtar, fitrina
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i3.855

Abstract

Latar Belakang Masalah: AKI Indonesia sampai tahun 2019, 305 per 100.000 kelahiran hidup, sedangkan target sampai tahun 2015, 102 per 100.000 kelahiran hidup (Susiana, 2019). Salah satu faktor yang menjadi penyebabnya tingginya Angka Kematian Ibu ini adalah karena adanya faktor keterlambatan dan hambatan sosial budaya. Untuk meningkatkan satus kesehatan masyarakat di Minangkabau dilakukan dengan menghidupkan kembali identitas kultural lokal dengan meningkatkan partisipasi masyarakat melalui peran tokoh masyarakat. Salah satunya adalah Bundo kanduang. Bundo kanduang memiiki peran yang kompleks dalam massyarakat dan sangat dihargai di masyarakat. Bundo kanduang selalu mendapat tempat dan pengakuan dalam pelaksanaan program di Kota Bukittinggi termasuk program di bidang kesehatan. Hal ini terlihat dari keikutsertaan bundo kanduang dalam berbagai pelatihan dan kegiatan di berbagai bidang termasuk bidang kesehatan.Tujuan Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan peran bundo kanduang dalam pencegahan kegawatdaruratan kebidanan di kota Bukittinggi.Metode Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey eksplanasi.Penelitian dilaksanakan di Kota Bukittinggi pada bulan Januari sampai November tahun 2021 . Sampel pada penelitian ini adalah bundo kanduang yang ada di Kota Bukittinggi yang berjumlah 60 orang, dan diambil dengan menggunakan teknik randomize simple random sampling (acak sederhana). Data yang telah dikumpulkan dianalisis untuk melihat hubungan antar variabel digunakan uji Chi- Square. Analisis multivariat dilakukan dengan menggunakan uji regresi logistik.Hasil Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pelaksanaan peran bundo kanduang dalam pencegahan keterlambatan kegawatdaruratan kebidanan pada ibu hamil, bersalin dan nifas (p-value 0,000). . Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan pelaksanaan peran bundo kanduang dalam pencegahan keterlambatan kegawatdaruratan kebidanan pada ibu hamil, bersalin dan nifas (p-value 0,061). Terdapat hubungan yang signifikan antara faktor peran serta dengan pelaksanaan peran bundo kanduang dalam pencegahan keterlambatan kegawatdaruratan kebidanan pada ibu hamil, bersalin dan nifas (p-value 0,020). tidak ada faktor yang memiliki pengaruh dominan terhadap pelaksanaan peran bundo kanduang dalam pencegahan keterlambatan kegawatdaruratan kebidanan karena memiliki nilai signifikansi regresi >0,05.Simpulan: Penetahuan dan Faktor peran serta memiliki hubungan yang signifikan dengan pelaksanaan peran bundo kanduang. Diharapkan Bundo kanduang agar lebih aktif untuk meningkatkan pengetahuan dalam pencegahan kegawatdaruratan kebidanan dengan aktif mengikuti pelatihan dan workshop yang diadakan oleh dinas kesehatan serta diharapkan pemerintah kota Bukittinggi melakukan sosialisasi kepada bundo kanduang pengenalan dan deteksi dini tanda bahaya dan kegawatdaruratan kebidanan pada ibu hamil, bersalin dan nifas sebagai upaya pencegahan kematian ibu yang diakibatkan oleh komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas, dan melibatkan bundo kanduang secara aktif dalam program pencegahan keterlambatan kegawatdaruratan kebidanan di Kota Bukittinggi.
GREEN TOBACCO SICKNESS PADA PETANI TEMBAKAU: LITERATURE REVIEW Arisi, Athian Syamsul; Surjoputro, Antono; Lestantyo, Daru
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v14i1.858

Abstract

Latar Belakang: Green Tobacco Sickness merupakan keracunan nikotin pada petani tembakau yang disebabkan oleh penyerapan nikotin dari daun tembakau basah melalui kulit pada saat memanen tembakau. Green Tobacco Sickness ditandai dengan mual, muntah, sakit kepala, pusing, sera gangguan saraf lainnya. Kejadian ini sering terjadi karena kurangnya pengetahuan petani dalam mencegah terjadinya Green Tobacco Sickness.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko serta pencegahan terjadinya green tobacco sickeness pada petani tembakau.Metode: Literature review dengan cara menelaah, mengidentifikasi, mengkaji, mengevaluasi, serta menyajikan artikel yang telah disusun dengan merangkum topik dari data sekunder berupa pencarian pada Taylor and Francis, PubMed, Elsevier, MDPI, dan BMC Public Health.Hasil:  Berdasarkan hasil penelusuran terdapat 218 artikel yang sesuai dengan kata kunci dengan rentang waktu 2012-2022 dan 10 artikel dianggap relevan. Ditemukan tiga tema yaitu Green Tobacco Sickness (GTS) pada Petani Tembakau, Faktor Risiko Green Tobacco Sickness pada Petani Tembakau, dan Cara Penanggulangan Green Tobacco Sickness pada Petani Tembakau.Kesimpulan: Green Tobacco Sickness menjadi penyakit yang sangat berisiko dialami oleh petani akibat paparan daun tembakau secara langsung dan dapat dicegah dengan cara menggunakan alat pelindung diri dan peningkatan pengetahuan serta kesadaran petani tembakau terkait bahaya paparan daun tembakau secara langsung dan pentingnya penggunaan APD.

Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Volume 17 Nomor 1 Tahun 2026 (on progress) Vol 16 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 3 Tahun 2025 Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 2 Tahun 2025 Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2025 Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Volume 15 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 (2022): Supplementary 1 Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 (2021): Supplementary 2 Vol 12 (2021): Supplementary 1 Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020 Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN Vol 10 No 3 (2019): JURNAL KESEHATAN Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Vol 10 (2019): Special Issue HKN Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 1 (2017) Vol 7 No 2 (2016) Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015) Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) Vol 2 No 2 (2010) More Issue