cover
Contact Name
Sheila Ayu Pratama
Contact Email
sheilapratama@unesa.ac.id
Phone
+6282336424221
Journal Mail Official
jkptbunesa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ketintang, Ketintang, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : 31090893     DOI : https://doi.org/10.26740
Core Subject : Education, Social,
Focus and Scope Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan (JKPTB) promotes research in the broad field of Education Research and Technology (including such disciplines as Building Engineering Education, Vocational Education, etc.) with particular respect to Indonesia, but not limited to authorship or topical coverage within the region. Contributions are expected from senior researchers, project managers, research administrators and undergraduate/postgraduate students at advanced stages of their research, representing both public organizations and private industry. Equally, the journal if intended for scholars and students, reseachers working at research organizations and government agencies, and also for enterprises undertaking applied R&D to lead innovations. The editorial contents and elements that comprise the journal include: Theoretical articles Empirical studies Practice-oriented papers Case studies Review of papers, books, and resources. As far as the criteria for evaluating and accepting submissions is concerned, a rigorous review process will be used. Submitted papers will, prior to the formal review, be screened so as to ensure their suitability and adequacy to the journal. In addition, an initial quality control will be performed, so as to ensure matters such as language, style of references and others, comply with the journal“s style. The below mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Vocational and Building Engineering Educational field. Teaching and learning in building engineering and civil engineering education Evaluation, assessment, and certification in building engineering and civil engineering education, human resources management in civil engineering and building engineering education Vocational resources in building engineering and civil engineering education Policy and contemporary issues in building engineering and civil engineering education Other things related to Building Engineering and Civil Engineering Education
Articles 548 Documents
PENGEMBANGAN JOBSHEET PADA MATA PELAJARAN PRAKTIK KERJA BATU UNTUK SISWA KELAS XI BBT SMK NEGERI 1 MADIUN ADE TRIANA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v2i2.15837

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil uji coba jobsheet pada mata pelajaran praktik kerja batu, dan untuk mendapatkan hasil pengajaran keterampilan yang optimal. Diterapkannya Jobsheet pada mata pelajaran praktik kerja batu dapat secara mandiri meningkatkan dan menggunakan pengetahuannya sehingga dapat meningkatkan hasil belajar. Penggunaan Jobsheet sebagai alat atau perangkat pembelajaran yang terarah dan jelas didalamnya sudah terdapat tujuan praktik, bahan dan alat, langkah-langkah pelaksanaan, kesehatan dan keselamatan kerja, serta hasil kerja tersebut agar mempermudah siswa dalam melaksanakan praktik kerja batu. Sasaran penelitian yaitu siswa kelas XI BBT SMK Negeri 1 Madiun tahun pelajaran 2014/2015. Metode penelitian ini adalah jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R & D). Tahap-tahap yang digunakan dalam penelitian yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, dan ujicoba produk. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui hasil validasi perangkat pembelajaran, jobsheet, keterlaksanaan perangkat pembelajaran, angket respon siswa, dan tes hasil belajar yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif yang dinyatakan dalam persentase. Adapun perangkat pembelajaran yang digunakan adalah silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, dan soal kemudian bahan ajar jobsheet, keterlaksanaan perangkat pembelajaran, angket respon siswa dan hasil belajar. Hasil validasi yang telah dilakukan oleh validator menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang digunakan dinyatakan layak dengan kriteria persentase 77,23%. Hasil perhitungan rata-rata rating jobsheet dinyatakan layak dengan kriteria persentase 78,6%. Hasil dari perhitungan rata-rata rating keterlaksanaan perangkat pembelajaran dinyatakan cukup dengan kriteria persentase 61,4%. Hasil perhitungan rata-rata rating angket respon siswa dinyatakan pembelajaran layak menggunakan jobsheet dengan kriteria persentase 73,26%. Perhitungan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran praktik kerja batu setelah menggunakan jobsheet dinyatakan baik dengan menunjukkan persentase 78,4%. Hasil penelitian disimpulkan bahwa pengembangan jobsheet yang dikembangkan pada mata pelajaran praktik kerja batu layak digunakan untuk pembelajaran praktik kerja batu di kelas XI BBT SMK Negeri 1 Madiun. Keterlaksanaan perangkat pembelajaran didalam proses pembelajaran dinyatakan cukup baik begitu juga dengan angket respon siswa dan hasil belajar dinyatakan baik. Kata Kunci : Pengembangan Jobsheet, Praktik Kerja Batu, Hasil Belajar Siswa. This study aims to find out the test results on the subjects jobsheet stone working practices, and to get the optimal teaching skills. Jobsheet implementation on the subjects of stone working practices can independently increase and use knowledge so as to improve learning outcomes. The use Jobsheet as a learning tool or focused and clear in it have a purpose practices, materials and tools, implementation steps, health and safety, as well as its efforts in order to facilitate students in carrying out the practice of stone work. Goal of research is a class XI student of SMK Negeri 1 Madiun BBT academic year 2014/2015. This research method is the kind of research and development or Research and Development (R & D). The stages used in the study of the potential and problems, data collection, product design, design validation, and test products. Collecting data in this study was obtained through the results of the validation study, jobsheet, the implementation of learning tools, student questionnaire responses, and test results were analyzed descriptively studied quantitatively expressed as a percentage. The learning device used is the syllabus, lesson plan, and then the matter of teaching materials jobsheet, keterlaksanaan learning tools, student questionnaire responses and learning outcomes. The results of the validation has been done by the validator indicates that the learning device that used to be feasible with the criteria of percentage of 77.23%. The result of the calculation of the average rating criteria jobsheet declared eligible by the percentage of 78.6%. The results of the calculation of the average rating enforceability of the learning device is expressed simply by the criteria of percentage of 61.4%. The result of the calculation of the average rating learning student questionnaire responses otherwise be feasible using the criteria jobsheet percentage of 73.26%. Calculation results of student learning in the subjects of stone working practices after using jobsheet expressed either by showing the percentage of 78.4%. The final conclusion is that the development jobsheet developed on the subjects of decent work practices stone used for stone work practice learning in class XI BBT SMK Negeri 1 Madiun. The implementation of a learning tool in the learning process otherwise quite good as well as the student questionnaire responses and better learning outcomes stated. Keywords : Jobsheet Development, Job Training Stone, Student Results
HUBUNGAN PENGETAHUAN MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK DAN MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN GAMBAR KONSTRUKSI BANGUNAN DI SMK NEGERI 7 SURABAYA SUBKHAN ARI YANTO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v2i2.15942

Abstract

Menurut teori Gestalt dalam Slameto (2003:9) “belajar yang penting bukan mengulangi hal-hal yang harus dipelajari tetapi mengerti apa yang telah dipelajari”. Salah satu prinsip belajar menurut Gestalt adalah adanya transfer. Transfer yaitu pengaruh hasil belajar yang telah diperoleh pada waktu yang lalu terhadap proses belajar yang dilakukan kemudian. Hal ini menjadi dasar bahwa nilai atau hasil belajar yang diperoleh siswa merupakan bentuk dari pemahaman siswa pada mata pelajaran tertentu yang diajarkan sebelumnya. Berdasarkan konsep tersebut, maka dilakukan konsultasi dengan Kepala Jurusan Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 7 Surabaya, dan hasilnya bahwa mata pelajaran Gambar Konstruksi Bangunan merupakan mata pelajaran yang identik dengan jurusan TGB di SMK Negeri 7 Surabaya, sehingga perlu untuk dilakukan penelitian mengenai pengetahuan mata pelajaran yang diduga memiliki hubungan terhadap keberhasilan siswa dalam mendapatkan hasil belajar yang baik pada mata pelajaran Gambar Konstruksi Bangunan. Mata pelajaran tersebut yaitu mata pelajaran Gambar Teknik dan mata pelajaran Konstruksi Bangunan. Mata pelajaran Gambar Teknik mengajarkan bagaimana cara menggambar dengan benar. Sedangkan mata pelajaran Konstruksi Bangunan mengajarkan tentang struktur suatu bangunan serta pekerjaan proyek. Penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi dengan sampel penelitian siswa SMK Negeri 7 Surabaya Jurusan TGB kelas XI (Sebelas) dan XII (Dua belas) Tahun Ajaran 2015/2016 yang telah menempuh mata pelajaran Gambar Teknik, mata pelajaran Konstruksi Bangunan, dan mata pelajaran Gambar Konstruksi Bangunan yang berjumlah 55 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Alat analisis data yang digunakan adalah program komputer SPSS versi 17. Berdasarkan hasil penelitian, mata pelajaran Gambar Teknik dan mata pelajaran Konstruksi Bangunan mempunyai pengaruh sebesar 57,6% terhadap keberhasilan siswa dalam mendapatkan hasil belajar pada mata pelajaran Gambar Konstruksi Bangunan. Hasil penelitian juga menunjukkan terjadi hubungan yang kuat antara mata pelajaran Gambar Teknik dan mata pelajaran Konstruksi Bangunan terhadap hasil belajar mata pelajaran Gambar Konstruksi Bangunan dengan nilai korelasi ganda (R) sebesar 0,759. Kata Kunci : Gambar Teknik, Konstruksi Bangunan, Gambar Konstruksi Bangunan. According to Gestalt theory in Slameto (2003: 9) "learning is important not to repeat the things that must be learned, but to understand what they have learned". One of the principles of learning by Gestalt is their transfer. Transfer that influence learning outcomes that have been acquired in the past to the learning process that ensued. This became the basis that the value or the learning results obtained by students is a form of understanding of students in certain subjects are taught before. From the base of the concept, it is done in consultation with the Head of Department of Architecture Engineering SMK Negeri 7 Surabaya, and the result is that the subjects Image Building is a subject identical to the majors TGB at SMK Negeri 7 Surabaya, so it is necessary to do research on subject knowledge suspected of having links to student success in getting a good learning outcomes in subjects Building Construction Fig. These subjects are subjects and subjects Image Engineering Building Construction. Drafting subjects taught how to draw properly. While the subjects taught Building Construction of the structure of a building as well as project work. This research is classified as quantitative research. Data were collected by using documentation method with a sample of students of SMK Negeri 7 Surabaya Programs TGB class XI (eleven) and XII (Twelve) Academic Year 2015/2016 that have taken subjects Image Engineering, Building Construction subjects, and subjects Image Building construction totaling 55 students. Data analysis technique used is multiple linear regression analysis. Data analysis tool used was SPSS version 17. Based on the results of the study, subjects and subjects Image Engineering Building Construction by 57.6% have influence on student success in getting the study on the subjects of Building Construction Fig. The results also showed that there was a strong relationship between subjects and subjects Image Engineering Building on the results of study subjects Image Building with a double correlation value (R) of 0.759. Keywords: Image Engineering, Building Construction, Building Construction Fig.
PENERAPAN MODUL PADA KOMPETENSI DASAR (KD) MEMAHAMI MACAM-MACAM PONDASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI KEAHLIHAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN DI SMK NEGERI KUDU JOMBANG ANDERIAS CHORNELIS LEMA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v2i2.16018

Abstract

Salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan membuat inovasi-inovasi baru selama proses belajar mengajar seperti penerapan modul pada kompetensi dasar (KD) memahami macam-macam pondasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI keahlihan teknik gambar bangunan di SMK Negeri Kudu Jombang. Berdasarkan hasil informasi dari guru SMK Negeri Kudu Jombang, menunjukan bahwa hasil belajar siswa yang didapatkan kurang dipahami karena tidak adanya suatu perangkat pembelajaran yang memadai seperti media modul juga salah factor penyebab pembelajaran berlangsung kurang menarik dan membosankan sehingga mengakibatkan hasil belajar menjadi rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dengan penerapan modul pada kompetensi dasar (KD) memahami macam-macam pondasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI keahlihan teknik gambar bangunan di SMK Negeri Kudu Jombang. Penelitian ini mengunakan penelitian tindakan kelas (PTK) atau biasa disebut Classroom Action Research (CAR) dikatakan PTK karena dilaksanakan didalam kelas untuk mengetahui hasil belajar siswa. sasaran dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TGB 2 di SMK Negeri Kudu Jombang semester gasal 2015/2016. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, penerapan modul pada kompetensi dasar (KD) memahami macam-macam pondasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI keahlihan teknik gambar bangunan di SMK Negeri Kudu Jombang tahun pelajaran 2015/2016 dapat meningkatkan hasil belajar siswa yaitu pada siklus I rata-rata yang diperoleh adalah 54.83% kemudian naik menjadi 83.87% pada siklus II, pengamatan guru pada siklus I mencapai 1.28 dan meningkat siklus II mencapai 3.85 kategori sangat baik, dan pengamatan siswa pada siklus I mencapai 1.14 dan meningkat pada siklus II mencapai 3.92 kategori sangat baik. Kata Kunci: Modul, Hasil Belajar. One effort to improve the quality of education is to create new innovations during the learning process as the application modules on basic competence (KD) understand the various foundations to improve learning outcomes technical skills to class XI student in SMK building image Jombang Kudu. Based on the results of teachers SMK information Jombang Kudu, shows that student learning outcomes obtained are poorly understood because of the absence of an adequate learning devices such as media module is also one factor in the learning takes place less attractive and boring, resulting in learning outcomes to be low. The purpose of this study is to improve learning outcomes with application modules on basic competence (KD) understand the various foundations to improve learning outcomes technical skills to class XI student in SMK building image Jombang Kudu. This study uses classroom action research (PTK) or so-called Classroom Action Research (CAR) said PTK because it was done in the classroom to determine student learning outcomes. goal of this research is a class XI student of SMK Negeri TGB 2 in Jombang Kudu odd semester 2015/2016. The results of this study indicate that, the application modules on basic competence (KD) understand the various foundations to improve student learning outcomes XI class engineering skills to enter the building at SMK Negeri image Jombang Kudu 2015/2016 academic year can improve student learning outcomes, namely in the first cycle average -rata obtained was 54.83% and then rose to 83.87% in the second cycle, the observation of teachers in the first cycle reaches 1:28 and increased cycle II reached 3.85 very good category, and observations of students in the first cycle reaches 1:14 and the increase in cycle II reached 3.92 category of very good. Keywords: Module, Learning Outcomes.
PENERAPAN PENILAIAN KOMPETENSI MEMBUAT MEJA KAYU SISWA JURUSAN KONSTRUKSI KAYU SMK NEGERI 1 SAWOO FENDI NUGROHO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v2i2.16124

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa belum bisa maksimal dalam membuat kayu menjadi barang seperti membuat meja kayu. Jurusan Teknik Konstruksi Kayu SMK Negeri 1 Sawoo para siswanya juga dituntut dan diharuskan untuk ahli dalam bidang perkayuan, baik dari segi teori pengetahuan maupun keterampilan berupa praktik. Penerapan instrumen penilaian proses dan produk berupa meja ini nantinya akan mempengaruhi prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prestasi belajar siswa dalam penerapan penilaian kompetensi membuat meja kayu. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kuantitatif adalah suatu penelitian yang menggambarkan dan menyebabkan keadaan nyata di lapangan agar didasarkan pada fakta-fakta yang ada pada materi praktik membuat meja kayu, sehingga menjadi sebuah penelitian. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI Program Studi Keahlian Teknik Kontruksi Kayu di SMK Negeri 1 Sawoo, sedangkan sampel yang digunakan adalah seluruh Kelas XI TKK A sejumlah 20 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa job sheet dan instrumen penilaian. Teknik pengumpulan data berupa Adapun metode yang digunakan dalam menentukan hasil produk adalah menggunakan metode tes unjuk kerja. Penilai dibagi menjadi 2 yaitu penilai dari pihak SMK Negeri 1 Sawoo (internal) dan penilai dari pihak Universitas Negeri Surabaya (eksternal). Penyajian data yang disajikan adalah mendiskripsikan langkah-langkah membuat instrumen penilaian kompetensi membuat meja kayu dan mendeskripsikan prestasi belajar siswa dalam penerapan penilaian kompetensi membuat meja kayu. Hasil validasi job sheet dan instrumen penilaian sudah memenuhi kriteria menurut validator kemudian siap untuk diujikan. Hasil praktik membuat meja kayu para siswa adalah nilai proses dan nilai produk yang mempunyai prosentase sama kemudian dibagi 2 dan selanjutnya didapat nilai keseluruhan tiap siswa. Hasil penilaian praktik siswa dalam membuat meja kayu memperoleh rata-rata kelas 84 dengan jumlah siswa sebanyak 20 siswa kelas Teknik Konstruksi Kayu SMK Negeri 1 Sawoo. Hasil belajar siswa memperoleh rata-rata kelas di atas KKM. Kata kunci: Instrumen penilaian, unjuk kerja, hasil belajar. This research is motivated by the students who can’t optimally make wood into goods such as making wooden table. Departement of Wood Construction Techniques SMK Negeri 1 Sawoo student are also required and are required to experts in the field of timber, both in terms of the theory of knowledge and skills in the form of practice. Application of the process of assessment instruments and products in the form of this table aims to determine student achievement in the application judging the competence to make a wooden table. This research is quantitative descriptive research is a study that describes and causes the real situation on the ground to be based on facts that exist in the material practice of making wooden tables, so it becomes a study. The research was conducted in the second semester of the 2015/2016 academic year. The population in this study were all students of class XI Program Technical Expertise in Wood Construction SMK Negeri 1 Sawoo, while the sample is whole Class XI TKK A number of 20 students. The research instrument used in the form of job sheets and assessment instruments. The data collection techniques such as the methods used in determining the outcome of the product is using the test method performance. Assessor 2 is divided into party evaluator SMK Negeri 1 Sawoo (internal) and assessors from the State University of Surabaya (external). Presentation of the data presented is to describe the steps to make the instrument competency assessment made wooden table and describe student achievement in the implementation of competency assessment made wooden table. The results of the validation job sheet and assessment instruments already meet the criteria by a validator is then ready to be tested. The results of the practice of making a wooden table students is the value of the process and value of products that have the same percentage and divided by 2 and then gained the overall value of each student. The results of student assessment practices in making wooden desks earned an average grade 84 by the number of students by 20 graders Wood Construction Engineering SMK Negeri 1 Sawoo. Learning outcomes of students earned an average grade above the KKM. Learning outcomes of students earned an average grade above the KKM. Keywords: Assessment tools, performance, learning outcomes.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA ANTARA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED-INDIVIDUALIZATION) DAN PEMBELAJARAN LANGSUNG (MPL)/DI (DIRECT INSTRUCTION) PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN DI SMK NEGERI 2 BOJONEGORO DHEVY APRILIA KARTIKA SARI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v2i2.16127

Abstract

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING BERBASIS EDMODO DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG PADA KOMPETENSI DASAR MENENTUKAN JENIS PONDASI YANG TEPAT UNTUK BANGUNAN SESUAI DENGAN JENIS TANAHNYA DI SMK NEGERI 1 KEMLAGI MOJOKERTO MAY AYU LESTARI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v2i2.16211

Abstract

Kecenderungan menggunakan e-learning sebagai salah satu metode pembelajaran semakin meningkat sejalan dengan perkembangan dibidang teknologi informasi. Edmodo merupakan salah satu jenis Learning Management System yang sering digunakan saat ini. Edmodo adalah platform media sosial yang sering digambarkan sebagai facebook untuk guru dan siswa dalam suatu ruang kelas, dengan interface yang menyerupai facebook yang merupakan media sosial popular, pengguna tidak akan merasa asing dalam penggunaanya. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui perbandingan hasil belajar siswa menggunakan media pembelajaran e-learning berbasis edmodo dengan model pembelajaran langsung pada kompetensi dasar menentukan jenis pondasi yang tepat untuk bangunan sesuai dengan jenis tanahnya di SMK Negeri 1 Kemlagi Mojokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen dengan model posttest-only control design. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes. Tes ini digunakan untuk memperoleh nilai hasil belajar siswa dalam pembelajaran menggunakan media edmodo. Sampel penelitian adalah kelas X TGB 1 yang berjumlah 32 siswa sebagai kelas eksperimen dan X TGB 2 yang berjumlah 32 siswa sebagai kelas kontrol, dan akan diberlakukan secara bergantian. Hasil penelitian menunjukkan (1) pada posttest 1 kelas ekperimen 24% siswa tuntas berdasarkan standar kelulusan dengan nilai >75 dan pada kelas kontrol siswa yang tuntas sebesar 30% dan didapatkan hasil rata-rata pada kelas eksperimen dengan nilai 72,07 lebih besar dari hasil rata-rata pada kelas kontrol dengan nilai 63,70 dan (2) pada posttest 2 kelas ekperimen 39% siswa tuntas berdasarkan standar kelulusan dengan nilai >75 dan pada kelas kontrol siswa yang tuntas sebesar 11% dan didapatkan hasil rata-rata pada kelas eksperimen dengan nilai 71,86 lebih besar dari hasil rata-rata pada kelas kontrol dengan nilai 67,07. Sehingga pada kedua posttest tersebut menunjukkan hasil ketuntasan belajar siswa yang masih di bawah 50% dan nilai rata-rata kelas eksperimen lebih besar dari hasil nilai rata-rata kelas kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada hasil belajar siswa menggunakan media pembelajaran e-learning berbasis edmodo dengan model pembelajaran langsung pada kompetensi dasar menentukan jenis pondasi yang tepat untuk bangunan sesuai dengan jenis tanahnya di SMK Negeri 1 Kemlagi Mojokerto. Kata kunci: edmodo, media pembelajaran, hasil belajar The tendency to use e-learning as a method of learning is increasing in line with developments in information technology. Edmodo is one type of a Learning Management System that is often used today. Edmodo is a social media platform that is often described as a facebook for teachers and students in a classroom, with an interface that resembles a facebook which is a popular social media, users will not feel strange in its use. The purpose of this study was to compare the outcomes of student learning using e-learning media-based learning model Edmodo directly to the basic competence determines the right type of foundation for the building in accordance with the type of soil in SMK Negeri 1 Kemlagi Mojokerto. The method used was experimental design with models posttest-only control design. Data was collected using test. This test is used to obtain the value of student learning outcomes in learning using Edmodo media. Samples were class X TGB 1 totaling 32 students as an experimental class and X TGB 2 totaling 32 students as the control class, and will be applied interchangeably. The results showed (1) the posttest 1 experimental class 24% of students completed graduation standard based on the value of> 75 and the control class students who completed at 30% and the average yield obtained in the experimental class with a value of 72.07 is greater than the result average class 63.70, and (2) in the second posttest experimental class 39% of students completed graduation standard based on the value of> 75 and the control class students who complete at 11% and the average yield obtained in the experimental class with a value of 71.86 is greater than the average yield of the control class with a value of 67.07. So that in the second posttest shows the results of completed graduation students still below in 50% and the average value of the experimental class is greater than the average value of the results of the control class and t <ttable (&alpha; = 0.05). It can be concluded that there was no significant difference in student learning outcomes using instructional media Edmodo e-learning-based learning model directly to the basic competence determines the right type of foundation for the building in accordance with the type of soil in SMK Negeri 1 Kemlagi. Keywords: Edmodo, instructional media, learning outcomes
PENGEMBANGAN SOAL OPEN-ENDED PADA MATA PELAJARAN TEKNIK STUDI SURVEI DAN PEMETAAN KELAS XI TSP DI SMKN 3 JOMBANG EKO SRI WULANDARI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v2i2.16219

Abstract

Belajar merupakan satu proses untuk membangun dan menemukan jati diri dan dilaksanakan melalui proses pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan. Dalam menjaring manusia yang kreatif sebaiknya menggunakan pertanyaan terbuka atau masalah open-ended. Masalah open-ended adalah pertanyaan yang memiliki solusi lebih dari satu. Pada tingkat Sekolah Menengah Kejuruan, masalah open-ended terdapat pada mata pelajaran teknik survei dan pemetaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Menghasilkan soal open-ended yang layak pada pokok bahasan menentukan azimuth, sudut &beta;, jarak, dan koordinat suatu titik bidang studi survei dan pemetaan. (2) Mengetahui efek potensial soal epen-ended terhadap hasil tes siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Subyek penelitian adalah 32 siswa siswa kelas XI TSP SMKN 3 Jombang. Instrumen yang digunakan adalah soal open-ended dan lembar validasi soal. Semua data digunakan untuk mengetahui hasil tes siswa dan keberagaman solusi siswa terhadap soal open-ended yang dikembangkan. Hasil menunjukkan bahwa: (1) Kelayakan soal open-ended berdasarkan telaah para ahli mendapat rata-rata skor 3 artinya soal masuk kategori layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran. (2) Hasil rekapitulasi banyaknya solusi siswa, siswa mampu menyebutkan > 50% dari kunci jawaban. Hasil ketuntasan siswa > 75% yaitu 84% siswa. Berdasarkan hasil rekapitulasi banyaknya solusi siswa dan hasil ketuntasan siswa, soal open-ended memberi efek potensial yang positif bagi siswa. Kata kunci: Soal Open-Ended, Survei dan Pemetaan, Penelitian Pengembangan Learn to build and discover the identity and implemented through better teaching process that is active, creative, and fun. In attracting creative human should be use open questions or open ended problem. Open-ended problem is the questions which have more than one solution. At the Vocational High School level, open-ended problems on the lessons survey and mapping techniques. The purpose of this research is to: (1) Produce of open-ended questions that deserves at the subject determine azimuth, the angle &beta;, the distance, and the coordinates of a point of surveying and mapping fields of study. (2) Determine the potential effects open-ended questions to test students. This study refers to the development research. Subjects were 32 students of class XI TSP SMKN 3 Jombang. The instrument used is a matter of open-ended questions and validation sheet. All data used to determine students test results and the diversity of the student solutions to open-ended questions developed. The results showed that: (1) The feasibility of open-ended questions based on the review of the experts got an average score of 3 means a matterin the category worthy for use in learning activities. (2) The recapitulation of solutions, students can exceed > 50% of the answer key. Results of student mastery of > 75% is 84% of students. Based on the recapitulation of solutions completeness of students and the results of the students, about the open-ended potential positive effects for students. Keywords: Open-Ended Questions, Survey and Mapping, Development Research
HUBUNGAN MATA PELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TSP PADA MATA PELAJARAN MELAKSANAKAN PEKERJAAN DASAR-DASAR SURVEI PEMETAAN DI SMK NEGERI 3 JOMBANG HENGKI FITRONI PRADANA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v2i2.16221

Abstract

Keberhasilan pembangunan pendidikan suatu negara merupakan elemen dasar dalam pembangunan nasional. Oleh karena itu materi maupun kompetensi yang diajarkan harus melihat pada kebutuhan yang digunakan dalam dunia kerja dan teknologi yang berkembang saat ini. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui bagaimana hubungan pengetahuan mata pelajaran matematika terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran melaksanakan pekerjaan dasar-dasar survei pemetaan. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 3 Jombang. Sampel penelitian yaitu 35 orang siswa SMK Jurusan Teknik Survei Pemetaan. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah Matematika sebagai variabel independen (X) dan Melaksanakan pekerjaan dasar-dasar teknik survei pemetaan sebagai variabel dependen (Y). Hasil uji persyaratan hitungan analisis korelasi sederhana didapatkan hasil rhitung = 0,234 < rtabel = 0,334 dengan siginifikasi taraf kesalahan 5%. Sedangkan interprestasi koefisien korelasi menunjukkan adanya hubungan tergolong rendah. Hasil anailisis regresi linier sederhana Fhitung = 1,906 < Ftabel = 3,29 dengan taraf kesalahan 5%. Karena nilai Ftabel lebih besar dari nilai Fhitung maka H0 diterima dan Ha ditolak. Jadi kesimpulannya bahwa tidak ada hubungan yang positif dan signifikan antara mata pelajaran matematika (X) terhadap hasil belajar mata pelajaran melaksanakan pekerjaan dasar-dasar survei pemetaan (Y). Kata kunci: Hubungan, Matematika, Melaksanakan Pekerjaan Dasar-dasar Teknik Survei Pemetaan. The success of a country&rsquo;s education development is a basic element in national development. Therefore, material and competence that is taught must look at the needs that are used in the world of work and technology developed at this time. The purpose of this study is knowing how the relationship knowledge of mathematics courses to student learning outcomes in subject carrying out the work the basics of mapping survey. This research was conducted at the SMKN 3 Jombang. The research sample is 35 students of SMK Engginering Surveying Mapping. The variables used in this study is Mathematics as an independent variable (X) and do the basics of mapping survey techniques as the dependent variable (Y). The test results count the requirements of simple correlation analysis showed rcount = 0,234 < rtable = 0,334 with standard error signifikasi 5%. While the interpretation of the correlation coefficient show a connection is low. Results analysis simple linier regression of Fcount = 1,906 < Ftable = 3,29 with error level 5%. Because Ftable value greater than the value of Fcount then H0 is accepted and Ha rejected. So the conclusion there is no significant positive relationship between subject mathematics (X) on the results of study subject to do the basics of work mapping survey (Y). Keywords: Relationship, Mathematics, Implement Employment Fundamentals of Engginering Surveying Mapping.
PENGARUH PENGETAHUAN FISIKA DAN MATEMATIKA TERHADAP PENGETAHUAN MEKANIKA TEKNIK PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 3 SURABAYA LUTFI NUR HENDRA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v2i2.16225

Abstract

SMK terdiri dari berbagai program keahlian salah satunya adalah program keahlian teknik bangunan. Di dalam program keahlian ini, siswa dituntut harus dapat menguasai dan menerapkan materi dalam bidang keahlian teknik bangunan, salah satunya adalah ilmu mekanika teknik. Mekanika teknik merupakan ilmu yang mempelajari perilaku struktur terhadap beban yang bekerja padanya. Matematika merupakan ilmu berhitung sebagai sarana berfikir ilmiah yang sangat diperlukan untuk menambah kemampuan berfikir logis, sistematis dan kritis dalam diri peserta didik. Sedangkan fisika adalah ilmu yang mempelajari benda-benda, gejala-gejala, kejadian-kejadian alam serta interaksi dari benda-benda tersebut. Kedua mata pelajaran tersebut tentu sangat penting terkait hubungannya dengan ilmu mekanika teknik karena dapat menunjang hasil belajar yang lebih baik. Penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif dengan pendekatan data berbentuk angka. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini seluruh siswa kelas X program keahlian teknik gambar bangunan SMK Negeri 3 Surabaya yang telah menempuh mata pelajaran Fisika, Matematika, dan Mekanika Teknik Tahun Ajaran 2014/2015 yang berjumlah 104 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dan analisis regresi linier berganda. Alat analisis data yang digunakan adalah program komputer SPSS (Statistical Package for Social Sciences) versi 17. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat pengaruh pengetahuan Fisika terhadap pengetahuan Mekanika Teknik sebesar 77,3%. Hasil penelitian juga menunjukkan terdapat pengaruh pengetahuan Matematika terhadap pengetahuan Mekanika Teknik sebesar 67,2%. Kedua mata pelajaran tersebut juga mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap pengetahuan mekanika teknik sebesar 79,5%. Sedangkan sisanya sebesar 20,5% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini. Kata kunci: Pengetahuan, Fisika, Mekanika Teknik. Vocational skills program consists of a variety of one of them is the program of building engineering expertise. Within this membership program, students are required to be able to master and apply the material in the fields of engineering buildings, one of which is the science of engineering mechanics. Engineering mechanics is the study of structural behavior of the loads acting on it. Math is numerology as a means of scientific thinking which is indispensable to increase the ability of logical thinking, systematic and critical self-learners. While physics is the study of objects, phenomena, natural events and the interaction of these objects. Both of these subjects are very important course related to do with the mechanics of the technique because it can support better learning outcomes. The study was classified as a quantitative research data approach shaped figure. The data collection is done by using the method of documentation. Subjects in this study all students of class X program engineering building drawings SMK Negeri 3 Surabaya who have exhausted the subjects of Physics, Mathematics, and Engineering Mechanics School Year 2014/2015, amounting to 104 students. Data analysis technique used is simple regression analysis and multiple linear regression analysis. Data analysis tool used is a computer program SPSS (Statistical Package for Social Sciences) version 17. Based on the results, there are significant knowledge of physics to the knowledge of Engineering Mechanics at 77.3%. The results also indicated there are significant knowledge of Mathematics to Engineering Mechanics knowledge of 67,2%. Both of these subjects also have influence together the knowledge of engineering mechanics of 79.5%. While the remaining 20.5% influenced or explained by other variables not included in this research model. Keywords: Knowledge, Physics, Engineering Mechanics.
PENGEMBANGAN MEDIA TUTORIAL MEMBUAT BAGIAN-BAGIAN KOMPONEN KUDA-KUDA KAYU UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI SMK NEGERI 2 SURABAYA NOVIKA AVIA RAHAYU MOCHTAR
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v2i2.16231

Abstract

Siswa kurang memahami penjelasan dari gambar dan jobsheet dalam melaksanakan praktikum membuat bagian-bagian komponen kuda- kuda kayu. Untuk dapat meningkatkan pemahaman siswa dibutuhkan suatu perangkat yang dapat menggambarkan dan mengaplikasikan materi praktikum sehingga siswa dapat mudah memahami. Media tutorial menggunakan prezi merupakan salah satu perangkat pembelajaran yang dapat dikembangkan yang sesuai kompetensi dasar membuat bagian-bagian komponen kuda-kuda kayu dengan praktikium. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui kelayakan media tutorial menggunakan prezi pada kompetensi dasar membuat bagian-bagian komponen kuda-kuda kayu (2) Mengetahui keterlaksanaan proses pembelajaran dengan pengembangan media tutorial menggunakan prezi pada kompetensi dasar membuat bagian-bagian komponen kuda-kuda kayu. (3) Mengetahui hasil belajar siswa kelas X KKy SMK Negeri 2 Surabaya setelah penerapan pembelajaran menggunakan media tutorial menggunkan prezi pada kompetensi dasar membuat bagian-bagian komponen kuda-kuda kayu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian pengembangan menggunakan R&D (Research and Development). Subyek penelitiannya siswa kelas X-1 KKy SMK Negeri 2 Surabaya yang berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes kognitif dan psikomotorik dengan melakukan praktik membuat bagian-bagian komponen kuda-kuda kayu. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi dan lembar tes hasil pengamatan. Teknik analisis yang digunakan adalah dokumentasi, validasi dan hasil belajar menggunakan hitungan deskriptif yang disajikan dalam bentuk diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) skor kelayakan pengembangan media tutorial menggunakan prezi membuat bagian-bagian komponen kuda-kuda kayu berdasarkan telaah para ahli sebesar 84,53% yang termasuk dalam kategori sangat valid dan layak sehingga dapat digunakan untuk media pembelajaran.(2) keterlaksanaan proses pembelajaran terlaksana dengan baik sesuai dengan RPP dan berdasarkan telaah para ahli sebesar 81% (3) nilai rata-rata hasil belajar setelah diberikan media tutorial menggunakan prezi yaitu dari nilai kognitif sebesar 81,25 sedangkan nilai psikomotorik sebesar 79,41 tuntas sesuai nilai KKM yaitu 75. Kata Kunci: Prezi, Media Tutorial, Komponen kuda-kuda, Detail komponen kuda-kuda. Students don&rsquo;t understand the explanation of the image and jobsheet in carrying out practical work. In order to enhance students understanding requires a device that can describe and apply the material lab so that students can easily understand. Media tutorial using prezi is a learning device that can be developed appropriate basic competencies to make the component parts of the wooden trusses with practice. The purpose of this study are: (1) determine the feasibility media tutorial using prezi are used as a medium of learning in the science of building materials, (2) knowing the enforceability of the learning process with the development of media tutorial using prezi to basic competence to make part of the component parts of the wood, (3) knowing the results of class X students of SMK Negeri 2 Surabaya KKy after learning application using media of prezi. The experiment, which is a R&D (Research and Development ) . Subjects of the study were students of class X - 1 KKY SMK Negeri 2 Surabaya totaling 36 students . Data collection techniques used are cognitif and psychomotor with make a parts of strusses component for practice. The instruments used were sheets and sheets validation test observations . The analysis technique used is the documentation, validation and learning outcomes with deskriptif&rsquo;s calculate which showed on a diagram. The results showed that : ( 1 ) score feasibility of developing a media tutorial using Prezi based of examine the experts of 84.53 % is included in the category of very valid and worthy so that it can be used to study media . ( 2 ) adherence to the learning process performing well in accordance with the RPP and based of examine the experts of 81% ( 3 ) the avarage scores after implementation the tutorial&rsquo;s media using prezi, based of a cognitif;s skill is 81,25, besides that based psychomotor&rsquo;s skill is 79,41 both of them pass from the min score (KKM) is 75. Keywords: Prezi , Media Tutorial , Part strusses , Strusses component detail