cover
Contact Name
Sheila Ayu Pratama
Contact Email
sheilapratama@unesa.ac.id
Phone
+6282336424221
Journal Mail Official
jkptbunesa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ketintang, Ketintang, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : 31090893     DOI : https://doi.org/10.26740
Core Subject : Education, Social,
Focus and Scope Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan (JKPTB) promotes research in the broad field of Education Research and Technology (including such disciplines as Building Engineering Education, Vocational Education, etc.) with particular respect to Indonesia, but not limited to authorship or topical coverage within the region. Contributions are expected from senior researchers, project managers, research administrators and undergraduate/postgraduate students at advanced stages of their research, representing both public organizations and private industry. Equally, the journal if intended for scholars and students, reseachers working at research organizations and government agencies, and also for enterprises undertaking applied R&D to lead innovations. The editorial contents and elements that comprise the journal include: Theoretical articles Empirical studies Practice-oriented papers Case studies Review of papers, books, and resources. As far as the criteria for evaluating and accepting submissions is concerned, a rigorous review process will be used. Submitted papers will, prior to the formal review, be screened so as to ensure their suitability and adequacy to the journal. In addition, an initial quality control will be performed, so as to ensure matters such as language, style of references and others, comply with the journal´s style. The below mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Vocational and Building Engineering Educational field. Teaching and learning in building engineering and civil engineering education Evaluation, assessment, and certification in building engineering and civil engineering education, human resources management in civil engineering and building engineering education Vocational resources in building engineering and civil engineering education Policy and contemporary issues in building engineering and civil engineering education Other things related to Building Engineering and Civil Engineering Education
Articles 548 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PESONALIZED SYSTEM OF INTRUCTION (PSI) MENGGUNAKAN MAKET PADA MATA PELAJARAN MENGGAMBAR KONSTRUKSI BANGUNAN KELAS XI TGB SMK NEGERI 2 BANGKALAN Moh. Huriyanto
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 1/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-91 Periode 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa masih banyak yang belum berminat pada mata pelajaran menggambar konstruksi bangunan, Media yang digunakan belum bervariasi oleh karena itu tujuan dalam penelitian ini adalah untuk Mendeskripsikan kelayakan perangkat pembelajaran, Menganalisis Keterlaksanaan proses pembelajaran PSI dengan menggunakan maket, Menganalisis Hasil belajar siswa terhadap penggunaan model pembelajaran PSI menggunakan maket.Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus, tiap siklusnya dua pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI TGB. Validasi instrumen pembelajaran divalidasi oleh 2 validator yaitu 1 dosen dan 1 guru. Hasil validasi silabus mendapat persentase 96,25%, RPP mendapat persentase 96,31%, materi mendapat persentase 95,38%, soal mendapat persentase 92,86%, maket mendapat persentase 95,55%, lembar keterlaksanaan mendapat persentase 96%. Hasil belajar siswa XI TGB pada siklus I yang telah tuntas sebanyak 24 siswa (70,59%) dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 10 siswa (29,41%). Hasil belajar siswa XI TGB pada siklus II yang telah tuntas sebanyak 28 siswa (82,35%) dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 6 siswa (17,65%).Kata kunci: Personalized System Of Intruction, Keterlaksanaan Pembelajaran, Hasil Belajar Siswa.Abstract Students still many who have not been interested in the subjects of drawing lesson of building construction, The media used has not varied, therefore the purpose of this study is to Describe the feasibility of learning tools, Analyze the implementation of PSI learning process by using maket.The type of research used is Classroom Action Research with two cycles, each cycle of two meetings. The subjects of this study were students of class XI TGB. Validation of learning instruments validated by 2 validators is 1 lecturer and 1 teacher.The results of the validation of syllabus got 96.25% percentage, RPP got 96.31% percentage, the material got 95.38% percentage, the matter got percentage 92,86%, maket got percentage 95,55%, the implementation sheet got 96% percentage. Student learning result XI TGB in cycle I that has been completed as many as 24 students (70,59%) and student which is not complete as many as 10 students (29,41%). Student learning result XI TGB in cycle II which has been completed as many as 28 students (82,35%) and student which not complete as many as 6 students (17,65%). Keywords: Personalized System Of Intruction, Student Learning Outcomes, Building Construction Drawing.
PENERAPAN QUANTUM TEACHING MELALUI MEDIA CAI (COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEKANIKA TEKNIK PADA SISWA SMK NEGERI 1 KEDIRI SITA LIA KUSNIAWATI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 1/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-91 Periode 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMASANGAN BATU BATA SISWA KELAS X TEKNIK KONSTRUKSI BATU SISWA KELAS X TEKNIK KONSTRUKSI BATU SMK NEGERI 7 SURABAYA MELALUI MEDIA VIDEO STOPMOTION BESERTA HANDOUT ANGGA ADITYA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 1/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-91 Periode 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini mengetahui kelayakan, keterlaksanaan, dan hasil belajar media video Stopmotion beserta Handout. Manfaat penelitian ini: (1)Mengetahui kelayakan media video Stopmotion beserta Handout terhadap keterampilan pemasangan batu bata siswa kelas X Konstruksi Batu Beton SMKN 7 Surabaya. (2)Siswa dapat melakukan pemasangan 1 batu bata ikatan tegak dengan cepat, tepat, dan benar. (3)Media video Stopmotion dapat digunakan sebagai media pembelajaran pada saat proses belajar. Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimental bentuk One-Shot Case Study dengan populasi dan sampel yang digunakan adalah siswa kelas X Jurusan Konstruksi Batu dan Beton SMKN 7 Surabaya dengan 41 siswa. Hasil penelitian ini meliputi: (1)Validasi kelayakan media video stopmotion prosentase 90,0% kategori sangat baik. (2)Validasi kelayakan materi mendapat prosentase 92,3% kategori sangat baik. (3)Validasi kelayakan perangkat pembelajaran mendapat prosentase 81,4% kategori sangat baik. (4)Keterlaksanaan pembelajaran mengalami penurunan pertemuan 1 mendapat 82,5% sedangkan pertemuan 2 mendapatkan 81,25%. (5)Hasil belajar (psikomotorik) siswa mendapatkan prosentase ketuntasan belajar 92,86%. Hasil analisis data t hitung lebih besar dari pada t tabel atau Ha(19,336>1.684) diterima. Kesimpulannya keterampilan pemasangan batu bata siswa kelas X teknik konstruksi batu SMKN 7 Surabaya setelah penggunaan media video Stopmotion beserta Handout meningkat dari KKM 75. Kata Kunci: Media Stopmotion, Hasil Belajar Siswa, Praktik Pasangan Batu Bata. Abstract The aim of this research is to knowing the advisability implementation and teaching results by stopmotion video with handout. The benefits of this research: (1)To know the advisability of stopmotion video and handout towards Stone Construction Engineer’s Grade X Students brick installation skill at SMK Negeri 7 Surabaya. (2) The students are capable to install 1 brick straightening tie quickly, precisely and correctly. (3) Stopmotion video can be use as teaching media in teaching procession. The method that research is one-shot case study pre-experimental with population and sample that use in this research is 41 students of Konstruksi Batu dan Beton grade X at SMK Negeri 7 Surabaya. The results of the research show that: (1)Stopmotion video advisability validation that get percentage by 90.0%, very good category. (2)Theory advisability validation get percentage by 92.3%, very good category. (3) Learning device advisability validation that get percentage by 81.4%, very good category. (4) the implementation of teaching process is decreasing in observation result that in 1st meeting get 82.5%, but in 2nd meeting get 81.25%. There are 3 aspects is, whereas the undisciplined students when paying attention to teacher explanation, student’s antusiasm toward teaching procession using stopmotion video, and the lack of sensitivity to asking question to teacher when confronted difficulty. (5)learning result from students get completeness percentage by 92.86%. The result of data analysis count of t bigger than table of t or Ha(19.336 > 1.684) accepted. So, the conclusion is Stone Construction Engineer’s Grade X Students brick installation skill at SMK Negeri 7 Surabaya after the using of stopmotion video with handout increase from KKM 75. Keyword: Stopmotion Media, learning result of students, Practice of Brick Installation.
PENERAPAN MEDIA MINIATUR KUSEN, DAUN PINTU DAN JENDELA PADA PELAJARAN KONSTRUKSI KAYU DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI KKY SMK NEGERI 2 SURABAYA MUHAMMAD NUR ARIF
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 1/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-91 Periode 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan observasi, pada mata pelajaran konstruksi kayu, siswa kurang memahami materi kusen, daun pintu dan jendela karena kurangnya media yang digunakan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) keterlaksanaan proses belajar mengajar dengan menerapkan media miniatur kusen, daun pintu dan jendela pada pelajaran konstruksi kayu; (2) aktivitas belajar siswa pada saat diterapkan media miniatur kusen, daun pintu dan jendela pada pelajaran konstruksi kayu dan (3) hasil belajar siswa setelah menerapkan media miniatur kusen, daun pintu dan jendela pada pelajaran konstruksi kayu. Jenis penelitian ini adalah berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan siswa kelas XI KKY SMKN 2 Surabaya sebanyak 27 siswa. Hasil penelitian ini adalah (1) keterlaksanaan proses belajar mengajar pada siklus I menunjukan persentase sebesar 80% sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan daripada siklus I sebesar 86%; (2) aktivitas belajar siswa pada siklus I menunjukkan persentase sebesar 78% sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan daripada siklus I yaitu 87%; (3) terdapat peningkatan hasil belajar siswa, terlihat dari nilai kondisi awal siswa sebesar 73, sedangkan pada siklus I sebesar 78 dan pada siklus II sebesar 84. Dengan demikian maka penerapan media miniatur dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Media Miniatur, Konstruksi Kayu Abstract Based on the observations, on the subjects of wood construction, students do not understand the material of the frames, doors and windows because of the lack of media used. The purpose of this research is to know: (1) the implementation of teaching and learning process by applying miniature frame media, door and window on wood construction lessons; (2) student learning activity when applied to miniature media of door frame and window on wood construction lesson and (3) student learning result after applying miniature frame media, door and window in wood construction lesson. This type of research is a Class Action Research (PTK) with students of class XI KKY SMKN 2 Surabaya as many as 27 students. The results of this research are (1) the implementation of teaching and learning process in cycle I shows the percentage of 80% whereas in cycle II there is an increase compared to the first cycle of 86%; (2) student learning activity in cycle I shows the percentage of 78% while in cycle II there is an increase than cycle I is 87%; (3) there is improvement of student learning result, seen from initial condition of student equal to 73, whereas in cycle I equal to 78 and in cycle II equal to 84. Thus, miniature media application can improve student learning result. Keywords: Miniature Media, Wood Construction
PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TGB SMKN KUDU JOMBANG SAIMON
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 1/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-91 Periode 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI), keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI, dan hasil belajar siswa kelas X TGB yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental Design dengan model One-Shot Case Study. Sasaran penelitian yaitu siswa kelas X TGB 1 SMK Negeri Kudu Jombang dengan jumlah 36 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui validasi perangkat pembelajaran, teknik pengamatan dan tes. validasi digunakan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran, teknik pengamatan digunakan untuk memperoleh data keterlaksanaan pembelajaran yaitu aktifitas mengajar guru dan aktifitas belajar siswa, sedangkan tes digunakan untuk memperoleh data hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kelayakan perangkat pembelajaran silabus sebesar 82,67%, RPP sebesar 82,22% dan materi 83,33%. Keterlaksanaan pembelajaran menunjukkan rata-rata kegiatan guru sebesar 90,72% dan rata-rata kegiatan siswa sebesar 90,46%. Hasil belajar siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe TAI menunjukkan rata-rata 85,22; hasil tersebut lebih besar dari KKM dan persentase ketuntasan klasikal naik menjadi 83,33% yang sebelumnya hanya sebesar 66,67%. Kata kunci: Hasil Belajar, One-Shot Case Study, Team Assisted Individualization. Abstract This work aims to determine the feasibility of learning tools using cooperative learning model type Team Assisted Individualization (TAI), the implementation of learning by using cooperative learning model type TAI, and student learning outcomes class X TGB using cooperative learning model type TAI. This research used Pre-Experimental Design design with One-Shot Case Study model. Target of research that is student of class X TGB 1 SMK Negeri Kudu Jombang with amount 36 student. Data collection in this study was obtained through validation of learning devices, observation techniques and tests. validation is used to determine the feasibility of instructional devices, observation techniques used to obtain data implementation of learning activities teaching and learning activities of students, while the test used to obtain data on student learning outcomes. The results showed that the feasibility of learning tools syllabus of 82.67%, RPP of 82.22% and 83.33% of material. The implementation of learning shows the average of teacher activity 90,72% and student activity average 90,46%. Student learning outcomes with cooperative learning model type TAI showed average 85.22; the result is greater than the KKM and the percentage of classical mastery rose to 83.33% which previously was only 66.67%. Keywords: Learning Outcomes, One-Shot Case Study, Team Assisted Individualization.
PENERAPAN MODUL UNTUK MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK PADA JURUSAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 2 BANGKALAN HASABI VIDI KOES PRABOWO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 1/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-91 Periode 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurang maksimalnya penggunaan media pembelajaran dan tidak adanya modul menjadi alasan penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi mengenai keterlaksanaan pembelajaran menggunakan modul, dan ketuntasan belajar setelah menggunakan modul pada 26 siswa kelas XI TGB SMKN 2 Bangkalan. Metode penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif menggunakan pre-experimental design dengan studi kasus bentuk tunggal. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner, observasi, dan tes. Kuisioner digunakan untuk memperoleh nilai validasi perangkat pembelajaran, observasi digunakan untuk memperoleh nilai keterlaksanaan pembelajaran menggunakan modul, dan tes digunakan untuk memperoleh data ketuntasan belajar siswa. Keterlaksanaan pembelajaran dianalisis menggunakan analisis keterlaksanaan pembelajaran, dan ketuntasan belajar dianalisis menggunakan analisis ketuntasan belajar Hasil validasi modul sebesar 90%. Model pembelajaran yang digunakan adalah MPL, pada pertemuan I persentase keterlaksanaan pembelajaran guru sebesar 87% dan keterlaksanaan pembelajaran siswa sebesar 81%, pada pertemuan II persentase keterlaksanaan pembelajaran guru sebesar 88% dan keterlaksanaan pembelajaran siswa sebesar 84%. Ketuntasan belajar secara individu terdapat 21 siswa yang tuntas (nilai &ge; 75), dan 5 siswa tidak tuntas (nilai < 75). Persentase ketuntasan kelas sebesar 80,77% dengan rata-rata nilai 85,70. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan modul dengan model pembelajaran langsung pada mata pelajaran Gambar Teknik dapat diaplikasikan dengan baik dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: Media Modul, Keterlaksanaan Pembelajaran, Ketuntasan Belajar Siswa Abstract The use of learning media isn&rsquo;t maximal and the absence of module is the reason for this research. The aim of this research is to obtain information about the implementation of learning process using module, and students&rsquo; mastery after using the module for 26 students 11th grade TGB SMKN 2 Bangkalan. This research is a quantitative research pre-experimental design with one shot case study. The data are collected by using questionnaire, observation, and test. The questionnaire is used to obtain score, and learning media validation. The observation is used to obtained the value of learning using the module, and the test is used to obtained students&rsquo; mastery. The implementation of learning process analyzed with analysis of implementation of learning process, and students&rsquo; mastery analyzed with analysis students&rsquo; mastery. The results of module validation is 90%. Learning model used in this research is direct learning model. At the first concourse, the percentage of learning implementation by teacher is 87%, then the percentage of learning implementation by the students is 81%. At the second concourse, the percentage of learning implementation by teacher is 88%, and the percentage of learning implementation by the students is 84%, the result of the students&rsquo; test shows that there are 21 students mastered (score &ge;75), and 5 students are not mastered yet (score <75), then the percentage of the class mastery is 80,77% and the average score is 85,70. Therefore, based on the result, it can be concluded that the implementation of module with direct learning model in drawing technique lesson can be applied properly in the learning proses. Keywords: Module media, The implementation of learning process, Students&rsquo; mastery.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY DENGAN TUGAS PENGAJUAN SOAL DAN PENYELESAIAN PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK DI SMKN 1 NGANJUK DJATU DWI PAMUNGKAS
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 1/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-91 Periode 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran guided discovery adalah salah satu bentuk metode discovery learning. Discovery learning sesuai dengan pencarian pengetahuan secara aktif oleh manusia dan dengan sendirinya memberikan hasil yang baik. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah tentang kelayakan perangkat, keterlaksanaan pembelajaran dan hasil belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan perangkat, keterlaksanaan pembelajaran dan hasil belajar siswa setelah pelaksanaan model pembelajaran Guided Discovery dengan tugas pengajuan soal. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan metode penelitian Posttest Only Control Design. Subjek penelitian adalah seluruh kelas X TGB SMK Negeri 1 Nganjuk berjumlah 64 siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada kompetensi dasar menerapkan konsep keseimbangan dengan diagram gaya normal, lintang dan momen dalam perhitungan struktur bangunan. Pengumpulan data menggunakan metode validasi, observasi dan tes hasil belajar. Berdasarkan hasil validasi, diketahui presentase rata-rata sebesar 84,59%, artinya perangkat pembelajaran sudah memenuhi kriteria kelayakan. Pada pertemuan pertama, hasil belajar rata-rata siswa kelas eksperimen sebesar 87,41 dan kelas kontrol sebesar 70,22, dengan hasil ttabel = 1,670 dan thitung = 2,06. Pada pertemuan kedua, hasil belajar rata-rata siswa kelas eksperimen sebesar 80,59 dan kelas kontrol sebesar 74,25, dengan hasil ttabel = 1,670 dan thitung = 1,83. Berdasarkan hasil perhitungan diketahui thitung > ttabel, maka H0 diterima dan Ha ditolak, jadi dapat disimpulkan bahwa metode guided discovery dengan tugas pengajuan soal lebih efektif dalam meningkatkan hasiil belajar dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Kata Kunci : guided discovery, tugas pengajuan soal, hasil belajar siswa. Abstract Guided learning model is one of discovery learning method. Discovery learning is in accordance with the active knowledge search by humans and by itself gives good results. The formulation of the problem of this research is about the feasibility of the device, the implementation of learning and learning outcomes. The purpose of this study is to determine the feasibility of the device, the implementation of learning and student learning outcomes after the implementation of Guided Discovery learning model with problem posing. This research method is quantitative research, with Posttest Only Control Design Method. The subject of research is class X TGB Vocational Senior High School 1 Nganjuk as much as 64 students. This research is conducted on the basic competence applying the concept of balance with the diagram of normal force, latitude and moment in the calculation of the structure of the building. Data collection using validation method, observation and learning result test. Based on the validation results, it is known that the average percentage is 84.59%, said the learning device has met the eligibility criteria. At the first meeting, the average learning outcomes of the experimental class students were 87.41 and the control class of 70.22, with the result ttable = 1.670 and texperiment = 2.06. At the second meeting, the average learning outcomes of the experimental class students were 80.59 and the control class was 74.25, with ttable = 1.670 and texperiment = 1.83. Based on the calculation of the estimated texperiment > ttable, then H0 accepted and Ha rejected, so it can be concluded by the method of guidance of learning with the task of filing more effective in improving the learning outcomes than conventional learning. Keywords: guided discovery, problem posing, student learning outcomes.
PENERAPAN PEMBELAJARAN PEER-TUTORING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGGAMBAR TEKNIK DENGAN AUTOCAD PADA KELAS XI TGB-2 DI SMK NEGERI 1 NGANJUK WAHYUNING SITI AISYAH
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 1/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-91 Periode 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO 3D ARCHICAD PADA MATA PELAJARAN GAMBAR KONSTRUKSI BANGUNAN KELAS XI SMKN 2 SURABAYA AINUL FITRI SILVIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 1/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-91 Periode 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata pelajaran Gambar Konstruksi Bangunan merupakan mata pelajaran inti yang mempelajari Gambar Bangunan Sederhana. Dengan pembelajaran langsung yang kurang memanfaatkan LCD sebagai media ajar, menjadikan pembelajaran membosankan. Inovasi dalam pemanfaatan media pembelajaran diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media video 3D archiCAD pada materi Menggambar Potongan Rumah Tinggal. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development yang terdiri dari 6 langkah, yaitu: (1) Potensi dan Masalah, (2) Pengumpulan Data, (3) Desain Produk, (4) Validasi Desain, (5) Revisi Desain (6) Ujicoba Produk. Terdapat 3 aspek penilaian dalam validasi desain media video 3D archiCAD oleh ahli media, yaitu format, isi atau materi, dan ilustrasi. Hasil validasi media video 3D archiCAD menunjukkan nilai rata-rata 82,86%, sesuai kriteria persentase kelayakan media berada pada interval 81%-100%. Hasil penilaian terhadap media video 3D archiCAD berada pada kategori sangat valid, sehingga layak untuk digunakan. Kata Kunci: Gambar Konstruksi Bangunan, Pengembangan video 3D ArchiCAD, Kelayakan Media Video 3D ArchiCAD. Abstract Building Construction Drawings is a main subject that studies The Simple Building Drawing. Direct learning that less use of LCD as a teaching media makes learning to be boring. The innovation in instructional media utilizing is needed. The purpose of this study is to find out the feasibility of archiCAD 3D video media on the House Section Drawing. This study uses Research and Development (R&D) consisting of the following 6 steps: (1) Potential and Problem, (2) Data Collection, (3) Product Design, (4) Validation Design, (5) Revision Design (6) Product Trial. The results are based on the three aspects of the assessment in the validation design of archiCAD 3D video media by the experts, those are format, content or material, and illustration. The average result of archiCAD 3D video media validation is 82,86%, it is in accordance with the criteria of media feasibility at intervals of 81%-100%. The assessment result of archiCAD 3D video media is very valid category, so it is feasible. Keywords: Building Construction Drawings, The Development of ArchiCAD 3D Video, The Feasibility of ArchiCAD 3D Video Media.
PENGARUH GERAKAN LITERASI SEKOLAH DAN KELENGKAPAN PERPUSTAKAAN TERHADAP MINAT MEMBACA SISWA DI SMK PGRI 1 GRESIK   Masbuhin
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 1/JKPTB/18 (2018): Wisuda ke-91 Periode 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract