cover
Contact Name
Lady Wizia
Contact Email
wizialady@gmail.com
Phone
+6281374015820
Journal Mail Official
wizialady@gmail.com
Editorial Address
Jalan kusuma bhakti no 99 gulai bancah
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20857098     EISSN : 26571366     DOI : https://doi.org/10.35730
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan is open access, a peer-reviewed journal and authoritative source of health information. The journal has a special focus on Public health, nursing, midwifery, and relevant topics of health issues. The scopes of Jurnal Kesehatan are : Public health: Epidemiology, Health promotion, health policies and systems, environmental, health information, Nursing: Neurologist, paediatrics, community and home care, gerontology, maternity, medical and surgical nursing, psychiatric mental health Midwifery: midwifery in complementary based, midwifery in community with gender-based.
Articles 493 Documents
HUBUNGAN FREKUENSI PEMBERIAN ASI DENGAN KEJADIAN IKTERUS PADA BBL 2-10 HARI DI BPM “N” PADANG PANJANG TAHUN 2013
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.188

Abstract

Ikterus merupakan masalah yang bisa berdampak serius terhadap bayi.Berdasarkan survei awal di 4 BPM di Padang Panjang, didapatkan data ikterus dan persalinan yang banyak di BPM N yaitu bayi ikterus 28 orang dari 85 orang yang lahir dalam 2 bulan terakhir. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Hubungan Frekuensi Pemberian ASI dengan Kejadian Ikterus pada Bayi Baru Lahir 2-10 hari di BPM “N “Padang Panjang. Penelitian merupakan penelitian observasional Analitik dengan pendekatan case control. Penelitian dilakukan pada bulan Juni- Juli 2013 di BPM “N” padang panjang dengan sampel sebanyak 60 orang, 30 untuk kelompok kasus dan 30 untuk kontrol dengan teknik Purposive Sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian didapatkan dari 30 responden pada kelompok kasus ada sebanyak 12 responden (40%) sering diberikan ASI eksklusif dan pada keompok kontrol ada sebanyak 28 responden (93,33%) yang sering diberikan ASI eksklusif. dan hasil uji statistik chi square didapatkan p value = 0,00 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara frekuensi pemberian ASI eksklusif dengan kejadian ikterus pada BBL 2-10 hari di BPM “N”Padang Panjng tahun 2013. Diharapkan pada BPM “N” Padang Panjang untuk dapat meningkatkan pemberian informasi tentang pentingnya pemberian ASI yang adekuat kepada bayi.
HUBUNGAN KEBIASAAN OLAHRAGA DENGAN DISMENORE PADA SISWI SLTPN 7 BUKITTINGGI TAHUN 2012
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.189

Abstract

Olahraga secara teratur bermanfaat untuk membantu mengurangi dismenore karena akan memicu keluarnya hormon endorfin yang dinilai sebagai pembunuh alamiah untuk rasa nyeri. Pada siswi SLTP N7 Bukittinggi ditemukan sebagian besar siswi mengalami nyeri haid, salah satu penyebabnya kurangnya olahraga yang berdampak pada kehadiran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan olahraga dengan dismenore. Desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2012 di SLTPN 7 Bukittinggi. Populasi penelitian ini adalah semua siswi SLTPN 7 Bukittinggi yang berjumlah 246 siswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan batas minimal sampel sehingga didapatkan sampel berjumlah 152 responden; pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan kuesioner dan menggunakan uji statistik, analisis data dengan univariat dan bivariat diolah secara komputerisasi. Hasil analisis didapatkan bahwa 59 responden (38,8%) mengalami dismenore dengan olahraga teratur, dan 93 responden (61.2%) mengalami dismenore dengan kebiasaan olahraga yang tidak teratur. Dari hasil penelitian didapatkan nilai p= 0,002 < 0,05, maka terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan olahraga dengan dismenore pada siswi SLTPN 7 Bukittinggi tahun 2012. Dapat di simpulkan bahwa ada hubungan bermakna antara dismenore dengan kebiasaan olahraga, maka diharapkan kepada siswi SLTP N 7 Bukittinggi agar dapat menambah pengetahuan tentang kebiasaan olahraga dengan dismenore, selanjutnya dapat melakukan olahraga secara rutin, agar nyeri haid dapat berkurang.
HUBUNGAN PARITAS IBU BERSALIN DENGAN KEJADIAN KEHAMILAN SEROTINUS DI RSUD DR.ACHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI TAHUN 2011-2012
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.190

Abstract

Kematian janin akibat kehamilan serotinus dapat terjadi pada 30% sebelum persalinan, 55% dalam persalinan, 15% setelah persalinan. Jumlah kasus kehamilan serotinus di RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2011 ditemukan 37 kasus (2,60%), pada tahun 2012 sebanyak 43 kasus (2,94%). Dilihat dari data tersebut dari tahun 2011-2012 terdapat 80 kasus kehamilan serotinus dari 2.883 persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas ibu bersalin dengan kejadian kehamilan serotinus di RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2011-2012. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan desain penelitian case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2011-2012 dan sampel sebanyak 160 orang diambil secara total sampling terdiri dari 80 orang kasus dan 80 orang control. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar ibu bersalin yang mengalami kehamilan serotinus ditemukan pada kelompok paritas tidak berisiko sebanyak 74 orang ( 92,5 % ) dan yang berisiko 6 orang ( 7,5 % ).Hasil uji statistik pada É‘ 0.05 diperoleh X2 hitung 0,06 lebih kecil dari X2 tabel 3,84 yang bearti Ha ditolak Ho diterima. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara paritas ibu bersalin dengan kejadian kehamilan serotinus. Diharapkan kepada tenaga kesehatan dan pihak rumah sakit agar dapat melengkapi data rekam medik dan meningkatkan pelayanan khususnya dalam penatalaksanaan kehamilan serotinus.
HUBUNGAN PARITAS, UMUR, DAN JENIS PERSALINAN DENGAN KEJADIAN PROLAPSUS UTERI DI RUMAH SAKIT ACHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI TAHUN 2013
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.191

Abstract

Survey yang dilakukan antara bulan Januari 2013 sampai Desember 2013 telah didapatkan 54 kasus prolapsus uteri di RSUD DR. Achmad Mochtar Bukittinggi, dari 54 kasus tersebut sebagian besar adalah jumlah seluruh ibu yang pernah melahirkan dengan paritas tinggi dengan usia antara 25-44 tahun dan 45-64 tahun. Sedangkan paling sedikit berusia antara 15-24 tahun. (Rekam medik RSAM, 2013). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan hubungan paritas, umur, dan jenis persalinan dengan kejadian prolapsus uteri. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control yang dilaksanakan di RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi pada Juni 2013. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin bulan Januari sampai Desember Tahun 2013 yang berjumlah 1545 orang. Sampel berjumlah 108 responden yang terdiri dari 54 responden pada kelompok kasus dan 54 responden pada kelompok kontrol. Data dianalisis secara bivariat untuk melihat besarnya risiko dengan menggunakan uji chi square dengan melihat nilai OR dan p value pada CI 95% dan alpha 0,05. Hasil uji statistik hubungan paritas dengan kejadian prolapsus uteri didapatkan nilai OR 6,400 dan hubungan umur dengan kejadian prolapsus uteri OR 2,483, dan hubungan jenis persalinan dengan kejadian prolapsus uteri didapatkan nilai OR 4,375. Dapat disimpulkan bahwa paritas, umur, dan jenis persalinan merupakan faktor risiko kejadian prolapsus uteri di RSUD Achmad Muchtar tahun 2013. Disarankan tenaga kesehatan dapat memberi asuhan dan informasi yang lengkap tentang prolapsus uteri pada ibu bersalin yang melakukan kunjungan ke ruang kebidanan RSUD Ahmad Mochtar Bukittinggi.
Hubungan Pengetahuan Ibu Pramenopause Dengan Kesiapan Psikologis Ibu Menghadapi Datangnya Menopause Di Nagari Sungai Beringin Wilayah Kerja Puskesmas Koto Baru Simalanggang Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2013
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.192

Abstract

Kesiapan psikologis seseorang dalam menghadapi menopause mempunyai dampak terhadap tingkah laku dan perasaan berupa rasa takut, tegang, depresi, mudah sedih, cepat marah, mudah tersinggung, gugup dan mental yang kurang mantap. Dan juga di pengaruhi oleh emosional, psikologi, umur, aktifitas, serta ditunjang oleh latar belakang pendidikan dan ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu pramenopause dengan kesiapan psikologis dalam menghadapi datangnya menopause di Nagari Sungai Beringin Tahun 2014. Desain penelitian ini bersifat Survey Analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang berumur 48 – 55 tahun berjumlah 394 orang. Sampel diambil sebanyak 59 responden dengan teknik Simpel Random Sampling. Data diolah dengan menggunakan uji statistic chi sqaure. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar ibu memiliki pengetahuan rendah (68,7%) dan sebagian besar ibu tidak siap secara psikologis dalam menghadapi menopause (88,1%). Hasil uji statistic chisquare hubungan pengetahuan dengan kesiapan psikologis ibu dalam menghadapi datangnya masa menopause didapatkan nilai p< 0,05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kesiapan psikologis ibu dalam menghadapi datangnya menopause. Disarankan kepada pihak Puskesmas untuk dapat memberikan penyuluhan kesehatan tentang perubahan pada masa menopause.
HUBUNGAN PENGETAHUAN SUAMI TENTANG PERUBAHAN FISIOLOGIS DAN PSIKOLOGIS IBU HAMIL DENGAN DUKUNGAN SUAMI DI JORONG SURAU BATU NAGARI SUNGAI PUA TAHUN 2013
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.193

Abstract

Kehamilan melibatkan perubahan fisik maupun emosional dari ibu serta perubahan sosial didalam keluarga. Adaptasi anatomis, dan fisiologis, serta biokimia yang terjadi pada wanita selama kehamilan yang pendek itu begitu besar. Perubahan-perubahan tersebut segera terjadi setelah fertilisasi dan berlanjut sepanjang kehamilan. Oleh karena itu perlunya dukungan pengetahuan suami terhadap perubahan yang terjadi pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan suami tentang perubahan fisiologi dan psikologis ibu hamil dengan dukungan suami. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional study. Penelitian ini dilakukan di Jorong di Jorong Surau Batu Nagari Sungai Pua pada Februari – Juli tahun 2013. Populasi adalah semua suami yang mempunyai ibu hami yang berjumlah 34 orang. Semua populasi dijadikan subjek dalam penelitian, sehingga sampel berjumlah 34 responden. Data dikumpulkan secara primer mengunakan daftar cheklist . Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi square (CI 95% dan alpha 0,05). Hasil penelitian didapatkan lebih dari sebagian responden berpengetahuan rendah, yaitu 58,8% dan lebih dari sebagian responden kurang memberikan dukungan, yaitu 70,6%. Hasil uji statistik hubungan pengetahuan suami tentang perubahan fisiologis dan psikologis ibu hamil dengan dukungan suami didapatkan nilai p = 0,024. Berdasarkan hasil uji statistik dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan suami tentang perubahan fisiologis dan psikologis ibu hamil dengan dukungan suami di Jorong Surau Batu Nagari Sungai Pua Tahun 2013 (p ≤0,05). Untuk itu diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk mengadakan penyuluhan pada suami tentang pentingnya pengetahuan suami terkait perubahan fisilogis dan psikologis ibu hamil dengan dukungan suami terhadap istri selama masa kehamilan.
HUBUNGAN PENGGUNAAAN METODE KONTRASEPSI HORMONAL DENGAN PERTAMBAHAN BERAT BADAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANDIANGIN KOTO SELAYAN KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2013
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.194

Abstract

Penggunaan alat kontrasepsi merupakan salah satu metode untuk menghindari atau mengatur jarak kehamilan, Kontrasepsi terdiri dari 2 jenis yaitu kontrasepsi hormonal dan non hormonal, Kontrasepsi hormonal terdiri dari suntik, implant dan pil namun penggunaan alat kontrasepsi ini sering menimbulkan efek samping terutama alat kontrasepsi hormonal sering mengakibatkan peningkatan berat badan, karena kontrasepsi hormonal ini mengandung hormone estrogen dan progesterone yang dapat menyimpan retensi cairan sehingga lemak bisa menumpuk di dalam tubuh akseptor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengguna metode kontrasepsi hormonal dengan pertambahan berat badan, penelitian ini bersifat observasi dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi Tahun 2013 dengan cara melihat kohort KB dan wawancara langsung. Jumlah responden sebanyak 88 responden, yang mengalami pertambahan berat badan sebanyak 79,5 % (70 orang) dan yang tidak mengalami pertambahan berat badan 20,5 % (18 orang). Penelitian ini telah dilakukan kepada responden yang sudah menggunakan kontrasepsi hormonal lebih dari 1 tahun pemakaian, hasil penelitian dari uji Chi Square (
Hubungan Tingkat Kecemasan Ibu dengan Perawatan yang dilakukan di Rumah Kepada Balita yang Menderita Common Cold di Wilayah Kerja Puskesmas Lima Kaum I Kabupaten Tanah Datar Tahun 2012
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.195

Abstract

Comon Cold adalah masalah besar yang mengancam Indonesia dan banyak negara diseluruh dunia. Hasil pendataan Depkes RI yang diakumulasi pada tanggal 30 Desember 2012, Indonesia mengalami peningkatan angka Penderita commomn cold selama tahun 2012 mencapai angka 34.645 Penderita. Angka kematian common cold pada tahun 2012 di Indonesia mencapai 726 orang.Tingkat keberhasilan terapi ARV sangat tergantung pada tingkat kepatuhan penderita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi dan sikap penderita dengan kepatuhan minum obat antiretroviral di Poliklinik Serunai Wilayah Kerja Puskesmas Lima Kaum I Kabupaten Tanah Datar Tahun 2012. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study yang dilakukan di Poliklinik Serunai RSUD Dr. Achmad Moctar Bukittingi dari tanggal 16-18 Juli 2013. Populasi penelitian ini adalah pasien terinfeksi common cold sebanyak 16 penderita dengan sampel berjumlah 16 penderita. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket.Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan komputer menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil analisa univariat menunjukkan 61,5% responden memiliki motivasi tinggi, 68,8% responden memiliki sikap positif, 68,8% responden yang patuh. Hasil analisa bivariate menunjukkan p=0,036 terdapat hubungan yang bermakna Antara motivasi pasien PENDERITA dengan kepatuhan minum obat ARV, p=0,013 terdapat hubungan bermakna Antara sikap pasien PENDERITA dengan kepatuhan minum obat ARV. Dapat disimpulkan bahwa penderita yang memiliki motivasi tinggi dan sikap yang positif sebagian besar patuh meminum obat ARV(antiretroviral). Saran untuk pendamping agar dapat memotivasi anggota bimbingan untuk lebih meningkatkan motivasi dan sikap penderita terhadap kepatuhan minum obat agar mencapai keberhasilan dalam terapi tersebut dan mengurangi angka kegagalan terapi.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG SEKS PRANIKAH DENGAN PRILAKU SEKS PRANIKAH DI SMKN 1 BATUSANGKAR TAHUN 2013
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.196

Abstract

Seks pranikah adalah melakukan hubungan seksual sebelum adanya ikatan perkawinan yang sah baik hubungan seks yang penetrative maupun non penetrative.(BKKBN :12) Seks pranikah sangat tidak layak dilakukan mengingat resiko yang sangat besar. Remaja kota ini semakin berani melakuakan hubungan seksual pranikah. Hal itu berkaitan dengan hasil sebuah penelitian,10-12% remaja di Jakarta pengetahuan tentang seksnya sangat kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada hubungan tingkat pengetahuan remaja tentang seks Pranikah dengan Prilaku seks pranikah di SMKN 1 Batusangkar tahun 2013. Desain penelitian ini bersifat survey analitik yaitu dengan rancangan cross sectional yang di laksanakan pada tanggal 25 Mei 2013 di SMKN 1 Batusangkar dengan populasi siswa,siswi SMKN 1 Batusangkar,dengan jumlah sampel 68. Data dikumpulkan melalui angket dengan memakai kuesioner, analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat, dan telah dianalisis secara komputerisasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari dari 33 responden yang berpengetahuan rendah didapatkan remaja yang tidak melakukan seks pranikah 17 orang (51.5%), dan yang melakukan seks pranikah 16 orang (48.5%). Sedangkan dari 35 responden yang berpengetahuan tinggi didapatkan remaja yang tidak melakukan seks pranikah 21 orang (60%), dan yang melakukan seks pranikah 14 orang (40%).Sehingga tidak terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan reamaja tentang seks pranikah dengan prilaku seks pranikah, dimana P Value < 0,05 yaitu P = 0,646. Dapat disimpulkan dari hasil penelitian yang peneliti lakukan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan remaja dengan perilaku seks pranikah. Oleh karena itu dengan adanya penelitian ini disarankan bagi remaja menerima informasi baik dari teman sejawat maupun dari media massa tentang seks pranikah secara positif sehingga berdampak lebih baik bagi responden.
PENGARUH SENAM DISMENORE TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 1 BASO 2013
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.197

Abstract

Dismenore adalah gangguan fisik pada wanita yang sedang menstruasi berupa nyeri atau kram perut. Kram tersebut terutama dirasakan di daerah perut bagian bawah menjalar ke punggung atau permukaan dalam paha. Pencegahan yang dapat dilakukan dengan cara melakukan senam atau disebut dengan senam dismenore. Senam merupakan salah satu teknik relaksasi yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri, karena saat melakukan senam, otak dan susunan saraf tulang belakang akan menghasilkan endorphin, hormon yang berfungsi sebagai obat penenang alami dan menimbulkan rasa nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari senam dismenore terhadap penurunan skala nyeri dismenore pada remaja putri di SMA Negeri 1 Baso 2013. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode Pre-Exsperiment dengan pendekatan One Group Pretest Postest. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan populasi sebesar 18 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan alat ukur skala nyeri Mankoski Pain Scale lalu dicatat dalam lembaran observasi dan dianalisis menggunakan uji T-test dua sampel dengan α = 0,05. Hasil penelitian ini didapatkan skala nyeri sebelum dilakukan intervensi senam dismenore 4,94, sedangkan sesudah dilakukan intervensi senam dismenore rata-rata skala nyeri menjadi 3,22. Hasil uji T-test dua sampel didapatkan p value (0,000) ≤ α (0,05), berarti hipotesis penelitian diterima yaitu terdapat perbedaan rata-rata skala nyeri sebelum dan sesudah dilakukan senam dismenore pada remaja putri di SMA Negeri 1 Baso 2013. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh senam dismenore terhadap penurunan nyeri dismenore remaja putri. Remaja putri yang mengalami nyeri dismenore ini hendaknya dilakukan senam dismenore agar remaja putri dapat mengurangi nyeri dismenore.

Page 4 of 50 | Total Record : 493


Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Volume 17 Nomor 1 Tahun 2026 (on progress) Vol 16 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 3 Tahun 2025 Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 2 Tahun 2025 Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2025 Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Volume 15 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 (2022): Supplementary 1 Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 (2021): Supplementary 2 Vol 12 (2021): Supplementary 1 Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020 Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN Vol 10 No 3 (2019): JURNAL KESEHATAN Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Vol 10 (2019): Special Issue HKN Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 1 (2017) Vol 7 No 2 (2016) Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015) Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) Vol 2 No 2 (2010) More Issue