cover
Contact Name
Sheila Ayu Pratama
Contact Email
sheilapratama@unesa.ac.id
Phone
+6282336424221
Journal Mail Official
jkptbunesa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ketintang, Ketintang, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : 31090893     DOI : https://doi.org/10.26740
Core Subject : Education, Social,
Focus and Scope Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan (JKPTB) promotes research in the broad field of Education Research and Technology (including such disciplines as Building Engineering Education, Vocational Education, etc.) with particular respect to Indonesia, but not limited to authorship or topical coverage within the region. Contributions are expected from senior researchers, project managers, research administrators and undergraduate/postgraduate students at advanced stages of their research, representing both public organizations and private industry. Equally, the journal if intended for scholars and students, reseachers working at research organizations and government agencies, and also for enterprises undertaking applied R&D to lead innovations. The editorial contents and elements that comprise the journal include: Theoretical articles Empirical studies Practice-oriented papers Case studies Review of papers, books, and resources. As far as the criteria for evaluating and accepting submissions is concerned, a rigorous review process will be used. Submitted papers will, prior to the formal review, be screened so as to ensure their suitability and adequacy to the journal. In addition, an initial quality control will be performed, so as to ensure matters such as language, style of references and others, comply with the journal“s style. The below mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Vocational and Building Engineering Educational field. Teaching and learning in building engineering and civil engineering education Evaluation, assessment, and certification in building engineering and civil engineering education, human resources management in civil engineering and building engineering education Vocational resources in building engineering and civil engineering education Policy and contemporary issues in building engineering and civil engineering education Other things related to Building Engineering and Civil Engineering Education
Articles 548 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Dengan Media Maket Untuk Menghitung Rencana Anggaran Biaya Kelas XI SMK Negeri 3 Surabaya ANWAR ENDRA ADITYA; DIDIEK PURWADI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.23374

Abstract

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN AKTIF TIPE THE LEARNING CELL DENGAN MEDIA MAKET PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI KONSTRUKSI KAYU KELAS XI TKY DI SMK NEGERI 1 SIDOARJO LERA KURNIATUL ASLAM; SUPARJI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.23444

Abstract

Abstrak Metode pembelajaran aktif tipe The Learning Cell adalah metode pembelajaran yang dilakukan secara berpasangan, dimana salah satu siswa bertugas sebagai penanya dan siswa lainnya sebagai penjawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran keterlaksanaan pembelajaran, dan hasil belajar menggunakan metode pembelajaran aktif tipe The Learning Cell. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini one-shot case study. Instrumen yang digunakan terdiri dari lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar observasi pengamatan keterlaksanaan pembelajaran,dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan menganalisa kelayakan perangkat pembelajaran dan uji hipotesis dengan uji-t pihak kiri. Hasil penelitaian menunjukkan bahwa kelayakan perangkat pembelajaran memperoleh rata-rata rating sebesar 84%, termasuk dalam kategori sangat layak. Keterlaksanaan pembelajaran menggunakan metode pembelajaran aktif tipe The Learning Cell memperoleh prosentase keterlaksanaan sebesar 87%, termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil belajar siswa menunjukkan nilai rata-rata 81,29 dengan t hitung sebesar 1,863, nilai t tabel 1,697 dan derajat kebebasan sebesar 5%, maka H0 diterima dan Ha ditolak. Kata Kunci : Hasil Belajar, Teknologi Konstruksi Kayu, The Learning Cell Abstract Active Learning method of The Learning Cell type is a method of learning done in pairs, where one of the students served as a questioner and other students as answering. This study aims to determine the feasibility of instructional learning learning devices, and learning outcomes using the active learning method of The Learning Cell type. The research design used in this study is one-shot case study. The instruments used consist of learning device validation sheets, observation sheets of instructional learning observations, and test of learning outcomes. Data analysis technique used is descriptive analysis by analyzing the feasibility of instructional device and hypothesis test with left-t test. The results showed that the feasibility of the learning device obtained an average rating of 84%, included in the category is very feasible. Implementation of learning using the active learning method of The Learning Cell type get the percentage of implementation by 87%, including in very good category. Students learning outcomes show an average score of 81.29 with t arithmetic of 1.86, t table value of 1.697 and degrees of freedom of 5%, then H0 is accepted and Ha is rejected. Keywords: Learning Outcomes, Wood Construction Technology, The Learning Cell
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN AKTIF TIPE PRACTICE-REHEARSAL PAIRS DENGAN MEDIA MAKET PADA MATERI PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN ATAP DAN KUDA-KUDA KAYU SISWA KELAS X TGB DI SMK NEGERI 1 SIDOARJO KRESNA DICKY ZULKARNAIN; DJONI IRIANTO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.23447

Abstract

Abstrak Metode pembelajaran aktif tipe Practice Rehearsal Pairs metode sederhana yang dapat dipakai untuk mempraktekkan suatu ketrampilan atau produser dengan teman belajar. Tujuannya adalah untuk meyakinkan masing-masing pasangan dapat melakukan ketrampilan dengan benar. Materi-materi yang bersifat psikomotorik adalah materi yang baik untuk diajarkan dengan metode ini. Dengan metode practice-rehearsal pair (praktek berpasangan) diharapkan siswa mampu memahami materi pelajaran. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah one shot case study. Pelaksanaan penelitian dilaksanakan di SMK N 1 Sidoarjo pada pada semester genap 2016-2017. Sampel dalam penelitian ini adalah satu kelas eksperimen kelas X TGB 1 sebayak 36 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar observasi pengamatan keterlaksanaan pembelajaran, dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan menganalisa kelayakan perangkat, keterlaksanaan pembelajaran, hasil belajar, dan uji hipotesis dengan uji-t pihak kiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan perangkat pembelajaran memperoleh rata-rata rating sebesar 92%, termasuk dalam kategori sangat layak. Keterlaksanaan pembelajaran menggunakan metode pembelajaran aktif tipe Practice Rehearsal Pairs prosentase keterlaksanaan sebesar 86%, termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil belajar siswa menunjukkan nilai rata-rata 80,69 dengan t hitung sebesar 1,750, nilai t tabel 1,690 dan derajat kebebasan sebesar 5%, maka H0 diterima dan Ha ditolak. Kata Kunci : Hasil Belajar, Konstruksi Bangunan, Practice Rehearsal Pairs. Abstract Active learning method Practice Rehearsal Pairs type of simple method that can be used to practice a skill or producer with a friend learn. The goal is to make sure each pair can perform the skills properly. Psychomotor material is a good material to be taught by this method. With the practice-rehearsal pair method (paired practice), students are expected to be able to understand the subject matter. The research design used in this research is one shot casestudy. Implementation of research conducted in SMK N 1 Sidoarjo in the even semester 2016-2017. The sample in this research is one class experiment class X TGB 1 with total of 36 students. The research instrument used consisted of learning device validation sheet, observation sheet of instructional learning observation, and test of learning result. Data analysis techniques used are descriptive analysis by analyzing the feasibility of the device, the implementation of learning, learning outcomes, and hypothesis testing with left-t test. The results showed that the feasibility of the learning device obtained an average rating of 92%, included in the category is very feasible. Implementation of learning using active learning methods Practice Rehearsal Pairs type of implementation percentage of 86%, included in the category very well. Student learning outcomes show an average value of 80.69 with t arithmetic of 1.750, t value table 1.690 and degrees of freedom of 5%, then H0 accepted and Ha rejected. Keywords: Learning Outcomes, Building Construction, Practice Rehearsal Pairs
PENERAPAN SOCIAL LEARNING NETWORK (EDMODO) PADA MATA KULIAH KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT RENDAH S1 PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN DI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA RYANI MIFTAQUL JANNAH; HENDRA WAHYU CAHYAKA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.23543

Abstract

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MENGGUNAKAN MEDIA MAKET PADA MATA PELAJARAN MENGGAMBAR KONSTRUKSI BANGUNAN RIKA AYU WIBOWO; NANIK ESTIDARSANI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.23576

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) keterlaksanaan proses belajar mengajar menggunakan model pembelajaran kontekstual dengan media maket; (2) ketuntasan belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran kontekstual dengan media maket. Jenis penelitian ini adalah Nonequialent Control group Design dengan sampelnya adalah siswa kelas XI TGB SMK Negeri 5 Surabaya tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 59 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan keterlaksanaan kegiatan belajar mengajar, dan lembar tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis keterlaksanaan kegiatan belajar mengajar dan ketuntasan belajar, serta uji t pihak kanan. Hasil penelitian ini adalah (1) persentase rata-rata hasil pengamatan keterlaksanaan kegiatan belajar mengajar adalah 82% dengan kategori sangat baik; (2) rata-rata ketuntasan belajar siswa sebesar 44% untuk XI GB 2 dan 26% untuk kelas XI GB 3. Dengan hasil uji t satu pihak kanan diperoleh thitung = -3,167 > ttabel = 1,6905 (signifikan, ? = 5%) artinya H0 diterima dengan rata-rata hasil belajar siswa setelah pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran kontekstual menggunakan media maket adalah lebih kecil dari KKM (<75). Dari hasil analisa data hasil belajar, siswa tidak tuntas pada indikator penilaian Skala, Simbol dan Notasi gambar. Kata Kunci: Model pemebelajaran kontekstual, media maket, kolom, balok, pelat. Abstract The purpose of this research are to know (1) the implementation of contextual teaching and learning model with media maket; (2) the learning outcomes after applied the contextual teaching and learning model using media maket. The type of this research is one shot case study. samples were 71 students from class XI TGB State Vocational Schools 5 Surabaya academic year 2017/2018. The research instrument used is validation sheet of device learning, observation sheet of teaching and learning activity, and test sheets. Data analysis techniques used was implementation analysis of teaching and learning outcomes, as well as left side t test. results of this research are (1) the average percentage of observations on the implementation of teaching and learning activities is 82% with very good category; (2) the average score of learning outcomes is 44% for XI GB 2 and 26% for XI GB 3. The result of left side t test is thitung = -3,167> ttable = 1,6905 (significant, ? = 5%). It is mean, H0 accepted with an average score less than KKM (<75) after applied a contextual teaching and learning model using media maket. The result of learning outcomes, students are not complete on Scale, Symbols and Notation assessment indicators. Keywords: Contextual Teaching And Learning Model, Media Maket, Columns, Beams, Slabs.
PENERAPAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERDASARKAN TAKSONOMI SOLO PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK KELAS X SMKN 2 SURABAYA AMANDA PUSPA DEWI; SUPRAPTO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.23715

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendistribusian pengelompokkan level hasil analisis taksonomi SOLO dan menganalisis hasil belajar siswa setelah penerapan lembar kerja siswa yang sesuai dengan level taksonomi SOLO untuk siswa kelas X SMKN 2 Surabaya pada mata pelajaran Mekanika Teknik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian R & D (Reasearch and Development). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi kelas X Program Keahlian Desain Permodelan Informasi Bangunan di SMKN 2 Surabaya berjumlah 2 kelas. Siswa akan melalui 3 tahapan, yaitu pada tahapan pertama siswa akan diberikan soal tes dasar pengelompokkan berdasarkan taksonomi SOLO, pada tahapan kedua setelah mengetahui hasil pengelompokkan siswa akan diberikan LKS berdasarkan taksonomi SOLO, dan pada tahapan ketiga siswa kan diberikan soal post-test. Berdasarkan hasil penelitian distribusi hasil pengelompokkan level taksonomi SOLo pada kedua kelas uji coba secara umum masuk pada level Relational dan Extended Abstract. Pada level Relational kelas X DPIB 1 menunjukkan 34,74% dan kelas X DPB 2 menunjukkan 38,19%. Pada level Extended Abstract kelas X DPIB 1 menunjukkan 16,67% dan kelas X DPIB 2 menunjukkan 44,44%. Pada kedua kelas percobaan kondisi pada tatap muka ke-1 dan tatap muka ke-2 masih dalam proses penyesuaian dengan konsep pembelajaran yang diterapkan. Pada kedua kelas percobaan kondisi pada tatap muka ke-3 dan tatap muka ke-4 menghasilkan dampak yang semakin baik dan meningkat. Berdasarkan hasil penelitian untuk hasil belajar siswa setelah penerapan LKS berdasarkan taksnomi SOLO telah menunjukkan hasil yang baik. Hal ini ditunjukkan pada pertemuan terakhir mencapai rerata hasil belajar sangat baik 96,29 pada kelas X DPIB 1 dan 97,43 pada kelas X DPIB 2. Kata Kunci: Taksonomi SOLO, Lembar Kerja Siswa (LKS), Hasil Belajar. Abstract This research has purpose to analyze result from student grouping process based on solo taxonomy and analyze student learning result after application of Student Workheet according to level of taxonomy of SOLO for class X SMKN 2 Surabaya on subjects Mechanical Engineering. Research method used is reseacrh and development in accordance with RnD method. Research subjects used are students of class X DPIB in SMKN 2 Surabaya amounted to 2 classes. Students will go through 3 stages, in the first stages students will be given basic test grouping based on SOLO taxonomy, in the second stage after knowing the results of grouping students will be given LKS based on SOLO taxonomy, and in the third stage students will be given post-test questions. Based on the results of the study, the distribution of the SOLO taxonomy classification results in the two test classes generally goes to the level of Relational and Extended Abstract. At relational level class X DPIB 1 shows 34.72% and class X DPIB 2 shows 38.19%. At the Extended Abstract level of class X DPIB 1 shows 16.67% and class X DPIB 2 shows 44.44%. In both experimental classes the first face-to-face condition and 2nd face-to-face are still in the process of adjusting to the concept of applied learning. In both experimental classes the face-to-face condition of 3rd and 4th face-to-face results in a better and improved impact. Class X DPIB 2 is an experimental class that quickly adapts to the concept of applied learning. Based on the results of research for student learning outcomes after the implementation of LKS based on SOLO taxonomy has shown good results. This is shown at the last meeting to achieve the average of 96.29 excellent learning outcomes in class X DPIB 1 and 97.43 in class X DPIB 2. Keywords: SOLO Taxonomy, Student Worksheet (LKS), Learning Outcomes.
PENERAPAN MEDIA VISUAL 3D PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN DAN UKUR TANAH DI SMK NEGERI 3 SURABAYA ACHMAD RIZKY; HENDRA WAHYU CAHYAKA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.23716

Abstract

ANALISIS PENGGUNAAN JOBSHEET PRAKTIK UJI BAHAN GENTENG PADA MATA KULIAH TEKNOLOGI BAHAN DAN PRAKTIKUM UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA TONI ARDIANTO; ARIE WARDHONO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.24119

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan penggunaan jobsheet praktik uji genteng pada mata kuliah teknologi bahan dan praktikum Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Bahan Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode validasi dan metode angket. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis penilaian Validator. Hasil pada penelitian ini menunjukkan keterlaksanaan penggunaan jobsheet praktik uji bahan genteng pada mata kuliah Teknologi Bahan dan Praktikum berjalan dengan baik dan sesuai dengan pelaksanaan pembelajaran kegiatan praktik uji bahan genteng di Laboratorium Bahan Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya, hasil pengamatan sebesar 80,19%. Kata Kunci: Jobsheet Praktik Uji Bahan Genteng, Deskriptif Kualitatif, Teknologi Bahan dan Praktikum. Abstract This study aims to determine the implementation of the use of jobsheet tile test practice in the subject of materials technology and practicum Civil Engineering Department of the State University of Surabaya. The type of research used is descriptive qualitative research. This research was conducted in Materials Laboratory Civil Engineering Department of the State University of Surabaya. Data collection techniques in this study using the method of validation and questionnaire methods. Data analysis method used in this research is Validator valuation analysis. The results of this study indicate the implementation of the use of jobsheet the material test practice roof tile of Materials Technology and Practicum went well and in accordance with the implementation of the learning material test practice roof tile in the Materials Laboratory of Civil Engineering Faculty of Engineering, Surabaya State University, the observation of 80,19%. Keywords: Jobsheet Material Testing Practice Roof, Descriptive Qualitative, Materials Technology and Practicum.
Penerapan Model Pembelajaran Langsung Dengan Media Video Pada Mata Pelajaran Teknik Ukur Tanah Di SMK Negeri 3 Surabaya ALFIAN BASUSE ARIF; MACHFUD RIDWAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.24317

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan, respon siswa, dan perbedaan hasil belajar antara siswa kelas eksperimen (X-DPIB 2) dengan kelas kontrol (X-DPIB 1) pada mata pelajaran teknik ukur tanah setelah menggunakan model pembelajaran langsung dengan media video. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian True Eksperimental Design dengan desain penelitian Posttest-Only Control Design dengan kelas X-DPIB 1 sebagai kelas kontol dan kelas X-DPIB 2 sebagai kelas eksperimen yang dilakukan sebanyak 2 pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui lembar tes hasil belajar dan lembar observasi pengamatan keterlaksanaan pembelajaran pada setiap pertemuan pada kelas X-DPIB 1 dan X-DPIB 2 serta lembar angket respon yang diberikan pada pertemuan terakhir (pertemuan kedua) di SMK Negeri 3 Surabaya. Sampel yang digunakan yaitu 33 siswa kelas X-DPIB 1 dan 33 siswa kelas X-DPIB 2. Hasil analisis data menunjukkan presentase penerapan model pembelajaran langsung dengan media video pada 2 pertemuan sebesar 85,5 %, 87,3 % rata-rata penerapan pembelajaran didapat sebesar 86,4 % yang termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil respon siswa kelas X-DPIB 2 menunjukkan presentase sebesar 86,06 % yang termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil belajar siswa kelas X-DPIB 1 sebagai kelas kontrol menunjukkan rata-rata sebesar 75,21, sedangkan hasil belajar pada kelas X-DPIB 2 sebagai kelas eksperimen menunjukkan rata-rata sebesar 84,12, jadi hasil belajar kelas eksperimen yang mendapat perlakuan model pembelajaran langsung dengan media video lebih baik dari kelas kontrol yang tidak mendapat perlakuan. Kata kunci: Model Langsung, Media Video, Hasil Belajar, Teknik Ukur Tanah Abstract This study aims to determine the application, student responses, and differences in learning outcomes between experimental class students (X-DPIB 2) and control class (X-DPIB 1) on soil geometry techniques after using direct learning model with video media. The research method used is True Experimental Design with Posttest-Only Control Design design with X-DPIB 1 class as the class of dick and class X-DPIB 2 as the experimental class conducted by 2 meetings. The data collected in this study was obtained through the learning test sheet and observation sheet of learning implementation at each meeting in X-DPIB 1 and X-DPIB 2 classes and response questionnaire given at the last meeting (second meeting) at SMK Negeri 3 Surabaya. Samples used were 33 students of class X-DPIB 1 and 33 students of class X-DPIB 2. The results of data analysis show the percentage of application of direct learning model with video media at 2 meetings of 85.5%, 87.3% of the average application of learning gained of 86.4% which is included in the category very well. The result of student response of class X-DPIB 2 shows a percentage of 86,06% which is included in very good category. The result of student learning class X-DPIB 1 as control class showed average equal to 75,21, while result of study in class X-DPIB 2 as experiment class showed average equal to 84,12, so result learn experiment class that got treatment model direct learning with video media is better than control classes that are not treated. Keywords: Direct Model, Video Media, Learning Results, Soil Measure Technique Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan, respon siswa, dan perbedaan hasil belajar antara siswa kelas eksperimen (X-DPIB 2) dengan kelas kontrol (X-DPIB 1) pada mata pelajaran teknik ukur tanah setelah menggunakan model pembelajaran langsung dengan media video. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian True Eksperimental Design dengan desain penelitian Posttest-Only Control Design dengan kelas X-DPIB 1 sebagai kelas kontol dan kelas X-DPIB 2 sebagai kelas eksperimen yang dilakukan sebanyak 2 pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui lembar tes hasil belajar dan lembar observasi pengamatan keterlaksanaan pembelajaran pada setiap pertemuan pada kelas X-DPIB 1 dan X-DPIB 2 serta lembar angket respon yang diberikan pada pertemuan terakhir (pertemuan kedua) di SMK Negeri 3 Surabaya. Sampel yang digunakan yaitu 33 siswa kelas X-DPIB 1 dan 33 siswa kelas X-DPIB 2. Hasil analisis data menunjukkan presentase penerapan model pembelajaran langsung dengan media video pada 2 pertemuan sebesar 85,5 %, 87,3 % rata-rata penerapan pembelajaran didapat sebesar 86,4 % yang termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil respon siswa kelas X-DPIB 2 menunjukkan presentase sebesar 86,06 % yang termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil belajar siswa kelas X-DPIB 1 sebagai kelas kontrol menunjukkan rata-rata sebesar 75,21, sedangkan hasil belajar pada kelas X-DPIB 2 sebagai kelas eksperimen menunjukkan rata-rata sebesar 84,12, jadi hasil belajar kelas eksperimen yang mendapat perlakuan model pembelajaran langsung dengan media video lebih baik dari kelas kontrol yang tidak mendapat perlakuan. Kata kunci: Model Langsung, Media Video, Hasil Belajar, Teknik Ukur Tanah Abstract This study aims to determine the application, student responses, and differences in learning outcomes between experimental class students (X-DPIB 2) and control class (X-DPIB 1) on soil geometry techniques after using direct learning model with video media. The research method used is True Experimental Design with Posttest-Only Control Design design with X-DPIB 1 class as the class of dick and class X-DPIB 2 as the experimental class conducted by 2 meetings. The data collected in this study was obtained through the learning test sheet and observation sheet of learning implementation at each meeting in X-DPIB 1 and X-DPIB 2 classes and response questionnaire given at the last meeting (second meeting) at SMK Negeri 3 Surabaya. Samples used were 33 students of class X-DPIB 1 and 33 students of class X-DPIB 2. The results of data analysis show the percentage of application of direct learning model with video media at 2 meetings of 85.5%, 87.3% of the average application of learning gained of 86.4% which is included in the category very well. The result of student response of class X-DPIB 2 shows a percentage of 86,06% which is included in very good category. The result of student learning class X-DPIB 1 as control class showed average equal to 75,21, while result of study in class X-DPIB 2 as experiment class showed average equal to 84,12, so result learn experiment class that got treatment model direct learning with video media is better than control classes that are not treated. Keywords: Direct Model, Video Media, Learning Results, Soil Measure Technique
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DENGAN MEDIA PEMBELAJARAN 3D STUDIO MAX PADA MATA PELAJARAN GAMBAR KONSTRUKSI BANGUNAN DI SMK NEGERI 1 IDHAM HUDA LAKSANA; HENDRA WAHYU CAHYAKA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.24388

Abstract

Gambar konstruksi bangunan merupakan mata pelajaran praktik produktif yang mempelajari tentang merencana suatu gambar, cara menggambar, serta mengetahui bagian-bagian dan kelengkapan gambar. Siswa merasa sulit memahami materi pelajaran tersebut dikarenakan media yang digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi hanya berupa gambar 2 dimensi yang difasilitasi kertas gambar berukuran A1 dan materi yang ditampilkan dengan media power point. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Sidoarjoa dan metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 2 siklus. Penelitian ini memiliki variabel yaitu (1)Kelayakan media pembelajaran menggunakan 3D Studio Max pada mata pelajaran gambar konstruksi bangunan,(2) Pengamatan keterlaksanaan pembelajaran yang meliputi observasi kegiatan guru mengajar dan observasi kegiatan siswa belajar, (3) Hasil belajar siswa setelah menggunakan media pembelajaran 3D Studio Max. Hasil pada penelitian ini menunjukkan (1)Pelaksanaan validasi kelayakan media pembelajaran mendapat rata-rata persentase kelayakan sebesar 81%, hal tersebut membuktikan media pembelajaran 3D StudioMax mendapat predikat sangat layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran pada siswa kelas XI TGB di SMK Negeri 1 Sidoarjo, (2) Keterlaksanaan pembelajaran menggunakan media pembelajaran 3D StudioMax berjalan dengan baik sesuai dengan rencana pembelajaran yang dibuktikan dengan perolehan nilai pengamatan kegiatan mengajar guru mengajar sebesar 58% pada siklus I kemudian meningkat menjadi sebesar 76% pada siklus II dan nilai pengamatan kegiatan siswa belajar sebesar 58% pada siklus I kemudian meningkat menjadi sebesar 78% pada siklus II (3) Ketuntasan hasil belajar setelah menggunakan media pembelajaran 3D StudioMax pada siklus I sebesar 67% dan meningkat menjadi sebesar 85% pada siklus II Kata Kunci : Gambar Konstruksi Bangunan, Media Pembelajaran 3D Studio Max, Penelitian Tindakan Kelas Hasil Belajar. Abstract Drawing of building construction is a productive practice lesson that studies about planning an image, how to draw, and know the parts and completeness of the image. Students find it difficult to understand the subject matter because the media used by the teacher in conveying the material is only a 2-dimensional image facilitated A1 size paper and material displayed with power point media. This research was conducted in SMK Negeri 1 Sidoarjoa and the method used was Classroom Action Research (PTK) as much as 2 cycles. This research has variables that are: (1) Eligibility of learning media using 3D Studio Max in drawing lesson of building construction, (2) Observation of learning activity which includes observation of teacher activity and observation of student learning activity, (3) Student learning result after using instructional media 3D Studio Max. The results of this study indicate that (1) validation of learning media feasibility feasibility gets average percentage of 81% achievement, it proves StudioMax 3D learning media gets very good predicate used in learning activity in class XI TGB students at SMK Negeri 1 Sidoarjo, 2) The implementation of learning using StudioMax 3D learning media works well in accordance with the learning plan as evidenced by the acquisition of observation value of teaching and learning activities by 58% in cycle I then increased to equal to 76% in cycle II and observation value of student learning activities by 58% in cycle I then increased to 78% in cycle II (3) Completeness of learning outcomes after using StudioMax 3D learning media in cycle I by 67% and increased to 85% in cycle II Keywords: Image Building Construction, Learning Media 3D Studio Max, Classroom Action Research Results