cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
journal@idpublishing.org
Phone
+628111304014
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Jl. Sidorejo, Gg. Nakula No. C12, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, D.I Yogyakarta 55182
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 27988260     DOI : https://doi.org/10.53697/iso.v6i2
Jurnal ISO: Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora publishes scientific papers on the research and scientific studies in the scope of humanities and social studies, such as anthropology, studies, business, communication studies, corporate governance, criminology, the study of cross-cultural, demographic, economic studies of development, the study of education and ethics, social geography, the study of information technology management, industrial relations, international relations, legal studies, media studies, political science, the study of population dynamics, the study of psychology, the study of public administration, social welfare, religious studies and linguistics.
Articles 59 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2026): Desember" : 59 Documents clear
Motivasi Peziarah di Makam Mbah Mudzakir Sayung Demak dalam Perspektif Dakwah Achmad Imron; Muh. Niam; Muhammad Syarifuddin
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.3488

Abstract

Penelitian “ini bertujuan untuk mengkaji motivasi para peziarah dalam berkunjung ke makam Mbah Mudzakir serta menguraikan perspektif dakwah terhadap motivasi ziarah di makam Mbah Mudzakir yang terletak di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Ziarah merupakan salah satu praktik ritual dalam Islam yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Secara historis, praktik ziarah dipengaruhi oleh tradisi Sunni yang meyakini adanya karomah para wali sebagai perantara dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan kehidupan.” Hingga saat ini, makam Mbah Mudzakir masih ramai dikunjungi oleh para peziarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga belas bentuk motivasi yang melatarbelakangi kunjungan peziarah, yaitu wasilah, mencari berkah, mengingat kematian, memperoleh ketenangan batin, dorongan dari orang tua dan teman, mengharap ridha Allah, mengungkapkan rasa syukur, melestarikan tradisi, mengikuti dorongan hati, melancarkan rezeki, memperoleh jodoh, kelulusan ujian, serta sebagai sarana penyegaran diri (refreshing). Secara umum, motivasi ziarah didorong oleh faktor keagamaan dan keinginan untuk mengambil hikmah dari aktivitas tersebut. Motivasi utama peziarah yang mengunjungi makam Mbah Mudzakir di Sayung, Demak, adalah untuk mendoakan, yang menunjukkan bahwa peziarah telah memiliki pemahaman dan pengetahuan mengenai manfaat serta pentingnya ziarah. Selain itu, kegiatan ziarah juga memberikan pembelajaran tentang nilai-nilai ajaran Islam serta memperluas wawasan keagamaan, khususnya dalam menumbuhkan kesadaran dan rasa syukur atas kemahakuasaan Allah SWT.
Public Trust Pada Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Selatan (Studi Kasus Di Kelurahan Mawar Kecamatan Banjarmasin Tengah) Fika Fibriyanita; Irma Muliana; Sitna Hajar Malawat; Riska Aulia Noor; Deli Anhar
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.3758

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat kepercayaan publik (public trust) terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan pasca pelaksanaan Pilkada 2020 dan Pemilu 2024, dengan studi kasus di Kelurahan Mawar, Kecamatan Banjarmasin Tengah. Fokus penelitian diarahkan pada lima indikator kepercayaan publik, yaitu komitmen, ketulusan, kejujuran, kompetensi, dan keadilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tujuh informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri dari dua pegawai KPU Provinsi Kalimantan Selatan dan lima masyarakat setempat, serta didukung oleh dokumentasi dan data sekunder. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap KPU Provinsi Kalimantan Selatan di Kelurahan Mawar tergolong rendah karena Masyarakat jelas sangat melihat adanya pilih kasih atau dalam artian ada nya kolusi dari para penguasa. Pada aspek komitmen, KPU dinilai belum bisa konsisten dalam pelaksanaan tahapan pemilu. Aspek ketulusan telah ditunjukkan melalui penyediaan informasi dan layanan berbasis digital, namun belum dirasakan secara merata oleh masyarakat. Kejujuran KPU masih dipertanyakan akibat adanya dugaan pelanggaran dalam penyelenggaraan pemilu sebelumnya yang mana terlihat jelas perbedaan penetapan calon pemimpin. Dari sisi kompetensi, KPU dinilai cukup baik dalam aspek teknis penyelenggaraan pemilu, tetapi masih lemah dalam edukasi politik dan peningkatan partisipasi publik. Sementara itu, aspek keadilan dianggap belum terpenuhi, terutama terkait kurangnya transparansi dalam pengambilan keputusan strategis. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa meskipun KPU telah menjalankan fungsi kelembagaannya, kepercayaan publik belum terbangun secara optimal dan memerlukan perbaikan berkelanjutan dalam transparansi, komunikasi publik, dan keadilan penyelenggaraan pemilu.
Childfree dalam Kacamata Media Media Alternatif: Pembingkaian Makna dalam Pemberitaan Konde.co Aqeela Syahida Fatara; Achmad Abdul Basith; Nunik Maharani Hartoyo
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.3772

Abstract

Penelitian ini menganalisis pembingkaian realitas sosial childfree dalam pemberitaan media alternatif perempuan Konde.co. Penelitian ini menggunakan metode analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang meliputi struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui analisis teks berita childfree yang dipublikasikan Konde.co, studi literatur, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konde.co secara konsisten menempatkan perempuan sebagai subjek utama pemberitaan dengan dominasi perspektif feminisme. Pada struktur skrip, artikel menyajikan unsur 5W+1H dengan penekanan pada aspek why dan how untuk menjelaskan alasan serta permasalahan struktural di balik pilihan hidup childfree. Secara tematik, Konde.co mengkritik sistem patriarki dan norma pronatalisme, sementara secara retoris menggunakan diksi yang menentang stigma serta praktik menyalahkan perempuan. Temuan ini menunjukkan bahwa konstruksi realitas childfree dalam pemberitaan Konde.co tidak bersifat netral, melainkan dipengaruhi oleh ideologi media dan keberpihakannya pada isu perempuan, sehingga berpotensi menggiring pemaknaan khalayak terhadap fenomena childfree.
Digital Literacy as an Instrument for Youth Empowerment and Creativity in Nonformal Education Bondan Dewabrata; Supriadi; Rosnindar Rahardjo; Akis Jasuli; Annisa Syakina; Yowanda
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.3777

Abstract

This study aims to analyze the level and role of digital literacy among creative youth at the Muhammadiyah Orphanage in Sumenep within a non-formal educational context. A qualitative research design was employed, with data collected through in-depth interviews, participatory observation, and digital documentation analysis. The data were analyzed using thematic analysis to identify patterns related to digital literacy competencies and their contribution to creative practices. The findings reveal that the digital literacy level of orphanage youth is predominantly basic, with skills concentrated on technical and operational use of digital devices and social media platforms. Higher-order competencies, including critical evaluation of information, verification of digital content, and awareness of digital security, remain limited. However, ethical awareness in basic digital interactions is relatively well established. Despite these limitations, digital literacy has begun to facilitate creative expression, particularly through simple visual and audiovisual content production, which positively influences self-confidence and social engagement among the youth. These findings demonstrate that even at an elementary level, digital literacy can function as a catalyst for creativity and empowerment when aligned with youth interests. The study underscores the need for structured and context-sensitive digital literacy programs in non-formal educational institutions to strengthen critical awareness, creative capacity, and sustainable empowerment for marginalized youth in the digital era.
Peran Komunikasi Interpersonal Dalam Mengelola Tekanan Akademik Mahasiswa Fakultas Farmasi di Universitas Bhakti Kencana Meysa Zehan; Ira Rambe; Zahra Septianingsih; Hasna Nafisah; Syifa Adha; Ipa Nurpadila; Yasmine Humaira; Azhar Fauzan
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.3783

Abstract

Tekanan akademik merupakan fenomena yang tidak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa di perguruan tinggi, khususnya pada bidang studi yang memiliki tuntutan tinggi seperti Farmasi. Beban akademik yang berat, intensitas praktikum laboratorium, kompleksitas materi perkuliahan, serta tenggat waktu yang berdekatan sering kali memicu stres akademik yang berdampak pada kesejahteraan mental mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran komunikasi interpersonal dalam mengelola tekanan akademik mahasiswa Fakultas Farmasi di Universitas Bhakti Kencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami pengalaman mahasiswa secara mendalam. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh mahasiswa Fakultas Farmasi yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Selain itu, data sekunder berupa literatur, buku, dan jurnal ilmiah digunakan untuk mendukung dan memperkuat hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh informan mengalami tekanan akademik dengan tingkat dan pengalaman yang beragam. Tekanan akademik tersebut bersumber dari tingginya beban tugas, intensitas praktikum, kompleksitas materi perkuliahan, serta tenggat waktu yang berdekatan. Kondisi ini menimbulkan berbagai respons psikologis dan fisik, seperti stres, kecemasan, kelelahan, gangguan tidur, penurunan konsentrasi belajar, dan menurunnya motivasi akademik. Komunikasi interpersonal memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa mengelola tekanan akademik, terutama melalui komunikasi dengan teman sebaya yang memberikan dukungan emosional, motivasi, serta solusi praktis. Selain itu, komunikasi dengan keluarga juga berperan sebagai sumber dukungan emosional yang memberikan rasa aman dan perhatian.
Pembelaan Hukum Untuk Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Dari Prespektif Hukum Pidana Ruth Evelina Mariana Lumbantoruan; Roida Nababan
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.3785

Abstract

Penelitian ini mengkaji perlindungan hukum yang tersedia bagi mereka yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dilihat melalui lensa hukum pidana Indonesia, dengan fokus pada periode setelah implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 yang membahas pemberantasan kekerasan dalam rumah tangga (UU PKDRT). Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai bagaimana hukum pidana menawarkan perlindungan kepada individu yang terdampak kekerasan dalam rumah tangga, untuk mengevaluasi efektivitas penegakan hukum di dunia nyata, dan untuk mengeksplorasi tantangan yang dihadapi dalam memastikan perlindungan hukum. Metodologi penelitian yuridis normatif, yang mencakup kerangka legislatif yang relevan, wawasan dari para ahli, dan putusan pengadilan, digunakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun UU PKDRT telah menetapkan struktur hukum yang lebih baik dan lebih menyeluruh, berbagai elemen seringkali menghambat perlindungan korban, termasuk keberadaan norma sosial patriarki yang signifikan, tantangan dalam penegakan hukum selama fase investigasi dan persidangan, dan kurangnya pemahaman publik tentang hukum. Kesimpulan Meskipun Undang-Undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga telah menciptakan kerangka hukum yang komprehensif, perlindungan korban seringkali terhambat oleh beberapa faktor. Temuan menunjukkan peningkatan tindakan katarsis (pemenjaraan pelaku) dibandingkan dengan perlindungan preventif seperti "rumah aman". Tantangan utama meliputi norma sosial patriarki yang kuat yang menyamakan kekerasan dalam rumah tangga, hambatan khusus terhadap investigasi dan persidangan, dan rendahnya pemahaman publik tentang hukum. Penegakan hukum yang efektif tetap terhambat oleh lambatnya kolaborasi kelembagaan dan stigma sosial.
Perubahan Sosial Budaya Tradisi Ngaben Konvensional ke Ngaben Krematorium di Banjar Adat Penataran, Buleleng, Bali Kadek Putri; I Mudana; Irwan Nur
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.3820

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya perubahan sosial budaya pada tradisi Ngaben konvensional ke Ngaben Krematorium serta untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk perubahan sosial budaya pada tradisi Ngaben konvensional ke Ngaben Krematorium. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa perubahan sosial budaya pada tradisi Ngaben konvensional ke Ngaben Krematorium disebabkan oleh adanya dua faktor, yaitu (1) faktor internal yang meliputi adanya perubahan orientasi nilai budaya menjadi nilai praktis, adanya pertimbangan untuk melaksanakan upacara Ngaben yang efektif dan efisien, serta adanya keterbatasan finansial oleh masyarakat, dan (2) faktor eksternal yang meliputi adanya pengaruh media sosial, pengaruh migrasi, dan pengaruh globalisasi dan modernisasi. Adapun bentuk perubahan sosial budaya pada tradisi Ngaben konvensional ke Ngaben Krematorium dapat diklasifikasikan ke dalam dua bentuk, yaitu bentuk perubahan sosial budaya yang bersifat idealis dan perubahan sosial budaya yang bersifat materialis. Perubahan sosial budaya yang bersifat idealis dapat dilihat dari adanya perubahan nilai dan ideologi yang dianut oleh masyarakat, sedangkan perubahan sosial budaya yang bersifat materialis dapat dilihat berdasarkan pada perubahan sarana dan prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan Ngaben di krematorium.
Perlindungan Hak Privasi Debitur dalam Penagihan Pinjaman Online Ilegal Ahmad Aditya; Nur Handayati; Sri Astutik; Vieta Imelda
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.3829

Abstract

Penelitian ini mengkaji bentuk perjanjian antara debitur dan penyelenggara pinjaman online ilegal serta perlindungan hak privasi debitur dalam perspektif hukum perdata. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual melalui penelaahan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Undang-Undang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian pinjaman online ilegal mengandung cacat kehendak dan sebab yang tidak halal sehingga berpotensi batal demi hukum. Cacat kehendak terjadi karena persetujuan debitur tidak diberikan secara bebas, melainkan lahir dalam kondisi kebutuhan ekonomi mendesak, tanpa ruang negosiasi, dan tanpa pemahaman yang memadai terhadap isi perjanjian. Sebab perjanjian dinilai tidak halal karena dibuat oleh penyelenggara yang beroperasi tanpa izin serta menggunakan data pribadi debitur untuk penagihan secara melawan hukum, sehingga bertentangan dengan hukum dan ketertiban umum. Perlindungan hukum bagi debitur dapat ditempuh melalui mekanisme hukum perdata, khususnya dengan mengesampingkan klausul sepihak yang merugikan dan mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum.
Pengaruh Teknologi Chatbot Terhadap Efektivitas Komunikasi Pada Layanan Telkomsel Ananda Nur Rizki Ramadhan; A. Sigit Pramono Hadi
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.3837

Abstract

Era Industri 4.0 mendorong integrasi chatbot dalam layanan pelanggan, mengubah dinamika komunikasi sektor telekomunikasi Indonesia. Asisten virtual Veronika milik Telkomsel menjadi contoh utama melalui aplikasi MyTelkomsel dan media sosial. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh teknologi chatbot terhadap efektivitas komunikasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif survei eksplanatif, populasi 22.400 anggota Facebook Komunitas Sahabat Telkomsel disampling 100 pengguna aktif dengan teknik purposive dan rumus Taro Yamane. Data primer dikumpul via kuesioner Google Form berskala Likert, diuji validitas (KMO>0,5) dan reliabilitas (Cronbach's α>0,7), dianalisis SPSS 25 meliputi uji normalitas, korelasi Pearson, uji t, dan regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan korelasi kuat positif (r=0,757, p<0,05), pengaruh signifikan (t=11,875), dan 57,3% variasi dijelaskan (R²=0,573). Kesimpulan mengkonfirmasi teknologi chatbot meningkatkan efektivitas komunikasi secara signifikan, menyarankan optimalisasi bahasa natural.
analisis reputasi alyasina hermawan di platform linkedin sebagai personal branding digital Rama Gusti Thabrany Prasetya; Ahmad Taufiq Maulana Ramdan
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.3844

Abstract

This study examines the self-presentation strategy of Alyasina Hermawan in building a digital reputation as a Human Resources professional on LinkedIn through a qualitative single-case study combining profile observation, digital activity documentation, and in-depth interviews (October–November 2025). Grounded in the premise that professional personal branding is shaped by the quality of digital signals and network structures, the research analyzes key variables profile optimization, content consistency, and selective networking along with the mediating mechanisms of visibility and credibility that lead to recruitment outcomes. The findings indicate that optimizing profile elements (professional photo, informative headline, and evidence-oriented summary) enhances initial credibility; selective and relevant content curation strengthens competency claims without requiring high posting frequency; and strategically built networks function as effective amplification channels to influential professional audiences. The synergy of these three pillars generates meaningful exposure and job offers through passive recruitment mechanisms, demonstrating that digital reputation is formed not by posting intensity but by signal quality and network relevance. In conclusion, passive personal branding that emphasizes alignment between claims and evidence, message consistency, and strategic networking is effective in establishing a credible professional reputation on LinkedIn, offering practical implications for non-celebrity professionals.