cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
journal@idpublishing.org
Phone
+628111304014
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Jl. Sidorejo, Gg. Nakula No. C12, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, D.I Yogyakarta 55182
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan
ISSN : -     EISSN : 27980502     DOI : https://doi.org/10.53697/emak.v7i3
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Emak: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan is a peer-reviewed journal. Ekombis invites academics and researchers who do original research in the fields of economics, management, and accounting, including but not limited to: Economics Monetary Economics, Finance, and Banking International Economics Public Economics Economic development Regional Economy Management Science Marketing Financial management Human Resource Management International Business Entrepreneurship Accounting Sciences Taxation and Public Sector Accounting Accounting information system Auditing Financial Accounting Management accounting Behavioral accounting
Articles 894 Documents
Pengaruh Pengungkapan Emisi Karbon dan Ukuran Perusahaan terhadap Kinerja Saham pada Perusahaan Sektor Energi Hafshah Ariibah Zahra’ Dwiputri Syechbudhiansyah; Mirza Hedismarlina Yuneline
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 3 (2026): July
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indeks saham sektor energi Indonesia mengalami kenaikan sebesar lebih dari 100% sejak tahun 2021 sampai tahun 2024. Fenomena lain yang terjadi adalah kesadaran masyarakat dunia mengenai peningkatan pemanasan global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pengungkapan Emisi Karbon dan Ukuran Perusahaan terhadap Kinerja Saham. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan dari sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2021–2024. Variabel independen yang digunakan adalah Pengungkapan Emisi Karbon dan Ukuran Perusahaan, sedangkan variabel dependennya adalah Kinerja Saham. Analisis regresi linear berganda digunakan sebagai metode analisis dengan SPSS 25. Hasil menunjukkan bahwa Pengungkapan Emisi Karbon yang mengalami peningkatan tidak direspon positif oleh investor melalui harga saham. Begitupun dengan Ukuran Perusahaan dimana kenaikan yang terjadi pada total aset tidak berdampak pada kenaikan harga saham.
The Effect of ESG (Environmental, Social, and Governance) Practices on the Performance and Well-Being of Lecturers at Private Universities in Indonesia Firdaus Aziz; Ansari; Astuti; Husen Bahasoan
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i2.3977

Abstract

This study examines the effect of Environmental, Social, and Governance (ESG) practices on the performance of lecturers at private universities in Indonesia, with lecturer well-being considered as a mediating factor. Growing attention to sustainability in higher education has raised questions about how institutional governance and social responsibility influence academic staff outcomes. The objective of this research is to analyze whether ESG practices improve lecturers’ performance directly and indirectly through their well-being. A quantitative causal explanatory design was employed. Primary data were collected through questionnaires from 120 lecturers at private universities selected using purposive sampling. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling to evaluate both measurement and structural models. The results indicate that ESG practices have a positive and significant effect on lecturer performance and lecturer well-being. In addition, lecturer well-being significantly mediates the relationship between ESG practices and performance. These findings highlight the importance of ESG for lecturer welfare.
Analisis Komparatif Kinerja Keuangan antara Bank Syariah dan Bank Konvensional (Studi Kasus pada BSI dan BRI) Yulia Ratna Sari; Delvita
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 3 (2026): July
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i3.3989

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan bank syariah dan bank konvensional dengan studi kasus Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) periode 2023–2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan studi pustaka berbasis laporan keuangan tahunan resmi. Analisis kinerja keuangan dilakukan dengan menggunakan beberapa rasio keuangan yaitu rasio likuiditas, profitabilitas, solvabilitas, dan efisiensi operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja likuiditas BSI mengalami peningkatan yang ditunjukkan oleh rasio Financing to Deposit Ratio (FDR), sedangkan BRI juga menunjukkan peningkatan pada rasio Loan to Deposite Ratio (LDR). Dari sisi profitabilitas, BRI menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan BSI. Namun BSI menunjukkan peningkatan efisiensi operasional dan stabilitas keuangan yang lebih baik selama periode penelitan.
Pengaruh Promosi dan Citra Destinasi Terhadap Niat Berkunjung Ke Destinasi Wisata Pulau Menjangan Bali I Putu Edi Purna Ariawan Edi Purna; Komang Endrawan Sumadi Putra
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 3 (2026): July
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i3.3995

Abstract

This study aims to analyze the influence of promotion and destination image on tourists’ intention to visit Menjangan Island, Bali. Using a causal quantitative approach, data were collected through questionnaires from 100 tourists. Promotion and destination image were treated as independent variables, while visiting intention was the dependent variable. Data analysis was conducted using multiple linear regression. The results show that both promotion and destination image have a positive and significant effect on visiting intention, both individually and simultaneously. This indicates that effective promotional activities and a strong, positive image of the destination can increase tourists’ interest in visiting. Therefore, destination managers are encouraged to enhance creative and sustainable promotion strategies and maintain a positive destination image through good environmental management, improved facilities, and quality tourism services.
Dampak Luas Panen dan Produktivitas Padi terhadap PDRB Sub-sektor Pangan dalam Perspektif Ekonomi dan Ketahanan Pangan Nasional Nazwa Aulia; Septia; Khairunnisa Aulia Julianti; Indin Rarasati; Muhammad Awaluddin
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 3 (2026): July
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i3.3996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh luas panen dan produktivitas padi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) subsektor tanaman pangan di Indonesia periode 2014–2023 serta implikasinya terhadap ketahanan pangan nasional. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda berbasis data deret waktu. Hasil analisis menunjukkan bahwa luas panen berpengaruh signifikan terhadap PDRB subsektor tanaman pangan dengan arah negatif. Temuan ini mengindikasikan bahwa penurunan luas panen tidak selalu menurunkan nilai tambah, yang dapat dijelaskan oleh adanya peningkatan efisiensi dan intensifikasi dalam proses produksi pertanian. Sementara itu, produktivitas padi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap PDRB, yang diduga disebabkan oleh fluktuasi produktivitas yang relatif tinggi selama periode penelitian. Secara simultan, model penelitian signifikan dengan nilai F-statistik sebesar 0,589, serta nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,589 yang menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan 58,9% variasi PDRB subsektor tanaman pangan. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada integrasi analisis ekonomi produksi dengan perspektif ketahanan pangan nasional. Implikasi kebijakan menekankan pentingnya perlindungan lahan pertanian, peningkatan efisiensi produksi, serta penguatan rantai nilai sebagai strategi dalam mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Pengaruh Return on Asset dan Debt to Equity Ratio terhadap Harga Saham pada Sub Sektor Logistik dan Pengantaran yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Gusti Kadek Loris Arjunata Widiana; Gede Putu Agus Jana Susila
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 3 (2026): July
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i3.4003

Abstract

Studi ini bertujuan menguji tingkat dampak Return on Asset (ROA) dan Debt to Equity Ratio (DER) bagi harga saham, baik secara parsial maupun simultan. Dengan desain kausal dan pendekatan kuantitatif, studi ini mengeksplorasi hubungan sebab-akibat di antara variabel-variabel terkait. Subjek penelitian mencakup perusahaan-perusahaan di subsektor logistik dan pengantaran yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, sementara objeknya terdiri dari harga saham, ROA, serta DER. Data dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang dipublikasikan secara rutin sepanjang 2022–2024. Sampel terdiri atas 57 observasi time series dari perusahaan yang lolos kriteria seleksi. Pengumpulan data mengandalkan teknik dokumentasi, yaitu pencatatan langsung dari dokumen laporan keuangan. Analisis selanjutnya memanfaatkan regresi data panel guna mengungkap interaksi dan pengaruh antarvariabel. Hasil analisis menemukan bahwa ROA dan DER secara bersama-sama berdampak signifikan bagi harga saham. Secara individual, ROA memperlihatkan efek positif yang signifikan. Di sisi lain, DER menghasilkan pengaruh positif tapi tidak signifikan secara statistik.
Komparasi Kinerja Keuangan: BSI vs Mandiri Pasca-Merger Menggunakan Metode CAMEL (2021-2023) Andi Idwar Sefatnatse
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 3 (2026): July
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i3.4006

Abstract

This comparative study aims to comprehensively evaluate the financial performance comparison between PT Bank Syariah Indonesia Tbk and PT Bank Mandiri Tbk post-merger during the economic recovery period from 2021 to 2023. The background is based on the urgency to measure merger impacts towards banking operational efficiency levels. The analysis applies financial ratios using the CAMEL model framework which encompasses Capital, Asset, Management, Earnings, and Liquidity. The quantitative comparative methodology was implemented through parametric testing, namely the Independent Sample T-Test, and non-parametric testing via the Mann-Whitney U Test. Research samples utilized quarterly published secondary financial reports data observations at a five percent significance level. Empirical testing results prove BSI has fundamental resilience equivalent to conventional banks. This objective fact is evident from the absence of statistically significant differences in capital adequacy indicators or Capital Adequacy Ratio and asset quality represented by Non-Performing Financing. Conversely, regarding management efficiency through Net Profit Margin, Return on Assets profitability, and Financing to Deposit Ratio liquidity, Bank Mandiri demonstrates absolute dominance with a highly significant performance gap. This distinct difference is primarily triggered by the heavy post-merger transitional burden borne by BSI initially. In conclusion, although BSI has successfully established a very solid capital structure, the acceleration of operational efficiency optimization and liquidity strategy refinement are crucial actions requiring immediate realization. Research implications strongly recommend the continuous expansion of digital service transformation to systematically boost revenue generation, ensuring its profitability can fiercely compete against giant national conventional banks moving forward into the long term future
Pengaruh Tuntutan Pekerjaan dan Sumber Daya Pekerjaan Terhadap Performa Kerja Jurnalis Media Online di Kota Bandung Kalila Shessa Krisadiva Basara; Ika Merdekawati Kusmayadi; Henny Sri Mulyani Rohayati
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 3 (2026): July
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i3.4007

Abstract

Lahirnya media online membawa terhadap pola kerja redaksi dan beban kerja jurnalis. Jurnalis diwajibkan untuk bekerja dengan dedikasi dan integritas guna memenuhi target pemberitaan yang cepat sesuai dengan tuntutan pekerjaan yang diberikan oleh redaksi. Di satu sisi, penyediaan sumber daya oleh perusahaan dibutuhkan untuk mengimbangi tuntutan pekerjaan jurnalis. Tuntutan pekerjaan yang tidak diimbangi dengan sumber daya pekerjaan yang baik dapat beresiko pada tingkatan performa kerja jurnalis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh tuntutan pekerjaan dan sumber daya pekerjaan secara signifikan terhadap performa kerja jurnalis media online. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif eksplanatif dan analisis regresi linier berganda terhadap 104 responden jurnalis media online di Bandung menggunakan model Job Demands-Resources. Teknik analisis yang digunakan adalah uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik terdiri dari normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Uji hipotesis dilakukan dengan melalui tahapan uji parsial (uji-t), simultan (uji-f), koefisien determinasi, dan korelasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Tuntutan pekerjaan tidak berpengaruh signifikan terhadap performa kerja jurnalis; 2) Sumber daya pekerjaan merupakan prediktor terbesar yang selanjutnya berpengaruh signifikan terhadap performa kerja jurnalis; 3) Secara simultan, tuntutan pekerjaan sumber daya pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap performa kerja jurnalis. Temuan penelitian ini menegaskan meskipun tuntutan pekerjaan dapat menimbulkan tekanan kerja, keberadaan sumber daya pekerjaan yang memadai mampu mengubah tuntutan tersebut menjadi tantangan yang konstruktif sehingga tetap berkontribusi pada peningkatan performa. Oleh karena itu, keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan sumber daya pekerjaan menjadi faktor kunci dalam menjaga performa kerja jurnalis.
Peran Keterikatan Merek dalam Memediasi Pengaruh Citra Merek terhadap Niat Beli Ulang (Studi pada Pelanggan Parfum Merek HMNS di Kota Denpasar) Razheva Rayya Husein; Ni Wayan Sri Suprapti
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 3 (2026): July
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i3.4010

Abstract

The increasing competition in the local perfume industry in Indonesia requires brand strategies not only to build a strong brand image but also to create emotional attachment in order to maintain customer loyalty. HMNS is one of local perfume brands that has a strong brand image through a storytelling approach and emotional values; however, it still needs to strengthen its strategy to encourage customers' repurchase intention. This study seeks to examine role of brand attachment as a mediating variable in relationship between brand image and repurchase intention among customers of HMNS perfume in Denpasar City. The data were collected involving brand, selected using a purposive sampling method. Hypothesis testing was conducted using path analysis. The findings indicate that brand image does not directly have a positive significant influence on repurchase intention. However, brand image is shown to have a positive significant effect on brand attachment. Furthermore, brand attachment significantly positively influences repurchase intention. The results also confirm that brand attachment fully mediates the relationship between brand image and repurchase intention among HMNS perfume customers in Denpasar City. These results suggest brand image alone isn’t enough to directly drive customers to make repeat purchases. Instead, a strong brand image can strengthen customers’ emotional connection to the brand, which then leads to increased repurchase intention. Therefore, companies should focus on enhancing brand image in a way that fosters emotional attachment, so customers not only recognize the brand but also feel connected to it and are more likely to continue purchasing it repeatedly.
Komparasi Kinerja Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Induk dan Daerah Hasil Pemekaran (Studi Kasus pada Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2022-2024) Nabila Aurelia Oca; Dwi Valinia Ivanka; Rochmawati Daud
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 3 (2026): July
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i3.4011

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan guna mengevaluasi serta mengomparasikan performa finansial antara pemerintah kabupaten induk dengan wilayah hasil pemekaran di lingkup Provinsi Sumatera Selatan untuk rentang tahun 2020 hingga 2024. Melalui pendekatan kuantitatif deskriptif-komparatif, studi ini memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), khususnya pada instrumen Laporan Realisasi Anggaran dan Neraca. Kinerja keuangan dikuantifikasi melalui tujuh indikator rasio, yang meliputi derajat desentralisasi fiskal, tingkat kemandirian finansial, efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD), keserasian belanja, pertumbuhan pendapatan, serta rasio likuiditas dan solvabilitas. Signifikansi perbedaan antar wilayah diuji menggunakan analisis statistik komparatif, baik melalui uji-t maupun uji non-parametrik sesuai distribusi data. Hasil penelitian ini diharapkan mampu menyajikan bukti empiris mengenai efektivitas kebijakan otonomi daerah dalam memicu kemandirian fiskal, mengoptimalkan efisiensi pengelolaan anggaran, serta memperkokoh tata kelola keuangan publik yang akuntabel.