cover
Contact Name
Norenta Sitohang, M.Pd
Contact Email
jpim75655@gmail.com
Phone
+62859106945583
Journal Mail Official
jpim75655@gmail.com
Editorial Address
Sekretariat Komplek Senda Residence, Jln. Payanibung Ujung Dalu 10-B Tanjung Morawa Kab. Deli Serdang
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner
ISSN : -     EISSN : 3124159X     DOI : https://doi.org/10.63401/jpim
Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner (JPIM) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bersifat inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada pemberdayaan. Jurnal ini menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, praktisi, dan penggiat pengabdian untuk berbagi pengalaman, model, solusi, serta dampak nyata dari berbagai bidang keilmuan. Sebagai jurnal multidisipliner, JPIM membuka kesempatan publikasi untuk semua bidang ilmu, meliputi pendidikan, teknologi informasi, sosial-humaniora, kesehatan, ekonomi, hukum, pertanian, lingkungan, serta disiplin lain yang relevan dengan upaya pemberdayaan masyarakat. Setiap artikel yang dipublikasikan diharapkan menghadirkan inovasi, metode pelaksanaan yang jelas, serta bukti manfaat yang dapat menjadi referensi bagi pelaksanaan PkM di berbagai daerah. JPIM berkomitmen untuk menjaga kualitas ilmiah, orisinilitas, dan relevansi setiap karya melalui proses peer-review yang ketat dan objektif. Jurnal ini diterbitkan secara berkala untuk mendukung penyebarluasan hasil pengabdian yang dapat diterapkan, direplikasi, dan dikembangkan oleh masyarakat luas maupun pemangku kepentingan. Dengan publikasi karya ilmiah berbasis PkM, JPIM hadir sebagai sarana kolaborasi dan pertukaran gagasan untuk mewujudkan masyarakat yang berdaya, produktif, dan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Pelatihan Empati melalui Cerita Reflektif dan Dialog Bermakna di SDN 24 Koto XI Tarusan Pesisir Selatan Rila Rahma Mulyani; Besti Nora Dwi Putri; Fista Yanti; Anggella Puspita Sari
Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner Vol. 1 No. 01 (2026): ISSUE JANUARI
Publisher : Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan empati merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter dan keterampilan sosial-emosional peserta didik sekolah dasar. Namun, hasil observasi di SDN 24 Koto XI Tarusan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih memiliki keterbatasan dalam memahami dan merespons perasaan orang lain, yang tercermin dalam perilaku kurang peduli, konflik antarteman, serta rendahnya kemampuan mengidentifikasi emosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan empati siswa melalui pelatihan berbasis cerita reflektif dan dialog bermakna. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan experiential learning dan social emotional learning yang dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Kegiatan melibatkan siswa dan guru dengan media modul cerita reflektif, kartu emosi, serta dialog kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman emosi dan perilaku empatik siswa, ditandai dengan meningkatnya kepedulian terhadap teman, kemampuan mengekspresikan perasaan, serta berkurangnya konflik sosial. Selain itu, guru memperoleh keterampilan baru dalam mengintegrasikan pembelajaran sosial-emosional di kelas. Kegiatan ini disimpulkan efektif dalam mendukung pengembangan empati siswa dan menciptakan iklim sekolah yang lebih positif dan harmonis.
Pendampingan Kapasitas Produksi dan Pemasaran Digital bagi Pelaku UMKM Disabilitas di Padang Panjang Muhamad Ilham; Khairul Zikri
Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner Vol. 1 No. 01 (2026): ISSUE JANUARI
Publisher : Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kondisi riil penyandang disabilitas di Kota Padang Panjang yang memiliki potensi wirausaha namun terhambat oleh keterbatasan akses terhadap teknologi digital dan pendampingan usaha yang inklusif. Masalah utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya daya saing produk UMKM disabilitas serta minimnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran efektif. Tujuan utama dari pengabdian ini adalah untuk memberikan penguatan kapasitas produksi dan literasi pemasaran digital bagi anggota DPC PPDI Padang Panjang guna mewujudkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui skema kemitraan strategis dengan Rumah BUMN, yang meliputi tahap sosialisasi, pelatihan partisipatif (workshop), praktik langsung desain konten kreatif menggunakan aplikasi Canva, serta pendampingan intensif manajemen kewirausahaan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya transformasi signifikan pada keterampilan teknis peserta, di mana para pelaku UMKM disabilitas kini mampu memproduksi materi promosi visual yang menarik secara mandiri. Selain itu, kegiatan ini berhasil memicu motivasi kewirausahaan yang tinggi bagi 22 juta jiwa representasi disabilitas melalui langkah nyata di tingkat lokal. Dampak jangka panjang dari pengabdian ini adalah terciptanya ekosistem ekonomi inklusif di Padang Panjang, di mana hambatan fisik tidak lagi menjadi penghalang untuk mengakses pasar digital. Sinergi antara organisasi disabilitas dan institusi pembina seperti Rumah BUMN terbukti menjadi model pemberdayaan yang efektif dalam menjembatani kesenjangan ekonomi. Peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis, tetapi juga akses jejaring yang memungkinkan produk UMKM disabilitas naik kelas dan diakui oleh masyarakat luas sebagai unit usaha yang profesional dan kompetitif.
Pelatihan “Regulasi Emosi pada Anak Usia Dini” melalui Metode Emotional Play-Based Learning untuk Mengurangi Perilaku Temper Tantrum di RA Hidayatul Islamiyah Ulya Ainur Rofi’ah; Ahmad Ainun Najib
Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner Vol. 1 No. 01 (2026): ISSUE JANUARI
Publisher : Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan regulasi emosi pada anak usia dini masih menjadi tantangan serius dalam praktik pendidikan PAUD, khususnya ketika anak menunjukkan perilaku temper tantrum, agresivitas, dan kesulitan mengendalikan emosi. Kondisi ini menunjukkan pentingnya penguatan kompetensi guru dalam memahami dan mendampingi perkembangan sosial-emosional anak secara tepat dan berkelanjutan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan guru RA Hidayatul Islamiyah dalam melakukan penguatan regulasi emosi anak usia dini melalui penerapan Emotional Play-Based Learning. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada pengenalan konsep regulasi emosi serta praktik langsung permainan edukatif berbasis emosi yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kepekaan guru dalam merespons perilaku emosional anak, serta kemampuan merancang dan menerapkan aktivitas bermain yang membantu anak mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosinya secara lebih adaptif. Dampak kegiatan terlihat dari menurunnya intensitas perilaku temper tantrum serta terciptanya iklim pembelajaran yang lebih aman, nyaman, dan suportif secara emosional. Kegiatan PKM ini berkontribusi dalam memperkuat peran guru sebagai fasilitator perkembangan psikologis anak dan mendorong terwujudnya praktik pembelajaran PAUD yang humanis dan ramah emosi.
Tantangan dan Inovasi Guru SMA dalam Mengembangkan Nalar Kritis Siswa melalui Pendekatan Deep Learning pada Kurikulum Merdeka di Yogyakarta Diah Arini; Finna Wijayanti; Nisa ‘Urrahmah
Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner Vol. 1 No. 01 (2026): ISSUE JANUARI
Publisher : Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan dan inovasi guru SMA dalam mengembangkan nalar kritis siswa melalui pembelajaran kreatif berbasis pendekatan deep learning pada implementasi Kurikulum Merdeka di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi lapangan pada lima SMA negeri yang mewakili setiap kabupaten/kota di Yogyakarta. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan guru yang telah menerapkan strategi pembelajaran berorientasi pada penguatan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan berbagai strategi pembelajaran kreatif seperti proyek kontekstual, studi kasus, diskusi terstruktur, penggunaan media digital dan pengembangan LKPD berbasis HOTS. Strategi tersebut terbukti mendorong keterlibatan siswa dalam aktivitas analitis, evaluatif dan reflektif. Namun, implementasinya masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya kesiapan guru terhadap perubahan kurikulum, perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan waktu, fasilitas dan kendala teknologi. Untuk mengatasi hambatan tersebut, guru mengembangkan inovasi seperti integrasi teknologi secara bertahap, proyek berbasis bahan sederhana, metode pembelajaran menyenangkan, diferensiasi pembelajaran, serta pemanfaatan pelatihan mandiri melalui Ruang GTK. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kreativitas pedagogis dan kemampuan adaptif guru menjadi kunci dalam mengoptimalkan pembelajaran mendalam dan pengembangan nalar kritis siswa pada Kurikulum Merdeka.
Pendampingan Penanggulangan Stunting melalui Pemberian Makanan Pendamping Asi (MP-Asi) Berbasis Inovasi Lokal di Desa Larangan Tokol Shinta Oktafiana; Sahrul Romadhon; Achmad Muzammil Alfan Nasrullah; Salman Al-walidi; Muhammad Hadiatur Rahman; Faraniena Yunaeni Risdiana
Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner Vol. 1 No. 01 (2026): ISSUE JANUARI
Publisher : Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya peningkatan pemahaman ibu-ibu posyandu terhadap pentingnya pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) bergizi seimbang berbasis bahan pangan lokal. Berdasarkan hasil identifikasi awal, sebagian besar ibu di wilayah kegiatan masih memberikan MPASI yang bersifat instan, praktis, dan tinggi bahan tambahan seperti bubur instan, nugget, sosis, dan biskuit manis. Kebiasaan tersebut menyebabkan anak-anak lebih sering mengalami Gerakan Tutup Mulut (GTM) dan kesulitan memenuhi kebutuhan gizi seimbang. Melalui pendekatan partisipatif, tim pengabdi bekerja sama dengan Ketua RT, kader Posyandu Puspita, dan bidan desa untuk menyusun strategi pencegahan stunting berbasis edukasi gizi. Kegiatan meliputi penimbangan balita, konsultasi kesehatan, penyampaian materi oleh ahli gizi, diskusi interaktif, serta refleksi bersama peserta. Pemateri memaparkan prinsip gizi seimbang dan memperkenalkan berbagai bahan lokal bergizi tinggi seperti ikan kembung, daun kelor, santan, tahu, tempe, telur, hati ayam, dan ikan teri yang mudah diperoleh di sekitar Pamekasan. Dalam sesi refleksi, ibu-ibu saling berbagi pengalaman mengenai anak GTM dan bersama-sama menemukan solusi, seperti membiarkan anak merasakan lapar alami tanpa pemberian camilan ringan serta menyusun daftar bahan pangan bergizi sesuai pedoman Kementerian Kesehatan. Hasil refleksi juga menghasilkan kesepakatan untuk menunjuk kader posyandu sebagai penyusun panduan kebutuhan gizi anak yang kemudian dibagikan melalui grup WhatsApp sebagai media edukasi lanjutan. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan kesadaran dan keterampilan ibu-ibu dalam menyediakan MPASI bergizi berbahan lokal. Selain memperkuat kapasitas kader posyandu, kegiatan ini juga mendorong terbangunnya komitmen bersama antara masyarakat dan tenaga kesehatan dalam mewujudkan upaya pencegahan stunting melalui pemberdayaan keluarga dan pemanfaatan potensi pangan lokal.
Penguatan Moderasi Beragama Mahasiswa Melalui Pendekatan Living Values Education (LVE) di UIN Sultan Syarif Kasim Riau Imron Rosidi
Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner Vol. 1 No. 02 (2026): ISSUE APRIL
Publisher : Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa merupakan kelompok sosial yang rentan terhadap paham keagamaan yang intoleran. Untuk mendorong penguatan pemahaman mahasiswa yang lebih moderat di kalangan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau, pendekatan Living Values Education digunakan. Pengabdian ini dilaksanakan terhadap mahasiswa UIN Suska Riau Kota Pekanbaru Riau. 35 mahasiswa UIN Suska Riau dari Program Studi Manajemen Dakwah yang terpilih menjadi responden sekaligus sebagai peserta dalam proses pengabdian ini. Pengabdian ini menunjukkan secara jelas bahwa moderasi beragama dapat dijelaskan sekaligus diinternalisasikan melalui pendekatan Living Values Education (LVE) dengan peningkatan rata-rata di atas 20%. LVE memandang manusia sebagai subjek yang memiliki potensi nilai-nilai dasar, sementara peran orang dewasa, dalam hal ini tim pengabdi, adalah memfasilitasi muncul dan terwujudnya nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, generasi yang dihasilkan tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga perilaku yang santun dan berkarakter.
Optimalisasi Peran Pengajar Farmasi melalui Edukasi Implementasi Pelayanan Kefarmasian dalam Rangka Persiapan Kompetensi Fendy Prasetyawan; Yuneka Saristiana; M Wahyu Ariawan; Ratna Mildawati
Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner Vol. 1 No. 02 (2026): ISSUE APRIL
Publisher : Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan bagian penting dalam sistem pelayanan kesehatan yang menuntut tenaga kefarmasian memiliki kompetensi profesional yang memadai. Tenaga pengajar farmasi memiliki peran strategis dalam membentuk kompetensi mahasiswa sehingga perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai implementasi pelayanan kefarmasian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pengajar farmasi melalui kegiatan edukasi mengenai implementasi pelayanan kefarmasian. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2026 di Gedung Adipadma II Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri dalam rangka acara briefing komponen pelaksanaan Ujian Kompetensi Apoteker Indonesia (UKAI) Apoteker dengan jumlah peserta sebanyak 12 tenaga pengajar farmasi dari Universitas Kadiri dan Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri. Metode kegiatan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata peserta dari 62,50 pada pre-test menjadi 85,42 pada post-test dengan nilai N-Gain sebesar 0,61 yang termasuk dalam kategori efektivitas sedang hingga tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi yang dilaksanakan mampu meningkatkan pemahaman tenaga pengajar farmasi secara signifikan mengenai konsep dan implementasi pelayanan kefarmasian. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi tenaga pengajar farmasi sehingga mampu mengintegrasikan konsep pelayanan kefarmasian dalam proses pembelajaran dan mendukung terbentuknya tenaga kefarmasian yang profesional.
Workshop Pemanfaatan Kecerdasan Buatan bagi Guru Sekolah Dasar di SD Negeri Bokem untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Ratna Purwanty; Dian Mayasari; Rudolfus Ruma Bay
Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner Vol. 1 No. 02 (2026): ISSUE APRIL
Publisher : Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital terkhusus kecerdasan buatan memberikan sebuah terobosan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Namun, dalam praktiknya masih banyak guru yang belum memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam memanfaatkan kecerdasan buatan sebagai bagian dari strategi pembelajaran. Kondisi ini menunjukkan pentingnya penguatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi secara efektif, kreatif, dan pedagogis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan guru Sekolah Dasar dalam memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop dan pendampingan yang berfokus pada pengenalan konsep dasar kecerdasan buatan, pemanfaatan berbagai aplikasi AI dalam perencanaan pembelajaran, pembuatan bahan ajar, serta pengembangan media pembelajaran yang menarik dan adaptif. Kegiatan ini menghasilkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai alat bantu pembelajaran. Guru juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam merancang materi ajar, membuat soal, serta mengembangkan aktivitas pembelajaran yang berpusat pada siswa. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru sebesar 35% berdasarkan skor pre-test dan post-test, serta berhasil dihasilkannya 10 modul ajar berbasis AI. Dampak positif dari kegiatan ini terlihat jelas melalui meningkatnya kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam kegiatan pembelajaran, sehingga proses belajar-mengajar menjadi lebih efektif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Kegiatan  ini berkontribusi dalam memperkuat kompetensi digital guru serta mendorong terciptanya praktik pembelajaran yang inovatif dan berkualitas di sekolah dasar.
Edukasi Literasi Keuangan Digital bagi Pelajar SMKN 1 Jrengik sebagai Upaya Pencegahan Risiko Keuangan di Era Digital Faisol Faisol; Wahyu Liana
Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner Vol. 1 No. 02 (2026): ISSUE APRIL
Publisher : Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelajar SMKN 1 Jrengik mengenai pentingnya literasi keuangan digital dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di tengah perkembangan teknologi pada era digital. Pendekatan edukatif dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan penyampaian materi secara sistematis mengenai konsep dasar literasi keuangan, pengenalan layanan keuangan digital. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa edukasi literasi keuangan digital yang dilaksanakan mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelajar dalam mengelola keuangan secara bijak di era digital. Hal ini didukung oleh hasil evaluasi pre-test dan post-test yang menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator, yaitu pemahaman literasi keuangan dasar dari 55% menjadi 82%, pengetahuan layanan keuangan digital dari 60% menjadi 85%, serta kesadaran terhadap risiko keuangan digital dari 50% menjadi 80%, dengan rata-rata peningkatan keseluruhan sebesar 27%. Selain itu, melalui metode edukatif yang interaktif, siswa tidak hanya memahami konsep dasar dan manfaat layanan keuangan digital, tetapi juga mampu mengenali risiko serta pentingnya menjaga keamanan data pribadi dan bersikap kritis terhadap informasi keuangan. Dengan demikian, kegiatan edukasi literasi keuangan digital ini diharapkan dapat membentuk perilaku keuangan yang lebih bertanggung jawab pada generasi muda serta membantu mereka dalam memanfaatkan perkembangan teknologi keuangan secara positif dan terhindar dari berbagai risiko keuangan di era digital.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Diversifikasi Produk Abon Ikan dan Inovasi Pengemasan di Ohoi Denwet, Maluku Tenggara Lidya Supit; Shahrul Aditya; Nurhayati Bugis; A.Kachsyfur Djasim Ilyas Paenrongi; Nadira Fakoubun
Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner Vol. 1 No. 02 (2026): ISSUE APRIL
Publisher : Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ohoi Denwet merupakan wilayah pesisir yang memiliki potensi sumber daya perikanan yang cukup melimpah, namun pemanfaatannya oleh masyarakat masih didominasi oleh penjualan ikan dalam bentuk segar sehingga nilai tambah produk belum optimal. Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam diversifikasi produk olahan ikan serta teknik pengemasan yang masih sederhana menjadi salah satu kendala dalam pengembangan usaha pengolahan hasil perikanan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah serta meningkatkan kemampuan dalam pengemasan produk yang higienis dan menarik. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi mengenai diversifikasi produk perikanan, pelatihan, pembuatan abon ikan serta pelatihan teknik pengemasan produk. Peserta kegiatan adalah masyarakat Ohoi denwet yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayanan dan pelaku usaha pengolahan hasil perikanan skala rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah ikan menjadi abon ikan serta pemahaman mengenai teknik pengemasan produk yang lebih higienis dan menarik. Secara kuantitatif peningkatan pengetahuan peserta berdasarkan hasil pre-test mengalami kenaikan 40% menjadi 80%. Selain itu peserta mampu memproduksi abon ikan secara mandiri selama pelatihan. Namun demikian pada tahap awal kegiatan, sebagai  peningkatan pengetahuan masih bersifat kualitatif umum sehingga diperlukan pengukuran yang lebih rinci dan berkelanjutan untuk memperoleh data yang lebih presisi. Kegiatan ini diharapakan dapat meningkatkan nilai tambah produk perikanan serta membuka peluang usaha berbasis potensi lokal bagi masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 10