cover
Contact Name
Risjunardi Damanik
Contact Email
jpmsm.usi@gmail.com
Phone
+6281263435115
Journal Mail Official
jpmsm.usi@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM - USI) Universitas Simalungun Jl. Sisingamangaraja Pematang Siantar
Location
Kota pematangsiantar,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
ISSN : -     EISSN : 28096045     DOI : https://doi.org/10.36985
Core Subject :
Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI ini dimaksudkan untuk menyebarkan/mempublikasi hasil - hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen-dosen maupun mahasiswa maupun kajian implementasi hasil - hasil penelitian dalam rangka peningkatan dan pengembangan produk - produk inovatif untuk masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober
Arjuna Subject : -
Articles 215 Documents
public awareness about climate change impacts and the importance of plastic waste management through the Climate Village Program (ProKlim) Syamsidar Gaffar; M Gandri Haryono; Asbar Laga; Abdul Jabarsyah; Muhammad Firdaus; Muhamad Roem; Amrullah Taqwa; Dori Rachmawanti; Ratno Achyani; Tuty Alawiyah; Heni Irawati; Dhimas Wiharyanto; Gazali Salim; Yushra Yushra; Muhammad Yusfi Yusuf; Taufiq Ahmad Romdoni; Ardy Andreas Bernard Kase; Dian Islamia Muhtar; Resti Amelia Saputri; Sabrina Nourramzy Rahmadania; Theresia Theresia; Balqis Nurmauli Damanik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/38d97k39

Abstract

Abstrak Perubahan iklim memberikan dampak signifikan terhadap sektor kelautan dan perikanan, terutama di wilayah pesisir yang rentan seperti Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan. Praktik budidaya yang kurang ramah lingkungan, seperti penggunaan botol plastik bekas, telah memperburuk pencemaran plastik dan mengancam ekosistem laut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga tentang dampak perubahan iklim dan pentingnya pengelolaan sampah plastik melalui Program Kampung Iklim (ProKlim). Program ini dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu koordinasi dengan pihak kelurahan, penyusunan materi edukasi, sosialisasi kepada masyarakat tentang sampah plastik dan program iklim, pelatihan aksi nyata, serta evaluasi. Kegiatan edukasi di Pantai Amal meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perubahan iklim dan dampak pencemaran plastik dari budidaya rumput laut. Diskusi interaktif mendorong warga mengevaluasi praktik lama dan mencari solusi ramah lingkungan. Siswa juga berinisiatif melakukan kampanye lingkungan di sekolah. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa pendekatan edukasi berbasis komunitas efektif membangun kesadaran kolektif di wilayah pesisir. Kata Kunci: ProKlim, Pantai Amal, Iklim
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN YOGHURT SEBAGAI TEKNOLOGI PANGAN RUMAHAN DAN KEMANDIRIAN EKONOMI BAGI IBU RUMAH TANGGA DI PERUMAHAN DOSEN UNHAS Alnadia Yusriya Hibatullah; Erona Wafaretta; Deni Frans Sakka; Jendri Mamangkey
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/aeg7jn76

Abstract

The use of probiotics in food products, particularly yogurt, has gained increasing attention due to their prospective health benefits, such as modulating gut microbiota and enhancing immunity. A community service program was aimed to provide education and training on the production of probiotic yogurt to the women of Majelis Taklim Al-Muhajirat around Al-Muhajirin Mosque, as one of the target communities in the implemented region. The program consisted of preparation, training, and evaluation stages. The outcomes of this activity provided participants with improved knowledge, especially regarding the process of yogurt production. The program also demonstrated active participation from women with diverse backgrounds in age, education, and occupation. Based on the questionnaire results, the participants’ knowledge and skills prior to the program (pre-test) were 89%. After the program (post-test), these scores increased to 95%. This community service initiative is expected to improve the participants’ understanding of the potential for developing yogurt products within their local environment, while also creating business opportunities and additional sources of income. This activity may contribute to improving health, generating side employment, and supporting the economic well-being of families.
PEMANFAATAN POTENSI LOKAL WORTEL DALAM PEMBUATAN BOLU SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN UMKM DESA GONGSOL Muhammad Fitra Aulia; Muhammad Fathir Fy; Natasyah Natasyah; Audira Luthfia Sungkar; Lailatun Nur Kamalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/mmkasr90

Abstract

The Community Service Program (KKN) of the State Islamic University of North Sumatra, which was carried out in Gongsol Village, Karo Regency, is one of the efforts to optimize local potential based on agricultural products. Gongsol Village is known as a center for carrot production, but its utilization has so far been limited to fresh sales with relatively low economic value. Through this KKN activity, students provided assistance and training to the community in processing carrots into value-added products in the form of carrot cake. The research used a qualitative approach with a case study method, where data was obtained through participatory observation, in-depth interviews, documentation, and literature studies. The stages of the activity included identifying potential, testing the production of carrot cake with the involvement of culinary experts, analyzing economic feasibility, and developing a digital-based marketing strategy and collaboration with souvenir shops. The results of the study show that carrots have high nutritional content, especially beta-carotene, which is beneficial for health and makes them a potential raw material for functional food products. Through the innovation of carrot cake, the community not only gets an alternative healthy processed product, but also gains new business opportunities that can increase income and strengthen village MSMEs. Through collaboration between students, the village government, and the local community, this program is expected to create business sustainability through training and periodic evaluations, enabling Gongsol Village to independently manage its agricultural potential.
IMPROVING WATER FILTERS AS AN EFFORT TO IMPROVE COASTAL COMMUNITY AWARENESS REGARDING CLEAN WATER SANITATION Heni Irawati; Dhimas Wiharyanto; Amrullah Taqwa; Ratno Achyani; Abdul Jabarsyah; Dori Rachmawani; Muhammad Firdaus; Asbar Laga; Muhammad Roem; Gazali Salim; Tuty Alawiyah; M Gandri Haryono; Syamsidar Gaffar; Yushra Yushra; Muhammad Yusfi Yusuf; Dian Islamia Muhtar; Taufiq Ahmad Romdoni; Ardy Andreas Bernard Kase; Anang Zunianto; Hermawan Susanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/a20fnw54

Abstract

Abstract Tarakan City has potential groundwater that can be utilized as a source of clean water for the community. However, its utilization is currently constrained by the poor groundwater quality, thus necessitating filtration efforts. A simple technology that can be applied is filtration using waste shells of kapah clams (Meretrix sp.), which are abundantly available in coastal area of Pantai Amal Subdistrict. This activity aims to raise community awareness about the importance of clean water sanitation while providing training on how to utilize kapah clam shells as basic materials for simple water filters. The methods used in this program include public socialization, demonstration of water filter production, and assistance to the community. The filter media used in this process are kapah clam shells combined with activated carbon, quartz sand, and gravel. The application is expected to improve groundwater quality to meet environmental health standards as stipulated in the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 2 of 2023. The result showed that kapah clam shells have been proven effective as a filtration medium, particularly in improving the physical quality of water, and can serve as an alternative solution for communities in accessing suitable clean water. Keywords: groundwater, kapah clam shells (Meretrix sp.), higiene and sanitation, environmental health   Abstrak Kota Tarakan memiliki potensi air tanah yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih oleh masyarakat. Namun saat ini pemanfaatannya masih terkendala oleh kualitas air tanah yang belum memenuhi standar baku mutu, sehingga perlu dilakukan upaya penyaringan air. Salah satu teknologi sederhana yang dapat diterapkan adalah filtrasi menggunakan limbah cangkang kerang kapah (Meretrix sp.) yang banyak tersedia di wilayah pesisir, khususnya di Kelurahan Pantai Amal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi air bersih, sekaligus memberikan pelatihan tentang cara memanfaatkan limbah cangkang kapah sebagai bahan filter air sederhana. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, demonstrasi pembuatan filter air, serta pendampingan langsung kepada masyarakat. Bahan yang digunakan dalam proses pembuatan filter adalah cangkang kapah yang dikombinasikan dengan arang aktif, pasir kuarsa, dan kerikil. Penggunaan filter sederhana ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas air tanah hingga memenuhi standar kesehatan lingkungan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 2 Tahun 2023. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan limbah cangkang kapah sebagai media filter cukup efektif dalam memperbaiki kualitas air secara fisik dan dapat menjadi solusi alternatif bagi masyarakat dalam mendapatkan air bersih yang layak. Kata Kunci: Air tanah, cangkang kerang kapah (Meretrix sp.), higiene dan sanitasi, kesehatan lingkungan  
PEMBERDAYAAN IBU-IBU BALITA DAN KADER POSYANDU DALAM PENCEGAHAN ISPA DI DESA TANJUNG ANOM, KECAMATAN PANCUR BATU, KABUPATEN DELI SERDANG Balqis Nurmauli Damanik; Syahferi Anwar; Irma Valentina Manurung; Gerson Zalukhu; Melinda Daya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/5qh94536

Abstract

Abstract This community service aims to improve the knowledge of mothers of toddlers and posyandu cadres regarding the prevention and management of Acute Respiratory Tract Infections (ARTI) in toddlers in Tanjung Anom Village, Pancur Batu District, Deli Serdang Regency. The method used in this service is health counseling involving lectures, discussions, question-and-answer sessions, and demonstrations using visual media such as leaflets and LCDs. This activity was attended by 30 participants consisting of mothers of toddlers and posyandu cadres. The results showed a significant increase in participants' knowledge about the causes, symptoms, and preventive measures of ARTI, with more than 80% of participants able to identify the symptoms of ARTI and the preventive steps they can take. This increase in knowledge also influenced the attitudes of mothers and posyandu cadres in managing ARTI at the family level. This service contributes significantly to empowering the community, especially mothers of toddlers and posyandu cadres, in the prevention and management of ARTI at the village level. The sustainability of this activity needs to be facilitated by the health center and local cadres to maintain the achieved results. Keywords: counseling, ARTI, toddlers, prevention, community empowerment Abstrak Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu balita dan kader posyandu mengenai pencegahan dan penanganan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan kesehatan yang melibatkan ceramah, diskusi, tanya jawab, serta demonstrasi dengan menggunakan media visual seperti leaflet dan LCD. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari ibu-ibu balita dan kader posyandu. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai penyebab, gejala, dan cara pencegahan ISPA, dengan lebih dari 80% peserta mampu mengidentifikasi gejala ISPA dan langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil. Peningkatan pengetahuan ini juga berpengaruh pada sikap ibu dan kader posyandu dalam menangani ISPA di keluarga. Pengabdian ini memberikan kontribusi signifikan dalam memberdayakan masyarakat, khususnya ibu-ibu balita dan kader posyandu, dalam upaya pencegahan dan penanganan ISPA di tingkat desa. Keberlanjutan dari kegiatan ini perlu difasilitasi oleh pihak puskesmas dan kader setempat untuk menjaga hasil yang telah dicapai. Kata Kunci: penyuluhan, ISPA, balita, pencegahan, pemberdayaan masyarakat
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Potensi Lokal UMKM Di Kelurahan Pelita Rumiris Siahaan; Rakhmawati Purba; Rizki Wulanita Batubara; Sarwoto Sarwoto; Abednego Ketaren; Fikri Khairullah; Fauziah Nur; Tiara Antika; Alimul Hakim; Shofyan Roni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/rcqccp46

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menghubungkan mahasiswa dengan kehidupan sosial masyarakat. Kegiatan KKN di Kelurahan Pelita, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi dilaksanakan pada 2–31 Agustus 2025 dengan pendekatan holistik yang mencakup bidang pendidikan, ekonomi, lingkungan, sosial, dan literasi keuangan. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, perencanaan bersama, implementasi program, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan minat baca masyarakat melalui revitalisasi Perpustakaan Mini Pelita, penguatan ekonomi lokal dengan pendataan UMKM serta digitalisasi melalui Google Maps, penerapan inovasi lingkungan berupa tong sampah minim asap, penguatan modal sosial melalui kegiatan HUT RI ke-80, serta peningkatan literasi keuangan rumah tangga. Program ini membuktikan bahwa integrasi lintas bidang memberikan dampak lebih komprehensif dalam mendukung keberlanjutan masyarakat
INCREASING COASTAL COMMUNITY AWARENESS REGARDING PERSONAL AND ENVIRONMENTAL HEALTH IN THE BINALATUNG AREA, PANTAI AMAL VILLAGE, TARAKAN CITY Muhammad Firdaus; Muhammad Roem; Amrullah Taqwa; Ratno Achyani; Abdul Jabarsyah; Dori Rachmawani; Asbar Laga; Dhimas Wiharyanto; Heni Irawati; Gazali Salim; Tuty Alawiyah; M Gandri Haryono; Syamsidar Gaffar; Yushra Yushra; Muhammad Yusfi Yusuf; Dian Islamia Muhtar; Taufiq Ahmad Romdoni; Ardy Andreas Bernard Kase
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/v79jmz56

Abstract

Abstract Binalatung area in Pantai Amal Subdistrict is a coastal zone that has developed as a seaweed cultivation center and tourist destination in Tarakan City. However, the economic growth and settlement expansion in this region are not yet balanced with public awareness of environmental health and sanitation. This community engagement program aimed to raise awareness through health education, community discussion, and basic medical checkups for coastal residents. The methods involved coordination with local stakeholders, distribution of educational materials (brochures and posters), face-to-face discussions, and health services in collaboration with Pantai Amal Public Health Center. The results showed high community participation as reflected in enthusiasm during health consultations and discussions. These findings indicate that a collaborative and direct educational approach is effective in increasing public understanding of the connection between environmental conditions, personal health, and quality of life. This activity is expected to serve as a foundational intervention model for similar coastal communities. Keywords: environmental health, coastal community, sanitation, Binalatung   Abstrak   Wilayah Binalatung di Kelurahan Pantai Amal merupakan kawasan pesisir yang berkembang sebagai sentra budidaya rumput laut dan destinasi wisata Kota Tarakan. Namun, pertumbuhan aktivitas ekonomi dan pemukiman di wilayah ini belum diimbangi dengan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi dan kesehatan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat melalui sosialisasi, diskusi, dan pemeriksaan kesehatan dasar secara langsung kepada warga pesisir. Metode yang digunakan meliputi koordinasi dengan pemangku kepentingan lokal, distribusi media edukasi (brosur dan poster), diskusi tatap muka, serta layanan pemeriksaan kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas Pantai Amal. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat yang ditandai dengan antusiasme dalam mengikuti pemeriksaan dan diskusi kesehatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan kolaboratif berbasis edukasi langsung efektif dalam membangun pemahaman warga terhadap hubungan antara kondisi lingkungan dengan kesehatan pribadi dan kualitas hidup. Kegiatan ini diharapkan menjadi model intervensi awal yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk wilayah pesisir lainnya dengan karakteristik serupa.   Kata Kunci: kesehatan lingkungan, masyarakat pesisir, sanitasi, Binalatung
Community-Based Utilization of JKN Capitation Funds to Strengthen Food Security Through Primary Health Innovation in Sabang City Syahferi Anwar; Balqis Nurmauli Damanik; Irwansyah Putra; Nurdina Fitri; Dhea Amanda Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/8f4d4f79

Abstract

This community service program aimed to improve the capacity of primary health care providers in utilizing JKN capitation funds to support food security efforts in Sabang City. The activity was initiated in response to the limited use of capitation funds for promotive and preventive services, particularly in nutrition and food-related programs. Using a participatory action research (PAR) approach, the intervention involved two primary health centers (Puskesmas) through a series of mentoring sessions, workshops, focus group discussions, and joint action planning. Key outputs included improved understanding of JKN policy frameworks, development of nutrition-oriented budget plans, and the initiation of community food initiatives. Pre- and post-assessments showed a significant increase in participants’ knowledge scores, with an average improvement of 20.5 points. The program also triggered behavioral changes such as collaborative budgeting, active community involvement, and the emergence of local leaders in health and nutrition. These findings highlight the strategic role of JKN capitation funds in promoting community-based food security through primary health services. The intervention model has the potential to be scaled and adapted in other regions with similar contexts to strengthen intersectoral health governance and local resilience in food and nutrition systems
CERDAS  MENGELOLA  KEUANGAN RUMAH TANGGA, STRATEGI INVESTASI AMAN BAGI MASYARAKAT KOTA TEBING TINGGI Mangasi Sinurat; Rumiris Siahaan; Rakhmawati Purba; Bobby Hartanto; Yaumi Arfah Noor Arneta; Maria Magdalena Lumban Tobing; Mhd Ridho Akbar Lubis; Andika Andika; Victor Victor; Michael Cittaro; Umar Hamdan Nasution; Roni Nasution; Ngatemin Ngatemin; Rahmat Darmawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/hfqvd885

Abstract

Household financial management is crucial for a family's operational well-being. Managing finances requires precision and ingenuity. This must be adjusted to the family's income, which will be used for daily expenses and a portion set aside for savings and investment. The problem arises from a lack of financial literacy, resulting in many housewives lacking an adequate understanding of basic financial concepts, such as budgeting, distinguishing between needs and wants, and even not knowing how to save and invest their money. The implementation of the Ceria Village Community Service Program (KKN) involving students, lecturers, and partners. Conducting outreach to the community and providing financial literacy in the villages of Bagelen, Pelita, and Pinang Mancung. The objective of this activity was to strengthen understanding of financial literacy and investment, with the theme "Smart Household Economy, Safe Investment." The outreach method used included lectures and a Q&A session. Discussions, including the material and Q&A sessions, addressed issues emerging during the event, and quizzes were administered to improve participant understanding. The results showed that participants gained new knowledge about family financial management and recognized the importance of financial literacy in improving family well-being.
PENINGKATAN AKSES MASYARAKAT TERHADAP DATA DAN INFORMASIRAJA SIANTAR KE XIV SANG NAUALUH DAMANIK Hisarma Saragih; Jalatua Habungaran Hasugian; Hotman Agustinus Damanik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/bxk2w954

Abstract

Seminar ini membahas upaya peningkatan akses masyarakat terhadap data dan informasi sejarah mengenai Raja Siantar Ke XIV, Sang Naualuh Damanik. Ia merupakan tokoh penting dalam sejarah Simalungun yang dikenal berani menolak penetrasi dan dominasi kolonial Belanda; mempertahankan martabat bangsanya; serta mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal. Namun kiprahnya hingga kini masih kurang dikenal secara luas terutama kalangan generasi muda. Melalui Seminar yang diikuti guru-guru sejarah/IPS, lembaga adat lintas etnik, pegiat budaya, dan masyarakat umum dapat memperkuat literasi sejarah lokal. Seminar ini diharapkan menjadi media pengayaan wawasan dan dapat menjadi sarana memperjuangkan pengakuan Sang Naualuh sebagai Pahlawan Nasional. Menggunakan metode partisipatif melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab, memungkinkan terjadinya interaksi aktif antar peserta dan narasumber. Hasilnya menunjukkan bahwa penguatan data melalui dokumen, arsip, kajian akademis, maupun tradisi lisan, menjadi fondasi penting dalam pelestarian sejarah lokal. Sebagai tindaklajut, perlu memperluas akses masyarakat terhadap informasi sejarah lokal guna meningkatkan kapasitas pembelajaran sejarah di sekolah. Sekaligus pula memperkuat identitas kolektif masyarakat serta membuka peluang bagi pengakuan Sang Naualuh Damanik sebagai Pahlawan Nasional karena telah berjasa besar dalam perjuangan bangsa