cover
Contact Name
Sheila Ayu Pratama
Contact Email
sheilapratama@unesa.ac.id
Phone
+6282336424221
Journal Mail Official
jkptbunesa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ketintang, Ketintang, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : 31090893     DOI : https://doi.org/10.26740
Core Subject : Education, Social,
Focus and Scope Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan (JKPTB) promotes research in the broad field of Education Research and Technology (including such disciplines as Building Engineering Education, Vocational Education, etc.) with particular respect to Indonesia, but not limited to authorship or topical coverage within the region. Contributions are expected from senior researchers, project managers, research administrators and undergraduate/postgraduate students at advanced stages of their research, representing both public organizations and private industry. Equally, the journal if intended for scholars and students, reseachers working at research organizations and government agencies, and also for enterprises undertaking applied R&D to lead innovations. The editorial contents and elements that comprise the journal include: Theoretical articles Empirical studies Practice-oriented papers Case studies Review of papers, books, and resources. As far as the criteria for evaluating and accepting submissions is concerned, a rigorous review process will be used. Submitted papers will, prior to the formal review, be screened so as to ensure their suitability and adequacy to the journal. In addition, an initial quality control will be performed, so as to ensure matters such as language, style of references and others, comply with the journal“s style. The below mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Vocational and Building Engineering Educational field. Teaching and learning in building engineering and civil engineering education Evaluation, assessment, and certification in building engineering and civil engineering education, human resources management in civil engineering and building engineering education Vocational resources in building engineering and civil engineering education Policy and contemporary issues in building engineering and civil engineering education Other things related to Building Engineering and Civil Engineering Education
Articles 548 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT (MMP) PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK KELAS X TEKNIK BANGUNAN DI SMKN 1 SIDOARJO ACHMAD ARDHI P
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-86 Periode 2 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu usaha yang dilakukan dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya.Upaya yang dilakukan Pemerintah yaitu dengan menerapkan kurikulum 2013, kurikulum yang menekankan siswa harus aktif. Model pembelajaran merupakan salah satu alternative yang dapat merubah cara belajar siswa. Model pembelajaran pada penelitian ini adalah Missouri Mathematics Project (MMP). MMP merupakan suatu program yang dirancang untuk membantu guru secara efektif menggunakan latihan-latihan agar guru mampu membuat siswa mendapat perolehan yang menonjol dalam prestasinya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran MMP tersebut pada kompetensi dasar menganalisis konstruksi balok sederhana (rol dan sendi) yang dilihat berdasarkan hasil nilai akhir dan juga pengamatan kegiatan belajar siswa selama kegiatan belajar berlangsung maupun kegiatan mengajar guru di kelas. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Penilaian Tindakan Kelas (PTK) dengan subyek penelitian siswa kelas X Teknik Bangunan di SMKN 1 Sidoarjo, guru dan model pembelajaran sebagai objeknya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui lembar pengamatan observasi kegiatan mengajar guru dan siswa, dan lembar test hasil belajar (Posttest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat peningkatan hasil belajar sebesar rata-rata 46% siswa tuntas dari siklus I menjadi 77% pada siklus II. Kegitan mengajar guru di kelas pada siklus I rata-rata mendapatkan skor 40 dengan kriteria kurang baik, dan rata-rata yang didapat dari siklus II adalah 61 dengan kriteria baik. Kegitan belajar siswa di kelas pada siklus I rata-rata mendapat skor 27 dengan kriteria kurang baik dan pada siklus II mendapatkan rata-rata skor 38 dengan kriteria baik. Dengan demikian, model pembelajaran Missouri Mathematics Project dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran mekanika teknik di SMKN 1 Sidoarjo. Kata Kunci : Missouri Mathematics Project, Peningkatan Hasil Belajar Education is one of the way can do and planned for make situation study active for students develop her potential. The way whose Government do for it is application curriculum 2013, this curriculum have to make student study active.Learning model is one of way for change method study. The application learning model in this through is Missouri Mathematics Project (MMP), MMP is one program whose designed for helping teachers use more exercise so that she make the improvement in value. The research was conducted aiming to improve student learning outcomes through the application of Missouri Mathematics Project (MMP) learning model on the basic competence of analyzing the construction of simple beams (rollers and joints) that are examined based on the final scores and also the observation of learning activities of students during the learning process and teaching activities. The type of research used in this study is Penilaian Tindakan Kelas (PTK) in which students in class 10-Engineering Building at SMKN 1 Sidoarjo are being the subject of the study, teachers and than throught of learning model as object. Data collection techniques in this study were obtained through observation sheet used to observe teaching activities of teachers and students, and test sheet of learning outcomes (Post Test). The result shows that there is an improvement of learning outcomes by an average 46% of students completed the first cycle to 77% in the second cycle. Teaching activities of teacher in the first cycle has average score is 40 for bad criteria and in the second cycle has average score is 61 with good criteria. Further, the learning activities of students in the first cycle has average score is 27 for bad criteria and in the second cycle has average score is 38 with good criteria Accordingly, MMP learning model may improve student learning outcomes in the subject of Mechanical Engineering. Keywords : Missouri Mathematics Project, The Improvement of Learning Outcomes
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATA PELAJARAN MENGGAMBAR KONSTRUKSI BANGUNAN KELAS XI TGB DI SMK NEGERI 1 MOJOKERTO YUL PAULINA BOBOY
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-86 Periode 2 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH PENGGUNAAN METODE TRIAL AND ERROR MELALUI PENGAJARAN EXPLICIT INSTRUCTION TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK KELAS X TGB DI SMK NEGERI 1 MOJOKERTO HASRIANI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-86 Periode 2 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat pembelajaran di SMK Negeri 1 Mojokerto menunjukkan bahwa guru masih mengajar dengan menggunakan metode konvensional. Dari hasil wawancara kepada guru produktif mata pelajaran mekanika teknik sebelum dilaksanakan remidi masih ada beberapa siswa yang belum mencapai KKM sebesar 75. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar setelah menggunakan metode Trial and Error melalui pengajaran langsung (Explicit Instruction) pada mata pelajaran mekanika teknik. Jenis penelitian yang digunakan adalah True Eksperimental Design dengan model pretest &ndash; posttest control group design. Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun ajaran 2014/ 2015 di SMK Negeri 1 Mojokerto. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Teknik Gambar Bangunan sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X TGB 1 berjumlah 34 orang dan kelas X TGB 2 berjumlah 35 orang. Teknik analisis data untuk perangkat pembelajaran divalidasi dianalisis secara deskriptif, pengamatan keterlaksanaan pembelajaran juga dianalisis secara deskriptif sedangkan analisis hasil belajar siswa dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t dua pihak. Hasil validasi seluruh perangkat pembelajaran yang telah dibuat dinyatakan layak atau valid sedangkan pengamatan keterlaksanaan pembelajaran menunjukkan hasil dengan kriteria baik. Hasil belajar siswa kelas kontrol (X TGB 1) dengan model pembelajaran konvensional mendapatkan nilai rata &ndash; rata 74,76 dan dari 25 siswa dinyatakan lulus. Sedangkan hasil belajar siswa kelas eksperimen (XTGB 2) dengan metode trial and error melalui pengajaran explicit instruction mendapatkan nilai rata &ndash; rata 81,34 dan dari 31 siswa dinyatakan lulus dan 4 orang dinyatakan tidak lulus. Hasil uji-t diketahui nilai hasil perhitungan uji-t hitung < t tabel yaitu -2,841 < 2,034 maka Ho diterima dan Ha ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih besar dari hasil belajar kelas kontrol. Kata Kunci: Explicit Instruction (EI), Mekanika Teknik, Hasil Belajar. At the time of learning in SMK Negeri 1 Mojokerto show that teachers still teach using conventional methods. From interviews to teachers of productive subjects before being implemented remedial engineering mechanics there are still some students who have not reached the KKM amounted to 75. The purpose of the study is to examine outcomes after using the trial and error method through teaching explicit instruction on the subjects of engineering mechanics. This type of research is True Experimental Design model pretest - posttest control group design. This research was conducted in the second semester of the academic year 2014/2015 at SMK Negeri 1 Mojokerto. The population in this study were students of class X Architecture Engineering while samples in this study were students of class X TGB 1 amounted to 34 and class X TGB 2 amounted to 35 people. Data analysis techniques for learning devices validated analyzed by descriptive, observational study carried out also analyzed descriptively while analysis of student learning outcomes is done with normality test, homogeneity, and t-test two parties. The results of the validation entire learning tools that have been created otherwise feasible or valid while learning accomplished observations show results with both criteria. Control class student learning outcomes (TGB X 1) with conventional learning models gain value - average 74.76 and 25 students passed. While the experimental class student learning outcomes (XTGB 2) the method of trial and error through the teaching of explicit instruction to get value - average of 81.34 and 31 students passed and 4 did not pass. The results of the t-test known value calculation results of test-t <t table is -2.841 <2.034 then Ho is accepted and Ha rejected so that it can be concluded that the experimental class student learning outcomes is greater than the control class learning outcomes. Keywords: Explicit Instruction (EI), Engineering Mechanics, Learning Outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MENGGAMBAR KONSTRUKSI PINTU DAN JENDELA DENGAN PERANGKAT LUNAK DI SMK NEGERI 1 BLITAR MOCHAMMAD RAFKY HANIFIANTO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-86 Periode 2 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah hasil belajar siswa di SMK Negeri 1 Blitar dilihat dari nilai ulangan harian didapatkan banyak siswa yang tidak tuntas dengan Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yaitu 75 dan ketuntasan belajar belum memenuhi syarat. Hasil observasi diperoleh nilai ulangan harian kelas X TGB-1 yang berjumlah 35 siswa, yang tidak tuntas dalam belajar berjumlah 22 siswa dengan persentase ketuntasan 37%. Berdasarkan uraian tersebut menunjukkan bahwa hasil belajar pada mata pelajaran Menggambar Teknik dengan Perangkat Lunak siswa SMK Negeri 1 Blitar kurang baik. Terkait dengan hasil penelitian di atas dan permasalahan-permasalahan yang telah ditemukan di SMKN 1 Blitar, maka untuk mengatasi masalah-masalah tersebut dipilih strategi model pembelajaran yaitu model pembelajaran Student Facilitator and Explaining untuk meningkatkan hasil belajar. model pembelajaran Student Facilitator and Explaining merupakan model pembelajaran dimana siswa/siswa belajar mempresentasikan ide/pendapat pada rekan siswa lainnya. Model pembelajaran Student Facilitator and Explaining merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang melibatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebanyak 2 siklus. Variabel-variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah hasil belajar psikomotorik peserta didik, pengamatan terhadap kemampuan guru pada saat menerapkan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining, pengamatan aktivitas peserta didik pada saat penerapan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining, dan hasil respon peserta didik terhadap penerapan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X - TGB 1 Program Keahlian Bangunan SMK Negeri 1 Blitar semester 1 (gasal) tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 35 peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ketuntasan hasil belajar psikomotorik peserta didik secara klasikal pada siklus I sebesar 54,29%, meningkat menjadi 82,86% pada siklus II. (2) Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran menunjukkan adanya peningkatan skor dimulai dari siklus I mendapat skor 3,09 dan diklasifikasikan cukup, kemudian meningkat menjadi 4,09 dan diklasifikasikan baik pada siklus II. (3) Pengamatan aktivitas peserta didik menunjukkan adanya peningkatan skor, dimulai dari siklus I mendapat skor 2,50 dan diklasifikasikan kurang baik, kemudian meningkat menjadi 4,06 dan diklasifikasikan baik pada siklus II. (4) Hasil respon peserta didik mengalami peningkatan tiap siklusnya, dimulai dari siklus I mendapat rata-rata persentase 79% dan diklasifikasikan baik, kemudian meningkat rata-rata persentasenya menjadi 94% dan diklasifikasikan sangat baik pada siklus II. Berdasarkan hasil dan analisa data yang diperoleh selama pelaksanaan penelitian maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Student Facilitator and Explaining sangat baik diterapkan pada materi Menggambar Konstruksi Pintu dan Jendela. Saran yang dapat disampaikan kepada guru dan peneliti yang menggunakan pembelajaran dengan model Student Facilitator and Explaining adalah Bagi tutor dan guru hendaknya memiliki peta konsep yang yang sama dalam memberikan materi dan bimbingan bagi siswa, agar siswa tidak bingung akan konsep manakah yang akan digunakan pada pembelajaran. Kata kunci: Student Facilitator and Explaining, hasil belajar siswa, AutoCad. The background of this research is the results for students at SMK Negeri 1 Blitar seen from daily test values obtained many students who did not complete the Mastery Criteria Minimum (KKM) is 75 and complete learn yet qualified. Results observation of daily test values obtained TGB class X-1, amounting to 35 students, which is not completed in amounting to 22 students with learning completeness percentage of 37%. Based on these descriptions shows that learning results in subjects with Engineering Drawing with Software in SMK Negeri 1 Blitar unfavorable. Related to the above results and problems that have been found in SMK 1 Blitar, then to cope these problems have strategies learning model is a learning model Student Facilitator and Explaining to improve learning results. Learning model Student Facilitator and Explaining is a model of learning in which the students learn present ideas on other students colleagues. Learning model Student Facilitator and Explaining is one model of cooperative learning involving active students in the learning process. The method used is Classroom Action Research (PTK) as much as 2 cycles. The variables examined in this study is the result of learning psychomotor participants students, observations of the ability of the teacher at the time of applying the learning model Student Facilitator And Explaining, observing the students activity at the time of application of the model Student Learning Facilitator And Explaining, and results of students responses to application learning model of Student Facilitator And Explaining. Subjects in this study are students of class X - TGB 1 Building Skills Program SMK Negeri 1 Blitar half of 1 (odd) in the academic year 2015/2016, amounting to 35 students. The results of this study indicate that (1) completeness of psychomotor learning results of participants classically students in the first cycle of 54.29%, increased to 82.86% in the second cycle. (2) Teacher ability to manage learning showed increased scores starting from the first cycle got a score of 3.09 and classified enough, then increased 4.09 and classified good the second cycle. (3) Observation of students activities showed an increased score, starting from first cycle got a score of 2.50 and classified as poor, then increased to 4.06 and classified good on the second cycle. (4) The results of the responses of students has increased each cycle, starting from first cycle got an average percentage of 79% and classified good, then increased to 94% and classified very good on the second cycle. Based on the results and analysis of data obtained during the execution of the research, it can be concluded that the learning model Student Facilitator and Explaining excellent applied to the material Drawing Construction Doors and Windows. Suggestions can be submitted teachers and researchers who use the learning model Student Facilitator and Explaining is for tutors and teachers should have the same concept maps in provide materials and guidance for students, so that students do not confuse the concept of which will be used in learning. Keywords: Student Facilitator and Explaining, student learning results, AutoCad
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN SQ3R DENGAN MENGGUNAKAN HANDOUT PADA KOMPETENSI DASAR MEMAHAMI KONSTRUKSI KUSEN PINTU DAN JENDELA KELAS X TGB SMKN 2 BOJONEGORO MUHAMMAD BISHRUL KHOFI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-86 Periode 2 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN LECTORA INSPIRE PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN SISWA KELAS X TKBB DI SMKN 1 BENDO MAGETAN DIMAS WAHYU ERTIANTO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-86 Periode 2 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknik Kontruksi Batu Beton (TKBB) merupakan salah satu kompetensi keahlian pada SMK. Kompetensi keahlian TKBB terdapat mata pelajaran konstruksi bangunan yang merupakan mata pelajaran produktif yang mempelajari mengenai teori dan pelaksanaan konstruksi bangunan di lapangan. Pada mata pelajaran konstruksi bangunan siswa merasa kesulitan memahami mata pelajaran karena isi materi pelajaran lebih banyak membahas mengenai pelaksanaan pekerjaan konstruksi di lapangan sementara sumber utama siswa belajar dan memperoleh informasi didapat dari guru dan mencatat pada buku catatan. Media pembelajaran yang digunakan yaitu berbasis komputer menggunakan Lectora Inspire, hal ini memungkinkan terlaksananya kegiatan belajar mandiri untuk mengatasi kesulitan belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah media pembelajaran menggunakan Lectora Inspire layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar mata pelajaran konstruksi bangunan kelas X TKBB di SMKN 1 Bendo Magetan. Penulisan ini merupakan hasil penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) yaitu pengembangan media pembelajaran dengan menggunakan Lectora Inspire pada mata pelajaran konstruksi bangunan dengan tahapan pendahuluan, pengembangan, dan pengujian produk. Sedangkan tahap produksi massal tidak dilaksanakan. Tahap pengujian produk dilakukan melalui uji coba kepada 30 siswa kelas X TKBB di SMKN 1 Bendo Magetan. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa media pembelajaran menggunakan Lectora Inspire yang dikembangkan layak digunakan dengan hasil validasi kelayakan media didapat nilai akhir sebesar 3,68, diperoleh dari akumulasi nilai rata-rata tampilan media sebesar 3,72 dan isi materi media sebesar 3,64. Hasil belajar siswa menunjukkan sebagian besar telah memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) serta didapatkan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 78,50. Kata Kunci: Pengembangan Media Pembelajaran, Lectora Inspire, Konstruksi Bangunan. Concrete Stone Construction Technique (TKBB) is one of the vocational competency skills. There is a construction subject that have to be learnt on TKBB competency skill which is learn about the theory and the implementation of construction in the field. Students found difficulties on learning construction subject because most of the subject&rsquo;s material is discuss about the implementation of construction&rsquo;s job in the field meanwhile the main source of the students to learnt and gained information only obtained from teachers and noted in the notebook. The learning media that used was computer based using Lectora Inspire. It allowed the implementation of self-learning activities to resolve the student&rsquo;s learning difficulties. The objective of this study was to discover whetherLectora Inspire Media is feasible to be used for teaching and learning activity of construction subject in tenth graders of TKBB in SMKN 1 BendoMagetan. This essay is the result of research and development (R&D), namely Interactive Learning Media Development Using Lectora Inspire toward Construction Subject by stages of introduction, development and product examination while the stage of mass productionwas not implemented. The examination stage had done through a trial toward the tenth graders of TKBB in SMK 1 Bendo, Magetan. Based on the research data analysis result showed that learning media developed using Lectora Inspire decent for use by the media feasibility validation results obtained final value of 3.68, was obtained from the accumulated average value of 3.72 for media display and 3,64 for media material content. Learning outcomes of students shows most already meet the minimum completeness criteria (KKM) and obtained an overall average valuewas 78.50. Keywords: Learning Media development, Lectora Inpire, Construction Subject.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) DENGAN PENGGUNAAN HAND OUT (HO) TERHADAP HASIL BELAJAR MATA DIKLAT ILMU BANGUNAN SISWA KELAS X TGB SMK NEGERI 1 MOJOKERTO MOHAMMAD JAINURI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-86 Periode 2 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pembelajaran merupakan alat untuk mencapai tujuan pengajaran yang ingin dicapai, sehingga semakin baik penggunaan metode pembelajaran semakin baik hasil yang diperoleh dalam proses belajar mengajar. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran GI dengan penggunaan HO, (2) untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah menerapkan metode pembelajaran GI dengan penggunaan HO. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Subyek penelitiannya adalah siswa kelas X TGB 1 dan X TGB 2 SMK Negeri 1 Mojokerto yang berjumlah 35 siswa pada masing-masing kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan dan tes hasil belajar. Instrumen yang digunakan adalah lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran dan tes hasil belajar siswa. Teknik analisis yang digunakan adalah persentase dan uji t untuk mengetahui perbedaan hasil belajar yang disajikan dalam bentuk diagram. Hasil analisis penelitian menggunakan metode pembelajaran GI dengan penggunaan HO adalah: (1) hasil pengamatan terhadap keterlaksanaan proses pembelajaran tatap muka I menunjukkan kriteria baik dengan persentase 78,53%, tatap muka II menunjukkan kriteria baik dengan persentase 80,13%, tatap muka III menunjukkan kriteria sangat baik dengan persentase 84,94%, dan tatap muka IV menunjukkan kriteria sangat baik dengan persentase 88,14%, (2) terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan pada hasil uji t antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kata Kunci: Metode Group Investigation, Hand Out, Lembar Pengamatan Keterlaksanaan Pembelajaran, Hasil Belajar Siswa The learning method is a means to achieve teaching objectives to be achieved, so the better the learning method, the better the results obtained in the learning process. The purpose of this study are: (1) to determine the learning realized GI with used HO. (2) to determine student learning outcomes after applying the learning GI method with the use HO. This type of research is experimental research. Subject of research is the class X TGB 1 and X TGB 2 SMK Negeri 1 Mojokerto, amounting to 35 students in each class. Data collection techniques used are the test results of study and observation. The instruments used were observation sheet realized tests of learning and student learning outcomes. The analysis technique used is the percentage and t-test to determine differences in learning outcomes are presented in the form of a diagram. The results of the analysis teaching GI method with the use of HO is: (1) the observation of the learning process face to face I show good criteria with the percentage of 78.53%, face to face II showed good criteria with the percentage of 80.13%, face to face III indicate the criteria very well with a percentage of 84.94%, and face to face IV show the criteria very well with a percentage of 88.14%, (2) there is a significant difference in learning outcomes at t test between the experimental class and control class. Keywords: Method Group Investigation, Hand Out, Observation Sheet Learning, Student Learning Outcomes
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN SAVI (SOMATIC, AUDITORY, VISUALLIZATION, AND INTELLECTUAL) DAN KONVENSIONAL PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN PERALATAN UKUR JENIS OPTIK KELAS X TGB DI SMKN 1 KEDIRI WAHYU CAHYA NING T
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-86 Periode 2 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ANALISIS INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN MENGGAMBAR PERANGKATLUNAK PADA SISWA KELAS 2 TEKNIK GAMBAR BANGUNAN DI SMKN 1 SIDOARJO RIDHO SETYO GUNAWAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-86 Periode 2 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian analisis dilakukan untuk mengetahui (1) kesesuaian instrumen perangkat pembelajaran dan kurikulum 2013, (2) format instrumen penilaian yang dapat digunakan untuk mengukur kompetensi Menggambar dengan Perangkat Lunak. Data penelitian diperlukan untuk menjaring kesepakatan format instrumen penilaian. Penelitian dilakukan di SMKN 1 Sidoarjo pada mata pelajaran Menggambar dengan Perangkat Lunak. Proses penjaringan data melalui wawancara dan diskusi dengan para ahli. FGD dilakukan setelah melakukan identifikasi pada dokumen perangkat pembelajaran yang terdiri dari : Silabus, RPP, Perangkat UKK, kisi-kisi LKS. Tahapan penelitian adalah : (1) Studi dokumen sebagai tahap analisis kebutuhan yang dilanjutkan pada tahap perencanaan perangkat penilaian, (2) FGD sebagai tahap pengambilan keputusan mengenai rancangan format penilaian yang didukung dengan data wawancara. Hasil penelitian adalah : (1) instrumen perangkat pembalajaran yang disepakati sesuai dengan kurikulum 2013 (2) format instrumen yang telah disepakati dapat digunakan untuk menilai Menggambar dengan Perangkat Lunak 2 dimensi di SMKN 1 Sidoarjo. Kata Kunci: Analisis instrumen, FGD, Format penilaian. Research analysis conducted to determine (1) the suitability of the instruments of learning and the curriculum in 2013, (2) the assessment instrument that can be used to measure the competence Drawing with the Software. The research data needed to capture the assessment instrument agreement. The study was conducted in SMK 1 Sidoarjo on subjects Drawing with the Software. Netting process data through interviews and discussions with experts. FGD conducted after the identification documents learning device comprising: syllabus, lesson plans, tools UKK, grating LKS. Stages of the study are: (1) The study documents as needs analysis phase continued at the planning stage assessment tools, (2) FGD as a decision-making stage on the draft format that is supported by data assessment interview. Results of the study are: (1) instruments agreed pembalajaran device according to the curriculum in 2013 (2) format agreed instruments can be used to assess Drawing with 2-dimensional Software in SMK 1 Sidoarjo. Keywords: Analysis instruments, FGD, Format ratings.
PENGGUNAAN MACROMEDIA CAPTIVATE DENGAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP PENCAPAIAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GAMBAR KONSTRUKSI DI SMK NEGERI 5 SURABAYA DIAJENG TRIHARYANTI ANGREINI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-86 Periode 2 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar menggunakan metode pembelajaran Group Investigation (GI) dengan media Macromedia Captivate pada materi pelajaran gambar konstruksi materi kusen, pintu dan jendela; dan respon siswa menggunakan metode (GI) dengan media Macromedia Captivate. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan kelas eksperimen dan kelas kontrol yang dilakukan secara bergantian. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui lembar test hasil belajar siswa pada pertemuan I, II dan ke III ke las XI GB 1 dan XI GB 2 di SMK Negeri 5 Surabaya dan lembar angket respon siswa yang diberikan pada akhir pertemuan. Uji t dihitung menggunakan program IBM SPSS Statistics 20. Rata-rata kelayakan media dapat dihitung dengan total jumlah nilai skor dari nomor item 1 sampai 10 (44) dibagi dengan banyak nomor item (11) yang mempunyai nilai hasil (4=baik). Berdasarkan perhitungan uji t pertemuan ke I didapatkan nilai thitung > ttabel (2,392 > 1,999), perhitungan uji t pertemuan ke II didapatkan nilai thitung > ttabel (3,111 > 1,999), perhitungan uji t pertemuan ke III didapatkan nilai thitung > ttabel (2,558 > 1,999), Artinya, terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas yang menerapkan metode pembelajaran kooperatif tipe GI dengan menggunakan media Macromedia Captivate dan kelas yang menerapkan metode pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe metode (GI) dengan media Macromedia Captivate terhadap hasil belajar siswa pada materi kusen, pintu dan jendela. Kata Kunci : Macromedia Captivate, Group Investigation (GI), Hasil Belajar Siswa, Respon Siswa. This study aims to determine the results of learning teaching methods Group Investigation (GI) with Macromedia Captivate media on the subject matter of construction material picture frames, doors and windows; and the response of the students using the method (GI) with media Macromedia Captivate. This type of research is a quasi experiment with experimental class and control class conducted alternately. Collecting data in this study were obtained through the test sheet student learning outcomes at the meeting I, II and III to weld XI and XI GB 1 GB 2 in SMK Negeri 5 Surabaya and sheet student questionnaire responses given at the end of the meeting. T test calculated using IBM SPSS Statistics 20 program. . The average media feasibility can be calculated by the total score value of the item numbers 1 through 10 (44) divided by the lot number of items (11) which has a value of (4 = excellent). Based on the calculation t test meeting to I obtained the value t count > t table (2.392> 1.999), the calculation t test meeting II obtained tcount > ttable (3,111> 1,999), the calculation t test meeting to III obtained tcount> t table (2,558> 1,999 ), means that there are differences in learning outcomes between classes that implement cooperative learning methods GI using Macromedia Captivate and media class that implements the conventional teaching methods. Thus, cooperative learning model method (GI) with Macromedia Captivate media on student learning outcomes in material sills, doors and windows. Keyword : Macromedia Captivate, Group Investigation (GI), Student Result Test, Student Response.

Page 10 of 55 | Total Record : 548