cover
Contact Name
Lady Wizia
Contact Email
wizialady@gmail.com
Phone
+6281374015820
Journal Mail Official
wizialady@gmail.com
Editorial Address
Jalan kusuma bhakti no 99 gulai bancah
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20857098     EISSN : 26571366     DOI : https://doi.org/10.35730
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan is open access, a peer-reviewed journal and authoritative source of health information. The journal has a special focus on Public health, nursing, midwifery, and relevant topics of health issues. The scopes of Jurnal Kesehatan are : Public health: Epidemiology, Health promotion, health policies and systems, environmental, health information, Nursing: Neurologist, paediatrics, community and home care, gerontology, maternity, medical and surgical nursing, psychiatric mental health Midwifery: midwifery in complementary based, midwifery in community with gender-based.
Articles 493 Documents
HUBUNGAN KARAKTERISTIK ANAK DENGAN KEJADIAN STUNTING BALITA 12-59 BULAN DI MUARO JAMBI Putri, Dinda Andini; Anwar, Chairil; Flora, Rostika; Naue, Dian Adhe Bianggo
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.780

Abstract

Latar Belakang: Stunting adalah kondisi pada anak balita yang gagal tumbuh dampak dari kekurangan gizi kronis yang membuat anak terlalu pendek untuk usianya, anak di bawah usia 5 tahun sekitar 144 juta anak terkena stunting yang dapat mengganggu potensi kognitif perkembangan otak, menghambat kemampuan mereka untuk belajar sebagai anak-anak, menghasilkan uang sebagai orang dewasa, dan berkontribusi penuh untuk masyarakat.Tujuan: Untuk menganalisis hubungan karakteristik anak dengan kejadian stunting balita usia 12-59 bulan.Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 107 responden. Sumber data adalah data primer dan data sekunder yang diambil pada bulan Maret 2022. Data menggunakan uji Chi-square dengan nilai p=0,05 dan confident interval (CI)=95%.Hasil: Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara usia anak dengan kejadian stunting balita usia 12-59 bulan (p=0,024; CI=95%). Tidak ada hubungan antara kejadian stunting balita usia 12-59 bulan dengan jenis kelamin anak (p=0,783; CI=95%), dan kadar Hb anak (p=0,956; CI=95%).Kesimpulan: Disimpulkan bahwa memiliki usia anak 12-36 bulan berhubungan erat dengan kejadian stunting, sementara jenis kelamin dan kadar Hb tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian stunting balita. 
The Effectiveness of Five-Finger Hypnotics on the Exponential Development of the First Stage of Labor in Primigravids Jayanti, Nicky Danur
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v14i2.781

Abstract

Background of the Problem: Childbirth is often something scary, especially for a woman who is pregnant for the first time (primigravida) and is about to give birth (primipara). There are several methods for physical and psychological readiness for pregnant women who will undergo labor, one of which is hypnosis. Hypnosis has been legally recognized by WHO as an alternative therapy. 5 finger hypnosis is able to provide deep relaxation, both physically, breath and mind so that in this state of deep relaxation it can activate the subconscious mind which will facilitate the creation of a relaxed atmosphere, stable, comfortable and happy emotions so that childbirth goes quickly.Objective: This study was conducted to determine the efficiency of 5 finger hypnosis on the acceleration of the first stage of labor in primigravida.Methods: The research design used a quasi-experimental design, namely using a post-test only design. The sample was 15 primigravida mothers with low risk pregnancies, the sampling technique used was purposive sampling. Bivariate data analysis, with testing using the Independent sample t-test statistical test.Results: The results of the analysis of the T-Test test with a value of Sig = 0.000 < = 0.05, this proves that there is an efficiency of the 5 finger hypnosis method on the acceleration of the first stage of labor in primigravida. 5 Finger Hypnosis works by influencing the hormone endorphins or referred to as the hormone of happiness. When the body feels relaxed and comfortable, the brain will secrete endorphins which will cause an analgesic effect so delivery is faster.Conclusion: 5 Finger Hypnosis in maternity mothers can help speed up labor by activating endorphins which are pain-relieving hormones, so this method is effective in eliminating all complaints and feelings of discomfort.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KABUPATEN KUTAI TIMUR Sating, Adolfina; Indasah, Indasah
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.785

Abstract

Latar Belakang Masalah: Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah setiap tahunya, angka kematian anak akibat dengue masih tinggi, peningkatan pemahaman masyrakat terkait deteksi dini dan tanda/gejala bahaya DBD menjadi usaha dalam menurunkan angka kematian anak akibat keterlambatan penanganan DBD.Tujuan: Penelitian bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian DBD.Metode: Sebuah penelitian observasional analitik dengan desain case control (retrospective). Sampel yang digunakan sejumlah 206 warga yang mengalami DBD di wilayah kerja puskesmas Teluk Lingga tahun 2020 diambil dengan Teknik total sampling, instrument yang digunakan adalah kuesioner dan diolah menggunakan regresi logistik.Hasil: Hasil persamaan regresi logistik didapatkan kejadian DBD(Y)= -1.691 -2.186X1 (tempat berkembang biak nyamik)+ 1.702X2 (Tindakan pencegahan DBD)+ 6.047X3 (pemberian Informasi) + e. Uji Parsial t (Wald) didapatkan tempat berkembang biak nyamuk (X1) dengan p value (0,071; nilai wald 3.262) dan tindakan pencegahan demam berdarah dengue (X2) p value (0,259; nilai wald 1.272) serta pemberian informasi p value (0,000; nilai wald 43.602) (X3) terhadap kejadian demam berdarah dengue (Y). Uji Omnibus Tests of Model Coefficients dengan p value 0,000.Simpulan: Tempat berkembang biak dan Tindakan pencegahan berpengaruh positif namun tidak signifikat terhadap kejadian DBD serta pemberian informasi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kejadian DBD tempat berkembang biak nyamuk dan tindakan pencegahan demam berdarah dengue serta pemberian informasi berpengaruh secara simultan/bersama-sama terhadap kejadian demam berdarah dengue.
PENGARUH TEKNIK DISTRAKSI BERCERITA TERHADAP INTENSITAS NYERI SAAT PEMASANGAN INFUS Suri, Oryza Intan; Susilawati, Susilawati; Pasaribu, Sondang D.M; Lestari, Mirasyah
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.787

Abstract

Latar Belakang Masalah: Nyeri merupakan pengalaman yang umum dirasakan oleh anak. Salah satu sumber nyeri yang dirasakan oleh anak pada saat hospitalisasi adalah ketika pelaksanaan tindakan invasif pemasangan infus. Teknik bercerita merupakan distraksi yang diharapkan dapat mengurangi nyeri.Tujuan : Mengetahui pengaruh teknik distraksi bercerita terhadap intensitas nyeri pada anak saat pemasangan infusMetode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen dengan jenis post test-only non equivalent control group. Populasi penelitian ini adalah anak usia 3 - 6 tahun yang dilakukan pemasangan infus di RSIA Buah Hati Pamulang. Sampel penelitian sebanyak 32 anak yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu 16 responden kelompok intervensi dan 16 responden kelompok kontrol, yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling.Hasil: Hasil uji T independent, diperoleh P Value 0.003 (P Value <0.05), maka keputusan uji adalah Ho ditolak.Simpulan: Maka ada pengaruh yang signifikan teknik distraksi bercerita terhadap intensitas nyeri pada anak pra sekolah saat pemasangan infus.
KECEMASAN MAHASISWI DALAM MENYELESAIKAN TUGAS AKHIR TERHADAP GANGGUAN MENSTRUASI Yunita, Emi; Mursyida, Rikhly Faradisy; Eliyana, Yayuk
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i3.788

Abstract

Latar Belakang Masalah: Kecemasan dapat muncul sebagai suatu respon fisiologis untuk mengantisipasi suatu permasalahan yang mungkin akan datang atau muncul sebagai gangguan jika timbul berlebihan. Gangguan menstruasi dapat berupa gangguan lama dan jumlah darah haid, gangguan siklus haid, gangguan perdarahan di luar siklus haid dan gangguan lain yang berhubungan dengan haid Tujuan : penelitian ini Mengetahui Tingkat kecemasan mahasiswi menghadapi proses Penyusunan Laporan tugas akhir (LTA) sehingga berdampak pada gangguan siklus menstruasi. Metode: Rancangan penelitian menggunakan desain analitik korelasi, dengan pendekatan Cross Sectional. Dengan pengambilan sampel menggunakan Non Probability Sampling yaitu dengan tehnik Total sampling. Pengumpulan data menggunakan Kuesioner dan Cheklist. Data disajikan dalam bentuk tabel, narasi dan dilakukan tabulasi silang Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat kecemasan ringan sebanyak 24 orang (57,14%). Tingkat kecemasan Mahasiswa dengan tingkat kecemasan sedang sebanyak 10 orang (23,80%). Gangguan siklus Menstruasi Sebanyak 5 orang (0,1%).Hasil uji statistik diperoleh hasil signifikasi P 0,000 < a 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima Simpulan: ada hubungan antara Laporan Tugas Akhir dengan Tingkat Kecemasan , tingkat kecemasan remaja putri dengan Gangguan siklus menstruasi 
ANALISIS SISTEM KEPERCAYAAN FAMILY RESILIENCE PADA ORANG TUA YANG MEMILIKI BALITA STUNTING Munadi, Muhammad Cholil; Flora, Rostika; Zulkarnain, Mohammad; Fajar, Nur Alam; Yuliana, Indah; Tanjung, Risnawati; Martini, Sri; Aguscik, Aguscik
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.789

Abstract

Latar Belakang: Kondisi perkembangan anak yang tidak sesuai harapan dapat menjadi sebuah stresor bagi orang tua. Stunting merupakan salah satu kondisi permasalahan tumbuh kembang anak. Untuk mengatasi stresor tersebut, orang tua butuh respon keluarga untuk mengatasinya. Bagaimana respon keluarga dalam menghadapi situasi sulit tersebut disebut dengan family resilience. Dalam konsep family resilience, sistem kepercayaan merupakan salah satu upaya intervensi dan pencegahan permasalahan dalam keluarga salah satunya stunting. Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis domain sistem kepercayaan family resilience pada orang tua yang memiliki balita stunting di Kabupaten Muaro Jambi.Metode : Penelitian Kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan menggunakan metode wawancara mendalam, Focus Group Discussion dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis taksonomi. Validitas data menggunakan metode triangulasi. Informan pada penelitian ini sebanyak 18 orang tua yang memiliki balita stunting di Kabupaten Muaro Jambi.Hasil: Berdasarkan hasil penelitian pada domain sistem kepercayaan diketahui bahwa hampir semua orang tua dan keluarga balita stunting di Kabupaten Muaro Jambi memaknai stunting sebagai tantangan yang harus diatasi bersama. Pandangan positif dari keluarga dapat menciptakan transendensi pada keyakinan, sehingga menghasilkan resilience yang kuat dalam mengatasi permasalahan. Konstruk kepercayaan yang positif, bahwa kejadian stunting yang dialami balita mereka merupakan suatu tantangan yang harus diatasi bersama dapat menciptakan resilience yang lebih kuat.Kesimpulan: Peran sistem kepercayaan pada family resilience membantu para keluarga balita stunting di Kabupaten Muaro Jambi dalam memaknai stunting sebagai cobaan dan transendensi yang harus diatasi bersama, sehingga dapat menciptakan pandangan positif dengan keyakinan yang menghasilkan ketahan lebih baik dan lebih fokus dalam mengatasi permasalahan stunting.
PENERAPAN KELOMPOK DUKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP KETEPATAN MINUM OBAT INFEKSI OPORTUNISTIK DAN KADAR CD4 PADA ODHA Lalamentik, Doris Novelyn; Peristiowati, Yuly
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.791

Abstract

Latar Belakang Masalah: Pelaksanaanan Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) menjadi bagian dalam penanggulangan HIV/AIDS yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Dukungan ini digiatkan oleh Puskesmas untuk pemantauan minum obat ARV , sehingga infeksi opurtunies dapat ditekan dan kadar CD4 dapat dipertahankan.Tujuan: Menganalisis Penerapan Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) terhadap Kepatuhan Minum Obat, Infeksi Oportunistik dan Kadar CD4 pada ODHA.Metode: Sebuah penelitian quasi eksperiment berbentuk desain pretest and posttest nonequivalent with control group dengan jumlah sampel 33 orang diambil dengan teknik total sampling dengan kriteria ODHA dalam wilayah kerja Puskesmas Teluk Lingga tahun 2021. Intervensi dilakukan selama 1 bulan dengan isntrumen yang digunakan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) dan lembar observasi untuk kadar CD4 dan infeksi opurtunities.Hasil: terdapat penurunan mean kepatuhan 0,064, penaikan mean infeksi oportunistik 0,078 dan penaikan CD4 0,031. Uji Paired Sample T Test didapatkan Kepatuhan minum obat, Infeksi Oprtunities dan CD4 mempunya p Valuie > 0,05.Simpulan: tidak terdapat perbedaan significant kepatuhan minum obat, Infeksi Oprtunities dan CD4 sebelum dan sesudah penerapan KDS di wilayah kerja Puskesmas Teluk Lingga Kabupaten Kutai Timur.
FAKTOR RESIKO KEJADIAN TUBERCULOSIS Fransiska, Mellia; Hartati, Eyis
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 10 No 3 (2019): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v10i3.792

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan suatu penyakit kronik menular yang disebabkan oleh bakteri Mycrobacterium Tuberculosis. Angka kejadian TB pada tahun 2017 di seluruh dunia adalah sebesar 9,6 juta orang. Prevalensi TB di Indonesia sebesar 1.600.000 dengan estimasi insiden 1.000.000 kasus pertahun. Survey awal yang dilakukan di Kota Bukittinggi tahun 2016-2017 jumlah penderita TB adalah sebanyak 174 orang. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan pengetahuan, umur, merokok dan kepadatan hunian dengan Faktor Risiko Kejadian Tuberculosis di Kota Bukittinggi Tahun 2018. Metode penelitian kuantitatif dengan desain case control study. Tempat penelitian ini dilakukan di Kota Bukittinggi pada bulan April-Juni tahun 2018. Populasi kasus adalah semua penderita TB yang berada di Kota Bukittinggi tahun 2017 yaitu sebanyak 74 orang. Sampel berjumlah 38 orang (19 kasus+19 kontrol). Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah pada kelompok kasus yaitu Proportional Sampling dan kelompok kontrol Purporsive Sampling kemudian diolah secara komputerisasi. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa nilai signifikasi pengetahuan p value 0,021, umur p value 0,040, merokok p value 0,046 dan kepadatan hunian p value 0,032. Hasil analisis bivariat faktor risiko kejadian tuberculosis adalah pengetahuan (OR=6,429), umur (OR=5,926), merokok (OR=5,156) dan kepadatan hunian (OR=7,560). Kesimpulannya adalah Pengetahuan, umur, merokok dan kepadatan hunian merupakan faktor risiko Kejadian Tuberculosis dan secara statistic terdapat hubungan yang bermakna. Disarankan kepada penderita TB selalu minum obat selama 6 bulan tanpa putus dan bagi yang tidak menderita TB selalu menjaga kesehatan seperti pola hidup sehat, memakan makanan yang bergizi serta berolahraga dan bagi pihak puskesmas untuk memberikan penyuluhan satu kali dalam sebulan. 
RISIKO PENGGUNAAN KB HORMONAL DENGAN KEJADIAN KANKER PAYUDARA Fransiska, Mellia; Yulia, Yulia
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 10 (2019): Special Issue HKN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.793

Abstract

Kanker payudara adalah penyakit yang bersifat ganas akibat tumbuhnya sel-sel abnormal di payudara bisa berasal dari kelenjar susu atau jaringan penunjang seperti lemak dan syaraf. Berdasarkan observasi data Rekam Medik di RS Ahmad Mochtar Bukittinggi pasien usia ? 45 tahun yang menderita kanker payudara tahun 2015-2016 sebanyak 372 orang. Tujuan Penelitian untuk mengetahui Hubungan dan besar risiko pengguanaan KB Hormonal dengan kejadian Kanker Payudara Pada Wanita Lansia. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan pendekatan case control, dilaksanakan di Poli Bedah dan Ruang Rawat Inap Bedah RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi. Populasi kasus adalah lansia menderita kanker payudara yang tercatat di data Rekam medik tahun 2016 sebanyak 61 orang. Sampel berjumlah 42 (21 kasus dan 21 kontrol). Hasil analisa bivariat didapatkan bahwa penggunaan KB hormonal (? 5 tahun) merupakan faktor risiko kejadian kanker payudara dengan OR=15,438 dan secara statistik didapatkan hubungan yang bermakna antara keduanya dengan p-value?0.005 (0,0001). Kesimpulannya adalah responden yang menggunakan KB hormonal 15,438 kali berisiko untuk menderita kanker payudara dibandingkan dengan responen yang tidak menggunakan KB hormonal. Disarankan kepada pihak Rumah Sakit untuk memberikan konseling dan penyuluhan kepada pasien wanita yang memeriksakan dirinya ke Poli Bedah tentang pentingnya upaya pencegahan kanker payudara dan dapat melakukan SADARI guna deteksi dini kanker payudara. 
PENGALAMAN PERAWAT MEMBERIKAN PELAYANAN PADA LANSIA DI PSTW BUDI Royani, Royani; Suroso, Suroso; Wati, Agustia
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.794

Abstract

Latar Belakang Masalah: Usia tua merupakan suatu peristiwa yang pasti dialami oleh semua manusia. Lanjut usia adalah orang yang telah mengalami perubahan fisik, psikis, dan sosial karena usianya yang lanjut. Layanan keperawatan di panti merupakan pemberian pelayanan yang  disesuaikan dengan Permenkes No 67 Tahun 2015 (Kemenkes RI, 2015).Tujuan: Mengetahui pengalaman perawat dalam memberikan  pelayanan keperawatan pada lansia di PSTW Budi Mulia 2 Jakarta.Metode: Studi fenomenologi ini melibatkan lima orang perawat yang bertugas di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 2 Cengkareng Jakarta Barat. Partisipan direkrut menggunakan metode purposive sampling pada Oktober tahun 2021.Hasil Penelitian: Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran tentang pengalaman perawat dalam pemberian layanan keperawatan pada lansia di panti. Enam tema terindentifikasi dalam penelitian ini, yaitu: pelayanan lansia, upaya meningkatkan kemampuan diri dalam pelayanan keperawatan, faktor penghambat dalam pelayanan keperawatan, latar belakang pendukung pelayanan keperawatan, harapan pelayanan di panti, loyalitas dalam merawat lansia.Simpulan: Perawat memiliki peran dan fungsi penting dalam memberikan  pelayanan kepada lansia. Diharapkan perawat yang memberikan pelayanan pada lansia mendapatkan dukungan dari pimpinan maupun kerjasama tim yang baik agar dapat memberikan pelayanan secara optimal.

Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Volume 17 Nomor 1 Tahun 2026 (on progress) Vol 16 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 3 Tahun 2025 Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 2 Tahun 2025 Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2025 Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Volume 15 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 (2022): Supplementary 1 Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 (2021): Supplementary 2 Vol 12 (2021): Supplementary 1 Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020 Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN Vol 10 No 3 (2019): JURNAL KESEHATAN Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Vol 10 (2019): Special Issue HKN Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 1 (2017) Vol 7 No 2 (2016) Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015) Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) Vol 2 No 2 (2010) More Issue