cover
Contact Name
Siti Rokhmah
Contact Email
penerbithellowpustaka@gmail.com
Phone
+6282316484975
Journal Mail Official
info@hellowpustaka.id
Editorial Address
Jl. Dampuawang No. 9 Simpang Tiga Utara Karangampel Indramayu Jawa Barat 45283
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Islam
ISSN : -     EISSN : 30900611     DOI : https://doi.org/10.61166/lpki.v1i1.7
Core Subject : Religion, Education,
Lentera Pendidikan, Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Islam is a peer reviewed academic journal published by Hellow Pustaka Publisher in Collaboration with Pascasarjana Institut Agama Islam Tasikmalaya. The journal dedicated to publishing high quality research and scholarly articles in the fields of education and teaching in Islam. The journal serves as a platform for scholars, educators, researchers, and policymakers to share innovative ideas, empirical findings, and theoretical perspectives on contemporary educational issues.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "vol. 2 no. 2 (2026)" : 6 Documents clear
Fundamental Concepts Of Islamic Education: Integrating Knowledge, Faith, And Practice Natasya Shelamitha; Rifqi Rifqi
Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Islam Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/lpki.v2i2.24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif konsep dasar pendidikan Islam sebagai upaya integrasi antara ilmu, iman, dan amal dalam membentuk manusia seutuhnya. Pendidikan Islam memiliki orientasi yang tidak hanya terbatas pada pengembangan aspek intelektual, tetapi juga mencakup dimensi spiritual, moral, dan sosial yang menjadi pilar keseimbangan kehidupan manusia. Melalui pendekatan studi literatur (library research), penelitian ini mengkaji berbagai sumber primer dan sekunder yang meliputi buku-buku klasik maupun kontemporer, serta jurnal ilmiah yang relevan dengan tema integrasi nilai-nilai keislaman dalam sistem pendidikan. Analisis dilakukan dengan menelusuri pemikiran para ulama dan cendekiawan Muslim yang menekankan pentingnya keterpaduan antara pengetahuan rasional, keyakinan spiritual, dan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam menempatkan hubungan yang integral antara ilmu (pengetahuan), iman (keyakinan kepada Allah SWT), dan amal (tindakan nyata) sebagai landasan fundamental dalam proses pembentukan karakter dan kepribadian peserta didik menuju insan kāmil. Ketiga unsur tersebut tidak hanya memiliki hubungan konseptual, tetapi juga fungsional dalam membangun kesatuan epistemologis dan aksiologis yang kokoh. Sinergi antara ilmu, iman, dan amal diharapkan mampu menciptakan sistem pendidikan yang tidak terjebak pada rasionalitas semata, melainkan juga berakar pada nilai-nilai keimanan dan moralitas. Selain itu, integrasi ini menjadi solusi terhadap persoalan dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum yang masih sering terjadi dalam dunia pendidikan Islam kontemporer, sekaligus menawarkan paradigma pendidikan yang holistik, humanis, dan transendental dalam menghadapi tantangan zaman modern.
The Nature of Human Beings in Islamic Perspective and Its Implications for the Design of Islamic Education Hudallah; Putri Dewi Yanti; Cinta Cica Cahaya; Alfian
Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Islam Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/lpki.v2i2.31

Abstract

Pendidikan Islam berpijak pada pandangan Islam tentang hakikat manusia sebagai makhluk ciptaan Allah yang memiliki dimensi jasmani, akal, dan ruhani serta berfungsi sebagai hamba (‘abd) dan khalifah di bumi. Namun, praktik pendidikan modern cenderung menekankan aspek kognitif dan keterampilan teknis semata, sehingga mengabaikan dimensi spiritual dan moral peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep hakikat manusia dalam perspektif Islam serta implikasinya terhadap desain pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah sumber-sumber primer berupa Al-Qur’an dan hadis, serta sumber sekunder berupa karya para ulama dan pemikir pendidikan Islam klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam memandang manusia sebagai makhluk multidimensional yang memiliki potensi fitrah, akal, nafs, dan ruh yang harus dikembangkan secara seimbang melalui pendidikan. Implikasi dari konsep tersebut menuntut desain pendidikan Islam yang holistik, integratif, dan berorientasi pada pembentukan insan kamil. Dengan demikian, pendidikan Islam tidak hanya bertujuan mencetak manusia yang cerdas secara intelektual, tetapi juga beriman, berakhlak, dan bertanggung jawab sosial.
The Objectives Of Islamic Education As An Effort To Develop Morality And Spiritual Intelligence Faiz Musthofa Abbas; Muhammad Alfareza Reza; Mohammad Azis Nurudin Zuhri Azis
Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Islam Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/lpki.v2i2.33

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tujuan pendidikan Islam sebagai upaya pembentukan akhlak dan kecerdasan spiritual peserta didik. Penelitian menggunakan metode studi literatur (library research) dengan menelaah berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan, meliputi Al-Qur’an, hadis, karya para pemikir pendidikan Islam, serta artikel ilmiah kontemporer. Analisis dilakukan melalui proses reduksi data, kategorisasi tematik, dan sintesis interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan pendidikan Islam dibangun atas empat komponen utama, yaitu tauhid sebagai landasan filosofis pendidikan, akhlak sebagai tujuan utama pembentukan karakter, kecerdasan spiritual sebagai fondasi kesadaran moral dan religius, serta tazkiyah dan ta’dib sebagai proses pembinaan kepribadian. Keempat unsur tersebut membentuk kerangka integratif yang menghubungkan ilmu, iman, dan amal dalam satu kesatuan yang utuh. Pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada pengembangan intelektual, tetapi juga pada pembentukan manusia yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki kesadaran spiritual yang kuat. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan nilai tauhid, akhlak, dan kecerdasan spiritual menjadi kebutuhan penting dalam menjawab tantangan pendidikan modern yang ditandai oleh globalisasi, perkembangan teknologi, dan krisis moral. Oleh karena itu, pendidikan Islam perlu terus mengembangkan pendekatan yang holistik untuk mewujudkan insan kamil yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan peradaban.
The Role of Islamic Religious Education in Shaping Student Character in the Digital Era An-nisya Rosyana; Rifqi Rifqi; Farhan Farhan
Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Islam Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/lpki.v2i2.39

Abstract

The digital era has brought serious challenges to the character development of students in schools and madrasahs, particularly in terms of communication ethics, responsibility, and spiritual awareness. Various negative behaviors in digital spaces indicate moral issues that require educational intervention. In this context, Islamic Religious Education (IRE) plays a strategic role in shaping students’ character based on akhlaq al-karimah. This study addresses the following research questions: (1) the position of Islamic Religious Education within the education system in the digital era; (2) the current condition of students’ character in the digital era; (3) the influence of the position of Islamic Religious Education on students’ character formation; and (4) the supporting and inhibiting factors affecting its role in the digital era. The study aims to examine in depth the position and influence of Islamic Religious Education on students’ character development amid technological advancement. This qualitative research employs a Systematic Literature Review (SLR) of academic publications from 2020 to 2025. The findings indicate that Islamic Religious Education functions as a value filter through the internalization of the concepts of ihsan and tabayyun in students’ digital activities. The study also proposes the “Digital Akhlakul Karimah” model, which integrates Islamic character values with digital competencies in schools and madrasahs
Guidance And Counseling Service Strategies In Boarding Schools To Assist The Adjustment Of New Students (Santri) Syarhabil Ali Fikri
Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Islam Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/lpki.v2i2.72

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian, kedisiplinan, dan kemandirian santri. Namun, proses adaptasi santri baru terhadap lingkungan pesantren sering menghadirkan tantangan, seperti perubahan pola hidup, aturan yang ketat, relasi sosial, serta tuntutan akademik dan spiritual, yang memicu berbagai permasalahan penyesuaian diri. Kajian terdahulu umumnya berfokus pada pembinaan akhlak, peran kyai dan ustadz, serta internalisasi nilai keislaman, sementara pembahasan mengenai strategi layanan bimbingan dan konseling pesantren secara sistematis dan berbasis kajian literatur masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi layanan bimbingan dan konseling pesantren dalam membantu penyesuaian diri santri baru melalui studi pustaka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap empat artikel jurnal ilmiah nasional yang diterbitkan dalam rentang sepuluh tahun terakhir (2016–2026). Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyesuaian diri santri baru dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, serta bahwa layanan bimbingan dan konseling pesantren yang terstruktur, kontekstual, dan didukung budaya pesantren berkontribusi dalam membantu stabilitas emosi, kedisiplinan, dan keberlanjutan santri. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan layanan bimbingan dan konseling pesantren yang sistematis dan berkelanjutan bagi santri baru.
Reconceptualization Of Educational Psychology: Theoretical Foundations And Practical Implications For 21st-Century Learning Badru Zaman; Faat Nasyiruddin
Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Islam Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/lpki.v2i2.73

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep dasar psikologi pendidikan sebagai landasan teoretis dan praktis dalam proses pembelajaran. Psikologi pendidikan berperan penting dalam memahami perilaku belajar peserta didik, perkembangan kognitif, motivasi, serta perbedaan individu. Kajian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang mengintegrasikan teori-teori utama seperti behaviorisme, kognitivisme, konstruktivisme sosial, humanisme, dan teori belajar sosial. Temuan menunjukkan bahwa pemahaman mendalam terhadap prinsip-prinsip psikologi pendidikan memungkinkan guru merancang pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan berpusat pada peserta didik. Namun, implementasinya di lapangan masih menghadapi tantangan seperti minimnya pelatihan berbasis praktik psikologis dan dominasi pendekatan tradisional. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi psikologis, reformasi kurikulum pendidikan guru, serta pelatihan berkelanjutan yang berbasis kebutuhan nyata kelas. Artikel ini merekomendasikan psikologi pendidikan sebagai fondasi ilmiah dalam membangun sistem pendidikan yang lebih manusiawi, efektif, dan kontekstual di era pendidikan abad ke-21.

Page 1 of 1 | Total Record : 6